cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes
Published by Forum Ilmiah Kesehatan
ISSN : 20863098     EISSN : 25027778     DOI : -
Core Subject : Health,
Journal of Health Research "Forikes Voice" is a medium for the publication of articles on research and review of the literature. We accept articles in the areas of health such as public health, medicine, nursing, midwifery, nutrition, pharmaceutical, environmental health, health technology, clinical laboratories, health education, and health popular.
Arjuna Subject : -
Articles 1,733 Documents
Peran Wellness Program dalam Menekan Biaya Medis, Menurunkan Absensi dan Cedera Kerja, serta Meningkatkan Produktivitas Karyawan Perusahaan Oktafia, Ria; Kurniawidjaja, L. Meily
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 (up coming)
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf16245

Abstract

The increasing health care costs encourage companies to implement Wellness Programs to reduce employee health risks and increase return on investment. However, the effectiveness of this program is still debated. This study aimed to analyze the effect of wellness programs on productivity, absenteeism, work injuries, and medical costs. This study used a systematic literature review method based on the PRISMA guidelines. Literature searches were conducted through two databases, namely PubMed and Google Scholar in the period 2014 to 2024, with inclusion criteria related to the impact of wellness programs on return on investment and company health costs. The results of the study indicated that the implementation of wellness programs in companies plays an important role in reducing employee health risks and increasing the value of return on investment through various mechanisms. This program helped improve the quality of life of employees, which has an impact on reducing medical costs and increasing work productivity. Although the effectiveness of this program could be influenced by factors such as selection bias, publication bias, and variations in working conditions, the study shows that a comprehensive and sustainable strategy tends to produce better results. Furthermore, it was concluded that an effective wellness program can reduce medical costs, reduce absenteeism and work injuries, and increase productivity.Keywords: wellness program; return on investment; productivity; occupational health; health costs ABSTRAK Peningkatan biaya kesehatan mendorong perusahaan menerapkan Wellness Program untuk mengurangi risiko kesehatan karyawan dan meningkatkan return on investment. Namun, efektivitas program ini masih diperdebatkan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh wellness program terhadap produktivitas, absensi, cedera kerja, dan biaya medis. Studi ini menggunakan metode systematic literature review berdasarkan pedoman PRISMA. Pencarian literatur dilakukan melalui dua database yaitu PubMed dan Google Scholar pada  rentang 2014 hingga 2024, dengan kriteria inklusi terkait dampak wellness program terhadap return on investment dan biaya kesehatan perusahaan. Hasil studi menunjukkan bahwa implementasi yang dihasilkan dari wellness program di perusahaan berperan penting dalam mengurangi resiko kesehatan karyawan serta meningkatkan nilai return on investment melalui berbagai mekanisme. Program ini membantu meningkatkan kualitas hidup karyawan, yang berdampak pada penurunan biaya medis dan peningkatan produktivitas kerja. Walaupun efektivitas program ini dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti bias seleksi, bias publikasi, dan variasi dalam kondisi kerja, studi menunjukkan bahwa strategi yang menyeluruh dan berkelanjutan cenderung menghasilkan hasil yang lebih baik. Selanjutnya disimpulkan bahwa wellness program yang efektif dapat menekan biaya medis, menurunkan absensi dan cedera kerja, serta meningkatkan produktivitas.Kata kunci: wellness program; return on investment; produktivitas; kesehatan kerja; biaya kesehatan
Kebutuhan Klien dan Caregiver, Kualitas Perawatan, Desain Program dan Peran Tenaga Kesehatan sebagai Penentu Keberhasilan Penerapan Total Care di Komunitas Prastyanto, FX Bobby Tyas; Wiarsih, Wiwin; Permatasari, Henny; Setiawan, Agus
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 (up coming)
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf16243

