cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
TEKNO
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol. 24 No. 95 (2026): TEKNO" : 16 Documents clear
Metode Pelaksanaan Pelaksanaan Pekerjaan Pile Cap, Tie Beam Dan Kolom Pada Proyek Pembangunan Gedung Kanker Terpadu RSUP Prof Dr. R. D. Kandou Manado Majid, Nurul F.; Pratasis, Pingkan A. K.; Tjakra, Jermias
TEKNO Vol. 24 No. 95 (2026): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v24i95.66640

Abstract

Pembangunan Gedung Kanker Terpadu RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado membutuhkan pelaksanaan konstruksi struktur bawah dan struktur atas yang mengikuti standar mutu dan prosedur teknis. Elemen utama seperti pile cap, tie beam, dan kolom merupakan bagian penting dari struktur bangunan yang berfungsi menyalurkan beban dari superstruktur ke fondasi secara aman dan stabil. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode pelaksanaan pekerjaan pile cap, tie beam, dan kolom di lapangan, menganalisis metode pelaksanaan kesesuaiannya dengan Rencana Kerja dan Syarat (RKS), serta mengidentifikasi kendala yang terjadi selama pelaksanaan konstruksi. Metode penlitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, dokumentasi proyek, wawancara teknis. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pekerjaan pile cap, tie beam, dan kolom telah mengikuti tahapan yang sesuai stanndar, meliputi pekerjaan persiapan, galian, lantai kerja, pembesian, bekisting, pengecoran, serta pengendalian mutu beton. Meskipun demikian, ditemukan beberapa kendala seperti kondisi tanah yang jenuh air, keterbatasan ruang kerja di area basement, dan faktor cuaca yang mempengaruhi proses pegecoran. Kendala tersebut dapat diatasi melalui peningkatan dewatering, pennyesuaian jadwal kerja, dan koordinasi yang lebih optimal antar tim pelaksana. Penelitian ini memberikan Gambaran nyata proses pelaksanaan struktur pada proyek bangunan Gedung, serta dapat menjadi referensi bagi pelaksana proyek maupun Penelitian selanjutnya. Kata kunci: pile cap, tie beam, kolom, metode pelaksanaan, fondasi, konstruksi gedung
Metode Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Struktur Atas Pada Proyek Pembangunan GMIM Paulus Kota Manado Harianja, Kristin A. N.; Dundu, Ariestides K. T.; Pratasis, Pingkan A. K.
TEKNO Vol. 24 No. 95 (2026): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v24i95.66672

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan secara mendetail metode pelaksanaan pekerjaan konstruksi struktur atas pada Proyek Pembangunan GMIM Paulus di Manado. Penelitian ini menitikberatkan pada tahapan pekerjaan kolom, balok, dan pelat lantai. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur, survei tempat, pengumpulan data primer melalui wawancara dan dokumentasi, serta data sekunder yang terdiri dari gambar rencana kerja. Hasil dari studi ini akan menguraikan tahapan pelaksanaan yang benar, mencakup persiapan sebelum pengecoran, penempatan, pemadatan, serta tahap terakhir dan perawatan beton. Dengan kata lain, penelitian ini memberikan pemahaman yang mendetail tentang pelaksanaan teknis dan manajerial dari pekerjaan struktur utama dalam proyek ini. Kata kunci: metode pelaksanaan, struktur atas, kolom, balok, pelat lantai, GMIM Paulus
Analisis Perilaku Struktur Beton Bertulang Dengan Denah Bentuk X Akibat Gempa David, Aurellia M.; Pandaleke, Ronny E.; Handono, Banu D.
TEKNO Vol. 24 No. 95 (2026): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v24i95.66673

Abstract

Perkembangan arsitektur mendorong penggunaan denah tidak beraturan, seperti bentuk X, yang memiliki risiko ketidakberaturan horizontal terhadap beban gempa. Penelitian ini bertujuan menganalisis perilaku struktur beton bertulang pada gedung bertingkat dengan variasi panjang lengan denah X. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak struktur untuk meninjau parameter periode getar, gaya geser dasar (base shear), displacement, simpangan antar lantai, pengaruh P-Delta, dan gaya dalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi panjang lengan memengaruhi kekakuan dan respons dinamik struktur secara signifikan. Gaya geser dasar terbesar ditemukan pada model dengan lengan terpanjang searah beban gempa. Meskipun displacement maksimum terjadi pada lantai atap dan simpangan antar lantai terbesar pada lantai dua, seluruh nilai tetap memenuhi batas aman regulasi. Pengaruh P-Delta ditemukan tidak signifikan. Variasi panjang lengan yang sejajar arah gempa mengurangi efek torsi pada struktur. Hasil ini menegaskan bahwa konfigurasi panjang lengan pada denah X krusial dalam menentukan keamanan struktur bangunan di wilayah seismik aktif. Kata kunci: denah bentuk X, ketidakberaturan, gempa, beton bertulang
Studi Pra-Desain Pemetaan Kontur Menggunakan Data Sekunder Citra Satelit Dan Software Geographic Information System (GIS) Sebagai Dasar Perencanaan Infrastruktur Di Kecamatan Silian Raya Sandag, Arnold P. E.; Pandey, Sisca V.; Lefrandt, Lucia I. R.
TEKNO Vol. 24 No. 95 (2026): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v24i95.66674

