cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Analitika : Jurnal Magister Psikologi UMA
Published by Universitas Medan Area
ISSN : -     EISSN : 25024590     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 377 Documents
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL ORANGTUA DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN KEMANDIRIAN BELAJAR Cut Metia; Fenty Zahara
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 4, No 1 (2012): ANALITIKA JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v4i1.756

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan dukungan sosial orantua dan motivasibelajar dengan kemandirian belajar. Subyek penelitian ini adalah para siswa di SMA Negeri 7 Medan yang berjumlah 72 orang. Berdasarkan analisis dengan Teknik Korelasi Product Moment, diketahui bahwa terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara dukungan sosial orangtua dengan kemandirian belajar (rxly = 0,459 > rtabel = 0,227 atau p < 0,010); terdapat hubungan yang sangat signifikan antara motivasi belajar dengan kemandirian belajar (rx2y = 0,463 > rtabel = 0,227 atau p < 0,010); total sumbangankedua variabel bebas terhadap variabel terikat adalah sebesar 42,5 % yang berarti masih terdapat 57,5 % pengaruh dari variabel lain terhadap kemandirian belajar.
PENGARUH LINGKUNGAN SOSIALISASI TERHADAP MUNCULNYA PERILAKU PROSOSIAL ANAK Aman Simare-mare
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 1, No 2 (2009): ANALITIKA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v1i2.694

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang dominan yang mempengaruhi munculnya motivasi perilaku prososial anak di lingkungan panti asuhan; dan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan mengenai motivasi perilaku prososial antara anak yang diasuh di lingkungan panti asuhan dengan anak yang diasuh di lingkungan keluarga. Penelitian dilakukan di lingkungan panti asuhan “Bait Allah” jl. Binjai KM. 7,5 Medan dan keluarga di lingkungannya, dengan mengambil sampel masing – masing 30 orang. Data diperoleh dengan menggunakan skala motif proposional. Kemudian datra dianalisis secara deskriptif dan uji X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Faktor yang lebih dominan mempengaruhi munculnya perilaku prososial pada anak yang diasuh di lingkungan panti asuan adalah didorong oleh dorongan hati atau dengan hati yang tulus (86,67%), sedangkan pada anak yang diasuh di lingkungan keluarga lebih dominan dipengaruhi oleh faktor situasi suatu kejadian (53,33%) atau jika tidak ada orang lain yang bersedia untuk menolong atau jika waktu mengijinkan, atau jika cuaca mendukung, ataupun jika pada situasi kejadian ada ornag yang jelas memintabantuanng, 2) terdapat perbedaan yang signifikan megenai motivasi perilaku prososial antara anak yang diasuk di lingkungan panti asuhan dengan anak yang diasuh di lingkungan eluarg adengan X hitung = 23,34 dan X hipotetik 5,99 pada α 0,05. Dengan demikian disimpulkan bahwa lingkungan sosialisasi anak berpengaruh terhadap munculnya motivasi perilaku prososial anak.
HUBUNGAN KEYAKINAN DIRI DAN KEMANDIRIAN DENGAN KEMATANGAN VOKASIONAL Ebdinar Simamora; Asih Menanti; Cut Mutia
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 7, No 2 (2015): JURNAL ANALITIKA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v7i2.816

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang hubungan antara keyakinan diri dan kemandirian dengan kematangan vokasional. Subjek penelitian adalah siswa/i SMK Negeri 3 Tebing Tinggi jurusan Perhotelan karena para alumni menunjukkan tingkat vokasional rendah yang dominan setelah lulus dan dihadapkan dengan dunia karir. Subjek yang dipilih adalah para siswa/i yang duduk di kelas X dengan proses pemilihan menggunakan teknik total sampling. Sebanyak 120 siswa menjadi subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tiga skala yaitu skala keyakinan diri, kemandirian, dan kematangan vokasional. Data yang diperoleh kemudian dianalisa dengan menggunakan analisis regresi berganda. Dari hasil analisis data diketahui bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara keyakinan diri dan kemandirian dengan kematangan vokasional dimanasumbangan efektif kedua variabel (keyakinan diri dan kemandirian) sebesar 81,2%. Kesimpulan penelitian dapat dijadikan dasar pertimbangan bagi pendidik sekolah untuk memberikan motivasi, pengarahan dan pemahaman kepada siswa bahwa keyakinan diri dan kemandirian dapat meningkatkan kematangan vokasional siswa.
HUBUNGAN ANTARA KEBIASAAN BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN AKTIVITAS BELAJAR Arbani Batubara
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 3, No 2 (2011): ANALITIKA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v3i2.745

