Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM]
JURNAL SAINS KOMUNIKASI DAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT [JSKPM] merupakan jurnal ilmiah nasional yang menyajikan artikel-artikel hasil penelitian, review dan editorial dalam ilmu sosiologi, antropologi, politik, komunikasi, ekologi manusia, psikologi sosial, agraria, kependudukan, pendidikan, penyuluhan, tatakelola sumberdaya alam, pengembangan masyarakat dan corporate social responsibility.
Articles
514 Documents
ANALISIS PARTISIPASI NELAYAN DALAM PROGRAM ASURANSI NELAYAN
Muhammad Feriqo Asyya;
Ivanovich Agusta
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 5 No. 2 (2021): JSKPM
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29244/jskpm.v5i2.818
Partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan akan terwujud sebagai suatu kegiatan nyata apabila faktor-faktor yang mendukung ada. Banyak faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi mereka, terutama faktor internal yang mendorong partisipasi dari dalam, karena masyarakat sendiri lah yang mengetahui apa saja yang benar-benar dibutuhkannya saat ini. Pada tahun 2016, guna melindungi nelayan pemerintah meluncurkan program asuransi nelayan. Pelaksanaan program ini tentunya tak lepas dari partisipasi nelayan itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) menganalisis hubungan antara tingkat faktor internal dengan tingkat partisipasi nelayan dalam program asuransi nelayan, dan (2) menganalisis hubungan antara tingkat bentuk partisipasi nelayan dengan tingkat partisipasi nelayan dalam program asuransi nelayan. Penelitian ini menggunaan pendekatan kuantitatif didukung data kualitatif, menggunakan uji korelasi untuk mengetahui hubungan antar dua variabel. Unit analisis dalam penelitian ini adalah individu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi nelayan dalam program asuransi nelayan tinggi, dilihat dari indikator-indikator yang diukur. Kata Kunci: Asuransi nelayan, Faktor internal, Partisipasi masyarakat.
HUBUNGAN TINGKAT KONFLIK AGRARIA DENGAN TINGKAT EFEKTIVITAS PROGRAM MODEL KAMPUNG KONSERVASI
Randi Firman Syah;
Murdianto
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 5 No. 3 (2021): JSKPM
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29244/jskpm.v5i3.828
Program Model Kampung Konservasi (MKK) yang dilaksanakan sejak tahun 2005 dan ditujukan untuk kampung yang berbatasan langsung atau dekat dengan Taman Nasional, yaitu Kampung Sukagalih, Cisarua, Cisalimar 1, Cisalimar 2, dan Cilodor. Program MKK memiliki cita-cita perbaikan taraf ekonomi, kemandirian masyarakat dan juga sebagai jawaban atas konflik agraria yang dewasa ini terjadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif didukung pendekatan kualitatif. Pendekatan kuantitatif menggunakan alat berupa kuesioner dan pendekatan kualitatif yaitu wawancara mendalam menggunakan alat panduan wawancara. Hasil penelitian ini adalah konflik agraria yang ada mayoritas masih tergolong tinggi meskipun tidak sampai pada kekerasan. Selain itu juga efektivitas program model kampung konservasi masih tergolong rendah, hanya pada Kampung Sukagalih saja yang tergolong tinggi. Terdapat hubungan antara konflik agraria dengan efektivitas program, bahwa hanya pada kampung dengan konflik rendah yang dapat melaksanakan program dengan baik. Kata Kunci: Efektivitas, konflik agraria, model kampung konservasi
HUBUNGAN TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT DENGAN DAMPAK EKONOMI LOKAL DALAM PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA MANDEH
Vifian Rasyadi;
Fredian Tonny Nasdian
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 5 No. 3 (2021): JSKPM
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29244/jskpm.v5i3.829
Kekayaan sumber daya alam Indonesia menjadi peluang dalam meningkatkan perekonomian melalui sektor pariwisata. Partisipasi masyarakat diperlukan dalam pengembangan pariwisata guna meningkatkan dampak dan keuntungan yang dihasilkan dari pariwisata tersebut. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat partisipasi masyarakat, menganalisis dampak ekonomi lokal, dan menganalisis hubungan antara tingkat partisipasi dengan dampak ekonomi lokal dalam pengembangan Kawasan Wisata Mandeh. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan menggunakan pendekatan kuantitatif didukung data kualitatif. Pemilihan responden menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah responden sebanyak 30 orang dan pemilihan informan dilakukan secara sengaja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Kampung Baru memiliki partisipasi yang tinggi dalam mengembangkan Kawasan Wisata Mandeh. Dampak ekonomi yang dirasakan pun tergolong tinggi, tetapi tidak berhubungan dengan tingkat partisipasi masyarakat Kampung Baru karena pihak yang paling berperan dalam pengembangan Kawasan Wisata Mandeh adalah pihak eksternal (pemerintah, pihak swasta, dan donatur). Kata kunci: Keikutsertaan, kesejahteraan, pariwisata.
