cover
Contact Name
Tuti Alawiyah
Contact Email
tuti.tah@bsi.ac.id
Phone
+6285223284943
Journal Mail Official
jurnal.ijcit@bsi.ac.id
Editorial Address
Jl. Kramat Raya No.98, Kwitang, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta, 10450
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
IJCIT (Indonesian Journal on Computer and Information Technology)
ISSN : 2527449X     EISSN : 25497421     DOI : 10.31294/ijcit
Core Subject : Science,
Jurnal IJCIT Terbit pertama kali pada Bulan Mei Tahun 2016. Jurnal ini dimaksudkan sebagai media publikasi hasil penelitian, pemikiran dan kajian analisis-kritis mengenai penelitian pada bidang Teknik Informatika, Manajemen Informatika dan Sistem Informasi. Terbit secara berkala 2 (dua) kali setahun, yaitu pada Bulan Mei dan Bulan November. Jurnal IJCIT sebagai bagian dari semangat menyebarluaskan ilmu pengetahuan hasil dari penelitian dan pemikiran untuk pengabdian pada Masyarakat luas. Pada situs Jurnal IJCIT menyediakan artikel-artikel jurnal untuk diunduh secara gratis. Jurnal kami adalah jurnal ilmiah nasional yang merupakan sumber referensi akademisi di bidang Teknologi dan Informasi. Jurnal IJCIT menerima artikel ilmiah dengan lingkup penelitian pada Sistem Pakar, Sistem Penunjang Keputusan, Data Mining, Sistem Kecerdasan Buatan, Jaringan Komputer, Teknik Komputer, Pengolahan Citra, Algoritma Genetik, Business Intelligence and Knowledge Management, Database System, Big Data, Enterprise Computing, ICT, Technology Management, penelitian lain yang berhubungan dengan penelitian di bidang informatika dan komputer. Dengan artikel yang memiliki sitasi primer dan tidak pernah dipublikasikan secara online atau versi cetak sebelumnya. Setiap artikel yang masuk sebelum diterbitkan akan melalui proses Cek Plagiat melalui alat bantu plagiarisma.net Jika diindikasi mayor plagiarisme maka Naskah ditolak untuk terbit.
Articles 211 Documents
Analisis Penerimaan Teknologi Pendidikan Selama Pandemi Covid19 Terhadap Dunia Pendidikan Musriatun Napiah; Waeisul Bismi; Dwiza Riana; Rachmawati Darma Astuti; Jordy Lasmana Putra
IJCIT (Indonesian Journal on Computer and Information Technology) Vol 7, No 1 (2022): IJCIT Mei 2022
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.542 KB) | DOI: 10.31294/ijcit.v7i1.11812

