cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)
ISSN : -     EISSN : 26138972     DOI : -
Core Subject : Education,
Early Childhood Education Indonesian Journal (ECEIO adalah jurnal berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Prodi PG-PAUD Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Palu.Jurnal ini menerima tulisan ilmiah berupa laporan penelitian (Original article research paper) dengan focus dan scope bidang Pendidikan Anak Usia Dini.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2: Mei 2020" : 6 Documents clear
Meningkatkan Kognitif Anak Usia Dini Melalui Metode Bernyanyi di Kelompok B TK Al-Khairaat Poi : Increasing Cognitive of Early Childhood Through Singing Method at Group B of Kinderkarten Alchairaat Poi Dewi Murni; Asri Hente; Nurmiati
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 3 No. 2: Mei 2020
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v3i2.2073

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah apakah kemampuan kognitif anak dalam mengenal dan memahami konsep bilangan dan lambang bilangan angka 1-10 meningkat melalui metode bernyanyi? Dan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan kognitif anak dalam mengenal dan memahami konsep bilangan dan lambang bilangan angka 1-10 melalui metode bernyanyi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yang dilakukan secara bersiklus. Teknik pengumpulan data mengunakan lembar observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan pendekatan deskiptif kualitatif dan kuantitatif yaitu data yang diperoleh diubah ke dalam bentuk persentase. Kognitif anak usia dini di kelompok B TK Al-Khairaat Poi dapat ditingkatkan melalui metode bernyanyi. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari adanya peningkatan persentase dari tahap pra tindakan dan setelah dilakukan tindakan kelas. Hasil observasipada tahap pra tindakan menunjukkan bahwa beluma ada anak yang berkriteria berkembang sangat baik (BSB) atau mendapatkan persentase 75%. Setelah adanya tindakan siklus I dan tindakan siklus II mengalami peningkatan serta sudah mencapai ketuntasan indicator keberhasilan yang telah direncanakan oleh peneliti yaitu BSB. Persentase yang dicapai dari 15 orang anak sudah melebihi dari indicator keberhasilan yang direncanakan yaitu 75%. Dari 15 orang anak terdapat 12 orang anak yang masuk kategori BSB dengan persentase keberhasilan 80% dan 3 orang anak dengan persentase 20% yang belum masuk kategori BSB akan diramedialkan. Maka penelitian tindkan kelas dihentikan pada siklus II.
Peran Guru dalam Mengembangkan Motorik Kasar Anak Melalui Permainan Tradisional Lari Karung di Kelompok B Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu (Tkit) Ibnul Mubarok Kecamatan Palu Timur: The Role of Teachers in Developing Children's Gross Motoric Through Traditional Sack Running Games in Group B of the Integrated Islamic Kindergarten (Tkit) Ibnul Mubarok, East Palu Districti Nurlaelah Dala; Abdul Salam
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 3 No. 2: Mei 2020
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v3i2.2074

Abstract

Penelitian ini merupakan model permainan tradisional lari karung yang diterapkan dalam rangka pengembangan motorik kasar anak, orientasi pembelajaran belum melibatkan anak secara aktif secara fisik karena guru hanya memperkenalkan dan belum menunjukkan kepada anak bahwa lari karung merupakan bentuk permainan tradisional. yang perlu mereka ketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dan upaya guru, serta faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangan keterampilan motorik kasar anak melalui permainan tradisional lari karung di Kelompok B TKIT Ibnul Mubarok Kecamatan Palu Timur. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan: Peran dan upaya guru dalam mengembangkan motorik kasar anak melalui permainan tradisional lari karung adalah membuat RPPH, menyiapkan alat permainan, mengatur posisi anak, memberikan arahan kepada anak, mencontohkan cara bermain, memberikan kesempatan kepada anak untuk bermain, memberikan dukungan kepada anak, menanyakan tanggapan anak dan mengevaluasi hasil kegiatan. Faktor penghambat guru dalam mengembangkan motorik kasar anak melalui permainan tradisional lari karung di Kelompok B TKIT Ibnul Mubarok Kabupaten Palu Timur dikarenakan pada masa Pandemi Covid-19, sehingga penerapan permainan tradisional lari karung tidak optimal. Faktor pendukungnya adalah tersedianya sarana dan prasarana untuk mendukung proses pembelajaran, profesionalisme guru yang sangat tinggi, dan suasana sekolah yang kondusif (jauh dari keramaian).
Meningkatkan Motorik Kasar Anak Melalui Kegiatan Tari Kreasi Sederhana di TK Aisyiyah Mayoa Poso: Increasing Hard Motoric of Child Through Activity of Simple Creative Dance at TK Aisyiyah Mayoa Poso Bahraeni; Abdul Munir; Mustamin Idris
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 3 No. 2: Mei 2020
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v3i2.2075

