cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
AGRIKAN Jurnal Ilmiah Agribisnis dan Perikanan
ISSN : 19796072     EISSN : 26210193     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Bidang kajian dimuat meliputi agribisnis, teknologi budidaya, sumberdaya perikanan, kelautan, sosial ekonomi kelautan dan perikanan, bioteknologi perikanan. Sejak tahun 2017 mulai diterbitkan secara elektronik kerjasama Pusat Studi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna Raha.
Arjuna Subject : -
Articles 826 Documents
Front Cover Issue Agrikan Uma Tangke
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 6, No 1 (2013)
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.142 KB) | DOI: 10.29239/j.agrikan.6.1.i-iii

Abstract

Kajian Penerimaan Konsumen Terhadap Marmalade Pala Dengan Variasi Konsentrasi Agar-Agar Sipahelut, Sophia Grace
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 12, No 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1160.973 KB) | DOI: 10.29239/j.agrikan.12.2.203-208

Abstract

Pemanfaatan daging buah pala masih terbatas, sehingga biasanya terbuang percuma dan menjadi limbah. Oleh karena itu perlu dikembangkan menjadi produk yang lebih inovatif seperti marmalade.  Marmalade merupakan bahan makanan setengah padat, berbentuk gel, yang terbentuk dengan baik apabila konsentrasi gula, asam (pH), pektin dan panas yang diberikan dengan baik dan tepat.  Salah satu bahan pembentuk gel yang umum digunakan adalah agar-agar.  Agar-agar merupakan produk olahan yang berasal dari rumput laut Gracilaria sp. dan Gelidium sp. yang mempunyai kompabilitas tinggi, yaitu mampu menyatu dengan bahan-bahan lain.  Tujuan penelitian ini adalah menentukan konsentrasi agar-agar yang tepat untuk menghasilkan marmalade pala yang disukai oleh konsumen.  Manfaat dari penelitian ini adalah sebagai sumber informasi tentang pembuatan marmalade pala dengan penggunaan agar-agar.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan konsentrasi agar-agar yang berbeda memberi pengaruh nyata terhadap tingkat kesukaan konsumen pada atribut kenampakan dan kekentalan marmalade pala, sedangkan tidak berpengaruh pada atribut rasa dan aroma. Marmalade pala dengan penambahan konsentrasi agar-agar 1.5% merupakan produk yang paling disukai oleh konsumen.
Keanekaragaman Tumbuhan Obat Taman Wisata Alam Baumata serta Pemanfaatannya oleh Masyarakat Lokal di Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur Ledo, Sudarmin; Seran, Wilhelmina
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 12, No 2 (2019): Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.457 KB) | DOI: 10.29239/j.agrikan.12.2.299-310

Abstract

Informasi tentang keanekaragaman tumbuhan obat Taman Wisata Alam (TWA) Baumata belum banyak dilaporkan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang keanekaragaman tumbuhan obat di kawasan tersebut. Metode yang digunakan adalah analisis vegetasi menggunakan metode jalur transek, sebanyak 45 plot dengan ukuran 2 x 2 m, 5 x 5 m, 10 x 10 m, dan 20 x 20 m. yang dilakukan di TWA Baumata. Wawancara dilakukan untuk mengetahui penggunaan berbagai jenis tumbuhan obat oleh masyarakat lokal. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat 31 jenis tumbuhan obat di TWA  Baumata. Indeks Keanekaragaman Jenis (Indeks Shannon) menunjukkan tingkat keanekaragaman semua vegetasi di TWA Baumata tergolong sedang. Masyarakat lokal menggunakan 10 jenis tumbuhan obat yang berasal dari kawasan TWA Baumata. Informasi potensi tumbuhan obat yang ada di kawasan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar dan dapat mendukung upaya konservasi untuk tetap menjaga kelestariannya.
Analisis Alat Tangkap Ikan Berdasarkan Kategori Status Penangkapan Ikan yang Bertanggungjawab Di Kecamatan Tobelo Selatan Kabupaten Halmahera Utara Femsy Kour; Yubelina Hibata
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 12, No 2 (2019)
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1323.719 KB) | DOI: 10.29239/j.agrikan.12.2.232-242

