cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Articles 141 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK DAN ANORGANIK TERHADAP PERKEMBANGAN TANAMAN UBI JALAR UNGGU (IPOMOEA BATATAS) SEBAGAI PELUANG BISNIS Perwira, Ahmad
PEDAGO BIOLOGI Vol 12 No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pbjppb.v12i1.18829

Abstract

Pertanian hidroponik menjadi metode budidaya tanaman yang semakin populer dan efisien dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan. Dalam pertanian hidroponik, pupuk merupakan sumber nutrisi utama bagi tanaman, dan pemilihan jenis pupuk dapat mempengaruhi pertumbuhan dan hasil panen tanaman. Dua jenis pupuk yang umum digunakan adalah pupuk organik dan anorganik. Penggunaan pupuk anorganik, seperti pupuk kimia yang mengandung unsur hara yang diperoleh secara sintetis, cenderung memberikan pertumbuhan yang lebih cepat dan hasil panen yang lebih tinggi dalam pertanian hidroponik. Pupuk anorganik juga mudah diatur dosisnya dan dapat memberikan nutrisi yang tepat sesuai kebutuhan tanaman. Namun, penggunaan pupuk anorganik juga dapat menyebabkan akumulasi garam dan perubahan pH dalam larutan nutrisi, yang dapat berdampak negatif pada tanaman hidroponik. Sementara itu, penggunaan pupuk organik, seperti pupuk yang berasal dari bahan organik alami seperti kompos, pupuk kandang, atau pupuk hijau, dapat memberikan manfaat dalam hal kualitas tanaman dan produk. Pupuk organik dapat meningkatkan ketersediaan nutrisi secara bertahap, meningkatkan aktivitas mikroba dalam sistem hidroponik, dan meningkatkan kesuburan tanah. Pupuk organik juga dianggap sebagai pilihan yang ramah lingkungan, karena dapat mengurangi penggunaan bahan kimia sintetis dan mengurangi risiko pencemaran lingkungan.
EFEKTIVITAS EKSTRA DAUN BIDARA UNTUK MENGATASI INSOMNIA Sugiarto, Hanunah Dina
PEDAGO BIOLOGI Vol 11 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pbjppb.v11i2.19251

Abstract

ABSTRAKDi Indonesia terdapat banyak sekali jenis tanaman obat yang digunakan sebagai bahan baku obat. Beberapa jenis herbal ini juga mengandung fitokimia dan efektivitas serta keamanannya telah teruji secara klinis. Salah satunya adalah Bidara atau dikenal dalam bahasa latin dengan nama Ziziphus mauritiana Lam, berdasarkan penelitian sebelumnya diketahui bahwa kandungan dari Bidara ini sangatlah beragam seperti kandungan alkaloid, flavonoid, fenol, tanin, dan saponin, dll. Insomnia adalah gangguan tidur yang ditandai dengan kesulitan tidur. Beberapa faktor dapat menyebabkan insomnia, seperti: Stres, gangguan mental (depresi, kecemasan, gangguan bipolar atau PTSD), gangguan kesehatan fisik, dll. Saponin merupakan senyawa yang dapat membantu mengatasi insomnia dengan merelaksasikan otot sehingga kualitas tidur dapat meningkat. Selain itu kandungan Alkaloid dan flavonoid menghambat terjadinya depresi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang diuji cobakan kepada 2 penderita insomnia (middle insomnia) selama 6 hari dengan metode filtrasi jelasin perbandingan konsentrasi berapa persen. Dengan penelitian ini dapat disimpulkan daun bidara dijadikan alternatif. Keefektifitasan daun Bidara (Ziziphus mauritiana Lam) responden pertama adalah 62,5% karena insomnia yang diderita sudah kronis sedangkan pada responden kedua efektif 99% mengatasi insomnia. Efek pemberian ekstrak daun Bidara ini dapat berjangka waktu cukup panjang, serta efek dari pemberian ekstrak daun Bidara ini juga bisa mengatasi batuk pada responden pertama.Kata Kunci : Bidara, Efektif, Insomnia. ABSTRACTIn Indonesia, there are many types of medicinal plants that are used as raw materials for medicine. Some of these herbs also contain phytochemicals and their effectiveness and safety have been clinically tested. One of them is Bidara or known in Latin as Ziziphus mauritiana Lam, based on previous research it is known that the content of this Bidara is very diverse such as the content of alkaloids, flavonoids, phenols, tannins and saponins, etc. Insomnia is a sleep disorder characterized by difficulty sleeping Several factors can cause insomnia, such as: Stress, mental disorders (depression, anxiety, bipolar disorder or PTSD), physical health disorders, etc. Saponins are compounds that can help overcome insomnia by relaxing muscles so that sleep quality can improve. Alkaloids and flavonoids inhibit depression. This study used an experimental method that was tested on 2 insomnia sufferers (middle insomnia) for 6 days. The effectiveness of the Bidara leaf (Ziziphus mauritiana Lam) of the first respondent was 62.5% because the insomnia suffered was chronic, while the second respondent was 99% effective in overcoming insomnia. The effect of giving this Bidara leaf extract can be quite long term, and the effect of giving this Bidara leaf extract can also overcome coughing in the first respondent.Key words: Bidara, Effective, Insomnia.
DAMPAK SAMPAH PALSTIK TERHADAP EKOSISTEM LAUT GENDING PROBOLINGGO handayani, vivi putri
PEDAGO BIOLOGI Vol 11 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pbjppb.v11i2.19252