Abstract

Home or community health care is increasingly popular, driven by increasing life expectancy and the rise in chronic diseases. Total care is a multidisciplinary approach that encompasses physical, psychological, social, and spiritual aspects. The success of total care implementation depends on meeting the needs of clients and their satisfaction with the services. The purpose of this study was to determine the factors that influence client and family satisfaction in the implementation of total care in the community. This systematic review followed the PRISMA guidelines, with a literature search in ProQuest, ScienceDirect, Scopus, and PubMed. The keywords used were "total care patient," "home care" and "patient satisfaction." Inclusion criteria included clients in palliative care and chronic diseases, with studies conducted in the last 10 years. The results of the analysis showed that the quality of care was influenced by client needs, satisfaction, the role of caregivers, and health workers. Good interactions between clients, families, and the health team increased satisfaction. However, challenges such as caregiver burden, ineffective communication, and limited access to resources still exist. Furthermore, it was concluded that the success of total care in the community requires a holistic and collaborative approach. Understanding the challenges faced by caregivers and improving communication and access to resources are key to improving client and family satisfaction in home-based health care.Keywords: total care; client satisfaction; caregiver; palliative care ABSTRAK Pelayanan kesehatan di rumah atau komunitas semakin populer, didorong oleh peningkatan harapan hidup dan peningkatan penyakit kronis. Total care adalah pendekatan multidisiplin yang mencakup aspek fisik, psikologis, sosial, dan spiritual. Keberhasilan penerapan total care bergantung pada pemenuhan kebutuhan klien dan kepuasan mereka terhadap layanan. Tujuan dari studi ini adalah mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan klien dan keluarga dalam penerapan total care di masyarakat. Tinjauan sistematis ini mengikuti pedoman PRISMA, dengan pencarian literatur di ProQuest, ScienceDirect, Scopus, dan PubMed. Kata kunci yang digunakan adalah "total care patient," "home care" dan "patient satisfaction." Kriteria inklusi meliputi klien dalam perawatan paliatif dan penyakit kronis, dengan penelitian yang dilakukan dalam 10 tahun terakhir. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas layanan dipengaruhi oleh kebutuhan klien, kepuasan, peran pengasuh, dan tenaga kesehatan. Interaksi yang baik antara klien, keluarga, dan tim kesehatan meningkatkan kepuasan. Namun, tantangan seperti beban pengasuh, komunikasi yang kurang efektif, dan akses terbatas terhadap sumber daya masih ada. Selanjutnya disimpulkan bahwa keberhasilan total care di komunitas memerlukan pendekatan holistik dan kolaboratif. Memahami tantangan yang dihadapi pengasuh dan meningkatkan komunikasi serta akses terhadap sumber daya adalah kunci untuk meningkatkan kepuasan klien dan keluarga dalam pelayanan kesehatan berbasis rumah.Kata kunci: total care; kepuasan klien; pengasuh; perawatan paliatif
5884: Hubungan Indeks Massa Tubuh dan Aktivitas Fisik dengan Kualitas Tidur Pada Remaja di SMAN Kembang Tanjong Kabupaten Pidie Asrina, Asrina
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 (up coming)
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v16i2.5884

Abstract

Prevalensi masalah kualitas tidur pada remaja setiap tahun terjadi peningkatan di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Banyak faktor yang mempengaruhi kualitas tidur remaja seperti indeks massa tubuh dan aktifitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh dan aktivitas fisik dengan kualitas tidur remaja di SMA Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie. Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian yaitu remaja di SMAN Kembang tanjong yang berjumlah 337 orang. Teknik pengambilan sampel menggunaan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data uji resgresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan 54,62% remaja mengalami kualitas tidur buruk. Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan antara aktivitas fisik sedang (OR=3,87; 95%CI=2,21 – 6,77), harga diri rendah (OR=1,90; 95%CI=1,23 – 2,95), IMT Kurus (OR=4,77; 95%CI=2,36 – 9,64) dan IMT gemuk (OR=19,55; 95%CI=4,59 – 83,18) dengan kualitas tidur. Faktor yang paling dominan berhubungan dengan kualitas tidur pada remaja yaitu IMT gemuk (AOR=16,58; 95%CI=3,84 – 71,60). Diharapkan kepada remaja untuk melakukan aktivitas fisik atau olahraga secara teratur, mengkonsumsi makanan yang bergizi, hindari kafein, tidak mengkonsumsi makanan yang berat menjelang tidur, serta menghindari penggunaan gedget menjelang tidur untuk mengurangi kecemasan depresi.
Adaptasi Perubahan Iklim dan Kesiapsiagaan Bencana di Masyarakat Menggunakan Artificial Intelligence Cahyani, Kadek Dewi; Sari, Indah Permata; Mulyono, Sigit
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 (up coming)
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf16244

