cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Analitika : Jurnal Magister Psikologi UMA
Published by Universitas Medan Area
ISSN : -     EISSN : 25024590     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 377 Documents
HUBUNGAN KONSEP DIRI DAN KECERDASAN EMOSI DENGAN MOTIVASI BELAJAR Nurmaida Irawani Siregar; Sri Ernawati
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 4, No 1 (2012): ANALITIKA JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v4i1.762

Abstract

Peneliti mengangkat permasalahan motivasi belajar guru pendidikan agama Buddha yang peneliti anggap masih rendah sehingga permasalahannya yaitu apakah ada hubungan yang signifikan antara konsep diri dan kecerdasan emosi dengan motivasi belajar pada guru-guru pendidikan agama Buddha di kota Medan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara konsep diri dan kecerdasan emosi dengan motivasi belajar (koefisien Freg = 128.672 dimana p < 0,05). Bobot sumbangan dari variabel konseo diri dan kecerdasan emosi terhadap variabel motivasi belajar adalah sebesar 81,9 %.
Hubungan Self Regulated Learning Dan Kematangan Emosi Dengan Prokrastinasi Akademik Ilyas Ilyas
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 8, No 1 (2016): ANALITIKA JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v8i1.857

Abstract

Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui : Hubungan Self Regulated Learning Dan Kematangan Emosi Dengan Prokrastinasi Akademik Pada Siswa SMK Negeri 1 Stabat. Penelitian dilakukan terhadap 123 orang siswa, tehnik pengambilan data dengan metode skala yaitu skala Self Regulated Learning, skala Kematangan Emosi dan skala Prokrastinasi, yang sebelumnya ketiga  skala tersebut diuji cobakan terhadap 50 orang siswa. Populasi adalah siswa kelas X dan XI yang berjumlah 1232 orang siswa, tehnik pengambilan sampel adalah simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan ; 1). Ada hubungan negatif yang sangat signifikan antara Self Regulated Learning dan kematangan emosi terhadap prokrastinasi akademik 2). Ada hubungan negatif yang sangat signifikan antara Self Regulated Learning dengan prokrastinasi akademik pada siswa SMK Negeri 1 Stabat 3). Ada hubungan negatif yang sangat signifikan antara kematangan emosi terhadap prokrastinasi akademik pada siswa SMK Negeri 1 Stabat.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSI DAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DENGAN EEFEKTIFITAS KEPEMIMPINAN PADA RSUP H. ADAM MALIK MEDAN Demi Roslina
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 1, No 2 (2009): ANALITIKA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v1i2.699

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara kecerdasan emosi dan komunikasi interpersonal terhadap efektifitas kepemimpinan di RSUP H. Adam Malik Medan. Sejalan dengan landasan teori yang ada, diajukan hipotesis: 1) Ada hubungan antara kecerdasan emosi dengan efektifitas kepemimpian, 2) Ada hubungan antara komunikasi interpersonal dengan efektifitas kepemimpinan, 3) Ada hubungan antara kecerdasan emosi dan komunikasi interpersonal dengan efektifitas kepemimpinan. Dalam membuktikan hipotesis di atas, maka digunakan metode analisis dua predikot. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil: 1) terdapat hubungan positif yang signifikan antara kecerdasan emosi dan komunikasi interpersonal terhadap efektifitas kepemimpinan. Hal ini ditujukan dengan koefisien Freg = 2,000 dimana p ˂ 0,010. 2) Adapun sumbangan dari variabel kecerdasan emosi memberikan kontribusi 47 % terhadap efektifitas kepemimpinan. Sementara itu variabel komunikasi interpersonal berpengaruh atau memiliki peran terhadap efektifitas kepemimpinan sebesar 24,5 %. Total sumbangan efektif dari kedua variabel bebas (kecerdasan emosi dan komunikasi interpersonal) terhadap efektifitas kepemimpinan adalah sebesar 71,5 %. Secara umum, hasil penelitian ini menggambarkan bahwa subjek penelitian ini memiliki kecerdasan emosi yang sangat tinggi dan memiliki komunikasi interpersonal yang sangat tinggi juga, sedangkan efektifitas kepemimpinan yang diperoleh tergolong sedang
PENGARUH BIMBINGAN KELOMPOK PEER GROUP TERHADAP EFIKASI DIRI DAN SELF-REGULATED LEARNING Rahmawati br. Tarigan; Sri Milfayetty; Nurmaida Irawani
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 7, No 2 (2015): JURNAL ANALITIKA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v7i2.819

