cover
Contact Name
Mahmudi Siwi
Contact Email
Mahmudi Siwi
Phone
-
Journal Mail Official
mahmudisiwi@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM]
ISSN : 23388021     EISSN : 23388269     DOI : -
JURNAL SAINS KOMUNIKASI DAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT [JSKPM] merupakan jurnal ilmiah nasional yang menyajikan artikel-artikel hasil penelitian, review dan editorial dalam ilmu sosiologi, antropologi, politik, komunikasi, ekologi manusia, psikologi sosial, agraria, kependudukan, pendidikan, penyuluhan, tatakelola sumberdaya alam, pengembangan masyarakat dan corporate social responsibility.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 3 (2017)" : 10 Documents clear
Motivasi, Terpaan Media, Dan Kepuasan Khalayak Siaran Radio Komunitas Jaseng FM, Kecamatan Walantaka, Serang, Banten Ditha Fitrialdi Putri; Hadiyanto Hadiyanto
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 1 No. 3 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.1.3.245-260

Abstract

Audiences are responsible for choosing media especially community radio based on the specific motivations to fulfill desires and needs to achieve satisfaction after listening. This study aimed to know the correlation between demographic characteristics with viewing motivations, the correlation between motivations and quality broadcasting with viewing the media exposure, and the correlation between media exposure with viewing the satisfaction of Jaseng FM community radio listeners. Data were collected using a survey method obtained via questionnaires, direct observation, and in-depth interviews. Respondents are active listeners Jaseng FM radio selected  using simple random sampling technique. The results of this study explained that age associated with information motivation and income level associated with personal identity motivation and integration and social interaction motivation. The personal identity motivation associated with duration of listening and selection of broadcast events. The entertainment motivation, integration and social interaction motivation, broadcast material and qualification of broadcaster associated with duration of listening. The media exposure includes duration of listening associated with the surveillance satisfaction and listening frequency associated with personal satisfaction.Keywords: desires, needs, listening, active listeners____________________________________________________________ABSTRAKKhalayak bertanggung jawab untuk memilih media terutama radio komunitas didasarkan pada motivasi khusus untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan untuk mencapai kepuasan setelah mendengarkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik demografi dengan melihat motivasi, korelasi antara motivasi dan kualitas siaran radio dengan melihat terpaan media, dan korelasi antara terpaan media dengan melihat kepuasan dari pendengar radio komunitas Jaseng FM. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode survei yang diperoleh melalui kuesioner, observasi langsung, dan wawancara mendalam. Responden adalah pendengar aktif radio Jaseng FM yang dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menjelaskan bahwa usia berhubungan dengan motivasi informasi dan tingkat pendapatan yang berhubungan dengan motivasi identitas pribadi dan integrasi dan motivasi interaksi sosial. Motivasi identitas pribadi terkait dengan durasi mendengarkan dan pemilihan peristiwa siaran. Motivasi hiburan, integrasi dan motivasi interaksi sosial, materi siaran dan kualifikasi penyiar terkait dengan durasi mendengarkan. Terpaan media termasuk durasi mendengarkan berhubungan dengan kepuasan pengawasan dan frekuensi mendengarkan berhubungan dengan kepuasan pribadi.Kata kunci: keinginan, kebutuhan, mendengarkan, pendengar aktif
Pengaruh Perilaku Bermain Video Game Berunsur Kekerasan Terhadap Perilaku Agresi Remaja Nadia Itona Siregar; Pudji Muljono
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 1 No. 3 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.1.3.261-276

