cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Articles 260 Documents
Pengembangan Buku Cerita Anak Berbasis Bahasa Inggris Terhadap Budaya Literasi Siswa Kelas 4 MI Darul Ikhwan Karang Anyar Arif Rahman Hakim; Yul Alfian Hadi; Donna Boedi Maritasari; Siti Sarah Maulida; Husnan Hamdi
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 1 (2022): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v8i1.5735

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan buku cerita anak berbasis Bahasa Inggris untuk memperkenalkan Bahasa Inggris sejak dini kepada siswa melalui kegiatan literasi. Model pengembangan dalam penelitian ini mengadopsi model   Borg & Gall model ini memiliki 10 tahap dalam pengembangan yaitu :penelitian dan pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba lapangan pendahuluan, revisi produk, uji coba lapangan utama, revisi produk operasional, uji coba lapangan operasional, revisi  produk  akhir,  desiminasi  dan pendistribusian. Model tersebut disederhanakan menjadi 7 tahapan yaitu: penelitian dan pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba lapangan pendahuluan, revisi produk, uji coba lapangan utama, revisi produk akhir. Populasi dalam penelitian ini adalah semua kelas 4 yang berjumlah 16 orang siswa. Data yang diperoleh dari penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar validasi dan angket respon siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah rumus skala 5 untuk validasi dan angket respon siswa. Hasil penilaian kelayakan untuk ahli materi memperoleh skor 64 dengan kategori sangat baik, sedangkan penilaian untuk ahli  tampilan  memperoleh  skor 63 termasuk dalam kategori baik. Respon siswa terhdap buku cerita anak berbasis Bahasa Inggris dikategorikan baik setelah diberikan angket respon kepada 16 orang responden dengan perolehan rata-rata 60.81. Berdasarkan observasi oleh peneliti mendapat respon baik dengan skor 38.
Tula’an: Tradisi Bersih Desa Sebagai Sumber Pembelajaran IPS yesi - budiarti; Dhimas Rinda Adi Puspito
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v8i2.6006

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui Tradisi bersih desa Tula’an di pekon Pasir Ukir Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu Lampung. Metode Penelitian yaitu deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Sumber data diperoleh dari narasumber dan dokumentasi. Teknik Sampling diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi. Untuk mencari validitas data menggunakan trianggulasi sumber. Hasil Penelitian disimpulkan bahwa tradisi bersih desa tula’an dilatar belakangi oleh rasa syukur masyarakat setempat terhadap hasil bumi yang diberikan oleh dan sebagai salah satu cara untuk memohon kepada sang pencipta untuk dijauhkan dari bala, wabah, dan penyakit. Tradisi tulaan mempunyai nilai-nilai sosial yang tinggi yang dapat digunakan sebagai sumber pembelajaran IPS antara lain 1) kerjasama, 2) toleransi, dan 3) menjadi pemersatu solidaritas masyarakat pekon Pasir Ukir. 
Implementasi Pembelajaran Peta Konsep Terhadap Kreativitas dan Hasil Belajar Peserta Didik Iwan Usma Wardani; Abdul Aziz; Muhammad Husni; Muliani Aslehatun
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v8i2.6501

Abstract

Tujuan peneltian ini adalah untuk melihat perbedaan pengaruh yang ditimbulkan oleh model pembelajaran dan tingkat kemampuan Kreativitas terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Matematika Kelas 5 SDN 4 Pancor Tahun Pelajaran 2020/2021. Penelitian ini melibatkan dua sampel dimana sampel pertama dan sampel kedua terdiri dari 42 orang, sampel kelas eksperiman menggunakan model pembelajaran Peta Konsep sedangkan sampel kelas kontrol menggunakan model pembelajaran Ekspositori. Hasil penelitian terlihat rata-rata kelompok eksperimen yang diajarkan  dengan strategi  pembelajaran berbasis peta konsep adalah 87,13, Sedangkan  skor  rata-rata  kelas control yang diajar dengan menggunakan pembelajaran ekspositori adalah 70,00. pengujian hipotesis uji ANAVA didapatkan nilai p-value < alpha (α) yaitu 0,000 < 0,05 dan atau F-hitung > F-tabel yaitu 136,406 > 4,08 maka H0 ditolak dan H1 diterima  maka ada perbedaan hasil belajar peserta didik yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Peta Konsep dengan model pembelajaran Ekspositori. Selain itu, dilakukan uji interaksi antara pembelajaran dengan nilai p-value > alpha (α) yaitu 0.042 < 0.05 maka H0 ditolak dan H1 diterima sehingga disimpulkan ada pengaruh interaksi antara model pembelajaran dengan tingkat kreativitas peserta didik.
PENGEMBANGAN BUKU DIGITAL CERITA BERGAMBAR BERBENTUK FLIPBOOK DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK SISWA KELAS V Melly Monica; Siti Halidjah; Rio Pranata
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v8i2.6732

