cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Analitika : Jurnal Magister Psikologi UMA
Published by Universitas Medan Area
ISSN : -     EISSN : 25024590     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 377 Documents
HUBUNGAN PERSEPSI TENTANG FASILITAS DAN KUALITAS PELAYANAN DENGAN KEPUASAN PELANGGAN PADA RUMAH SAKIT SARAH MEDAN Mustika Mustika
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 1, No 2 (2009): ANALITIKA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v1i2.697

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang hubungan persepsi tentang fasilitas dengan kepuasan pelanggan di Rumah Sakit Sarah Medan, hubungan kualitas pelayanan dengan kepuasan pelanggan dan hubungan persepsi tenang fasiltas dan kualitas pelayanan secara bersama – sama dengan kepuasan pelanggan di Rumah Sakit Sarah Medan. Populasi penelitian adalah pasien sebagai pelanggan Rumah Sakit Sarah Medan. Teknik pengambian sampel dengan cara purpsoive sampling. Besarnya sampel penelitian yang diambil dari populasi sebanyak 60 orang pasien yang mendapatkan pelayanan operasi. Data penelitian ini dianalisis dengan dua tahap yaitu uji persyaratan dan pengujian hipotesis. Selanjutnya seluruh data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis korelasional untuk melihat hubungan antar variabel dan menggunakan statistik analisis regresi yaitu regresi ganda. Berdasarkan hasil analisis dengan metode regresi berganda didapatkan main effect dan interaction effect. Untuk interaction effect  didapatkan hubungan signifikan positif antara persepsi terhadap fasilitas, kualitas layanan dengan kepuasan pelanggan, dimana koefisien R = 0,640 ; dengan p = 0.00 berarti p ˂ 0.01. koefisien determinan (r²) dari hubungan antara prediktor persepsi tentang fasilitas, kualitas pelayanan dengan variabel terikat kepuasan pelanggan adalag sebesar r² = 0,410. Ini menunjukkan bahwa kepuasan pelanggan dibentuk oleh persepsi terhadap fasilitas dan kualitas layanan sebesar 41,0%. Hasil main effect dari kedua predictor menunjukkan vagwa ada hubungan signifikan positif antara persepsi terhadap fasilitas dengan kepuasan pelanggan, dimana koefisien rxly = 0.553 dengan p = 0.00. hal ini berarti semakin positif persepsi terhadap fasilitas maka semakin tinggi kepuasan pelanggan dan ada hubungan signifikan positif antara kualitas layanan dengan kepuasan pelanggan, dimana koefisien rx2y = 0.476 dengan p = 0.00. dengan demikian dapat dikatakan semakin tinggi kualitas layanan maka semakin tinggi kepuasan pelanggan. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara persepsi terhadap fasilitas dan kualitas layanan dengan kepuasan pelanggan. Hasil ini dibuktikan dengan koefisien korelasi rxy = 0,640 ; p ˂ 0,010. Artinya semakin positif persepsi terhadap fasilitas dan kualitas layanan, maka kepuasan pelanggan akan semakin meningkta. Dengan demikian hipotesis tang telah diajukan dalam penelitia ini, dinyatakn diterima. Demikian juga untuk main efek dari masing-masing variabel bebasnya, dimana ada hubungan yang signifikan positif antara persepsi tentang fasilitas dengan kepuasan pelanggan, dibuktikan dengan koefisien korelasi sebesar 0.553, dengan harga p = 0.000, hipotesis diterima berarti semakin positif persepsi terhadap fasilitas maka semakin meningkat kepuasan pelanggan. Untuk variabel kualitas layana juga terjadi gal yang sama, didapatkan harga koefisien korelasi sebesar 0.476 , dan harga p sebesar 0.000, maka dapat disimpulkan hipotesis diterima berarti semakin tinggi kualitas layaan, maka semakin meninggat kepuasan pelanggan.
PERANAN KOHESIVITAS KELOMPOK DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR Eka Ruliza Harahap; Ferry Novliadi; Gustiarti Leila
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 5, No 1 (2013): ANALITIKA JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v5i1.818

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peranan kohesivitas kelompok dan kecerdasan emosional terhadap organizational citizenship behavior. Populasi penelitian adalah karyawan departemen produksi PT. Tanimas Soap Industries dimana seluruh anggota populasi berpartisipasi sebagai subyek penelitian. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan tiga skala psikologi yaitu skala kohesivitas kelompok, skala kecerdasan emosional, dan skala organizational citizenship behavior. Analisa terhadap data yang terkumpul dilakukan dengan menggunakan uji regresi linear sederhana dan berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kohesivitas kelompok dan kecerdasan emosional berperan terhadap organizational citizenship behavior.Kecerdasan emosional diketahui memberikan sumbangan lebih besar terhadap organizational citizenship behavior dibandingkan kohesivitas kelompok. Aspek group integration social dari kohesivitas kelompok dan dimensi self-awareness dari kecerdasan emosional memberikan kontribusi paling besar terhadap organizational citizenship behavior.
Reality Group Counseling to Improve Adolescent Self-Concept from Broken Home Family desy humaira
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 9, No 2 (2017): ANALITIKA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v9i2.1152

