cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan komering ulu timur,
Sumatera selatan
INDONESIA
Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences
Published by STKIP Nurul Huda
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 104 Documents
Acalypha Indica: Pemanfaatan dan Bioaktivitasnya Marina Silalahi
Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 11 No 2 (2019): Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences - July 2019
Publisher : Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.581 KB) | DOI: 10.30599/jti.v11i2.478

Abstract

Acalypha indica (AI) atau yang dikenal dengan nama daun anting-anting telah lama digunakan masyarakat Indonesia sebagai obat tradisional. Pemanfaatan tumbuhan sebagai obat tradisional berhubungan dengan kandungan metabolit sekunder dan bioaktivitasnya. Penulisan artikel ini didasarkan pada kajian literatur yang diperoleh dari jurnal ilmiah yang terbit secara online maupun offline, sehingga diperoleh informasi yang komprehensif mengenai bioaktivitas AI. Sebagai obat tradisional AI digunakan untuk obat kolesterol dan rematik. Kandungan metabolit sekunder AI berupa saponin, flavonoid, steroid, fenol, alkaloid, tanin, dan glikosida jantung. Bioaktivitas AI antara lain: anti mikroba, antioksidan, anti diabetes melitus, anti kanker, anti stroke dan meningkatkan kualitas sperma. Aktivitas anti mikroba AI berhubungan dengan kandungan flavonoid dan alkaloid. Mikroba merupakan salah satu penyebab keracunan makanan, oleh karena itu bioaktivitasnya AI sebagai anti mikroba berpotensi sebagai pengawet makanan.
Instrumen Asesmen Pedagogical Content Knowledge dalam Konteks Pengembangan Keterampilan Komunikasi Saintifik pada Pembelajaran Fisika Erwin Erwin; NY Rustaman; H Firman; TR Ramalis
Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 11 No 2 (2019): Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences - July 2019
Publisher : Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.129 KB) | DOI: 10.30599/jti.v11i2.494

Abstract

Artikel ini bertujuan mengembangkan instrumen pedagogical content knowledge (PCK) calon guru fisika dalam konteks pengembangan keterampilan komunikasi saintifik melalui pembelajaran fisika. Penelitian ini menggunakan metode Design and Development Research (DDR) dengan tahapan perencanaan, produksi dan evaluasi. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah dua puluh satu mahasiswa calon guru fisika di salah satu LPTK di Sumatera Selatan dan tujuh dosen pada Program Studi Pendidikan Fisika. Instrumen yang dikembangkan berbentuk task (matriks PCK) dan rubrik penilaian matriks PCK dalam konteks pengembangan keterampilan komunikasi saintifik. Kelayakan rubrik diuji dari segi validitas, reliabilitas (konsistensi) dan praktibilitas. Berdasarkan uji kelayakan yang dilakukan, rubrik yang dikembangkan memenuhi syarat validitias yang baik dimana diperoleh indeks CVR sebesar 1. Rubrik juga memenuhi syarat reliabilitas yang memadai berdasarkan uji statistik Intraclass Correlation Coefficients (ICC) dan indeks Kendall’s Coefficient Concordance W. Indeks ICC mapun indeks Kendall W diperoleh pada rentang sedang dan tinggi. Partisipan menyatakan rubrik yang dikembangkan bermanfaat, mudah digunakan meskipun membutuhkan alokasi waktu yang lebih banyak dalam menggunkan rubrik. Dengan demikian instrumen yang dikembangkan layak digunakan untuk menilai PCK calon guru fisika dalam konteks pengembangan keterampilan problem solving siswa.
Penalaran Ilmiah dalam Ciptaan-Ciptaan Bionik (Bionic Inventions) Tomi Hidayat; Armansyah Putra
Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 9 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (895.615 KB) | DOI: 10.30599/jti.v9i1.55

