cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
AGRIKAN Jurnal Ilmiah Agribisnis dan Perikanan
ISSN : 19796072     EISSN : 26210193     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Bidang kajian dimuat meliputi agribisnis, teknologi budidaya, sumberdaya perikanan, kelautan, sosial ekonomi kelautan dan perikanan, bioteknologi perikanan. Sejak tahun 2017 mulai diterbitkan secara elektronik kerjasama Pusat Studi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna Raha.
Arjuna Subject : -
Articles 826 Documents
The Production of Crude Fish Oil from Trimming, Belly, and Head of Catfish (Pangasius pangasius) Pangestika, Widya; Putri Salen, Sholekha Nur Karim; Setiawati, Natalia Prodiana; Arumsari, Kusuma; Maulid, Deden Yusman; Nusaibah, Nusaibah; Abrian, Satriya
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 14, No 2 (2021)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.14.2.488-494

Abstract

Fish oil is an extraction that comes from the tissue in fish which contains nutrients that are good for health. Catfish (Pangasius pangasius) is a type of fish that is widely cultivated in Indonesia. The oil content in catfish is quite a lot so it is suitable for use in making fish oil. Health supplements are products with the aim of maintaining, improving health as well in addition to the need for this substance. This research aims to determine the process of make fish oil, increasing the selling value of catfish as a health supplement. The test parameter in this research were to determine the free fatty acid, water content, and organoleptic content of fish oil. This research was conducted on three treatments with different types of raw materials, namely the body parts of catfish including belly, trimming and fish head. The most yield results are at fish oil with belly materials for catfish, is 35%. The water content and free fatty acids contained in fish oil in each treatment met the existing standards. From the results of observations of turbidity, color, and odor, it is known that fish oil obtained from the belly is better than fish oil from other parts.
Dampak pemanasan global terhadap ekosistem pesisir dan lautan Husain Latuconsina
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 3, No 1 (2010)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.3.1.30-37

Abstract

Fenomena pemanasan global dan menipisnya lapisan Ozon akibat peningkatan emisi gas rumah kaca secara berlebihan di atmosfer melalui penggunaan bahan bakar fosil, deforestasi dan aktivitas manusia lainnya, telah berdampak negatif bagi keberlanjutan ekosistem pesisir dan lautan, diantaranya; (i) komunitas terumbu karang mengalami pemutihan (coral bleaching) sehingga menurunkan produksi perikanan karang (ii) meningkatnya radiasi ultraviolet-B yang masuk ke perairan sehingga menghambat proses fotosintesis dan pertumbuhan fitoplankton sebagai produsen primer dan penyerap CO2 terbesar di perairan laut, (iii) terancamnya hewan laut dari kepunahan akibat meningkatnya suhu dan penurunan salinitas perairan laut, dan (iv) naiknya permukaan laut akibat mencairnya es di kawasan kutub bumi dapat merendam kawasan pesisir dan menenggelamkan pulau-pulau kecil. Semuanya berpotensi mengancam keberlangsungan eksositem pesisir dan lautan sebagai penyangga kehidupan manusia. Untuk itu upaya menekan laju pemanasan global dengan mengurangi penggunaan bahan bakar fosil dan mengurangi tingginya tingkat deforestasi serta minimalisasi aktivitas lainnya yang menghasilkan emisi gas rumah kaca secara berlebihan merupakan tindakan nyata yang harus segera dilakukan sebelum semuanya terlambat.
Pengaruh subtitusi daging ikan madidihang dengan rumput laut Kappaphycus alvarezii terhadap komposisi gizi bakso ikan madidihang Vanessa Natali Jane Lekahena
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 8, No 2 (2015)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing LLC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.8.2.92-98

Abstract

Biologi ikan selar (Selar crumenophthalmus Blooch, 1793) di perairan Selat Haruku Kab. Maluku Tengah Madehusen Sangadji
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 7, No 2 (2014)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing LLC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.7.2.46-50