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik peer group terhadap efikasi diri dan self-regulated learning. Jenis penelitian adalah eksperimen dengan rancangan penelitian pretest-posttest group design. Sampel penelitian adalah 16 orang mahasiswatingkat II di Akademi Kebidanan (Akbid) Helvetia Medan yang mempunyai tingkat efikasi diri dan self-regulated learningyang tergolong rendah. Untuk memperoleh data mengenai efikasi diri dan self-regulated learning digunakan metode kuesioner. Berdasarkan hasil analisa data dengan menggunakan Uji 2 Sampel Independen Kolmogorov-Smirnov ditemukan bahwa bimbingan kelompok dengan teknik peer group memberikan pengaruh terhadap peningkatan efikasi diri dan self-regulated learning siswa di Akbid Helvetia Medan.
The Development of Children Pronunciation Sri Minda Murni; Mutsyuhito Solin
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 10, No 1 (2018): ANALITIKA JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v10i1.1584

Abstract

Every child has a unique way of acquiring a language on his way to communicate with people around them. Some children find his way easily to ‘a good and appropriate pronunciation’ while other children ‘create’ his own and unique way. Understanding the pattern of unique or ‘false’ pronunciation can help parents understand their children’s language and be able to respond them appropriately. The study is aimed at describing the pattern of a baby boy’s pronunciation named Ghazi. Ghazi is 2.7 years old. He is mostly taken care by his mom who is a housewife and Dad who likes to spend his time feeding him. Ghazi is a healthy and energetic kid, surrounded by books for children to read and cartoons from youtube to watch. His favorite toy is hot wheels and show a big interest in animals. He has travelled across half of the country, visited many different places, and met different people and relatives to whom he communicates and makes friend easily. Based on his age, Ghazi are in the stage of telegraphic in which children have achieved the competence of SVO structure although still in imperfect grammar which Ghazi has proven to be true for himself. However, Ghazi has his unique ways of pronouncing words which shows particular pattern which is interesting to describe. The study focuses on the pattern of Ghazi’s pronounciation of consonants in the initial and final position and vowels. The results show that: a) Ghazi finds difficulties in pronouncing some consonants in the initial position. The [p] and [b] phonemes become [ʨ] and [d] as in the example [pɔli] becomes [ʨɔyi], [bɔla] becomes [dɔya]; Some phonemes are not spoken at all such as ‘m’ in [mɔbil] which becomes [ɔbin]; b) Ghazi also finds it difficult to pronounce some consonants in the final position. For example, [ɑpel] becomes [ɑpɑn], [panjaŋ] becomes [dɑdɑn], and [mundur] becomes [undun]; c) Ghazi finds some difficulties in pronouncing certain consonants in the initial position but not in the final position. For example, ‘t’ in the initial position is changed such as [təman] becomes [ʨɔman] but ‘t’ in the final position such as [pəsɑwɑt]’ becomes [ʨuʨɑwɑt] which shows no error; d) Ghazi’s difficulties in pronouncing vowels are seen in the example such as [sərɑm],[gəlɑp], and [kərɑs] which become [ʨɔyɑm], [dɔyɑp], and [tɔyɑs] in which that [ə] phoneme becomes [ɔ]. Other vowels do not result in similar difficulties for him. Further researchers are encouraged to find the uniqueness of every child’s pattern of pronunciation to get insight on how children find their own way to a more accepted pronunciation.
HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DAN REGULASI DIRI DALAM BELAJAR DENGAN PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA Irna Minauli; Imelda Butar-butar Butar-butar
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 3, No 2 (2011): ANALITIKA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v3i2.748

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dan regulasi diri dalam belajar dnegan prestasi akademik. Sampel penelitian adalah mahasiswa-mahasiswi Sekolah Tinggi Theologia HKBP P. Siantar sejumlah 70 orang yang diambil secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang sangat signifikan antara efikasi diri dan regulasi diri dalam belajar, ada hubungan positif yang signifikan antara efikasi diri dengan prestasi akademik, dan ada hubungan yang sangat signifikan antara regulasi diri dalam belajar dengan prestasi akademik. Total hubungan variabel efikasi diri dan regulasi diri dalam belajar dalam penelitian ini dengan prestasi akademik mahasiswa adalah sebesar 89,1 %. Dari hasil ini maka diketahui bahwa masih terdapat 10,9 % pengaruh dari faktor lain terhadap prestasi akademik mahasiswa di STT-HKBP P. Siantar.
PENGARUH LATAR BELAKANG PENDIDIKAN DAN MASA KERJA TERHADAP KINERJA GURU RAUDHATUL ATHFAL Masnun Zaini Nasution; Nefi Darmayanti
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 3, No 1 (2011): ANALITIKA JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v3i1.840