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara kebiasaan belajar dan motivasi belajar dengan aktivitas belajar. Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah para mahasiswa – mahasiswi yang tengah menjalani pendidikan di Politekkes Tuntungan Medan. Metode analisis data dengan menggunakan Analisis Regresi Dua Prediktor menunjukkan hasil bahwa terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara kebiasaan belajar dan motivasi belajar dengan aktifitas belajar (Freg = 9,701 dimana p ˂ 0,0100. Diketahui pula bahwa total sumbangan kedua variabel bebas terhada variabel terikat adalah sebesar 33,3 % yang berarti masih terdapat 66,7 % pengaruh dari variabel lain terhadap aktivitas belajar namun tidak diteliti dalam penelitian ini.
Model Konseling Kelompok dengan Teknik Realitas Mengenai Gaya Hidup Hedonisme pada Mahasiswa nurasyah Harahap
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 11, No 2 (2019): ANALITIKA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v11i2.2930

Abstract

Fenomena gaya hidup hedonisme semakin marak dengan adanya tempat hiburan malam, dapat dilihat dari banyaknya remaja yang sering nongkrong di café, dan bahkan clubbing pada malam hari serta mencari kesenangan hidup dengan main diluar rumah serta membeli barang-barang mahal untuk memenuhi kesenangan. Gaya hidup hedonisme sangat berkaitan dengan pergaulan dan pemahaman tentang jati diri remaja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencegah gaya hidup hedonisme mahasiswa bimbingan konseling melalui model konseling kelompok dengan teknik realita. Sampel penelitian ini adalah 10 orang mahasiswa yang ditentukan secara purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket gaya hidup hedonisme. Dari hasil perhitungan diperoleh t_hitung= 40,9 sedangkan harga t_tabel dengan d.b = N-1 =10- 1 = 9 pada taraf nyata = 0,05 diperoleh sebesar 2,262. Sehingga t_hitung > t_tabel atau (40,9 > 2,262). Berdasarkan hal tersebut maka dapat dinyatakan bahwa hipotesis penelitian ini model konseling kelompok dengan teknik realitas terhadap gaya hidup hedonisme mahasiswa BK UMN Al Washliyah Tahun Ajaran 2018/2019 dapat diterima dan berdampak positif terhadap perubahan gaya hidup hedonisme mahasiswa bimbingan konseling.
THE EFEECTIVENESS OF PSYCHODRAMA TECHNIQUE TO INCREASE STUDENTS’ SELF-ACCEPTANCE resya noor diani; Riesa Rismawati Siddik
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 9, No 2 (2017): ANALITIKA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v9i2.1394

Abstract

Self-acceptance refers to individual satisfaction or happiness with itself that is necessary for good mental health. Adolescence who can accept themselves and acknowledge their condition are free to take advantage of the condition. They also acknowledge their weaknesses without blaming themselves. The using of group counselling service with Psychodrama Technique is expected for making an individual to accept its own condition. This research aimsto test the effectiveness of Psychodrama Technique for improving student’s self-acceptance in 16 Junior High School Bandung (8th class). Research method use pre-experiment, which is One Group Pretest-Posttest Design. Data is gathered by using questionnaire as measuring instrument for self-acceptance. This instrument refers to Shepard’s aspect and Berger’s indicators. Total participants are 24 students (male: 10 persons and female: 14 persons). Data calculation analysis used descriptive statistics to see the increase of self-acceptance score and pre-test and post-test analysis. This research shows that Psychodrama Technique is effective to improve student’s self-acceptance.
Hubungan Persepsi Siswa Terhadap Konselor Dan Sarana Prasarana Bimbingan Konseling Dengan Minat Layanan Konseling Di SMP Negeri 2 Dewantara Kabupaten Aceh Utara Cut Ita Zahara
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 9, No 1 (2017): ANALITIKA JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v9i1.735