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat di era globalisasi saat ini tidak bisa dihindari lagi pengaruhnya terhadap dunia pendidikan. Tuntutan global menuntut dunia pendidikan untuk selalu dan senantiasa menyesuaikan perkembangan teknologi. Pada penelitian ini bertujuan untuk menguji penerimaan pengajar terhadap penggunaan teknologi dalam pendidikan dengan menggunakan metode Technology Acceptance Model (TAM) sebagai pendekatan analitik. Pada penelitian ini ter-dapat empat faktor TAM, yaitu persepsi kemudahan penggunaan, persepsi kegunaan, sikap terhadap penggunaan kom-puter, dan niat penggunaan. Niat Perilaku sebagai pengguna menjadikan faktor evaluasi untuk mengukur penerimaan teknologi oleh pengajar dan diajukan total enam hipotesis. Kuesioner online digunakan untuk mengekstrak informasi dari pengajar di Jakarta dan terkumpul sebanyak 150 responden. Hasil penelitian menjelaskan bahwa penggunaan komputer ditentukan sebagai faktor kunci dalam penerimaan penggunaan teknologi yang dapat dijelaskan oleh faktor – faktor dan dapat dievaluasi untuk menjelaskan perilaku penggunaan terhadap teknologi dalam pendidikan.The development of information technology that is increasingly rapidly in the current era of globalization cannot be avoided anymore its influence on the world of education. Global demands require the world of education to always and constantly adapt to technological developments. This study aims to test the acceptance of teachers towards the use of technology in education by using the Technology Acceptance Model (TAM) as an analytical approach. In this study, there are four TAM factors, namely perceived ease of use, perceived usefulness, attitudes towards computer use, and usage intentions. Behavioral intention as a user is used as an evaluation factor to measure technology acceptance by teachers and a total of six hypotheses are proposed. An online questionnaire was used to extract information from teachers in Jakarta and collected 150 respondents. The results of the study explain that the use of computers is determined as a key factor in the acceptance of the use of technology which can be explained by factors and can be evaluated to explain the behavior of using technology in education.
Perancangan Aplikasi Layanan Perternakan “Husbandry” Riche Suwandy; Fandi Halim; Ketty Kumala; Hariyanto Halim
IJCIT (Indonesian Journal on Computer and Information Technology) Vol 7, No 1 (2022): IJCIT Mei 2022
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.693 KB) | DOI: 10.31294/ijcit.v7i1.11457

Abstract

Perancangan aplikasi husbandry dilakukan karena melihat adanya gap antara peluang yang terus bertumbuh di dunia agribisnis peternakan dan belum maksimalnya pengelolaan peternakan yang disebabkan oleh berbagai permasalahan yang dihadapi oleh peternak bahkan termasuk akses pelanggan terhadap hasil peternakan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang aplikasi yang dapat memfasilitasi pengelolaan peternakan yang lebih baik serta menjembatani hubungan antara peternak dengan pelanggan baik individu atau industri dalam mengakses hasil peternakan juga membantu menghubungkan peternak dengan investor, kontraktor dan dokter hewan untuk membantu para peternak dalam mengelola peternakan dengan lebih maksimal. Metode yang digunakan untuk merancang aplikasi husbandry mengacu pada metodologi System Development Life Cycle (SDLC). Penelitian ini menghasilkan aplikasi husbandry yang dirancang dengan beberapa fitur utama yakni investasi, subscription, advertisement, farmer, pembayaran digital. Aplikasi husbandry merupakan marketplace yang didukung dengan penerapan artificial intelligence yakni sistem rekomendasi dan fitur penjadwalan dengan pemantauan dan pengendalian untuk kestabilan harga. Pihak administrator pada aplikasi hubandry dapat menyesuaikan harga yang berlaku pada aplikasi dengan harga pada pasar secara umum. The husbandry application was created to bridge the gap between the rising prospects in the field of livestock agribusiness and the ineffective livestock management caused by a variety of breeder-related issues, including customer access to livestock goods. This study aims to design applications that can facilitate better farm management and bridge the relationship between farmers and customers, as well as individuals and businesses interested in purchasing livestock products. And also intended to connect farmers with investors, contractors, and veterinarians in order to assist breeders in better managing their farms. The method used to design husbandry applications refers to the System Development Life Cycle (SDLC) methodology. This research produces husbandry applications that are designed with several main features, namely: Investment, subscription, advertisement, farmer, digital payment. Husbandry application is a marketplace supported by artificial intelligence implementation that is a recommendation system, and a scheduling feature with monitoring and control for price stability. The administrator of the hubandry application will be able to alter the pricing imposed in the application to match market prices.
Penerapan Decision Tree Untuk Klasifikasi Tingkat Pendapatan Evy Priyanti
IJCIT (Indonesian Journal on Computer and Information Technology) Vol 7, No 1 (2022): IJCIT Mei 2022
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.371 KB) | DOI: 10.31294/ijcit.v7i1.12506

