cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
KESMAS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 962 Documents
PENGARUH PROMOSI KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN TANAMAN OBAT KELUARGA (SELEDRI DAN SEREH) UNTUK HIPERTENSI DI DESA MUNDUNG SATU KECAMATAN TOMBATU TIMUR KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Sagai, Seska Shinta; Engkeng, Sulaemana; Munayang, Herdy
KESMAS Vol 10, No 2 (2021): VOLUME 10, NOMOR 2, FEBRUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejak dari zaman dahulu sudah turun temurun tanaman obat sering di jadikan sebagai bahan yang mengatasi macam-macam jenis penyakit serta menjadikan tanaman tersebut sebagai tanaman obat keluarga.  Tanaman obat keluarga (TOGA) dapat diolah menjadi berbagai jenis olahan sehingga dapat dikonsumsi oleh masyarakat sebagai obat alamiah pengganti obat kimia. Keberhasilan sosialisasi dapat membuat minat masyarakat meningkat untuk memanfaatkan pengobatan tradisional tersebut karena berasal dari bahan yang alami dan lebih murah serta bahannya lebih mudah didapatkan. Masyarakat desa Mundung Satu Kecamatan Tombatu Timur Kabupaten Minahasa Tenggara mempunyai pengetahuan yang berbeda-beda tentang Tanaman Obat Keluarga untuk Hipertensi. Penelitian ini dengan tujuan untuk dapat mengetahui pengaruh promosi kesehatan dalam tingkat pengetahuan tanaman obat keluarga (seledri dan sereh) untuk hipertensi di desa Mundung Satu. Quasi eksperimen seperti intervensi penyuluhan kesehatan secara langsung dan menggunakan leaflet melalui door to door kepada masyarakat adalah desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini. Penelitian ini merupakan jenis penelitan dengan rancangan one group pre test and post test design. Teknik pengambilan sampel ini adalah pengambilan sampel secara acak sistematis (Systematic Random Sampling) sebanyak 76 responden. Analisis data menggunakan uji statistik t test dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil pengujian didapatkan nilai T hitung pengetahuan sebelum-sesudah penyuluhan untuk desa Mundung Satu yaitu T hitung = -46,283 dengan p value = 0,000 artinya terdapat peningkatan yang signifikan antara pengetahuan responden sebelum dan sesudah dilaksanakannya penyuluhan.  Kata Kunci : Promosi Kesehatan, Tanaman Obat Keluarga, Hipertensi   ABSTRACTSince ancient times, medicinal plants have been used for generations to treat various types of diseases and make these plants as family medicinal plants. Family medicinal plants (TOGA) can be processed into various types of preparations so that they can be consumed by the public as natural medicines to replace chemical drugs. The success of the socialization can increase the public's interest to take advantage of these traditional medicines because they come from natural and cheaper ingredients and the ingredients are easier to obtain. The people of Mundung Satu village, Tombatu Timur District, Southeast Minahasa Regency have different knowledge about family medicinal plants for hypertension. This study aims to determine the effect of health promotion on the level of knowledge of family medicinal plants (celery and lemongrass) for hypertension in Mundung Satu village. Quasi-experimental such as direct health counseling interventions and using leaflets through door to door to the public are the research designs used in this study. This research is a type of research with one group pre test and post test design. The sampling technique was systematic random sampling (Systematic Random Sampling) of 76 respondents. Data analysis used statistical t test with a confidence level of 95%. The test results obtained the T value of the knowledge before-after counseling for Mundung Satu village, namely T count = -46,283 with p value = 0,000 meaning that there was a significant increase between the respondent's knowledge before and after the implementation of the counseling. Keywords : Health Promotion, Physic Garden, Hypertension
ANALISIS PERAN PENGAWAS MENELAN OBAT (PMO) TERHADAP KEPATUHAN MENELAN OBAT ANTI TUBERKULOSIS PADA PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS KAUDITAN KABUPATEN MINAHASA UTARA Sondang, Brayen; Asrifuddin, Afnal; Kaunang, Wulan P.J.
