cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Analitika : Jurnal Magister Psikologi UMA
Published by Universitas Medan Area
ISSN : -     EISSN : 25024590     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 377 Documents
Aktivitas dan Pengaruh Sosial Media terhadap Body Dissatisfaction pada Dewasa Awal Sarita Fajar Andini
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 12, No 1 (2020): ANALITIKA JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.421 KB) | DOI: 10.31289/analitika.v12i1.3762

Abstract

Individu yang berada pada perkembangan dewasa awal dalam kehidupannya memerlukan sosial media untuk memudahkan dalam berhubungan sosial. Namun demikian, peningkatan penggunaan media sosial mempengaruhi body dissatisfaction yang dialami dewasa awal. Body dissatisfaction adalah persepsi negatif individu terhadap kondisi tubuhnya kerena adanya kesenjangan antara gambaran tubuh yang dianggap ideal dengan kondisi tubuhnya saat ini. Berkembangnya body dissatisfaction pada dewasa awal dapat menyebabkan rendahnya kepercayaan diri hingga depresi. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode tinjauan sistematis terhadap 5 literatur yang meneliti mengenai sosial media dengan body dissatisfaction. Beragam literatur yang ada pada penelitian ini diperoleh melalui basis pencarian data science direct dan springer link. Pencarian dilakukan dengan memasukkan kata kunci “Social Media” and “Body Dissastifaction” and “Young Adults”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran umum mengenai sosial media dan hubungannya dengan body dissatisfaction pada dewasa awal. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sosial media terbukti memiliki hubungan positif dengan body dissatisfaction. Selain itu diketahui faktor lain yang menguatkan hubungan sosial media dengan body dissatisfaction dan faktor yang dapat mencegah meningkatnya body dissatisfaction.Penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk memperbaiki kelemahan yang ada pada penelitian ini.
Hubungan antara Self Efficacy dengan Self Regulated Learning pada Mahasiswa yang Bekerja di Universitas Medan Area Candra Wijaya; Nurmaida Irawani Siregar; Hidayat Hidayat
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 12, No 1 (2020): ANALITIKA JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (925.562 KB) | DOI: 10.31289/analitika.v12i1.3498

Abstract

Penelitian ini bertujuan melihat hubungan antara self efficacy dengan self regulated learning pada mahasiswa yang bekerja. Dimana yang menjadi subjek penelitian adalah mahasiswa yang bekerja di Universitas Medan Area yang memenuhi kriteria sampel dengan sampel sebanyak 67 mahasiswa. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah bahwa terdapat hubungan positif antara self efficacy dengan self regulated learning mahasiswa yang bekerja di Universitas Medan Area. Diperoleh hasil bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara self efficacy dengan self regulated learning mahasiswa yang bekerja di Universitas Medan Area. Selain itu dari penelitian ini diketahui bahwa secara umum para mahasiswa yang bekerja di Universitas Medan Area memiliki self efficacy yang tergolong sedang dan self regulated learning yang juga tergolong sedang. 
Perbedaan Locus of Control ditinjau dari Perspektif Agama pada Siswa SMA Eko Sujadi; Muhammad Odha Meditamar
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 12, No 1 (2020): ANALITIKA JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.623 KB) | DOI: 10.31289/analitika.v12i1.3506

Abstract

Locus of control merupakan salah satu aspek psikologis yang ada pada diri manusia. Setiap individu memiliki perbedaan dalam locus of control. Perbedaan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah agama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan locus of control penganut Agama Islam, Katolik dan Protestan, serta mengungkapkan perbedaan locus of control dari ketiga penganut agama tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan komparatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yakni random sampling dengan jumlah total 546 orang. Instrumen yang digunakan adalah Rotter's Internal-External Locus of Control Scale. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan anova satu arah. Temuan penelitian ini meliputi: 1) locus of control penganut agama Islam, Protestan dan Katolik berada pada kategori internal locus of control; dan 2) tidak ditemukan adanya perbedaan locus of control antara tiga penganut agama tersebut. Peneliti memberi saran kepada seluruh penganut agama di Indonesia bahwa penting untuk memiliki internal locus of control. Internal locus of control yang dimaksud yakni meyakini bahwa diri memiliki kapasitas dan kontribusi untuk menentukan kehidupan namun dengan tidak melepaskan kewajiban berketuhanan. 
HUBUNGAN KECEMASAN KEMATIAN DAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN ODHA (ORANG DENGAN HIV-AIDS) Indo Mora Siregar; Suryani Hardjo
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 5, No 1 (2013): ANALITIKA JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v5i1.826

