cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
Mohammad Fauziddin
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
jurnalobsesi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai Nomor 23 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 23561327     EISSN : 25498959     DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi
Core Subject : Education,
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 172 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 6 (2022)" : 172 Documents clear
Pendidikan Seks bagi Anak Usia Dini dalam Persepsi Orang tua Indra Bangsawan; Yusria Yusria
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 6 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i6.2502

Abstract

Persepsi merupakan pendapat individu yang dihasilkan dari penginderaan dalam  memahami informasi dilingkungannya, melihat fenomena pelecehan seksual maka anak harus dibekali dengan  pengetahuan melindungi dirinya. Subjek dalam penelitian ini adalah orang tua  yang memiliki anak usia 5-6 tahun sebanyak sepuluh orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara sebagai upaya mengetahui bagaimana pengetahuan dan pengalaman orang tua , kemudian metode dokumentasi untuk arship kegiatan penelitian menemukan jawaban atas permasalahan yang diangkat. Hasil eksplorasi menunjukkan bahwa tidak semua  ayah dan ibu memiliki pandangan yang baik tentang pendidikan seks untuk anak kecil. Beberapa orang tua percaya bahwa instruksi seks tidak dan tidak masuk akal untuk ditunjukkan kepada anak-anak mereka.  Berdasarkan pendidikan orang tua   pada responden teringgi adalah SMP tiga orang, SMA sebanyak lima orang, dan S1 dua Orang. Sebagian besar responden berpendapat bahwa pendidikan seks identik dengan perlakuan kegiatan birahi. berdasarkan pengalamamnya orang tua  tidak mendapatkan layanan pendidikan seks dari orang tua nya sehiingga tidak diajarkan kepada anak
Implementasi STEAM dalam Mengkonstruksi Kesetaraan Gender pada Anak Usia Dini Ratu Yustika Rini; Moh Fikri Tanzil Mutaqin; Laksmi Evasufi Widi Fajari
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 6 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i6.3436

Abstract

Pendekatan Science Technology EngineeringArts Mathematics (STEAM) pada anak usia dini hadir dikarenakan adanya tuntutakn era revolusi Industi 4.0, yang mampu menstimulus skills abad 21. Namun dalam pengintegrasian bidang-bidang ilmu STEAM dengan kegiatan bermain anak masih ditemukan kesenjangan gender. Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi STEAM dalam mengkonstruksi kesetaraan gender pada anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian ini adalah anak berusia 5-6 tahun sebanyak 17 anak, 2 guru dan kepala sekolah. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Teknik analisis menggunakan tematik analisis dan memvalidasi ulangkan dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) implementasi STEAM di PAUD; serta (2) kegiatan STEAM dan proses konstruksi kesetaraan gender. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi STEAM merupakan praktik baik untuk mengkonstruksi kesetaraan gender pada anak usia dini.
Determinan Faktor Orang Tua Millenial dalam Pendidikan Anak Usia Dini Rani Darojah; Urip Tri Wijayanti; Sri Sugiharti
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 6 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i6.3382

Abstract

Generasi millennial dibesarkan dalam lingkungan masifnya penggunaan teknologi informasi, sangat bergantung pada internet yang mengakses seluruh informasi termasuk pendidikan anak usia dini (PAUD). Keberadaan lembaga PAUD tersebar diberbagai daerah. Namun, 37,4% orang tua milenial di provinsi Jawa Tengah tidak berpartisipasi menyekolahkan anaknya di PAUD. Tujuan penelitian, mengetahui determinan faktor orang tua millennial dalam pendidikan anak usia dini di provinsi Jawa Tengah. Jenis penelitian kuantitatif desain belah lintang. Respondennya  orang tua milenial dan memiliki anak usia pra sekolah. Jumlah responden 1448 orang. Analisis secara univariat dan bivariate menggunakan uji statistik chi square tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan, orang tua millennial yang tinggal di perdesaan, berpendidikan tinggi dan bekerja belum banyak berpartisipasi menyekolahkan anaknya di PAUD. Untuk itu penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi Dinas Pendidikan untuk semakin meningkatkan sosialisasi dan publikasi pentingnya PAUD pada para orang tua yang bertempat tinggal di perdesaan dengan tingkat pendidikan tinggi dan bekerja, sehingga mereka tergerak berpartisipasi mengikutkan anaknya di PAUD.
Penanaman Nilai Pendidikan Karakter dari Cerita Rakyat Minahasa melalui Pembiasaan Perilaku Anak Usia Dini Heldy Jerry Rogahang; Berdinata Massang; Ester Yuniati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 6 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i6.2331

