Jurnal Penelitian Politik
Jurnal Pusat Penelitian Politik-Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2Politik-LIPI) merupakan media pertukaran pemikiran mengenai masalah-masalah strategis yang terkait dengan bidang-bidang politik nasional, lokal, dan internasional; khususnya mencakup berba-gai tema seperti demokratisasi, pemilihan umum, konflik, otonomi daerah, pertahanan dan keamanan, politik luar negeri dan diplomasi, dunia Islam serta isu-isu lain yang memiliki arti strategis bagi bangsa dan negara Indonesia.
Articles
560 Documents
Partai Politik, Pemilu, dan Pemerintahan Rusia
Yustiningrum, Emilia
Jurnal Penelitian Politik Vol 1, No 1 (2004): Pemilu Legislatif 2004
Publisher : Pusat Penelitian Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14203/jpp.v1i1.380
The changing of Russian domestic politics has been running fast. Many political changings have been caused by the internal push factors that have changed political policies dramatically against the past. The political changing has covered the changing o f political party system from single part\’ into multiparty system. The unpopular election at the national level in the past has been changed into the need to do the election at the national level either to the Parliament's members or the President. The following political changing covered the push to change the role o f government institution to be more structuralized and not centralized anymore into one single position. These domestic political changings were the sign of running to be democratic State. This study has the aim to analyze the historical changing o f Russian domestic politics that has been the basic argument for the future o f political condition.
NILAI STRATEGIS ALIANSI INDONESIA DENGAN AMERIKA SERIKAT DALAM PENGAMANAN BLOK LAUT AMBALAT
Yani, Yanyan M.;
Montratama, Ian
Jurnal Penelitian Politik Vol 12, No 2 (2015): Politik dan Kebijakan Publik: Perspektif Teori dan Praktis
Publisher : Pusat Penelitian Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (565.086 KB)
|
DOI: 10.14203/jpp.v12i2.542
In globalization era, great powers pose more intense and wider influence toward other lesser states in the globe. Theoritically, Walt argues that medium and lesser states tend to align toward greater powers to have protection against threat. However, in practice, Indonesia keeps standing to become a neutral state that does not ally to any power blocks. This paper will examine the benefit for Indonesia to ally with the United States OF America in a case of securing the trouble water in Ambalat Sea Bloc.Keywords: globalization, great power, medium state, quasi-alliance, Ambalat Sea Bloc.
PROBLEMATIKA PENGGABUNGAN DAERAH
Tryatmoko, Mardyanto Wahyu
Jurnal Penelitian Politik Vol 8, No 2 (2011): Membaca Arah Politik Luar Negeri Indonesia
Publisher : Pusat Penelitian Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (919.454 KB)
|
DOI: 10.14203/jpp.v8i2.466
The implementation of regional government splitting or proliferation in Indonesia has created many acuteproblems in the local level Meanwhile amalgamation of local government as clearly stated in the regulationis considered as being impossible implemented by the central government itself Government is concerned thatamalgamation policy will only bring turmoil in the region This study explores both society s understanding andgovernment s strategy regarding the possibility of local government amalgamation in Indonesia This study alsomaps both driving and inhibiting factors of the amalgamation policy implementation in Indonesia This studyshows that both elite and people in the study areas do not have an understanding ofconcepts about the benefits ofamalgamation as an alternative policy of regional arrangement
MEDIA AND POLITICAL PERSUASION: THE ROLE OF MEDIA IN INDONESIA PRESIDENTIAL CAMPAIGN 2001-2009
Jati, Wasisto Raharjo
Jurnal Penelitian Politik Vol 10, No 2 (2013): Presiden yang Presidensiil
Publisher : Pusat Penelitian Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (406.915 KB)
|
DOI: 10.14203/jpp.v10i2.432
Tulisan ini bertujuan menganalisis tentang peran media dalam konstelasi pemilu presiden Indonesia selama2001-2009. Pada masa reformasi, media sendiri telah menunjukkan posisi dilematis dalam mendukung demokrasi,bahkan berupaya mengidentifikasi sebagai aktor politik. Dalam beragam cara, media menampilkan adanyarelasi ketergantungan kuat dengan patronase ekonomi politik. Hadirnya jurnalisme politik sendiri kemudianberwujud dalam mesin propaganda yang bertujuan menyampaikan pesan politik kepada publik. Tulisan ini akanmengelaborasi lebih lanjut mengani dilema media dalam proses transisi demokrasi di Indonesia.Kata Kunci: persuasif media, konglomerasi media, kampanye polittik, dan jurnalisme politik
Strategi Peningkatan Pemahaman Masyarakat Tentang Masyarakat Ekonomi ASEAN
Krisman, Khanisa;
Pudjiastuti, Tri Nuke;
Salim, Zamroni;
Febiyansah, Panky Tri;
Luhulima, CPF;
Inayati, Ratna Shofi
Jurnal Penelitian Politik Vol 13, No 1 (2016): Komunitas ASEAN dan Tantangan Ke Depan
Publisher : Pusat Penelitian Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2606.482 KB)
|
DOI: 10.14203/jpp.v13i1.226