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecemasan kematian dan dukungan sosial terhadap motivasi kerja karyawan ODHA (Orang Dengan HIV-AIDS). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Populasi penelitian adalah karyawan ODHA yang tergabung dalam Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) Medan Plus yang berjumlah 329 orang. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 42 orang. Data penelitian kemudian dikumpulkan dengan menggunakan skala kecemasan kematian, skala dukungan sosial, dan skala motivasi kerja. Data penelitian kemudian dianalisa dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil analisa menunjukkan bahwa kecemasan kematian dan dukungan sosial memiliki hubungan yang signifikan dan erat dengan motivasi kerja karyawan ODHA. Kecemasan kematian secara signifikan berpengaruh negatif terhadap motivasi kerja karyawan ODHA sementara dukungan sosial secara signifikan berpengaruh positif terhadap motivasi kerja karyawan ODHA.
Hubungan Persepsi Keterampilan Mengajar Guru dengan Motivasi Belajar Siswa Akselerasi di Sekolah Menengah Atas Al-Azhar Medan Suri Handayani Damanik; Filia Dian Anggaraeni
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 10, No 2 (2018): ANALITIKA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v10i2.1788

Abstract

The purpose of this research is to know the correlation between perception of teacher teaching skills and students motivation to learn Sociology at acceleration class of SMA Swasta Al-Azhar Medan. Method used in this research is descriptive correlation and the population is  all of acceleration class students at SMA Swasta Al-Azhar Medan in 2009/2010, that is 34 students. Sampling method which is used in this research is total sampling (all of population member used as sample). Data collected by using the questionnaire with Likert Scale. The reliability of each instruments are 0,941 for perception of teacher teaching skills, and 0,864 for students motivation to learn. Method of data analyze is Pearson correlation test (Pearson Product Moment).The result of this research indicate that there is a significant correlation between perception of teacher teaching skills and students motivation to learn (r = 0,352). The conclusion indicate that the perception of teacher teaching skills relate to students motivation to learn Sociology at acceleration class of SMA Swasta Al-Azhar Medan.
PERBEDAAN MINAT SEKOLAH DAN MOTIVASI BELAJAR DITINJAU DARI POLA ASUH ORANGTUA Babby Hasmayani; Hotman Simatupang
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 4, No 1 (2012): ANALITIKA JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v4i1.758

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat perbedaan minat sekolah dan motivasi belajar ditinjau dari pola asuh orangtua, dimana dalam hal ini pola asuh orangtua yang dimaksud adalah otoriter, demokratis dan permisif. Subyek dalam penelitian ini adalah para siswa yang merupakan anak dari para jemaat di Huria Kristen Indonesia (HKI) Resort Medan V yang berjumlah 90 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan minat sekolah antar siswa yang diasuh dengan pola asuh otoriter, pola asuh demokratis dan permisif (koefisien perbedaan Anava F = 35,375 dengan p = 0,000). Selain itu, diketahui pula bahwa terdapat perbedaan motivasi belajar antara siswa yang diasuh dengan pola asuh otoriter, pola asuh demokratis dan permisif (koefisien perbedaan Anava F = 21,378 dengan p = 0,000).
Ciri - Ciri Kepribadian Dan Kepatutan Sosial Sebagai Prediktor Subjective Well-Being (Kesejahteraan Subyektif) Pada Remaja Akhir Giyati Giyati; Indra Ratna Kusuma Wardani
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 8, No 1 (2016): ANALITIKA JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v8i1.855

