cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
PURWARUPA Jurnal Arsitektur
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 239 Documents
PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR PERILAKU PADA PUSAT KOMUNITAS ANAK JALANAN BERBASIS KEWIRAUSAHAAN DAN KESENIAN DI JAKARTA Kadeli Kadeli; Lily Mauliani; Ratna Dewi Nur'aini
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 2, No 2 (2018): Purwarupa Vol 2 No 2 September 2018
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1794.245 KB)

Abstract

Anak Jalanan merupakan fenomena masalah kesejahteraan sosial yang dialami anak-anak pada periode umur lima sampai delapanbelas tahun, turunnya anak ke jalanan salah satunya adalah faktor ekonomi, dengan terbatasnya tempat yang menampung dan memberdayakan anak jalanan di Jakarta, Pusat Komunitas Anak Jalanan Berbasis Pemberdayaan Kewirausahaan dan Kesenian dengan Konsep Arsitektur Perilaku hadir dengan tujuan memberikan fasilitas yang memenuhi kebutuhan anak jalanan sesuai dengan perilakunya, dan memberikan kenyamanan fisik dan psikologis melalui desain arsitektur, ruang dalam, ruang luar, dan sirkulasi dalam Pusat Komunitas Anak Jalanan. Metode yang digunakan dalam penyusunan laporan ini adalah dengan mengkaji beberapa literatur, observasi beberapa komunitas anak jalanan yang ada di Jakarta. Hasil yang muncul adalah desain Pusat Komunitas yang memberdayakan melalui pelatihan kewirausahaan dan kesenian, serta Pusat Komunitas yang desainnya menyesuaikan dengan perilaku anak jalanan.
PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR PERILAKU PADA KAWASAN WISATA ISLAM KAMPUNG BANDAN JAKARTA UTARA Thoriq Septiawan; Ashadi Ashadi; Ratna Dewi Nur'aini
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 2, No 2 (2018): Purwarupa Vol 2 No 2 September 2018
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.397 KB)

Abstract

Kawasan Wisata Islam Masjid Al- Mukkarromah Kampung Bandan banyak didatangi pengunjung ataupun peziarah dari berbagai daerah untuk melaksanakan ibadah dan ziarah ke makam Habib yang menyebarkan agamaIslam di kawasan Kampung Bandan. Dengan terbatasnya lahan terbuka di area masjid sehingga banyak kendaraan pengunjung tidak tertampung, selain itu masyarakat di sekitar masjid tersebut juga diuntungkan dengan membuka peluang usaha untuk meningkatkan perekonomian dengan cara berdagang untuk dijualkan ke pengunjung atau peziarah. Untuk memenuhi kebutuhan para pengunjung dan peziaraha dilakukan penataan kawasan wisata Islam Masjid Al-Mukkarromah Kampung Bandan dengan konsep arsitektur perilaku. Penataan Kawasan Wisata Islam dengan konsep arsitektur perilaku di Kampung Bandan bertujuan untuk mempertahankan  dan memperlihatkan nilai bangunan bersejarah pada kawasan Kampung Bandan. Metode yang digunakan dalam penyusunan ini dilakukan dengan wawancara serta observasi untuk mendapatkan data. Penataan Kawasan Wisata Islam dengan konsep arsitektur perilaku mempermudah aktifitas pengunjung dan peziarah agar lebih tertata untuk berkunjung ataupun berziarah di kawasan Masjid Al- Mukkarromah Kampung Bandan.
PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR PERILAKU PADA PENATAAN KAWASAN ZONA 4 PEKOJAN KOTA TUA JAKARTA Yoyok - Agustina; Ari Widyati Purwantiasning; Lutfi Prayogi
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 2, No 2 (2018): Purwarupa Vol 2 No 2 September 2018
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.997 KB)

Abstract

Perancangan penataan kawasan zona 4 pekojan dengan pendekatan arsitektur prilaku, yang di latar belakangi dengan adanya kondisi kawasan yang merupakan kawasan organik yang padat dan  kumuh serta banyak etnis . selain itu kawasan zona 4 juga terdapat bangunan bersejarah yang berupa masjid yang merupakan pusat kegiatan masyarakat kawasan tersebut, Untuk menanggapi hal tersebut perancangan ini mengambil pendekatan arsitektur perilaku. Arsitektur perilaku bertujuan untuk menciptakan tempat yang sesuai dan optimal dengan perilaku pengguna.  Konsep yang dihasilkan pada perencanaan dan perancangan penataan kawasan zona 4 di Jakarta berupa ruang yang mendukung kegiatan masyarakat setempat yang sebelumnya dilakukan analisis tapak, analisis konsep, dan analisis ruang. 
Konsep Kampung Vertikal Pada Penataan Kawasan Rawan Banjir dengan Konsep Kampung Vertikal di Kampung Melayu Jakarta Andrea Gina Karima; Ari Widyati Purwantiasning; Lutfi Prayogi
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 2, No 2 (2018): Purwarupa Vol 2 No 2 September 2018
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.937 KB)

