Articles
293 Documents
Penerapan Aplikasi Smart Green Spatial Database untuk Meningkatkan Transaksi Penjualan dalam Bisnis Baru Pembibitan Jamur sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Terdampak Covid-19
Rindra Yusianto;
Wisnu Adi Prasetyanto;
Herwin Suprijono;
Kusni Ingsih
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (646.744 KB)
|
DOI: 10.31294/jabdimas.v4i1.9500
Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) merupakan salah satu komoditas yang banyak dijumpai di sejumlah kelurahan di Kota Semarang. Terdapat 18 kelompok tani (poktan) yang fokus budidaya jamur tiram. Ke-18 poktan tersebut tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Jamur Tiram Kota Semarang. Pemerintah Kota Semarang telah mengalokasikan sejumlah dana untuk pengembangan komoditas ini. Namun adanya pandemi COVID-19, muncul sejumlah kendala yaitu pengadaan bibit dan pemasaran hasil panen. Termasuk diversifikasi bisnis baru yaitu pembibitan yang sebenarnya memiliki prospek yang baik di masa pandemi COVID-19 ini. Berdasarkan hasil diskusi dan wawancara dengan anggota poktan Bhumi Rejo Makmur, pandemi COVID-19 berpengaruh terhadap usaha. Selain pemasaran, bibit berkualitas juga sulit didapatkan. Saat ini poktan tidak menggunakan sistem informasi dalam upaya untuk meningkatkan penjualan dan kapasitas produksi masih sangat rendah yaitu sekali proses hanya 100 baglog. Kami menyusun dan mendiseminasikan arsitektur produk teknologi smart green spatial database untuk bisnis baru pembibitan jamur dengan pendekatan basis data spasial. Sebaran pembudidaya jamur, penangkar bibit berkualitas, segmen pasar potensial dan jangkauan pasar digambarkan dalam Geographic Information System (GIS). Sistem pendukung keputusan yang kami transfer teknologi ke mitra dalam bentuk smart green spatial database yang dapat membantu anggota poktan untuk memulai usaha baru pembibitan jamur dengan bersumber database yang valid. Dengan smart green spatial database dapat meningkatkan transaksi penjualan dalam bisnis baru pembibitan jamur sebagai upaya pemberdayaan masyarakat terdampak COVID-19, dari 18 poktan, ada 17 poktan yang siap memulai usaha baru, adanya peningkatan jumlah pemasok bibit menjadi 6 penangkar bibit, dan jangkauan pemasaran mulai terdistribusi ke luar Jawa Tengah.
Pemanfaatan Energi Terbarukan Untuk Penerangan Jalan Umum Kampung Padamukti Pangalengan Kabupaten Bandung
Tri Nopiani Damayanti;
Irma Safitri;
Ratna Gema Maulida
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (822.097 KB)
|
DOI: 10.31294/jabdimas.v4i2.9720
Intensitas cahaya matahari dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan. Salah satu pemanfaatannya untuk menunjang infrastruktur dari Penerangan Jalan Umum (PJU) terutama bagi wilayah yang belum terhubung oleh listrik PLN. Kampung Padamukti Pangalengan, letaknya berada di area perkebunan teh dimana akses jalan menuju kampung sampai saat ini tidak memiliki PJU. Hal ini berdampak terhadap kerawanan keamanan sehingga menganggu ketentraman dan kenyamanan warga Kampung Padamukti yang beraktivitas di malam hari. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan bertujuan membantu meningkatkan keamanan aktivitas warga Kampung Padamukti yang melintasi akses jalan umum yang belum tersentuh listrik PLN. Metode PKM yang dilakukan melalui pembangunan sistem Penerangan Jalan Umum yang memanfaatkan Tenaga Surya (PJU-TS) dan sosialisasi keilmuan tentang pemanfaatan energi terbarukan berbasis tenaga surya untuk menunjang kegiatan warga. Hasil PKM yang didapatkan adalah meningkatnya pemahaman dan pengetahuan warga Kampung Padamukti tentang pemanfaatan energi terbarukan serta hibah lampu PJU-TS untuk membantu dan meningkatkan keamanan warga beraktivitas di malam hari.