Abstract

Operasi penangkapan ikan di Tobelo Selatan menggunakan berbagai jenis alat tangkap, akan tetapi belum memperhatikan dampak negatif dari penggunaan alat tangkap terhadap biota laut lainnya (misalnya alat tangkap yang tidak selektif dan tidak ramah lingkungan). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui nilai tanggungjawab suatu alat penangkapan ikan. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan multi kriteria alat tangkap yang bertanggungjawab dan Peraturan sesuai code of conduct for responsibility fisheries. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai skor kriteria alat tangkap pada 3 Desa Di Kecamatan Tobelo Selatan yaitu: kriteria alat tangkap sangat ramah lingkungan meliputi alat tangkap pancing tangan (hand line) dengan skor 29.1 dan panah (spear gun) dengan skor 28.3. Sedangkan kriteria alat tangkap yang ramah lingkungan yaitu pukat cincin (purse seine) dengan skor 24.5 dan jaring insang dasar (bottom gill net) dengan skor 25.6. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa alat tangkap hand line dan spear gun menempati kategori alat tangkap sangat ramah lingkungan dan alat tangkap ramah lingkungan adalah purse seine dan bottom gill net. Disarankan perlu adanya penelitian lanjutan mengenai tingkat pemahaman nelayan terhadap alat tangkap yang ramah lingkungan dan tidak merusak habitat.
Peran Aktor dalam Media Massa Terhadap Konflik Lahan Kehutanan Antara Masyarakat dengan Pemerintah di Maluku Utara MUHAMMAD JULHAM
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 11, No 1 (2018)
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1293.113 KB) | DOI: 10.29239/j.agrikan.11.1.53-60

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis pandangan media massa terhadap konflik lahan serta menganalisis aktor-aktor dalam memperakukan dan memanfaatkan media massa sesuai dengan kepentingannya. Tulisan ini menggunakan gabungan pendekatan kuantitatif dan kualitatif (mixed method). Data diperoleh melalui observasi, survey, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan Pandangan media massa terhadap konflik lahan kehutanan di Maluku Utara ialah dengan memposisikan media massa sebagai “agent of change”, selain  sebagai media informasi media massa juga berperan sebagai media edukasi dengan memberikan informasi-informasi pembanding, menggunakan narasumber professional yang berkompoten dalam melihat konflik lahan kehutanan serta menyajikan data-data yang diharapkan dapat membantu masyarakat dalam proses penyelesaian kasus konflik lahan kehutanan di Maluku Utara sedangkan, aktor-aktor dalam memperlakukan dan memanfaatkan media massa berdasarkan kepentingannya terkait masalah konflik lahan kehutanan di Maluku Utara berdasarkan hasil survey, observasi, dan telaah media massa (Seputar Malut dan Malut Post) dibagi menjadi 5 (lima) klasifikasi yaitu, masyarakat, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, LSM dan Akademisi.
Pertumbuhan dan produksi kedelai (Glycine max L. Merrill) pada berbagai dosis bokashi kotoran ayam Wa Ode Anti
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 12, No 2 (2019)
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.64 KB) | DOI: 10.29239/j.agrikan.12.2.326-330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis bokashi kotoran ayam  terhadap  pertumbuhan dan produksi kedelai. Penelitian ini dilaksanakan di Desa  Tombula  Kecamatan Tongkuno Kabupaten Muna  Propinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini berlangsung selama empat bulan yaitu mulai  September  2018  sampai dengan bulan  Pebruari   2019. Penelitian ini disusun berdasarkan Rancangam Acak Kelompok  yang terdiri dari tiga level perlakuan   yaitu tanpa bokashi kotoran ayam (B0), pemberian bokashi kotoran ayam  dengan dosis 2,5 t ha-1 atau 30 g rumpun-1 (B1), pemberian bokashi kotoran ayam  dengan dosis 5 t ha-1 (B2), pemberian bokashi kotoran  dengan dosis 7,5 t ha-1 (B3) dan pemberian bokashi kotoran ayam dengan dosis 10 t ha-1  (B4).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa bokashi kotoran aya berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman, luas daun,  jumlah cabang produktif, jumlah polong, jumlah polong hampa, berat 100 biji kering dan produksi (t ha-1). Bokashi kotoran ayam dengan dosis 10 t ha-1 memberikan produksi  sebesar 2,9 t ha-1.
Strategi Implementasi Sistem Informasi Ketertelusuran ISO 8402 pada Rantai Pemasaran Ikan Bandeng (Chanos chanos, Forskal) Angky Soedrijanto; Faisol Mas’ud; Kemal Farouq Mauladi; Endah Sih Prihartini
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 12, No 2 (2019)
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1275.577 KB) | DOI: 10.29239/j.agrikan.12.2.266-271

