cover
Contact Name
Muhammad Abdan Shadiqi
Contact Email
abdan.shadiqi@ulm.ac.id
Phone
+62511-4774405
Journal Mail Official
ecopsy@ulm.ac.id
Editorial Address
Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat, Jl. A. Yani KM. 36 Banjarbaru Kalimantan Selatan
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Ecopsy
ISSN : 23547197     EISSN : 23547634     DOI : https://doi.org/10.20527/ecopsy
Core Subject : Humanities, Social,
Ecopsy Journal is a scientific journal that focuses on the Science of Psychology, particularly with regard to issues of Environmental Psychology and other branches of Psychological sciences related environmental context (General Psychology, Social Psychology, Developmental Psychology, Clinical Psychology, Educational Psychology, Psychology of Religion, Industrial & Organizational Psychology and Indigenous Psychology). Ecopsy Journal as a means of communication to disseminate the results of scientific research in the field of psychology. The journal is published by Psychology Studies Program, Faculty of Medicine, University Lambung Mangkurat (ULM) since 2013, published regularly in the print and electronic editions, Ecopsy Journal published three times a year at the month of April, August and December. From 2019 we only published two times a year at April and October.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 3 (2018): JURNAL ECOPSY" : 8 Documents clear
PENGARUH IDENTIFIKASI KOLEKTIF TERHADAP INGROUP CRITICISM (STUDI PADA KELOMPOK SUPORTER SEPAKBOLA) Cahyaning Widhyastuti; Amarina Ariyanto
Jurnal Ecopsy Vol 5, No 3 (2018): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.837 KB) | DOI: 10.20527/ecopsy.v5i3.5490

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji tentang peran identifikasi kolektif terhadap kesediaan memberi kritik pada kelompok dimana kita menjadi anggotanya (ingroup criticism). Kelompok yang menjadi partisipan penelitian ini adalah salah satu kelompok suporter sepakbola dengan kohasivitas kelompok yang tinggi dan termasuk dalam lima kelompok suporter yang memiliki jumlah anggota paling banyak di Indonesia.  Partisipan penelitian ini berjumlah 37 orang laki-laki dengan rentang usia antara 17-42 tahun (M = 23,81, SD = 6,21), yang merupakan anggota kelompok suporter klub bola X. Analisis regresi dilakukan dua kali; pertama regresi antara skor identifikasi kolektif (total)  terhadap ingroup criticismyang dilihat dari jumlah kritik yang dituliskan oleh partisipan. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada pengaruh identifikasi kolektif terhadap ingroup criticism. Analisis regresi setiap aspek identifikasi kolektif terhadap ingroup criticismenunjukkan hasil yang signifikan pada aspek satisfaction,centrality, dan individual self-stereotyping. Sedangkan untuk aspek solidarity dan ingroup homogeneity tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap ingroup criticism.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA KOGNITIF PADA MAHASISWA DI TINJAU DARI PENGATURAN RUANG KELAS Marina Dwi Mayangsari; Jayanti Puji Astuti
Jurnal Ecopsy Vol 5, No 3 (2018): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.766 KB) | DOI: 10.20527/ecopsy.v5i3.5568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kinerja kognitif pada mahasiswa ditinjau dari pengaturan ruang kelas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa psikologi angkatan 2016 sebanyak 4 orang subjek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ke empat orang subjek mengaku bahwa adanya pengaturan ruang kelas berdampak positif terhadap kinerja kognitif mereka di dalam kelas, seperti pengaturan suhu ruangan, metode yang digunakan terkait dengan variasi tempat duduk, luas ruangan, pencahayaan, termasuk sikap dan kemampuan pengajar dalam memberikan materi kepada mahasiswa. Berdasarkan hasil yang diperoleh maka penelitian ini dapat digunakan sebagai studi awal bagi penelitian penelitian tentang psikologi ingkungan yang lebih luas dan kaitannya dengan setting pendidikan. Selain itu setelah mengetahui faktor yang dapat mempengaruhi kinerja kognitif pada mahasiswa di dalam ruang kelas maka penelitian ini juga dapat menjadi bahan pertimbangan pengajar mengenai pentingnya pengaturan ruang kelas bagi kinerja kognitif mahasiswa di dalam pembelajaran yang akan diterapkan.  
PERAN PERCEIVED RESTORATIVENESS TERHADAP ENVIRONMENTAL ATTITUDE PADA ANAK SEKOLAH DASAR Johan Satria Putra; Dania Dania; Fitri Arlinkasari
Jurnal Ecopsy Vol 5, No 3 (2018): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.352 KB) | DOI: 10.20527/ecopsy.v5i3.5517

