cover
Contact Name
Mahmudi Siwi
Contact Email
Mahmudi Siwi
Phone
-
Journal Mail Official
mahmudisiwi@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM]
ISSN : 23388021     EISSN : 23388269     DOI : -
JURNAL SAINS KOMUNIKASI DAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT [JSKPM] merupakan jurnal ilmiah nasional yang menyajikan artikel-artikel hasil penelitian, review dan editorial dalam ilmu sosiologi, antropologi, politik, komunikasi, ekologi manusia, psikologi sosial, agraria, kependudukan, pendidikan, penyuluhan, tatakelola sumberdaya alam, pengembangan masyarakat dan corporate social responsibility.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 3 (2019)" : 6 Documents clear
HUBUNGAN KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN KELOMPOK DENGAN GAYA KEPEMIMPINAN KETUA KELOMPOK TANI (Kasus di Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat) Rahman, Zulfikar; Sulistiawati, Asri
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 3, No 3 (2019)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.3.3.%p

Abstract

ABSTRAK Sektor pertanian memegang peranan penting bagi Indonesia. Setiap usahatani membentuk kelompok kecil dalam mengelola pertaniannya. Keberhasilan kelompok tani dalam mencapai tujuan tidak terlepas dari andil karakteristik ketua dan kelompok tani tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu (1) mengidentifikasi karakteristik ketua kelompok tani, (2) mengidentifikasi karakteristik kelompok tani, (3) mengidentifikasi gaya kepemimpinan ketua kelompok tani, (4) menganalisis hubungan karakteristik ketua kelompok tani dan kelompok tani dengan gaya kepemimpinan ketua kelompok tani. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang dengan melibatkan 30 responden. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan data kualitatif. Analisis data menggunakan uji korelasi Rank Spearman dan tabel frekuensi tabulasi silang. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang cukup dan signifikan antara indikator umur kelompok pada karakteristik kelompok tani dengan gaya kepemimpinan. 
Peranan Kepemimpinan dalam Resiliensi Komunitas terhadap Erupsi Gunung Merapi Istikasari, Yani; Panjaitan, Nurmala K
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 3, No 3 (2019)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.3.3.%p

Abstract

Erupsi Gunung Merapi merupakan salah satu penyebab kerentanan komunitas Kalitengah Lor. Kerentanan membuat komunitas harus melakukan suatu upaya agar komunitas tersebut dapat resilien. Resiliensi komunitas akan terwujud dengan adanya aksi kolektif dan peranan kepemimpinan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kerentanan komunitas Kalitengah Lor, menganalisis aksi kolektif komunitas, menganalisis peranan kepemimpinan dalam resiliensi komunitas terhadap erupsi Gunung Merapi. Hasil penelitian menunjukkan komunitas Kalitengah Lor memiliki tingkat kerentanan tinggi. Peranan kepemimpinan dan tingkat partisipasi pada aksi kolektif komunitas Kalitengah Lor Tinggi. Peranan kepemimpinan dan adanya aksi kolektif komunitas dapat mengatasi dampak yang ditimbulkan dari erupsi gunung Merapi 2010 sehingga tingkat keberfungsian sistem dan tingkat kenyamanan komunitas Kalitengah Lor tahun 2017 meningkat. Resiliensi komunitas Kalitengah Lor dibangun melalui pembaharuan yang dilakukan pemimpin bersama komunitas dalam membangun wisata lokal, serta regenerasi dan reorganisasi kelembagaan di dalamnya.Kata kunci: aksi kolektif, peranan kepemimpinan, kerentanan, resiliensi komunitas.======ABSTRACTMount Merapi eruption is one of the causes of Kalitengah Lor’s community vulnerability. Vulnerability makes the community have to do an effort to make itresilient. Community resilience will be realized by collective action and the role of leadership. The purpose of this study was to analyze the vulnerability of Kalitengah Lor’s community, to analyze collective action,and to analyze the role of leadership in community resilience towardsMount Merapi eruption. The results show Kalitengah Lor’s community have a high level of vulnerability. The role of leadership and participation level of collective action in Kalitengah Lor’s community was high. The role of leadership and community’s collective action can overcome the impact of Mount Merapi eruption on 2010, so functioning system level of Kalintengah Lor’s community comfortable level was increased on 2017. Kalitengah Lor community is a resilient community. The resilience of Kalitengah Lor’s community was built through renewal by leader and community in local tourism development, the regeneration, and reorganization of the institutional in it.Keywords:collective action, role of leadership, vulnerability, community resilience.
Peran Kepemimpinan Kepala Desa terhadap Partisipasi Masyarakat dalam Program BUMDes "Karya Bahari" (Kasus: Desa Dasun, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah) Minanto, Rahmat Ageng; Muljono, Pudji; Hamzah, Hamzah
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 3, No 3 (2019)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.3.3.%p