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui hubungan persepsi siswa terhadap konselor dan sarana prasarana Bimbingan Konseling  dengan minat layanan bimbingan konseling pada siswa  SMP Negeri 2 Dewantara – Aceh Utara  tahun 2017. Jenis penelitian bersifat kuantitatif. Populasi penelitian  seluruh siswa kelas VIII dan IX SMP sebanyak 200 siswa. Sampel penelitian ini berjumlah 109 siswa-siswi SMP Negeri 2 Dewantara.Teknik pengambilan sampling berupa simple random sampling dan metode pengumpulan data menggunakan skala psikologis dan kuesioner, sedangkan  metode analisis data menggunakan analisis korelasi product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa  (1) ada hubungan positif yang signifikan antara persepsi siswa terhadap konselor dan sarana prasarana BK dengan minat layanan bimbingan konseling, dimana koefisien  rx12y= 0,662 % dan p = 0,000 dengan kontribusi sebesar 43.9%. (2). Ada hubungan positif yang signifikan antara persepsi siswa terhadap konselor dengan minat layanan bimbingan konseling, dimana koefisien rx1y = 0,662 dan p =0,000 dengan kontribusi sebesar 43,8 %. (3). Ada hubungan positif yang signifikan antara sarana dan prasarana BK dengan minat layanan bimbingan konseling, dimana koefisien rx2y 
Parenting Stress Sebagai Prediktor dalam Pembentukan Resiliensi Keluarga yang Dimoderasi oleh Identitas Budaya Jawa Veronica Kristiyani; Sri Redatin Retno Pudjiati
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 11, No 1 (2019): ANALITIKA JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v11i1.2408

Abstract

AbstrakResiliensi keluarga sangat dibutuhkan agar keluarga sebagai sistem terkecil dalam masyarakat mampu mengatasi tantangan dalam kehidupannya. Dalam membentuk resiliensi di dalam keluarga melibatkan berbagai faktor. Penelitian ini ingin menguji parenting stress sebagai faktor risiko yang memengaruhi  resiliensi keluarga dan identitas budaya Jawa sebagai faktor protektif yang dapat memengaruhi resiliensi keluarga. Selain itu, pada penelitian ini juga ingin menguji kontribusi identitas budaya Jawa terhadap resiliensi keluarga serta menguji parenting stress terhadap resiliensi keluarga yang dimoderasi identitas budaya Jawa. Partisipan pada penelitian ini adalah orang tua suku Jawa yang memiliki anak usia 2-18 tahun dan berjumlah 129 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dengan skala Likert. Hasil pada penelitian ini adalah parenting stress memiliki hubungan negatif terhadap resiliensi keluarga (t (127) = -7.593, p<0.05), sedangkan identitas budaya memiliki hubungan yang positif terhadap resiliensi keluarga (t(127) =  9.415, p < 0.05). Sementara, hasil penelitian menunjukkan tidak ada interaksi antara parenting stress dengan identitas budaya Jawa terhadap pembentukan resiliensi keluarga (b = 0.0250, t (127) = 1.4206, p>0.05).  Hal ini menunjukkan bahwa orang tua suku Jawa tidak cukup hanya mengandalkan identitas budaya saja untuk dapat menghadapi stres dalam pengasuhan, akan tetapi membutuhkan faktor lain untuk mendukung implemetasi identitas budaya tersebut di kehidupan sehari-hari sehingga dapat menjadi pendorong terbentuknya keluarga yang resilien.
HUBUNGAN HARGA DIRI DAN OPTIMISME DENGAN KESEJAHTERAAN SUBJEKTIF PADA MAHASISWA MAGISTER PSIKOLOGI UNIVERSITAS MEDAN AREA Nur Afni Safarina
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 8, No 2 (2016): ANALITIKA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v8i2.868

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan harga diri dan optimisme dengan kesejahteraan subjektif mahasiswa Magister Psikologi UMA. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional. Sampel penelitian ini berjumlah 75 mahasiswa magister psikologi UMA yang masih aktif dengan menggunakan teknik simple random sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tiga skala, yaitu skala Kesejahteraan subjektif, Skala harga diri dan skala optimisme. Analisis data menggunakan teknik Analisis Regresi Berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) ada hubungan positif yang signifikan antara harga diri dan optimisme dengan kesejahteraan subjektif, dimana koefisien rx12y = 0,640 dan  p = 0,000 dengan konstribusi sebesar 40,9%. (2) ada hubungan positif yang signifikan antara harga diri dengan kesejahteraan subjektif, dimana koefisien rx1y = 0,635 dan p = 0,000, konstribusi sebesar 40,3%. (3) ada hubungan positif yang signifikan antara optimisme dengan kesejahteraan subjektif, dimana koefisien rx2y = 0,414 dan p = 0,000, dengan konstribusi sebesar 17,1%, dengan demikian dinyatakan bahwa seluruh hipotesis dapat diterima.
RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOURAL THERAPY (REBT) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN REGULASI EMOSI REMAJA KORBAN KEKERASAN SEKSUAL Nila Anggreiny; Wiwik Sulistyaningsih
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 5, No 2 (2013): ANALITIKA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v5i2.786