Abstract

Jangkauan pemasaran ikan bandeng Lamongan sudah berskala ekspor, untuk konsumsi maupun umpan pancing ikan tuna. Sebagai produk global, maka tuntutan untuk menerapkan ketertelusuran merupakan kewajiban bagi para eksportir. Penelitian bertujuan menemukan strategi implementasi ketertelusuran ISO 8402 pada rantai pemasaran ikan bandeng Lamongan. Metode penelitian deskriptif, data diperoleh melalui survey terestris yang hasilnya diberi pembobotan. Pengamatan dilakukan di pasar ikan Kaliotik – Lamongan yang omzet pemasarannya lebih dari 300 Ton per hari pada bulan Oktober 2018 s/d Mei 2019, terhadap responden yang secara dipilih sengaja merupakan pelaku bisnis lebih dari 10 tahun. Analisis data berjenjang yaitu: matriks shift share, klasterisasi pembobotan, perhitungan statistik; sedangkan untuk menemukan strategi informasi ketertelusuran menggunakan Analisis Akar Masalah. Hasil analisis Y = 0,026 + 1,462 X signifikansi 99,8%, r square 89 dan adjusted r square 91menunjukkan sistem informasi ketertelusuran sangat berpeluang diterap-kembangkan,. Nilai shift share gap antara ketidak tauan teknologi informatika terhadap keyakinan untuk mampu menyusun data informasi telusur asal usul ikan 16,5 dengan skor tertinggi 89,0 dan skor terendah 72,5 menunjukkan bahwa para pedagang dan pemilik ikan bandeng sudah menguasai penggunaan perangkat android guna menerapkan ketertelusuran. Strategi implementasi sistem informasi ketertelusuran ISO 8402 pada rantai pemasaran ikan bandeng dapat diterap-kembangkan melalui 3 cara yaitu: (1) melakukan pelatihan kepada pelaku usaha yang dilakukan oleh unsur penyuluhan, (2) mempererat pendekatan mentoring antara penyuluh dengan pelaku usaha, (3) penyusunan kesepahaman dengan industri mengenai insentif harga bagi produk tertelusur.
Strategi Pengembangan Usaha Bawang Merah Lokal Topo di Kecamatan Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan Munawir Muhammad; Ekaria Ekaria
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 12, No 2 (2019)
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1482.265 KB) | DOI: 10.29239/j.agrikan.12.2.209-219

Abstract

Bawang merah lokal topo tersebut umumnya ditanam di lereng-lereng bukit dengan kemiringan lebih dari 35% yang merupakan habitat alaminya. Bawang merah lokal topo punya nilai historis yang lekat dengan masyarakat Kota Tidore. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kelayakan finansial dan strategi pengembangan bawang merah lokal topo di Kota Tidore Kepulauan. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui pengisian quesioner dan diikuti dengan wawancara. Penentuan responden dilakukan di Kecamatan Tidore Utara. Hal ini didasarkan pada hasil survey awal tentang jumlah petani bawang merah di Kecamatan Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan, karena petani terbanyak yang mengembangkan komoditas bawang merah lokal topo. Strategi pengembangan usaha bawang merah lokal topo di analisis menggunakan dua analisis yaitu Analisis NPV, B/C ratio, IRR, PBP  dan analisis SWOT (Strengths, Weakness, Opportinities, and Treat). Melalui hasil penelitian kelayakan usahatani dengan mengunakan modal sendiri (tingkat suku bungga 6%) maka NPV sebesar 432.002.424,91, Net B/C 4,40, IRR sebesar 13,70% dan Paiback Periode 0 tahun 7 bulan 2 hari. Berdasarkan kriteria kelayakan dimana NPV bernilai positif. Net B/C lebih dari satu dan IRR lebih besar dari tinggkat suku bunga berlaku, maka secara finansial usahatani bawang merah lokal topo layak untuk dijalankan dan hasil analisis SWOT terhadap strategi pengembangan bawang merah lokal topo diperoleh nilai IFAS sebesar 3,058 dan nilai EFAS sebesar 2,528 dan strategi yang tepat dalam pengembangan bawang merah lokal topo adalah strategi Diversifikasi yaitu menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang jangka panjang dengan cara strategi diversifikasi (produk/pasar).
Kandungan Kadar Air (H2O) Dari Jenis Kayu Jati (Tectona grandis) Dan Kayu Sengon (Paraserianthes falcataria) Asal Tobelo Kabupaten Halmahera Utara Jacob Kailola; Radios Simanjuntak; Kornelius Punyia
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 12, No 2 (2019)
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1391.955 KB) | DOI: 10.29239/j.agrikan.12.2.311-316