Abstract

This study aims to describe the steps of developing a digital picture book in the form of a flipbook that is valid and practical in thematic learning for fifth grade students at 39 Pontianak City Elementary School. This study uses the Research and Development (R&D) method based on the ADDIE model which consists of five development steps, namely Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation. The data sources of this research are design experts, material experts and students validators. The results of the validation of design experts and materials experts obtained an average of 5 "very valid". The results of design and material validation for students by small groups obtained an average of 4.45 "very valid". The results of design and material validation for students by large groups obtained an average of 4.51 "very valid". The results of practicality by small groups obtained an average of 4.54 "very practical". The results of practicality by large groups obtained an average of 4.46 "very practical". Based on the results obtained, it can be concluded that the digital illustrated story book in the form of a flipbook in thematic learning is very practical to use in the learning process.Keywords: Digital book, Flipbook, Thematic
Pendekatan Pendekatan Tematik Dan Pendekatan Terpadu Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Sekolah Dasar M Deni Siregar; Ida Bagus Putrayasa; I Nyoman Sudiana
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v8i2.6999

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu ke epektifan pendekatan tematik dan terpadu dalam pembelajaran bahasa di sekolah dasar. Dalam proses komunikasi selalu melibatkan tiga komponen pokok, yaitu komponen pengirim pesan (guru), komponen penerima pesan (peserta didik), dan komponen pesan itu sendiri yang biasanya berupa materi pelajaran. Proses pembelajaran tidak akan berjalan dengan baik apabila tidak adanya timbal balik atau komunikasi edukatif antara guru dan peserta didik. Pendekatan pembelajaran khususnya pada pembelajaran bahasa Indonesa di tingkat sekolah dasar harus mengupayakan bagimana guru harus bisa memilih pendekatan yang sesuai dengan kondisi siswa. Karena kita ketahui bahwa siswa pada pase ABC sangat memerlukan perhatian khusus dimana pase-pase tersebut anak-anak mudah jenuh, malas, kurang disiplin dan lebih banyak maen-maennya sehingga perlu sekali guru menguasai banyak model dan pendekatan dalam pembelajaran dalam memotivasi peserta didik dalam belajar. Salah satu pendekatan yang bisa dipakai dalam pembelajaran bahasa adalah menggunakan pendekatan tematik dan terpadu. Metode penelitian ini dengan menggunakan kajian pustaka yang merupakan seluruh bahan bacaan yang mungkin pernah dibaca dan dianalisis, baik yang sudah dipublikasikan maupun sebagai koleksi pribadi. Kajian pustaka sering dikaitkan dengan kerangka teori atau landasan teori, yaitu teori-teori yang digunakan untuk menganalisis objek penelitian, analisisnya menggunakan deskriptif menggunakan literatur yang sesuai dengan masalah yang diangkat. Dalam analisis tersebut menujukkan bahwa pendekatan tematik dan terpadu sangat epektif dalam pembelajaran bahasa di sekolah dasar.Kata kunci : Pendekatan Tematik dan Terpadu dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia
Analisis Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer Di Sekolah Penggerak Sdn 3 Pringgasela Selatan Dina Fadilah; Nila Hayati
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v8i2.7143

