cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
Mohammad Fauziddin
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
jurnalobsesi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai Nomor 23 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 23561327     EISSN : 25498959     DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi
Core Subject : Education,
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 2,799 Documents
Strategi Guru dalam Mengatasi Tantrum Anak Usia 4-5 Tahun Diva Ariantari; Wilda Isna Kartika; Masnurrima Heriansyah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i1.6195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku tantrum yang ditunjukkan dan strategi yang digunakan guru untuk mengatasi tantrum  anak  usia 4-5 tahun di KB Anyelir Samarinda. Menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang dikumpulkan berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian hasil pengumpulan data dikelompokkan lalu dianalisis menggunakan teknik analisis data model interaktif yang dikemukakan oleh Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Bentuk perilaku tantrum yang ditunjukkan anak di KB Anyelir yaitu merupakan jenis verbal frustration tantrum dan temperamental tantrum dengan mengalami perilaku menangis dan menjerit dikarenakan anak tidak bisa menyampaikan keinginan perasaannya dan (2) Strategi guru dalam mengatasi tantrum anak usia dini yaitu memberikan ruang untuk anak meluapkan emosinya disertai pengawasan oleh guru sampai anak merasa tenang dan dapat berkomunikasi dengan guru mengenai penyebab dan keinginan anak yang tidak dapat tersampaikan olehnya. Dengan itu bisa ditarik sebuah Kesimpulan jika perilaku tantrum yang terjadi pada perilaku anak menjerit-jerit dan menangis dan pelaksanan guru mengatasi tantrum dengan memberi ruang untuk anak meluapkan emosinya disertai pengawasan.
Pengembangan Media Sabun Geometri Palm Oil untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Usia 5–6 Tahun Azizah Nurjanati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i6.6193

Abstract

Untuk mendukung perkembangan kognitif yang optimal, diperlukan pendekatan pembelajaran yang interaktif serta lingkungan dan bahan belajar yang mendukung. Anak perlu mendapatkan stimulasi yang tepat agar perkembangannya maksimal, dan kegiatan pembelajaran perlu diperkaya dengan media yang menyenangkan agar dapat meningkatkan ketertarikan anak dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Media Sabun Geometri Palm Oil sebagai alat untuk membantu anak usia dini mengenal dan mengeksplorasi bentuk geometri melalui media yang mereka buat sendiri. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model lima tahap (MANTAP) yang dikembangkan oleh Sumarni dkk. Subjek penelitian ini adalah 12 siswa taman kanak-kanak (TK), dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara terhadap dua pendidik TK. Hasil validasi media Sabun Geometri Palm Oil layak digunakan untuk meningkatkan kognitif anak usia 5-6 tahun dalam mengenal dan mengeksplorasi bentuk-bentuk geometri. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan media pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan untuk anak usia dini, yang dapat meningkatkan pemahaman mereka tentang konsep geometri secara interaktif.
Efektivitas Positive Parenting Program dalam Mengurangi Temper Tantrum pada Anak dengan Gangguan Bahasa: Studi Kasus Intervensi Elvina Febriyani Chandrawijaya; Johanna Natalia
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 5 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i5.5845

Abstract

Kurangnya pengetahuan, ketrampilan, dan kepercayaan diri orang tua anak dengan gangguan bahasa yang mengakibatkan temper tantrum pada anak mendorong perlu diadakannya Positive Parenting Program (Triple P). Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi masalah perilaku anak dengan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri orang tua melalui Triple P. Tahapan penelitian: pre-test, intervensi, post-test, dan follow-up. Pengambilan data kuantitatif dan kualitatif pada dua orang tua anak pra sekolah dengan gangguan bahasa menggunakan Multidimensional Assessment of Preschool Disruptive Behavior (MAP-DB) Temper Loss, Parenting and Family Adjustment Scales (PAFAS), Knowledge of Effective Parenting Scale (KEPS), skala kepercayaan diri orang tua serta observasi dan wawancara. Hasil analisis kuantitatif dan kualitatif menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan, kepercayaan diri orang tua, serta penurunan frekuensi temper tantrum anak dengan gangguan bahasa. Triple P cukup efektif menurunkan frekuensi temper tantrum. Adanya cukup pengetahuan, ketrampilan, dan kepercayaan diri orang tua anak dapat mengurangi temper tantrum pada anak. Triple P dapat direkomendasikan untuk diberikan di PAUD, Puskesmas, dan yang melayani anak prasekolah dengan gangguan bahasa.
Pemahaman dan Praktik Moderasi Beragama oleh Guru Raudhatul Athfal (RA) di Kota Kediri Qamaria, Rezki Suci; Sunarno, Sunarno; Sintawati, Dwi; Khasanah, Miftakul
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i1.6663