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah apakah kegiatan tari kreasi sederhana dapat meningkatkan motorik kasar anak di TK Aisyiyah Mayoa Poso ? Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motorik kasar anak melalui kegiatan tari kreasi sederhana di TK Aisyiyah Mayoa Poso, yang melibatkan 15 orang anak terdiri dari 7 orang anak laki-laki dan 8 orang anak perempuan. Objek penelitian ini adalah meningkatkan motorik kasar anak. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yang dilakukan secara bersiklus. Teknik pengumpulan datanya menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Teknik analisis datanya adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Dari data yang dikumpulkan pada pra tindakan, untuk aspek kelincahan, untuk kategori Berkembang Sangat baik (BSB) belum ada anak yang masuk kategori tersebut, (13,33%) kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), (80,00%) kategori Mulai Berkembang (MB), dan (6,67%) kategori Belum Berkembang (BB). Kelenturan, belum ada anak yang masuk kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), (33,33%) kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), (46,67%) kategori Mulai Berkembang (MB), dan (20,00%) kategori Belum Berkembang (BB). Keseimbangan, belum ada anak yang masuk kategori Berkembang Sangat baik (BSB), (6,67%) kategoti Berkembang Sesuai Harapan (BSH), (86,66%) kategori Mulai Berkembang (MB), dan (6,67%) kategori Belum Berkembang (BB). Berdasarkan hasil pengamatan tindakan siklus I pertemuan pertama dan kedua, bahwa belum ada anak yang mendapatkan kategori Berkembang Sangat baik (BSB) melainkan peningkatan yang dicapai anak sudah masuk berkembang sesuai harapan, maka dilanjutan ke siklus II pertemuan pertama dan pertemuan kedua. Melihat persentase yang diperoleh dari hasil pengamatan tindakan siklus II pertemuan pertama dan kedua, jelas terlihat bahwa persentase yang diperoleh dari 3 aspek kelincahan, kelenturan, dan kseimbangan pengamatan meningkatkan motorik kasar anak melalui kegiatan tari kreasi sederhana telah mencapai persentase keberhasilan yaitu BSB (Berkembangan Sangat Baik) dengan perolehan presentase kebarhasilan 80% dari 15 anak yaitu 12 orang anak dan 3 orang anak mendapatkan kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) memperoleh nilai 20%. Maka dengan demikian penelitian berhenti pada siklus II pertemuan kedua.
Meningkatkan Minat Belajar Anak Melalui Penerapan Media Puzzle di Kelompok A TK Jabal Rahmah Palu: Increasing Children’s Learning Interest Through Application of Puzzle Media at Group A Jabal Rahma Kindergarten Palo Marlina Anggreyni; Abdul Munir; Fitriani Ayuningtias
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 3 No. 2: Mei 2020
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v3i2.2076

