cover
Contact Name
Hadi
Contact Email
jpsmipaunsri@mipa.unsri.ac.id
Phone
+6282374210479
Journal Mail Official
jpsmipaunsri@mipa.unsri.ac.id
Editorial Address
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Jl. Palembang-Prabumulih Km. 32 Inderalaya Ogan Ilir
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Penelitian Sains
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 14107058     EISSN : 25977059     DOI : 10.26554
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian Sains (JPS) MIPA UNSRI merupakan wahana komunikasi ilmiah di bidang sains serta lintas ilmu yang terkait; diterbitkan sejak 1 Oktober 1996 oleh UP2M FMIPA Universitas Sriwijaya. Jurnal ini berisikan tulisan atau karangan ilmiah dalam berbagai bidang tersebut yang diangkat dari hasil penelitian, survei, atau telaah pustaka, yang belum pernah dipublikasikan dalam terbitan lain.
Arjuna Subject : -
Articles 743 Documents
Studi Interkalasi Lempung Bentonit Dengan Garam Amonium Kuaterner dan Pemanfaatannya Sebagai Pengikat Ion Pb2+ Widia Purwaningrum; I.A. Gede Widihati; Ni Wayan Sekarini
Jurnal Penelitian Sains Vol 10, No 3 (2007)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6425.229 KB) | DOI: 10.56064/jps.v10i3.460

Abstract

Lempung Na-bentonit diinterkalasi dengan garam amonium kuaterner N Cetyl, N,N,N Trimetil Amonium Bromida yang sebanding dengan kapasitas tukar kationnya dengan perbandingan garam amonium kuaterner dan Na-bentonit 2,9155 g : 10,0 g. Kemudian lempung yang telah terinterkalasi ditambah asam palmitat 2,0480 g. Pada penelitian ini dilakukan karakterisasi terhadap lempung Na-bentonit tanpa terinterkalasi (LTT) dan lempung Na-bentonit yang telah terinterkalasi garam amonium kuaterner dan asam palmitat (LT). Karakterisasi tersebut meliputi penentuan perubahan struktur menggunakan metode difraksi sinar-X (XRD) dan spektroskopi inframerah (FTIR), penentuan waktu setimbang adsorpsi terhadap ion Pb2+, penentuan isoterm adsorpsi terhadap ion Pb2+, dan penentuan kapasitas adsorpsi terhadap ion Pb2+ menggunakan spektrometer serapan atom (ASS). Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan jarak dasar (basal spacing) d001 sebesar 5,12981 A° pada lempung terinterkalasi garam amonium kuaterner dan asam palmitat (LT) dibandingkan lempung yang tidak terinterkalasi (LTT). Kapasitas adsorpsi lempung tanpa terinterkalasi (LTT) terhadap ion Pb2+ sebesar 1,9565 mg/g sedangkan kapasitas adsorpsi adsorsi lempung terinterkalasi (LT) terhadap ion Pb2+ sebesar 4,0263 mg/g.   
Penentuan Momen ke-5 dari Distribusi Gamma Robinson Sitepu; Putra B.J. Bangun; Heriyanto Heriyanto
Jurnal Penelitian Sains Vol 16, No 2 (2013)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.682 KB) | DOI: 10.56064/jps.v16i2.71

Abstract

Distribusi Gamma mempunyai peranan yang sangat penting dalam teori antrian dan teori keandalan (reliabilitas). Distribusi gamma memiliki grafik yang disebut kurva tak beraturan, yang menggambarkan keti-daknormalan dalam sebarannya. Pada distribusi yang mempunyai kurva tak beraturan, sangat penting untuk diketahui besarnya koefisien Skewness dan koefisien Kurtosis, sehingga diperlukan adanya momen ketiga dan momen keempat. Sedangkan momen kelima, dapat digunakanuntuk mencari besarnya koefisien Skewness yang lebih akurat. Menurut Walpole, kegunaan yang jelas dari fungsi pembangkit momen ialah untuk menen-tukan momen distribusi. Jika diketahui fungi pembangkit momen suatu peubah acak, maka dapat ditentukan momen-momennya, yaitu dengan menurunkan fungsi pembangkit momen hingga n kali. Fungsi pembangkit momen distribusi gamma didefinisikan sebagai ???? ???? =1(1−????????)????. Untuk mendapatkan momen ke-5, maka fungsi pembangkit momen tersebut diturunkan sebanyak 5 kali, sehingga mendapatkan momen pertama sampai momen ke-5 yaitu ????????; ????????2;2????????3;3????2????4+ 6????????4 dan 20????2????5+ 24????????5. Momen ke-3 dan ke-5 digunakan un-tuk mencari nilai koefisien Skewness, yaitu ????3= 2 ???? dan ????5= 20 ????+ 24???? ????. Sedangkan momen ke-4 digunakan un-tuk mencari nilai koefisien Kurtosis, yaitu ????4= 6????+ 3.
Pengaruh Lumpur Bekas Pemboran Sumur Minyak Terhadap Pencemaran Lingkungan Desnelli Desnelli
Jurnal Penelitian Sains No 3 (1998)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.989 KB) | DOI: 10.56064/jps.v0i3.360