Abstract

The increasing frequency and intensity of climate-related disasters require appropriate strategies for disaster response and preparedness, especially in community-based settings. Climate change has led to an increase in the incidence and intensity of natural disasters, posing significant threats to communities worldwide. Current methods are inadequate, and artificial intelligence (AI) technologies such as machine learning, remote sensing, and predictive analytics offer innovative solutions to improve resilience and reduce vulnerability. The purpose of this review Was to examine the role of AI in supporting community-based initiatives for climate change adaptation and disaster preparedness. This study used a literature review methodology, analyzing scientific and industry sources to gather insights into the current state of AI applications in climate change and disaster preparedness. The literature was selected with the inclusion criteria being in English, published in 2020-2025; while the exclusion criteria were literature review and systematic review articles. The literature search was conducted through 3 databases, namely ScienceDirect, Scopus, and PubMed. A total of 1,149 articles were obtained, and 4 articles met the inclusion criteria. Bias analysis was conducted using Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal. From the total articles analyzed, 75% of the studies showed high effectiveness in using AI as an early warning system. Based on the literature, it was concluded that AI can improve disaster preparedness and climate adaptation through efficient and accurate modeling, prediction, and data analysis. AI also supports community initiatives by helping to identify vulnerable areas and develop better policies.Keywords: artificial intelligence; climate change; disaster preparedness, community  ABSTRAK Peningkatan frekuensi dan intensitas bencana terkait iklim membutuhkan strategi tepat dalam merespon bencana dan kesiapsiagaan, terutama di lingkungan berbasis komunitas. Perubahan iklim telah menyebabkan peningkatan kejadian dan intensitas bencana alam, yang menimbulkan ancaman signifikan bagi komunitas di seluruh dunia. Metode yang sering dilakukan tidak memadai, dan teknologi artificial intellegence (AI) seperti pembelajaran mesin, penginderaan jauh, dan analitik prediktif menawarkan solusi inovatif untuk meningkatkan ketahanan dan mengurangi kerentanan. Tujuan dari tinjauan ini adalah untuk memeriksa peran AI dalam mendukung inisiatif berbasis komunitas untuk adaptasi perubahan iklim dan kesiapsiagaan bencana. Studi ini menggunakan metodologi tinjauan literatur, menganalisis sumber ilmiah dan industri untuk mengumpulkan wawasan tentang keadaan terkini aplikasi AI dalam perubahan iklim dan kesiapsiagaan bencana. Literatur dipilih dengan kriteria inklusi yaitu berbahasa Inggris, terbit tahun 2020-2025; sedangkan kriteria eksklusi adalah artikel literature review dan systematic review. Penelusuran literatur dilakukan melalui 3 database yaitu ScienceDirect, Scopus, dan PubMed. Didapatkan sebanyak 1.149 artikel, dan 4 artikel sesuai dengan kriteria inklusi. Analisis bias dilakukan menggunakan Joanna Briggs Institue (JBI) Critical Appraisal. Dari total artikel yang dianalisis menunjukkan sebanyak 75% penelitian memiliki efektivitas yang tinggi dalam penggunaan AI sebagai sistem peringatan dini. Berdasarkan literatur, disimpulkan bahwa AI dapat meningkatkan kesiapsiagaan bencana dan adaptasi iklim melalui pemodelan, prediksi, dan analisis data yang efisien dan akurat. AI juga mendukung inisiatif komunitas dengan membantu mengidentifikasi area rentan dan mengembangkan kebijakan yang lebih baik.Kata kunci: kecerdasan buatan; perubahan iklim; kesiapsiagaan bencana, komunitas
Program Layanan Navigator untuk Meningkatkan Kepuasan Pasien Kanker Jelita, Jelita; Allenidekania, Allenidekania; Nuraini, Tuti; Gayatri, Dewi
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 (up coming)
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf16241