Abstract

Pelaksanaan dari Asesmen Nasional menggunakan sIstem berbasis Computer sehingga disebut dengan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Kegiatan ANBK memiliki tujuan yang sama dengan kegiatan Ujian Nasional dari tahun-tahun sebelumnya yaitu untuk pemetaan mutu pendidikan yang dijadikan sebagai dasar untuk perbaikan kualitas dari pendidikan yang telah terlaksana. Pemetaan ini dilakukan dari jenjang Pendidikan dasar hingga menengah dengan menggunakan instrument yang berupa asesmen kompetensi minimum (AKM) untuk literasi dan numerasi, Survei Karakter (SK), dan Survei Lingkungan Belajar (SLB) (Manguni, 2022). Pelaksanaan dari ANBK ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia sesuai dengan jenjang pendidikannya, dan tentunya sekolah harus memiliki kesiapan sehingga sesuai dengan Prosedur Operasional Standar (POS) ANBK yang ditetapkan oleh Badan Standar, Kurikulum, dan Asessmen Pendidikan. Salah satu kebijakan yang digulirkan untuk meningkatkan  mutu Pendidikan selain dari pelaksanaan ANBK adalah program Sekolah Penggerak. Sekolah yang mengikuti program ini diharapkan bisa memberikan imbas perubahan pada sekolah lain disekitarnya dikarenakan sekolah yang mengikuti program ini banyak memiliki keuntungan diantaranya percepatan digitalisasi yang tentunya sangat mendukung keterlaksanaan dari ANBK ini. Adapun tujuan dari penelitian ini mengetahui pelaksanaan dari ANBK khususnya di sekolah penggerak dan kendala yang dihadapi. Jika mengacu pada keuntungan tersebut, SDN 3 Pringgasela sudah merasakan dampaknya karena percepatan digitalisasi di sekolah tersebut sangat signifikan sejak menyandang status sekolah penggerak baik dalam proses pembelajaran maupun evaluasi. Guru-guru yang tadinya gaptek sekarang sudah terbiasa melaksanakan dan membuat instrument CBT (Computer Based Test) dengan platform google form maupun quizizz. Selanjutnya pelaksanaan dari ANBK disekolah ini juga sudah sesuai  dengan POS ANBK dan Juknis AN. Begitu juga prasarana yang dimiliki oleh sekolah ini sudah sangat memadai untuk pelaksanaan ANBK dengan jumlah perangkat keras 22 buah, kapasitas listrik 900 VA dan kapasitas internet sebesar 20 Mbps. Pola pelaksanaan ANBK dilaksanakan dengan pola mandiri online dengan pelaksanaan 3 sesi perhari. Setiap sesi diikuti oleh 15 orang siswa.  Selanjutnya karena sekolah ini merupakan sekolah penggerak maka peserta ANBK bukan hanya dari siswa kelas 5 saja tetapi juga kelas 4. Pembiasaan siswa untuk mengerjakan soal digital sebagai persiapan ANBK sudah dilakukan sejak kelas 3 dengan melaksanakan PTS dan PAS secara online dari instrument yang dibuat sendiri oleh guru kelasnya masing-masing. Untuk hambatan yang langsung berdampak pada pelaksanaan ANBK tidak ada karena semua kebutuhan ANBK sudah dipersiapkan dengan sebaik-baiknya.
Studi Dampak Kekerasan Verbal Di Lingkungan Keluarga Dan Sekolah Terhadap Perilaku Siswa Sekolah Dasar Aswasulasikin Aswasulasikin; Yul Alfian Hadi; Dukha Yunitasari; Doni Septu Marsa Ibrahim
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v8i2.7144