Abstract

RAHMAT AGENG MINANTO. Peran Kepemimpinan Kepala Desa terhadap Partisipasi Masyarakat dalam Program Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Di bawah bimbingan PUDJI MULJONO dan HAMZAH.Pendekatan pembangunan dari pinggiran merupakan konsep pembangunan untuk desa saat ini. Salah satu bentuk pembangunan tersebut adalah dengan adanya BUMDes. Pembentukan BUMDes tidak dapat berjalan sesuai dengan rencana apabila tidak disertai dengan partisipasi masyarakat. Kepala desa sebagai pemimpin memiliki peran untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan peran kepemimpinan kepala desa dengan partisipasi masyarakat dalam program BUMDes. Metode Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran kepemimpinan kepala desa termasuk dalam kategori tinggi sedangkan partisipasi masyarakat tergolong rendah. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa peran kepemimpinan kepala desa memiliki hubungan dengan tingkat partisipasi masyarakat pada tahap pelaksanaan. Hal tersebut disebabkan oleh kepala desa yang memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk mengikuti kegiatan BUMDes.Kata kunci: pembangunan, partisipasi, BUMDes, kepala desa
KEPEMIMPINAN KETUA KELOMPOK TANI, KEDINAMISAN KELOMPOK DAN KEMAMPUAN ANGGOTA DALAM USAHATANI Maylina, Erin; Amanah, Siti
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 3, No 3 (2019)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.3.3.%p

Abstract

ABSTRACTThe leadership of farmers’ group plays a crucial role in boosting the group dynamic as well as the ability of the member. The research aims at analyzing the relations between the leadership of farmers’ groups and the group dynamic and ability of the group member in managing the farm, survey to two farmer’s groups namely Bina Mekarsari and Rawasari was conducted in Purwasari Village, Dramaga District, Bogor Regency. A number of 15 active members from each group were selected as respondents (total farmers involved in the survey were 30)., Interviews with the respondents were administered to gather the data about the leadership and the dynamics of the group. Rank-Spearman Correlation was used to test the correlation between the variables. The research results show that the leadership behaviour and leadership abilities have positive correlation with the level of dynamism of Rawasari Farmers Group. There is no correlation between, leadership styles and the level of group dynamics. However, in Bina Mekarsari Farmer Group, the three leadership indicators do not have correlation with the level of group dynamics. It is also interesting in the two groups, individual characteristics of farmers do not correlate with the group dynamics and also the correlation does not exist between the group dynamics and the ability to manage the farms. This indicates, the leaders of the groups are the centrals for the groups and the members to develop better.Keywords: ability of group members, farmer group, group dynamics, leadershipABSTRAKKepemimpinan kelompok tani memainkan peran penting dalam meningkatkan dinamika kelompok serta kemampuan anggota. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kepemimpinan kelompok tani, dinamika kelompok dan kemampuan anggota kelompok dalam mengelola pertanian, survei terhadap dua kelompok tani yaitu Bina Mekarsari dan Rawasari dilakukan di Desa Purwasari, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Sejumlah 15 anggota aktif dari masing-masing kelompok dipilih sebagai responden (jumlah petani yang terlibat dalam survei adalah 30). Wawancara dengan responden diberikan untuk mengumpulkan data tentang kepemimpinan dan dinamika kelompok. Korelasi Rank-Spearman digunakan untuk menguji korelasi antara variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku kepemimpinan dan kemampuan kepemimpinan memiliki korelasi positif dengan tingkat dinamika Kelompok Tani Rawasari. Tidak ada korelasi antara gaya kepemimpinan dan tingkat dinamika kelompok. Namun, pada Kelompok Tani Bina Mekarsari, ketiga indikator kepemimpinan tersebut tidak memiliki korelasi dengan tingkat dinamika kelompok. Menariknya pada dua kelompok, karakteristik individu petani tidak berkorelasi dengan dinamika kelompok dan juga tidak ada korelasi antara dinamika kelompok dan kemampuan mengelola pertanian. Ini menunjukkan, pemimpin kelompok adalah pusat bagi kelompok dan anggota untuk berkembang lebih baik.Kata kunci: dinamika kelompok, kelompok tani, kemampuan anggota, kepemimpinan
EWIRAUSAHAAN SOSIAL DAN TARAF HIDUP MASYARAKAT TUNAGRAHITA (Kajian di “Kampung Idiot” Desa Karangpatihan, Jawa Timur) Nurfiani, Sari; Kolopaking, Lala M
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 3, No 3 (2019)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.3.3.%p