Abstract

The cancer patient navigator service program is designed to help patients access the information and services needed during the cancer patient's treatment journey towards satisfaction. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the cancer patient navigator service program to improve patient satisfaction in cancer care. This study was a literature review conducted using the systematic review method. The authors used several research article databases, namely ProQuest, ScienceDirect, SpringerLink, AscoPub without limiting the year of publication of the article. The article selection process refers to the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses. There were 7 articles that were reviewed and met the criteria. The article was a study using the randomized controlled trial method and is criticized using a special instrument, namely the Critical Appraisal Skills Program. Based on the results of the review, several determinants of cancer patient satisfaction are the quality of health services, communication with service providers, and social and emotional support. The cancer patient navigator service program contributes positively to patient satisfaction in optimizing support for cancer patients during the treatment journey. Furthermore, it was concluded that the navigator service program is successful in improving cancer patient satisfaction.Keywords: cancer patients; patient navigator; satisfaction ABSTRAK Program layanan navigator pasien kanker dirancang untuk membantu pasien mengakses informasi dan layanan yang diperlukan selama perjalanan pengobatan pasien kanker terhadap kepuasan. Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui efektivitas program layanan navigator pasien kanker untuk meningkatkan kepuasan pasien dalam perawatan kanker. Studi ini merupakan tinjauan literatur yang dilakukan dengan metode systematic review. Penulis menggunakan beberapa basis data artikel penelitian yaitu ProQuest, ScienceDirect, SpringerLink, AscoPub tanpa membatasi tahun penerbitan artikel. Proses pemilihan artikel dilakukan mengacu kepada Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses. Ada sejumlah 7 artikel yang ditelaah dan memenuhi kriteria. Artikel merupakan penelitian dengan metode randomized controlled trial dan dikritik menggunakan instrumen khusus yaitu Critical Appraisal Skills Programme. Berdasarkan hasil review, beberapa faktor penentu kepuasan pasien kanker adalah kualitas layanan kesehatan, komunikasi dengan penyedia layanan serta dukungan sosial dan emosional. Program layanan navigator pasien kanker berkontribusi positif terhadap kepuasan pasien dalam mengoptimalkan dukungan bagi pasien kanker selama perjalanan perawatan. Selanjutnya disimpulkan bahwa program layanan navigator untuk berhasil meningkatkan kepuasan pasien kanker.Kata kunci: pasien kanker; navigator pasien; kepuasan
Terapi Kombinasi Non-Farmakologi untuk Menurunkan Tekanan Darah pada Lansia dengan Hipertensi Rossyda, Erna Netty; Rekawati, Etty; Rachmawati, Utami
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 (up coming)
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf16249