HUBUNGAN EFEKTIVITAS PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DENGAN TINGKAT KEBERDAYAAN MASYARAKAT
Huky Arvi Loany;
Murdianto
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 5 No. 3 (2021): JSKPM
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29244/jskpm.v5i3.830
Perkembangan dunia usaha dewasa ini semakin berkembang seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin modern dan menghubungkan antar bagian wilayah manapun. Untuk menghadapi perkembangan tersebut perusahaan perlu cermat dan bijak dalam setiap kebijakan bisnis yang akan dilaksanakan karena menjadi perhatian berbagai pihak termasuk masyarakat apapun kebijakan dan tindakan yang dilakukan oleh perusahaan untuk mengembangkan usahanya, perusahaan tidak hanya mementingkan aspek ekonomi semata, perusahaan dituntut untuk memiliki kontribusi terhadap aspek sosial dan lingkungan atau disebut dengan Corporate Social Responsibility (CSR), salah satunya CSR Pertamina TBBM Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan efektivitas program CSR dengan keberdayaan Masyarakat di Desa Kertajaya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Penelitian ini menggunakan kombinasi pendekatan kuantitatif dan pendekatan kualitatif. Pendekatan kuantitatif dilakukan dengan metode sensus menggunakan instrumen kuesioner sedangkan pendekatan kualitatif didapatkan melalui panduan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara tingkat efektivitas program CSR dengan tingkat keberdayaan masyarakat. Kata Kunci: CSR, efektivitas, keberdayaan.
ANALISIS STRATEGI DAN KERENTANAN NAFKAH RUMAH TANGGA NELAYAN DI KAWASAN EKOWISATA
Iqbal Rahmat Gani;
Arya Hadi Dharmawan
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 5 No. 3 (2021): JSKPM
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29244/jskpm.v5i3.831
Kawasan ekowisata yang berada di Nagari Mandeh Kabupaten Pesisir Selatan membagi dua jenis rumah tangga nelayan berdasarkan sumber nafkahnya, yaitu rumah tangga nelayan penuh dan rumah tangga nelayan ekowisata. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengidentifikasi sistem nafkah, strategi nafkah serta modal nafkah yang dilakukan oleh rumah tangga nelayan serta menganalisis hubungan strategi nafkah dengan kerentanan nafkah yang dialami oleh rumah tangga nelayan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan dua jenis rumah tangga nelayan di Nagari Mandeh memiliki strategi nafkah dan tingkat kerentanan yang berbeda. Rumah tangga nelayan penuh lebih rentan di bandingkan dengan rumah tangga nelayan ekowisata. Hal ini karena sistem modal nafkah yang dimiliki rumah tangga nelayan penuh tidak mampu dimanfaatkan secara optimal serta strategi nafkah yang tidak beragam yang dimiliki oleh rumah tangga nelayan penuh di bandingkan rumah tangga ekowisata. Kata kunci : Kerentanan nafkah, Rumah tangga nelayan, Strategi nafkah
EFEKTIVITAS PROGRAM SEKOLAH IBU
Dinda Karunia Putri;
Ninuk Purnaningsih
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 5 No. 3 (2021): JSKPM
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29244/jskpm.v5i3.832
Program Sekolah Ibu merupakan salah satu upaya pemberdayaan perempuan yang dirancang untuk menjadikan keluarga lebih harmonis. Kelurahan Situgede menjadi salah satu tempat pelaksanaan program sekolah ibu yang ada di Kota Bogor, program sekolah ibu bertujuan untuk menambah pengetahuan seorang istri atau ibu tentang mempertahankan keutuhan keluarga dan menguatkan peran dan fungsi keluarga. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan karakteristik individu, manajemen program serta mencari hubungan efektivitas program sekolah ibu dengan dampak program sekolah ibu yang dilakukan oleh alumni yang terletak di Kelurahan Situgede. Subjek responden pada penelitian ini berjumlah 58 orang yang tergabung ke dalam program tersebut. Alat pengukuran data yang digunakan ialah kuesioner dan metode wawancara mendalam. Teknik analisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji kolerasi pada Rank Spearman. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara karakteristik individu dan managemen program terhadap efektivitas program sekolah ibu, tetapi terdapat hubungan antara efektivitas program sekolah ibu dengan dampak program sekolah ibu (mutual understanding). Kata Kunci: Pemberdayaan Perempuan, Sekolah Ibu
HUBUNGAN KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN FAKTOR LINGKUNGAN DENGAN TINGKAT PENGGUNAAN MEDIA INTERNET
Irza Farabi Wibowo;
Pudji Muljono
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 5 No. 3 (2021): JSKPM
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29244/jskpm.v5i3.833
Dewasa ini, media komunikasi muncul sebagai solusi untuk mengatasi keterbatasan akses petani terhadap sumber informasi pertanian. Media internet atau media digital merupakan salah satu jenis media komunikasi yang sesuai untuk mendiseminasikan informasi pertanian. Namun, penggunaan media internet juga dipengaruhi oleh beberapa faktor yang dapat dikategorikan sebagai karakteristik individu dan faktor lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara karakteristik individu dan faktor lingkungan dengan tingkat penggunaan media internet serta menjelaskan bagaimana informasi yang telah didapatkan dari penggunaan media internet tersebut dimanfaatkan oleh anggota kelompok tani (poktan) Tunas Mandiri di Desa Citayam, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa indikator yang memiliki hubungan dengan tingkat penggunaan internet adalah usia petani, tingkat pendidikan, tingkat pendapatan, tingkat kepemilikan media internet, ketersediaan media komunikasi konvensional, dan keterjangkauan biaya akses internet. Selanjutnya, sebagian besar petani memanfaatkan informasi pertanian dari internet sebagai bahan pembelajaran dalam berusahatani. Kata kunci: Informasi pertanian, kelompok tani, media komunikasi.