Abstract

Artikel ini membahas tentang penalaran ilmiah dalam hasil ciptaan Bionik. Proses penalaran ilmiah sebagai bagian dari kemampuan berpikir manusia dalam ciptaan-ciptaan Bionik (Bionic Inventions) yang diwujudkan pada penelitian-penelitian antara gabungan biologi dan elektronik. Bionik merupakan gabungan dari kata biologi dan elektronik, sistem mekanik makhluk hidup yang berfungsi seperti organ atau anggota tubuh makhluk hidup, mulai dari tangan, kaki, pendengaran, hingga penglihatan, semua bisa diperbaiki atau diganti (prosthesis) serta inspirasi teknologi pada semua makhluk hidup. Artikel secara rinci mengungkap konsep-konsep Bionik, ciptaan-ciptaan Bionik pada makhluk hidup (manusia, hewan dan tumbuhan), serta hubungan penalaran ilmiah dengan ciptaan-ciptaan Bionik (Bionic Inventions). Penciptaan Bionik termasuk dalam penalaran ilmiah induktif, deduktif dan abduktif yang berarti terdapat adanya proposisi hukum (rule), proposisi tentang suatu kasus (case), dan terakhir proposisi tentang kesimpulan (result) serta probabiltas yang tinggi yang terlepas dari falsifikasi (pseudo science).
Epistemologi dan Keterbatasan Teori Gravitasi Erwin Erwin; Muhammad Syaipul Hayat; Sutarno Sutarno
Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 9 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.841 KB) | DOI: 10.30599/jti.v9i1.79

Abstract

Peristiwa tentang kecenderungan jatuhnya benda-benda menuju pusat bumi dan keteraturan peredaran planet dan benda-benda langit lainnya dalam tata surya dahulu dianggap dua fenomena yang berbeda. Mekanika benda langit dan mekanika bumi yang sebelumnya merupakan dua pengetahuan yang terpisah, dianggap satu kesatuan oleh Sir Isaac Newton. Newton mengemukakan hukum gravitasi umum yaitu gaya tarik menarik antara dua benda besarnya sebanding dengan massa masing-masing benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua benda. Hukum gravitasi ini sukses menjalaskan bagaimana benda cendrung jatuh menuju pusat bumi dan peredaran planet dan benda-benda langit lain mengelilingi matahari dalam sistem tata surya. Namun hukum gravitasi Newton ternyata tidak sepenuhnya tepat, beberapa hal dapat dijelaskan dengan hukum relativitas Einstein, namun demikian hukum relativitas Einstein juga dicurigai masih perlu diamandemen agar dapat menjelaskan fenomena alam dengan tepat.
Evolusi Antar Species (Leluhur Sama dalam Perspektif Para Penentang) Helmi Helmi
Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 9 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.495 KB) | DOI: 10.30599/jti.v9i2.100

Abstract

Sejarah evolusi telah melewati perjalanan yang panjang. Para saintis dan filsuf banyak mengalami perdebatan dalam situasi yang kompleks, akan tetapi salah satu masalah inti dari perbedaan pandangan adalah permasalahan peralihan yang diklaim dapat terjadi antar spesies. Begitu banyak ilmuan yang membantah akan hal ini dari sudut pandang kepercayaan maupun dari fakta ilmiah yang dapat dibuktikan. Para penentang ini merupakan ahli Creationisme atau orang-orang yang percaya akan fakta penciptaan. Mereka mengemukakan berbagai alasan mengapa evolusi antar spesies merupakan hal yang mustahil. Diantara penentang adalah Samuel Wilberforce yang merupakan seorang pendeta, Ia mengkritik dan menentang keras The Origin Of Species By Means Of Natural Selection yang mengungkapkan kemungkinan bahwa manusia dan kera memiliki nenek moyang yang sama. Bantahan selanjutnya datang dari ahli Genetika dan hukum pewarisan sifat yaitu Gregor Mendel. Penemuan Mendel seharusnya menghempaskan teori evolusi Darwin yang dipengaruhi oleh Lamarck kepada krisis yang akut, jika para penerus Darwin tidak segera melakukan revisi untuk membuat penyesuaian. Penentangan yang keras terus berlanjut dari berbagai kalangan dan ahli sains diantaranya seorang ahli anatomi dan paleontology bernama Georges Cuvier serta seorang cendikiawan muslim Adnan Oktar atau lebih dikenal dengan sebutan Harun Yahya.
Kadar Fosfor, Kalium dan Sifat Fisik Pupuk Kompos Sampah Organik Pasar dengan Penambahan Starter EM4, Kotoran Sapi dan Kotoran Ayam Fibria Kaswinarni; Alexander Arya Surya Nugraha
Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 12 No 1 (2020): Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences - January 2020
Publisher : Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.852 KB) | DOI: 10.30599/jti.v12i1.534

