cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study
Published by Universitas Medan Area
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 252 Documents
Analisis Deiksis Waktu Pada Tuturan Dosen yang Berlatar Belakang Budaya Berbeda Desy Irafadillah Effendi; Maya Safhida; Joko Hariadi
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study (E-Journal) Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Simbolika April
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbollika.v4i1.1465

Abstract

Tuturan dosen FKIP Universitas Samudra yang mengandung deiksis sering salah ditafsirkan oleh mahasiswa. Kesalahtafsiran tersebut berkaitan dengan pemahaman makna tuturan/ujaran dengan acuannya. Salah satu faktor penyebab kesalahtafsiran itu adalah latar belakang budaya yang berbeda sehingga mempengaruhi bentuk-bentuk bahasa yang digunakan. Hal ini mengakibatkan komunikasi tidak berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Berdasarkan hal tersebut, permasalahan dalam penelitian ini adalah mengetahui bagaimanakah deiksis waktu pada tuturan dosen FKIP yang berlatar belakang budaya berbeda di Universitas Samudra. Sumber data dalam penelitian ini adalah dosen FKIP yang memiliki latar belakang budaya berbeda dan data yang mengandung diambil pada saat proses perkuliahan berlangsung dan didokumentasikan dalam bentuk rekaman. Adapun tuturan dosen yang dimaksud adalah tuturan dosen yang berlatar budaya Minangkabau, Tapanuli Selatan, dan Jawa Tengah. Selanjutnya, data tersebut diklasifikasi berdasarkan deiksis waktu, kemudian dianalisis dan disimpulkan. Dari hasil penelitian ini  ditemukan bentuk deiksis waktu dosen Minangkabau adalah kemarin itu, nanti siang, munggu lalu, minggu yang lalu, tadi, nanti, kemarin, dan sekarang. Dosen yang berlatar belakang budaya Tapanuli Selatan adalah sekarang, nanti, hari ini, bulan depan, minggu depan, dan kemarin sore. Dosen yang berlatar belakang budaya Jawa adalah hari ini, kemarin, nanti, sekarang, minggu depan, dan dari tadi.
Studi Korelasi Pemanfaatan Internet Pada Bagian Humas Pemda Singkil Terhadap Peningkatan Kinerja Kehumasan Satya Dharma Wijaya
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study (E-Journal) Vol 2, No 1 (2016): JURNAL SIMBOLIKA APRIL
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbollika.v2i1.218

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan pemanfaatan internet yang dilakukan Humas Pemda Singkil terhadap peningkatan kinerja kehumasan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teori Uses and Gratifications dari Blumer dan Katz. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh staf yang ada di bagian Humas Pemda Aceh Singkil yang berjumlah 37 orang. Penelitian ini menggunakan penelitian populasi atau total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 37 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebar kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data tunggal dan uji hipotesis dengan menggunakan korelasi Spearman. Hasil analisis menunjukkan nilai koefisien korelasi kedua variabel penelitian sig. (2-tailed) adalah 0,009. Maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara penggunaan internet dengan peningkatan kinerja. Hasil korelasi penggunaan internet dengan peningkatan kinerja diperoleh nilai r = 0,426 dan nilai p=0,009 (p<0,05) dengan taraf signifikansi variabel di level 0,05. Artinya terdapat hubungan yang positif antara penggunaan internet pada bagian humas dengan peningkatan kinerja kehumasan.   
Komunikasi Lintas Budaya Wisatawan Asing dan Penduduk Lokal di Bukit Lawang Rudianto Nurdin; Tasrif Syam; Muhammad Said Harahap
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study (E-Journal) Vol 1, No 2 (2015): JURNAL SIMBOLIKA OKTOBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbollika.v1i2.207

Abstract

Penelitian ini mengkaji komunikasi lintas budaya antara wisatawan asing dan penduduk lokal di kawasan wisata Bukit Lawang, Sumatera Utara. Sering terjadi wisaatwan asing yang awalnya hanya menetap beberapa hari, setelah pulang ke negaranya kemudian kembali lagi ke tempat ini dan menetap dalam waktu yang lama. Kehadiran wisatawan asing memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat. Namun, budaya asing yang dibawa wisatawan asing terkadang menimbulkan masalah di masyarakat. Para wisatawan yang yang menetap di tempat yang baru cenderung mengalami gegar budaya atau culture shock. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan budaya, bahasa dan kebiasaan sehari-hari menjadi kendala utama dalam interaki antara warga dan wisatawan asing. Penggunaan bahasa dan komunikasi yang intensif  yang baik untuk mengatasi perbedaan budaya antara wisatawan dengan warga lokal.   
Analisis Tokoh (Najwa Shihab) Berdasarkan Teori Komunikasi Antarpribadi Syaira Ritonga
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study (E-Journal) Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Simbolika Oktober
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbollika.v3i2.1452