KESMAS Vol 10, No 4 (2021): VOLUME 10, NOMOR 4, APRIL 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Tuberkulosis (TB) ialah penyakit menular yang diakibatkan oleh bakteri Mycobacterim tuberculosis, bakteri ini pada umumnya menginfeksi paru-paru, penyakit ini masih menjadi masalah kesehatan dalam masyarakat dunia termasuk di Indonesia. Hal tersebut diperkuat dengan data dari WHO tahun 2020 terdapat 10 juta kasus dengan angka kematian mencapai sampai 1,3 juta, sementara di Indonesia pada tahun 2020 tercatat 845.000 kasus dengan angka kematian mencapai 12.469 orang. Dinas kesehatan kabupaten Minahasa Utara mengatakan bahwa penyakit TB Paru dengan BTA+, masuk dalam 10 penyakit menonjol hingga bulan Oktober 2019 prevalensi penyakit ini mencapai 170 kasus dengan angka CDR (Case Detection Rate) 55%, 7 kasus Multi Drug Resistent (MDR) dan 8 kasus drop out dan Puskesmas Kauditan merupakan Puskesmas yang terdapat TB MDR terbanyak di antara Puskesmas-puskesmas yang ada di Minahasa Utara. Penyebab munculnya TB MDR akibat kegagalan dalam pengobatan sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peran PMO terhadap kepatuhan menelan OAT pada penderita Tuberkulosis paru di puskesmas Kauditan kabupaten Minahasa Utara. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif yang bertempat di wilayah kerja puskesmas Kauditan pada bulan Oktober-Desember 2020, terdiri dari 6 informan yang diwawancari secara mendalam yaitu 4 orang PMO, kepala puskesmas dan pemegang program TB. Selanjutnya hasil peneitian di analisis menggunakan metode triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran pengawasan sudah optimal, pemberian motivasi yang belum maksimal dilaksanakan, dan peran edukasi juga oleh PMO di wilayah kerja Puskesmas Kauditan yang belum optimal. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa peran PMO dalam melakukan pengawasan, memberikan dorongan/motivasi serta peran PMO dalam memberikan edukasi/penyuluhan kepada pasien  sehingga dapat berpengaruh terhadap perilaku kepatuhan penderita TB untuk menelan obat. Sehingga PMO perlu dibekali dengan ilmu yang cukup untuk mendampingi penderita selama menjalani pengobatan yang relatif cukup lama. Kata Kunci: Tuberkulosis, Kepatuhan, Peran Pengawas Menelan Obat (PMO)  ABSTRACTTuberculosis (TB) is a contagious disease caused by Mycobacterium tuberculosis, a bacterium that typically infects human lungs. It is still one of the major diseases in the world, including in Indonesia. This statement is supported by the data collected by WHO, which recorded 10 million tuberculosis cases in 2020, with total deaths of 1,3 million. Meanwhile, Indonesia recorded 845.000 tuberculosis cases in 2020, with total deaths of 12.469. North Minahasa Health Office stated that pulmonary TB BTA+ is in the top ten of the most prominent diseases in the area. In October 2019, the number of tuberculosis cases reached 170, with CDR (Case Detection Rate) of 55%, seven Multi-Drug Resistant (MDR) cases, and eight drop-out cases. Kauditan District Public Health Center is the public health center with the highest TB MDR cases among the public health centers in North Minahasa. This situation is caused by the failure of the medication provided by the service. The purpose of this research is to analyze the role of the medication supervisor on the anti-tuberculosis medication adherence among pulmonary tuberculosis patients in Kauditan District Public Health Center, North Minahasa Regency. This research uses the qualitative research design and is conducted in Kauditan District Public Health Center from October 2020 to December 2020. The researcher interviewed six informants to acquire data for this research: four medication supervisors, the Head of the Kauditan District Public Health Center, and the Head of the Kauditan District Public Health Center's TB Program. The results of this research were analyzed using the triangulation model.  The results of the research are as follows. The supervisors' performance in supervising the patients in Kauditan District Public Health Center is optimal. Their performance in motivating the patients is not optimal. Their performance in educating the patients is also not optimal. This research concludes that medication supervisors must improve their performance in supervising, motivating, and educating/counseling tuberculosis patients to improve their medication adherence behavior. Medication supervisors should be properly trained for accompanying patients during the relatively long duration of their treatment. Keyword: Tuberculosis, Adherence, The Role of The Medication Supervisor
ANALISIS KANDUNGAN BAKTERI ESCHERIA COLI PADA AIR KOLAM RENANG UMUM DI KOTA MANADO TAHUN 2020 Diamanis, Celsya Tasya; Maddusa, Sri Seprianto; Joseph, Woodford B. S.