Abstract

Semua orang pasti menginginkan pendapatan yang besar. Banyak faktor yang membuat pendapatan setiap orang berbeda dari mulai faktor Usia, jenis pekerjaan, status Pendidikan, pekerjaan, ikatan pernikahan, warna kulit, jenis kelamin, keuntungan, durasi waktu kerja, asal negara. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor penentu dalam meraih pendapatan yang besar menggunakan metode decision tree. Decision tree ini memiliki banyak kelebihan diantaranya sangat mudah diimplementasikan dan disajikan dalam bentuk diagram. Dengan mengklasifikasikan faktor-faktor penentu pendapatan menggunakan decision tree maka akan jelas terlihat faktor penentu yang dapat membuat seseorang memiliki pendapatan lebih besar. Penelitian ini menghasilkan data dengan pendapatan terbesar didapatkan pada atribut relasi. Seseorang dengan relasi yang luas dapat memiliki peluang pendapatan yang lebih besar yaitu sebesar 75.12%. Selain itu faktor usia dan lama bekerja juga menjadi faktor terbesar lainnya. Dengan kata lain memperluas jaringan komunikasi dan rekan kerja yang luas akan berdampak positif bagi penambahan nilai pendapatan.Everyone wants a big income. There are many factors that make everyone's income different, starting from age, type of work, education status, occupation, marriage ties, skin color, gender, benefits, duration of work, country of origin. This research aims to determine the determining factors in achieving a large. This decision tree has many advantages including very easy to implement and presented in the form of a diagram. By classifying income determinants using the decision tree method. It will be clear that the determining factors that can make a person have a greater income. This research resulted in data with the largest income obtained on relationship attributes. A person with extensive relationships can have a greater income opportunity, which is 75.12%, besides age and length of work are also the other biggest factors. In other words, expanding the network of communication and extensive co-workers will have a positive impact on adding value to income.
Perbandingan Sistem Deteksi Banjir Menggunakan Algoritma Naive Bayes Dan K-NN Berbasis IOT Ayu Ainun A'ziziyyah; Ignatia Indreswari Nugroho; Rasyid Sabillillah; Bernadus Anggo Seno Aji; Khodijah Amiroh
IJCIT (Indonesian Journal on Computer and Information Technology) Vol 7, No 1 (2022): IJCIT Mei 2022
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.341 KB) | DOI: 10.31294/ijcit.v7i1.12394

Abstract

Bencana alam banjir memiliki dampak yang merusak yang disebabkan oleh menaiknya ketinggian air secara tiba-tiba. Diperlukan sebuah sistem deteksi dini banjir untuk mencegah dampak dari banjir. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem monitoring serta deteksi dini banjir berbasis mikrokontroler ESP8266 yang mengendalikan sensor Water Flow dan Ultrasonik untuk mendeteksi air dengan mengimplementasikan metode Algoritma Naive Bayes dan K-NN. Didapatkan hasil bahwa sistem dapat bekerja dengan baik melalui antarmuka dari aplikasi Blynk, yang nantinya akan menampilkan data hasil monitoring debit air dan juga mengetahui status air dengan tiga jenis status, ‘Aman’ (LED hijau) dengan ketinggian air kurang dari 7 cm, ‘Waspada’ (LED kuning) dengan ketinggian air lebih dari 7 cm sampai 18 cm, serta ‘Bahaya’ (LED merah) dengan ketinggian air sama atau lebih dari 18 cm sampai 29 cm. Jika debit air berubah lebih dari atau sama dengan 0,87 L/min dari data yang didapat sebelumnya, maka akan berubah ke kondisi status setelahnya. Hasil pengujian data menunjukkan bahwa, lebih baik menggunakan metode K-NN yang memperoleh akurasi 95% daripada metode Naïve Bayes yang memperoleh akurasi 90%. Flood natural disasters have a devastating impact, caused by a sudden rise in water levels. An early flood detection system is needed to prevent the impact of flooding. This study aims to design a monitoring system and flood early detection based on the ESP8266 microcontroller which controls the Water Flow and Ultrasonic sensors to detect water by implementing the Naive Bayes Algorithm and K-NN methods. The results show that the system can work properly through the interface of the Blynk application, which will later display data from monitoring the water discharge and also find out the status of the water with three types of status, 'Safe' (green LED) with a water level of less than 7 cm, 'Alert' ' (yellow LED) with a water level of more than 7 cm to 18 cm, and 'Danger' (red LED) with a water level of 18 cm to 29 cm. If the water discharge changes more than or equal to 0.87 L/min from the data obtained previously, it will change to the status condition after that. The results of data testing show that it is better to use the K-NN method which obtains 95% accuracy than the Naïve Bayes method which obtains 90% accuracy.
Sistem Informasi Pengadaan Tanah Untuk Kepentingan Umum Pada Kantor Pertanahan Kabupaten Bandung Sari Susanti; Asri Novitasari
IJCIT (Indonesian Journal on Computer and Information Technology) Vol 7, No 1 (2022): IJCIT Mei 2022
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1080.943 KB) | DOI: 10.31294/ijcit.v7i1.11513