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan beberapa aspek biologi reproduksi  ikan Selar      (Selar crumenophthalmus) di perairan Selat Haruku yang meliputi : nisbah kelamin, tingkat kematangan gonad(TKG), ukuran pertama kali matang gonad,  dan indeks kematangan gonad. Pengambilan contoh dilakukan sebanyak enam kali dengan jarak waktu dua minggu sekali, pada awal Mei hingga awal Juli 2014. Contoh ikan diperoleh dari nelayan jaring giob (purse seine yang di daratkan di desa Tulehu. Analisis contoh dilakukan di Laboratorium Iktiologi, Fakultas Perikanan dan Ilmu kelautan, Universitas Darussalam Ambon. Jumlah ikan yang diperoleh sebanyak 180 ekor, terdiri atas 106 ekor jantan dan 74 ikan betina. Nisbah kelamin dianalisis dengan uji chi-kuadrat, sedangkan ukuran ikan pertama kali matang gonad dihitung dengan metode Spearmen-Karber. Hasil memperlihatkan bahwa nisbah kelamin jantan: betina adalah 1,0 : 1,0. Panjang ikan selar pertama kali matang gonad adalah 190,72 mm (jantan) dan 221,98 mm (betina),  indeks kematangan gonad berkisar 1,7797 - 2,1146%  untuk ikan jantan dan 1,4595 – 3,9866% untuk ikan betina.
View Fishermen's Perception of Fish Worth Catching at The Fish Landing Site Kuala Sorkam Central Tapanuli Regency North Sumatra Province Limbong, Irwan; Arian, Fitri; Rosmasita, Rosmasita
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 14, No 1 (2021)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.14.1.10-15

Abstract

The fishing equipment used in Central Tapanuli Regency is dominated by gill net fishing equipment. This research was conducted in July at the Fish Landing Site Kuala Sorkam Central Tapanuli Regency, North Sumatra. The research object used in this research is gillnet fishermen located in TPI Kuala Sorkam as resource persons, the fishermen are distinguished into fishermen, skippers and crew. The equipment used in this research is data collection devices, communication devices and laptops. The operation process of Gill Net fishing equipment has four stages, namely determining the location of fishing gound, net installation, net withdrawal, and the final process of moving the catch into the hold. Perception of Gill Net fishermen in TPI Kualla Sorkam generally fall into the "medium" category more than 50% of fishermen in that category try to comply with existing regulations but fishermen's knowledge of the size of fish worth catching is still lacking.
Produksi dan Nilai Jual Ikan Pelagis Dominan di TPI Higienis Pelabuhan Perikanan Nusantara Ternate Tangke, Umar
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 13, No 1 (2020)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.13.1.97-107

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Unit Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pelabuhan Perikanan Nusantara Ternate pada bulan Mei  2020, dengan metode observasi dan wawancara langsung dengan penjual ikan di TPI Higienis, nelayan yang mendaratkan ikan dan pihak PPN Ternate. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini analisis deskriptif  dengan penyajian data dalam bentuk grafik, tabel, presentase, frekuensi, diagram, grafik, mean, modus untuk mengkaji jenis ikan, jumlah produksi ikan, nilai jual dan distribusi daerah penangkapan ikan yang dipasarkan pada Unit Tempat Pelelangan Ikan Higienis. Hasil penelitian didapat bahwa jenis ikan pelagis dipasarkan di TPI Higienis PPN Ternate didominasi oleh ikan cakalang, ikan layang, ikan madidihang, ikan tongkol dan ikan kembung, dengan daerah penangkapan ikan yang di daratkan di PPN Ternate adalah daerah Ternate, Tidore, Makian, Kayoa dan Bacan. Jumlah produksi total pada tahun 2018 adalah sebesar 4.605.737 ton dengan nilai jual perjenis ikan pelagis berkisar antara Rp. 10.000-20.000 per kg.
Pengaruh jenis media tanam terhadap pertumbuhan bibit salak (Salacca edulis Reinw) Ajang Maruapey
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 5, No 1 (2012)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing LLC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.5.1.71-77

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kampung Salak, Kelurahan Klawasi Distrik Sorong Barat Kota Sorong.  Kegiatan ini dilaksanakan mula mei sampai dengan agustus 2011.  Tujuan percobaan ini adalah untuk melihat pengaruh jenis media tanam terhadap pertumbuhan bibit tanaman salak.Pernelitian ini dilakukan dalam bentuk rancangan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari delapan perlakuan dan tiga ulangan, p3erlakuan yang dicobakan yadalah sbb; yakni tanah, tanah  + pupuk kandang, tanah + bokashi, tanah + kascing, pasir + pupuk kandang, pasir + bokashi, pasir + kascing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa Media tanam tanah + bokashi dapat  memberikan pertumbuhan bibit tanaman salak yang terbaik pada perlakuan jumlah daun terbanyak (3,00 helai)  dan panjang akar terbanyak (25,43 cm).  Media tanam pasir + kascing (M8) menghasilkan tanaman tertinggi (34,91 cm), Media tanah + pupuk kandang (M2) menghasilkan jumlah akar terbanyak (9,78 cm, sedangkan Media pasir + kascing (M8) menghasilkan jumlah akar paling sedikit (5,89 cm). bahwa media pasir + kascing (M8) menghasilkan bibit tanaman segar terberat (11,04 g5. bahwa media pasir + kascing (M8) menghasilkan bibit tanaman segar terberat (11,04 g).
Analysis of The Role of Youth Workers in Fishery Sector : Case Study in Lamongan, East Java Anam, M. Khairul; Prihatini, Endah Sih; Mas’ud, Faisol
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 14, No 2 (2021)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.14.2.264-272