AbstrakASEAN tengah mengubah pendekatan instutusinya dari top-to-bottom ke cara yang lebih memasyarakat. Penciptaan sebuah komunitas mendorong ASEAN untuk bersikap lebih inklusif dalam implementasi program-programnya. Dalam mewujudkan Masyarakat Ekonomi ASEAN, kesadaran dan pemahaman publik adalah faktor kunci yang menentukan apakah pillar ini akan dapat direalisasikan dengan sukses. Mengingat popularitas dari ASEAN dan kerangka-kerangkanya tidak diketahui secara signifikan di Indonesia, survei dan policy paper yang kemudian diterbitkan bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman mengenai Masyarakat Ekonomi ASEA yang mulai di terapkan tahun lalu. Kata Kunci : ASEAN, Masyarakat Ekonomi ASEAN, Indonesia, Survei Publik
PARTISIPASI POLITIK DAN PERILAKU MEMILIH PADA PEMILU 2014
Yustiningrum, RR Emilia;
Ichwanuddin, Wawan
Jurnal Penelitian Politik Vol 12, No 1 (2015): Demokrasi, PEMILU Serentak, dan Pelembagaan Partai Politik
Publisher : Pusat Penelitian Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (3617.547 KB)
|
DOI: 10.14203/jpp.v12i1.533
Gagasan utama kajian ini adalah untuk memahami kecenderungan partisipasi politik dan perilaku memilihpada pemilu 2014. Faktor-faktor yang mempengaruhi hal tersebut ada tiga yaitu faktor sosiologis, psikologis,dan pilihan rasional terhadap perilaku memilih pemilih Indonesia. Kajian ini juga memetakan faktor yang palingmempengaruhi partisipasi politik dan perilaku memilih dalam pemilu 2014 lalu.Kata Kunci: partisipasi politik, perilaku memilih, pemilu 2014, faktor sosiologis, faktor psikologis, faktor pilihanrasional
FISIBILITAS SISTEM PEMILU CAMPURAN: UPAYA MEMPERKUAT SISTEM PRESIDENSIAL DI INDONESIA
Nurhasim, Moch
Jurnal Penelitian Politik Vol 11, No 1 (2014): Problematika Isu Perbatasan
Publisher : Pusat Penelitian Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (663.965 KB)
|
DOI: 10.14203/jpp.v11i1.195
Proses pencarian sistem pemilu yang cocok bagi Indonesia merupakan peluang sekaligus tantangan bagikalangan intelektual. Dalam proses pencarian itu, tim pemilu P2P LIPI telah melakukan serangkaian upaya untukmencari solusi dalam membenahi watak rapuh dan kelemahan utama sistem proporsional yang telah beberapa kaliditerapkan di Indonesia. Kajian P2P LIPI mengenai Fisilibilitas Sistem Pemilu Campuran: Upaya MemperkuatSistem Pemilu Presidensial di Indonesia adalah sebuah kajian yang membandingkan tingkat kecocokan penerapanvarian-varian sistem pemilu bagi Indonesia. Tujuannya adalah untuk menemukan sebuah formulasi sistem pemiluyang dapat memunculkan pemenang pemilu mayoritas minimal di parlemen (DPR) dalam rangka mengurangijumlah partai.Kata Kunci: Sistem Presidensial, Sistem Pemilu, Sistem Pemilu Campuran.
Evaluasi Sepuluh Tahun Reformasi Polri
Siregar, Sarah Nuraini
Jurnal Penelitian Politik Vol 5, No 1 (2008): Problematika Reformasi
Publisher : Pusat Penelitian Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1133.056 KB)
|
DOI: 10.14203/jpp.v5i1.500
The reform of the Indonesian Police Institution (Polri) was one of the Indonesian 'reformasi' deniand that began in 1998. This aspect was the reason behind the emergence of nnanv policies related with efforts to reform Polri in structural, instrumental and cultural aspects. These efforts were part of internal refornn of Polri and admittedly, it showed that there has been significant changes in Polri in terms ofits organisation system. However, these efforts have not been able to create maximum results due to some constraints, not only from internal Polri, but also from government regulation assumed to be normative. As a consequence, there were still barriers for Polri to fulfill the 'reformasi' demand and to act in proportional and professional way.
DIMENSI INTERNASIONAL KASUS PAPUA
Elisabeth, Adriana
Jurnal Penelitian Politik Vol 3, No 1 (2006): Papua Menggugat
Publisher : Pusat Penelitian Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (799.633 KB)
|
DOI: 10.14203/jpp.v3i1.422
Issue on Papua has a strong international dimension. It will remain critical for Indonesian political bargaining when political violence and human rights abuse continue in Papua. The existence of multinational companies contributes to the international dimension of the Papuan case. Although most foreign countries stick on their commitment to support the integrity of Indonesian territory, the future of Papua depends on how the political and economic problems would be resolved.
Bahasa Sebagai Arena dan Instrumen Kekuasaan
Afriansyah, Anggi
Jurnal Penelitian Politik Vol 14, No 1 (2017): Transformasi Identitas Keindonesiaan
Publisher : Pusat Penelitian Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2350.916 KB)
|
DOI: 10.14203/jpp.v14i1.686
AbstrakBuku ini menelaah politik penggunaan bahasa dari beragam aspek. Bahasa tidak hanya digunakan sebagai media komunikasi tetapi lebih dari itu, bahasa dapat menjadi alat yang digunakan untuk memperoleh kekuasaan. Bahasa beroperasi sebagai piranti kekuasaan dan berhasil dimanfaatkan secara optimal oleh mereka yang memiliki niat berkuasa. Bahasa dapat digunakan untuk praktik dominasi, alat pergerakan, melanggengkan kekuasaan, mendulang suara dan memenangkan pemilihan, sampai meraih keuntungan materil.Kata kunci: bahasa, politik, kekuasaan, Indonesia