Abstract

 The development of today's technology so rapidly, this development affects the audio-visual media one of which is video games. The aim of this study are: 1) to analyze the differences influence the level of violent video game playing element to the level of adolescent aggressive behavior, 2) to analyze the influence of personal factors as differences in behavior-forming element violent video games to the level of adolescent aggressive behavior, 3) to analyze differences in the effect of factors situational as forming behavior of violent video game playing element to the level of adolescent aggressive behavior. The analysis in this study uses cross tabulation, the statistical test Mann-Whitney and Kruskal-Wallis with a 5% significance level. The results showed that there are differences in the level of situational and gender differences on the level of play behavior element violent video games; and there are differences in the level of playing video games behavioral element of violence against adolescent aggressiveness level.Keywords: audio-visual media, development of technology -------------------------------------------------------------------------------------------ABSTRAKPerkembangan teknologi saat ini begitu pesat, perkembangan ini mempengaruhi media audio-visual salah satunya adalah video game. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) untuk menganalisis perbedaan yang memengaruhi elemen tingkat kekerasan bermain video game ke tingkat perilaku agresif remaja, 2) untuk menganalisis pengaruh faktor pribadi sebagai perbedaan dalam elemen perilaku pembentuk video game kekerasan untuk tingkat perilaku agresif remaja, 3) untuk menganalisis perbedaan pengaruh faktor situasional sebagai pembentuk perilaku bermain video game unsur kekerasan ke tingkat perilaku agresif remaja. Analisis dalam penelitian ini menggunakan tabulasi silang, uji statistik Mann-Whitney dan Kruskal-Wallis dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan dalam tingkat perbedaan situasional dan jenis kelamin pada tingkat perilaku bermain elemen video game kekerasan; dan ada perbedaan dalam tingkat bermain video game unsur perilaku kekerasan terhadap tingkat agresivitas remaja.Kata kunci: media audio-visual, perkembangan teknologi
Efektivitas Komunikasi Pemasaran Kampung Budaya Sindangbarang Di Desa Pasir Eurih Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor Rizki Nur Fadila; Ninuk Purnaningsih; Dwi Retno Hapsari
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 1 No. 3 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.1.3.277-286

Abstract

Tourism is one of the strategic sectors of the country foreign exchange contribution. Indonesia is a rich country which has a tourism potential, cultural tourism is one of them. The growth of the tourism sector must be balanced with a good marketing communications. Marketing communication is an attempt to convey and distribute the information to the public about the existence of a product, in this case is tourist attraction. The purpose of this study is to analyze the characteristics of the visitor, forms of marketing communication used by the tourist, the impact between visitor characteristics and the effectiveness of marketing communications. This study measures about the effectiveness of marketing communications based from each three promotion tools; leaflet, hybrid media, and Words of Mouth then divided into three aspects, namely cognitive, affective, and conative.. The result of this research showed that only affective aspect is impacted in marketing communication effectivity.Keywords: leaflet, hybrid media, Words of MouthABSTRAKPariwisata adalah salah satu sektor strategis sumbangan devisa negara. Indonesia adalah negara yang kaya yang memiliki potensi wisata, wisata budaya adalah salah satunya. Pertumbuhan sektor pariwisata harus seimbang dengan komunikasi pemasaran yang baik. Pemasaran komunikasi adalah upaya untuk menyampaikan dan menyebarkan informasi kepada publik tentang keberadaan suatu produk, dalam hal ini adalah objek wisata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik pengunjung, bentuk komunikasi pemasaran yang digunakan oleh turis, dampak antara karakteristik pengunjung dan efektivitas komunikasi pemasaran. Studi ini mengukur tentang efektivitas komunikasi pemasaran berdasarkan dari setiap tiga alat promosi; leaflet, media hibrida, dan kata-kata dari mulut kemudian dibagi menjadi tiga aspek, yaitu kognitif, afektif, dan konatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hanya aspek afektif yang dipengaruhi efektifitas komunikasi pemasaran.Kata kunci: leaflet, media hibrida, kata-kata dari mulut
Strategi Bertahan Hidup Perempuan Di Daerah Pesisir Nanda Karlita; Nurmala Katrina Pandjaitan
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 1 No. 3 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.1.3.287-298

