cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
PURWARUPA Jurnal Arsitektur
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 239 Documents
PENERAPAN KONSEP SMART CITY PADA DESAIN KAWASAN DI CIBUBUR Wahyu Putra Sukmatama; Ashadi Ashadi; Lutfi Prayogi
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 3, No 1 (2019): Purwarupa Vol 3 No 1 Maret 2019
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.867 KB)

Abstract

Smart City merupakan sebuah konsep perencanaan kota yang kian hari kian dipertimbangkan untuk di aplikasikan kepada sebuah kota metropolitan yang padat penduduk sebagai salah satu cara untuk menjawab kompleksitas masalah pada suatu kota besar, dan sesuai pula dengan perkembangan zaman yang menuju ke dunia digitalisasi. Penelitian ini dilakukan untuk merancang sebuah kawasan yang kurang tertata, dan tidak terencana dengan baik menjadi sebuah kawasan yang lebih terintegrasi, pintar, dan ramah lingkungan. Selain itu diharapkan dengan penelitian ini pembangunan sebuah kota dapat menjadi sebuah kawasan yang tidak hanya mampu memobilisasi warganya tapi juga menjadi kota yang selain modern, dinamis, tapi juga tetap nyaman , aman, dan juga layak untuk dihuni. Hasil penelitian ini adalah sebuah desain kawasan di Cibubur yang menerapkan konsep Smart City
KAJIAN KONSEP PARTISIPATIF PADA RPTRA SUNGAI BAMBU Dimas Bayu Bintoro; Ari Widyati Purwantiasning
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 3, No 2 (2019): Purwarupa Vol 3 No 2 Special Edition #1 Mei 2019
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.848 KB)

Abstract

ABSTRAK. Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) adalah ruang terbuka sebagai wahana permainan, untuk tumbuh dan kembangnya anak. Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) berfungsi memenuhi tumbuh kembang anak dan sarana lain yang memfasilitasi kebutuhan warga sehingga terjadi keterkaitan harmonis antara program pemerintah dengan daya dukung masyarakat. Istilah RPTRA ini dikembangkan oleh Ibu Eka Permanasari dengan menitiberatkan pada ruang yang mampu mejembatani komunikasi antara warga dan pemerintah. Berbeda dengan program pembangunan sarana publik pemerintahmencoba menangkap kebutuhan dari bawah dan memasukkan dalam proses perancangan (bottom up approach).Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) menjadi bagian dari strategi pembangunan kota dalam upaya penyediaan fasilitas dan sarana penunjang kebutuhan masyarakat. Ruang publik ini akan dimanfaatkan oleh seluruh golongan masyarakat.
PERENCANAAN MUSEUM DAN GALERI SEJARAH PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Roi Pratama; Ashadi Ashadi; Ratna Dewi Nur'aini
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 3, No 2 (2019): Purwarupa Vol 3 No 2 Special Edition #1 Mei 2019
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.816 KB)