Abstract

Lumpur bor yang dipakai dalam pemboran sumur minyak dan gas bumi berfungsi mengangkat lapisan di bawah tanah (cutting). Adanya kandungan logam berat dalam lumpur bor dapat berbahaya terhadap lingkungan. Pada penelitian ini dicoba untuk mengetahui sejauh mana kadar logam berat yang terdapat dalam lumpur baru maupun lumpur bekas menunjukkan adanya kandungan logam berat. Sedangkan terhadap lumpur bekas yang diperlakukan dengan air pada kondisi pH 4,6,7 dan 8 memperlihatkan adanya logam berat yang larut (leachate), dimana konsentrasi logam yang larut meningkat dengan menurunkan pH dari air leaching. Konsentrasi logam berat dalam lumpur bekas pada kondisi pH tersebut melebihi batas maksimum standar mutu air buangan.
Studi Interaksi Vanadium dan Nikel dengan Pasir Kuarsa Aldes Lesbani
Jurnal Penelitian Sains Vol 14, No 4 (2011)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1399.082 KB) | DOI: 10.56064/jps.v14i4.205

Abstract

Pasir kuarsa alam telah dimurnikan dari pengotornya yakni oksida-oksida dan senyawa organik dengan menggunakan asam nitrat. Pasir kuarsa alam dikarakterisasi menggunakan spektrofotometer FT-IR. Selanjutnya pasir kuarsa alam digunakan sebagai adsorben untuk ion vanadium dan nikel. Interaksi antara pasir kuarsa alam dengan ion logam dipelajari melalui proses adsorpsi desorpsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa proses pencucian pasir kuarsa alam dapat menghilangkan pengotornya. Interaksi vanadium dan nikel dengan pasir kuarsa merupakan interaksi fisik, yang diketahui dari pola isoterm adsorpsinya. Hasil desorpsi juga memperkuat hasil bahwa interaksi antara ion logam dengan pasir kuarsa adalah interaksi fisik.
Metode Zoutendijk untuk Menentukan Keoptimalan Fungsi Nonlinier dengan Solusi Bilangan Bulat Fitri Maya Puspita
Jurnal Penelitian Sains No 16 (2004)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.238 KB) | DOI: 10.56064/jps.v0i16.263

Abstract

Pencarian nilai optimal fungsi nonlinier berkendala linier dapat menggunkan metode arah fisibel yaitu metode Zoutendij. Metode arah fisibel ini terdiri atas dua langkah utama yakni penelusuran arah fisibel yang diperbaiki secara tepat dan penelusuran panjang langkah yang sesuai sepanjang arah fisibel tersebut. Penelusuran arah fisibel yang diperbaiki pada metode Zoutendij diperoleh dengan mentransformasi fungsi nonlinier menjadi fungsi linier. Dengan meminimumkan arah gradient pada titik fisibel terhadap arah fisibel maka program linier Z = Vf(x)TS dengan kendala A1S£0 dan -1£Sj£1 dapat diselesaikan dengan metode Simpleks. Pada penelitian ini dicoba untuk menentukan keoptimalan fungsi nonlinier dengan hasil integer berdasarkan metode Zoutendij. Arah fisibel integer dari hasil penelitian diperoleh melalui pemotongan bidang, suatu program nonlinier yang diselesaikan dengan metode Zoutendij dapat menghasilkan solusi integer bila arah yang diperoleh adalah integer. 
Ekstraksi Selulosa dari Kayu Gelam (Melaleuca leucadendron Linn) dan Kayu Serbuk Industri Mebel Dian Monariqsa; Niken Oktora; Andriani Azora; Dormian A N Haloho; Lestari Simanjuntak; Arison Musri; Adi Saputra; Aldes Lesbani
Jurnal Penelitian Sains Vol 15, No 3 (2012)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.983 KB) | DOI: 10.56064/jps.v15i3.104

Abstract

Ekstraksi selulosa dari kayu gelam (Melaleuca leucadendron Linn) dan kayu serbuk industri mebel dilakukan dengan proses maserasi menggunakan metanol dan dilanjutkan dengan pengasaman dengan asam klorida. Pengasaman dengan asam klorida dilakukan pada variasi konsentrasi 1%, 3%, 5%, 7%, 9% dan 11% (v/v). Karakterisasi selulosa hasil ekstraksi dilakukan menggunakan spektroskopi FT-IR, penentuan kadar air dan kadar abu. Hasil penelitian yang dibandingkan dengan selulosa standar menunjukkan bahwa konsentrasi asam klorida optimum untuk ekstraksi selulosa dari kayu gelam dan kayu serbuk industri mebel adalah 5% (v/v). Kadar air masing-masing 2,35% (b/b) dan 2,74% (b/b) untuk selulosa dari kayu gelam dan kayu serbuk industri mebel. Kadar abu masing-masing yakni 1,26% (b/b) untuk selulosa dari kayu gelam dan 2,44% (b/b) untuk selulosa dari kayu serbuk serbuk industri mebel. 
Adsorpsi Selektif Raksa (II) dengan 2-Merkaptobenzol yang Diimpregnasikan pada Tanah Diatomeae Nurlisa Hidayati
Jurnal Penelitian Sains No 12 (2002)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2989.223 KB) | DOI: 10.56064/jps.v0i12.392