Abstract

This research aimed to analyze the poverty that happens to women in fishing community in Dusun Muara, Tangerang and life survival strategy which is influenced by the characteristics of the women. Furthermore, seen also to do with the level of welfare. Women’s survival strategy in the estuary is divided into two social and economic strategy. The research used a quantitative approach by using the questionnaire supported by qualitative approach from interview government apparatus and local people. The result of this research suggest there are three indicators of individual characteristics that may affect women’s  survival strategies is age, martial status, number of family member, and working experience.Keywords: fishermen, poverty, life survival strategy, women--------------------------------------------------------------------------------------------ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemiskinan yang terjadi pada perempuan dalam komunitas nelayan di Dusun Muara, Kabupaten Tangerang serta strategi bertahan hidup yang dipengaruhi oleh karakteristik perempuan tersebut. Selain itu, dilihat juga hubungannya dengan tingkat kesejahteraan. Strategi bertahan hidup perempuan di Dusun Muara terbagi menjadi dua yaitu strategi sosial dan ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan kuesioner yang didukung oleh data kualitatif dari wawancara kepada aparatur desa dan warga sekitar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada lima indikator dari karakteristik individu yang dapat mempengaruhi strategi bertahan hidup yang dilakukan oleh perempuan yaitu umur, status perkawinan, besar tanggungan, jenis ketrampilan, dan pengalaman kerja.Kata kunci: kemiskinan, komunitas nelayan, perempuan, strategi bertahan hidup
Hubungan Strategi Pemberdayaan Peternak dengan Kesejahteraan Peternak Dwi Jayanti; Sofyan Sjaf
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 1 No. 3 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.1.3.299-316

Abstract

 Livestock is one of the livelihoods of Indonesian communities to meet their needs. However, socio-economic conditions of farmers face problems including low bargaining position, low education levels, the condition of scattered farms, simple technology. To overcome these problems, we need to empower breeder. Kampoeng Ternak is a network of Dompet Dhuafa who engaged in the empowerment of breeders. Empowerment process requires an effective strategy to achieve the goal. To that end, the purpose of this research is to examine the relationship of empowerment strategies to improve the welfare of farmers. The method used in this research is quantitative method with the approach of the survei and supported by qualitative methods. Respondents were determined through simple random sampling. Test the relationship will be conducted with test-Spearman Rank. The results of this research showed that there is a relationship between empowerment strategies with the welfare of farmers. Such relations are moderate. While on each pattern empowerment strategy, only strengthening group associated with the level of welfare.Keywords: Empowerment, Empowerment Strategy, Welfare ------------------------------------------------------------------------------------------ABSTRAKPeternakan rakyat merupakan salah satu mata pencaharian masyarakat Indonesia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Namun, kondisi sosial ekonomi masyarakat peternak menghadapi permasalahan diantaranya posisi tawar yang rendah, tingkat pendidikan rendah, kondisi peternakan tersebar, teknologi sederhana. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, perlu dilakukan pemberdayaan peternak rakyat (kecil). Kampoeng Ternak merupakan jejaring Dompet Dhuafa yang bergerak dalam pemberdayaan peternak. Proses pemberdayaan memerlukan strategi yang efektif untuk mencapai tujuan. Untuk itu, tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengkaji hubungan dari strategi pemberdayaan dengan kesejahteraan peternak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan pendekatan survai dan didukung oleh metode kualitatif. Responden ditentukan melalui simple random sampling. Uji hubungan dilakukan dengan uji Rank-Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara strategi pemberdayaan dengan tingkat kesejahteraan peternak. Hubungan tersebut tergolong moderat. Sedangkan pada masing-masing pola strategi pemberdayaan, hanya penguatan kelompok yang berhubungan dengan tingkat kesejahteraan.Kata kunci: Kesejahteraan, Pemberdayaan, Strategi Pemberdayaan
Dampak Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin Terhadap Kesejahteraan Rumah Tangga Gurandil Wira Fuji Astuti; Ivanovich Agusta; Mahmudi Siwi
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 1 No. 3 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.1.3.317-338