KESMAS Vol 9, No 7 (2020): VOLUME 9, NOMOR 7, DESEMBER 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian: Mengetahui apakah terdapat kandungan bakteri Escherichia coli pada air kolam renang umum di Kota Manado Tahun 2020 dan menentukan apakah memenuhi syarat atau tidak memenuhi syarat. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan jenis penelitian survey deskriptif dengan uji laboratorium. Populasi dalam penelitian ini yaitu kolam renang umum di Kota Manado. Pengambilan sampel dilakukan sore hari setelah kolam renang digunakan oleh pengunjung dengan pengambilan sampel dilakukan pada 3 titik. Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dari 15 sampel yang dianalisis di Laboratorium BARISTAND Manado dengan metode pengujian Uji MPN (Most Probable Number) menunjukkan hasil 15 sampel air kolam renang jumlah kandungan Escherichia coli  yaitu <1 MPN/100ml. Kesimpulan: Kualitas bakteriologis Escherichia coli untuk air kolam renang umum di Kota Manado memenuhi syarat karena tidak terdapat kandungan bakteri Escherichia coli yang menunjukan air kolam renang umum Kota Manado memenuhi syarat yang di tetapkan oleh Permenkes No. 32 Tahun 2017.  Kata Kunci : air kolam renang umum, Bakteri Escherichia coli ABSTRACTSwimming pool water quality must be maintained and maintained continuously and regularly so that water can be avoided from microbiological pollution. Based on a research by the Centers for Disease Control (2013), it was found that 161 swimming pools were contaminated with bacteria. Escherichia coli is one of the bacteria as an indicator of the causes of microbiological contamination of swimming pool water quality. The content of Escherichia coli bacteria must comply with regulated requirements so as not to cause health problems. Research purposes find out whether there is a content of Escherichia Coli bacteria in public swimming pool water in Manado City in 2020 and determine whether it meets the requirements or not. Research methods this research is a descriptive survey research type with laboratory tests. The population in this study is a public swimming pool in the city of Manado. Sampling was carried out in the afternoon after the swimming pool was used by visitors with sampling carried out at 3 points. Research result based on the results of research that has been carried out from 15 samples analyzed at the BARISTAND Manado Laboratory with the MPN (Most Probable Number) test method, it shows that the results of 15 swimming pool water samples, the total content of Escherichia coli is <1 MPN / 100ml. Conclusion the bacteriological quality of Escherichia coli for public swimming pool water in Manado City is still safe because there is no Escherichia coli content which shows that Manado City public swimming pool water meets the requirements set by Permenkes No. 32 of 2017. Keywords: Swimming Pool Water Public, Bakteri Escherichia col
GAMBARAN PENERAPAN PEDOMAN UMUM GIZI SEIMBANG MAHASISWA SEMESTER II FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SAM RATULANGI DI MASA PANDEMI COVID-19 Tamalumu, Aprilia; Kapantow, Nova H.; Sanggelorang, Yulianty
KESMAS Vol 10, No 2 (2021): VOLUME 10, NOMOR 2, FEBRUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekarang ini tidak ada satupun makanan ataupun suplemen makanan yang bisa mencegah seseorang mengalami Covid-19. Cara yang bisa dilakukan yaitu menjaga tubuh supaya tetap sehat agar sistem kekebalan tubuh menjadi kuat dengan menggunakan pedoman umum gizi seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pedoman umum gizi seimbang mahasiswa semester II FKM UNSRAT di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif yang dilaksanakan pada bulan Mei-Oktober 2020. Subjek dalam penelitian ini yaitu mahasiswa semester II di FKM UNSRAT dan sebanyak 110 mahasiswa menjadi sampel dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan dengan cara membagikan link kuisioner online dalam bentuk google formulir lewat aplikasi media sosial whatsapp. Sementara untuk skala yang digunakan dalam kuisioner yaitu skala likert dan analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dengan jenis data kategorik. Hasil penelitian yang didapat yaitu penerapan pedoman umum gizi seimbang pada mahasiswa semester II FKM UNSRAT di masa pandemi Covid-19 yang sudah baik penerapannya yaitu  11 orang (10%), penerapan pedoman umum gizi seimbang yang cukup baik yaitu sebanyak 89 orang (80,9%), dan penerapan pedoman umum gizi seimbang yang kurang baik yaitu sebanyak 10 orang (9,1%). Saran yang dapat diberikan yaitu diharapkan agar supaya seluruh responden dapat menerapkan seluruh pedoman yang terdapat dalam pedoman umum gizi seimbang sesuai dengan yang dianjurkan.                                                                                                                                                                    