cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study
Published by Universitas Medan Area
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 252 Documents
Persepsi Kontributor Televisi Tentang Keberadaan Citizen Journalism Nurul Hasanah; Ramdeswati Pohan
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study (E-Journal) Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Simbolika April
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbollika.v4i1.1463

Abstract

Tujuan dari penelitian ini, yang pertama adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi  dan komunikasi yang terbentuk antara kontributor televisi dan Citizen Journalism. Kedua adalah untuk mengetahui bagaimana faktor dan dampak yang ditimbulkan dari keberadaan Citizen Journalism, dan bagaimana etika Citizen Journalism di lapangan peliputan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif desktiftif dengan pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dokumentasi, serta studi kepustakaan. Penelitian ini menggunakan teori Behaviorisme dari Gage dan Berliner,  dimana teori Behaviorisme ini mendasarkan perubahan tingkah laku pada pengalaman, perilaku, dan respon. Pada dasarnya inti pemikiran Behaviorisme adalah bagaimana memahami perilaku yang dikendalikan oleh faktor-faktor lingkungan. Selain itu peneliti juga menggunakan teori Persepsi, yang mengkaji bagaimana komunikasi terjalin berdasarkan penginderaan, atensi dan interpretasi. Teori ini berasumsi bahwa persepsi menentukan seseorang bagaimana sikapnya berkomunikasi, semakin tinggi derajat kesamaan persepsi antar individu maka semakin mudah dan sering mereka berkomunikasi yang kemudian memiliki pengaruh yang instrumental  terhadap hasil-hasil kesimpulan. Hasil penelitian yang didapat adalah faktor-faktor yang terjadi dengan keberadaan Citizen Journalism yang di peroleh dari  informasi berupa pengalaman dan pengetahuan melalui kesadaran mereka dan bagaimana mereka memaknai pengalaman tersebut dalam berinteraksi.
Televisi Berlangganan dan Identitas Diri: Studi Resepsi Remaja terhadap Tayangan Drama Seri Korea Decendents Of The Sun di KBS World Rizki Briandana
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study (E-Journal) Vol 2, No 1 (2016): JURNAL SIMBOLIKA APRIL
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbollika.v2i1.217

Abstract

AbstrakDi era globalisasi, televisi adalah sumber kekuatan yang menyediakan gambar, bahasa dan simbol, di mana khalayak dapat melihat kembali bagaimana media membangun identitas mereka. Seiring dengan perkembangan teknologi, saat ini di Indonesia banyak bermunculan TV berlangganan dengan sangat pesat. Dan drama seri Korea mendapat sambutan hangat dari peminat-peminatnya. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan drama Korea yang ditayangkan baik di stasiun televisi swasta maupun di televisi berlangganan. Pendekatan analisis resepsi digunakan karena pada dasarnya audiens aktif meresepsi teks dan tidak  terlepas dari pandangan moralnya, baik pada tahap mengamati, menginterpretasi atau dalam membuat kesimpulan. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa bagaimana responden menggunakan hasil menonton untuk membangun identitas dirinya. Aktivitas menonton drama seri Korea digunakan sebagai salah satu upaya eksplorasi (exploration) yaitu usaha mencari informasi dan pemahaman yang mendalam. Secara spesifik responden menggunakan hasil dari aktivitas menonton tersebut sebagai salah satu cara untuk menggali informasi dan penemuan hal-hal baru yang dapat menjadi referensi mereka dalam membangun identitas diri.   
Analisis Berita Kesehatan di Media Massa terhadap Pelayanan Publik Taufik Wal Hidayat
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study (E-Journal) Vol 1, No 2 (2015): JURNAL SIMBOLIKA OKTOBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbollika.v1i2.208