Abstract

Kampung Melayu is one of the flood-prone areas in East Jakarta. An annual flood which occurs in this village often immersed residents up two meters tall. Slum condition of the village as the effect of adjacent location with the Ciliwung River and the post-flood condition caused a poor environment for the community. Therefore, the arrangement of flood-prone areas in Kampung Melayu aims to improve the quality of life for the community and environment which is in accordance with the regulations of the Provincial Government of DKI Jakarta, accommodates the needs of facilities and infrastructure of the settlement, and creates the image of urban kampong culture in Kampung Melayu. It is necessary to arrange flood-prone areas with the concept of vertical kampong in Kampung Melayu. The method of preparing the concept used is theoretical basis and field observation, data processing, and data analysis to compose the concept of planning and design “Penataan Kawasan Rawan Banjir dengan Konsep Kampung Vertikal di Kampung Melayu”.
PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR PERILAKU PADA BANGUNAN PUSAT REHABILITASI DOWN SYNDROME DI JAKARTA Yogi Nur Hidayat; Lily Mauliani; Anggana Fitri Satwikasari
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 2, No 2 (2018): Purwarupa Vol 2 No 2 September 2018
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.871 KB)

Abstract

Penyakit down syndrome adalah suatu penyakit kelainan genetik dari lahir yang membutuhkan tempat penanganan khusus atau rehabilitasi untuk penderita tersebut. Di Indonesia tempat pusat rehabilitasi down syndrome sendiri belum ada, hanya ada sekolah khusus atau tempat terapi khusus down syndrome, dengan lokasi yang berbeda dan fasilitas yang kurang lengkap. Di Indonesia terdapat 300.000 ribu kasus down syndrome. Dalam proses perancangan dengan konsep arsitektur perilaku, harus memperhatikan hal-hal yang berhubungan dengan pengguna ruangnya. Setiap pengguna ruang memiliki aktivitas dan perilaku yang berbeda, jadi untuk memaksimalkan fungsi ruang yang akan dirancang perlu diperhatikan perilaku penderita down syndrome yang akan menggunakan ruang tersebut. Dengan konsep arsitektur perilaku desain perancangan pusat rehabilitasi down syndrome diharapkan dapat memudahkan para penderita down syndrome mendapatkan fasilitas yang lengkap dan terpadu untuk para penderita down syndrome dalam melakukan proses pemulihan kemandirian dan beradaptasi dengan lingkungan..
Penerapan Konsep Arsitektur Hijau pada Bangunan Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Herbal di Lembang Bandung Risyda Afifah; Anisa Anisa; Lukmanul Hakim
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 2, No 2 (2018): Purwarupa Vol 2 No 2 September 2018
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.248 KB)

Abstract

Herbal adalah tumbuhan yang mempunyai nilai lebih dalam pengobatan. Indonesia mempunyai kekayaan hayati yang sangat luarbiasa terhadap tanaman herbal. Tetapi potensi tanaman herbal masih belum digali terutama pada tanaman herbal asli Indonesia. Karena hal itu maka akan direncanakan Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Herbal yang berlokasi di Lembang Bandung. Lembang dipilih menjadi lokasi karena merupakan salah satu kota yang suhunya rendah, kondisi tanah yang subur dan berada di daratan tinggi yang cocok untuk tanaman herbal. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Herbal ini akan menerapkan konsep arsitektur hijau agar tidak merusak lingkungan sekitar.
PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR EKOLOGI PADA PERANCANGAN KAWASAN WISATA AIR DANAU SUNTER DI JAKARTA Syaid Adi Putro; Ashadi Ashadi; Lukmanul Hakim
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 2, No 2 (2018): Purwarupa Vol 2 No 2 September 2018
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.248 KB)

Abstract

Area resapan Air di Provinsi DKI Jakarta masih sangat sedikit jumlahnya. Danau Sunter merupakan salah satu resapan air yang ada di Jakarta Utara. Namun, keadaannya sekarang danau Sunter semakin menurun karena menjadi penampungan limbah yang notabene berada di tengah-tengah kawasan pabrik dan pergudangan. Hal ini mengakibatkan degradasi kualitas air danau karena penanganan limbah yang secara langsung dibuang ke danau tersebut membuat ekosistem danau Sunter menjadi terganggu dan berakibat penurunan fungsi ekologi di kawasan tersebut. Tujuan perencanaan dan perancangan ini untuk mengatasi masalah penanganan limbah dan sebagai sarana rekreasi wisata air. Dengan pendekatan arsitektur ekologi, maka diharapkan hasil rancangan akan meminimalisir kawasan tersebut menjadi kawasan yang dapat mengolah limbah dan berkelanjutan. Dari latar belakang di atas, maka pada tugas akhir ini penulis akan menyusun konsep perencanaan dan perancangan penataan kawasan wisata air danau Sunter dengan konsep arsitektur ekologi di Jakarta.
KONSEP ARSITEKTUR EKOLOGI PADA PENATAAN KAWASAN WISATA CANDI CANGKUANG DI GARUT, JAWA BARAT Abdul Azis Muslim; Ashadi Ashadi; Anggana Fitri Satwikasari
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 2, No 2 (2018): Purwarupa Vol 2 No 2 September 2018
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.017 KB)