Abstract

This study aims to examine the dynamics of the labor in the fisheries sector in Lamongan Regency. Factors influencing youth labor interest in the fisheries sector, and formulating policies to attract youth to work in the fisheries sector. The analytical method used is logit regression analysis. The results of this study indicated that the variable that has a significant effect on youth's decision to be involved in the fisheries sector or not is the non-fishing income variable. Where if non-fishery income is above the city/district minimum wage, respondents will tend to choose to work outside of fisheries, and vice versa. In order to attract youth workers to work in the fisheries sector, the thing that can be done is to make the results obtained from this field beyond other fields. Therefore, one thing that policy makers can do is about determining the price of fishery output and input, because these two variables are beyond the control of farmers. So, with high output prices and low input prices, the income of farmers in the fisheries sector will be higher and it is hoped that it will attract young workers to choose this sector.
Pengaruh pupuk kalium terhadap pertumbuhan dan produksi berbagai jagung pulut (Zea mays ceratina L.) Ajang Maruapey
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 5, No 2 (2012)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing LLC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.5.2.33-45

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk kalium terhadap pertumbuhan dan produksi berbagai jagung pulut (Zea mays ceratina L.). Kegunaannya adalah sebagai bahan informasi bagi petani dan pihak pihak terkait. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan fakultas pertanian Universitas Hasanuddin Makassar pada bulan maret – juni 2010. Penelitian ini menggunakan rancangan petak terpisah (split plot design) yang terdiri dari dua faktor yaitu, faktor pertama  jagung pulut sebagai petak utama, faktor kedua pupuk Kalium sebagai anak petak, yang diulang sebanyak tiga kali sehingga terdapat 48 satuan petak percobaan, Hasil penelitian menunjukan bahwa Jagung pulut dari empat asal yang diuji seluruhnya menunjukan bahwa jagung pulut asal Bulukumba mengahsilkan produksi tertinggi 4,35 ton/ha. Sedangkan perlakuan dengan dosis pupuk Kalium 75 kg/ha berpengaruh baik pada tinggi tanaman tetapi tidak berpengaruh pada komponen pengamatan lainnya. Interaksi antara jagung pulut asal maros dengan pupuk Kalium pada dosis 100 kg/ha menghasilkan rata-rat kadar amilopektin tertinggi pada jagung pulut asal Maros, dan umur berbunga tercepat 29 hari mst. Sedangkan jagung pulut dari Bulukmba mengahsilkan rata-rata biomassa terberat 11.083,33 kg/ha.
Study on the Potential for Development of Ra'ra Mangrove Ecotourism in Balang Baru Village, Tarowang District, Jeneponto Regency, South Sulawesi Danial, Danial; Syahrul, Syahrul; Hamsiah, Hamsiah; Tang, Beddu; Anwar, Alifah M.
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 15, No 1 (2022): SI: The Turning Point
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.15.1.84-90

Abstract

This study aims to determine the potential of mangrove ecotourism and to determine the level of suitability of mangrove ecotourism. It is hoped that it can provide information and references for the management of ecosystem areas and contribute to analyzing the potential level of mangrove ecotourism development. This research was carried out in August-October 2021, then data analysis and report preparation was carried out until March 2022. Ecotourism suitability analysis is a study to assess the suitability of an activity carried out in an area according to resource potential and its designation by considering various parameters. The mangrove forest environment is expected to provide lessons for visitors and the surrounding community. The ecotourism potential of Ra'ra mangroves has a natural tourist attraction with an area of approximately 15.29 ha which consists of various kinds of activities that can be carried out by visitors, including enjoying the mangrove forest ecosystem with various kinds of flora and fauna, a 200-meter mangrove track. In addition, there is an area of 7.79 ha which can be used as a mangrove conservation location. the total value of IKW is 23. The number of Ecowisa Ra'ra Tourism Conformity Index is 58.97 with the Conformity Category which is in accordance with the Standards of the Tourism Conformity Index.