Kata Kunci: Pedoman Umum Gizi Seimbang, Mahasiswa Semester II, Covid-19 ABSTRACTCurrently, there is no single food or dietary supplement that can prevent someone from experiencing Covid-19. The way that can be done is to keep the body healthy so that the immune system becomes strong by using general guidelines for balanced nutrition. This study aims to describe the application of general guidelines for balanced nutrition by the second semester students of FKM UNSRAT during the Covid-19 pandemic. The research was a descriptive observational study which was conducted in May-October 2020. The subjects in this study were second semester students at FKM UNSRAT and as many as 110 students were sampled in this study. Data collection was done by sharing the online questionnaire link in the form of a google form via the whatsapp social media application. Meanwhile, the scale used in the questionnaire was the Likert scale and the data analysis used was univariate analysis with categorical data types. The results obtained were the application of general guidelines for balanced nutrition in the second semester students of FKM UNSRAT during the Covid-19 pandemic which had good implementation, namely 11 people (10%), the implementation of general guidelines for balanced nutrition which was quite good, namely 89 people (80.9 %), and the implementation of general guidelines for balanced nutrition that was less than 10 people (9.1%). Suggestions that can be given are that it is hoped that all respondents can apply all the guidelines contained in the general guidelines for balanced nutrition as recommended. Keywords: General Guidelines for Balanced Nutrition, Term II College Students, Covid-19
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG BAHAYA MEROKOK DENGAN TINDAKAN MEROKOK PADA KEPALA KELUARGA DI DESA PINAESAAN KECAMATAN TOMPASO BARAT KABUPATEN MINAHASA Rorimpandey, Aldio Jum Agung; Kolibu, Febi K.; Tumurang, Marjes N.
KESMAS Vol 10, No 3 (2021): VOLUME 10, NOMOR 3, MARET 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merokok adalah suatu masalah yang belum bisa terselesaikan sampai saat ini. Merokok sudah melanda kalangan masyarakat di Indonesia, baik dari anak-anak, orang tua, laki-laki sampai pada perempuan. perilaku merokok seseorang dipengaruhi oleh pengetahuan, sikap, dan tindakan. Desain dalam penelitian ini yaitu cross sectional study. Penelitian dilakukan di desa Pianesaan Tompaso Barat Kabupaten Minahasa pada bulan Agustus - Oktober 2020. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 116 kepala keluarga. Instrument penelitian menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini di dapatkan terdapat hubungan antara pengetahuan dan tindakan merokok pada kepala keluarga di desa Pinaesaan Tompaso Barat Kabupaten Minahasa dengan P value 0,000. Terdapat hubungan antara Sikap dan tindakan merokok pada kepala keluarga di desa Pinaesaan Tompaso Barat Kabupaten Minahasa dengan P value 0,000. Kata kunci : merokok , pengetahuan, sikap dan tindakan ABSTRACTSmoking is a problem that has not been resolved until now. Smoking has hit the community in Indonesia, both from children, the elderly, men to women. a person's smoking behavior is influenced by knowledge, attitudes, and actions. The design in this study is a cross sectional study. The research was conducted in the village of Pian Desa Tompaso Barat, Minahasa Regency in August - October 2020. The sample in this study amounted to 116 families. The research instrument used a questionnaire. The results of this study found that there was a relationship between the knowledge and the act of smoking on the head of the family in the village of Pina Desa Tompaso Barat, Minahasa Regency with a P value of 0,000. There is a relationship between smoking attitudes and actions in the head of the family in Pina Desa Tompaso Barat, Minahasa Regency with a P value of 0,000. Keywords: Smoking, knowledge, attitude and action
PERILAKU PENCEGAHAN HIV/AIDS PADA PESERTA DIDIK SMA NEGERI 1 HALMAHERA UTARA KABUPATEN MALUKU UTARA Kotajin, Nofita F.; Tucunan, Ardiansa A. T.; Ratag, Budi T.
