APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
JURNAL APOTEMA, p-ISSN: 2407-8840, e-ISSN: 2580-9253 adalah wadah informasi berisi artikel-artikel ilmiah yang berupa hasil penelitian, studi kepustakaan, gagasan, aplikasi teori, kajian analisis kritis, dan kajian ke-Islaman dibidang keilmuan Pendidikan Matematika. Jurnal APOTEMA ini terbit 2 kali dalam setahun, yaitu periode Januari dan Juli, diterbitkan oleh Unit Publikasi Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Bangkalan.
Articles
131 Documents
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SMK MATERI DIMENSI TIGA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING
Baskara Setiawan, Yoga
APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2019): APOTEMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (238.896 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI SMK Negeri 3 Palembang pada materi dimensi tiga. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, yang dilakukan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI BDP SMK Negeri 3 Palembang tahun pelajaran 2018/2019 yang berjumlah 29 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan hasil tes belajar, yang didukung oleh observasi, dan wawancara untuk memperoleh data tambahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase pencapaian ketuntasan hasil belajar siswapada siklus I adalah 65,52% dengan rata-rata 71,24. Sedangkan persentasi pencapaian ketuntasan hasil belajar pada siklus II adalah 93,10% dengan rata-rata 73,48. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI BDP SMK Negeri 3 Palembang pada materi dimensi tiga
PENGARUH MEDIA TIGA DIMENSI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI KUBUS DAN BALOK DI KELAS V SD NEGERI 21 MENDO BARAT
Giosaputra, Aprian
APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2019): APOTEMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (358.291 KB)
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas V di SD Negeri 21 Mendo Barat dan tidak adanya media yang digunakan dalam pelajaran Matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Media Tiga Dimensi untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi kubus dan balok di Kelas V SD Negeri 21 Mendo Barat. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode ?pre Experimental? (The One Group Pretest-Posttest Design). Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan sampling jenuh. Sampel penelitian ini seluruh kelas V berjumlah 34 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes tertulis yang terdiri 5 essay yaitu pretest dan posttest. Uji prasyarat yang digunakan adalah uji Liliefors untuk menguji normalitas data. Berdasarkan hasil uji Liliefors diperoleh bahwa data berdistribusi normal. Berdasarkan analisis data uji hipotesis dari hasil perhitungan uji t-test related data berpasangan dengan thitung > ttabel (11,95 > 2,03), maka dapat diartikan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak. Jadi dari hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif media tiga dimensi untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi kubus dan balok kelas V SD Negeri 21 Mendo Barat
PENALARAN SISWA SMP TERHADAP SOAL GEOMETRI TIPE HOTS DITINJAU DARI KEMAMPUAN MATEMATIKA
Purwaningtyas, Kartika
APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2019): APOTEMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (290.007 KB)
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui penalaran siswa terhadap soal geometri tipe HOTS. Subjek yang dipilih dalam penelitian merupakan 3 siswa kelas VIII A SMP Labschool UNESA Surabaya dengan rincian 1 orang siswa berkemampuan matematika tinggi, 1 orang siswa berkemampuan matematika sedang, dan 1 orang siswa berkemampuan matematika rendah. Instrumen peneitian terdiri atas : tes kemampuan matematika, tes soal geometri tipe HOTS dan wawancara. Data dianalisis berdasarkan indikator penalaran english. Berdasarkan analisis data tes dan wawancara diperoleh : 1) Siswa dengan kemampuan matematika tinggi sudah memenuhi indikator penalaran dalam mengerjakan soal geometri tipe HOTS,2) Siswa dengan kemampuan matematika sedang belum memenuhi indikator penalaran menurut English dalam mengerjakan soal geometri tipe HOTS terutama dalam tahap menarik kesimpulan. 3) Siswa dengan kemampuan matematika rendah belum memenuhi indikator penalaran dalam mengerjakan soal geometri tipe HOTS terutama dalam tahap manganalisis data dan menarik kesimpulan
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL LINGKARAN ANALYSIS OF MATHEMATICAL COMMUNICATION SKILLS OF JUNIOR STUDENTS IN COMPLETING CIRCULAR PROBLEMS
Nisa, Ulfatun
APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2019): APOTEMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (570.419 KB)