Abstract

Pengadaan tanah pada dasarnya menyediakan tanah dengan cara memberi ganti rugi yang layak dan adil kepada pihak yang berhak. Kepemilikan tanah dalam sepanjang sejarah peradaban manusia tak henti-hentinya memberikan berbagai problematika yang rumit. Indonesia dengan daratan yang sangat luas, telah menjadikan persoalan tanah sebagai salah satu persoalan yang urgent diantara persoalan lainnya. Kantor Pertanahan Kabupaten Bandung merupakan salah satu institusi pemerintah yang mempunyai kewenangan dalam pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum yang mencakup wilayah Kabupaten Bandung. Permasalahan yang sering terjadi biasanya berkaitan dengan ganti-rugi antara pihak pembeli dengan penjual tanah yang berujung pada sengketa dan terhambatnya pengolahan data kepemilikan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pembuatan sistem informasi pengadaan tanah untuk kepentingan umum menggunakan website di Kantor Pertanahan wilayah Kabupaten Bandung. Metode pengembangan sistem yang digunakan dalam penelitian ini adalah waterfalldengan tahapan analisis, desain, pengkodean dan pengujian. Hasil penelitian ini berupa sistem informasi sesuai dengan kebutuhan admin yang memudahkan pendataan dan laporan kesepakatan dan hak atas tanah sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Sistem ini juga membantu pekerjaan SATGAS dalam melakukan verifikasi kejelasan data tanah warga ketika sedang dilapangan. Dengan sistem pengadaan tanah berbasis website maka koordinasi tersebut bisa dilakukan tanpa harus bertemu langsung antar petugas.Land procurement basically provides land by giving proper and fair compensation to the entitled party. Land ownership throughout the history of human civilization has constantly presented various complex problems. Indonesia, with a very large land area, has made land issues as one of the urgent problems among other problems. The Bandung Regency Land Office is one of the government institutions that has the authority to procure land for development for the public interest which covers the Bandung Regency area. Problems that often occur are usually related to compensation between the buyer and the seller of land which leads to disputes and delays in processing land ownership data. This study aims to make a land acquisition information system for the public interest using the website at the Land Office of the Bandung Regency area. The system development method used in this research is the waterfall with the stages of analysis, design, coding and testing. The results of this study are in the form of an information system according to the needs of the admin that facilitates data collection and reports on agreements and land rights in accordance with procedures established by the government. This system also assists the work of the SATGAS in verifying the clarity of community land data while in the field. With a website-based land acquisition system, this coordination can be carried out without having to meet directly between officers.
Rancang Bangun Aplikasi Mobile Pemeriksaan Kendaraan Operasional Afriansyah Afriansyah; Meredita Susanty
IJCIT (Indonesian Journal on Computer and Information Technology) Vol 7, No 1 (2022): IJCIT Mei 2022
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.576 KB) | DOI: 10.31294/ijcit.v7i1.11833

