cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
Mohammad Fauziddin
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
jurnalobsesi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai Nomor 23 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 23561327     EISSN : 25498959     DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi
Core Subject : Education,
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 2,840 Documents
Efektivitas Play-Based Learning Menggunakan Video Interaktif dalam Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Anak Usia Dini Munawaroh, Hikmah; Nurani, Yuliani; Wulan, Sri
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas play-based learning menggunakan video interaktif yang dipadukan dengan praktik lingkungan hands-on dalam menumbuhkan kesadaran lingkungan pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan pendekatan pretest–posttest dan kelompok kontrol. Subjek penelitian terdiri atas 30 anak usia 5–6 tahun yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, masing-masing berjumlah 15 anak, pada lembaga PAUD di wilayah DKI Jakarta. Kelompok eksperimen memperoleh pembelajaran berbasis bermain dengan dukungan video interaktif bertema lingkungan yang dilanjutkan dengan aktivitas praktik langsung, sedangkan kelompok kontrol mengikuti pembelajaran berbasis bermain konvensional tanpa penggunaan video interaktif. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur dengan menggunakan indikator kesadaran lingkungan. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, meliputi uji t independent samples, uji t paired samples, serta analisis N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan kesadaran lingkungan yang secara signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol (p < 0,001). Nilai N-Gain kelompok eksperimen berada pada kategori tinggi (0,80), sedangkan kelompok kontrol berada pada kategori sedang (0,42). Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi video interaktif dengan pembelajaran berbasis bermain dan praktik langsung efektif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan pada anak usia dini.
Manajemen Pembelajaran Bahasa Inggris Anak Usia Prasekolah di Papua Tomas, Real; Ponglimbong , Marselina
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8137

Abstract

Generasi penerus bangsa sangat memerlukan keterampilan bahasa Inggris untuk mengakses peluang masa depan yang lebih besar di era globalisasi ini. Pendidikan berperan penting untuk memperkenalkan bahasa Inggris lewat seluruh aktivitas pembelajaran sejak usia prasekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model manajemen pembelajaran bahasa Inggris pada anak usia prasekolah yang digunakan di sekolah-sekolah di Kabupaten Jayapura. Metode penelitian kualitatif dengan studi multi kasus digunakan peneliti untuk mengungkap fenomena yang menjadi keunikan dalam penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan, studi dokumentasi, dan observasi untuk memperkuat hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran bahasa Inggris pada anak usia prasekolah dilaksanakan sesuai dengan fungsi dasar manajemen yang terdiri dari perencanaan pembelajaran, implementasi pembelajaran, dan evaluasi hasil pembelajaran. Model manajemen pembelajaran bahasa Inggris yang diterapkan oleh sekolah memiliki kelebihan yang menjadi ciri khas dari pengelolaan sekolah. Kekurangan yang ditemukan peneliti menjadi bahan evaluasi bagi stakeholder terkait dalam merumuskan strategi yang mumpuni untuk manajemen pembelajaran yang akan terus dilaksanakan di sekolah. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan refleksi bagi sekolah dan semua stakeholder terkait dalam membangun sinergitas pengelolaan pendidikan di jenjang PAUD, khususnya di Kawasan Indonesia Timur dan Indonesia pada umumnya.
Evaluasi Komprehensif Mutu Program Pembelajaran Digital PAUD Menggunakan Model CIPP Simatupang, Betty Irawati; Patilima, Hamid; Apriyansyah , Apriyansyah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8195

