cover
Contact Name
Mahmudi Siwi
Contact Email
Mahmudi Siwi
Phone
-
Journal Mail Official
mahmudisiwi@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM]
ISSN : 23388021     EISSN : 23388269     DOI : -
JURNAL SAINS KOMUNIKASI DAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT [JSKPM] merupakan jurnal ilmiah nasional yang menyajikan artikel-artikel hasil penelitian, review dan editorial dalam ilmu sosiologi, antropologi, politik, komunikasi, ekologi manusia, psikologi sosial, agraria, kependudukan, pendidikan, penyuluhan, tatakelola sumberdaya alam, pengembangan masyarakat dan corporate social responsibility.
Arjuna Subject : -
Articles 514 Documents
KAPASITAS ADAPTIF KOMUNITAS NELAYAN DALAM MENGHADAPI KERUSAKAN EKOSISTEM LAUT Eryanti Sihol Marito Hutagaol
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 4 No. 6 (2020)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v4i6.751

Abstract

ABSTRACTDisasters are potentially traumatic that are collectively experienced. Marine ecosystem damage causes the productivity of fishermen to be disturbed so that the welfare of fishermen decreases. The purpose of this study are to analyze the adaptive capacity and collective action through fishing community resilience towards marine ecosystem damage. The approach used in this study is quantitative approach supported by qualitative data with an online survey method. Data collection was done online due to the corona virus pandemic. The respondents were selected by accidental sampling with 30 respondents. The results of the study show that community adaptive capacity is high towards marine ecosystem damage in the form of collective action. There are still some community members who do not understand the purpose of carrying out activities, but they have already participated so that they are resilient in the form of increasing welfare, closeness of community relation and supporting facilities for fishermen productivity. Keywords: adaptive capacity, collective action, community resilience  ABSTRAKBencana merupakan peristiwa yang berpotensi traumatis yang secara kolektif dialami. Kerusakan ekosistem laut menyebabkan produktivitas nelayan terganggu sehingga kesejahteraan nelayan ikan menurun. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kapasitas adaptif dan aksi kolektif dalam resiliensi komunitas nelayan menghadapi kerusakan ekosistem laut. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif didukung data kualitatif dengan metode survei secara online. Pemilihan responden dilakukan secara accidental sampling dengan jumlah responden sebanyak 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas adaptif komunitas nelayan tinggi dalam menghadapi kerusakan ekosistem laut dengan melakukan perubahan dalam bentuk aksi kolektif. Masih ada sebagian anggota komunitas yang kurang memahami tujuan pelaksanaan kegiatan namun mereka sudah berpatisipasi sehingga resilien dalam bentuk peningkatan kesejahteraan, keeratan hubungan dalam komunitas dan perbaikan sarana penunjang produktivitas nelayan. Kata kunci: aksi kolektif, kapasitas adaptif, resiliensi komunitas
ANALISIS GENDER PADA KEBERHASILAN PROGRAM KAMPUNG KELUARGA BERENCANA (KB) Vallenxena Liandra; Ratri Virianita
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 5 No. 1 (2021): JSKPM
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v5i1.793

Abstract

Program Kampung KB adalah miniatur pelaksanaan program KB secara terpadu dan komprehensif di tingkat desa maupun dusun. Adanya Kampung KB ini dapat meningkatkan capaian KB aktif dan kesejahteraan desa maupun dusun. Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) menggambarkan tingkat pembagian kerja pada rumahtangga peserta program Kampung KB, 2) melihat wujud kesetaraan dan keadilan gender pada program Kampung KB, khususnya Kampung KB Jasem, dan 3) menganalisis hubungan antara tingkat pembagian kerja pada rumahtangga peserta program Kampung KB dengan tingkat kesetaraan dan keadilan gender pada program tersebut, serta 4) menganalisis hubungan antara tingkat kesetaraan dan keadilan gender pada program Kampung KB dengan tingkat keberhasilannya. Penelitian ini dilaksanakan di Kampung KB Jasem, DI Yogyakarta dengan unit analisis rumahtangga Pasangan Usia Subur sebanyak 50 rumahtangga yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Uji korelasi menggunakan Rank Spearman menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pembagian kerja pada rumahtangga peserta program Kampung KB dengan tingkat kesetaraan dan keadilan gender pada program tersebut, namun tidak ada hubungan antara tingkat kesetaraan dan keadilan gender pada program Kampung KB dengan tingkat keberhasilannya. Kata Kunci: Keberhasilan program, Kesetaraan dan keadilan gender, Program Kampung KB
ANALISIS PERILAKU PEMILAHAN SAMPAH BERDASARKAN THEORY OFPLANNED BEHAVIOR SELAMA PANDEMI COVID-19 Naila Humaira; Sriwulan Ferindian Falatehan
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 5 No. 1 (2021): JSKPM
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v5i1.794