Pemberdayaan Aspek Pemasaran, Pembukuan, dan Operasional pada Usaha Kremes Ubi Ibu Atim di Desa Sukatani Melalui Pendekatan Business Model Canvas
Desmonda Theodora;
Stephanie Djohan;
Augustinus Abdurrahman;
Leonard Rozali;
Pandu Dwi Putranto;
Albert Hasudungan
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (866.747 KB)
|
DOI: 10.31294/jabdimas.v4i1.8465
Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah mengidentifikasi permasalahan dan solusi bisnis dalam bidang pemasaran, pembukuan, dan operasional dari mitra UMKM yang di dampingi di Desa Sukatani Cianjur Jawa Barat (Kremes Ubi Ibu Atim). UMKM memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian Indonesia, utamanya wirausaha lokal. Namun demikian, salah satu tantangan UMKM di Indonesia adalah kurangnya kapabilitas dalam mengelola bisnisnya secara profesional.. Di Cianjur sendiri ditemukan hambatan pengelolaan bisnis dari sisi pemasaran, pembukuan, dan operasional dari usaha kremes ubi Ibu Atim. Mengidentifikasi masalah dan solusi secara lebih rinci dari ketiga aspek tersebut sangat krusial bagi model bisnis UMKM yang didampingi agar dapat lebih bersaing dan fokus memenuhi ekspektasi pasar lokal. Dalam mengevaluasi dampak model bisnis, pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan bisnis kanvas model. Adapun kontribusi dari pengabdian masyarakat selama 6 bulan (Januari -Juni 2020) adalah perbaikan administrasi pencatatan pembukuan tertulis yang periodik, lebih variatifnya strategi pemasaran, dan terbangunnya standar prosedur operasional untuk membuat kegiatan operasional yang terarah, efektif, dan efisien dari mitra bisnis yang didampingi tersebut.
Sistem Prosedur Penjualan, Pembelian dan Penyimpanan bagi UMKM Manufaktur
Permata ayu widyasari;
Yenny Sugiarti;
Nyoman Budhiswara Krishna
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (490.09 KB)
|
DOI: 10.31294/jabdimas.v4i2.10121
Sistem Manajemen Persediaan sangat penting bagi UMKM. Pertama, karena kebutuhan keakuratan jumlah persediaan. Kedua, untuk efisiensi proses operasional. Terakhir, untuk mengamankan aset perushaan. Permasalahan yang menjadi prioritas MITRA adalah lemahnya sistem manajemen persediaan. Selama ini pemilik dan staf administrasi tidak mengetahui dengan tepat jumlah persediaan per varian sehingga kadang proses pemenuhan order penjualan harus tertunda/terlambat karena jumlah persediaan belum mencukupi. Tidak adanya informasi mengenai jumlah tiap varian yang tepat juga menyulitkan bagian administrasi untuk menyesuaikan jumlah aset perusahaan (persediaan ) di laporan keuangan. Proses pengawasan terhadap persediaan juga sulit dilakukan. Program pengabdian ini berusaha untuk mengatasi hal tersebut dengan merancang sistem penjualan, pembelian dan penyimpanan sederhana sebagai bagian dari manajemen persediaan. Hasilnya, saat ini tersedia informasi jumlah persediaan bahan baku dan barang jadi untuk setiap varian, sehingga proses perencanaan produksi dan penjualan dapat dilakukan dengan lebih baik. Ketepatan waktu pengiriman barang ke pelanggan dapat ditingkatkan, jumlah aset di laporan keuangan tersaji secara akurat, dan pengawasan terhadap persediaan lebih mudah untuk dilakukan.
Optimalisasi Digital Marketing melalui Facebook Ads di Kelurahan Purwanegara
Siti Barokah;
Oryz Agnu Dian Wulandari;
Mulat Triwinoto Sari;
Ivan Fadhil Yuditama
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (538.979 KB)
|
DOI: 10.31294/jabdimas.v4i1.7085
Saat ini dunia periklanan menggunakan media sosial menjadi salah satu strategi yang dianggap efektif dan efisien untuk melakukan pemasaran secara digital karena dirasa dapat mengurangi anggaran dalam mempublikasikan produk atau jasa. Selain itu, media sosial juga terbukti menjadi media promosi yang ampuh karena interaktif, fleksibel, dan menyajikan fitur-fitur mendukung promosi produk maupun jasa itu sendiri. Salah satu fitur yang ditawarkan oleh Facebook adalah Facebook Ads, yaitu fitur yang ditawarkan oleh Facebook untuk mengiklankan halaman Facebook dengan jangkauan yang dapat ditentukan dan dapat diatur oleh pemasang iklan tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan dan memotivasi para pegiat bisnis online di Kelurahan Purwanegara dalam memanfaatkan dan mengoptimalkan pemasaran secara digital melalui Facebook Ads. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah dan diskusi menggunakan power point dengan alat bantu LCD proyektor. Luaran yang diharapkan dengan adanya kegiatan pengabdian ini adalah para pegiat bisnis online dapat lebih mengenal dan mengoptimalkan fungsi fitur-fitur yang telah disediakan oleh media sosial Facebook untuk kegiatan promosi bisnis yang sedang digeluti.