Abstract

Kawasan Wisata Candi Cangkuang merupakan salah satu destinasi wisata di kabupaten Garut. Kawasan ini termasuk ke dalam kawasan strategis wilayah kabupaten yang penataannya diprioritaskan. Tempat ini banyak didatangi pengunjung ataupun peziarah dari berbagai daerah untuk berwisata, melaksanakan ibadah di Candi Cangkuang dan ziarah ke makam Syeh Arief Muhammad yang menyebarkan agama Islam di kawasan Cangkuang. Tempat ini memiliki potensi besar untuk mejadi destinasi wisata unggulan, akan tetapi pada kenyataannya jumlah wisatawan yang berkunjung kesini jumlahnya sedikit bila dibandingkan dengan wisata sejenis di daerah lain. Berdasarkan latar belakang tersebut maka diperlukan penataan ulang  pada kawasan wisata Candi Cangkuang ini dengan menerapkan konsep arsitektur ekologi yang ramah lingkungan dan memaksimalkan potensi alam yang ada. Penataan ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke kawasan. Metode yang digunakan dalam penelitian dan perancangan ini dilakukan dengan wawancara serta observasi untuk mendapatkan data eksisting dan data penunjang. Penataan Kawasan Wisata Candi Cangkuang dengan konsep arsitektur ekologi diharapkan dapat membuat citra kawasan wisata ini semakin menarik untuk dikunjungi, masyarakat sekitar kawasan menjadi lebih sejahtera karena dengan meningkatnya jumlah wisatawan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar akan tetapi tetap mengedepankan desain yang ramah terhadap lingkungan.
KOMPARASI EFEKTIFITAS MATERIAL PELAPIS DINDING SEBAGAI INSULASI AKUSTIK Liah Zakiatul Amalia Latar; Anggana Fitri Satwikasari
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 3, No 2 (2019): Purwarupa Vol 3 No 2 Special Edition #1 Mei 2019
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK. Akustik Ruang terdefinisi sebagai bentuk dan susunan bahan yang merupakan kesatuan secara sistimatis sebagai pelapis dinding, atap dan lantai suatu ruangan yang terkait dengan perubahan bunyi atau suara yang terjadi. Akustik merupakan suatu sistem pelapisan dan susunan dinding, atap dan lantai yang berguna untuk menghindari gangguan suara dari luar maupun dalam sehingga mendapatkan hasil terbaik untuk suara langsung maupun hasil produksi (rekaman). Akustik ruang sangat berpengaruh dalam produksi suara dalam suatu ruangan. Kata Kunci: material, akustik interior, akustik, pelapis. ABSTRACT. Space acoustics are defined as the form and arrangement of materials that are sistematically united as a coating of walls, roofs and floors of a room associated with changes in sound or sound that occur. Acoustics is a coating sistem and arrangement of walls, roofs and floors that are useful for avoiding noise interference from outside and inside so as to get the best results for direct sound or production (recording). Space acoustics are very influential in the production of sound in a room. Keywords: material, interior acoustics, acoustics, coatings. 
DESAIN SUPERBLOK MIXED USE (APARTEMEN, MALL, RENTAL OFFICE) DI MEDAN DENGAN KONSEP ARSITEKTUR EKOLOGIS Muhammad AL Fadli
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 3, No 1 (2019): Purwarupa Vol 3 No 1 Maret 2019
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.24 KB)

Abstract

Mixed-Superblock in Medan motivated by the potential and high economicattractiveness of Medan but not matched with good urban planning so that Medan is notready to accept urbanization and has residential and transportation issues. The objective ofthis scheme is to get the design of superblock area is able to accommodate business andcommercial activities, supported by residential facilities and access to public transportation. The method is the  ecological principles of the planning of buildings and artificial environment. There is a link between the preparation of building planning patterns of local natural conditions Design issues to be resolved are: the selectionand processing footprint suitable for the needs of a superblock, and can support both business and commercial activity as main activity, as well as residential and recreational activities assecondary activities. The results are a design of superblock area is able to accommodatebusiness activities and commercial (work), residential, and recreation with the support ofpublic transportation access with the ecological approach

Page 5 of 24 | Total Record : 239