cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
Mohammad Fauziddin
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
jurnalobsesi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai Nomor 23 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 23561327     EISSN : 25498959     DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi
Core Subject : Education,
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 118 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 5 (2023)" : 118 Documents clear
Implementasi Pengenalan Budaya Lokal di Sentra Seni pada Anak Usia 4-6 Tahun Ni Kadek Aris Rahmadani; Neneng Tasuah; R. Agustinus Arum Eka Nugroho; Dinda Alianda; Dayati Erni Cahyaningrum
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.4272

Abstract

Pengenalan budaya di sekolah sangat penting, dimana anak usia dini dapat mengenal dan melestarikan budaya di Indonesia, khususnya budaya lokal dimana mereka tinggal. Lembaga ini mengembangkan tema budaya lokal sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan, khususnya pada pembelajaran di sentra seni. Sentra ini berfokus memberikan kesempatan dalam mengembangkan berbagai keterampilan, seperti menempel, melipat menggunting, melukis, serta membuat karya seni. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana pengenalan budaya lokal dalam pembelajaran di sekolah melalui sentra seni. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan studi kasus. Penelitian dilakukan di TK Islam Hidayatullah pada anak usia 4-6 tahun. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan analisis data dengan Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengenalan budaya lokal Semarang melalui media seperti video, buku, cerita, media apersepsi, miniatur, wayang, serta kegiatan yang dapat mengembangkan kegiatan di sentra seni. Guru berperan menyediakan berbagai alat dan bahan yang bervariasi, serta menyusun perangkat pembelajaran
Efektivitas Layanan Informasi untuk Meningkatkan Kebersyukuran Siswa Etnis Minangkabau Fitria Umami; Herman Nirwana; Syuryani Syuryani
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5363

Abstract

Kebersyukuran remaja bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor salah satunya adalah budaya. Keterkaitan kebersyukuran dengan budaya berhubungan dengan filososfi hidup yang ada pada masyarakat tersebut. Masyarakat Minangkabau menganut sistem kekerabatan matrilineal dimana perempuan lebih dihargai dari laki-laki. Tujuan penelitian ini untuk menguji efektivitas layanan informasi dalam meningkatkan kebersyukuran siswa yang berlatar belakang etnis Minangkabau. Jenis penelitian eksperimen yang digunakan yaitu quasi eksperimen dengan rancangan penelitian one group design. Teknik pemilihan subjek menggunakan stratified random sampling, dengan jumlah subjek sebanyak 93 orang terdiri dari 35 pria dan 58 wanita.  Instrumen yang digunakan berupa  Daftar Isian Kebersyukuran dengan model likert. Penelitian ini menggunakan uji statistik t-test (independent sample t-test dan paired sampel t-test). Menemukan hasil bahwa terdapat perbedaan yang signifikan tingkat kebersyukuran pria dan wanita sebelum dan sesudah diberikan perlakukan menggunakan layanan informasi yang telah dikembangkan sebelumnya. Oleh karena itu, layanan informasi yang telah dikembangkan efektif digunakan oleh guru BK/Konselor untuk meningkatkatkan kebersyukuran siswa Minangkabau.
Project-based Learning untuk Menstimulasi Kemandirian Anak di Kelompok Bermain Wikan Cahyo Namaskara; Mintarsih Arbarini; All Fine Loretha
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5257

Abstract

Melalui kemandirian, anak lebih leluasa mengembangkan dirinya terutama terkait komunikasi dan pengendalian dirinya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan project-based learning untuk menstimulasi kemandirian anak beserta dampaknya di Kelompok Bermain Khodijah Temanggung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain penelitian fenomenologi. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi pada siswa, kepala sekolah, dan lima orang tua siswa. Teknik keabsahan data adalah triangulasi sumber dan teknik yang dianalisis menggunakan teknik Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian ini adalah Kegiatan pembelajaran project-based learning berupa bermain, berdiskusi, dan pengerjaan proyek dengan proses yang dikenal dengan Pijakan berupa Lingkungan Main, Sebelum Main, Saat Main, dan Setelah Main. Kegiatan tersebut berpusat pada siswa melalui dorongan untuk dengan optimalisasi peran pendidik melalui penggunaan pertanyaan inkuiri, pemaksimalan peraturan dan program lembaga, serta pembiasaan siswa bercerita dengan kolaborasi orang tua. Dampak pembelajaran adalah mampu mengerjakan pekerjaan rumah sederhana, memiliki kepekaan sosial, memiliki tanggung jawab, mulai percaya diri, mampu meluapkan emosi secukupnya, dan lebih terampil berkomunikasi. Penelitian lebih lanjut diperlukan terutama yang berhubungan dengan tingkat keefektivitasannya pada kemandirian siswa.
Nilai Agama dan Moral untuk Anak Usia 4-6 Tahun: Analisis Kebijakan Terbaru Satriani Satriani
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.4979

