cover
Contact Name
Hadi
Contact Email
jpsmipaunsri@mipa.unsri.ac.id
Phone
+6282374210479
Journal Mail Official
jpsmipaunsri@mipa.unsri.ac.id
Editorial Address
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Jl. Palembang-Prabumulih Km. 32 Inderalaya Ogan Ilir
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Penelitian Sains
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 14107058     EISSN : 25977059     DOI : 10.26554
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian Sains (JPS) MIPA UNSRI merupakan wahana komunikasi ilmiah di bidang sains serta lintas ilmu yang terkait; diterbitkan sejak 1 Oktober 1996 oleh UP2M FMIPA Universitas Sriwijaya. Jurnal ini berisikan tulisan atau karangan ilmiah dalam berbagai bidang tersebut yang diangkat dari hasil penelitian, survei, atau telaah pustaka, yang belum pernah dipublikasikan dalam terbitan lain.
Arjuna Subject : -
Articles 739 Documents
Studi Penyerapan Procion pada Limbah Kain Tajung Menggunakan Serbuk Batang Eceng Gondok Nova Yuliasari; Miksusanti Miksusanti; Dian Dian
Jurnal Penelitian Sains Vol 13, No 2 (2010)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.049 KB) | DOI: 10.56064/jps.v13i2.150

Abstract

Penelitian penyerapan zat warna kimiawi jenis procion pada limbah kain tajung menggunakan serbuk batang eceng gondok telah dilakukan. Konsentrasi procion dianalisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Parameter yang diteliti adalah waktu kontak, berat serbuk eceng gondok dan pH untuk mendapatkan kondisi optimum. Kondisi optimum perlakuan 50 mL 100 mg/L procion, terjadi pada waktu kontak selama 30 menit, berat serbuk eceng gondok 25 mg dan pH 7. Uji statistik menggunakan ANOVA menunjukkan seluruh parameter menghasilkan data persentase penyerapan yang berbeda nyata. Konsentrasi procion awal pada limbah sebesar 441,02 mg/L. Limbah yang telah diperlakukan pada kondisi optimum memiliki konsentrasi procion menurun menjadi 222,57 mg/L. Persentase penyerapan procion dalam limbah pada kondisi optimum sebesar 49,53%.
Penerapan Model Prisma dan Silinder Untuk Menghitung Koreksi Terrain Siti Sailah
Jurnal Penelitian Sains Vol 10, No 2 (2007)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4461.275 KB) | DOI: 10.56064/jps.v10i2.440

Abstract

Pengaruh gravitasi (gaya berat) dapat dipengaruhi oleh bentuk topografi yang tidak datar. Kondisi topografi seperti itu harus dieliminasi/dikoreksi sebelum melakukan interpretasi. Koreksi topografi atau dikenal sebagai koreksi terrain secara manual membutuhkan waktu dan energi yang besar serta bersifat subyektif. Untuk itu dikembangkan suatu perhitungan berbasis komputer dengan menerapkan kombinasi beberapa model topografi. Dan relief topografi yang dibedakan atas inner zone, near zone, intermediate zone dan distant zone dihitung dengan pendekatan model prisma dan silinder. Area perhitungan digrid dengan interval grid yang sama dan setiap titik grid dihitung koordinat dan elevasinya. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa perhitungan tersebut efektif dan efisien.
Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera Lamk.) sebagai Penurun Kadar Glukosa Darah Mencit Jantan (Mus musculus L.) Hiperglikemik Susi Dewiyeti; Saleh Hidayat
Jurnal Penelitian Sains Vol 17, No 2 (2015)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.284 KB) | DOI: 10.56064/jps.v17i2.52