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara ciri-ciri kepribadian dan kepatutan sosial dengan subjective well-being pada remaja akhir. Sampel penelitian berjumlah 186 remaja laki-laki dan perempuan, usia 18-21 tahun, telah menyelesaikan serangkaian skala subjective well-being, skala ciri-ciri kepribadian Big Five Personality dan skala kepatutan sosial Marlowe Crowne. Analisis regresi berganda digunakan untuk menguji hubungan antara ciri-ciri kepribadian dan kepatutan sosial dengan subjective well-being pada remaja akhir (hipotesis pertama). Analisis korelasi Parsial digunakan untuk menguji hubungan antara ciri-ciri kepribadian dengan subjective well-being pada remaja akhir (hipotesis kedua), dan hubungan antara kepatutan sosial dengan subjective well-being pada remaja akhir (hipotersis ketiga). Hasil analisis data menunjukkan bahwa ada hubungan kuat antara ciri-ciri kepribadian dan kepatutan sosial dengan subjective well-being, ada hubungan antara ciri-ciri kepribadian dengan subjective well-being, dan ada hubungan antara kepatutan sosial dengan subjective well-being. Dengan demikian ciri-ciri kepribadian (Big Five Personality) dan kepatutan sosial (Marlowe Crowne) dapat dijadikan prediktor subjective well-being pada remaja akhir.   
HUBUNGAN ANTARA GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN BUDAYA ORGANISASI DENGAN KOMITMEN KERJA KARYAWAN PDAM TIRTANADI PROVINSI SUMATERA UTARA Akhmad Thamrin
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 1, No 2 (2009): ANALITIKA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v1i2.695

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan natara persepsi gaya kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi dengan komitmen kerja pada karyawan PDAM Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel purposive random sampling subjek. Subjek penelitian ini sebanyak 99 orang karyawan PDAM Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket komitmen kerja, kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi. Analisis data menjelaskan dan memperkaya hasil data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) terdapat hubungan positif dan signifikan antara persepsi gaya kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi dengan komitmen kerha tang ditunjukkan oleh nilai koefisien determinasi (R²) = 0,982 artinya komitmen kerja karyawan diperngaruhi oleh gaya kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi sebesar 98,2%, 2) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara gaya kepemimpinan transformasional dengan komitmen kerja yang ditunjukkan melalui nilai koefisien regresi sebesar 0,274 artinya semakin baik gaya kepemimpinan transformasional maka semakin tinggi komitmen kerja karyawan, 3) terdapat hubungan yang positif yang signifikan antara budaya organisasi dengan komitmen kerja yang ditunjukkan melalui nilai koefisien regresi sebesar 0,850 artinya semakin baik budaya organisasi maka semakin tinggi komitmen kerja para karyawan.
Efektivitas Pelatihan “Care Teacher, Fight Bullying” untuk Meningkatkan Keterampilan Pembinaan Bullying pada Guru Sekolah Dasar Zakiah Ulya
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 11, No 2 (2019): ANALITIKA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v11i2.2957

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas pelatihan “Care Teacher, Fight Bullying” untuk meningkatkan keterampilan melakukan pembinaan terhadap peristiwa bullying pada guru sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuasi dengan desain one gorup pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 11 orang guru sekolah dasar di salah satu sekolah dasar di Kota Surabaya. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari tes pengetahuan bullying (koefisien reliabilitas alpha cronbach 0.71) dan pedoman observasi keterampilan pembinaan pelaku dan korban bullying (reliabilitas interobserver 0.89). Analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rerata skor keterampilan pembinaan bullying yang signifikan sebelum (M=6.82) dan sesudah (M=16.45) diberikan pelatihan. Nilai perbedaan dapat dilihat berdasarkan nilai z=-2.953 dengan taraf signifikansi 0.003 < 0.05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pelatihan “Care Teacher, Fight Bullying” efektif untuk meningkatkan keterampilan melakukan pembinaan terhadap peristiwa bullying pada guru sekolah dasar.
PERBEDAAN KOMPETENSI KOMUNIKASI ANTARA REMAJA YANG MENGGUNAKAN DUA BAHASA (BILINGUAL) DAN SATU BAHASA (MONOLINGUAL) Liza Marini; Khairiah Mulia Rahma
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 7, No 2 (2015): JURNAL ANALITIKA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v7i2.817