Abstract

Kunci utama pengajaran moderasi beragama pada jenjang PAUD atau RA adalah peran para guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pemahaman guru RA di Kota Kediri terkait moderasi beragama dan penerapannya dalam praktik mengajar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus. Informan berjumlah enam (6) guru RA di tiga sekolah RA di Kota Kediri yang sudah direkomendasikan oleh Kementerian Agama Kota Kediri. Data wawancara, observasi, dan dokumentasi yang sudah terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis tema. Hasilnya adalah, guru memahami bahwa prinsip moderasi beragama meliputi rasa saling menghargai dan menolong, menghormati, toleran, dan rukun dengan keberagaman yang ada di lingkungan sekitar khususnya terkait keyakinan dan budaya. Selain itu, materi moderasi beragama termuat dalam kurikulum yang diinterpretasi ke dalam Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Adapun bentuk praktik pembelajaran dengan muatan moderasi beragama dilakukan secara lisan/ceramah dengan memanfaatkan alat peraga, gambar-gambar, video youtube, permainan, nyanyian dan tepuk, cerita, dan peristiwa sehari-hari. Indikator keberhasilan pembelajaran ditunjukkan melalui antusiasme siswa bertanya ketika membahas materi moderasi, siswa menunjukkan perilaku menghargai perbedaan yang ada di lingkungan sekolah, dan siswa terbiasa mengucapkan empat kata ajaib yaitu terima kasih, permisi, maaf, dan tolong kepada orang di sekitarnya. Penelitian ini memberikan wawasan tentang strategi integrasi moderasi beragama dalam pembelajaran usia dini.
Pembelajaran Berbasis Projek untuk Penguatan Karakter Disiplin, Kerja Sama, dan Peduli Lingkungan pada Anak di Lembaga PAUD Ahmad Nabil Hikam Ali; Eny Kusdarini; M. Ali Latif
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i6.6201

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pembelajaran berbasis projek dalam penguatan karakter disiplin, kerja sama, dan peduli lingkungan pada anak usia dini di lembaga PAUD. Penelitian ini temasuk studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Data dianalisis menggunakan model tiga langkah Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran projek dapat menguatkan  karakter disiplin, kerja sama dan peduli lingkungan pada diri anak di lembaga PAUD. Disiplin anak terimplementasikan  dari kebiasaan memungut sampah yang ditemukan setiap hari, kerja sama  terimplementasikan dari perilaku saling mendukung dan bergotong royang menciptakan lingkungan bersih, dan kepedulian lingkungan terimplementasikan dari kesediaan dan kegiatan untuk menciptakan lingkungan bebas dari sampah dan pemandangan kotor.
The Role of Grandparents in Enhancing Children's Spiritual Intelligence: A Unique Case Study in Demak, Central Java, Indonesia M. Ali Mubarok
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 5 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i5.5964

Abstract

This study is important to describe the factors underlying the grandparent parenting pattern, how grandparents strengthen children's spiritual intelligence, and how grandparents strengthen children's spiritual intelligence. This study, conducted in the cultural context of Demak, Central Java, Indonesia, uses a qualitative case study approach using interviews, observations, and documentation. The results of this study indicate several factors underlying the occurrence of grandparent parenting patterns, namely the divorce of both parents and the parent's job factor, which causes the care carried out by grandparents. The impact of grandparents in strengthening children's spirituality leads to various outcomes. On the positive side, children exhibit honesty, diligence, regular worship, Quranic studies, mosque attendance, and association with good friends. On the negative side, children may become spoiled and exploit the situation, such as doing work solely for rewards from grandparents. The author recommends that parents and grandparents work together to educate children; if they work together one day, the child will be even better.
Building Multicultural Personality Through Religious Moderation In Early Childhood Education: Case Study in Ponorogo Ratna Nila Puspitasari; Siti Zazak Soraya
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i6.6165