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan ragam isi pesan berita-berita tentang kesehatan yang disajikan surat kabar Harian Analisa selama 100 hari perjalanan kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Medan periode 2010-2015. Dengan sampel sebanyak 39 berita, penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan mengaplikasikan teknik analisis isi untuk mendapatkan gambaran mengenai isi pesan dan efek yang ditimbulkan terhadap isi pesan yang disajikan secara sistematis dan kuantitatif. Untuk tujuan itu, penulis membuat tiga buah kontruksi, yaitu; perihal berita kesehatan dilihat dari isi pesan pemberitaan, perihal berita kesehatan dilihat dari bentuk penyampaian berita dan arah pemberitaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berita-berita kesehatan yang sering muncul adalah berupa informasi, serta  bentuk berita berupa tanggapan dan kebijakan, dengan arah pemberitaan yang favorable.   
Perilaku Komunikasi Organisasi dalam Sosialisasi Program Kerja di Desa Wonorejo Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar A Anditha Sari; Jahid Syaifullah
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study (E-Journal) Vol 5, No 2 (2019): JURNAL SIMBOLIKA OKTOBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbollika.v5i2.2843

Abstract

The main purpose in this research is the picture of organizational communication behavior that occurs in the implementation of work program socialization in Wonorejo village Gondangrejo districts karanganyar district.From the description of the authors draw the communication patterns formed in the organization's communication and the success of communication behavior that is applied to the satisfaction of the community and the sustainability of development. Organizational communication behavior is a case in this study.One of the behavior of organizational communication in the government appears in the implementation of socialization of work programs to the community.Research conducted in Wonorejo village Gondangrejo districts karanganyar district also to track the perceptions of the people in the village work program that has been planned,and and how the level and form of citizen participation in welcoming the development program.The subjects of research are village apparatus and community leaders in Wonorejo village Gondangrejo districts karanganyar district.Techniques of collecting data using interviews, observation, and documentation. The data used were analyzed using descriptive analysis, whereas the validity of the data was tested by triangulation model. In conclusion, organizational communication behavior refers to the communication function within the organization that there are four functions in organizational performance, namely informative function, regulative function, persuasive function, and integrative function.
Dialog sebagai Kunci dalam Komunikasi Pemasaran melalui Internet Sarah Rouli Tambunan
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study (E-Journal) Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Simbolika Oktober
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbollika.v3i2.1451

Abstract

Aktivitas komunikasi pemasaran tidak hanya sebatas pada kegiatan promosi tetapi lebih kepada dialog. Dialog penting untuk membangun komunikasi antara pemasar dengan para konsumen. Kehadiran teknologi internet web 2.0 juga mendorong aktivitas komunikasi pemasaran menjadi lebih interaktif, yang menuntut para pemasar untuk lebih intens berdialog dengan konsumen. Dialog juga penting untuk mengkontrol arus informasi yang berkembang sangat cepat di dunia maya. Website perusahaan dan berbagai media sosial dapat memfasilitasi proses dialog antara para pemasar dengan konsumen.
Peran Vlog dalam Perkembangan Pola Pikir Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Teknologi Informasi Komputer Darussalam Medan Muya Syaroh Iwanda Lubis; Asrindah Nasution; Muhammad Luthfi
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study (E-Journal) Vol 6, No 1 (2020): JURNAL SIMBOLIKA APRIL
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbollika.v6i1.3560

Abstract

This article or article aims to develop students' talent into the world of Vlogs, not to be careless and have a negative impact, and to train the mindsets of adolescents to continue to develop according to the changes and developments of the times without ignoring the moral role in them. To approach this problem the theoretical reference from the Communication Technology book by Nurudin was used. Data collected through interviews, observation and documentation. Qualitative data analysis techniques using: Reduction, presentation and conclusion drawing. This study concludes that the role of Vlogs is in great demand by students in Indonesia, especially SMK TIK Darussalam. So that the development of their mindset develops when they have to think of what Vlog videos are good for public publication. By seeing Vlogs produced by others, students are able to hone the development of their thought patterns so that they can understand Vlog videos that are positive or negative for publication. That way what they do has a positive value for themselves, the school and the community
Kompetensi Komunikasi Antarbudaya Siswa Sekolah Menengah Atas Moulita Moulita
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study (E-Journal) Vol 5, No 1 (2019): JURNAL SIMBOLIKA APRIL
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbollika.v5i1.2261

