Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles
118 Documents
Search results for
, issue
"Vol 7, No 5 (2023)"
:
118 Documents
clear
Faktor Ekologi dalam Kegiatan Menyimak Cerita pada Anak Usia Dini : Studi Kasus Bimbingan Belajar Nathania
Mubayyamah Mubayyamah;
Luluk Sri Agus Prasetyoningsih
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5219
Penelitian ini berfokus pada analisis faktor ekologi dalam kegiatan menyimak cerita pada anak usia dini. Alasan penelitian tersebut karena faktor ekologi juga menjadi bagian penting dalam kegiatan menyimak anak usia dini. Kegiata menyimak dilakukan secara privat karena objek dalam penelitian ini adalah anak yang mengikuti bimbingan belajar ngaji dan agama dasar pada bimbingan belajar Nathania bimbel yang berlokasi di Malang raya meliputi kota Malang, kota Batu dan kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus karena peneliti terlibat secara langsung. Peneliti mengumpulkan data dengan cara observasi, wawancara yang sudah divalidasi alhi dan dokumentasi. Kemudian peneliti menganalisis data dengan beberapa tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi dan klasifikasi, dan penyajian data. Untuk keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi sumber dan teori. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa faktor ekologi memiliki peran terhadap efektivitas menyimak anak usia dini, hal ini didasarkan terhadap 3 faktor ekologi yaitu 1) Faktor ruangan belajar, 2) Faktor lingkungan keluarga, 3) Faktor lingkungan sekolah. Implikasi pada penelitian selanjutnya yaitu bagaiman perbedaan lingkungan sekolah dan lingkungan keluarga berperan terhadap sikap anak dalam kegiatan belajarnya.
Bermain Pasir Kinetik untuk Meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini
Fauziah Harahap;
Rosmaimuna Siregar;
Jumaita Nopriani Lubis
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5365
Fungsi pengembangan kreativitas anak yakni pengembangan kecerdasan serta kemampuan anak berekspresi dan membuat hal-hal baru. Apabila potensinya dikembangkan secara baik, anak bisa mengenali serta menyadari dirinya serta jadi manusia nyata. Penelitian ini bertujuan menaikkan kreativitas anak lewat permainan pasir kinetik. Jenis penelitian ialah penelitian tindakan kelas memakai model Kemmis dan Taggart yakni perencanaan, tindakan, observasi serta refleksi. Penelitian dilakukan terhadap 15 anak usia 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data memakai observasi serta pencatatan. Teknik analisis data penelitian ini yakni analisis data kualitatif serta kuantitatif. Hasil penelitian memperlihatkan kreativitas anak meningkat sesudah bermain pasir kinetik. Kreativitas anak di siklus sebelumnya sejumlah 16,75%, siklus satu sejumlah 52%, dan siklus dua sejumlah 88,5%. Hasil itu memperlihatkan kreativitas anak bisa ditingkatkan dengan bermain pasir kinetik.
Analisis Publikasi Karya Ilmiah tentang Pernikahan Usia Dini dan Stunting Pasca Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021
Rif'at Nur Aesy Alifah;
Diana Diana;
Yuli Kurniawati Sugiyo Pranoto
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5302
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis publikasi ilmiah yang terkait dengan pernikahan usia dini dan stunting setelah diberlakukannya Peraturan Presiden No 72 tahun 2021. Pernikahan usia dini merupakan fenomena yang masih sering terjadi dibeberapa negara termasuk Indonesia, dan telah diketahui memiliki dampak buruk pada kesehatan ibu serta pertumbuhan anak stunting. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia melalui kebijakan baru tersebut berupaya untuk mengatasi masalah ini. Metode analisis menggunakan pendekatan sistematis dalam mencari artikel-artikel relevan melalui database penelitian Google Scholar. Berbagai studi ilmiah yang relevan dilibatkan dalam analisis ini. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa terdapat tiga tema dominan dari empat material artikel. Tiga tema dominan tersebut yaitu faktor, dampak, dan penanganan, hal ini ditunjukan untuk kedua variabel penelitian yaitu pernikahan usia dini dan stunting. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang hubungan antara pernikahan usia dini dan stunting pasca Peraturan Presiden No 72 tahun 2021. Implikasi dari penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pemerintah dalam mengembangkan langkah lebih lanjut untuk mengatasi masalah tersebut.