Webinar Menangkal Cyberporn Pada Internet dan Android Memanfaatan Add Ons dan Aplikasi Antipornografi Parental Control Di SMA Panca Budi
Supina Batubara;
Sri Wahyuni;
Eko Hariyanto;
Akhyar Lubis
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (559.533 KB)
|
DOI: 10.31294/jabdimas.v4i1.9048
Penyebaran konten pornografi melalui internet dan telepon seluler sudah sangat mengkawatirkan Pornografi di internet memang telah menjadi sebab industri dengan skala bisnis yang besar. Hingga saat ini pemerintah terlihat kesulitan untuk mengatasi persoalan situs pornografi. Upaya pemblokiran situs-situs pornografi di Indonesia terus dilakukan, namun, situs-situs porno (cyberporn) juga terus tumbuh. Dampak negatif cyberporn telah terbukti sangat mengkawatirkan terutama bagi remaja sebagai generasi muda. Dilakukan survey di Indonesia menunjukkan hasil responden 90 persen dari pelajar SD, SMP, dan SMA sudah mengakses pornografi. Orang tua memiliki tugas untuk melakukan pengawasan atau pengendalian (parental control) dari penggunaan internet bagi anaknya, terlebih lagi saat masa pandemi saat ini penggunaan internet pada perangkat android sudah menjadi kebutuhan primer. Untuk itu kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan melaksanakan webinar yang dilengkapi dengan diskusi dan tanya jawab langsung oleh narasumber dengan tujuan agar orang tua dan pihak sekolah dapat mengetahu dampak negative paparan pornografi dan mengetahui cara memberantas bagaimana cara memblokir, menangkal, juga membasmi cyberporn di internet dan android. Hasil pelaksanaan webinar tim pengabdian dapat merangkum bahwa orang tua, guru dan pihak sekolah mampu melakukan penangkalan cyberporn sesuai dengan hasil yang diharapkan hal ini terlihat pada post-test setelah kegiatan webinar.
Sosialisasi Memerangi Berita Hoaks Kepada Siswa SMA Kartika VIII-1 Jakarta
Agus Salim;
Djudjur Luciana Radjagukguk;
Masnah Masnah
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (346.249 KB)
|
DOI: 10.31294/jabdimas.v4i2.10068
Banyaknya informasi yang salah tetapi terlihat begitu meyakinkan kebenarnya, hal demikian dapat terjadi karena banyak informasi yang bias sehingga diperlukan nalar kritis kita dalam memilih informasi yang diterima, mana informasi yang sesuai fakta dan mana informasi yang bias. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan di SMA VIII- 1 Kartika dengan tujuan memberikan pemahaman dalam menyeleksi informasi yang diterima para remaja dan upaya menimbulkan nalar kritis terhadap berita-berita yang dibaca oleh para remaja, Pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode diskusi dengan pemberian materi lalu para siswa melakukan tanya jawab setelah itu diakhiri dengan menganalisa berita-berita yang tersebar di internet dan memilah dari berita tersebut mana yang berita hoaks dan mana yang termasuk dalam berita benar. Sehingga hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini memberikan wawasan dan pegetahuan baru kepada para remaja dalam mengindentifikasi informasi yang beredar di internet serta membangkitkan daya berfikir kritis para remaja terhadap berita yang diterima di branda-beranda media sosial mereka.
Pendampingan Kewirausahaan bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di Kecamatan Ciledug Kota Tangerang
Slamet Mudjijah;
Triana Anggraini
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (518.252 KB)
|
DOI: 10.31294/jabdimas.v4i1.9596
Mitra dalam program pengabdian masyarakat ini adalah Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terutama usaha pemula di Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. Permasalahan yang dihadapi oleh UMKM pemula apalagi yang baru beberapa bulan merintis usaha adalah sangat mudah goyah keberlanjutan usahanya, pengelolaan keuangan belum professional, pelaku UMKM belum sepenuhnya memahami pasar untuk produknya, kemasan masih dibuat secara sederhana. Permasalahan semakin mengkhawatirkan setelah adanya pandemi Covid 19. Sebagian besar pelanggan yang sudah mulai rutin mengkonsumsi produk UMKM menjadi terhenti sehingga penjualan menurun drastis. Solusi atas permasalahan tersebut adalah dilakukan analisis ulang kelayakan usaha dengan mengenali customer base dan kebutuhannya, mempermudah proses bisnis, mengklasifikasi produk yang mudah dijual. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah observasi secara langsung dengan Pengurus UMKM Kecamatan Ciledug. Kegiatan dilanjutkan dengan pertemuan dalam bentuk pendampingan. Kegiatan pengabdian kepada pelaku UMKM di Kecamatan Ciledug Kota Tangerang ini telah dilakukan dengan hasil sebagai berikut: peserta semakin mampu mengidentifikasi permasalahan bisnis terutama pada penetapan harga dan kualitas produk, peserta telah memiliki pengetahuan untuk menganalisis kelayakan bisnisnya terutama pada aspek pasar dan legalitas, motivasi peserta semakin meningkat dengan adanya jaringan dalam penjualan produk terutama penjualan langsung maupun reseller, pemanfaatan gerai Pojok UMKM Ciledug semakin optimal, koordinator UMKM semakin termotivasi untuk memajukan pelaku UMKM terutama dalam peningkatan kesadaran terhadap legalitas usaha.