Abstract

Adolescents from broken home family often have psychological problems that are internal which will affect their behavior in the environment. This condition is experienced by six teenagers (3 males and 3 females) with broken home family background which complained by teachers that they often break the rules at school. Based on the assessment results, all six teenagers are experiencing the same problems that is negative view of themselves due to the lack of need for affection and acceptance from families who no longer intact. This negative self concept causes them to behave in a less responsible. Interventions conducted in groups which is reality group counseling through seven sessions. As the result, all six clients experienced enhancement of self-concept that encourages them to do more positive behavioral changes.
HUBUNGAN IKLIM SEKOLAH DAN MOTIVASI BERPRESTASI DENGAN KEBIASAAN BELAJAR Zulkarnain Lubis; Feranika Malau
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 3, No 2 (2011): ANALITIKA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v3i2.747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan iklim sekolah dan motivasi berprestasi dengan kebiasaan belajar. Sampel dalam penelitian ini adalah 175 orang siswa/i SMA Methodist I kelas IX dan X tahun pelajaran 2010/2011. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara iklim sekolah dan motivasi berprestasi dengan kebiasaan belajar (Freg = 4,709 dimana p ˂ 0,050). Selain itu, diketahui pula bahwa iklim sekolah dan motivasi berprestasi yang dimiliki siswa Methodist 1 Medan ini dapat membantu terjadinya peningkatan kebiasaan belajar ke arah yang lebih baik. Hal ini diketahui dengan melihat kontribusi iklim sekolah dan motivasi berprestasi memberikan sumbangan sebesar 40,3 % terhadap kebiasaan belajar. Dari hasil ini juga diketahui bahwa masih ada 59,7 % faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kebiasaan belajar pada siswa di SMA Methodist 1 Medan.
PENGARUH LOCUS OF CONTROL DAN HARGA DIRI TERHADAP MOTIVASI KERJA PEGAWAI DINAS PENDIDIKAN KOTA MEDAN Masrul Badri; Azhar Aziz
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 3, No 1 (2011): ANALITIKA JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v3i1.838

Abstract

This study aims to see the effect of locus of control and dignity of the employee work motivation Medan City Department of Education. Based on the existing theoretical framework, namely by Burns (2004) states that individuals are not easily affected by external environment of an individual who himself is having internal Locus Of Controln   Then the proposed hypothesis: 1). There is the influence of Locus of control and self-esteem together on employee motivation employee Education Department. 2). There is the influence of self-esteem of employee motivation. 3). There is the influence of locus of control on employee motivation. In proving the above hypothesis, we used data analysis methods, namely Multiple Regression Analysis.. Based on these results, the hypothesis proposed been accepted. 2) As for the contribution of the variable influence of self-esteem on the work motivation of employees by 29%. 3). Effect of locus of control on employee motivation to work in Medan City Government Department of Education with a contribution of 47%. The total effective contribution of these two independent variables (locus of control and self-esteem) on the performance of employees is 76% From the results it is known that there is still a 24% influence of other factors of motivation to work is not examined in this study.
KARAKTERISTIK DAN FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI “ÚNDERACHIEVEMENT” Abdul Munir
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 1, No 1 (2009): ANALITIKA JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v1i1.687

Abstract

Di Indonesia belum ada definisi yang baku tentang underacievement. Umumnya di sekolah memandang semua siswa yang memperoleh prestasi belajar rendah disebut siswa yang underacievement. Underacievement pada dasarnya memiliki arti sama dengan prestasi kurang, walau[un nuansa underacievement lebih berhubungan dengan kemampuan yang dimiliki seseorang. Seseorang dalam melakukan kegiatan banyak berkaitan dengan kemampuan yang dimiliki. Kemampuan yang tinggi, kecenderungan prestasi seseorang juga akan tinggi pula. Beberapa simtom seseorang yang tergolong berprestasi di bawah kemampuan sebagaimana diidentifikasikan para guru dan orang tua, meliputi: “tidak pernah menyelesaikan pekerjaannya, kurang memiliki inisiatif akademik, fobia pada pengetesan atau bekerja pada area-area yang sulit, tidak mampu berfungsi sebagai anggota kelompok, mengalami masalah-masalah sosial atau maladaptasi, melakukan tindakan-tindakan karena rasa bersalah atau melakukan tindakan menyalahkan, depresi dan merasa takut gagal”. Hasil dari suatu penelitian ditemukan bahwa faktor kebutuhan berprestasi, harga diri, lokus kendali, kebiasaan mengajar, dukungan orang tua memliliki hubungan yang signifikan dengan  munculnya underacievement ini. Di samping itu, faktor budaya sekolah (school culture) juga memilki kontribusi yang cukup besar terhadap munculnya underacievement.
PENGARUH KONSELING PASTORAL TERHADAP KEMANDIRIAN DAN SIKAP KEBERAGAMAAN SISWA Senta Dewi Sahana
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 8, No 2 (2016): ANALITIKA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v8i2.871