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen yang bertujuan menguji pengaruh terapi Rational Emotive Behaviour Therapy (REBT) untuk meningkatkan regulasi emosi  pada remaja korban kekerasan seksual. Sampel penelitian adalah remaja korban kekerasan seksual dan memiliki kesulitan dalam regulasi emosi (skor DERS > 132) yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelitian diketahui berjumlah dua orang. Alat ukur yang digunakan adalah Difficulties in Emotion Regulation Scale (DERS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh REBT untuk meningkatkan kemampuan regulasi emosi. Pada kedua subjek, aspek strategy  mengalami peningkatan yang menunjukkan subjek mulai mampu menemukan cara dalam meregulasi emosi.

Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 17 No. 1 (2025): ANALITIKA JUNE Vol. 16 No. 2 (2024): ANALITIKA DECEMBER Vol. 16 No. 1 (2024): ANALITIKA JUNE Vol. 15 No. 2 (2023): ANALITIKA DECEMBER Vol. 15 No. 1 (2023): ANALITIKA JUNE Vol. 14 No. 2 (2022): ANALITIKA DESEMBER Vol. 14 No. 1 (2022): ANALITIKA JUNI Vol 14, No 1 (2022): ANALITIKA JUNI Vol 13, No 2 (2021): ANALITIKA DESEMBER Vol 13, No 1 (2021): ANALITIKA JUNI Vol 12, No 2 (2020): ANALITIKA DESEMBER Vol 12, No 1 (2020): ANALITIKA JUNI Vol 11, No 2 (2019): ANALITIKA DESEMBER Vol 11, No 1 (2019): ANALITIKA JUNI Vol 11, No 1 (2019): ANALITIKA JUNI Vol 10, No 2 (2018): ANALITIKA DESEMBER Vol 10, No 2 (2018): ANALITIKA DESEMBER Vol 10, No 1 (2018): ANALITIKA JUNI Vol 10, No 1 (2018): ANALITIKA JUNI Vol 9, No 2 (2017): ANALITIKA DESEMBER Vol 9, No 2 (2017): ANALITIKA DESEMBER Vol 9, No 1 (2017): ANALITIKA JUNI Vol 9, No 1 (2017): ANALITIKA JUNI Vol 8, No 2 (2016): ANALITIKA DESEMBER Vol 8, No 2 (2016): ANALITIKA DESEMBER Vol 8, No 1 (2016): ANALITIKA JUNI Vol 8, No 1 (2016): ANALITIKA JUNI Vol 7, No 2 (2015): JURNAL ANALITIKA Vol 7, No 2 (2015): JURNAL ANALITIKA Vol 7, No 1 (2015): ANALITIKA JUNI Vol 7, No 1 (2015): ANALITIKA JUNI Vol 6, No 2 (2014): ANALITIKA DESEMBER Vol 6, No 2 (2014): ANALITIKA DESEMBER Vol 6, No 1 (2014): ANALITIKA JUNI Vol 6, No 1 (2014): ANALITIKA JUNI Vol 5, No 2 (2013): ANALITIKA DESEMBER Vol 5, No 2 (2013): ANALITIKA DESEMBER Vol 5, No 1 (2013): ANALITIKA JUNI Vol 5, No 1 (2013): ANALITIKA JUNI Vol 4, No 2 (2012): ANALITIKA DESEMBER Vol 4, No 2 (2012): ANALITIKA DESEMBER Vol 4, No 1 (2012): ANALITIKA JUNI Vol 4, No 1 (2012): ANALITIKA JUNI Vol 3, No 2 (2011): ANALITIKA DESEMBER Vol 3, No 2 (2011): ANALITIKA DESEMBER Vol 3, No 1 (2011): ANALITIKA JUNI Vol 3, No 1 (2011): ANALITIKA JUNI Vol 2, No 2 (2010): ANALITIKA DESEMBER Vol 2, No 2 (2010): ANALITIKA DESEMBER Vol 2, No 1 (2010): ANALITIKA JUNI Vol 2, No 1 (2010): ANALITIKA JUNI Vol 1, No 2 (2009): ANALITIKA DESEMBER Vol 1, No 2 (2009): ANALITIKA DESEMBER Vol 1, No 1 (2009): ANALITIKA JUNI Vol 1, No 1 (2009): ANALITIKA JUNI More Issue