Abstract

Diabetes mellitus is a disease that needs multidiscipline and long life treatment, so herbal alternative is wanted. Moringa oleifera Lamk. is one of multipurpose plant. Moringa leaves has substances that can be used as an anti-hyperglycemic. To reveal the substances contribute to antidiabetic effect of Moringa leave, an antidiabetic test was done mice (Mus muscullus L.) strain Swiss Webster. The main purpose of this research were: (1) to determine the effect of leaf extracts of Moringa to decrease blood glucose levels in mice strain Swiss Webster alloxan induced? This research method used experimental method in the laboratory a completely randomized design consisted of 6 treatments and 4 replications consist. The treatments consisted of the P0 = normal control (it is given aquadest and animal food), P1 = positive control (alloxan induced and aquadest) P2 = comparison (induced alloxan and glibenclamide), P3 = 10% mixture of moringa leaf extract, P4 = 20%, and P5 = 30% is given in a gevage given for 10 days. The mice are chosen randomly with the body weight 25-35 grams with the age of 2-3 months. The result of the reseach: 1) extracting of moringa leaves on various concentration (10%, 20% and 30%) were capable to decrease in blood glucose mice significantly 0.000 < α 0.05. 2) Mouse weight had correlation with blood glucose level of mice that showed R = 0.49. It’s means that, giving extract moringa leave (Moringa oleifera Lamk.) hadn’t effect toward blood glucose level of mice.
Pemodelan dan Peramalan Deret Waktu Musiman dengan Pendekatan Filter Bank Robinson Sitepu
Jurnal Penelitian Sains Vol 12, No 2 (2009)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.951 KB) | DOI: 10.56064/jps.v12i2.173

Abstract

Pada makalah ini penulis mengajukan suatu metode untuk memodelkan dan meramalkan deret waktu musiman. Tidak seperti metode tradisional yang hanya bergantung sepenuhnya pada model dinamik, di sini diajukan suatu metode yang mengkombinasikan pemodelan dinamik stokastik dengan analisis filter bank yang dirancang untuk mengurangi dimensionalitas dan untuk menggali komponen yang ada untuk peramalan jangka panjang yang dapat dipercaya. Filter bank mengubah (decomposes) deret waktu menjadi komponen-komponen musiman dan hanya komponen tersebut yang koheren melalui periode yang terpilih untuk pemodelan dan peramalan selanjutnya. Percobaan yang dilakukan menunjukkan bahwa menurut kondisi tertentu yang tepat, penggunaan komponen koheren yang tepat tidak hanya mengurangi kompleksitas pemodelan dan jumlah data percobaan yang diperlukan tetapi juga membatasi dampak perubahan berkala dan juga gangguan (noise) dalam data percobaan sedemikian sehingga memberikan ramalan robust dengan variabilitas yang berkurang.
Penyederhanaan Ungkapan Boole dari Suatu Rangkaian Logika Dengan Metode Peta Karnaugh Ning Eliyati; Indrawati Indrawati; Amalia Syari
Jurnal Penelitian Sains No 19 (2006)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4398.032 KB) | DOI: 10.56064/jps.v0i19.464

Abstract

Aljabar boole digunakan  untuk menyederhanakan ungkapan dalam rangkaian logika. Metode yang dapat digunakan dapat digunakan diantaranya adalah peta Karnaugh. Peta Karnaugh adalah susunan segiempat beraturan yang mengikuti pola 2n, dimana n adalah jumlah variabel masukan pada rangkaian logika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk ungkapan Boole dari suatu rangkaian logika dan bentuk yang paling sederhana dari ungkapan itu. Penyederhanaan dilakukan dengan menggunakan sifat adjacent dari segiempat pada peta Karnaugh. Pada peta Karnaugh 2 variable untuk 21 segiempat adjacent menghasilkan 1 literal. Pada peta Karnaugh 3 variabel untuk 21 segiempat adjacent menghasilkan 2 literal, sedangkan untuk 22 segiempat adjacent menghasilkan 1 literal.
Optimalisasi Pelaksanaan Proyek Pembangunan Persinyalan Elektrik di Stasiun Kertapati dengan Penerapan Metode Crash Program Nyimas Syarifah Khodijah; Sugandi Yahdin; Novi Rustiana Dewi
Jurnal Penelitian Sains Vol 16, No 2 (2013)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1166.134 KB) | DOI: 10.56064/jps.v16i2.76