Abstract

The objective of the research is to find out how the intercultural communication competence possessed by the students of Sultan Iskandar Muda High School Medan. Through qualitative approach by applying case study method, the problem in this research will be answered by using an intercultural communication competence model developed by Chen and Starosta which consists of three components: affective, cognitive, and behavioral. The results of the study shows that the research subjects in general have had intercultural communication competence especially on elements: cultural knowledge, self-concept, open-mindedness, nonjudgmental, social relaxation, interaction management, and social skills.Keywords: intercultural communication competence, students, Sultan Iskandar Muda High School
BERKOMUNIKASI DENGAN BERBAHASA YANG EFEKTIF DAPAT MENINGKATKAN KINERJA Waridah Waridah
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study (E-Journal) Vol 2, No 2 (2016): JURNAL SIMBOLIKA OKTOBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbollika.v2i2.1036

Abstract

Bahasa dan komunikasi memiliki hubungan yang sangat erat dan. Hubungan keduanya tercermin dalam pengertian bahasa menurut rumusan linguistik dan tinjauan komunikasi, yaitu bahasa sebagai alat atau media komunikasi yang digunakan oleh manusia dalam berinteraksi dengan sesamanya. Sebaliknya komunikasi, membutuhkan media yaitu bahasa. Komunikasi terbagi dua yaitu komunikasi verbal dan nonverbal. Komunikasi verbal adalah bentuk yang disampaikan komunikator kepada komunikan dengan cara tertulis atau lisan. Komunikasi nonverbal menempati porsi penting. Banyak komunikasi verbal tidak efektif hanya karena komunikatornya tidak menggunakan komunikasi nonverbal dengan baik dalam waktu bersamaan. Dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, setiap organisasi cenderung merupakan kesatuan yang kompleks, yang berusaha mengalokasikan sumber dayanya secara rasional demi tercapainya tujuan. Walaupun rasionalisasi yang sempurna jarang tercapai, usaha mencapainya tetap merupakan ciri manajemen modern. Manajemen yang baik adalah manajemen yang dapat memanfaatkan sumber daya yang tersedia dengan tujuan untuk mencapai dan memelihara tingkat operasi yang efektif. Penyusunan struktur organisasi yang sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan perusahaan akan menciptakan kesesuaian kerja, pendelegasian wewenang dan tanggung jawab serta komunikasi yang baik, dapat mempertinggi tingkat efisiensi.
Pola Komunikasi pada Pasangan Pernikahan Dini di Desa Kelambir Ke-camatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdanga Sarradian Sarradian; Effiati Juliana Hasibuan
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study (E-Journal) Vol 1, No 1 (2015): JURNAL SIMBOLIKA APRIL
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbollika.v1i1.52

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana pola komunikasi antara pasangan pernikahan dini dan antara orang tua dan anak. Metode yang dipergunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Data dikumpulkan dengan cara wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada 3 pola komunikasi yang terjadi: pola komunikasi tidak seimbang, pola komunikasi keseimbangan monopoli, dan pola komunikasi keseimbangan terbalik. Sementara, pola komunikasi antara orang tua dan anak dalam keluarga menggunakan pola permisif (berperilaku bebas). Berdasarkan hasil penelitian, direkomendasikan kepada tiga keluarga tersebut agar lebih menghargai pasangannya. Juga agar orang tua mengambil peran sebagai orang tua dan memberikan saran kepada masyarakat desa agar tingkat pernikahan dini dapat menurun.
Ragam Bahasa Jurnalistik Waridah Waridah
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study (E-Journal) Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Simbolika Oktober
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbollika.v4i2.1822

Abstract

Bahasa jurnalis adalah bahasa yang khususnya digunakan di surat kabar dan terealisasi dalam ragam bahasa yang berbeda dengan ragam bahasa lain. Perbedaan satu ragam bahasa dengan ragam bahasa lain yang bersifat  kuantitatif dan performatif. Ragam bahasa jurnalis memiliki empat ciri, yaitu proyeksi, bahasa objektif, kontraksi, dan metafora.