cover
Contact Name
Achmad Dhany Fachrudin
Contact Email
dh4nyy@gmail.com
Phone
+6285755847812
Journal Mail Official
edukasi.stkip@gmail.com
Editorial Address
Jalan Kemiri, Sidoarjo
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Edukasi: Kajian Ilmu Pendidikan
Published by STKIP PGRI Sidoarjo
ISSN : 24430455     EISSN : 25984187     DOI : https://doi.org/10.51836/je
Core Subject : Education,
Cakupan dan ruang lingkup materi terdiri dari (1) kurikulum pendidikan, (2) metode dan pendekatan pembelajaran, (3) media pembelajaran, (4) pembelajaran berbasis teknologi dan informasi, (5) penilaian dan evaluasi pembelajaran, (6) kreativitas dan inovasi pembelajaran, dan lain-lain yang terkait dengan peningkatan kualitas pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 107 Documents
MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR KOMPUTER AKUNTANSI MELALUI PENERAPAN METODE PROBLEM BASED LEARNING PADA SISWA KELAS XII-AKL 2 SMK NEGERI 1 PAMEKASAN Irwan Jaya
JURNAL EDUKASI: KAJIAN ILMU PENDIDIKAN Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Edukasi: Kajian Ilmu Pendidikan.
Publisher : LPPM STKIP PGRI Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51836/je.v8i2.390

Abstract

This study aims to determine changes in class XII-AK 2 students' interest and learning achievement in Computer Accounting subjects using the problem-based learning method, as well as changes in class XII-AKL2 students' learning outcomes in Computer Accounting subjects at SMK Negeri 1 Pamekasan. This study consists of two cycles of classroom action research: cycle I and cycle II. This study's sample consisted of 25 students from class XII-AKL 2-SMK Negeri 1 Pamekasan. Data collection techniques used are written tests, questionnaires, observation. In data analysis, descriptive analysis was used. Data analysis revealed that students' learning skills improved from cycle I to cycle II, with cycle I having an average score of 68.4 and a percentage of less than 44 percent (11 students), sufficient 24 percent (6 students), and good 32 percent (32 students) (8 students). In cycle II, the average score is 79.6, with less than eight percent (2 students), sufficient twelve percent (3 students), and good activity eighty percent (20 students). After the teaching and learning process with the application PBL Learning Method, student achievement results also demonstrate changes. Thus, the level of cycle II student learning completion has been formally declared complete. The conclusion of this study is that problem-based learning learning methods can have a positive effect on students in the learning process, particularly in terms of improving student achievement, as indicated by the increase in the average score of students from 67.2 with learning completeness reaching 56% in the first cycle to 80.4 with learning mastery reaching 92% in the second cycle.
KETERPAKAIAN PENGETAHUAN AWAL MELALUI PEMBELAJARAN MODEL INTEGRATIF Suryanti Suryanti
JURNAL EDUKASI: KAJIAN ILMU PENDIDIKAN Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Edukasi: Kajian Ilmu Pendidikan.
Publisher : LPPM STKIP PGRI Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan awal mahasiswa yang siap pakai dibutuhkan dalam membentuk bangunan pengetahuan sistematis. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di STKIP PGRI Blitar tahun akademik 2015/2016 dengan subjek penelitian 25 mahasiswa semester 3. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pembelajaran Model Integratif untuk mengoptimalkan keterpakaian pengetahuan awal mahasiswa pada Persamaan Diferensial I di STKIP PGRI Blitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran model integratif pada matakuliah Persamaan Diferensial telah berhasil mengoptimalkan keterpakaian pengetahuan awal mahasiswa, yaitu berdasarkan hasil rata-rata lembar kerja mahasiswa menunjukkan keterpakaian pengetahuan awal dengan kriteria baik atau sangat baik secara klasikal diperoleh 88% dari 25 mahasiswa yang mengikuti penilaian LKM. Sedangkan persentase rata-rata hasil observasi aktivitas dosen dan mahasiswa pada setiap pertemuan pembelajaran berada pada kategori baik atau sangat baik.
PENERAPAN PENDEKATAN PEMROSESAN INFORMASI BAGI MAHASISWA Cicik Pramesti
JURNAL EDUKASI: KAJIAN ILMU PENDIDIKAN Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Edukasi: Kajian Ilmu Pendidikan.
Publisher : LPPM STKIP PGRI Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran dapat dikatakan sebagai hasil memori, kognisi, dan metakognisi yang berpengaruh terhadap pemahaman (Huda, 2013: 2). Akibatnya pembelajaran dapat dikatakan berhasil jika pembelajaran tersebut dapat mengantarkan siswanya untuk mencapai suatu pemahaman terhadap suatu materi. Sedangkan pemahaman dapat tercapai jika pemrosesan informasi dilakukan dengan baik. Hal tersebut yang menjadi latar belakang masalah penelitian tindakan ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menerapkan pendekatan pemrosesan informasi bagi mahasiswa. Jenis Penelitian ini adalah penelitian indakan yang mengadop rancangan penelitian tindakan kelas model Kemmis dan Taggart. Hasil analisis dari instrumen tes (tugas) dan lembar observasi diperoleh hasil tes 1 (tugas individu 1) sebanyak 24 mahasiswa memenuhi standart ketuntasan minimal (tuntas belajar) yakni mendapatkan nilai ≥ 71 dan ketuntasan secara klasikalnya sebesar 82,76% diatas standar kriteria yang telah ditentukan yaknu 75%. Sedangkan hasil tes 2 (tugas individu 2) terdapat 26 mahasiswa dan yang telah memenuhi standart ketuntasan minimalnya dengan persentase ketuntasan klasikalnya sebesar 89,66% (terdapat peningkatan 6,9%). Sedangkan hasil observasi dosen mencapai persentase skor total rata-rata sebesar 92,335% dengan kriteria Sangat Baik, hasil observasi aktivitas mahasiswa mencapai persentase skor total rata-rata sebesar 88,89% dengan kriteria Baik.. Hasil yang disampaikan tersebut sudah sesuai dengan kriteria keberhasilan yang telah ditetapkan.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE TERHADAP AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA DALAM MEMAHAMI MATERI KONGRUENSI Fitria Yunaini
JURNAL EDUKASI: KAJIAN ILMU PENDIDIKAN Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Edukasi: Kajian Ilmu Pendidikan.
Publisher : LPPM STKIP PGRI Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Base on student, number theory is one of difficult subject. This subject learns about congruence which one of material that must mastered by student because of this subject become alternatif to solve about congruence problem in elementary and high school. Learning methode that used by reseacher is Think Pair Share. This learning use couple methode that continue by discusion. Using this methode, student will be trained to give idea commonly and learn to tolerare people’s idea in learning. The aim of the reseach is describe learning methode using Think Pair Share to increase activity and ability student in congruence subject at STKIP PGRI Blitar. The result of research is shown that by using TPS, lecturer activity is increasing from 90% in first meeting become 92,5% in second meeting and increasing of student activity from 82,5% in first meeting become 90% in second meeting. Student learning outcomes are seen from last evaluation 91,67% that means learning is complete clasically.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PPKN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING hernany
JURNAL EDUKASI: KAJIAN ILMU PENDIDIKAN Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Edukasi: Kajian Ilmu Pendidikan.
Publisher : LPPM STKIP PGRI Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51836/je.v8i2.411