Abstract

Jumlah ruang terbuka hijau yang terus mengalami penurunan setiap tahunnya, dapat berdampak pada diri anak karena mereka akan memiliki lebih sedikit kesempatan untuk mendapatkan paparan lingkungan alami. Salah satu manfaat yang dapat diperoleh anak ketika menghabiskan waktunya di lingkungan yang alami, adalah anak dapat mengalami perceived restorativeness. Perceived restorativeness dapat membantu anak untuk lepas dari kelelahan psikologis yang dihasilkan dari aktivitas sehari-hari, serta mendorong sikap peduli anak terhadap lingkungan. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh perceived restorativeness terhadap environmental attitude pada anak sekolah dasar. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 100 siswa kelas 5 dari SD Negeri dan Sekolah Alam di Jakarta yang diambil menggunakan quota sampling. Penelitian ini menggunakan alat ukur Perceived restorativeness Components Scale For Children (PRCS-C II) dan Children’s Environmental Perceptions Scale (CEPS). Berdasarkan hasil uji regresi diperoleh hasil bahwa terdapat peran yang signifikan dari perceived restorativeness terhadap environmental attitude pada anak sekolah dasar, dengan kontribusi sebesar 7,5%.
KESEPIAN DAN HARGA DIRI SEBAGAI PREDIKSI DARI KECANDUAN INTERNET PADA REMAJA Nurulsani S Abd Latief; Endah Retnowati
Jurnal Ecopsy Vol 5, No 3 (2018): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.549 KB) | DOI: 10.20527/ecopsy.v5i3.5593

Abstract

Tingginya prevalensi penggunaan internet pada remaja disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya adalah kesepian dan harga diri. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji prediksi kesepian dan harga diri terhadap kecanduan internet pada remaja. Sampel penelitian didapatkan secara purposive sampling sebanyak 377 orang remaja (213 remaja perempuan dan 164 remaja laki-laki) pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Yogyakarta berusia 15-17 tahun yang mengisi 3 angket penelitian yaitu angket kecanduan internet, angket kesepian dan angket harga diri. Angket dinyatakan valid oleh para ahli pengukuran psikologi dan reliabel dengan koefisien Alpha Cronbach dari variabel kecanduan internet, kesepian dan harga diri adalah 0.802, 0.898, 0.682. Data dianalisis menggunakan analisis regresi berganda dengan taraf signifikansi 0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesepian dan harga diri dapat menjadi prediktor terhadap kecanduan internet pada remaja.
PENGARUH KONFORMITAS TERHADAP AGRESIVITAS REMAJA Ari Rahmi Hasfaraini; Dimyati Dimyati
Jurnal Ecopsy Vol 5, No 3 (2018): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.07 KB) | DOI: 10.20527/ecopsy.v5i3.5658

Abstract

Konformitas merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi agresivitas remaja. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konformitas terhadap agresivitas remaja. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah remaja yang tergabung dalam Sekolah Menengah Atas di D.I Yogyakarta berjumlah 51 orang (34 orang remaja perempuan dan 17 orang remaja laki-laki) dengan usia 15 – 17 tahun. Instrumen yang digunakan adalah skala dan diuji validitasnya menggunakan validitas isi dan uji reliabilitasnya menggunakan teknik Alpha Cronbach. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan antara konformitas terhadap agresivitas (F=0,030; p>0,05).
STUDI KASUS REGULASI EMOSI PADA MASYARAKAT YANG TERKENA DAMPAK PENCEMARAN LINGKUNGAN BATUBARA DI KABUPATEN BARITO KUALA Rika Vira Zwagery; Rima Nurliani
Jurnal Ecopsy Vol 5, No 3 (2018): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.426 KB) | DOI: 10.20527/ecopsy.v5i3.5567