Abstract

ABSTRAK. Indonesia merupakan suatu Negara yang dipimpin oleh seorang Presiden. Presiden Indonesia Kepala Negara, Presiden adalah simbol resmi Negara Indonesia di Dunia. Perlunya bangunan monumental untuk mengingatkan jasa-jasa Presiden terhadap Negara Indonesia dengan arsitektur yang mencermikan dan melestarikan arsitektur Indonesia. Metode yang digunakan adalah metode pengumpulan data dengan cara observasi lapangan yang akan didesain, wawancara, dokumentasi, studi preseden yang berkaitan dengan Museum dan Galeri Presiden dan pencampuran arsitektur tropis dan arsitektur modern. Metode analisi data, penetuan konsep, dan yang terakhir asistensi. Hasil dari perencanaan dan perancangan ini adalah merencanakan dan merancang bangunan museum dan galeri Presiden – Presiden Republik Indonesia dengan penekanan bentuk arsitektrur tropis dengan arsitektur modern yang akan diterapkan pada bentuk atap ataupun muka bangunan yang dapat mengkarakterkan bangunan Indonesia hingga arsitektur Indonesia dapat dikenal dunia. 
HUNIAN VERTIKAL BERKONSEP PEMBERDAYAAN PENGHUNI Indra Lukman; Lily Mauliani; Anggana Fitri Satwikasari
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 3, No 1 (2019): Purwarupa Vol 3 No 1 Maret 2019
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK. Fenomena yang berkembang di negara – negara ASIA seperti di Indonesia saat ini sudah berubah dari dari era pertanian atau agraris menjadi industri. Hal tersebut menyebabkan berkembangnya pabrik yang memproduksi barang semakin pesat. Sebagai imbasnya adalah semakin pesat pula masyarakat yang bekerja di sektor industri tersebut, yang sebagian besar di dominasi oleh pekerja buruh. Dengan pertimbangan mahalnya harga tanah, maka pemerintah daerah saat ini memfokuskan pembangunan hunian vertikal berupa rusun dan rusunawa. Tujuan dari penulis ini bahwa masyarakat menengah ke bawah pada umumnya tidak memiliki pendidikan dan keterampilan yang memadai untuk dapat menigkatkan taraf hidupnya. Penulis dengan merencanakan dan merancang suatu bentuk hunian yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal semata. Namun juga dapat memberdayakan penghuninya melalui pendidikan informal agar mereka dapat meningkatkan taraf hidup ke arah yang lebih baik. Harapan penulis dengan Hunian yang di maksud adalah hunian vertikal berupa rusunawa yang dikhususkan bagi para buruh pabrik, yang dilengkapi dengan fasilitas - fasilitas pendidikan informal untuk pemberdayaan penghuninya.  Kata Kunci : Hunian, Vertikal, Pemberdayaan, Karawang – Jawa Barat
KAJIAN ARSITEKTUR PERILAKU PADA KAWASAN FESTIVAL BUDAYA BETAWI SETU BABAKAN DI JAKARTA Gugun Suarno Adiputra; Lily Mauliani; Yeptadian Sari
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 3, No 2 (2019): Purwarupa Vol 3 No 2 Special Edition #1 Mei 2019
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyelenggaraan festival budaya betawi kini sering diadakan oleh pemerintah kota DKI Jakarta. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat dapat melestarikan kebudayaan betawi dari generasi ke generasi. Oleh karena itu penulis melakukan kajian arsitektur perilaku pada kawasan festival budaya betawi bertempat di Setu Babakan. Pendekatan ini dimaksud agar tercipta kawasan festival budaya yang ramah terhadap pengguna. Metode dalam kajian ini menggunakan penelitian kualitatif, yaitu dengan cara mendapatkan kebenaran data atau informasi yang di dapat secara langsung berupa survei lapangan atau tidak langsung berupa data pustaka yang kemudian diambil dan dikaji.
PENERAPAN METAUFORA PADA BANGUNAN PUUSAT DAKWAH DAN KEGIATAN NAHDATUL ULAMA ade hendro ma'ruf; Ashadi Ashadi; Anggoro Cipto Ismoyo
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 3, No 1 (2019): Purwarupa Vol 3 No 1 Maret 2019
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.406 KB)

Abstract

Pusat dakwah adalah wadah fisik yang menampung kegiatan dakwah dan beberapa kegiatan penunjang keislaman. Beberapa bangunan fisik yang diperlukan untuk menunjang dakwah terdapat pada Pusat Dakwah ini, seperti masjid, tempat pendidikan, tempat penyiaran dakwah, juga bahkan tempat untuk melakukan kegiatan ekonomi. Adanya pusat Dakwah ini, tentunya akan semakin memudahkan perkembangan dakwah. Pun termasuk pada organisasi islam terbesar di Indonesia, yaitu Nahdatul Ulama (NU). Dengan adanya Pusat Dakwah diharapkan akan semakin membantu tersebarnya dakwah NU. Dakwah NU sendiri dilakukan dengan melakukan pendekatan kultural. Budaya bangsa dan sekitar objek dakwah selalu menjadi titik perhatian dalam penyampaian dakwah NU. Oleh karenanya, perancangan Pusat Dakwah NU diakukan dengan mengaplikasikan konsep arsitektur metafora. Dengan melakukan pendekatan arsitektur metafora diharapkan akan memunculkan ciri khas NU atau dakwah NU pada bangunan pusat dakwah ini. Sehingga ketika orang melihat bangunan pusat dakwah dan kegiatan NU akan langsung teringat dengan NU itu sendiri. Kata Kunci: pusat dakwah, NU, pendekatan kultural, kegiatan dakwah, arsitektur metafora.
PERPUSTAKAAN PUSAT UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA DI CIREUNDEU DENGAN PENDEKATAN ANALOGI AGAM DIDIK Ramadhan; Ari Widyati Purwantiasning; Finta Lissimia
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 3, No 1 (2019): Purwarupa Vol 3 No 1 Maret 2019
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan Pusat Universitas Muhammadiyah Jakarta merupakan sebuah sarana yang disediakan untuk pemeliharaan dan penggunaan koleksi buku. Perpustakaan Pusat Universitas Muhammadiyah Jakarta berfungsi untuk mewadahi berbagai kegiatan yang berhubungan dengan membaca dan mengakses data yang diperlukan oleh mahasiswa dan mahasiswi Universitas Muhammadiyah Jakarta. Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk merencanakan suatu Perpustakaan Pusat Universitas Muhammadiyah Jakarta dengan pendekatan analogi dan membuka wawasan terhadap ilmu arsitektur perencanaan perpustakaan di Indonesia. Rumusan permasalahan adalah bagaimana mewadahi kebutuhan ruang baca dalam desain Perpustakaan Pusat Universitas Muhammadiyah Jakarta,bagaimana Perpustakaan dapat menjadi menjadi landmark di lingkungan Universitas Muhammadiyah Jakarta, bagaimana menerapkan pendekatan analogi dalam desain Perpustakaan Pusat Universitas Muhammadiyah Jakarta. Metode yang digunakan dalam laporan ini menggunakan metode pengumpulan data, analisa, dan penusunan konsep. Dengan hal tersebut, maka Perpustakaan Pusat Universitas Muhammadiyah Jakarta ini nantinya diharapkan menjadi Pepustakaan yang dapat mewadahi kebutuhan ruang dan menjadi landmark sehingga meningkatkan minat baca akademisi Universitas Muhammadiyah Jakarta di Cirendeu.
KANTOR PERWAKILAN INTERNATIONAL COUNCIL ON MONUMENTS And SITES (ICOMOS) INDONESIA DENGAN KONSEP ARSITEKTUR MODERN DI JAKARTA Nasir Ali Ridho; Ari Widyati Purwantiasning; Wafirul Aqli
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 3, No 2 (2019): Purwarupa Vol 3 No 2 Special Edition #1 Mei 2019
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.635 KB)