Abstract

Hypertension is a significant problem among the elderly, with a global prevalence of 26.4%. This situation highlights the need for nurses to manage hypertension through non-pharmacological interventions to reduce polypharmacy in the elderly. The risk of polypharmacy emphasizes the need to adopt strategies that improve vascular health and enhance quality of life. Modification of dietary habits and increased physical activity have been shown to effectively contribute to lowering blood pressure. The purpose of this study was to evaluate and synthesize evidence on the effectiveness of combined non-pharmacological interventions to lower blood pressure in the elderly with hypertension. This study used a systematic review method following the PRISMA guidelines. The literature was searched in Scopus, ProQuest, Cochrane, PubMed, Google Scholar, and Perpusnas RI; using predetermined keywords related to hypertension, the elderly, and non-pharmacological interventions. The results of the study showed that there were 6 articles reporting that non-pharmacological interventions were effective in lowering blood pressure, namely walking and strength training, Saffron consumption combined with resistance training, Benson relaxation accompanied by lavender aromatherapy, consumption of Ambon banana juice and sweet starfruit juice, breathing relaxation with consumption of roasted garlic, and soaking feet in warm water and doing progressive muscle relaxation. Based on the results of the study, it was concluded that non-pharmacological interventions are an effective approach to managing hypertension in the elderly, reducing blood pressure, increasing physical capacity, and improving quality of life. Given the risk of polypharmacy, integrating this strategy into nursing practice on an ongoing basis is very important.Keywords: hypertension; non-pharmacological interventions; combination of modality therapies; lowering blood pressure ABSTRAK Hipertensi merupakan masalah signifikan di kalangan lansia, dengan prevalensi global sebesar 26,4%. Situasi ini menyoroti perlunya perawat untuk mengelola hipertensi melalui intervensi non-farmakologis guna mengurangi polifarmasi pada lansia. Risiko polifarmasi menekankan perlunya mengadopsi strategi yang meningkatkan kesehatan vaskular dan meningkatkan kualitas hidup. Modifikasi kebiasaan diet dan peningkatan aktivitas fisik telah terbukti secara efektif berkontribusi pada penurunan tekanan darah. Tujuan dari studi ini adalah mengevaluasi dan menyintesis bukti mengenai efektivitas intervensi non-farmakologis kombinasi untuk menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Studi ini menggunakan metode systematic review dengan mengikuti pedoman PRISMA. Literatur dicari di Scopus, ProQuest, Cochrane, PubMed, Google Scholar, dan Perpusnas RI; menggunakan kata kunci yang telah ditentukan terkait hipertensi, lansia, dan intervensi non-farmakologis. Hasil studi menunjukkan adanya 6 artikel yang melaporkan bahwa intervensi non-farmakologis efektif untuk menurunkan tekanan darah yaitu berjalan dan latihan kekuatan, konsumsi Saffron yang dikombinasi dengan latihan ketahanan, relaksasi Benson disertai aroma terapi lavender, konsumsi jus pisang ambon dan jus belimbing manis, relaksasi pernapasan dengan konsumsi bawang putih panggang, serta merendam kaki dalam air hangat dan melakukan relaksasi otot progresif. Berdasarkan hasil studi disimpulkan bahwa intervensi non-farmakologis merupakan pendekatan yang efektif untuk mengelola hipertensi pada lansia, mengurangi tekanan darah, meningkatkan kapasitas fisik, dan memperbaiki kualitas hidup. Mengingat risiko polifarmasi, mengintegrasikan strategi ini ke dalam praktik keperawatan secara berkelanjutan adalah sangat penting.Kata kunci: hipertensi; intervensi non-farmakologis; kombinasi terapi modalitas; penurunan tekanan darah
Peran Terapi Nutrisi dalam Meningkatkan Status Gizi, Fungsi Kekebalan Tubuh dan Kualitas Hidup Pasien Kanker Mulyati, Mulyati; Afiyanti, Yati; Hargiana, Giur; Putri, Yossie Susanti Eka
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 (up coming)
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v16i2.6033

Abstract

in process
fast track: Analisa Faktor Pendukung dan Penghambat Pengambilan Keputusan Klinis Kasus Kompleks Dalam Kolaborasi Antarprofesi : A Literature Review ardiani, dewi ulfah
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 (up coming)
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v16i2.5948