Abstract

Penelitian ini menyarankan penggunaan data citra satelit sekunder serta perangkat lunak GIS untuk membuat peta kontur, sebagai acuan awal dalam merencanakan infrastruktur di Kecamatan Silian Raya, terutama ketika peta kontur dengan skala besar belum tersedia dan survei topografi yang detail memerlukan biaya serta waktu yang cukup besar. Pemetaan kontur dibuat berdasarkan Digital Elevation Model (DEM) ALOS PALSAR yang telah diproses menggunakan ArcGIS. Pemrosesan ini dilakukan untuk memotong area sesuai batas kecamatan dan menghasilkan kontur dengan skala 1:50.000 dengan jarak interval 20 meter. Ketelitian vertikal dinilai menggunakan 15 titik uji GPS (Garmin 78s) dengan metode RMSE dan LE90 sesuai standar Badan Informasi Geospasial (BIG). Model kontur kemudian diunggah ke Autodesk Civil 3D untuk memperkirakan volume tanah yang perlu dikurangi dan ditambah di area dengan luas 1.200 meter persegi. Hasil menunjukkan nilai RMSE sebesar 11,6554 meter dan LE90 sebesar 19,23 meter, sehingga ketelitian vertikal termasuk kategori kelas 3 BIG dan sudah cukup baik untuk digunakan dalam analisis perencanaan skala kecamatan. Diperkirakan volume galian sebesar 996.2835 m³ dan volume timbunan sebesar 991.7085 m³ dengan selisih bersih sebesar 4.575 m³ (net cut), yang menunjukkan keseimbangan material dan kemungkinan efisiensi dalam logistik. Kata kunci: GIS, cut and fill, DEM
Pemanfaatan Data Citra Satelit Dalam Pemodelan Peta Topografi Berbantuan GIS (Studi Kasus: Desa Werdhi Agung) Maheswari, Ni Made S.; Pandey, Sisca V.; Lefrandt, Lucia I. R.
TEKNO Vol. 24 No. 95 (2026): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v24i95.66675

Abstract

Peta topografi merupakan informasi spasial penting dalam perencanaan dan pembangunan wilayah, khususnya untuk pekerjaan tanah. Namun, metode pemetaan konvensional membutuhkan waktu, biaya, dan tenaga yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan peta topografi secara efisien dan menganalisis pekerjaan tanah (cut and fill) di Desa Werdhi Agung dengan memanfaatkan data Digital Elevation Model (DEM) Shuttle Radar Topography Mission (SRTM) berbantuan Geographic Information System (GIS). Data yang digunakan meliputi DEM SRTM, batas wilayah administrasi, serta data pengukuran lapangan menggunakan handheld GPS. Pengolahan data dilakukan menggunakan ArcGIS untuk pembuatan peta kontur dan Autodesk Civil 3D untuk analisis cut and fill. Evaluasi ketelitian elevasi dilakukan menggunakan metode Root Mean Square Error (RMSE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peta topografi yang dihasilkan memiliki kesesuaian visual yang baik dengan kondisi lapangan dan nilai RMSE yang memenuhi standar ketelitian pemetaan skala 1:25.000. Analisis cut and fill pada area seluas 2100 m² menunjukkan kelebihan galian sebesar 2.637,73 m³. Penelitian ini membuktikan bahwa DEM SRTM berbantuan GIS dapat digunakan sebagai referensi awal yang efektif dalam pemodelan topografi dan perencanaan pekerjaan tanah. Kata kunci: peta topografi, Digital Elevation Model (DEM) SRTM, Geographic Information System (GIS)
Pengaruh Karakteristik Sosial Ekonomi Terhadap Pemilihan Moda Transportasi Di Kawasan Perkotaan (Studi Kasus Kota Manado, Kec. Malalayang, Kel. Bahu) Tompodung, Angela L.; Kumaat, Meike M.; Rompis, Semuel Y. R.
TEKNO Vol. 24 No. 95 (2026): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v24i95.66681