Abstract

Pedoman Implementasi Kurikulum Pada Raudhatul Athfal (RA) sebagai kebijakan terbaru telah terpublikasi, namun belum sepenuhnya diimplementasikan dalam pembelajaran karena guru mengetahui ruang lingkup materi pembelajaran dari buku tanpa melihat kebijakan terbaru. Oleh karena itu, penting untuk mendeskripsikan nilai agama dan moral untuk anak usia 4-6 tahun pada kurikulum merdeka. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan nilai agama dan moral sebagai salah satu elemen capaian pembelajaran pada kurikulum merdeka untuk anak usia 4-6 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian Pustaka yang mengkaji kebijakan, buku, artikel ilmiah dan ayat al-Quran (QS. Al-Anbiya/21:32 dan QS. Luqman/31: 13,17-19) mengenai nilai agama dan moral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa capaian pembelajaran elemen nilai agama dan moral (budi pekerti) adalah: nilai akidah/tauhid (percaya kepada Allah swt), nilai ibadah dan nilai akhlak (membiasakan berakhlak karimah) yang dapat diimplementasikan secara terpisah maupun terintegrasi dengan elemen capaian pembelajaran yang lainnya atau lintas aspek perkembangan anak melalui pembelajaran intrakurikuler dan pembelajaran berbasis proyek untuk mendukung penguatan karakter profil pelajar Pancasila di Raudhatul Athfal.
Pengembangan Model Pembelajaran Literasi Keuangan Syariah pada Anak Usia Dini di Taman Kanak-kanak Alip Nur Chofipah; Rukiyati Rukiyati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5263

Abstract

Pendidikan literasi keuangan sejak dini dapat mengembangkan keterampilan yang baik dalam mengelola keuangan di masa dewasa, sehingga penting untuk menanamkan nilai-nilai literasi keuangan syariah pada anak PAUD. Penelitian ini dimaksudkan dengan tujuan menciptakan kerangka pembelajaran literasi keuangan syariah bagi anak berusia 5-6 tahun di Taman Kanak-kanak. Model pengembangannya ialah ADDIE dengan dua tahap uji coba skala terbatas 2 guru dan 15 anak dan skala besar dan uji efektivitas kepada 55 anak dan 6 guru. Teknik pengumpulan dengan wawancara, angket validasi dari ahli materi, ahli media, ahli instrumen, angket respon pengguna, dan daftar cek penilaian. Teknik analisis data dan uji efektivitas dengan uji Paired T Test dengan taraf sig 0,05. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwasannya pengembangan model pembelajaran literasi keuangan syariah dengan pendekatan inkuiri terbimbing efektif dalam meningkatkan pemahaman literasi keuangan syariah anak usia 5-6 tahun mengalami perubahan signifikan terhadap pemahaman literasi keuangan syariah anak pada setiap series.
Eksplorasi Lingkungan dalam Pembelajaran Anak di Lembaga PAUD Ahmad Mufid Hisyam Ali; Puji Yanti Fauziah; M. Ali Latif
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5181

Abstract

Eksplorasi lingkungan dalam pembelajaran anak di lembaga PAUD merupakan upaya mendekatkan anak dengan lingkungannya, sekaligus memperkenalkan potensi alam yang perlu dipelihara dan dilestarikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan eksplorasi lingkungan dalam pembelajaran anak di  lembaga PAUD dan faktor-faktor pendukungnya. Penelitian ini termasuk studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Data dianalisis dengan triangulasi menggunakan model tiga Langkah Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan anak dibimbing dan difasilitasi melakukan kegiatan ekplorasi lingkungan dengan melihat dan mencermati hal-hal yang ada dan terjadi, dilakukan tanya jawab antara guru dan anak, dan meminta anak bercerita pengalaman setelah berkunjung. serta guru menjelaskan terkait sumber belajar lingkungan. Faktor pendukungnya: keterlibatan orang tua peserta didik, dan lokasi satuan pendidikan anak usia dini terdapat tanaman, hewan, sungai, gunung dan serta potensi alam lainnya.
SAS Method: Creating Equity and Adaptivity for Students' Linguistic Skills Hartono Hartono; Abdur Rosid; Fathor Rozi; Siti Musyarrafah; Idayati Idayati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.4092