Abstract

This study aimed to analyze the relationship between the factors which is stimulated the emergence gurandil with activities undertaken by gurandil in doing illegal gold mining and its relationship with the welfare of households by using Spearman rank correlation test. This research was conducted using quantitative research approach, namely the use of instruments such as questionnaires, and qualitative data supported by in-depth interviews, participant observation and document tracking. Results of this study explain that the factors stimulates the emergence gurandil associated with the level of activity in the gold mining without permission. Factors that influence the intensity of gurandil's activity is economic factors because the low level of earned income to meet family needs. Another factor that affects the activity of gurandil is legal factors and social factors. Gurandil activity levels are categorized according to the characteristics, namely gurandil shallow, regular gurandil, and gurandil barrel. Gurandil activity in gold mining without permission is gurandil shallow highest. Based on the obtained relationship gurandil activity by household welfare level gurandil seen from the physical condition of residential buildings, the level of health, education level, income level, and the level of expenditure.Keywords: activity gurandil, driving factors, the level of welfare--------------------------------------------------------------------------------------------ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor-faktor pendorong munculnya gurandil dengan aktivitas yang dilakukan oleh gurandil dalam melakukan penambangan emas tanpa izin dan hubungannya dengan kesejahteraan rumah tangga dengan menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif, yaitu penggunaan instrumen berupa kuesioner, dan didukung data kualitatif dengan metode wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan penelusuran dokumen. Hasil penelitian ini memaparkan bahwa faktor pendorong munculnya gurandil berhubungan dengan tingkat aktivitas gurandil dalam melakukan penambangan emas tanpa izin. Faktor yang sangat mempengaruhi tingginya aktivitas gurandil adalah faktor ekonomi karena rendahnya tingkat pendapatan yang diperoleh untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Faktor lain yang mempengaruhi aktivitas gurandil adalah faktor hukum dan faktor sosial. Tingkat aktivitas gurandil dikategorikan sesuai dengan karakteristik gurandil yaitu gurandil cetek, gurandil biasa, dan gurandil tong. Aktivitas gurandil dalam melakukan penambangan emas tanpa izin paling tinggi adalah gurandil cetek. Berdasarkan aktivitas gurandil tersebut diperoleh hubungan dengan tingkat kesejahteraan rumah tangga gurandil yang dilihat dari kondisi fisik bangunan tempat tinggal, tingkat kesehatan, tingkat pendidikan, tingkat pendapatan, dan tingkat pengeluaran.  Kata kunci: aktivitas gurandil, faktor-faktor pendorong, tingkat kesejahteraan
Persepsi Remaja terhadap Pekerjaan di Sektor Pertanian Padi Sawah di Desa Cileungsi Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor Yoshinta Meilina; Ratri Virianita
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 1 No. 3 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.1.3.339-358

Abstract

Cileungsi Village, Ciawi Subdistrict, Bogor Regency is one of the potential areas of lowland rice farming. Adolescent of Cileungsi Village as the age of the workforce will be observed for their perceptions in farming. This research aims to identify the characteristics of adolescents and their environment, to analyze adolescent perceptions of lowland rice farming and factors which related with the adolescent of Cileungsi Village perception. The method of this research is survey method. The result obtained by the internal factors (educational level and gender) related with adolescent of the village’s perception (role and work comfort) about lowland rice farming.Keywords:  lowland rice, perception, adolescent--------------------------------------------------------------------------------------------ABSTRAKDesa Cileungsi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi alam yang mendukung untuk pertanian padi sawah. Remaja Desa Cileungsi sebagai salah satu orang dengan usia yang termasuk dalam angkatan kerja, akan diteliti persepsinya terhadap pekerjaan di sektor pertanian padi sawah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik remaja dan karakteristik lingkungan remaja di Desa Cileungsi, menganalisis persepsi remaja Desa Cileungsi terhadap pekerjaan di sektor pertanian padi sawah, dan mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan persepsi remaja Desa Cileungsi terhadap pekerjaan di sektor pertanian padi sawah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian survei. Adapun hasil penelitian yang diperoleh yaitu faktor internal (tingkat pendidikan dan jenis kelamin) berhubungan dengan persepsi remaja Desa Cileungsi (dalam hal peranan dan kenyamanan kerja) terhadap pekerjaan di sektor pertanian padi sawah.Kata kunci: padi sawah, persepsi, remaja
Hubungan Tingkat Pengetahuan Lokal Masyarakat Desa Ciherang dengan Tingkat Pengelolaan Tanaman Obat Keluarga Ike Rosmanita; Saharuddin Saharuddin
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 1 No. 3 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.1.3.359-378