KESMAS Vol 9, No 6 (2020): VOLUME 9, NOMOR 6, OKTOBER 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HIV merupakan virus yang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh yang disebabkan oleh AIDS. AIDS merupakan sekumpulan gejala akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh yang disebabkan oleh HIV. Kumulatif HIV/AIDS di Indonesia tersebar di semua provinsi, dari tahun 1987-2019 yang meninggal akibat AIDS dan hidup dengan AIDS mencapai (623.88) kasus. Faktor resiko penularan yang terbanyak melalui hubungan seksual heteroseksual yang pada tahun 2019 mencapai (1.963) jiwa. Jumlah kematian HIV/AIDS di kalangan remaja di seluruh dunia meningkat hingga 50% dan sekitar 71.000 remaja berusia antara 10 sampai 19 tahun meninggal pada tahun 2005 dan jumlah itu meningkat menjadi 110.000 jiwa pada tahun 2012. Remaja sebagian besar belum mengetahui secara menyeluruh soal penyakit HIV/AIDS, bahkan diantara mereka menganggap hanya sebagai penyakit yang tak berbahaya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran perilaku pelajar tentang HIV/AIDS di SMA Negeri 1 Halmahera Utara. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan rancangan cross sectional study (studi potong lintang). Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X dan XI di SMA Negeri 1 Halmahera Utara dengan jumlah 265 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan sebanyak 174 peserta didik (73,2%) berpengetahuan baik, 153 peserta didik (57,7%) memiliki sikap baik dan 173 peserta didik (65,3%) memiliki tindakan baik terhadap pencegahan HIV/AIDS. Kesimpulan perilaku pelajar tentang HIV/AIDS sudah baik berdasarkan hasil pengetahuan, sikap dan tindakan mereka dalam penncegahan HIV/AIDS. Saran agar siswa dapat aktif dalam kegiatan ekstrakulikuler disekolah yang berkaitan dengan kesehatan dan pentingnya pendidikan tentang kesehatan reproduksi untuk meningkatkan pengetahuan sehingga dapat dapat terhindar dari resiko penularan HIV/AIDS. Kata Kunci: Perilaku Pencegahan HIV/AIDS ABSTRACTHIV is a virus that can weaken the immune system caused by AIDS. AIDS is a collection of symptoms caused by a decreased immune system caused by HIV. The cumulative HIV / AIDS in Indonesia is spread across all provinces, from 1987-2019 who died from AIDS and living with AIDS reached (623.88) cases. The most risk factor for transmission is through heterosexual sexual intercourse, which in 2019 reached (1,963) people. The number of HIV / AIDS deaths among adolescents worldwide increased by 50% and around 71,000 adolescents aged 10 to 19 years died in 2005 and this number increased to 110,000 in 2012. Most of the youth did not know thoroughly about HIV disease. / AIDS, even among them consider it just a harmless disease. The purpose of this study was to describe the behavior of students about HIV/ AIDS in SMA Negeri 1 Halmahera Utara. This research method is a descriptive study with a cross sectional study design (cross-sectional study). The population and sample in this study were students of class X and XI at SMA Negeri 1 Halmahera Utara with a total of 265 respondents. The results of this study showed that 174 students (73.2%) had good knowledge, 153 students (57.7%) had good attitudes and 173 students (65.3%) had good action against HIV/AIDS prevention. The conclusion of student behavior about HIV/AIDS was good based on the results of their knowledge, attitudes and actions in HIV/AIDS prevention. Suggestions for students to be active in extracurricular activities at school related to health and the importance of education on reproductive health to increase knowledge so that they can avoid the risk of HIV/AIDS transmission. Keywords: HIV/AIDS Prevention Behavior
ANALISIS TINGKAT KEKERUHAN, TOTAL DISSOLVED SOLIDS (TDS) DAN KANDUNGAN Escherichia COLI PADA AIR SUMUR DI DESA ARAKAN KECAMATAN TATAPAAN Aneta, Risaldy; Umboh, Jootje M.L; Sondakh, Ricky C.