Implementation of Digital-Based Approaches in Early Childhood Education Supervision Amidst the COVID-19 Pandemic
Onny Fitriana Sitorus;
Trisni Handayani;
Sri Astuti
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5398
In the context of early childhood education, education plays a crucial role in shaping a child’s development. The COVID-19 pandemic has transformed the education landscape entirely, including early childhood education. School principals and early childhood educators have faced challenges in providing effective supervision, guidance, and evaluation in digital-based learning environments. This research aims to analyze the implementation of digital-based approaches in early childhood education supervision during the COVID-19 pandemic. Employing a survey method with a mixed-method approach, the results indicate that digital-based supervision in early childhood education exhibits limited effectiveness due to educators' lack of digital literacy, institutional unpreparedness, and suboptimal communication channels. Emphasizing digital literacy training, ensuring digital infrastructure, establishing continuous communication, and adopting user-friendly applications are crucial to enhancing educator competencies and enriching children learning experience.
Problematika Guru dalam Pemanfaatan Internet sebagai Media Pembelajaran
Hestin Latifah;
Zaka Hadikusuma Ramadan
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5330
Masih banyak guru yang kesulitan dalam menggunakan dan memanfaatkan teknologi internet. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui serta mendeskripsikan kendala yang dialami oleh guru dalam memanfaatkan internet sebagai sumber media pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode inkuiri naturalistik. satu guru kelas enam dan satu kepala sekolah sebagai sumber data. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model sirkuler sugiono dengan tiga tahapan yaitu: deskriptif, reduksi, dan seleksi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kendala yang di guru dalam memanfaatkan internet sebagai media pembelajaran yaitu terletak pada ketidaktahuan guru mengenai website pembuat media pembelajaran, mencari media pembelajaran di internet, kurangnya kreativitas guru, waktu yang digunakan untuk mempelajari media pembelajaran, jenis media yang sudah digunakan, kompetensi pedagogik, dan kompetensi profesional, faktor usia guru, dana yang dibutuhkan oleh guru serta dana yang disediakan sekolah.
Pengembangan Video Edukasi Berbasis Model Pembelajaran Guided Inquiry untuk Keterampilan Sains di TK
Amran Maswal;
Dadan Suryana
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5255
Penggunaan media pembelajaran yang belum optimal dan rendahnya kemampuan pendidik dalam membuat media video edukasi mengakibatkan kurangnya stimulasi terhadap perkembangan keterampilan sains anak. Penelitian ini bertujuan membuat video edukasi berbasis model pembelajaran guided inquiry yang layak, praktis dan efektif. Penelitian ini menggunakan riset dan pengembangan dengan pendekatan model ADDIE dengan tahap Analisis, Desain, Development, Implementation, dan Evaluation. Video edukasi merupakan gabungan antara audio dan visual dalam menyampaikan informasi sehingga anak usia dini lebih mudah menangkap informasi karena menggunakan dua indera. Berdasarkan hasil penelitian bahwa pengembangan video edukasi berbasis model pembelajaran guided inquiry untuk keterampilan sains anak dinyatakan sangat valid oleh ahli materi dan ahli media dengan persentase 89% dan 83%. Hasil praktikalitas pengembangan video edukasi untuk keterampilan sains dinyatakan sangat praktis, dengan hasil rata-rata persentase praktikalitas 91%. Hasil persentase efektivitas anak diperoleh 91% yang dinyatakan sangat efektif. Dapat disimpulkan media video edukasi berbasis model pembelajaran guided inquiry untuk keterampilan sains di Taman Kanak-kanak dinyatakan sangat valid, sangat praktis, dan sangat efektif.
Virtual Reality-Based Instructional Media through Enriched Virtual Classroom in Microteaching
Cecep Kustandi;
Durotul Yatimah;
Rugaiyah Rugaiyah;
Bambang Budi Wiyono
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5334
Current technological advances challenge educational institutions to create innovative learning. Therefore, one way to create innovative learning can be done by developing technology-based learning media models. This research aims to develop innovative learning in higher education using virtual reality-based instructional media through enriched virtual classroom in microteaching courses. The Integrative Learning Design Framework (ILDF) development model is used in this study. Data was collected by distributing questionnaires to media and material experts from educational technology study program to conduct product trials and in-depth interviews with five students and a microteaching lecture at Universitas Negeri Jakarta. The result shows that the virtual reality model can be the ease and achievement of microteaching learning objectives. This research has implications for microteaching learning models for pre-service teachers so that they can provide teaching experience with minimal risk and encourage learning innovation through educational technology.