Abstract

ABSTRAK Suatu proses pembelajaran dikatakan baik, apabila proses tersebut dapat membangkitkan kegiatan belajar yang efektif, dan sasaran yang akan dicapai dari pembelajaran bisa terlaksana dengan baik, sehingga hasil belajar yang diinginkan bisa tercapai. Hambatan dalam melaksanakan proses belajar adalah pembelajaran terasa membosankan siswa dan sangat monoton. Pembelajaran seperti itu berdampak pada rendahnya hasil belajar. Rendahnya hasil belajar terindikasi atau ditandai dengan ketuntasan belajar siswa hanya mencapai 11 siswa yang mendapat nilai tertinggi diatas 80.Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dikelas IX-2 SMP Negeri 33 Palembang.Penelitian ini berlangsung selama 3 bulan yaitu bulan September hingga bulan November 2019. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IX-2 SMP Negeri 33 Palembang yang berjumlah 32 siswa, yaitu 18 laki-laki dan 14 perempuan.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa di kelas IX-2 SMP Negeri 33 Palembang setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif Tipe Snowball Throwing. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah kesimpulan, bahwa pembelajaran dengan menggunakan penerapan model kooperatif tipe Snowball Throwing memberikan dampak positif dalam meningkatkan hasil belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu pra siklus (43,75%), siklus I (65,63%), siklus II (43,75%). Penerapan model pembelajaran Snowball Throwing juga dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa yang ditunjukan dengan hasil 66,32% pada siklus I, dan pada siklus II aktivitas siswa selama proses pembelajaran meningkat lagi menjadi 88,89%.Meningkatnya motivasi belajar siswa yang ditunjukan dengan rata-rata jawaban siswa yang menyatakan bahwa siswa tertarik dan berminat dengan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing sehingga mereka menjadi termotivasi untuk belajar. Kata kunci: Hasil Belajar, PPKN, Snowball Throwing
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA Ilya
JURNAL EDUKASI: KAJIAN ILMU PENDIDIKAN Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Edukasi: Kajian Ilmu Pendidikan.
Publisher : LPPM STKIP PGRI Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51836/je.v8i2.412