Abstract

Partisipasi anggota komunitas dalam bank sampah dianggap dapat mengurangi masalah lingkungan yaitu penumpukan sampah. Namun peran berbeda antara pengurus dan anggota serta situasi pandemi COVID-19 yang terjadi dapat mempengaruhi intensi dan perilaku memilah sampah. Menerapkan perilaku memilah sampah tidak selamanya berkelanjutan karena dipengaruhi intensi individu di tingkat komunitas. Intensi menampilkan suatu perilaku dapat ditelaah dari sikap, norma subjektif, dan persepsi kontrol perilaku dalam kerangka Theory of Planned Behavior .Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah mengetahui: (1) Hubungan intensi dengan perilaku memilah sampah saat pandemi; (2) Faktor yang berhubungan dengan intensi memilah sampah saat pandemi; (3) Pengaruh perbedaan status keanggotaan pada bank sampah pada intensi dan perilaku memilih sampah saat pandemi dan sebelum pandemi; serta (4) Pengaruh situasi pada perbedaan intensi dan perilaku memilah sampah situasi saat pandemi dan kembali normal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei pada 54 orang anggota bank sampah di Kabupaten Bogor dan didukung dengan data kualitatif. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji korelasi Pearson, uji Independent-sample t-test, dan Paired-sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara intensi dengan perilaku memilah sampah saat terjadi pandemi COVID-19 sebesar 0.270 (p=0,048). Sikap merupakan prediktor utama yang mempengaruhi intensi untuk menerapkan perilaku memilah sampah organik dan an-organik. Ditemukan perbedaan yang signifikan antara intensi memilah sampah di masa pandemi dan saat kembali normal. Tidak ada dukungan data mengenai perbedaan intensi memilah sampah saat situasi pandemi akibat perbedaan status keanggotaan bank sampah; maupun perbedaan perilaku memilah sampah saat dan sebelum pandemi. Kata Kunci: Intensi, Situasi pandemi, Partisipasi, Perilaku memilah sampah, Status keanggotaan
DAMPAK ZONASI TAMAN NASIONAL KEPULAUAN SERIBU TERHADAP STRATEGI NAFKAH NELAYAN Namiratul Halimah; Melani Abdulkadir-Sunito
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 5 No. 1 (2021): JSKPM
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v5i1.795

Abstract

Kepulauan Seribu merupakan salah satu Kawasan Taman Nasional dengan peraturan zonasi yang berlaku saat ini pada SK. 386/KSDAE/SET/KSA.0/9/2016. Akibat penetapan menjadi Taman Nasional, nelayan harus melakukan penyesuaian strategi nafkah dan penghidupannya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dampak zonasi laut akibat penetapan Taman Nasional terhadap strategi nafkah nelayan. Penelitian ini dialakukan di Pulau Harapan menggunakan metode kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif. Responden dari penelitian ini adalah 30 rumah tangga nelayan yang dipilih secara purposif dan dibagi dua kelompok berdasarkan ukuran kapal penangkap ikan. Perubahan zonasi Taman Nasional dikaji dari aspek pemerintahan, kesesuaian pemanfaatan zona, dan rencana pembangunan wilayah. Hasil penelitian menyatakan bahwa setiap kelompok nelayan memiliki strategi nafkah yang berbeda, sebagai akibat dari pemanfataan modal nafkah yang berbeda. Secara umum, nelayan di Pulau Harapan memanfaatkan maksimun modal alam dan minimum modal finansial. Nelayan besar lebih memanfaatkan modal manusia yaitu tenaga kerja aggota rumah tangga dan modal sosial yaitu jaringan dengan ABK dan tengkulak, sedangkan nelayan kecil lebih memanfaatkan modal fisik. Kata kunci: Modal nafkah, Strategi nafkah, Zonasi Taman Nasional
Efektivitas Instagram sebagai Media Promosi Produk "Rendang Uninam" Ari Ramadan; Anna Fatchiya
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 5 No. 1 (2021): JSKPM
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v5i1.796