Abstract

Pengetahuan yang terbatas tentang sifat fisika kayu (kadar air dan jenis berat), sementara kayu sangat potensial dengan berbagai jenis dan memiliki karakter dan vareabilitas beragam maka sangat perlu diteliti  sifat-sifat kayu, sehingga kita dapat mengetahui kemampuan kayu untuk penggunaannya menyangkut higrokofisitas (kemampuan) kayu menyerap dan menghilangkan air), kerapatan  sehingga penggunaannya bisa dimanfaatkan secara lebih luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penyerapan kadar air  pada pohon jati dan sengon asal Tobelo Kabupaten Halmahera Utara. Hasil penelitian ini diharapkan: 1). Dapat memberikan data dan informasi ilmiah tentang penyerapan kadar dari kayu keras dan kayu lunak kepada dunia akademik, komunitas, pemerintah untuk menambah pengetahuan dan wawasan dalam pengelolaan. 2). Menjadi pedoman untuk menentukan jenis vegetasi yang memiliki tingkat penyerapan H2O yang tinggi untuk melakukan tindakan rehabilitasi di daerah yang sudah mengalami kerusakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai rata-rata kadar air pada kayu sengon bagian pangkal 38,485 %, tengah 36,412 % dan ujung 38,162 %. Pada kayu jati  nilai rata-rata pada bagian pangkal  56.406 %, tengah  58,463 % dan ujung 51,045 %. Hasil penelitian menunjukan bahwa yang  memberikan pengaruh nyata terhadap kandungan air yaitu jenis pohon dengan nilai sig sebesar 0,004 lebih kecil dibandingkan dengan α 0,05.
Pengaruh Pemahaman Aspek Manajemen Mutu terhadap Nilai Ekonomi dan Jangkauan Pemasaran Perajin Ikan Kering Sidoarjo Titis Istiqomah; Laily Muzdalifah
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 12, No 2 (2019)
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1207.328 KB) | DOI: 10.29239/j.agrikan.12.2.243-247

Abstract

Ikan kering, seringkali dianggap sebagai makanan ‘kelas bawah’ oleh masyarakat, sehingga aspek mutu umumnya diabaikan. Efek pemahaman dan penerapan mutu pada proses pembuatan ikan kering dapat meningkatkan nilai ekonomi serta memberikan konsekuensi positif bagi keamanan pangan. Penelitian bertujuan membuktikan adanya korelasi bahwa penerapan aspek mutu dapat meningkatkan nilai ekonomi dan meningkatkan jangkauan pemasaran. Penelitian menggunakan metode survey terhadap responden terpilih yang terdiri dari produsen dan pengepul ikan kering di Kabupaten Sidoarjo selama bulan April s/d Juni 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produsen yang menerapkan manajemen mutu dapat menjual ikan kering rata-rata Rp.6.005,-/Kg lebih tinggi dibandingkan produsen yang mengacuhkan penerapan manajemen mutu pada proses pembuatan ikan kering. Ikan kering yang bermutu baik menjangkau pasar di luar Kabupaten Sidoarjo bahkan hingga ke provinsi lain, serta keluar negeri.