Abstract

Kompetensi komunikasi penting bagi penyesuaian diri remaja dan dipengaruhi oleh bagaimana para remaja menggunakan bahasanya dalam berkomunikasi sehari-hari. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan kompetensi komunikasi antara remaja yang menggunakan dua bahasa (bilingual) dan satu bahasa (monolingual). Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan tujuan komparatif. Populasi penelitian adalah remaja awal di kota Medan.  Sampel penelitian adalah siswa SMP Krakatau sebagai remaja monolingual dan siswa SMP Shafiyyatul Amaliyyah sebagai remaja bilingual. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 160 orang, yaitu 80 orang siswa bilingual dan 80 orang siswa monolingual yang dipilih dengan menggunakan metode pengambilan sampel acak sederhana (simple random sampling). Alat ukur yang digunakan berupa skala kompetensi komunikasi yang disusun berdasarkan komponen kompetensi komunikasi yang dikemukakan Spitzberg dan Cupach (dalam Greene & Burleson, 2003; Payne, 2005), yaitu knowledge, motivation, dan skill. Hasil analisa data penelitian menggunakan independent sample t-test menunjukkan bahwa ada perbedaan kompetensi komunikasi antara remaja bilingual dan monolingual. Remaja monolingual memiliki kompetensi komunikasi yang lebih baik dari remaja bilingual, terutama pada komponen knowledge dan motivation. Sebagai bahan diskusi, penelitian ini dilakukan pada setting situasi masyarakat yang masih monolingual.

Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 17 No. 1 (2025): ANALITIKA JUNE Vol. 16 No. 2 (2024): ANALITIKA DECEMBER Vol. 16 No. 1 (2024): ANALITIKA JUNE Vol. 15 No. 2 (2023): ANALITIKA DECEMBER Vol. 15 No. 1 (2023): ANALITIKA JUNE Vol. 14 No. 2 (2022): ANALITIKA DESEMBER Vol. 14 No. 1 (2022): ANALITIKA JUNI Vol 14, No 1 (2022): ANALITIKA JUNI Vol 13, No 2 (2021): ANALITIKA DESEMBER Vol 13, No 1 (2021): ANALITIKA JUNI Vol 12, No 2 (2020): ANALITIKA DESEMBER Vol 12, No 1 (2020): ANALITIKA JUNI Vol 11, No 2 (2019): ANALITIKA DESEMBER Vol 11, No 1 (2019): ANALITIKA JUNI Vol 11, No 1 (2019): ANALITIKA JUNI Vol 10, No 2 (2018): ANALITIKA DESEMBER Vol 10, No 2 (2018): ANALITIKA DESEMBER Vol 10, No 1 (2018): ANALITIKA JUNI Vol 10, No 1 (2018): ANALITIKA JUNI Vol 9, No 2 (2017): ANALITIKA DESEMBER Vol 9, No 2 (2017): ANALITIKA DESEMBER Vol 9, No 1 (2017): ANALITIKA JUNI Vol 9, No 1 (2017): ANALITIKA JUNI Vol 8, No 2 (2016): ANALITIKA DESEMBER Vol 8, No 2 (2016): ANALITIKA DESEMBER Vol 8, No 1 (2016): ANALITIKA JUNI Vol 8, No 1 (2016): ANALITIKA JUNI Vol 7, No 2 (2015): JURNAL ANALITIKA Vol 7, No 2 (2015): JURNAL ANALITIKA Vol 7, No 1 (2015): ANALITIKA JUNI Vol 7, No 1 (2015): ANALITIKA JUNI Vol 6, No 2 (2014): ANALITIKA DESEMBER Vol 6, No 2 (2014): ANALITIKA DESEMBER Vol 6, No 1 (2014): ANALITIKA JUNI Vol 6, No 1 (2014): ANALITIKA JUNI Vol 5, No 2 (2013): ANALITIKA DESEMBER Vol 5, No 2 (2013): ANALITIKA DESEMBER Vol 5, No 1 (2013): ANALITIKA JUNI Vol 5, No 1 (2013): ANALITIKA JUNI Vol 4, No 2 (2012): ANALITIKA DESEMBER Vol 4, No 2 (2012): ANALITIKA DESEMBER Vol 4, No 1 (2012): ANALITIKA JUNI Vol 4, No 1 (2012): ANALITIKA JUNI Vol 3, No 2 (2011): ANALITIKA DESEMBER Vol 3, No 2 (2011): ANALITIKA DESEMBER Vol 3, No 1 (2011): ANALITIKA JUNI Vol 3, No 1 (2011): ANALITIKA JUNI Vol 2, No 2 (2010): ANALITIKA DESEMBER Vol 2, No 2 (2010): ANALITIKA DESEMBER Vol 2, No 1 (2010): ANALITIKA JUNI Vol 2, No 1 (2010): ANALITIKA JUNI Vol 1, No 2 (2009): ANALITIKA DESEMBER Vol 1, No 2 (2009): ANALITIKA DESEMBER Vol 1, No 1 (2009): ANALITIKA JUNI Vol 1, No 1 (2009): ANALITIKA JUNI More Issue