KESMAS Vol 10, No 4 (2021): VOLUME 10, NOMOR 4, APRIL 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Kebutuhan manusia akan air antara lain untuk masak, minum, mencuci, mandi dan sebagainya. Pencemaran air bersih dapat membawa implikasi pada kesehatan yang cukup serius mengingat banyaknya penyakit menular maupun tak menular yang ditimbulkan melalui penggunaan air sumur itu sendiri seperti air cucian. Air adalah kebutuhan dasar bagi manusia karena diperlukan antara lain untuk rumah tangga, industri dan pertanian dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini Untuk mengetahui  kualitas air sumuR di Desa Arakan Kecamatan Tatapaan tinjau dari Ttingkat Kekeruhan, Total Dissolved Solids TDS Dan Rasa dan Kandungan Escherichia Coli. Jenis penelitian ini adalah deskriptif berbasis laboratorium. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Arakan Kecamatan Tatapaan Kabupaten Minahasa Selatan dan waktu penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2020. Berdasarkan penelitian yang dilakukan Kualitas fisik air sumur 10 sumur memenuhi syarat dan 0 yang tidak memenuhi syarat untuk parameter  kekeruhan dan untuk parameter Total Dissolved Solids (TDS) 8 sumur yang memenuhi syarat dan 2 yang tidak memenuhi syarat. Kualitas bakteriologis Escherichia Coli 10 tidak memenuhi syarat. Masyarakat desa arakan harus memperhatikan pembuangan limbah padat dan cair agar tidak mencemari sumber air bersih dan Menambah pengetahuan kepada masyarakat terhadap jarak sumur harus jauh dari sepithank minimal 10 meter. Kata kunci : Air  ABSTRACT Human needs for water include cooking, drinking, washing, bathing and so on. Clean water pollution can have serious health implications considering the many infectious and non-communicable diseases caused by the use of well water itself, such as washing water. Water is a basic need for humans because it is needed, among other things, for households, industry and agriculture and to improve public health. The purpose of this study was to determine the quality of water supply in Arakan Village, Tatapaan District, from the level of turbidity, Total Dissolved Solids TDS and the taste and content of Escherichia Coli. The type of research used is descriptive laboratory-based. This research was conducted in Arakan Village, Tatapaan District, South Minahasa Regency and the time of this research was carried out in July-August 2020. Based on the research conducted, the physical quality of well water 10 wells met the requirements and 0 did not meet the requirements for the turbidity parameter and for the Total Dissolved Solids parameter. (TDS) 8 wells that meet the requirements and 2 that don't meet the requirements. The bacteriological quality of Escherichia Coli 10 did not meet the requirements. Arakan village community must pay attention to the disposal of solid and liquid waste so as not to pollute clean water sources and increase knowledge to the community about the distance of the well must be far from the sepithank of at least 10 meters. Keywords: Water 
GAMBARAN PERILAKU PENCEGAHAN COVID-19 DI DESA SENDUK KECAMATAN TOMBARIRI KABUPATEN MINAHASA Tulandi, Varen Andrey; Tucunan, Ardiansa A. T.; Maramis, F. R. Raymond
KESMAS Vol 9, No 7 (2020): VOLUME 9, NOMOR 7, DESEMBER 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Faktor yang dominan yang mewarnai perilaku pencegahan Covid-19 seseorang terbagi dalam tiga domain yaitu pengetahuan, sikap dan tindakan.Pengetahuan adalah merupakan hasil dari tahu dan ini setelah orang melakukan penginderaan terhadap obyek tertentu. Sikap menggambarkan suka atau tidak suka seseorang terhadap suatu objek. Tindakan merupakan respon terhadap rangsangan yang bersifat aktif dan dapat diamati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap dan tindakan. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Sampel yang digunakan sebanyak 93 responden pada Desa Senduk Kecamatan Tombariri Kecamatan Minahasa. Hasil penelitian dari yang diteliti menunjukkan bahwa pengetahuan responden kategori cukup 72,0%, baik 28,0%, sikap responden kategori baik 75,3% , cukup 24,7%, tindakan responden kategori baik 87,1%  dan cukup 12,9% .Simpulan dalam penelitian ini yaitu sikap dan tindakan pencegahan kategori baik persentase tinggi dibandingkan dengan pengetahuan pencegahan yang persentasenya lebih rendah.Saran dalam penelitian adalah masyarakat diharapkan mempertahankan prokol kesehatan dengan terus mengikuti anjuran pemerintah dalam upaya pencegahan Covid-19. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Tindakan ABSRACTThe dominant factors that color a person's Covid-19 prevention behavior are divided into three domains, namely knowledge, attitudes and actions. Knowledge is the result of knowing and this is after people sense certain objects. Attitude describes whether someone likes or dislikes an object. Action is a response to stimuli that are active and observable. This study aims to determine the description of knowledge, attitudes and actions. The method used is descriptive quantitative. The sample used was 93 respondents in Senduk Village, Tombariri District, Minahasa District. The results of the research studied showed that the respondents 'knowledge was 72.0% good, 28.0% good, the respondents' attitude was good 75.3%, enough 24.7%, the respondent's action was good category 87.1% and enough 12.9 %. The conclusion in this study is that good category attitudes and preventive measures have a high percentage compared to prevention knowledge which has a lower percentage. The suggestion in this study is that the public is expected to maintain the health policy by continuing to follow government recommendations in efforts to prevent Covid-19.                                                     Keywords : Knowledge, Attitude, Action
GAMBARAN PENERAPAN PRINSIP GIZI SEIMBANG PADA PEMUDA DI DESA PINASUNGKULAN KECAMATAN MODOINDING KABUPATEN MINAHASA SELATAN SAAT MASA PANDEMI COVID-19 Tambuwun, Carmelia Y.; Malonda, Nancy . S. H.; Punuh, Maureen . I.