Abstract

Pemeriksaan harian kendaraan adalah cara sederhana dan efektif untuk menemukan masalah atau cacat yang berpotensi berbahaya sebelum kendaraan digunakan. Tindakan ini diharapkan menjadi tindakan pencegahan terhadap resiko terjadinya kecelakaan kerja. Pencatatan umumnya dilakukan pada formulir fisik kemudian dipindahkan ke sistem informasi Kesehatan dan keselamatan kerja untuk kemudian dilaporkan. Untuk meningkatkan efisiensi pencatatan data pemeriksaan kendaraan, diusulkan penggunaan aplikasi mobile yang dapat digunakan oleh pengemudi di lapangan untuk mencatat penilaian kondisi keadaan kendaraan harian yang terhubung dengan sistem informasi keamanan dan keselamatan yang sudah ada saat ini. Pengembangan aplikasi dilakukan menggunakan pendekatan waterfall. Aplikasi yang dikembangkan menggunakan React Native, Node.js dan REST API ini dapat digunakan para perangkat Android. Keberadaan aplikasi sederhana ini diharapkan mengurangi pekerjaan rutin pengguna dan membuat data pemeriksaan kondisi kendaraan dapat diakses secara near real time oleh tim kesehatan dan keselamatan kerja. Daily vehicle inspections are a simple and effective way to spot potentially dangerous issues or defects before the vehicle are used. This routine is a preventive measure against the risk of work accidents. The Health and Safety Authority requires drivers to fill checklist form before performing their job then input the data from that physical form to Health and Safety information system web after their shift.  A mobile application is proposed to help drivers record daily vehicle conditions so that they do not need to input the data at the end of their shift—the mobile application stores data to the Health and Safety information system directly. The application is developed using a waterfall approach using React Native, Node.js, and the REST API as a technology stack. The application is ready to be used on Android-based devices. This simple application reduces users' routine tasks and makes vehicle condition inspection data accessible in near real-time by the occupational health and safety team.
Penerimaan Sistem E-Filling dalam Mempengaruhi Minat Wajib Pajak untuk Melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan di Kota Yogyakarta Amalia Yuli Astuti; Salahudin Al Ayubi
IJCIT (Indonesian Journal on Computer and Information Technology) Vol 7, No 1 (2022): IJCIT Mei 2022
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.218 KB) | DOI: 10.31294/ijcit.v7i1.12904

Abstract

Pelaporan pajak yang dilakukan dengan mendatangi kantor pajak secara langsung merupakan aktivitas yang kurang efektif karena adanya antrian dan pengisian formulir. Direktorat Jenderal Pajak mengembangkan sistem pelaporan pajak berupa e-filling dimana terdapat layanan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak secara online melalui website. Layanan sistem e-filling belum sepenuhnya dapat diterima oleh masyarakat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh dari variabel persepsi kegunaan, persepsi kemudahan, keamanan dan kerahasiaan pada minat wajib pajak dalam menggunakan e-filling. Jumlah sampel penelitian adalah 186 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling di kota Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan SPSS versi 15. Hasil yang didapatkan adalah variabel persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat wajib pajak untuk menggunakan e-filling. Variabel keamanan dan kerahasiaan tidak berpengaruh terhadap minat wajib pajak pada penggunaan e-filling. Koefisien determinasi dari ketiga variabel independen secara bersama dapat menjelaskan variabel dependen adalah 35,5%.
Model Prediksi Penjualan Jenis Produk Tekstil Menggunakan Algoritma K-Nearest Neighbor (K-NN) Wiyana Yusuf; Rahma Witri; Christina Juliane
IJCIT (Indonesian Journal on Computer and Information Technology) Vol 7, No 1 (2022): IJCIT Mei 2022
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.593 KB) | DOI: 10.31294/ijcit.v7i1.11973