Abstract

The purpose of this study was to see the influence of educational background and years of teacher performance Raudhatul Athfal in Medan. The proposed hypothesis of the study, which reads:  There was no effect of the educational background and work together on the performance of the Athfal Raudatul teacher in Medan. Based on data analysis using a Varian Analysis of Two Path, then obtained the following results: 1). There is a very significant influence of educational background on performance. These results are known by looking at the value or coefficient difference ANAVA FA = 8.978 with p <0.010. 2). There is a significant influence on the performance of the work. These results are known by looking at the value or coefficient difference ANAVA FB = 4.131 with p <0.050. 3). There is no influence of the educational background and work together on performance. These results are known by looking at the value or coefficient difference ANAVA  = 0.267 with p> 0.050. The teacher who has a service life of between 4 to 10 years had a higher performance with the performance of the average value of 201.594 as compared with teachers who have tenure over 10 years with an average value of 196.926 and the performance of teachers who have a service life of between 1 to 3 years with an average value of the performance of 191.538.
STRES KERJA KARYAWAN RESTORAN SIAP SAJI DAN RESTORAN PADANG Rahmi Lubis; Rislisa Rislisa
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 1, No 1 (2009): ANALITIKA JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v1i1.688

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran stres kerja yang dialami oleh karyawan yang bekerja di restoran siap saji dan restoran padang, tingkat stres, faktor pemyebab stres, dampak stres, serta penanganan stres yang dilakukan. Secara berkala setiap karyawan restoran siap saji dirotasi ke setiap bagian dan diharuskan menguasai setiap pekerjaan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Demikian pula, di restoran padang baik dengan osstem penggajian maupun dengan bagi hasi;, setiap pelayan memiliki kewajiban untuk melakukan tugas – tugas sesuai peraturan yang diberlakukan oleh restoran. Tuntutan serta kondisi kerja yang dialami oleh karyawan tersebut ternyata dapat menimbulkan apa yang disebut dengan stres kerja. Stres kerja merupakan gejala yang dirasakan secara fisiologis dan psikologis. Stres yang dialami oleh karyawan daat berakibat penurunan kualitas hidup, gangguan kesehatan, masalah hubungan interpersonal, hingga menurunnya produktivitas yang juga akan diraskaan dampaknya oleh organisasi. Penelitian ini dilakukan kepada 4 orang responden yang merupakan karyawan restoran siap saji dan restoran padang serta mengalami stres kerja. Digunakan pula informan yaitu supervisor, sahabat, istri, pacar dan manajer. Teknik pengumpulan data adalah dengan wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat responden mengalami gejala stres baik fisik maupun psikologis yang masuk dalam tingkat stres II. Stres yang dialami disebabkan oleh situasi kerja yang tidak nayaman dan kurang kondusif, hubungan kerja dengan rekan maupun atasan yang kurang harmonis dan tidak saling mengerti, adanya konflik peran karena tugas terlalu banyak dan ada masalah keluarga, pengembangan karir yang tidak jelas aturannya serta sistem penggajian yang dirasa kurang menguntungkan. Dampak stres yang dialami adalah keluhan fisik seperti sakit kepala, sakit punggung, gangguan tidur, gangguan psikologis seperti merasa tidak berdaya, pesimis, serta gejala prilaku seperti mudah marah, penurunan produktivitas seperti pekerjaan yang terbengkalai dan kecepatan kerja berkurang. Namun, ada seorang responden yang justru semakin produktif akibat stres yang dialami. Sedangkan penanganan stres yang dilakukan dengan mencari bantuan dan melakukan penyegaran.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN MELALUI KEPUASAN KERJA Suwandi Suwandi
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 8, No 2 (2016): ANALITIKA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v8i2.873

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi terhadap prestasi kerja karyawan melalui kepuasan kerja. Subyek penelitian adalah karyawan PT Waruna Nusa Sentana – Head Office. Metode Analisis Jalur menunjukkan hasil bahwa budaya organisasi berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan, kepuasan kerja tidak berpengaruh terhadap prestasi kerja karyawan, budaya organisasi tidak berpengaruh terhadap prestasi kerja karyawan dan kepuasan kerja sebagai variabel intervening tidak memberikan efek mediasi yang diharapkan sehingga nilai pengaruh langsung budaya organisasi terhadap prestasi kerja karyawan (0,667) lebih besar daripada nilai pengaruh tidak langsung budaya organisasi terhadap prestasi kerja melalui kepuasan kerja karyawan (0,285). Budaya organisasi dan kepuasan kerja memberikan pengaruh sebesar 92,5% terhadap prestasi kerja karyawan. Hasil penelitian lainnya menunjukkan bahwa budaya organisasi di PT Waruna Nusa Sentana – Head Office tergolong lemah, tingkat kepuasan kerja karyawan tergolong rendah dan tingkat prestasi kerja karyawan tergolong rendah.
Pengaruh Kompetensi terhadap Komitmen Profesi pada Dosen Nida Hasanati
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 9, No 1 (2017): ANALITIKA JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v9i1.738