Abstract

Pendidikan karakter perlu ditanamkan mulai dari usia dini, nilai-nilai pendidikan karakter dapat diperoleh dari cerita rakyat yang ada di Indonesia khususnya di daerah Minahasa. Penelitian ini bertujuan untuk: menganalisis cerita rakyat Minahasa yang digunakan dalam penanaman nilai pendidikan karakter. Penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan metode penelitian deskriptif di PAUD Anggrek Kelurahan Malalayang Barat. Peneliti sebagai instrumen kunci, dan pengambilan data dilakukan dengan wawancara kepada guru-guru PAUD. Teknik analisis data: membuat transkrip hasil wawancara, mengklasifikasikan data berdasarkan fokus penelitian, penemuan makna, dan  pengujian keabsahan. Penemuan dalam hasil penelitian adalah terdapat beberapa cerita rakyat Minahasa yang dapat digunakan dalam penanaman nilai karakter, nilai karakter di antaranya meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan yang Maha Esa, menghormati orang tua, dan peduli lingkungan, kegiatan pembiasaan yang dapat dilakukan untuk mendukung penanaman pendidikan karakter dengan beribadah secara teratur, bertutur kata dengan sopan dan santun, dan merawat tanaman dan hidup bersih.
Penjaminan Mutu Calon Guru Anak Usia Dini di Perguruan Tinggi Kota Surakarta Fetty Ernawati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 6 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i6.3245

Abstract

Kualitas guru AUD sangat dipengaruhi proses pendidikan di perguruan tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penjaminan mutu program studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) berdasarkan input mahasiswa, input dosen, dan proses pembelajaran. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah ketua prodi dan sekretaris prodi. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi dan analisis dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan (1) penjaminan mutu input mahasiswa dilakukan dengan dua cara, yakni seleksi mahasiswa secara nasional dan seleksi internal perguruan tinggi, (2) penjaminan Mutu Input Dosen dilakukan dengan cara Paper based dan Performance Based, (3) penjaminan Mutu Proses Pembelajaran pada Prodi PG PAUD/PIAUD di Surakarta meliputi Kurikulum, Proses Implementasi Kurikulum, Evaluasi/Penilaian, Praktikum, Magang, Sarpras pendukung proses. Penelitian ini merekomendasikan setiap pengelola program studi untuk lebih memperhatikan standar mutu lulusan PG-PAUD dengan kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi pengelola PAUD.
Hubungan Lingkungan Teman Sebaya dan Game Online dengan Perilaku Agresif Anak Cindy Aprilia Puspita Sari; Faridah Faridah; Yoga Kertapati; Nur Chabibah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 6 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i6.1946

Abstract

Perilaku agresif menjadi salah satu permasalahan yang dialami oleh anak usia sekolah dan kian meningkat, baik secara nonverbal maupun verbal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan lingkungan teman sebaya dan bermain game online yang mengandung unsur kekerasan dengan perilaku agresif. Analisis penelitian mengguanakan cross-sectional dan observasi. Populasi penelitian sebanyak 224. Pengambilan sampel dengan cara teknik probability sampling dengan menggunakan proportional stratified random sampling dan diperoleh sebanyak 144 respondent. Analisis data menggunakan uji Spearmen’s Rho. Hasil penelitian didapatkan terdapat hubungan lingkungan teman sebaya dengan perilaku agresif. Tidak adan hubungan bermain game online yang mengandung unsur kekerasan dengan perilaku agresif. Siswa yang mempunyai karakteristik lingkungan teman sebaya yang baik dan intensitas bermain game online rendah akan memiliki sikap dan perilaku yang baik. Lingkungan yang buruk dan intensitas bermain game online yang tinggi dapat mempengaruhi perilaku. Penelitian ini sebagai bahan refferensi dan edukasi bagi orang tua tentang bahaya game online terhadap pembentukan sikap dan kepribadian anak di lingkungan keluarga di era kurangnya komunikasi sosial antar keluarga.
Penerapan Moderasi Beragama pada Lembaga PAUD di Sulawesi Tenggara Muh. Shaleh; Muthia Nur Fadhilah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 6 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i6.2903

Abstract

Keragaman Indonesia sedang diuji dengan sekelompok orang yang mengekspresikan sikap keagamaan ekstrim. Hal tersebut dapat merusak keberagaman dan keharmonisan masyarakat. Pemerintah bertindak untuk menanamkan nilai-nilai moderasi beragama melalui lingkup Pendidikan khususnya pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pemahaman moderasi beragama pengelola dan pendidik PAUD dan model-model penerapan moderasi beragama pada lembaga PAUD yang ada di Sulawesi Tenggara. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara terhadap narasumber. Sumber data yang akan digunakan dalam penelitian ini yaitu: Data primer diperoleh secara langsung dari informan dengan menggunakan Hasil penelitian ini menunjukan bahwa moderasi beragama dikenalkan dan ditanamkan melalui nilai-nilai yang terkandung dalam moderasi yang meliputi sikap toleransi dan terbuka, keadilan, kedamaian, keseimbangan, dan kebaikan. Adapun model penerapan moderasi beragama yang digunakan melalui pembiasaan.
Identifikasi Materi Pembelajaran PAI pada PAUD Berdasarkan Permendikbudristek Nomor 7 Tahun 2022 Basuki Basuki
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 6 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i6.3142