Abstract

Pertumbuhan angkutan batubara dan peningkatan perkembangan ekonomi mengakibatkan lalu lin-tas perkeretaapian di lintas Kertapati – Tanjung Karang dan Kertapati – Tanjung Enim semakin padat. Hal ini mengakibatkan semakin beratnya beban kerja PPKA (Petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api) karena Stasiun Kertapati masih menggunakan persinyalan mekanik dalam operasionalnya. Untuk mengantisipasi hal tersebut pihak Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melalui Satuan Kerja Pengembangan Perkeretaapian Sumatera Selatan mengganti sistem persinyalan mekanik menjadi sistem persinyalan elektrik di Stasiun Kerta-pati. Pekerjaan pembangunan persinyalan elektrik di Stasiun Kertapati dilaksanakan oleh PT. Len Railways Sys-tem dan disuvervisi oleh konsultan CV. Wira Cipta Mandiri. Penjadwalan proyek pembangunan persinyalan elektrik di Stasiun Kertapati yang semula diperhitungkan selesai selama 511 hari dengan biaya sebesar Rp 49.653.616.680,31 dapat dilakukan dengan pengefisienan waktu. Metode yang digunakan untuk menganalisis optimalisasi penjadwalan proyek ini dilakukan dengan CPM dan PERT serta bantuan software Lindo 6.1. Mela-lui perhitungan crash program pada metode CPM dan PERT diperoleh waktu penyelesaian proyek selama 427 hari dengan biaya sebesar Rp 49.302.424.985,4, dimana persentase percepatan waktu penyelesaian proyek adalah 16,4383562% dan persentase pengurangan biaya adalah 0,7072832%.
Identifikasi Timbal (Pb) Dalam Beberapa Organ Kepala Daging dan Jeroan Pada Ikan Rawa dan Sungau di Daerah Kotamadya Palembang I.A. Rivai Bakti
Jurnal Penelitian Sains No 3 (1998)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.881 KB) | DOI: 10.56064/jps.v0i3.364

Abstract

Telah dilakukan identifikasi timbal (Pb) dalam beberapa organ kepala, daging dan jeroan pada ikan rawa dan sungai di daerah Kotamadya Palembang. Terhadap sejumlah tertentu sampel ikan dari begian kepala dan tulang, daging serta jeroan dilakukan destruksi basah dengan campuran H2SO4, H2O2 dan HNO3 pekat. Hasil destruksi diukur dengan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA). Ikan yang diteliti adalah ikan rawa dan ikan sungai yaitu: Clarias batrachus H.N. (ikan belida), Belodontichtys dinema Blkr (ikan lais) dan Puntius schwanefeldi Blkr (ikan betino/lampan), masing-masing beratnya sekitar 25-300 gram. Hasil yang didapat dari pengukuran dengan SSA untuk kelima sampel dengan membuat standar menunjukkan bahwa kelima jenis ikan tersebut mengandung Pb dimana yang terbanyak dalam dagingnya, walaupun ada perbedaan antara jenis ikan satu dengan lainnya. Penyerapan oleh tubuh ikan terdapat kandungan Pb dalam air di tempat hidupnya dapat sampai 26 kalinya. Untuk ikan dari air golongan D sebanyak 1,6 kalinya. Sedangkan dalam air golongan C yaitu air untuk perikanan/peternakan dapat menyerap 86 kalinya.   
Model Stokastik Proses Kelahiran Cluster Yule-Furry Berdasarkan Jenis Kelamin Ngudiantoro Ngudiantoro
Jurnal Penelitian Sains Vol 14, No 3 (2011)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.42 KB) | DOI: 10.56064/jps.v14i3.209