Abstract

Perkembangan perkotaan di Kota Manado meningkatkan kebutuhan mobilitas harian, khususnya di Kelurahan Bahu (Kecamatan Malalayang) yang memadukan permukiman, pendidikan, dan perdagangan. Penelitian ini memetakan karakteristik sosial-ekonomi warga, pola pemilihan moda, serta menguji pengaruhnya terhadap pilihan moda transportasi. Survei kuesioner pada 100 responden mengamati tiga alternatif: kendaraan pribadi, angkutan umum, dan angkutan umum online. Data dianalisis dengan model Multinomial Logit (MNL) berbantuan SPSS, dengan kendaraan pribadi sebagai kategori referensi; enam variabel utama digunakan setelah penyederhanaan, mencakup jenis kelamin, usia, pendapatan bulanan, kepemilikan kendaraan, tujuan perjalanan, frekuensi perjalanan, dan biaya transportasi. Hasil menunjukkan angkutan umum paling dominan (39%), diikuti angkutan umum online (31%) dan kendaraan pribadi (30%). Uji kelayakan menegaskan model signifikan (Chi-square 131,944; p<0,001) dengan daya jelaskan tinggi (Nagelkerke R² 0,826). Jenis kelamin, usia, pendapatan, dan tujuan perjalanan berpengaruh terhadap pemilihan moda. Implikasinya, peningkatan kualitas dan aksesibilitas angkutan umum perlu diprioritaskan dengan mempertimbangkan perbedaan sosial-ekonomi masyarakat. Kata kunci: pemilihan moda transportas, karakteristik sosial ekonomi, Kota Manado
Analisis Kesesuaian Lahan Dengan Pemanfaatan Geographic Information System (GIS) Menggunakan ArcGIS (Studi Kasus: Malalayang 1) Kowal, Dennys R.; Lefrandt, Lucia I. R.; Kumaat, Meike M.
TEKNO Vol. 24 No. 95 (2026): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v24i95.66682

Abstract

Perkembangan teknologi Sistem Informasi Geografis (Geographic Information System/GIS) telah membawa perubahan signifikan dalam kegiatan pemetaan dan perencanaan teknik sipil. GIS memungkinkan pengolahan data spasial secara cepat, akurat, dan terintegrasi dibandingkan metode konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk membuat peta topografi tanpa alat survei konvensional menggunakan ArcGIS serta menganalisis pekerjaan galian dan timbunan (cut and fill) dengan Civil 3D. Studi kasus dilakukan di Kelurahan Malalayang 1, Kota Manado. Data yang digunakan terdiri atas data primer berupa pengukuran koordinat dan elevasi menggunakan GPS handheld sebanyak 13 titik serta data sekunder berupa citra satelit dan Digital Elevation Model (DEM). Data diolah menggunakan ArcGIS untuk menghasilkan peta kontur dan diuji ketelitiannya menggunakan metode Root Mean Square Error (RMSE) dan LE90. Selanjutnya, peta kontur dianalisis di Civil 3D untuk perhitungan volume cut and fill pada area 50 × 50 m. Hasil penelitian menunjukkan nilai RMSE sebesar 2,25986 dan LE90 sebesar 3,72855 sehingga peta termasuk kelas 3 ketelitian geometrik peta RBI. Volume galian sebesar 24,22 m³ dan timbunan 24,21 m³ dengan selisih 0,01 m³, menunjukkan metode ini efisien dan layak digunakan dalam perencanaan teknik sipil. Kata kunci: GIS, ArcGIS, cut and fill
Pemetaan Topografi Kelurahan Malendeng Berbasis Geographic Information System (GIS) Manangka, Christhio D. K.; Pandey, Sisca V.; Kumaat, Meike M.
TEKNO Vol. 24 No. 95 (2026): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v24i95.66683