Abstract

ABSTRACTBackground: Clinical decision-making in complex cases often encounters difficulties and obstacles in its implementation. The decisions made face various challenges, particularly in the context of Interprofessional Collaboration (IPC). Therefore, it is crucial to understand the factors influencing clinical decision-making in complex cases to improve the quality of care, especially within the framework of interprofessional collaboration.Objective: To identify and analyze the most dominant facilitating and inhibiting factors in clinical decision-making for complex cases through an interprofessional collaboration approach, as well as to explore existing research gaps.Method: This literature review integrates findings from eleven articles focusing on the dynamics of IPC in clinical decision-making for complex cases. The analysis was conducted to identify key themes related to the facilitating and inhibiting factors of clinical decision-making in IPC. Results: Three primary facilitating factors identified in this study include effective and open communication, patient-centered care, and collaborative leadership. On the other hand, the dominant barriers comprise team hierarchy, workload and time constraints, and misalignment of responsibilities and roles. Additionally, there are gaps in measuring the effectiveness of IPC and a lack of quantitative research to evaluate its impact. Conclusion: Clinical decision-making in complex cases is a challenging process, primarily due to team hierarchy. To overcome these difficulties, an approach that emphasizes enhanced interprofessional communication, strengthened leadership, and patient-centered care is required. By addressing these barriers, the decision-making process can become more effective, ensuring more holistic and patient-centered care.Keywords: Interprofessional collaboration; clinical decision-making; complex cases.
Peningkatan Kemampuan Fungsional Pasien Post Total Hip Replacement Melalui Latihan Penguatan Hip dengan Penambahan Elastic Resistance Band Aquariza, Eliska Elok; Santoso, Totok Budi
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 (up coming)
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v16i2.5746

Abstract

IN PROCESS 
Stress Ball Sebagai Metode yang Efektif untuk Mengurangi Kecemasan, Stres, dan Depresi pada Pasien dengan Penyakit Kronis Wolagole, Lily; Gayatri, Dewi; Kariasa, I Made
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 (up coming)
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v16i2.6057

Abstract

in process 

Filter by Year

2010 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 17, No 1 (2026): January 2026 (up coming) Vol 16, No 4 (2025): Oktober-Desember 2025 Vol 16, No 3 (2025): Juli-September 2025 Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 (up coming) Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 Vol 16, No 1 (2025): Januari-Maret 2025 Vol 15, No 4 (2024): Oktober-Desember 2024 Vol 15, No 3 (2024): Juli-September 2024 Vol 15, No 2 (2024): April-Juni 2024 Vol 15, No 1 (2024): Januari-Maret 2024 2024 Vol 14, No 4 (2023): Oktober - Desember 2023 Vol 14, No 3 (2023): Juli - September 2023 Vol 14, No 2 (2023): April 2023 Vol 14, No 1 (2023): Januari 2023 2023 Vol 13, No 4 (2022): Oktober 2022 Vol 13, No 3 (2022): Juli 2022 Vol 13, No 2 (2022): April 2022 Vol 13, No 1 (2022): Januari 2022 Vol 13 (2022): Nomor Khusus Februari 2022 Vol 13 (2022): Nomor Khusus Januari 2021 2022 Vol 12, No 4 (2021): Oktober 2021 Vol 12, No 3 (2021): Juli 2021 Vol 12, No 2 (2021): April 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus April 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus November 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus Januari 2021 Vol 12, No 1 (2021): Januari Vol 11, No 3 (2020): Juli 2020 Vol 11, No 2 (2020): April 2020 Vol 11, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Mei-Juni 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Maret-April 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus November-Desember 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Januari-Februari 2020 Vol 11, No 4 (2020): Oktober Vol 10, No 4 (2019): Oktober 2019 Vol 10, No 3 (2019): Juli 2019 Vol 10, No 2 (2019): April 2019 Vol 10, No 2 (2019): April 2019 Vol 10, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 9, No 4 (2018): Oktober 2018 Vol 9, No 3 (2018): Juli 2018 Vol 9, No 2 (2018): April 2018 Vol 9, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 8, No 4 (2017): Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Juli 2017 Vol 8, No 2 (2017): April 2017 Vol 8, No 1 (2017): Januari 2017 Vol 7, No 4 (2016): Oktober 2016 Vol 7, No 3 (2016): Juli 2016 Vol 7, No 2 (2016): April 2016 Vol 7, No 1 (2016): Januari 2016 Vol 6 (2015): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional 2010: Template More Issue