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling pastoral terhadap kemandirian dan sikap keberagamaan siswa di SMK Cinta Rakyat Pematang Siantar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dalam bimbingan konseling dengan rancangan penelitian pretest-posttest-control group design. Sampel penelitian adalah 30 orang siswa kelas 2 di SMK Cinta Rakyat Pematang Siantar. Data dikumpulkan dengan menggunakan skala tentang kemandirian dan sikap keberagamaan siswa. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa konseling pastoral berpengaruh terhadap kemandirian dan sikap keberagamaan di SMK Cinta Rakyat Pematang Siantar.
Gambaran Keharmonisan Commuter Family Pada Anggota Brigade Mobile Kepolisian Daerah Sumatera Utara Marhisar Simatupang
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 9, No 1 (2017): ANALITIKA JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v9i1.737

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran keharmonisan commuter family pada anggota BRIMOB, untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya keharmonisan commuter family, dan untuk mengetahui strategi dan tahapan pada keluarga commuter family. Penelitian ini dilakukan pada keluarga anggota BRIMOB di Medan. Waktu penelitian dilaksanakan pada Desember 2016 sampai Maret 2017. Teknik pengambil sampel menggunakan teknik snowball sampling. Subjek penelitian berjumlah 2 keluarga anggota BRIMOB yang mengalami penikahan commuter family karena mendapatkan bawah kendali operas (BKO).  Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis pada tingkat awal, pada saat pengumpulan data dan setelah selesai pengumpulan data. Hasil dari penelitian ini yaitu kedua keluarga mengaku pertama kali berjauhan dengan keluarga timbul rasa kesepian dan kesedihan. Selain itu istri harus mampu menjalani dua peran sekaligus bagi anak-anaknya yaitu sebagai ayah dan ibu, saat suami melaksanakan tugas. Rasa jenuh dan takut sering dirasakan oleh kedua keluarga. Pada tahap awal mengalami commuter family, kedua keluarga mengaku mengalami ketidak percayaan pada pasangan sehingga menimbulkan masalah dalam keluarga. Masalah yang ada diselesaikan melalui dialog keluarga yang baik. Mendekatkan diri kepada Tuhan menjadi salah satu faktor mempertahankan keharmonisan keluarga. Kunci utama menjaga keharmonisan pada kedua keluarga ini, sehingga tetap bertahan adalah dengan selalu berkomunikasi, saling pengertian, kerja sama, dan membangun rasa kasih sayang. Tidak melakukan hal-hal di luar batas, dan memegang komitmen pernikahan.
Layanan Informasi Berbasis Focus Group Discussion (FGD) dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Enny Fitriani; Azhar Azhar
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 11, No 2 (2019): ANALITIKA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v11i2.2552

Abstract

Guru pembimbing atau guru BK memiliki peran penting untuk melakukan upaya pembinaan terhadap siswa khususnya dalam meningkatkan kepercayaan diri. Guru pembimbing memberikan berbagai layanan dan model pembelajaran inovatif terhadap peserta didik. Khususnya layanan informasi berbasis focus group discussion sebagai sarana pemahaman bagi siswa yang mengalami masalah kepercayaan diri. Dari hasil observasi ditemukan bahwa siswa dalam suatu kelas yang terdiri dari 30 siswa  hanya 10 siswa (25,00%) orang terlihat tinggi kepercayaan dirinya, yang memiliki tingkat kepercayaan sedang 13 siswa (21.66%) dan memilih rendah 7 siswa (5.80% ) siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII sebanyak 60 siswa, sedangkan sampelnya pada penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik sampel random, jadi sampelnya berjumlah 40 siswa. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri data pre test dan post test. Hasil penelitian menemukan bahwa layanan informasi berbasis FGD dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa.
EFEKTIVITAS TERAPI REALITAS UNTUK MENINGKATKAN SELF-REGULATED LEARNING PADA MAHASISWA UNDERACHIEVER Suri Mutia Siregar; Wiwik Sulistyaningsih
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 5, No 2 (2013): ANALITIKA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v5i2.788