Abstract

Local knowledge is a basic resource who passed down from one generation to another generation. Every region has a different knowledge to manage and utilize plants in the yard including medicinal plants. This study try to analyze the condition of the yard agroekosistem, analyze the level of local knowledge about medicinal plants, analyze level management of medicinal plants, analyze the relationship between level of local knowledge with the level management of mrdicinal plants, and analyze the relationship between local knowledge with condition of yard agroekosistem. This reseach used a quantitative approach and supported with qualitative approach as a method of reseach. The results showed condition of yard agroekosistem has a good condition and people have used their yard around the house. The results also showed that the level of local knowledge about medicinal plants classified as moderate. Beside that the level  managemet of medicinal plants classified in the high category. Based on statistical tests, we can know that there is no relationship between local knowledge with the level management of medicinal plants.Keywords: health, livelihood, medicinal plants, yard-----------------------------------------------------------------------------------------ABSTRAKPengetahuan lokal merupakan pengetahuan yang diwariskan secara turun temurun dari satu generasi kapada generasi berikutnya. Masing-masing wilayah memiliki pengetahuan tersendiri dalam pengelolaan dan pemanfaatan berbagai tanaman termasuk tanaman obat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kondisi agroekosistem pekarangan masyarakat, menganalisis tingkat pengetahuan lokal masyarakat mengenai tanaman obat, menganalisis tingkat pengelolaan tanaman obat, menganalisis hubungan pengetahuan lokal dengan tingkat pengelolaan tanaman obat, dan menganalisis hubungan pengetahuan lokal dengan kondisi agroekosistem pekarangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dan didukung dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agroekosistem pekarangan masyarakat sudah dimanfaatkan secara optimal. Hal ini dapat dilihat dari kondisi pekarangan masyarakat yang ditanam berbagai jenis tanaman termasuk tanaman obat. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan lokal masyarakat mengenai tanaman obat tergolong sedang, sedangkan tingkat pengelolaan  tanaman obat tergolong dalam kategori tinggi. Berdasarkan uji statistik yang dilakukan, tidak terdapat hubungan antara pengetahuan lokal dengan tingkat pengelolaan tanaman obat.Kata kunci: kesehatan, nafkah, pekarangan, tanaman obat
Pengaruh Pemimpin terhadap Produktivitas Komunitas Waria Migran dan Peranan Waria dalam Pembangunan Desa Dita Pratiwi; Lala M Kolopaking
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 1 No. 3 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.1.3.379-396