Abstract

Perkembangan kawasan perkotaan menuntut perencanaan ruang berbasis data spasial yang akurat, termasuk informasi topografi. Survei topografi terestris memang presisi, namun kurang efisien untuk wilayah luas atau medan sulit. Penelitian ini memanfaatkan Digital Elevation Model Nasional (DEMNAS) dari BIG beresolusi ±8 m (datum vertikal EGM2008) sebagai data representatif pada skala kelurahan, dengan dukungan GIS untuk menghasilkan peta elevasi dan kontur di Kelurahan Malendeng. Data DEMNAS dipraproses melalui pengunduhan, mosaik raster, clipping batas administrasi, dan penyesuaian proyeksi UTM, lalu divisualisasikan sebagai peta topografi. Keterkaitan hasil olahan dengan kondisi lapangan diuji secara indikatif menggunakan titik GPS handheld melalui selisih elevasi (Δh) dan RMSE. Sebagai ilustrasi pemanfaatan, dilakukan simulasi analisis pekerjaan tanah pada area 50 m × 70 m dengan elevasi rencana 29,650 m yang menghasilkan galian 7.173,40 m³, timbunan 6.769,91 m³, dan selisih bersih 403,49 m³ (galian lebih besar). Hasil menunjukkan DEMNAS efektif untuk pemetaan dan analisis awal berbasis GIS. Kata kunci: DEMNAS, Geographic Information System (GIS), peta topografi
Analisis Pemilihan Moda Transportasi Bajaj, Ojek Dan Ojek Online Sebagai Feeder Transportasi Umum Di Kota Manado Mokaliran, Melany V.; Rompis, Semuel Y. R.; Lefrandt, Lucia I. R.
TEKNO Vol. 24 No. 95 (2026): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v24i95.66684

Abstract

Keterbatasan jangkauan angkutan umum utama pada jalan-jalan sempit di Kota Manado menyebabkan meningkatnya kebutuhan akan moda transportasi pengumpan (feeder). Moda seperti bajaj modern, ojek konvensional, dan ojek online menjadi alternatif utama dalam melayani perjalanan jarak pendek menuju jaringan transportasi utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi masyarakat dalam memilih moda transportasi feeder serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan moda tersebut di Kelurahan Kleak, Kota Manado. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui survei kuesioner terhadap 100 responden. Variabel yang dianalisis meliputi kenyamanan, keamanan, biaya, dan kemudahan akses. Data dianalisis menggunakan metode regresi logistik multinomial (Multinomial Logit) dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ojek online merupakan moda yang paling banyak dipilih dengan persentase sebesar 44%, diikuti oleh ojek konvensional sebesar 37% dan bajaj sebesar 19%. Faktor biaya menjadi faktor paling dominan yang mempengaruhi pemilihan moda, diikuti oleh kenyamanan dan keamanan, sedangkan kemudahan akses memiliki pengaruh yang relatif lebih kecil. Model dinyatakan layak dengan nilai Nagelkerke R-square sebesar 0,605 dan tingkat akurasi klasifikasi sebesar 72%. Hasil ini menunjukkan bahwa bajaj masih memiliki potensi sebagai moda feeder apabila didukung peningkatan pelayanan dan kebijakan integrasi transportasi. Kata kunci: pemilihan moda transportasi, feeder, multinomial logit
Analisis Debit Banjir Dan Tinggi Muka Air Sungai Saluwangko Desa Tounelet, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa Tumatar, Aurel L. L.; Sumarauw, Jeffry S. F.; Hendratta, Liany A.
TEKNO Vol. 24 No. 95 (2026): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v24i95.66788

Abstract

Banyaknya manfaat dari sungai tidak lepas dari kemungkinan terjadinya bencana apabila debit air sedang tinggi, terlebih pada saat musim penghujan tiba, sehingga jika sungai meluap dapat meluap dapat mempengaruhi aktivitas masyarakat yang bermukim di sekitarnya. Sungai Saluwangko yang berada di Desa Tounelet, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa, merupakan salah satu sungai yang berdasarkan pernyataan warga setempat bahwa pada saat musim penghujan sungai ini dapat meluap dan bisa menggenangi pekarangan rumah warga yang tinggal di sekitar sungai. Penelitian dilakukan untuk menganalisis debit banjir dan tinggi muka air Sungai Saluwangko pada berbagai kala ulang. Metode yang digunakan mencakup pemodelan hidrologi dengan HEC-HMS dan pemodelan hidraulik menggunakan HEC-RAS. Data yang dianalisis meliputi curah hujan harian maksimum, debit sungai, peta topografi, serta penampang sungai hasil survei lapangan. Curah hujan rencana dihitung dengan distribusi Log Pearson III, dan penentuan debit banjir menggunakan metode HSS Soil Conservation Services (SCS), SCS Curve Number (CN) untuk memperkirakan kehilangan air, serta metode recession untuk aliran dasar (baseflow). Debit puncak hasil simulasi pada berbagai kala ulang kemudian dianalisis menggunakan HEC-RAS untuk mengetahui elevasi muka air pada penampang yang diukur. Hasil penelitian menunjukkan adanya luapan pada STA +25 meter hingga STA +200 meter untuk kala ulang 2 tahun hingga 100 tahun. Sehingga disarankan menambah tinggi talud serta melakukan pembersihan sungai secara rutin. Kata kunci: Sungai Saluwangko, debit banjir, tinggi muka air, HEC-HMS, HEC-RAS, kala ulang

Page 1 of 2 | Total Record : 16