Abstract

Penelitian eksperimental ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas intervensi terapi realitas untuk meningkatkan self-regulated learning pada mahasiswa underachiever. Subjek penelitian adalah sepuluh orang mahasiswa underachiever dari Universitas Sumatera Utara yang memiliki skor self-regulated learning rendah  (X<120). Desain penelitian ini adalah  pretest-posttest control-group design. Terapi realitas dalam penelitian ini dilakukan secara berkelompok selama lima hari. Modul terapi disusun berdasarkan langkah-langkah WDEP yang dikemukakan oleh Glasser dan Wubbolding (Corey, 1996). Alat ukur yang digunakan adalah skala self-regulated learning yang disusun berdasarkan teori yang relevan. Data yang diperoleh dari pretest dan posttest dianalisa dengan analisis kovarian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi realitas efektif meningkatkan self-regulated learning pada mahasiswa underachiever dan efek dari terapi realitas tetap bertahan hingga satu minggu setelah terapi diberikan. Terapi realitas memberikan hasil yang bervariasi diantara subyek dimana variasi hasil tersebut ditentukan oleh kemampuan subjek dalam membuat rencana perilaku pada tahapan planning and commitment.

Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 17 No. 1 (2025): ANALITIKA JUNE Vol. 16 No. 2 (2024): ANALITIKA DECEMBER Vol. 16 No. 1 (2024): ANALITIKA JUNE Vol. 15 No. 2 (2023): ANALITIKA DECEMBER Vol. 15 No. 1 (2023): ANALITIKA JUNE Vol. 14 No. 2 (2022): ANALITIKA DESEMBER Vol. 14 No. 1 (2022): ANALITIKA JUNI Vol 14, No 1 (2022): ANALITIKA JUNI Vol 13, No 2 (2021): ANALITIKA DESEMBER Vol 13, No 1 (2021): ANALITIKA JUNI Vol 12, No 2 (2020): ANALITIKA DESEMBER Vol 12, No 1 (2020): ANALITIKA JUNI Vol 11, No 2 (2019): ANALITIKA DESEMBER Vol 11, No 1 (2019): ANALITIKA JUNI Vol 11, No 1 (2019): ANALITIKA JUNI Vol 10, No 2 (2018): ANALITIKA DESEMBER Vol 10, No 2 (2018): ANALITIKA DESEMBER Vol 10, No 1 (2018): ANALITIKA JUNI Vol 10, No 1 (2018): ANALITIKA JUNI Vol 9, No 2 (2017): ANALITIKA DESEMBER Vol 9, No 2 (2017): ANALITIKA DESEMBER Vol 9, No 1 (2017): ANALITIKA JUNI Vol 9, No 1 (2017): ANALITIKA JUNI Vol 8, No 2 (2016): ANALITIKA DESEMBER Vol 8, No 2 (2016): ANALITIKA DESEMBER Vol 8, No 1 (2016): ANALITIKA JUNI Vol 8, No 1 (2016): ANALITIKA JUNI Vol 7, No 2 (2015): JURNAL ANALITIKA Vol 7, No 2 (2015): JURNAL ANALITIKA Vol 7, No 1 (2015): ANALITIKA JUNI Vol 7, No 1 (2015): ANALITIKA JUNI Vol 6, No 2 (2014): ANALITIKA DESEMBER Vol 6, No 2 (2014): ANALITIKA DESEMBER Vol 6, No 1 (2014): ANALITIKA JUNI Vol 6, No 1 (2014): ANALITIKA JUNI Vol 5, No 2 (2013): ANALITIKA DESEMBER Vol 5, No 2 (2013): ANALITIKA DESEMBER Vol 5, No 1 (2013): ANALITIKA JUNI Vol 5, No 1 (2013): ANALITIKA JUNI Vol 4, No 2 (2012): ANALITIKA DESEMBER Vol 4, No 2 (2012): ANALITIKA DESEMBER Vol 4, No 1 (2012): ANALITIKA JUNI Vol 4, No 1 (2012): ANALITIKA JUNI Vol 3, No 2 (2011): ANALITIKA DESEMBER Vol 3, No 2 (2011): ANALITIKA DESEMBER Vol 3, No 1 (2011): ANALITIKA JUNI Vol 3, No 1 (2011): ANALITIKA JUNI Vol 2, No 2 (2010): ANALITIKA DESEMBER Vol 2, No 2 (2010): ANALITIKA DESEMBER Vol 2, No 1 (2010): ANALITIKA JUNI Vol 2, No 1 (2010): ANALITIKA JUNI Vol 1, No 2 (2009): ANALITIKA DESEMBER Vol 1, No 2 (2009): ANALITIKA DESEMBER Vol 1, No 1 (2009): ANALITIKA JUNI Vol 1, No 1 (2009): ANALITIKA JUNI More Issue