Abstract

Al-Fatah boarding transvestites in jagalan village had establish since 2008 involving transvestites migrants who come from different regions. Their goal was in boarding school is to repair transvestites to be more productive. Pesantren leaders are important actors in the establishment and implementation of activities in these schools. Research objectives, namely: identify the effect of leadership level (level of ability, the level of personality and leadership style) on the level of productivity of the migrant transvestites community; analyze the effect of the productivity level of the migrant transvestites community on the level transvestites did in Jagalan Rural development and village of transvestites. Quantitative research methods approach supported by survey method qualitative data through in-depth interviews. The results showed that the level of leadership (ability level, the level of personality and leadership style) influence the level of productivity of the migrant transvestites community. Productivity levels affect the level of village development and village of origin Jagalan transvestites. Transvestites did ini rural development is realized through donations of money, goods or labor provided to the migrant transvestites community Jagalan village or family parties in their respective home villages.Keywords: rural development, leader, productivity, migrant transvestites-------------------------------------------------------------------------------------------ABSTRAKPesantren Waria Al-Fatah di Desa Jagalan sudah berdiri sejak tahun 2008 dengan melibatkan waria migran yang datang dari berbagai daerah. Tujuan mereka berada di Pesantren Waria adalah untuk memerbaiki kehidupan menjadi lebih produktif. Pemimpin pesantren merupakan aktor penting dalam pendirian dan pelaksanaan kegiatan di pesantren ini. Tujuan penelitian, yaitu: mengidentifikasi pengaruh tingkat kepemimpinan (tingkat kemampuan, tingkat kepribadian, dan gaya kepemimpinan) terhadap tingkat produktivitas komunitas waria migran; menganalisis pengaruh tingkat produktivitas komunitas waria migran terhadap tingkat peranan waria dalam pembangunan Desa Jagalan dan desa asal waria. Metode penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang didukung data kualitatif melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepemimpinan (tingkat kemampuan, tingkat kepribadian, dan gaya kepemimpinan) memengaruhi tingkat produktivitas komunitas waria migran. Tingkat produktivitas memengaruhi tingkat peranan waria dalam pembangunan Desa Jagalan dan desa asal waria. Peranan waria  dalam pembangunan desa diwujudkan melalui sumbangan berupa uang, barang, atau tenaga kerja yang diberikan komunitas waria migran kepada pihak Desa Jagalan ataupun pihak keluarga di desa asal masing-masing.Kata kunci: pembangunan desa, pemimpin, produktivitas, waria migran
Tindakan Pilihan PAngan Ibu untuk Anak BALITA Silpa Dewi Alawiyah; Nuraini Wahyuning Prasodjo
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 1 No. 3 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.1.3.397-420

Abstract

In the last two years, the prevalence of underweight nutritional status in children under five years old, has increased nationally. This improved underweight nutritional status was assumed as the results of the food choice practice. The selection of the type of food consumed by children is generally determined by the mothers’ practice, which could be selecting the type of food. The purpose of this research is to analyze the relation between main motive of food choices and the practice of the mothers in choosing food.The method used in this research is  a survey method.. The results of this research are : 1) main  motive of mothers’ food choice in both village is not related to their practice of food choice, 2)the practice of mothers’ food choice in Cisarua Village is not related to nutritional status. However, in the village of Pasanggrahan the practice of food choice is related to nutritional status.Keywords: Motives of food choice, Food choice, Nutritional status-------------------------------------------------------------------------------------------ABSTRAKPrevalensi status gizi underweight pada anak balita secara nasional pada dua tahun terakhir mengalami peningkatan. Peningkatan status gizi underweight tersebut diduga salah satunya akibat tindakan pilihan pangan. Pilihan  jenis pangan yang dikonsumsi seorang anak umumnya ditentukan oleh tindakan ibu. Tindakan ibu tersebut dapat berupa menyeleksi jenis pangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan motif utama pilihan pangan dengan tindakan pilihan pangan oleh ibu. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survei. Hasil dari penelitian ini adalah  motif utama pilihan pangan ibu di kedua desa tidak berhubungan dengan tindakan pilihan pangannya. Tindakan pilihan pangan  ibu di Desa Cisarua tidak berhubungan dengan status gizi, namun di Desa Pasanggrahan tindakan pilihan pangan berhubungan dengan status gizi.Kata Kunci : Motif utama pilihan pangan, Pilihan pangan, Status gizi

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2017 2017