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kapasitas lembaga  kewirausahaan sosial lokal dengan taraf hidup masyarakat tunagrahita di Desa Karangpatihan. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dan didukung dengan data kualitatif yang melibatkan responden warga tunagrahita. Rumah Harapan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial warga tunagrahita dengan usaha keset kain perca (73,3%) meskipun indeks taraf hidup mereka paling rendah di masyarakat. Temuan ini didukung uji kuantitatif yang menunjukkan adanya korelasi signifikan antara kapasitas lembaga Rumah Harapan dan taraf hidup warga tunagrahita. Hal ini tidak terlepas dari adanya faktor internal dan eksternal yang mendorong Rumah Harapan. Sehingga penting untuk menemukan sosok wirausahawan sosial karena pendekatan komunitas tidak akan berhasil. Persoalan sosial tidak hanya bisa diselesaikan dengan memberi ‘bantuan’ tetapi  memberikan kompetensi atau kemampuan melalui pendekatan komunitas.Kata Kunci : pemberdayaan masyarakat, lembaga, kesejahteraan masyarakat======ABSTRACTThis research aimed to analyze the correlation between the capacity of social entrepreneurship institutions with the living standard of mental-retardation people in Karangpatihan Village. The method used a quantitative method and supported by qualitative data that involved mental-retardation people as respondent. Rumah Harapan was able to improve the economic and social welfare of the mental-retardation people through rags doormat business (73.3%). These research found were supported by a quantitative test that indicates a significant correlation between the capacity of Rumah Harapan and the standards of living of mental-retardation people. This condition was inseparable from the existence of internal and external factors that encouraged Rumah Harapan. It is necessary to figure the social entrepreneur. Without an entrepreneurial-minded individual, the community approach did not work. In addition, social problems could not only be complemented by providing 'ministration' but also driving competencies or capabilities through a community approach.Keyword : community empowerment, community welfare,  institution
Pengaruh Peran Pemimpin Lokal terhadap Tingkat Partisipasi Masyarakat dalam KUBE Caraka Putra Sari, Norma Novita; Barlan, Zessy Ardinal
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 3, No 3 (2019)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.3.3.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) menganalisis modal yang dimiliki oleh  pemimpin lokal dalam berperan di KUBE Caraka Putra; (2) menganalisis tingkat partisipasi masyarakat dalam KUBE Caraka Putra; (3) menganalisis pengaruh peran pemimpin lokal terhadap tingkat partisipasi dalam KUBE Caraka Putra. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kuantitatif (metode survei) dan metode kualitatif (wawancara mendalam dan observasi lapang) dalam proses pengumpulan data. Penelitian ini dilakukan di Desa Biru, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung. Hasil penelitan menunjukkan, pertama, Peran pemimpin lokal dalam bentuk mobilisator dan mediator yang memiliki modal manusia,institusi, sosial, ekonomi, dan moral dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam KUBE Caraka Putra. Kedua, Partisipasi masyarakat KUBE Caraka Putratermasuk dalam kategori nonpartisipasi. Ketiga, adanya pengaruh peran pemimpin lokal sebagai mobilisator dan mediator yang mempunyai modal manusia, institusi, sosial, ekonomi, dan moral menyebabkan partisipasi masyarakat masih pada tingkat manipulasi dalam kategori nonpartisipasi.Kata kunci: partisipasi masyarakat, pemberdayaan masyarakat, peran pemimpin lokal=====ABSTRACTThis study aims: (1) to analyze the capital owned by local leaders in playing a role in KUBE Caraka Putra; (2) to analyze the level of community participation in KUBE Caraka Putra; (3) to analyze the influence of the role of local leaders on the level of participation in KUBE Caraka Putra. This research approach uses quantitative methods (survey methods) and qualitative methods (in-depth interviews and field observations) in the data collection process. This research was conducted in Biru Village, Majalaya District, Bandung Regency. The research results show, first, the role of local leaders in the form of mobilizers and mediators who have human, institutional, social, economic, and moral capital can increase community participation in KUBE Caraka Putra. Secondly, the participation of the KUBE Caraka Putra community was included in the non-participation category. Third, there is the influence of the role of local leaders as  mobilizers and mediators who have human, institutional, social, economic, and moral capital causing public participation at the level of manipulation in the non-participation category.Keywords: community empowerment, community participation, the role of local leaders

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2019 2019