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Dampak Kekerasan Verbal Terhadap Psikologis Anak dalam lingkungan keluarga maupun lingkungan sekolah. penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SDN 02 Sugian yang terdiri dari beberapa informan, yang terdiri dari wali kelas, keluarga dan siswa korban. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data didapat dengan triangulasi sumber. Penelitian ini menggunakan teknik analisia data dari konsep miles dan huberman yang terdiri dari data collection, data reduction, data display dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Berdasarkan hasil peneitian yang telah dilakukan pada siswa sekolah dasar menunjukkan bahwa kekerasan verbal berdampak negative dalam Perkembangan perilaku siswa sekolah dasar, dampaknya adalah hubungan sosial siswa lebih fasif dengan Lingkunganya, siswa menjadi pendiam, Takut Bertemu Dengan teman sebaya,  Menjadi Sangat Pemurung, bahkan siswa sebagai korban kekerasan verbal dapat Mengalami Gangguan Emosi
Pengembangan LKPD Matematika Berbasis Kearifan Lokal (Permainan Tradisional) Suku Sasak Lombok Di Sekolah Dasar Musabihatul Kudsiah; Dina Apriana; Mijahamuddin Alwi; Lalu Andika Wira Kesatria
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v8i2.7199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD Matematika berbasis kearifan lokal (Permainan Tradisional) suku sasak lombok di sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan model Borg & Gall dengan 10 tahapan yang disederhanakan menjadi 7 tahapan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SDN 2 Pancor. Instrumen pengumpulan data pada penelitian ini meliputi lembar validasi, angket respon dan tes hasil belajar siswa. Data yang diproleh pada penelitian ini berupa data kualitatif dan kuantitatif.
Implementasi Peningkatan Karakter Melalui Terapi Konseling Behavior untuk Memodifikasi Perilaku Negatif Peserta Didik Tunadaksa di Sekolah Inklusif. Abdul - Khair; Sri Joeda Andajani; Murtadlo Murtadlo; Endang Purbaningrum
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v8i2.7203

Abstract

Implementasi peningkatan karakter melalui terapi konseling behavior untuk memodifikasi perilaku negatif peserta didik tunadaksa di sekolah inklusif fokus penelitian ini adalah: (1). Bagaimana peningkatan karakter melalui terapi konseling behavior untuk memodifikasi perilaku negatif anak tunadaksa di sekolah inklusif?. (2). Bagaimana hasil proses peningkatan karakter dengan terapi konseling behavior untuk memodifikasi perilaku negatif anak tunadaksa di sekolah inklusif?. Untuk menjawab permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif (quasi kualitatif), dengan cara mendeskripsikan apa yang diteliti. Data penelitian kualtitatif diperoleh melalui teknik wawancara, observasi partisipan, serta dokumentasi. Dalam penelitian ini disimpulkan bahwa, (1). Proses peningkatan karakter dengan terapi konseling behavior dalam hal ini ada beberapa tahapan yang dilakukan untuk memodifikasi perilaku negatif peserta didik tunadaksa dengan menggunakan treatment agar menunjukkan perubahan (2). Hasil peningkatan karakter dengan terapi konseling behavior untuk memodifikasi perilaku negatif anak tunadaksa di sekolah inklusif yakni peserta didik lebih percaya diri, terbuka dan terarah.Kata Kunci: Peningkatan karakter, terapi konseling behavior, tunadaksa.
Keterampilan Guru Dalam Mengelola Pembelajaran Di Kelas 4 Sdn 115 Pekanbaru rina gustina
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v8i2.7369

Abstract

Keterampilan dasar mengajar merupakan suatu keterampilan yang harus dimiliki seorang guru yang harus diterapkan pada proses pembelajaran. Ada 8 keterampilan dasar mengajar yaitu : keterampilan membuka dan menutup pembelajaran, keterampilan menjelaskan, keterampilan mengadakan variasi, keterampilan memberikan penguatan, keterampilan bertanya, keterampilan mengelola kelas, keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil dan keterampilan mengajar kelompok kecil dan perseorangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kemampuan guru dalam menerapkan 8 keterampilan mengajar dalam proses pembelajaran di kelas IV SDN 115 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan  metode kualitatif deskriptif dimana data yang diperoleh akan di jabarkan menjadi suatu kalimat yang bersikap deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan data yang diperoleh dapat diketahui bahwa penerapan secara umum keterampilan dasar mengajar Ibu SW guru kelas IV sudah dilaksanakan dengan baik. Tetapi ada beberapa indikator dari keterampilan tersebut belum terlaksana dengan baik. Seperti pada keterampilan membuka pembelajaran. Guru jarang memberikan tes awal untuk mengukur pengetahuan dan meningkatka motivasi awal belajar siswa. Pada keterampilan mengadakan variasi guru juga belum melaksanakan dengan optimal. Hal ini dikarenakan beberapa kendala. Kendala yang dihadapi guru antaralain kurangnya sarana dan prasarana dari sekolah, waktu yang singkat serta kurangnya kreatifitas dari guru.Kata kunci: Keterampilan dasar mengajar, Guru kelas IV