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan hasil pengamatan,proses pembelajaran di sekolah masih kurang dalam meningkatkan motivasi dan tingkat kreativitas peserta didik yang akan memiliki dampak pada hasil belajar peserta didik. Dari hasil ulangan harian IPA kelas IX.A SMP Negeri 51 Palembang yang dilakukan menunjukkan masih terdapat hasil belajar rendah yang dicapai oleh peserta didik. Dari data yang diperoleh, sebanyak 15 peserta didik atau (46,88%) yang berhasil mencapai KKM ≥70, sedangkan 17 peserta didik lainnya atau mendapat nilai yang rendah yakni dibawah standar KKM <70.Maka peneliti merumuskan masalah dalam penelitian ini yaitu: “Bagaimanakah peningkatan hasil belajar IPA setelah diterapkannya model pembelajaran Snowball Throwing peserta didik IX.A SMP Negeri 51 Palembang?”. Tujuan yang diharapkan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA setelah diterapkannya model pembelajaran Snowball Throwing peserta didik kelas IX.A SMP Negeri 51 Palembang. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas IX.A SMP Negeri 51 Palembang yang berjumlah 32 peserta didik. Penelitian ini akan dilaksanakan pada semester ganjil di kelas IX.A pada bulan Agustus s/d Oktober tahun 2019 tahun ajaran 2019/2020. Penelitian tindakan kelas ini telah dikatakan tuntas dengan dibuktikannya peningkatan hasil belajar IPA menggunakan model pembelajaran Snowball Throwing. Ketuntasan belajar meningkat dari Pra siklus, siklus I ke siklus II yaitu masing-masing 46,88%, 71,88% dan 87,50% Pada siklus II ketuntasan belajar peserta didik secara klasikal telah tercapai dan mengalami peningkatan yang sangat baik. Kata Kunci: Hasil Belajar,IPA, Snowball Throwing
PENERAPAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK REALITA DALAM MENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA BERPRESTASI KURANG (UNDERACHIEVER) zolyanah
JURNAL EDUKASI: KAJIAN ILMU PENDIDIKAN Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Edukasi: Kajian Ilmu Pendidikan.
Publisher : LPPM STKIP PGRI Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51836/je.v8i2.413

Abstract

ABSTRAK Motivasi belajar adalah suatu motif atau dorongan untuk melakukan suatu kegiatan/pekerjaan guna mencapai tujuan dalam rangka merubah tingkah laku individu melalui interaksi dengan lingkungannya baik dari aspek kognitif, afektif maupun psikomotor. Rumusan masalah yang diajukan adalah “Apakah melalui layanan bimbingan kelompok realita dapat meningkatkan motivasi belajar siswa berprestasi kurang (underachiever) pada siswa kelas VIII.4 SMP Negeri 42 Palembang pada tahun pelajaran 2019/2020? Sedangkan tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini sebagai berikut untuk meningkatkan motivasi belajar siswa berprestasi kurang (underachiever) melalui layanan bimbingan kelompok realita pada siswa kelas VIII.4 SMP Negeri 42 Palembang tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 12 siswa. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Dari hasil analis didapatkan bahwa motivasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II yaitu, siklus I (40%) dan siklus II (80%). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap motivasi belajar siswa. Kata Kunci: Bimbingan Kelompok, Motivasi Belajar, Berprestasi Kurang
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING nelly
JURNAL EDUKASI: KAJIAN ILMU PENDIDIKAN Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Edukasi: Kajian Ilmu Pendidikan.
Publisher : LPPM STKIP PGRI Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51836/je.v8i2.414