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kadar fosfor dan kalium serta sifat fisik pupuk kompos setelah diberi penambahan starter EM4, kotoran ayam dan sapi. Rancangan yang digunakan adalah RAL dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kedua (P2) dengan komposisi sampah sayur 50 kg + 1 kg kapur + 1 kg bekatul + kotoran ayam 15% memberikan kadar fosfor terbaik. Untuk semua perlakuan menunjukkan hasil kadar fosfor dan kalium yang sudah sesuai dengan syarat SNI 17-7030-2004. Sifat fisik pupuk kompos yang diamati yaitu pH, suhu, bau, tekstur dan warna juga sudah sesuai dengan syarat pupuk kompos yang matang yaitu menghasilkan pH 6,3-7, suhu 29-30oC, tidak berbau, berwarna cokelat kehitaman dan tekstur yang halus.
Essential Oil pada Cymbopogon citratus (DC.) Stapf Dan Bioaktivitasnya Marina Silalahi
Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 12 No 1 (2020): Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences - January 2020
Publisher : Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.928 KB) | DOI: 10.30599/jti.v12i1.538

Abstract

Cymbopogon citratus (DC.) Stapf yang dikenal sebagai serai merupakan salah satu jenis tumbuhan penghasil essential oil. Essential oil merupakan senyawa aromatis yang banyak dimanfaatkan dalam industri farmasi atau dalam bidang pengobatan. Artikel ini bertujuan untuk mengungkapkan essential oil yang terdapat pada C. citratus dan bioaktivitasnya. Penulisan artikel ini didasarkan pada kajian literatur yang diperoleh secara online maupun offline meliputi Scopus, Pubmed, dan jurnal ilmiah lainnya. Cymbopogon citratus dalam pengobatan tradisional digunakan sebagai ramuan sauna tradisonal, rematik, gangguan saluran pencernaan, gangguan sistem saraf, demam, dan diabetes mellitus. Essential oil merupakan senyawa kompleks, namun oleh berbagai ahli diklasifikasikan ke dalam empat kelompok yaitu (1) senyawa alifatik, (2) terpen dan derivatnya, (3) derivat benzena, dan (4) senyawa miscellaneous. Ektsrak C. citratus memiliki aktivitas sebagai antimikroba, analgesik, dan anti inflamasi. Pemanfaatan C. citratus dalam industri makanan dan minuman perlu diteliti lebih lanjut sehingga dapat berdampak ganda sebagai makanan atau minuman yang menyehatkan.
Pengaruh Penerapan Model Argument Driven Inquiry terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMP Berdasarkan Perbedaan Gaya Belajar I Kadek Irfando Dwikki Sadewa; Undang Rosidin; I Wayan Distrik
Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 12 No 1 (2020): Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences - January 2020
Publisher : Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.822 KB) | DOI: 10.30599/jti.v12i1.571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Argument Driven Inquiry (ADI) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa SMP berdasarkan perbedaan gaya belajar. Sampel penelitiannya, yaitu siswa kelas VIIIA dan VIIIC SMP Negeri 1 Seputih Banyak. Penelitian menggunakan metode quasi eksperiment dengan desain faktorial 2x3. Data dianalisis dengan uji Two Way Anova. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rerata pretest kelas eksperimen dan kontrol yaitu 25,38 dan 17,31. Setelah penerapan model ADI pada kelas eksperimen dan kontrol diperoleh rerata postest 60,86 dan 42,26. Berdasarkan hasil uji Two Way Anova model pembelajaran diperoleh nilai Sig. yaitu 0,000, maka terdapat pengaruh signifikan model ADI terhadap berpikir kritis siswa. Selanjutnya, nilai Sig. gaya belajar yaitu 0,011 berarti terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis ketiga tipe gaya belajar menggunakan model ADI. Hasil interaksi model pembelajaran dengan gaya belajar diperoleh nilai Sig. yaitu 0,017, sehingga terdapat interaksi antara model ADI dengan gaya belajar dalam peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa.
Kandungan Kolesterol Darah pada Berbagai Jenis Ayam Konsumsi Reni Rakhmawati; Mei Sulistyoningsih
Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 12 No 1 (2020): Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences - January 2020
Publisher : Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.762 KB) | DOI: 10.30599/jti.v12i1.590