Abstract

Komitmen profesional sangat penting untuk merealisasikan kinerja dosen, faktor yang diduga mempengaruhi komitmen profesional adalah kompetensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh kompetensi terhadap komitmen profesional dosen. Penelitian dilakukan pada 160 subjek penelitian yang berprofesi sebagai dosen di perguruan tinggi. Instrumen pengumpulan data menggunakan skala kompetensi dan skala komitmen profesional yang memiliki tiga dimensi :  komitmen afektif, komitmen kontinyu dan komitmen normatif. Hasil yang diperoleh dari teknik analisis regresi sederhana adalah bahwa (1) terdapat pengaruh yang signifikan kompetensi dosen terhadap komitmen afektif , kontribusi kompetensi terhadap komitmen afektif  sebesar 32,6% (2) terdapat pengaruh kompetensi terhadap komitmen kontinuan  dengan sumbangan sebesar 3,3% (3) terdapat pengaruh kompetensi terhadap  komitmen normatif pada profesi dosen dengan kontribusi  sebesar 25,6%

Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 17 No. 1 (2025): ANALITIKA JUNE Vol. 16 No. 2 (2024): ANALITIKA DECEMBER Vol. 16 No. 1 (2024): ANALITIKA JUNE Vol. 15 No. 2 (2023): ANALITIKA DECEMBER Vol. 15 No. 1 (2023): ANALITIKA JUNE Vol. 14 No. 2 (2022): ANALITIKA DESEMBER Vol. 14 No. 1 (2022): ANALITIKA JUNI Vol 14, No 1 (2022): ANALITIKA JUNI Vol 13, No 2 (2021): ANALITIKA DESEMBER Vol 13, No 1 (2021): ANALITIKA JUNI Vol 12, No 2 (2020): ANALITIKA DESEMBER Vol 12, No 1 (2020): ANALITIKA JUNI Vol 11, No 2 (2019): ANALITIKA DESEMBER Vol 11, No 1 (2019): ANALITIKA JUNI Vol 11, No 1 (2019): ANALITIKA JUNI Vol 10, No 2 (2018): ANALITIKA DESEMBER Vol 10, No 2 (2018): ANALITIKA DESEMBER Vol 10, No 1 (2018): ANALITIKA JUNI Vol 10, No 1 (2018): ANALITIKA JUNI Vol 9, No 2 (2017): ANALITIKA DESEMBER Vol 9, No 2 (2017): ANALITIKA DESEMBER Vol 9, No 1 (2017): ANALITIKA JUNI Vol 9, No 1 (2017): ANALITIKA JUNI Vol 8, No 2 (2016): ANALITIKA DESEMBER Vol 8, No 2 (2016): ANALITIKA DESEMBER Vol 8, No 1 (2016): ANALITIKA JUNI Vol 8, No 1 (2016): ANALITIKA JUNI Vol 7, No 2 (2015): JURNAL ANALITIKA Vol 7, No 2 (2015): JURNAL ANALITIKA Vol 7, No 1 (2015): ANALITIKA JUNI Vol 7, No 1 (2015): ANALITIKA JUNI Vol 6, No 2 (2014): ANALITIKA DESEMBER Vol 6, No 2 (2014): ANALITIKA DESEMBER Vol 6, No 1 (2014): ANALITIKA JUNI Vol 6, No 1 (2014): ANALITIKA JUNI Vol 5, No 2 (2013): ANALITIKA DESEMBER Vol 5, No 2 (2013): ANALITIKA DESEMBER Vol 5, No 1 (2013): ANALITIKA JUNI Vol 5, No 1 (2013): ANALITIKA JUNI Vol 4, No 2 (2012): ANALITIKA DESEMBER Vol 4, No 2 (2012): ANALITIKA DESEMBER Vol 4, No 1 (2012): ANALITIKA JUNI Vol 4, No 1 (2012): ANALITIKA JUNI Vol 3, No 2 (2011): ANALITIKA DESEMBER Vol 3, No 2 (2011): ANALITIKA DESEMBER Vol 3, No 1 (2011): ANALITIKA JUNI Vol 3, No 1 (2011): ANALITIKA JUNI Vol 2, No 2 (2010): ANALITIKA DESEMBER Vol 2, No 2 (2010): ANALITIKA DESEMBER Vol 2, No 1 (2010): ANALITIKA JUNI Vol 2, No 1 (2010): ANALITIKA JUNI Vol 1, No 2 (2009): ANALITIKA DESEMBER Vol 1, No 2 (2009): ANALITIKA DESEMBER Vol 1, No 1 (2009): ANALITIKA JUNI Vol 1, No 1 (2009): ANALITIKA JUNI More Issue