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki industri tekstil yang besar, mulai dari industri pembuatan serat sintetis (fiber making), industri pemintalan benang (spinning), industri pertenunan (weaving), industri perajutan (knitting), industri pencelupan, pencetakan dan penyempurnaan sampai dengan industri pakaian jadi (garment). Dalam dunia perstekstilan kita perlu memperhatikan pasar terhadap jenis kain yang akan diproduksi secara luas kepada masyarakat. Akan tetapi, tidak ada proses survey pasar pada perusahaan ini yang diakibatkan oleh kurangnya karyawan sehingga perusahaan hanya memproduksi barang tergantung dengan pesanan dari customer. Oleh karena itu diperlukan pemantauan terhadap permintaan oleh customer menggunakan klasifikasi data mining sehingga perusahaan dapat menentukan jenis produk mana yang akan tinggi permintaan dengan cara mengolah data penjualan perusahaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk membantu perusahaan dalam menentukan arah untuk produksi serta penjualan di masa yang akan datang. Dalam penelitian ini algoritma yang dipilih adalah klasifikasi data mining dengan K-Nearest Neighbor dengan mengklaster data dari nilai k=1 hingga k=5. Hasil yang diperoleh dengan nilai k=1 mendapatkan akurasi 86.9% dengan RMSE 0.362. Serta nilai class recall & class precision pada confussion matrix yang didapat cukup baik sehingga model algoritma yang digunakan pada penelitian ini bekerja dengan baik. Indonesia is a country that has a large textile industry, ranging from the synthetic fiber manufacturing industry (fiber making), the yarn spinning industry (spinning), the weaving industry (weaving), knitting industry (knitting), dyeing, printing and refinement industries to the clothing industry. so (garments). In the world of textiles, we need to pay attention to the market for the types of fabrics that will be widely produced to the public. However, there is no market survey process at this company which is caused by a lack of employees so that the company only produces goods depending on orders from customers. Therefore, it is necessary to monitor demand by customers using data mining classification so that companies can determine which types of products will be in high demand by processing the company's sales data. This study aims to assist the company in determining the direction for production and sales in the future. In this study, the algorithm chosen is data mining classification with K-Nearest Neighbor by clustering data from values k=1 to k=5. The results obtained with a value of k = 1 get an accuracy of 86.9% with an RMSE of 0.362. And the value of class recall & class precision in the confusion matrix is quite good so that the algorithm model used in this study works well.
Pembuatan Website Untuk Deteksi Penyakit Umum Menggunakan Metode Certainty Factor Surya Aji Prasetio; Afiyati Reno
IJCIT (Indonesian Journal on Computer and Information Technology) Vol 7, No 1 (2022): IJCIT Mei 2022
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.529 KB) | DOI: 10.31294/ijcit.v7i1.12558