Abstract

Meningkatnya pemanfaatan media digital dalam pembelajaran PAUD belum diikuti dengan evaluasi mutu program yang komprehensif dan sistematis. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi secara komprehensif mutu pelaksanaan program pembelajaran digital PAUD yang dilakukan dengan pendekatan evaluasi CIPP, yakni menilai aspek konteks, input, proses, serta produk. Proses pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen yang melibatkan kepala satuan PAUD, guru, dan orang tua. Temuan penelitian menunjukkan bahwa aspek konteks program relevan dengan kebutuhan perkembangan anak dan selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Pada aspek input, sarana dan kompetensi guru tergolong memadai, namun masih memerlukan penguatan pelatihan serta standar operasional. Pada aspek proses, integrasi digital telah berlangsung dalam pembelajaran berbasis bermain, meskipun dokumentasi dan konsistensi implementasinya perlu ditingkatkan. Pada aspek produk, program ini berkontribusi terhadap minat belajar dan literasi awal anak. Evaluasi ini memberikan rekomendasi untuk memperkuat mutu dan keberlanjutan program secara sistematis.
Menumbuhkan Minat Membaca pada Anak Usia Dini melalui Media Papan Flanel Interaktif: Sebuah Penelitian Tindakan kelas Mestikasala, Vincentia Linggar; Anggraini, Kristin
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan papan flanel interaktif dalam menunbuhkan minat membaca anak usia 3-4 tahun pada kelas kelompok bermain. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 12 anak. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan instrumen minat membaca yang mencakup aspek perhatian, partisipasi, dan antusiasme anak selama kegiatan membaca. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan minat membaca anak dari Siklus I ke Siklus II. Pada Siklus I, sebanyak 6 anak (54,5%) mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan dan Berkembang Sangat Baik, meningkat menjadi 10 anak (83,3%) pada Siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa papan flanel interaktif efektif sebagai media pembelajaran serta memberikan implikasi praktis dalam meningkatkan kualitas literasi awal anak usia dini.
Optimalisasi Kemampuan Menulis Awal pada Anak Usia 3–4 Tahun melalui Pendekatan Finger Painting Kurniarani , Rosa Dila; Anggraini, Kristin
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8241

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendekatan finger painting dalam mengoptimalkan kemampuan menulis awal anak usia 3–4 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 13 anak. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan lembar penilaian kemampuan menulis awal dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menulis awal anak, terutama pada aspek koordinasi mata dan tangan, kontrol gerak jari, serta kemampuan menghasilkan coretan bermakna. Pendekatan finger painting terbukti efektif dalam mengoptimalkan keterampilan pramenulis anak melalui aktivitas yang bersifat eksploratif dan menyenangkan. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis sensorimotor dapat digunakan sebagai strategi alternatif dalam menstimulasi kemampuan menulis awal anak usia dini secara optimal.
Kemampuan Regulasi Emosi Anak dengan Latar Belakang Yatim Piatu Lisdania, Elok; Nuroniah, Pepi; Arzaqi, Roby Naufal
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8308

Abstract

Penelitian ini menganalisis kemampuan regulasi emosi anak yatim piatu yang mengalami kehilangan kedua orang tua serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi regulasi emosi di lingkungan sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah seorang anak, dengan informan pendukung yaitu guru kelas dan wali anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak mampu mengenali dan mengekspresikan emosi secara tepat, khususnya dalam situasi bermain. Namun, kemampuan memahami penyebab munculnya emosi masih terbatas. Anak cenderung menggunakan strategi regulasi emosi berupa menarik diri dan menenangkan diri yang menunjukkan bentuk koping adaptif. Dukungan guru dan wali berperan penting dalam membantu anak mengelola emosi dan beradaptasi dengan pengalaman kehilangan. Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan pendidikan yang responsif dalam memperkuat kemampuan regulasi emosi anak yatim piatu pada pendidikan anak usia dini.
Pengaruh Game Edukatif Wordwall Open the Box terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia 5-6 Tahun Fitriani, Willya; Marlina , Serli
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8315

Abstract

“Rendahnya kemampuan berpikir kritis anak usia 5–6 tahun menjadi permasalahan dalam pembelajaran di Taman Kanak-kanak Islam Mentari Bunda. Hal ini terlihat dari sebagian anak yang belum mampu mengajukan pertanyaan, mengemukakan pendapat, menganalisis permasalahan sederhana, serta mengambil keputusan secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menguji sejauh mana penggunaan game edukatif Wordwall berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimental melalui desain one-group pretest–posttest. Populasi berjumlah 47 anak, dengan sampel 14 anak kelompok B1 yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji normalitas dan uji paired sample t-test melalui bantuan SPSS 30 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor dari pretest ke posttest dengan nilai signifikansi < 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan Wordwall memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis anak usia 5–6 tahun.
Pengaruh Permainan Tradisional Kucing dan Tikus terhadap Perilaku Sosial Anak Usia 5-6 Tahun Nuriman, Yelmi Masyarah; Marlina , Serli
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8316