Abstract

The aim of this research was to describe the application of the SAS (Synthetic Structural Analytical) method as an effort for equality and adaptivity towards the linguistic skills of early age students. This research used the type of Classroom Action Research. The subjects of this research were class B1 students at TPA (20 students). Data collection techniques use observation, interviews and (closed) tests. The data analysis technique used is analysis of the percentage test results for students' reading skill categories based on the results obtained on observation sheets taken during the learning process. The results prove that the SAS method is able to develop students' reading skills so that they are effective and successful in achieving quality and adaptivity later at the elementary school level. The increase in the percentage of students' reading skills was obtained from the five aspects (sensory, perceptual, schemata, thinking and affective) which encouraged them to develop their reading skills in a structured and synthetic analysis. This research specifically described the success of the SAS method which can not only be a technique for improving students' reading skills, but can also make
Keteladanan Orang Tua dalam Mengembangkan Moralitas Anak Usia Dini Sri Dwi Harti
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5191

Abstract

Keteladanan orang tua dalam kehiduapan sehari-hari memiliki pengaruh yang sangat besar delam pengembangan moralitas anak. Sikap dan perilaku baik dan benar yang dinampakan oleh orang tua akan terekam dalam diri anak dan kemudian akan dicerminkan oleh anak. Sebaliknya, sikap dan perilaku yang tidak benar yang dilakukan oleh orang tua akan terkam dalam diri anak sehingga anak mencerminkan perilaku yang tidak benar. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis, ketelanan orang tua dalam kehidupan sehari-hari dan perilaku yang dicerminkan oleh anak melalui perilakunya sebagai pengembangkan moralitas anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka yakni merujuk pada jurnal internasional dan nasional. Objek dan subyek dalam penelitian ini adalah orang tua dan anak namun akan di kaji secara literatu bukan studi lapangan. Perolehan data dalam penelitian dilakukan secara literatur. Analisis data dalam penelitian adalah menganalisis sumber secara literatur dengan menarik kesimpulan dan implikasi.  Hasil penelitian menujukkan bahwa keteladanan orang tua memiliki pengaruh yang tinggi dalam mengembangkan moralitas anak melalui kehidupan sehari-hari. Selain itu, keladanan orang tua merupakan role model yang ampuh untuk mengembangkan moral anak sejak dini
Analisis Kesesuaian Media Cerita Rakyat Digital dengan Kebutuhan Literasi Emergen Syarif Hidayatullah; Yeti Mulyati; Vismaia S. Damaianti; Tedi Permadi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5000

Abstract

Orang tua dan guru belum mampu memanfaatkan media digital secara maksimal untuk mengembangkan literasi emergen anak karena banyak faktor salah satunya terkait media digital yang digunakan. Penelitian ini berupaya untuk menganalisis data bentuk cerita rakyat dalam media digital dan data kesesuaian media digital tersebut dengan kebutuhan literasi emergen. Untuk mendapatkan data tersebut, penelitian ini menggunakan mix method research (MMR) dengan tipe Exploratory. Data dalam penelitian ini berupa media digital berbasis Android. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas cerita rakyat sudah sesuai dengan kebutuhan literasi emergen, namun aspek mendasar dari literasi emergen mengenai penyajian kalimat dalam cerita masih perlu perbaikan. Selain itu, penggolongan level membaca dan usia penting dimunculkan dalam media digital untuk memberikan pesan kepada pengguna agar dapat memilih media digital sesuai dengan level dan usianya. Hasil penelitian ini merekomendasikan pentingnya penyajian cerita rakyat dalam bentuk media digital agar dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh guru dan orang tua dalam membacakan cerita rakyat.
Story Telling dan Pembentukan Karakter Anak Usia Dini Ira Kesuma Dewi; Endang Haryati; Andy Chandra
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5162

Abstract

Salah satu metode yang dapat digunakan dalam pembentukan karakter anak usia dini adalah melalui story telling. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lebih mendalam efektivitas story telling digital dengan story telling konvensional dalam pembentukan karakter anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitis dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi perilaku anak-anak dan wawancara dengan guru TK. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah meliputi reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan atau verifikasi. Penelitian ini juga menggunakan triangulasi untuk menguji validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa story telling digital lebih efektif dalam membentuk karakter anak usia dini dengan menunjukkan perubahan yang signifikan dalam aspek kemandirian dan tanggung jawab. Sedangkan pada kelompok anak yang mengikuti sesi story telling konvensional tidak terdapat perubahan perilaku yang signifikan

Page 2 of 12 | Total Record : 118