Abstract

Sebelum melakukan proses pembelajaran, guru harus mengetahui ruang lingkup materi pembelajaran sesuai dengan jenjang pendidikan serta kebijakan terbaru, karena banyak guru hanya mengetahui ruang lingkup materi pembelajaran dari “buku guru” tanpa melihat kebijakan terbaru. Penelitian ini bertujuan untuk mengidenfikasi ruang lingkup materi pembelajaran PAI (Pendidikan Agama Islam) pada PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) berdasarkan kebijakan terbaru yaitu Keputusan Menteri Pendidikan Nomor 7 Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan studi kepustakaan dengan memanfaatkan kebijakan terbaru tersebut sebagai sumber data primer. Penelitian ini telah menemukan dua ruang lingkup materi PAI pada PAUD, dengan menggunakan teknik analisis isi. Pertama, pengenalan dan penanaman tauhid yang merupakan kewajiban pertama manusia sebagai hamba Allah. Kedua, pengenalan dan penanaman sikap toleransi dan kasih sayang terhadap semua makhluk dan kasih sayang terhadap dirinya sendiri dengan menjaga kebugaran, kesehatan, kebersihan, keselamatan dan keamanan pribadi
Penguatan Pembelajaran Sains di PAUD Saat dan Pasca Belajar dari Rumah (BDR) Mubiar Agustin; Sabila Idzni Suryana; Yoga Adi Pratama
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 6 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i6.3734

Abstract

Pandemi Covid-19 mengharuskan anak Belajar Dari Rumah (BDR). Situasi ini memberikan pengaruh terhadap aktivitas pembelajaran anak, termasuk pembelajaran sains. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk dari kegiatan sains apa saja yang diterapkan guru pada kegiatan pembelajaran pasca pandemi serta kendala yang dihadapinya. Pada penelitian ini juga ingin melihat sinkronisasi atas kegiatan yang telah anak lakukan di rumah dengan kegiatan nanti saat pertemuan tatap muka dilaksanakan. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode survey dengan pendekatan kuantitatif yang melibatkan 462 guru PAUD di Jawa Barat. Perolehan data penelitian didapatkan menggunakan instrumet berupa soal kuisioner mengenai pembelajaran sains di PAUD yang dikumpulkan secara online melalui media googleform. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran sains dilaksanakan pada seluruh tema pembelajaran PAUD. Kegiatan sains yang paling banyak digunakan yaitu kegiatan mencampur warna dan merawat tanaman. Manfaat dari kegiatan sains yang paling tinggi adalah meningkatkan rasa ingin tahu. Selanjutnya, kendala yang paling banyak dirasakan yaitu operasional yang kurang mendukung. Maka, upaya sinkronisasi pembelajaran pasca pandemi dapat dilakukan dengan tetap menggunakan hal-hal yang mampu memunculkan keunggulan-keunggulan dari pembelajaran online pada pembelajaran offline seperti penggunaan teknologi dalam pembelajaran.
Pengembangan Model Permainan Berbasis Barang Bekas untuk Membangun Kompetensi Abad 21 pada Anak Usia Dini Chandra Apriyansyah; Lia kurniawaty
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 6 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i6.3446

Abstract

Studi penelitian ini dilatarbelakangi karena pada abad 21 di Indonesia sedang mengalami gawat darurat  pendidikan. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan model permainan yang relevan untuk anak usia dini berbasis barang bekas di sekitar lingkungan anak. Penelitian ini adalah rangkaian Riset dan Pengembangan (Research Development) melalui Model ADDIE: analyze (A), design (D), develop (D), implementation (I), evaluate (E). Objek penelitian ini dilaksanakan pada 5 lembaga satuan pendidikan PAUD yaitu 75 peserta didik. Teknik mengumpulkan data melalui teknik observasi, wawancara, dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan analisis kuantitatif sederhana. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari hasil uji efektifitas pada tabel gain berkategori sedang dan data telah diuji efektifitasnya berdistribusi tergolong normal dan uji t pretest dan posttest terjadi perubahan yang signifikan. Kesimpulan penelitian ini model permainan yang dikembangkan dapat meningkatkan kompetensi abad 21 pembelajaran PAUD.

Page 8 of 18 | Total Record : 172