Peranan Profesional Guru dalam Meningkatkan Nilai Karakter Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak
Khairu Nisa Yulianti;
Farida Mayar;
Delfi Eliza
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5243
Observasi awal dilakukan terlihat pendidikan karakter yang diterapkan oleh guru sudah bagus dan menghasilkan anak-anak yang bernilai karakter, maka dari itu penulis ingin mengetahui peranan guru pada saat menanamkan nilai-nilai karakter kepada anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidik terlatih terhadap perkembangan moral siswanya. Teknik penelitian kualitatif dan deskriptif digunakan untuk penelitian ini. Satu kepala sekolah dan delapan pendidik berperan sebagai peserta dalam penelitian ini. Informasi dalam penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara dan observasi yang cermat. Metode analisis data meliputi penyaringan, visualisasi, dan interpretasi. Temuan dari penelitian ini menyoroti peran penting yang dimainkan oleh para pendidik di Taman Kanak-kanak dalam membina perkembangan moral siswa melalui rutinitas, emulasi, dan evaluasi. Untuk mewujudkan dengan sebaik-baiknya penanaman nilai-nilai karakter yang dilakukan oleh guru yang profesional dan mencapai hasil yang sesuai dengan tujuan sekolah yaitu menyiapkan generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, dan unggul metode ini dilaksanakan sehari-hari tanpa ada unsur paksaan. pada anak dalam upaya membuat anak senang saat melakukannya.
Art Learning for Children as a Social Emotional Learning Program
Selvi Rahmadani Pratiwi;
Yudi Sukmayadi;
Trianti Nugraheni
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5227
Attitude is an aspect that needs attention because it is a polemic problem in children today. This article aims to initiate the concept of art learning as a social emotional learning program. It can be said that art education has a further meaning than just a process of transferring knowledge and skills, but art education can be used as an effort to develop Emotional Intelligence (EQ) and Intellectual (IQ) this is because art education itself is based on mental (moral), analysis, and synthesis, besides that art is seen as having the essential value to touch one's emotional plain. Literature review is the method in this research with data collection techniques from keyword searches: (1) social emotional learning and (2) art learning for children through Google Scholar. The results of the study found that social emotional learning through art education is seen as something interesting and crucial to be studied and further formulated into a formulation, where the concepts of Art Learning and Social Emotional Learning are used as a foothold and then analyzed, and led to the finding that art learning can be used as a social emotional learning program to be able to improve the five domains of children's social emotional competence. This research has implications for children's social emotional development including awareness and appreciation skills as a form of affection that can be applied later in social life.
Analisis Pengembangan Komunikasi, Persepsi, Bunyi, dan Irama (PKPBI) Anak Tunarungu dan Kebutuhan Media Pembelajarannya
Nurfitri Elyondri;
Nur Azizah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.4130
Dampak langsung bagi tunarungu mengalami hambatan komunikasi dan hambatan proses pembelajaran. Untuk melatih kemampuan komunikasi dan mendengar tunarungu, diperlukan latihan PKPBI. Kajian ini bermaksud guna menganalisa kebutuhan pengembangan media PKPBI dengan basis android bagi anak tunarungu yang menunjang pembelajaran di kelas. Penelitian dilaksanakan di SLB Cendana Duri dalam jangka waktu 6 minggu berturut-turut. Subjek penelitian seorang guru PKPBI dan 7 anak tunarungu SDLB. Penelitian menggunakan pengembangan model ADDIE, tahapan dipakai terbatas pada tahap analisis. Instrumen penelitian adalah pedoman observasi dan wawancara analisis kebutuhan anak tunarungu dan media. Teknik analisa data memakai model Miles dan Huberman, yaitu (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh bahwa 1) anak mengalami gangguan pendengaran alhasil mengalami hambatan dalam berkomunikasi dan persepsi bunyi dan irama, 2) dibutuhkan media pembelajaran praktis, dan 3) peneliti bertujuan guna mengembangkan media pembelajaran berbasis android sesuai analisis kebutuhan.