Pemberdayaan Potensi Anak Gampong Matang Rayeuk Melalui Pendidikan dan Pembinaan Akhlak
Angga Syahputra;
Taufiq Taufiq
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (570.134 KB)
|
DOI: 10.31294/jabdimas.v4i2.10130
Anak merupakan harapan bagi setiap orang tua, keluarga bahkan bangsa. Anak-anak bangsa diharapkan tumbuh menjadi generasi cerdas dan berakhlak yang baik. Memasuki era digital 4.0 penggunaan teknologi merupakan suatu keniscayaan yang tidak dapat terhindar. Namun, penggunaan teknologi tanpa pemahaman yang benar dapat memberikan efek negatif pada anak. Sebagaimana hal tersebut terjadi pada anak Gampong Matang Rayeuk, Kabupaten Idi, Aceh Timur. Banyak anak yang kesehariannya hanya menghabiskan waktu dengan smartphone dan lupa untuk mengerjakan hal positif lainnya. Untuk itu diperlukan langkah serius dalam mengurangi dampak negatif penggunaan smartphone dan memberdayakan potensi yang ada pada anak. Tim pengabdian hadir memberikan pendampingan langsung kepada anak untuk memberdayakan potensi yang ada melalui pendidikan dan pembinaan akhlak. Tim pengabdian memberikan pendampingan selama 27 hari bertempat di Gampong Matang Rayeuk, Kabupaten Idi, Aceh Timur. Pemberdayaan potensi anak melalui pendidikan dan pembinaan akhlak yang dilakukan tim pengabdian terbukti memberikan dampak positif bagi anak. Anak-anak Gampong Matang Rayeuk tampak antusias dan menyibukkan diri dalam berbagai kegiatan sehingga penggunaan smartphone sangat minim dan dampak negatif yang timbul akibat penggunaannya dapat diminimalisir.
Pelatihan dan Pendampingan Aplikasi Dapodik Paud dan Dikmas Untuk Operator Sekolah Taman Kanak-kanak Al Quran Terpadu (TKA-T) Hayaatul ‘Ilmi, Cimanggis Depok
Henki Bayu Seta;
Theresia Wati
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (510.414 KB)
|
DOI: 10.31294/jabdimas.v4i1.8003
Taman kanak – kanak Al Quran Terpadu (TKA-T) Hayaatul ‘ilmi berdiri mulai tahun 1997 dan bertempat di Kecamatan Cimanggis. Seluruh kegiatan administrasi dan pembelajaran siswa dilakukan secara manual. Hal tersebut menghambat pelayanan administrasi dan layanan terhadap orang tua siswa. Terhitung mulai tahun ajaran 2019/2020 TKA-T Hayaatul ‘ilmi mulai menggunakan aplikasi Dapodik atau Data Pokok Pendidikan. Sistem pendataan dan pengelolaan data-data pendidikan berbasis open source dengan menerapkan sistem basis data terpusat dan berbasis web yang dapat diakses secara daring dan real time. Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan pada TKA-T Hayaatul ‘ilmi, operator sekolah di TKA-T Hayaatul ‘ilmi terdiri dari 1 orang yang juga bertugas untuk memasukkan data sekolah, data peserta didik dan data guru/karyawan ke dalam database server pusat baik secara offline maupun online dan dapat langsung diakses oleh pihak Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten. Metode pelaksanaan kegiatan PKM dilakukan dengan menggunakan metode pelatihan dan pendampingan operator terhadap aplikasi Dapodik. Kegiatan dimulai dari proses instalasi, registrasi, manajemen dashboard sampai dengan pelatihan dan pendampingan pengisian data sekolah, data peserta didik dan data guru/karyawan. Pelatihan dan pendampingan operator dalam menggunakan aplikasi Dapodik dilaksanakan selama 1 bulan, yaitu bulan Februari 2020 sebanyak 1 operator yang didampingi oleh kepala sekolah. Evaluasi kegiatan pelatihan dan pendampingan dilakukan secara terus menerus sampai pihak operator memahami bagaimana proses bisnis aplikasi dapodik dan mampu melakukan pengisian data dengan cepat, lengkap, valid, akuntabel dan up to date.