HUBUNGAN REFORMA AGRARIA DENGAN PENINGKATAN KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA PETANI
Afriliyeni;
Martua Sihaholo;
Rai Sita
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 5 No. 3 (2021): JSKPM
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29244/jskpm.v5i3.834
Salah satu penyebab kemiskinan di pedesaan adalah rendahnya akses petani terhadap tanah serta belum optimalnya pendayagunaan sumberdaya lahan pertanian. Reforma agaria menjadi salah satu solusi untuk mengentaskan kemiskinan. Hal ini dikarenakan reforma agraria merupakan penataan kembali struktur penguasaan kepemilikan tanah yang lebih adil yang mana diharapkan mampu menciptakan pemerataan dan keadilan dalam pemilikan tanah sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani di pedesaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis reforma agraria dilihat dari aspek asset reform dan access reform, menganalisis peningkatan kesejahteraan petani, serta menganalisis hubungan reforma agraria dengan peningkatan kesejahteraan rumah tangga petani. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif Data kuantitatif dioleh menggunakan analisis Rank Spearman Correlation dengan pemilihan responden menggunakan metode survei. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan tingkat asset reform pada kategori rendah, kehadiran access reform dan peningkatan kesejahteraan pada kategori sedang. Pada penelitian iniditemukan hubungan redengan kesejahteraan rumah tangga petani, sedangkan kehadiran access reform tidak memiliki hubungan dengan kesejahteraan rumah tangga petani. Kata kunci: Lahan, kesejahteraan, reforma agraria
FUNGSI PEKARANGAN PADA RUMAH TANGGA PERDESAAN
Sri Devi Wahyuni
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 5 No. 3 (2021): JSKPM
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29244/jskpm.v5i3.835
Keberadaan dan fungsi pekarangan saat ini dipertanyakan seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk dan semakin berkurangnya sumber daya lahan. Beberapa riset sebelumnya menunjukkan bahwa pekarangan bagi masyarakat perdesaan Jawa memiliki fungsi kultural dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik dan fungsi pekarangan pada rumah tangga serta menganalisis hubungan antara keduanya. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan mengambil sampel sebanyak 60 rumah tangga yang memiliki pekarangan, kemudian dipilih dengan teknik stratified random sampling. Data kuantitatif yang dianalisis didukung dengan data kualitatif. Hubungan antar variabel dianalisis dengan uji tabulasi silang (crosstab) dan uji korelasi rank spearman. Penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) terdapat hubungan yang signifikan antara variabel keragaman jenis usaha pekarangan dengan fungsi ekonomi pekarangan, namun pada variabel keragaman jenis usaha pekarangan tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan fungsi sosial pekarangan, (2) tidak terdapat hubungan yang signifikan antara variabel luas lahan dengan fungsi ekonomi maupun fungsi sosial pekarangan. Kata kunci: fungsi pekarangan, pekarangan, rumah tangga
SIKAP PETANI ATAS PERALIHAN FUNGSI LAHAN PERTANIAN KE NON PERTANIAN DI KELURAHAN PASIR PUTIH, SAWANGAN, DEPOK
Ratu Monita Citra Pratiwi;
Anna Fatchiya
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 5 No. 3 (2021): JSKPM
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29244/jskpm.v5i3.836
Sikap adalah reaksi individu terhadap suatu objek yang dipengaruhi adanya stimulus. Sementara sikap petani atas peralihan fungsi lahan adalah dorongan-dorongan dari dalam diri petani dan reaksi terhadap alih fungsi lahan yang mereka hadapi. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana sikap petani atas peralihan fungsi lahan kebun ke non pertanian di Kelurahan Pasir Putih Sawangan Depok dan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi timbulnya sikap tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survei. Data kuantitatif didukung dengan data kualiatif. Metode kuantitatif diuji dengan uji regresi dan pemilihan responden menggunakan teknik accidental. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 30 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sikap petani atas peralihan fungsi lahan pertanian ke non pertanian terkait perubahan luas lahan, peralihan profesi, dan perubahan pendapatan rata-rata sudah sampai tahap receiving dan responding. Selanjutnya faktor yang memengaruhi sikap petani atas peralihan fungsi lahan adalah faktor eksternal. Faktor eksternal dicerminkan oleh ketersediaan air, harga jual lahan, dan dorongan dari pihak luar. Kata Kunci: alih fungsi lahan, pertanian, petani, sikap.