Abstract

Darah adalah salah satu parameter dari status kesehatan hewan karena darah mempunyai fungsi penting dalam pengaturan fisiologis tubuh (Bijanti et al., 2009). Kandungan kolesterol darah pada hewan akan mempengaruhi kandungan dari daging hewan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan kolesterol darah pada berbagai jenis ayam konsumsi. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Materi penelitian terdiri 4 perlakuan dengan 4 pengulangan. Menggunakan ayam broiler umur 5 minggu, ayam pejantan umur 8 minggu, ayam kampung umur 24 minggu dan ayam merah 96 minggu. Hasil penelitian ini menunjukan berpengaruh nyata (P < 0,05) terhadap kolesterol darah. Kandungan kolesterol darah pada berbagai jenis ayam konsumsi berpengaruh nyata dengan hasil presentase tertinggi pada P4 (ayam pejantan) dengan rerata 298,33 mg/dl dan hasil presentase terendah pada P3 (ayam kampung) dengan rerata 183,00 mg/dl.
Identifikasi Kualitas Beras Putih (Oryza sativa L.) Berdasarkan Kandungan Amilosa dan Amilopektin di Pasar Tradisional dan “Selepan” Kota Salatiga Andriyani Rosita Sari; Yohanes Martono; Ferdy Semuel Rondonuwu
Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 12 No 1 (2020): Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences - January 2020
Publisher : Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.604 KB) | DOI: 10.30599/jti.v12i1.599

Abstract

Kualitas beras dapat dipengaruhi dari karakteristik kimiawi yang berbeda seperti kandungan amilosa dan atau amilopektin. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi kualitas beras berdasarkan kandungan amilosa dan amilopektin pada berbagai varietas beras putih di pasar tradisional dan “selepan” daerah Kota Salatiga dan sekitarnya. Metode yang digunakan yaitu spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 530nm dan 630nm. Perbedaan rata-rata kandungan amilosa dan amilopektin antar varietas diuji menggunakan RAL dengan metode ANOVA satu arah dengan selang kepercayaan 95%. Berdasarkan data yang diperoleh, kandungan amilosa dalam varietas IR64 (27,40-28,64%), GH (26,39-28,48%), MW (22,84-27,52%;), PW (18,94-23,57%), dan Umbul (27,21-28,02%). Kandungan amilopektin pada varietas IR64 (59,57-60,06%), GH (56,72-63,52%), MW (53,64-61,63%), PW (54,67-62,43%), dan Umbul (53,41-57,98%). Berdasarkan uji ANOVA, kandungan amilosa pada varietas PW “selepan” kandungan amilosa paling rendah dibandingkan dengan di pasar tradisional dan varietas lainnya. Kandungan amilosa yang rendah akan meningkatkan kriteria kepulenan nasinya. Kandungan amilopektin tertinggi terdapat pada varietas beras GH “selepan”.

Page 6 of 11 | Total Record : 104