Abstract

Salah satu media sosial yang digunakan oleh usaha “Rendang Uninam” untuk mempromosikan produknya adalah Instagram. Penggunaan Instagram dipilih karena Instagram merupakan salah satu media sosial yang sangat populer di kalangan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas promosi produk “Rendang Uninam” melalui Instagram. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan efektivitas promosi produk “Rendang Uninam” melalui media sosial Instagram. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan cara menyebarkan kuesioner online. Kemudiandilanjutkan dengan wawancara bersama pemilik usaha, admin dan karyawan sebagai informan. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 60 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram cukup efektif untuk menstimulasi perhatian (attention) responden, akan tetapi belum efektif dalam memunculkan ketertarikan (interest), keinginan (desire) responden untuk membeli, serta membuat responden untuk melakukan tindakan (action) membeli. Efektivitas promosi melalui media sosial Instagram ini berhubungan dengan aktivitas promosi yang dilakukan oleh akun @rendang_uninam yaitu tingkat daya tarik pesan, gaya pesan, tingkat keakuratan dan kejelasan pesan, dan frekuensi penyampaian pesan.
PERANAN MODAL SOSIAL DALAM RESILIENSI KOMUNITAS RAWAN BENCANA TSUNAMI Isnaeni Alfi Kurnia; Nurmala Katrina Pandjaitan
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 5 No. 1 (2021): JSKPM
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v5i1.797

Abstract

Bencana Tsunami membawa dampak yang sangat besar bagi komunitas, bukan hanya korban jiwa tetapi juga kehilangan harta benda. Resiliensi komunitas menunjukkan kemampuan komunitas untuk mampu menghadapi bencana yang mengancam keberfungsian komunitas. Modal sosial adalah salah satu elemen yang diharapkan berperan untuk membangun aksi kolektif diantara anggota komunitas agar dapat bertahan dalam situasi kritis. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis modal sosial komunitas, menganalisis resiliensi komunitas menghadapi bencana Tsunami, dan menganalisis peranan modal sosial terhadap resiliensi komunitas menghadapi bencana Tsunami. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan menggunakan pendekatan kuantitatif didukung data kualitatif. Pemilihan responden dilakukan menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah responden sebanyak 50 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resiliensi komunitas belum tercapai, dimana komunitas belum mampu membangun aksi kolektif untuk mengatasi berbagai masalah dan masih bergantung pihak eskternal. Meskipun modal sosial tergolong tinggi, namun anggota komunitas cenderung individualis untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi. Salah satu penyebabnya adalah kurang berperannya pemimpin komunitas karena tidak tinggal bersama dengan anggota komunitasnya di hunian sementara (Huntara) sehingga interaksi antar anggota komunitas menjadi terbatas dan tidak ada koordinasi yang baik untuk melakukan aksi bersama dalam mengatasi berbagai masalah yang dihadapi. Kata kunci: Aksi kolektif, Modal sosial, Resiliensi komunitas, Tsunami
PERAN GENDER BURUH PERKEBUNAN KELAPA SAWIT Hotma Yuli Kasih Theresia; Ekawati Sri Wahyuni
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 5 No. 1 (2021): JSKPM
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v5i1.799

Abstract

Kelapa sawit menduduki peringkat pertama sebagai penghasil devisa negara Indonesia terbesar dan merupakan komoditas unggulan di Jawa Barat, dan juga menyerap tenaga kerja laki-laki dan perempuan. Penelitian ini akan menjelaskan situasi dan kondisi buruh laki-laki dan perempuan di tempat kerja dan di rumah tangga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus di perkebunan kelapa sawit PTPN VIII Kebun Cimulang. Responden pada penelitian terdiri dari 23 orang buruh Pemeliharaan, 18 orang buruh perempuan dan 5 orang buruh laki-laki. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan peran di rumah tangga yaitu beban kerja ganda bagi buruh perempuan berupa pekerjaan publik, domestik, bahkan sampingan. Di tempat kerja, perbedaan peran antara buruh laki-laki dan perempuan terjadi pada kegiatan chemist. Secara garis besar, berdasarkan total pendapatan rumah tangga, sebesar 75% rumah tangga responden termasuk kategori miskin sedangkan 25% lainnya termasuk kategori tidak miskin, jika dibandingkan dengan garis kemiskinan Kabupaten Bogor. Kata Kunci: Laki-laki, Perempuan, Perkebunan, Rumah tangga
FAKTOR-FAKTOR YANG BERKAITAN DENGAN KOHESIVITAS KELOMPOK DAN ADOPSI TEKNOLOGI IPB PRIMA Dian Purnama Soleha; Amiruddin Saleh
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 5 No. 1 (2021): JSKPM
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v5i1.800