Abstract

Integrating religious moderation into early childhood education is an important approach to forming multicultural personalities in children. This research explores the application of religious moderation in early childhood education and its impact on children's growth and development. This research involved using a qualitative case study method, which involved six teachers from three kindergartens in Ponorogo. Data collection was carried out through interviews, observation, and document analysis, with data analysis following an interactive model that included data collection, condensation, display, and verification. The findings reveal that religious moderation forms a multicultural personality using culture-based activities that can develop cultural empathy and accommodation towards local culture, routine ceremonies and those included in learning activities develop open-mindedness and national commitment, religious activities develop flexibility and tolerance, and fair treatment of teachers and principals. schools and students develop emotional stability and anti-violence, and social activities develop social initiative and tolerance. Although there are challenges, such as differences in religious viewpoints and difficulties in integrating national and local curricula, the benefits include reducing excessive religious fanaticism and encouraging empathy and tolerance. 
The Role of Gratitude in the Resilience of Mothers Who Have Children with Autism Spectrum Disorders Daulay, Dira Anisah Ulfah; Sutatminingsih, Raras; Siregar, Ade Rahmawati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i6.6446

Abstract

The resilience of mothers who have children with autism spectrum disorders in Indonesia has not been studied quantitatively. It is important to study because it is linked to the variable gratitude for resilience in mothers who have children with autism spectrum disorders. This research was carried out in the city of Medan in places that have mothers of children with autism spectrum disorders, such as special schools (SLB), both public and private, therapy places, or paediatrician clinics. In this research, the sampling technique used was non-probability sampling. Gratitude plays a positive and significant role in resilience in mothers who have children with autism spectrum disorders. Most research subjects had a high sense of gratitude and resilience, totalling 47 people. Subjects who had high feelings of gratitude with moderate resilience were 42, subjects who had moderate feelings of gratitude and moderate resilience were eight people, subjects who had moderate gratitude with low resilience were four people, subjects who had moderate gratitude with high resilience were two people, and subjects who had high gratitude with low resilience were one person.
Pengembangan Media Pembelajaran Video Interaktif Moderasi Beragama untuk Meningkatkan Sikap Toleransi Anak Usia Dini Muhammad Jafar Nashir; Elina Intan Apriliani; Anita Wardani
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i6.6117

Abstract

Dalam rangka menciptakan masyarakat yang lebih inklusif, damai, dan penuh toleransi terhadap perbedaan agama, penting untuk memulai pembentukan nilai dan karakter sejak usia dini.  Video interaktif memiliki potensi untuk menarik perhatian anak-anak, memberikan pengalaman belajar yang mendalam, dan menciptakan atmosfer yang bersifat partisipatif. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yaitu penelitian dan pengembangan (R&D). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara dan kuesioner. Prosedur pengembangan ini mengacu pada pengembangan model ADDIE. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan bahwa uji validitas oleh 2 orang expert dikategorikan sangat valid, uji praktikalitas dilakukan oleh 1 orang guru dikategorikan sangat praktis, sedangkan efektifitas dilakukan oleh 13 orang anak dengan kategori efektif dan 2 orang anak dengan kategori tidak efektif. Media video pembelajaran interaktif dapat mempermudah guru dalam menyampaikan sikap toleransi. Selain itu, media video pembelajaran yang dikembangkan didesain secara menarik supaya anak dapat memahami sikap- sikap toleransi.
Creating Nature-Friendly Behaviour in Nursery School Student Rangkuti, Zulkifli; Sastradiharja, EE. Junaedi; Al Wahid, M. Azhar; Bahagia, Bahagia; Wibowo, Rimun
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i3.1349

Abstract

This study aims to determine the activities in learning to foster friendly behavior towards nature for children at the kindergarten level. The research method used a descriptive qualitative approach. In-depth interviews were used to collect data. The sample was selected through a purposive technique. The results are probed through triangulation techniques and triangulation sources. The research results show that a school that combines nature and school, even though it is not natural, plays a crucial role in fostering environmentally friendly behavior in children. The comprehensive environment provided by the school significantly influences children's behavior, as it meets their needs and encourages them to care for nature. However, it's important to note that there are children who like closed spaces. In addition, educational tours are a way to educate children and get to know the world of animals and plants firsthand. These stimuli can make children behave in caring for nature. Then, children given a garden visit learning method can let the child know the natural environment around them, starting from how to produce crops, harvest, and process crops—coupled with science learning where the events in the environment are used as an experiment in class. The impact is to make children know the causes and effects of events; it stimulates children to think creatively, analyze events, and become critical because they immediately see events. Friendly classrooms also include support for making children behave in a nature-friendly manner, and learning how to process waste from an early age makes it a habit not to produce much waste.