Abstract

ABSTRAK Dalam pengelolaan pembelajaran Matematika di sekolah, guru harus dapat memberikan pengetahuan peserta didik mengenai konsep yang terkandung dalam materi Matematika Berdasarkan hasil ulangan harian yang di lakukan peneliti, masih mendapatkan hasil belajar siswa di kelas VII.7 SMP Negeri 7 Palembang yang kurang maksimal. Hasil belajar masih di luar harapan yang telah di tetapkan sebelumnya. Pelaksanaan pembelajaran di SMP Negeri 7 Palembang di kelas VII.7 diajarkan berjalan belum seperti yang diharapkan. Pembelajaran terasa membosankan siswa dan sangat monoton. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: “Bagaimanakah peningkatkan hasil belajar Matematika setelah diterapkan model pembelajaran Student Facilitator And Explaining (SFAE) pada peserta didik kelas VII.7 SMP Negeri 7 Palembang?”. Tujuan yang diharapkan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatkan hasil belajar Matematika melalui model pembelajaran Student Facilitator And Explaining (SFAE) peserta didik kelas VII.7 SMP Negeri 7 Palembang. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik Kelas VII.7 SMP Negeri 7 Palembang yang berjumlah 31 peserta didik. Penelitian ini akan dilaksanakan pada semester ganjil di kelas VII.7 tahun ajaran 2018/2019 pada bulan Agustus s/d Oktober tahun 2018. Penelitian tindakan kelas ini telah dikatakan tuntas dengan dibuktikannya peningkatan hasil belajar Matematika menggunakan model pembelajaran Student Facilitator And Explaining.Ketuntasan belajar meningkat dari Pra siklus, siklus I ke siklus II yaitu masing-masing 37,50 %, 65,63% dan 87,50% Pada siklus II ketuntasan belajar peserta didik secara klasikal telah tercapai dan mengalami peningkatan yang sangat baik. Kata Kunci: Hasil Belajar,Matematika,Student Facilitator And Explaining
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PKN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE LEARNING TOGETHER PADA PESERTA DIDIK KELAS VI SD NEGERI 121 PALEMBANG Oktarina
JURNAL EDUKASI: KAJIAN ILMU PENDIDIKAN Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Edukasi: Kajian Ilmu Pendidikan.
Publisher : LPPM STKIP PGRI Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK PKn merupakan mata pelajaran diwajibkan untuk jenjang pendidikan dasar, menengah dan mata kuliah wajib untuk pendidikan tinggi.Hasil ulangan harian PKn di kelas VI SD Negeri 121 Palembang hanya mencapai rata- rata 59,30 dan hanya 44,44% peserta didik mencapai nilai 65. Kondisi tersebut disebabkan oleh kenyataan sehari-hari yang menunjukkan bahwa peserta didik kelihatannya jenuh mengikuti pelajaran PKn. Pembelajaran sehari-hari menggunakan metode ceramah dan latihan-latihan soal secara individual, dan tidak ada interaksi antar peserta didik yang pandai, sedang, dan normal.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah melalui model pembelajaran Learning Together dapat meningkatkan hasil belajar PKn pada peserta didik kelas VI SD Negeri 121 Palembang ?. Tujuan yang diharapkan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar PKn peserta didik kelas VI SD Negeri 121 Palembang melalui model pembelajaran Learning Together.Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VI SD Negeri 121 Palembang yang berjumlah 27 peserta didik. Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan April 2017.Penerapan model pembelajaran Learning Together mempunyai pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik yang ditunjukan dengan rata-rata jawaban peserta didik yang menyatakan bahwa peserta didik tertarik dan berminat dengan model pembelajaran learning together sehingga mereka menjadi termotivasi untuk belajar.Ketuntasan belajar meningkat dari pra siklus, siklus I ke siklus II yaitu masing-masing 44,44%, 74,07% dan 92,59% Pada siklus II ketuntasan belajar siswa secara klasikal telah tercapai dan mengalami peningkatan yang baik. Kata Kunci: Hasil Belajar,PKn, Learning Together
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CTL PADA MATERI BILANGAN BERPANGKAT KELAS X SMK Serafina Jenia; Lailatul Mubarokah; Risdiana Chandra Dhewy
JURNAL EDUKASI: KAJIAN ILMU PENDIDIKAN Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Edukasi: Kajian Ilmu Pendidikan.
Publisher : LPPM STKIP PGRI Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51836/je.v8i2.422

Abstract

To make it easier to understand in learning mathematics, it is necessary to be related to the daily activities of students. As applied to the material of ranked numbers in this study. The purpose of this study is to explore what activities teachers and students do in CTL learning, knowing learning outcomes and student responses. The results of the study will be described descriptively with a quantitative approach. . The research was conducted at SMK PGRI 1 Sidoarjo class X TKJ. The number of learners in a class is 34 people. The result of the data analysis carried out was the ability of teachers to manage CTL learning on ranked number material obtained a value of 4.00 which is included in the very active criteria. The activities of students during the learning process can already be said to be active, because of the 34 students 26 active criteria and 8 are still less active criteria because they did not participate in the first meeting. The learning outcomes of class X TKJ students after taking the ranking number question test are said to be complete because the percentage of completeness of learning outcomes reaches 88.23%. The response of students is said to be positive because all items of the statement fall into the category of very positive and positive, so the response of students is said to be positive. So that the application of the CTL learning model can be said to be effective.

Page 9 of 11 | Total Record : 107