Abstract

Manusia dan lingkungan tidak lepas dari hubungan timbal balik, lingkungan mampu mempengaruhi manusia dan sebaliknya manusia dapat mempengaruhi bagaimana lingkungan sekitarnya. Pencemaran lingkungan akibat aktivitas batubara menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap masyarakat disekitarnya sehingga dalam penelitian ini peneliti ingin melihat gambaran regulasi emosi pada masyarakat yang terkena dampak pencemaran lingkungan batubara dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan regulasi emosi masyarakat yang tinggal dilingkungan pada kondisi lingkungan yang sama yaitu lingkungan yang terdampak pencemaran batubara. Perbedaan tersebut disebabkan karena adanya faktor gender, faktor pengalaman dan faktor usia. Seseorang yang memiliki usia yang lebih matang dan memiliki pengalaman hidup lebih banyak memiliki regulasi emosi yang lebih baik ketika berada dalam kondisi lingkungan yang tercemar.
PEMBURU “LIKE” : EFEK NARSISME DAN KEBUTUHAN REKOGNISI PADA PENGGUNA INSTAGRAM Esa Astrid Karimah Listyowantira; Rahkman Ardi
Jurnal Ecopsy Vol 5, No 3 (2018): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ecopsy.v5i3.5149

Abstract

Mendapatkan “like” merupakan bentuk apresiasi yang menggambarkan kata pujian. Hal ini dapat menimbulkan perasaan senang bagi pengguna Instagram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh setiap dimensi dari narsisme dan kebutuhan rekognisi terhadap setiap dimensi dari perilaku pencarian “like” pada pengguna Instagram. Metode yang digunakan yaitu metode survei melalui pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan skala Perilaku Pencarian “Like”, skala Narq-s , dan skala kebutuhan rekognisi. Penelitian ini melibatkan 357 pengguna aktif Instagram di Surabaya melalui teknik non-probability sampling dan metode purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan path analysis dengan pendekatan SEM (Structural Equation Model). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat signifikansi positif dimensi kebutuhan untuk diperhatikan dan mendapatkan rekognisi secara aktif denganstrategi manajemen kesan pada perilaku pencarian “like”, serta terdapat signifikansi positif dimensi mendapatkan rekognisi secara aktif dengan strategi ekspansi sosial pada perilaku pencarian “like”.
BYSTANDER WARGA PINGGIRAN SUNGAI TERHADAP PERILAKU MEMBUANG SAMPAH SEMBARANGAN DI DESA PEKAUMAN Neka Erlyani
Jurnal Ecopsy Vol 5, No 3 (2018): JURNAL ECOPSY
Publisher : Psychology Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ecopsy.v5i3.5518

Abstract

Bystanderadalah fenomena sosial dimana semakin besar  jumlah  orang  yang  ada di  sebuah  tempat  kejadian, akan semakin kecil kemungkinan orang-orang tersebut membantu seseorang yang  sedang  berada dalam situasi darurat di tempat  kejadian  itu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  gambaran bystander warga pinggiran sungai yang menghadapi situasi perilaku membuang sampah sembarangan di sungai dan sekitarnya. Penelitian ini menggunkan metode kualitatif dengan teknik wawancara mendalam serta teknik observasi  non  partisipan yang dilakukan pada 2 orang subjek. Hasil penelitian adalah subjek satu  memiliki perilaku  bystander  karena merasa perilaku menjaga lingkungan adalah tanggungjawab pemerintah dan semua warga, sedangkan subjek dua tidak memiliki bystander karena kepedulian murni muncul dari dalam kemudian wujud peduli yaitu dengan menegur orang yang membuang sampah sembarangan di sungai.

Page 1 of 1 | Total Record : 8