Kemampuan komunikasi matematis siswa adalah aspek yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh deskripsi kemampuan komunikasi matematis siswa SMP dalam menyelesaikan soal lingkaran. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 38 peserta didik kelas VIII A-2 SMPN 2 Soko-Tuban yang diambil subjeknya adalah 6 peserta didik yang berasal dari pengelompokan kemampuan yaitu kemampuan tinggi, kemampuan sedang, kemampuan rendah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan (1) subjek dengan pengelompokan tinggi memiliki kemampuan komunikasi matematis yang baik pada Indikator Komunikasi Matematis 2 (IDK 2), dan sangat baik pada (IDK 1), (IDK 3), (IDK 4) dan (IDK 5); (2) subjek dengan pengelompokan sedang memiliki kemampuan komunikasi yang baik pada (IDK 2), (IDK 3) dan sangat baik pada (IDK 1), (IDK 4), (IDK 5); (3) subjek dengan pengelompokan rendah memiliki kemampuan komunikasi yang baik pada (IDK 1) dan tidak baik pada (IDK 2), (IDK 3), (IDK 4), (IDK 5)
PROFIL PEMECAHAN MASALAH SISTEM PERSAMAAN LINEAR TIGA VARIABEL SISWA SMA DITINJAU DARI PERBEDAAN JENIS KELAMIN
Wisnu Kristanto, Herman Yosep
APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2019): APOTEMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (611.451 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil pemecahan masalah sistem persamaan linear tiga variabel siswa SMA ditinjau dari perbedaan jenis kelamin. Penelitian ini merupakan peneltian deskriptif-kualitatif. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 1 siswa SMA kelas X berjenis kelamin laki-laki dan 1 siswa SMA kelas X berjenis kelamin perempuan. Dalam penelitian ini digunakan tes pemecahan masalah dan pemberian kuisioner untuk memperoleh data profil pemecahan masalah siswa. Kuisioner diberikan setelah tes pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan siswa laki-laki mampu memahami masalah dengan cepat, tetapi informasi yang ditulis lebih singkat. Dalam merencanakan penyelesaian dan melaksanakan rencana penyelesaian, siswa laki-laki mampu melakukan dengan baik, tetapi tidak mengoreksi kembali jawabannya. Hasil penelitian menunjukkan siswa perempuan butuh waktu lebih lama dalam memahami masalah, tetapi informasi yang dituliskan lebih lengkap. Dalam merencanakan penyelesaian dan melaksanakan rencana penyelesaian, siswa perempuan dapat melakukan dengan baik, dan juga mengoreksi kembali jawabannya. Baik siswa laki-laki maupun perempuan dapat menyelesaikan masalah dengan benar
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA SMA DALAM MENYELESAIKAN SOAL HOTS MATERI TRIGONOMETRI DITINJAU DARI GAYA BELAJAR ANALYSIS HIGH ORDER THINKING IN TRIGONOMETRIC MATERIAL BASED ON LEARNING STYLES FRANCO JOHAN MAHENDRATAMA
Johan Mahendratama, Franco
APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2019): APOTEMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (673.508 KB)
Trigonometri merupakan salah satu materi yang dipelajarai dalam ilmu matematika pendidikan. Kegunaan materi trigonometri dalam kehidupan sehari ? hari salah satunya adalah digunakan untuk mengukur tinggi sebuah bangunan. Melihat pentingnya trigonometri dalam kehidupan sehari ? hari layak untuk dipelajari lebih mendalam dalam sekolah. Kesulitan siswa dalam mempelajari trigonometri di sekolah yaitu pada saat menyelesaikan soal berpikir tingkat tinggi (high order thinking). Hal tersebut didapat penulis pada saat melakukan uji coba di lapangan untuk mengetahui kemampuan siswa SMA dalam menyelesaikan soal berpikir tingkat tinggi (high order thinking) pada materi trigonometri didapat permasalahan bahwa siswa kesulitan untuk menyelesaikan soal berpikir tingkat tinggi (high order thinking). Berdasarkan permasalahan tersebut, penulis terinspirasi untuk menganalisis lebih dalam mengenai kemampuan siswa SMA dalam menyelesaikan soal berpikir tingkat tinggi (high order thinking) materi trigonometri ditinjau dari gaya belajar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis kemampuan siswa SMA dalam menyelesaikan soal berpikir tingkat tinggi (high order thinking) materi trigonometri ditinjau dari gaya belajar. Hasil dari penelitian ini adalah siswa dengan gaya belajar auditori mendapatkan nilai 15 dengan kategori rendah. Siswa dengan gaya belajar visual mendapatkan nilai 90 dengan kategori tinggi. Sedangkan siswa dengan gaya belajar kinestetik mendapatkan nilai 15 dengan kategori rendah
PROFIL BERPIKIR TINGKAT TINGGI SISWA DENGAN MOTIVASI BELAJAR SEDANG DALAM PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
Nurhadi Saputra, Alib
APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2019): APOTEMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (465.045 KB)
Matematika adalah salah satu cabang ilmu yang diajarkan secara formal di sekolah, matematika juga sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari. Namun faktanya masih dijumpai kesulitan siswa dalam menyelesaikan masalah kesebangunan. Hal ini berdasarkan pada hasil studi pendahuluan yang menunjukkan bahwa siswa tidak dapat menunjukkan bangun-bangun, siswa mengalami kesulitan dalam menyebutkan syarat dua bangun yang sebangun. Masalah yang dialami siswa tersebut di atas merupakan masalah urgent yang harus segera dicari solusinya. Peneliti terinspirasi untuk menggali profil berpikir tingkat tinggi siswa dalam penyelesaian masalah matematika pada materi kesebangunan. Berpikir tingkat tinggi dipilih untuk dibahas dengan pertimbangan bahwa untuk menyongsing abad 21 pemerintah menggalakkan soal bertipe high order thinking skill dalam pembelajaran matematika, dengan demikian perlu untuk dibahas deskripsi proses berpikir siswa dalam penyelesaian soal dengan tipe tersebut. Motivasi siswa dalam belajar matematika dipilih untuk mengetahui sejauhmana siswa dengan tingkat motivasi tertentu menyelesaikan masalah dengan tipe tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif eksploratif yangt bertujuan untuk mendeskripsikan profil berpikir tingkat tinggi siswa dalam PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DENGAN MOTIVASI BELAJAR SEDANG DALAM PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL. Hasil penelitian menunjukkan