Abstract

Dari rumusan masalah penelitian ini dapat diketahui apakah melalui penerapan media puzzle dapat meningkatkan minat belajara anak di Kelompok A TK Jabal Rahma Palu? Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan minat belajar anak melalui media puzzle di Kelompok A TK Jabal Rahma Palu. Subjek penelitian adalah anak kelompok A yang berjumlah 12 orang anak terdiri atas 5 orang anak laki-laki dan 7 orang anak perempuan. Penelitian ini menggunakan desain Kemmis dan Mc. Taggart yang dilakukan secara bersiklus. Setiap siklus dilakukan dua kali pertemuan di kelas dan setiap siklus terdiri empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan dengan cara observasi, dan dokumentasi dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Berdasarkan penelitan yang telah dilaksanakan Pada hasil penelitian sebelum tindakan diketahui dari 12 anak yang menjadi subjek penelitian pada aspek senang, 0% BSB, 8,33% BSH, 33,33% MB dan 58,34% BB. Pada aspek semangat, 0% BSB, 0% BSH, 50,00% MB dan 50,00% BB. Pada aspek keaktifan, 8,33% BSB baik, 0% BSH, 41,67% MB dan 50,00% BB. Pada tindakan siklus I pertemuan pertama diketahui pada aspek senang, 0% BSB, 0% BSH, 66,67% MB dan 33,33% BB. Pada aspek semangat, 0% BSB, 25,00% BSH, 66.67% MB dan 8,33% BB. Pada aspek keaktifan, 0% BSB, 0% BSH, 75,00% MB dan 25,00% BB. Kemudian pada pertemuan kedua diketahui pada aspek senang, 0% BSB, 8,33% BSH, 91,67% MB dan 0% BB. Pada aspek semangat, 0% BSB, 41,67% BSH, 58,33% MB dan 0% BB. Pada aspek keaktifan, 0% BSB, 8,33% BSH, 75,00% MB dan 16,67% BB. Pada tindakan siklus II pertemuan pertama diketahui pada aspek senang, 0% BSB, 41,67% BSH, 58,33% MB dan 0% BB. Pada aspek semangat, 0% BSB, 50,00% BSH, 50,00% MB dan 0% BB. Pada aspek keaktifan, 0% BSB, 41,67%) BSH, 58,33% MB dan 0% BB. Kemudian pada pertemuan kedua diketahui pada aspek senang, 0% BSB, 75,00% BSH, 25,00% MB dan 0% BB. Pada aspek semangat, 0% BSB, 100% BSH, 0% MB dan 0% BB. Pada aspek keaktifan, 0% BSB, 75,00% BSH, 25,00% MB dan 0% BB. Dari hasil pengamatan pra tindakan kemudian siklus I dan siklus II dapat disimpulkan bahwa media puzzle dapat meningkatkan minat belajar anak dengan presentase klasikal 75%. Oleh karena itu peneliti menyimpulkan bahwa pelaksanaan tindakan siklus II berhasil dan tidak perlu lagi lanjut ke siklus berikutnya.
Upaya Guru Dalam Peningkatan Minat Belajar Anak Selama Pembelajaran Daring Di Tk Jabal Rahma Palu Kelurahan Talise Kecamatan Mantikulore: Increasing Students’ Abilities In Distinguishing Different Taste Though Demonstration Method At Group A Of Tawaeli Posimpotove Kindergarden Megarezky Kiay Demak; Arsyad Said; Syamsidar
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 3 No. 2: Mei 2020
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v3i2.2077