Abstract

“Rendahnya kemampuan perilaku sosial pada anak usia dini masih menjadi permasalahan yang dipengaruhi oleh belum optimalnya penerapan metode pembelajaran yang melibatkan interaksi sosial secara aktif. Kondisi ini terlihat dari masih terbatasnya kemampuan anak dalam bekerja sama, mematuhi aturan, serta berinteraksi dengan teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan permainan tradisional kucing dan tikus terhadap perilaku sosial anak usia 5–6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimen melalui desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 12 anak yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes dan lembar observasi yang disusun berdasarkan indikator perkembangan perilaku sosial anak usia dini dan telah melalui proses validasi oleh ahli. Analisis data dilakukan dengan uji statistik parametrik menggunakan bantuan SPSS versi 30, meliputi uji normalitas dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test sebesar 6,75 mengalami peningkatan menjadi 16,08 pada post-test, dengan persentase kenaikan mencapai 138,22%. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai t hitung sebesar -19,364 dengan signifikansi 0,001 < 0,05, yang mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan antara kondisi sebelum dan sesudah perlakuan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa permainan tradisional kucing dan tikus memiliki pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan kemampuan perilaku sosial anak usia dini.
Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila Sebagai Upaya Penguatan Rasanasionalisme melalui Kegiatan Membaca Rohmah , Kholifatur; Pusparini, Dewi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8345

Abstract

Penanaman nilai-nilai Pancasila pada anak usia dini merupakan hal yang penting sebagai upaya dalam memperkuat rasa nasionalisme di era globalisasi. Namun, implementasi nilai-nilai tersebut dalam pembelajaran masih membutuhkan cara yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan nilai-nilai Pancasila untuk menguatkan rasa nasionalisme anak usia dini melalui kegiatan membaca. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah 15 anak usia 5-6 tahun dengan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kegiatan membaca melalui buku cerita dan diskusi mampu meningkatkan nilai-nilai Pancasila dan memperkuat rasa nasionalisme. Hal ini terlihat dalam berkembangnya sikap gotong royong, cinta tanah air, disiplin. Anak mampu menunjukkan sikap peduli, bekerjasama, dan menghargai temannya. Proses internalisasi nilai dilakukan dengan empat tahap, yaitu kenali, selidiki, lakukan, dan genapi, yang dilaksanakan dengan aktif dan menyenangkan. Dengan demikian, kegiatan membaca terbukti efektif dalam memperkuat rasa nasionalisme anak usia dini dengan pengalaman belajar yang kontekstual dan bermakna..
Ethnomathematics in Culinary Practices: Getuk Pisang as Mathematical Learning Medium for Early Childhood Shirly, Shelline Eviani; Suharti, Suharti; Adhe, Kartika Rinakit
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8383

Abstract

This qualitative ethnographic study explores ethnomathematics within the local culinary tradition of Getuk Pisang as a learning medium for children aged 4–7 in Kediri. The study involves five participants: two children aged 4, two aged 5, and one aged 7. All participants, except the 7-year-old child who assists their parents in selling, are enrolled in early childhood education (PAUD). The research is motivated by the limited integration between formal mathematics and children’s concrete cultural experiences. Data were collected through observations and interviews with parents and analyzed using the interactive model of Miles et al. The findings identify mathematical concepts embedded in Getuk Pisang, including geometry, non-standard measurement, number sense, and seriation. Children demonstrate an intuitive understanding of these concepts through contextual interaction. The study suggests that local culinary traditions can serve as effective learning media to reduce mathematics anxiety and enhance cognitive engagement.