PENGARUH SELF REGULATION DAN SELF EFFICACY SISWA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA
Triwulandari, Niken
APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2019): APOTEMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Manusia pada dasarnya selalu ingin meningkatkan pengetahuan dan pemahaman yang dimiliki dari waktu ke waktu agar dapat mengikuti kemajuan jaman dengan jalan pendidikan. Pendidikan merupakan usaha sadar untuk menyiapkan siswa melalui kegiatan bimbingan, pengajaran atau pelatihan. Pendidikan mempunyai posisi yang strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan cara pembelajaran. Faktor yang mempengaruhi pembelajaran adalah self efficacy dan self regulation. Pembelajaran yang dianggap sulit adalah pembelajaran matematika karena harus memecahkan masalah. Penelitian ini menganalisis pengaruh self efficacy dan self regulation menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil analisis adalah self efficacy dan self regulation siswa mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah matematika secara simultan maupun parsial. Persamaan yang dibentuk adalah Y= -100 + 0,254 X1 + 0,242X2
PENGEMBANGAN GAME “COC†RPG MAKER MV SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATERI KPK
Frisda Eldiana, Novia
APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2019): APOTEMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (770.678 KB)
Matematika merupakan sebuah pelajaran mendasar yang perlu dikuasai. Namun banyak siswa yang merespon negatif terhadap mata pelajaran ini. Sehingga perlu dilakukan inovasi dengan menggunakan game edukasi. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran game edukasi berbasis RPG Maker MV pada materi KPK kelas VII SMPN 1 Karangrejo, Tulungagung. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE yang terdiri dari tahap analysis (analisis), design (perancangan), development (pengembangan), implementation (implementasi), dan evaluation (evaluasi). Instrumen yang digunakan meliputi angket penilaian kualitas media pembelajaran yang diberikan kepada dosen ahli materi, dosen ahli media dan guru serta angket minat belajar untuk siswa Game RPG (Role Playing Game) merupakan jenis game yang menitik beratkan pada peran dan jalan cerita yang memiliki tujuan. Pemain saling berinteraksi dengan pemain lainnya untuk mencapai tujuan akhir dalam game. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Prosedur dalam penelitian ini terdiri dari analisis produk game yang dikembangkan, mengembangkan produk awal, dan menguji coba produk.. Hasil yang diperoleh game ?COC? valid dengan rata-rata penilaian sebesar 3,17 dari validator ahli dan 3,7 dari validator media. Hasil angket praktikalitas dari lima calon guru sebesar 82% dan dari dua puluh siswa sebesar 76%. Sehingga game ?COC? berbasis RPG Maker MV yang dibuat juga praktis
PENERAPAN MODEL TALKING STICK DENGAN MEDIA POWERPOINT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA TENTANG PENGOLAHAN DATA
M, Noviyanti
APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2019): APOTEMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (524.026 KB)
Penelitian ini berjudul ?Penerapan Model Talking Stick Dengan Media Powerpoint terhadap Hasil Belajar Siswa Tentang Pengolahan Data?. Masalah dalam penelitian ini adalah ?Bagaimanakah hasil belajar siswa SMP Negeri 3 Lubuklinggau tentang pengolahan data melalui penerapan Model Talking Stick dengan Media Powerpoint??. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah model pembelajaran talking stick dengan media powerpoint dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Matematika pada siswa kelas VII SMP Negeri 3 Lubuklinggau. Serta tujuan jangka panjangnya adalah model ini dapat memotivasi siswa dalam belajar yang dapat meningkatkan hasil belajarnya. Penelitian ini menggunakan penelitian kelas. Metode yang digunakan adalah Model Talking Stick dengan Media Powerpoint. Populasinya adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 3 Lubuklinggau Tahun Pelajaran 2018/2019 yang berjumlah 27 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes. Data yang terkumpul dianalisis dan hasilnya dari pertemuan I sampai pertemuan II nilai rata-rata siswa meningkat sebesar 7,22 atau dengan ketuntasan belajar sebesar 18,52%. Dan dari pratindakan sampai pertemuan II nilai rata-rata siswa telah meningkat sebesar 11,67 atau dengan ketuntasan belajar sebesar 40,74%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa SMP Negeri 3 Lubuklinggau tentang Pengolahan Data setelah penerapan model Talking Stick dengan media Powerpoint dapat meningkat