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah minat belajar dimasa pendemik dengan menggunakan pembelajaran daring yang harus dipertimbangkan dalam mendidik anak di lembaga PAUD khususnya Taman Kanak-kanak (TK), bertujuan untuk Menjelaskan upaya guru dalam peningkatan minat belajar anak selama pembelajaran daring, Mengidentifikasi peran guru dalam peningkatan minat belajar anak selama pembelajaran daring, dan Menjelaskan faktor penghambat dan pendukung dalam peningkatan minat belajar anak selama pembelajaran daring. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian yaitu penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dengan cara mereduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Agar yang diperoleh terjamin validitas dan kredibilitasnya, maka pengecekan keabsahan data melalui metode triangguasi. Berdasarkan hasil penelitian dalam Upaya Guru dalam Peningkatan Minat Belajar Anak Selama Pembelajaran Daring di TK Jabal Rahma Palu Kelurahan Talise Kecamatan Mantikulore dapat dikatakan bahwa, Upaya guru dalam peningkatan minat belajar anak selama pembelajaran daring dilakukan melalui perencanaan, pelaksanaan, evaluasi menggunakan media yang menarik minat anak belajar dan penilaian pembelajaran dilakukan secara harian, mingguan, bulanan, portofolio dan periodik. Peran seorang guru dalam peningkatan minat belajar anak selama pembelajaran daring sangat penting, bukan hanya sebatas menetapkan tema tetapi guru juga dituntut lebih kreatif dan inovatif dalam segala hal termaksud pembarian tugas kepada anak-anak agar dapat meningkatkan minat belajarnya. Kemudian dalama kegiatan pembelajaran daring, guru sangat dibutuhkan berperan penting agar anak dapat memahami dan fokus pada apa yang disampaikan oleh guru, selain itu media juga berperan penting dalam pembalajaran. Faktor pendukungnya adalah buku penunjang, pemanfaatan IT, media yang dugunakan harus menarik, peran guru, peran orangtua, suasana dan kondisi saat pembelajaran. Dan Faktor penghambat dalam peningkatan minat belajar anak selama pembelajaran daring adalah sarana dan prasarana, waktu dalam pelaksanaan proses belajar hanya 1 jam, buku penunjang yang dimiliki peserta didik terbatas, kemudian media komunikasi yang masih terbatas dimiliki para orang tua dan jarak rumah antara rumah guru dan beberapa peserta didik jauh.
Meningkatkan Kemampuan Interaksi Sosial Anak Melalui Metode Kerja Kelompok Di Kelompok B Tk Aisyiyah Paranggi: The Efforts Of Increasing Children Hard Motoric Through Game Of Engran Coconut Shell At Group B Of Panasibaja Marawola Barat Kindergarten Muslimah
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 3 No. 2: Mei 2020
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v3i2.2078

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah apakah melalui metode kerja kelompok dapat meningkatkan interaksi sosial anak di kelompok B TK Aisyiyah Paranggi? Dan tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan interkasi sosial anak melalui metode kerja kelompok di kelompok B TK Aisyiyah Paranggi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yang dilakukan secara bersiklus. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif yaitu data yang diperoleh diubah ke dalam bentuk persentase. Dari hasil penelitan yang telah dilaksanakan, maka melalui metode kerja kelompok dapat meningkatkan kemampuan sosial anak di kelompok B TK Aisyiyah Paranggi. Hasil pengamatan pra tindakan saling komunikasi antar anak kategori BSB 0%, 20,00% yang masuk kategori BSH, 53,33% yang masuk kategori MB, dan 26,67% yang masuk kategori BB. Aspek bekerjasama, 0% BSB, 60,00% yang masuk kategori BSH, 40,00% yang masuk kategori MB, dan 0% yang masuk kategori BB. Aspek tolong menolong, 0% yang masuk BSB, 13,33% yang masuk kategori BSH, 66,67% yang masuk kategori MB, dan 20,00% yang masuk kategori BB. Berdasarkan hasil pengamatan tindakan siklus I pertemuan pertama dan kedua, bahwa belum ada anak yang mendapatkan kategori BSB, maka dilanjutan kesiklus II pertemuan pertama dan pertemuan kedua, dari 15 orang anak terdapat 12 orang anak yang mendapatkan kategori BSB dengan nilai 80, yaitu dengan jumlah klasikal yang di dapatkan (80,00 %) dan 3 orang anak mendapatkan kategori BSH memperoleh nilai 20, sehingga nilai yang didapatkan (20,00%). Maka dengan demikian penelitian berhenti pada Siklus II pertemuna kedua.

Page 1 of 1 | Total Record : 6