Abstract

Penelitian bertujuan untuk merumuskan model skolastik proses kelahiran cluster Yule-Furry berdasarkan jenis kelamin, karena model skolastik dari proses ini belum disajikan, sementara banyak fenomena alam dapat menggambarkan suatu peristiwa dari proses skolastik tersebut. Perumusan model skolastik ini pada prinsipnya ditujukan untuk mendapatkan bentuk postulat dan model persamaan diferensial. Hasil dari penelitian ini adalah postulat dan model persamaan deiferensial proses kelahiran cluster Yule-Furry berdasarkan jenis kelamin.
Suksesi Bakteri pada Proses Pembusukan Empek-Empek Palembang Selama Penyimpanan Merieska Verawaty; Munawar Munawar
Jurnal Penelitian Sains No 16 (2004)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (935.43 KB) | DOI: 10.56064/jps.v0i16.267

Abstract

Penelitian mengenai pola suksesi bakteri pada proses pembusukan empek-empek palembang selama penyimpanan telah dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas MIPA Universitas Sriwijaya Inderalaya, mulai bulan Mei sampai Agustus 2003. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis dan pola seleksi bakteri yang berperan pada psoses pembusukan empek-empek Palembang selama penyimpanan. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengisolasi mikroorganisme dari sampel empek-empek yang disimpan selama 12 hari, sampel diamati dengan interval 3 hari. Total koloni bakteri yang tumbuh diamati setiap 3 hari pengamatan. Koloni yang tumbuh diisolasi dan diidentifikasi berdasarkan pada ciri-ciri morfologi dan fisiologinya. Kemudian pola suksesi ditentukan berdasarkan persentasi bakteri yang dominan pada setiap interval pengamatan. Persentase bakteri yang tumbuh dihitung menggunakan Plate Count Agar (PCA) dengan metode pengenceran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total koloni bakteri rata-rata meningkat selama penyimpanan. Yaitu pada awal penyimpanan total koloni bakteri adalah 3,8 x 102 sel/cm2, hari ketiga total koloni bakteri 3,5 x 105 sel/cm2, hari keenam total koloni 4,2 x x 107 sel/cm2, hari kesembilan total koloni bakteri 5,6 x x 109 sel/cm2, hari kedua belas total koloni bakteri 8,5 x x 1010 sel/cm2. Isolat yang berhasil diisolasi dan diidentifikasi pada proses pembusukan empek-empek selama penyimpanan yaitu marga Staphylococcus, Micrococcus dan Bacillus. Pola suksesi mikroba pada proses pembusukan empek-empek menunjukkan bahwa selama penyimpanan populasi yang dominan adalah marga Bacillus, yaitu dari hari ke-0 sampai heri ke-12, marga Micrococcus mengalami perubahan pola suksesi dimana pertumbuhan maksimalnya pada hari ke-9, sedangkan marga Staphylococcus sudah ada sejak hari pertama dan jumlahnya meningkat sampai hari ke-6, namun mengalami penurunan mulai hari ke-9 dan terus berlanjut hingga hari ke-12.
Transgenetic in Aquaculture Ludi Parwadani Aji
Jurnal Penelitian Sains Vol 15, No 3 (2012)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.469 KB) | DOI: 10.56064/jps.v15i3.108

Abstract

Transgenetika adalah sebuah proses untuk menciptakan organisme transgenik dimana material genetik dari organism lain dimasukkan kedalam organism lain. Hal ini membuat hewan transgenic mempunyai ciri yang lebih bagus dari hewan non-transgenik seperti ciri pertumbuhan yang lebih cepat, lebih tahan akan penyakit dan suhu dingin, peningkatan rata-rata konfersi makanan, kualitas daging yang lebih baik dan ciri khusus seperti peningkatan warna tubuh. Bagaimanapun juga, teknik transgenetika juga mempunyai efek negative terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Oleh sebab itu, pengelolaan atau manajemen terhadap teknik transgenetik seperti regulasi, penyesterilan hewan budidaya air hasil transgenetika atau memberi label kepada makanan hasil dari transgenetika sangat diperlukan.