KESMAS Vol 10, No 1 (2021): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Covid-19 merupakan salah satu penyakit infeksi yang di sebabkan oleh virus. Untuk pencegahan dan pengendalian potensi penularan Covid-19 salah satunya dengan menerapkan 4 pilar gizi seimbang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif deskriptif, dengan jumlah sampel sebanyak 77 orang dan dilakukan pada bulan Agustus-Desember 2020. Pengumpulan data dilakukan dengan cara membagikan link kuisioner online google form. Analisis menggunakan analisis univariat.Hasil dalam penelitian ini adalah untuk perilaku konsumsi makanan beragam sebagian besar responden masuk pada kategori cukup dengan persentase 97,4%, untuk perilaku hidup bersih dan sehat sebagian responden masuk pada kategori baik dengan persentase 93,5%, untuk melakukan aktivitas fisik sebagian besar masuk pada kategori melakukan aktivitas fisik sedang dengan persentase 79,2%, dan untuk pemantauan berat badan secara rutin sebagian besar responden berada pada kategori kurang dengan persentase 77,9%..Kata Kunci: Prinsip Gizi Seimbang, Pemuda, Corona Virus Disease 2019, COVID-19 ABSTRACTCovid-19 is an infectious disease caused by a virus. To prevent and control the potential for Covid-19 transmission, one of them is by implementing 4 pillars of balanced nutrition. The type of research used in this research is descriptive quantitative research, with a total sample of 77 people and was conducted in August-December 2020. Data collection was carried out by sharing the online questionnaire link on google form. The analysis used univariate analysis. The results in this study were that for diverse food consumption behavior, most of the respondents were in the sufficient category with a percentage of 97.4%, for clean and healthy living behaviors some respondents were in the good category with a percentage of 93.5%, to do so. Physical activity is mostly in the category of doing moderate physical activity with a percentage of 79.2%, and for routine weight monitoring, most of the respondents are in the low category with a percentage of 77.9%. Keywords: Principles of Balanced Nutrition, Youth, Corona Virus Disease 2019, COVID-19
GAMBARAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA PETANI KACANG DI DESA KANONANG Lumintang, Jendri; Malonda, Nancy S.H.; Madusaz, Sri Seprianto
KESMAS Vol 10, No 2 (2021): VOLUME 10, NOMOR 2, FEBRUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluhan musculoskeletal atau biasa disebut Muskuloskeletal disorder (MDS) adalah menerima beban statis secara berulang dan terus menerus dalam jangka waktu yang lama dan dapat menyebabkan keluhan seperti kerusakan pada sendi, ligament dan tendon.Keluhan otot ini kemungkinan tidak akan terjadi apabila konstraksi otot hanya berkisar 15-20% dari kekuatan otot maksimum. Tujuan dari penelitian ini yang akan di lakukan adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran keluhan Muskuloskeletal pada petani kacang di desa kanonang. metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan desain cross sectional pada petani kacang di desa kanonang pada bulan November 2020 – Januari 2021. Berdasarkan dari hasil penelitian yang di lakukan bahwa reponden yang tidak sakit berjumlah 7 responden (11.7%), yang sakit ringan berjumlah 31 responden (51.7%) yang sakit berjumlah 17 responden (28.3%) dan responden yang sangat sakit berjumlah 5 dengan persentase (8.3%). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat keluhan musculoskeletal pada petani kacang di desa kanonang, baik itu keluhan tingkat ringan, sedang, dan tinggi. Kata Kunci: Keluhan musculoskeletal, petani ABSTRACTMusculoskeletal complaints or commonly called Musculoskeletal disorders (MDS) are receiving static loads repeatedly and continuously for a long time and can cause complaints such as damage to joints, ligaments and tendons. This muscle complaint is unlikely to occur if muscle contraction is only around 15-20% of maximum muscle strength. The purpose of this research that will be carried out is to find out how the description of Musculoskeletal complaints on peanut farmers in Kanonang village. This research method is a descriptive analytic study using a cross sectional design on peanut farmers in Kanonang village in November 2020 - January 2021. Based on the results of research conducted, there were 7 respondents who were not sick (11.7%), 31 respondents (51.7%) who were ill were 17 respondents (28.3%) and 5 respondents who were very sick with a percentage (8.3 %). The conclusion in this study is that there are musculoskeletal complaints in peanut farmers in Kanonang village, both mild, moderate and high complaints. Keywords: Musculoskeletal complaint, farmer

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 4 (2025): KESMAS, Oktober - Desember Vol. 13 No. 1 (2024): VOLUME 13, NOMOR 1, Januari - Maret Vol. 12 No. 2 (2023): VOLUME 12, NOMOR 2, April - Juni 2023 Vol. 12 No. 1 (2023): VOLUME 12, NOMOR 1, Januari - Maret 2023 Vol. 11 No. 4 (2022): VOLUME 11, NOMOR 4, Oktober - Desember 2022 Vol. 11 No. 3 (2022): VOLUME 11, NOMOR 4, JULI 2022 Vol 11, No 2 (2022): VOLUME 11, NOMOR 2, JANUARI 2022 Vol 11, No 1 (2022): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2022 Vol 10, No 8 (2021): VOLUME 10, NOMOR 8, AGUSTUS 2021 Vol 10, No 7 (2021): VOLUME 10, NOMOR 7, JULI 2021 Vol 10, No 6 (2021): VOLUME 10, NOMOR 6, JUNI 2021 Vol 10, No 5 (2021): VOLUME 10, NOMOR 5, MEI 2021 Vol 10, No 4 (2021): VOLUME 10, NOMOR 4, APRIL 2021 Vol 10, No 3 (2021): VOLUME 10, NOMOR 3, MARET 2021 Vol 10, No 2 (2021): VOLUME 10, NOMOR 2, FEBRUARI 2021 Vol 10, No 1 (2021): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2021 Vol 9, No 7 (2020): VOLUME 9, NOMOR 7, DESEMBER 2020 Vol 9, No 6 (2020): VOLUME 9, NOMOR 6, OKTOBER 2020 Vol 9, No 5 (2020): VOLUME 9, NOMOR 5, SEPTEMBER 2020 Vol 9, No 4 (2020): VOLUME 9, NOMOR 4, JULI 2020 Vol 9, No 3 (2020): VOLUME 9, NOMOR 3, MEI 2020 Vol 9, No 2 (2020): VOLUME 9, NOMOR 2, MARET 2020 Vol 9, No 1 (2020): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2020 Vol 8, No 7 (2019): Volume 8, Nomor 7, NOVEMBER 2019 Vol 8, No 6 (2019): Volume 8, Nomor 6, Oktober 2019 Vol 8, No 5 (2019): Volume 8, Nomor 5, Juli 2019 Vol 8, No 4 (2019): Volume 8, Nomor 4, Mei 2019 Vol 8, No 3 (2019): Volume 8, Nomor 3, April 2019 Vol 8, No 2 (2019): Volume 8, Nomor 2, Maret 2019 Vol 8, No 1 (2019): Volume 8, Nomor 1, Januari 2019 Vol 7, No 6 (2018): Volume 7, Nomor 6, November 2018 Vol 7, No 5 (2018): Volume 7, Nomor 5, September 2018 Vol 7, No 4 (2018): Volume 7, Nomor 4, Juli 2018 Vol 7, No 3 (2018): Volume 7, Nomor 3, Mei 2018 Vol 7, No 1 (2018): Volume 7, Nomor 1, Januari 2018 Vol 6, No 4 (2017): Volume 6, Nomor 4, Juli 2017 Vol 6, No 3 (2017): Volume 6, Nomor 3, Mei 2017 Vol 6, No 2 (2017): Volume 6, Nomor 2, Maret 2017 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Nomor 1, Januari 2016 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4, Nomor 2, Maret 2015 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015 Vol 3, No 1 (2014): VOLUME 3 NOMOR 1, Januari 2014 Vol 1, No 1 (2012): Volume 1, Nomor 1, Januari 2012 More Issue