Abstract

DINA PURNAMA SOLEHA. Faktor-Faktor yang Berkaitan dengan Kohesivitas Kelompok dan Adopsi Teknologi IPB Prima. Dibimbing oleh AMIRUDDIN SALEH. Komunitas Estate Padi (KEP) merupakan wadah sejumlah petani yang melakukan usaha bersama dalam satu kesatuan manajemen yang dikelola oleh Forum Perwakilan Petani Pemilik dan Penggarap (FP4L). Kegiatan yang dilakukan dalam komunitas ini adalah salah satunya penggunaaan teknologi IPB Prima yaitu teknologi dengan pengembalian jerami ke lahan, aplikasi pupuk hayati IPB Bio, mekanisasi pertanian, dan penyuluhan atau pendampingan. Penelitian bertujuan untuk mengidetifikasi dan menganalisis hubungan antara karakteristik anggota, karakteristik kelompok, dukungan kelembagaan, kepemimpinan FP4L, kohesivitas kelompok, dan adopsi teknologi IPB Prima. Penelitian ini menggunakan 30 orang anggota KEP Mekar Kesuma Tani yang dijadikan sampel. Analisis hubungan menggunakan korelasi rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan kohesivitas kelompok adalah kepemimpinan F4PL dan frekuensi pertemuan kelompok dan faktor-faktor yang berhubungan dengan adopsi teknologi IPB Prima di antaranya adalah karakteristik anggota, dukungan kelembagaan, kepemimpinan FP4L, dan ketertarikan terhadap fungsi dan kegiatan kelompok. Kata kunci: Adopsi, Kohesivitas, Komunitas estate padi, Teknologi IPB Prima.
HUBUNGAN PERAN PEMIMPIN DENGAN KEBERHASILAN USAHA BUDIDAYA IKAN HIAS Aini Zuryati; Zessy Ardinal Barlan
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 5 No. 1 (2021): JSKPM
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v5i1.801

Abstract

Kepemimpinan merupakan faktor utama yang mampu mengorganisasikan anggotanya untuk mencapai tujuan bersama. Peran pemimpin dalam sebuah kelompok usaha mempunyai pengaruh yang sangat besar jika pemimpin berhasil menjalankan perannya dengan baik. UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) Budidaya ikan hias di Desa Ciherang merupakan salah satu UMKM yang telah memiliki prestasi dalam pengembangan usahanya. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan peran pemimpin dengan keberhasilan usaha budidaya ikan hias di Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Data dianalisis menggunakan tabel frekuensi dan uji korelasi Rank Spearman untuk mengetahui hubungan pada kedua variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara variabel peran pemimpin dengan keberhasilan usaha. Namun jika dilihat dari indikator peran pemimpin, terdapat dua indikator yang berhubungan signifikan dengan keberhasilan usaha, yakni peran pemimpin dalam memfasilitasi tercapainya tujuan dan peran pemimpin dalam menampung aspirasi anggotanya. Kata Kunci: Keberhasilan usaha, peran pemimpin, UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah).
DINAMIKA KELOMPOK DAN KEBERHASILAN USAHA PADA PETANI TEH DAN KOPI DI GARUT Flora Meilfania Putri; Asri Sulistiawati
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 5 No. 1 (2021): JSKPM
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v5i1.803

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis dinamika kelompok petani kopi dan teh serta peranannya terhadap keberhasilan usaha. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dilakukan dengan metode survei menggunakan kuesioner dan data kualitatif didapatkan melalui panduan wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan empat kelompok tani memiliki anggota yang mayoritas mempunyai umur dan pendidikan yang rendah. Mayoritas anggota Poktan Berkah Tani baru bergabung dengan kelompok, sementara Poktan Pamulihan, Melati, serta Pelita VB anggotanya sudah lama bergabung dengan kelompok. Poktan berkah tani dan Melati memiliki anggota yang mayoritas sering mengikuti pelatihan, sementara Poktan Pamulihan dan Pelita VB mayoritas anggota sedikit mengikuti pelatihan. Hubungan antara karakteristik anggota dengan dinamika kelompok hanya beberapa yang signifikan, begitu juga dengan hubungan antara dinamika kelompok dan keberhasilan usaha. Perbedaan antara kelompok tani kopi dan teh terletak di norma, peran, groupthink, dan pemenuhan kebutuhan materi. Kata Kunci: Kelompok, Dinamika kelompok, Keberhasilan usaha

Filter by Year

2017 2025