Abstract

Najwa Shihab adalah seorang news anchor dan pembawa acara di stasiun televisi Metro TV. Adapun beberapa acara yang pernah dibawakannya di stasiun televisi Metro TV yaitu program berita prime time Metro Hari Ini, Suara Anda, serta program talkshow Today’s Dialogue dan Mata Najwa. Sebagai seorang presenter talkshow profesional, Najwa Shihab melakukan komunikasi antarpribadi yang baik kepada semua narasumbernya. Hal inilah yang dilakukan Najwa untuk membuat para narasumbernya merasa nyaman dan tidak merasa terintimidasi dengan pertanyaan-pertanyaan yang diberikan oleh Najwa sehingga komunikasi di antara mereka dapat terjalin dengan baik dan lancar. Najwa Shihab memiliki kompetensi komunikasi yang sangat baik ketika melakukan praktik komunikasi antarpribadi. Cara Najwa menghidupkan suasana ketika di atas panggung membawakan program acara “Mata Najwa” sangat baik. Mulai dari cara ia mendengarkan orang lain, memberikan respon terhadap pernyataan yang diberikan narasumbernya, serta proses tatap muka yang intens namun tidak memberikan kesan intimidasi, mampu diorganisirnya dengan cara yang bijak sehingga tidak menimbulkan misunderstanding di antara kedua belah pihak.
Komunikasi Mitigasi Bencana sebagai Kewaspadaan Masyarakat Menghadapi Bencana Dewi Kurniawati
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study (E-Journal) Vol 6, No 1 (2020): JURNAL SIMBOLIKA APRIL
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbollika.v6i1.3494

Abstract

Indonesia is one of the disaster prone countries. Various disasters are always struck annually. During the year 2018, recorded 1999 catastrophic events in Indonesia. This number is expected to continue to increase with the extreme weather that hit Indonesia. Disasters are events or sequences of events that threaten and disrupt the life and livelihoods of people caused by both natural factors and non-natural and human factors that result in the onset of human souls, damage Property loss, and psychological impacts. This study discusses disaster mitigation communication as public awareness facing disaster in Sei Bingai sub-district and Secanggang district of Langkat District. These two locations are chosen to represent the two regions where the natural conditions differ. Sei Bingai Subdistrict is located in the mountainous region, while Secanggang subdistrict is located in the coastal area, so when disasters occur there are different types of disasters that hit. This research was conducted to anticipate and increase public awareness in the face of disasters. We do not expect disaster in the Indonesian region, but disaster anticipating efforts need to be done so that people are alert and ready to be alert to face the disaster. The results of the study showed that the community did not have high awareness of flood disasters and landslides. Formal and non-formal institutions in their region have not carried out the maximum socialization of disaster mitigation about the importance of alertness to flood disasters and landslides
Korban Cyberbullying, Siapakah? Rehia Karenina Isabella Barus
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study (E-Journal) Vol 5, No 1 (2019): JURNAL SIMBOLIKA APRIL
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbollika.v5i1.2301

Abstract

Cyberbullying is a new form of bullying that is commonly experienced in the real world but with the same characteristics and effects. Cyberbullying is the behavior of using information and communication technology that aims to intimidate others repeatedly and intentionally Victims of cyberbullying are "parties who are intimidated by stronger parties repeatedly through electronic media. Bodhicitta High School is an integrated school with internet where every high school student can use the internet in teaching and learning activities. This study aims to find out who is the victim of cyberbullying and also how cyberbullying behavior is experienced by victims. This study used descriptive qualitative method. A purposive technique is used to determine the informants to be interviewed. The results of the study show that not only students who are not achievers, but also students who excel even teachers are also victims of cyberbullying. The anonymity of cyberbullying is one of the most powerful reasons for triggering cyberbullying. Victims mostly experience cyberbullying behavior in the form of flaming, harassment, and also denigration.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP POSITIONING KOTA TEBING TINGGI Zulfi Pandapotan Nasution
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study (E-Journal) Vol 2, No 2 (2016): JURNAL SIMBOLIKA OKTOBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbollika.v2i2.1037