Abstract

Klinik adalah unit kesehatan yang bertanggung jawab menyelenggarakan kesehatan di area kerjanya.  Terbatasnya jam pelayanan dan antrian dapat menyebabkan keterlambatan dalam pengobatan seorang pasien. Untuk itu diperlukan aplikasi yang dapat membantu pasien mendeteksi penyakit secara mandiri sebelum berkonsultasi dengan dokter untuk pengobatan lebih lanjut. Peneltiian ini bertujuan untuk membuat aplikasi berbasis website untuk mendeteksi penyakit secara mandiri yang dilakukan sendiri oleh pasien. Dalam penelitian metode yang digunakan adalah metode Web Development Life Cycle untuk membangun website, dan untuk mendiagnosa penyakit menggunakan metode Certainty Factor. Diagnosa dilakukan untuk penyakit bronkitis, flu burung, dan covid 19. Dalam mendiagnosa penyakit, pasien memilih gejala yang ada. Setelah itu sistem akan memproses, dan amenentukan penyakit dengan nilai tertinggi. Hasil dari metode Certainty Factor ini mencapai 80% dalam menentukan penyakit. Clinic is a health unit that is responsible for providing health in its work area. Limited hours of service and queues can cause delays in the treatment of a patient. For that we need an application that can help patients detect the disease independently before consulting a doctor for further treatment. This research aims to create a website-based application to detect disease independently which is carried out by patients themselves. In the research, the method used is the Web Development Life Cycle method to build a website, and to diagnose diseases using the Certainty Factor method. Diagnosis is made for bronchitis, bird flu, and covid 19. In diagnosing the disease, the patient chooses the existing symptoms. After that the system will process, and determine the disease with the highest value. The results of the Certainty Factor method reach 80% in determining the disease.
Optimasi Pencarian Data Varietas Tanaman Menggunakan Sistem Temu Kembali Pada Aplikasi BALITTRI Sukabumi Aira Elzahra; Rizal Amegia Saputra; Erika Mutiara; Diah Puspitasari; Lis Saumi Ramdhani
IJCIT (Indonesian Journal on Computer and Information Technology) Vol 7, No 1 (2022): IJCIT Mei 2022
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (774.016 KB) | DOI: 10.31294/ijcit.v7i1.12600

Abstract

Perkembangan teknologi informasi saat ini relative signifikan dapat mempengaruhi efektivitas operasional pada perusahaan, dimana semua perusahaan sangat membutuhkan teknologi informasi untuk mempermudah suatu pekerjaan. Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (BALITTRI) Sukabumi merupakan instansi pemerintah dibidang pertanian tanaman industri dan penyegar, pada sistem yang berjalan data tanaman industri dan penyegar terdata dalam sebuah arsip, pada arsip tersebut tersimpan berbagai jenis tanaman industri yang sangat penting. Permasalahan yang ada pada BALITTRI ini yaitu Pencarian arsip data setiap peneliti sering kesulitan karena deretan arsip yang terlalu banyak, sehingga peneliti kebingungan dan membutuhkan waktu yang cukup lama agar arsip data tersebut ditemukan. Untuk itu pada penelitian ini akan di bangun sebuah aplikasi Balittri Arsip Varietas (BALAVAS) dimana pada aplikasi tersebut menerapkan sebuah sistem temu kembali informasi atau bisa disebut juga information Retrieval yang dapat memenuhi kebutuhan informasi dari sekumpulan data yang berskala besar pada server komputer local ataupun internet. Metode pengembangan software menggunakan model Rapid Application Development (RAD). Dengan adanya sistem ini maka akan membantu admin dan peneliti untuk menemukan data varietas beserta komponennya yang sudah tersimpan berdasarkan koleksi sumber informasi yang dicari atau dibutuhkan. Sistem ini juga dapat mengurangi dokumen pencarian yang tidak relevan terkait data varietas yang ada di Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar. The development of information technology is currently relatively significant can affect the operational effectiveness of the company. Where all companies really need information technology to facilitate a job. The Sukabumi Research Institute for Industrial and Refreshing Plants (BALITTRI) is a government agency in the field of industrial and refreshing plant agriculture. In the running system the data on industrial plants and refreshers is recorded in an archive. In the archive stored various types of very important industrial plants. The problem with BALITTRI is that the search for data archives for each researcher is often difficult because there are too many archives, so researchers are confused and it takes a long time for the data archive to be found. For this reason, this research will build an application Balittri Arsip Varieitas (BALAVAS) where the application implements an information retrieval system or it can also be called information retrieval that can meet the information needs of large-scale data sets on local computer servers or the internet. The software development method uses the Rapid Application Development (RAD) model. With this system it will help administrators and researchers to find data on varieties and their components that have been stored based on the collection of information sources sought or needed. This system can also reduce irrelevant search documents related to varietal data at the Research Institute for Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar Sukabumi.