Abstract

ABSTRAK. Organisasi Internasional Non-pemerintah yang didedikasikan untuk Konservasi dan Perlindungan tempat-tempat Situs Warisan Cagar Budaya Dunia, ICOMOS. Begitu banyak Cagar Budaya yang berada di Indonesia tentu akan menjadi tugas yang berat sebagai lembaga non-pemerintahan (ICOMOS). Sangat disayangkan dengan belum adanya fasilitas prasarana penunjang bagi masyarakat terkait soal situs peninggalan bersejarah, maka dalam hal ini dilakukan pengumpulan data seperti wawancara  guna bisa menghasilkan sebuah desain Kantor Perwakilan (ICOMOS) Indonesia yang menerapkan Konsep Arsitektur Modern dan menerapkan prinsip – prinsip dasar bangunan yang di lindungi lembaga International Council on Monuments and Sites (ICOMOS) pada Bangunan Kantor Perwakilan International Council on Monuments and Sites (ICOMOS) Indonesia di Jakarta.
Kajian Arsitektur Simbolik Pada Bangunan Masjid Muhammad Azka Rifqi Azza; Anisa Anisa
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 3, No 3 (2019): Purwarupa Vol 3 No 3 Special Edition#2 Juli 2019
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.218 KB)

Abstract

ABSTRACT. In architectural works, symbols become meaningful and characterize past artistic tendencies. This symbolism was not born by chance or just appeared without meaning. Symbolism in architecture sends past messages produced in certain social spaces so that they are conveyed to today's readers, so that there is an exchange of meanings that occur behind hidden symbols. Including religious symbols that indicate a link between Islamic understanding of someone with an architectural artistic tendency which later gave birth to what is called Islamic or Islamic architecture.key words: Architecture, Symbolic, Meaning.
PENGARUH WARNA TERHADAP PRODUKTIVITAS KARYAWAN KANTOR Azizah T. B. Alkathiri; Yeptadian Sari
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 3, No 3 (2019): Purwarupa Vol 3 No 3 Special Edition#2 Juli 2019
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.285 KB)

Abstract

  ABSTRAK Produktivitas yang rendah pada sebuah kantor kadang tidak disadari oleh individu yang mengalaminya, dan juga tidak disadari oleh orang di sekitarnya. Banyak yang menyalahartikan rendahnya produktivitas seseorang dengan kemalasan dan kurangnya kompetensi seseorang. Rendahnya produktivitas dapat disebabkan banyak hal, seperti stres berlebihan (burnout) hingga suasana dan fasilitas yang tidak nyaman bagi pengguna. Interior merupakan bagian penting dalam dalam sebuah ruang, dan warna salah satu bagian termudah dari interior yang dapat menunjang dan menciptakan suasana yang diinginkan.  Dalam penelitian ini, warna menjadi sebuah subjek penelitian, yang output dari penelitian ini merupakan jawaban seberapa besar pengaruh warna terhadap karyawan kantor.Kata kunci: kantor, produktivitas, warna. ABSTRACT Low productivity in an office sometimes is not notice by the sufferer, nor by people around them. People are often mistaken about low productivity and taken these low productivity behaviours as laziness and how incompetent one can be. Low productivity could be caused by many things, from too much stress (burn out) to the atmosphere and the facilities or lack there is, making the workers uncomfortable. Interior is an important part of a room (space), and one of the easiest elements of interior that could support and create the atmosphere that was intended for a room is colour.  In this research, colour became the subject of it, which output is how much of an impact colour has on the workers’ productivity. The method used in this research is quantitative research methods.Key words: colour, office, productivity.

Page 7 of 24 | Total Record : 239