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap positioning Kota Tebing  Tinggi, kemudian mengetahui potensi unggulan yang dapat menjadi positioning Kota Tebing Tinggi. Penelitian ini menggunakan paradigma interpretif. Informan penelitian ini adalah masyarakat yang terdiri dari stakeholders Kota Tebing Tinggi yang diambil dengan metode purposif. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif yang pengumpulan datanya dilakukan melalui FGD (Focused Group Discussion), wawancara dan studi dokumen. Analisis data dilakukan dengan mencatat seluruh informasi yang didapatkan dari informan, kemudian melakukan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap positioning Kota Tebing Tinggi adalah kota jasa, tetapi jasa tersebut harus dispesifikasikan pada jasa tertentu. Selanjutnya, potensi unggulan yang dapat menjadi positioning Kota Tebing Tinggi adalah kuliner (lemang dan roti kacang). Berdasarkan persepsi masyarakat dan potensi unggulan, maka positioning Kota Tebing Tinggi adalah kota jasa wisata kuliner.
Penggunaan Bahasadan Variasi Bahasa dalam Berbahasadan Berbudaya Waridah Waridah
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study (E-Journal) Vol 1, No 1 (2015): JURNAL SIMBOLIKA APRIL
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbollika.v1i1.53

Abstract

Perbedaan keadaan geografis telah memisahkan masyarakat menjadi kelompok-kelompok yang terdiri dari berbagai suku  bangsa. Keberagaman suku bangsa tersebut telah melahirkan perbedaan kebudayaan termasuk di dalamnya bahasa dan variasinya. Faktor status sosial, situasi berbahasa, waktu, budaya, dan individual juga telah menyebabkan munculnya variasi-variasi bahasa. Bahasa dan budaya saling berpengaruh. Dalam penggunaan bahasa dapat diketahui bahwa ada hubungan antara struktur sosial dan cara masyarakat dalam menggunakan bahasa tersebut yang dapat mengarah pada pembentukan perilaku linguistik tersebut.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Perempuan Terhadap Iklim Komunikasi Dan Kinerja Pegawai Pada Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tamiang Hariyono Hariyono
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study (E-Journal) Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Simbolika Oktober
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbollika.v4i2.1819

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Pengaruh Gaya Kepemimpinan Perempuan terhadap iklim komunikasi dan kinerja pegawai pada Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tamiang. Teori yang digunakan adalah teori gaya kepemimpinan oleh Kartini Kartono, teori iklim komunikasi oleh  Face dan Faules dan teori birokrasi organisasi oleh Max Weber. Metode Penelitian ini merupakan metodologi kuantitatif, menggunakan metode Survey ekplanatif dengan analisis statistik regresi linear sederhana. Hasil hipotesis kemudian di uji dengan uji t. Analisis data menggunakan software pengolahan data statistik SPSS 24.0 for windows. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 58 orang, maka jumlah sampelnya diambil secara keseluruhan, sehingga penelitian ini merupakan penelitian populasi. Dari hasil uji hipotesis yang dilakukan secara parsial menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara gaya kepemimpinan perempuan terhadap iklim komunikasi dan kinerja pegawai pada Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tamiang. Gaya kepemimpinan perempuan yang mampu mengarahkan, membimbing dan mengatur bawahan dengan baik serta mampu membangun suasana kekeluargaan dalam organisasi ternyata mampu menciptakan dan memberikan iklim komunikasi yang positif serta dapat meningkatkan kinerja pegawai yang baik pula.
Komunikasi dan Pariwisata: Peran User Generated Content bagi Traveler dalam Media Sosial Nindyta Aisyah Dwityas
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study (E-Journal) Vol 2, No 1 (2016): JURNAL SIMBOLIKA APRIL
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbollika.v2i1.224

Abstract

AbstrakMedia sosial sebagai salah satu platform web 2.0 yang menyuguhkan interaktivitas kepada penggunanya. Situs jejaring sosial ini adalah situs online yang paling populer di internet. Generasi kedua dari layanan berbasis web ditandai dengan kandungan yang diciptakan oleh konsumen atau yang disebut dengan consumer generated content (CGC) yang memungkinkan orang untuk berbagi informasi. Penelitian ini menganalisa CGC pada salah satu komunitas pariwisata terbesar di Indonesia yaitu Backpacker Indonesia. Para traveler mengakses media sosial sebagai salah satu media utama yang menjadi sumber User Generated Content untuk membantu dan “mengawal” proses pengambilan keputusan berpariwisata yang mereka lakukan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara terhadap anggota komunitas “Backpacker Indonesia” terhadap komunikasi dan interaksi yang dilakukan dalam situs komunitas. Seiring dengan berubahnya bentuk kolaborasi serta model bisnis pariwisata, para traveler juga bersama-sama membentuk citra dari destinasi wisata melalui cerita yang saling mereka bagikan melalui berbagai platform media sosial. Informasi yang tersedia di dalam forum dan ulasan yang diberikan oleh pengguna atau konsumen dalam menyediakan data yang relevan sangat membatu para traveler lain dalam kegiatan pariwisatanya.