Abstract

Telah dibuat adsorben selektif dengan cara mengimpergnasikan senyawa 2-merkabtobanzitiazol pada tanah diatomeae dan dipergunakan untuk mempelajari sifat selektivitas adsorben terhadap raksa (II) dalam medium air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 2-merkabtobenzotiazol yang terimpregnasi pada tanah diatomeae adalah 23,38 mg/g. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa adsorben sangat selektif untuk raksa (II) meskipun di dalam larutan terdapat seng (II), dan natrium (I), magnesium (II), kalsium(II).
Pendugaan Lapisan Akifer dari Penyelidikan Geolistrik-Resistivitas di Kampus Unsri Inderalaya Hadir Kaban; Ramlan Purba; Azhar K Affandi
Jurnal Penelitian Sains No 4 (1998)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.799 KB) | DOI: 10.56064/jps.v0i4.238

Abstract

Pengukuran geolistrik-resistivitas dilakukan dengan jalan memberikan energi listrik ke bumi dan kemudian mengamati pengaruhnya. Arus listrik dihantarkan ke bumi melalui dua titik (elektroda arus) dan beda potensial di ukur antara dua titik lain (elektroda potensial). Pengukuran ini memberikan besaran tahanan (resistansi) dari pada lapisan batuan. Dengan memperhatikan/memasukkan faktor geometri susunan elektroda, akan didapatkan tahanan jenis (resistivitas) dari pada lapisan batuan. Tujuan dari penelitian ini menduga keberadaan lapisan akifer berdasarkan nilai resistivitasnya pada setiap titik sounding. Metoda yang dipergunakan dalam interpretasi data sounding resistivitas adalah metoda matching, dengan bantuan kurva standar dan kurva bantu. Dari penelitian ini diperoleh hasil sebagai berikut: Sistem pelapisan pada daerah penelitian diperkirakan ada 4 lapisan; Lapisan pertama adalah tanah penutup, lapisan kedua berupa pasir tufaan, kemudian lempung dan batu pasir. Lapisan pembawa air (akifer) berupa batu pasir diperkirakan berada pada kedalaman sekitar 65 m.
Peningkatan Kadar Protein Padi Melalui Mutagenesis Asam Amino Lisin Secara In Vitro Nina Tanzerina; Juswardi Juswardi
Jurnal Penelitian Sains No 13 (2003)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v0i13.296

Abstract

The research about metagenesis of lysine for increasing rice protein by in vitro had been conducted on July to November 2001, at Laboratory of Genetics and Biotechnology, Department of Biology, Faculty Mathematics and Natural Science, Sriwijaya University. The mutagenesis of lysine callus selected one step subculture with adding 2.0 mM of lysine on Murashige and Skoog medium. The total protein evaluated from the lysine mutant callus that growth and prolipheration on medium’s. The protein content measured with biuret reagent and bovine serum albumine as the standart protein. The result shown that no differences of colours, texture, and cell structure between lysine mutant and wild type (control) callus. The total protein increase to 71,53% on mutant lysine than wild type callus.
Triterpenoid Lupeol dari Manggis Hutan (Garcinia bancana Miq.) Muharni Muharni
Jurnal Penelitian Sains Vol 13, No 3 (2010)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2881.135 KB) | DOI: 10.56064/jps.v13i3.137

Abstract

Genus Garcinia diketahui kaya dengan senyawa golongan santon teroksigenasi, santon terprenilasi, dan benzofenon poliisoprenilasi. Beberapa dari golongan senyawa ini memiliki aktivitas biologi yang bervariasi antara lain sebagai antibakteri, antoioksidan, sitotoksik, dan antimalaria. Garcinia bancana termasuk famili Guttiferae  dan di Indonesia dikenal dengan nama manggis hutan. Dalam rangka investigasi berkelanjutan dari tumbuhan genus Garcinia asal Indonesia suatu senyawa triterpenoid lupeol telah berhasil diisolasi dari bagian daun Garcinia bancana. Struktur molekul dari senyawa ini telah ditetapkan berdasrkan data spektroskopi meliputi UV, IR, dan NMR 1-D serta dengan membandingkan data yang diperoleh dengan data yang telah dilaporkan dalam literatur.