Abstract

ABSTRAKDampak sampah palstik di laut dapat membunuh spesies vertebrata dan invertebrata laut akibat sampah plastik di lingkungan. Akibatnya dapet terkena lilitan, termakan, tersangkut, atau terikat. Sampah di laut dapat dipercepat Invasi spesies asing (invasive species) yang terkait dengan sampah yang dipindahkan ke ekosistem lain, sampah plastik dapat menganggu Pertumbuhan habitat mangrove, terumbu karang, penyu, padang lamun dan biota laut lainnya dapat terhambat dengan adanya sampah plastik di dalam tanah yang merusak ekologi. Penyebab terbesar pencemaran laut adalah manusia, namun ada unsur-unsur tertentu berasal dari alam. Pencemaran laut adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, bahan kimia, energi, atau komponen lain ke dalam lingkungan laut. Akibatnya kualitasnya menurun hingga titik tertentu dan lingkungan laut tidak sesuai dengan baku mutu dan fungsinya.Kata kunci: Ekosistem laut; Probolinggo; sampah palstikABSTRACTThe impact of plastic waste in the sea can kill vertebrate and marine invertebrate species due to plastic waste in the environment. As a result, it can be entangled, eaten, snagged, or bound. Garbage in the sea can be accelerated Invasion of foreign species (invasive species) associated with waste being transferred to other ecosystems, plastic waste can disrupt the growth of mangrove habitat, coral reefs, turtles, seagrass beds and other marine biota can be hampered by the presence of plastic waste in the soil destroying the ecology. The biggest cause of marine pollution is humans, but there are certain elements that come from nature. Marine pollution is the entry or inclusion of living things, chemicals, energy, or other components into the marine environment. As a result, the quality decreases to a certain point and the marine environment does not comply with quality and function standards.Keywords: Marine ecosystem; Probolinggo; plastic trash.
PENGARUH DETERGEN TERHADAP EKOSISTEM DI BENDUNGAN JATISARI KABUPATEN PROBOLINGGO Juwita, Fitria Ayu
PEDAGO BIOLOGI Vol 12 No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pbjppb.v12i1.19253

Abstract

Sampah termasuk  satu diantara masalah lingkungan yang belum teratasi  secara tuntas di Probolinggo. Adanya kesadaran sangat dibutuhkan untuk meminimalisirkan pengaruh negatif terhadap lingkungan. Apabila sampah tersebut dibiarkan menumpuk hingga menggunung sangat tidak menutup kemungkinan menimbulkan permasalahan  seperti gatal gatal bahkan  penyakit serius misalnya kanker kulit. Sampah yang menumpuk di perairan dapat menyebabkan tersumbatnya aliran air sehingga menimbulkan banjir, seperti yang ada di kota-kota yang banyak penduduknya. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah kualitatif deskriptif. Tak hanya terjadi di kota besar saja masalah sampah tersebut, namun juga terjadi di bendungan Jatisari yang ada di Kabupaten Probolinngo. Tak sedikit masyarakat MCK (Mandi, Cuci, Kakus)di bendungan tersebut. dalam penelitian tersebut disimpulkan bahwa detergen dapat memengaruhi ekosistem yang ada di Bendungan tersebut, karena zat kimia dalam detergen mengandung ABS (Alkil Benzena Sulphonate), yang menyebabkan terganggunya proses respirasi pada ikan sehingga menimbulkan kematian. Mengenai masalah tersebut diperlukan  penanganan serius dan kesadaran dari semua pihak akan pentingnya menjaga lingkungan. Kata kunci : Bendungan,Detergen, EkosistemABSTRACT  Waste is one of the environmental problems that has not been resolved completely in Indonesia.  Awareness is needed to minimize the negative effects on the environment. If the garbage is allowed to accumulate, it is very likely to cause problems such as itching and even serious diseases such as skin cancer. Garbage that accumulates in the waters can cause blockage of water flow, causing flooding, such as those in cities that are heavily populated. The method used in this writing is descriptive qualitative. Not only does the garbage problem occur in big cities, but it also occurs in the Jatisari dam in Probolinngo Regency. Not a few people MCK (Mandi, Cuci, Kakus) in the dam. This can affect the ecosystem in the dam. The problem requires serious handling and awareness from all parties of the importance of protecting the environmentKeyword :Dam,Detergen, Ecosystem 
Efektivitas Ekstrak Daun Tembelekan (Lantana camara L) Terhadap Mortalitas Kutu Kepala (Pediculus humanus capitis) Imayah, Farikatul
PEDAGO BIOLOGI Vol 11 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pbjppb.v11i2.19254

Abstract

ABSTRAKKutu kepala (Pediculus humanus capitis) adalah jenis serangga (insecta) yang hidup dikepala, menjadi parasit dan menghisap darah kepala manusia. Kutu sering kali dianggap sepele padahal bisa menyebabkan sumber terjadinya infeksi dari penyakit lain seperti infeksi kulit dan jangkitan bakteri. Tinggat tertinggi terjadinya infestasi kutu kepala adalah dengan melakukan kontak langsung dengan individu yang terinfeksi. Penelitian ini bertujuan suapaya mengetahui pengaruh efektivitas ekstrak daun tembelekan terhadaap mortalitas kutu kepala. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri atas 1 faktor yaitu ekstrak daun tembelekan dengan takaran 5kali semprotan, 10kali semprotan dan 15kali semprotan. Ekstrak daun tembelekan didapat dengan menggunakan metode infusa dan dijadi dalam bentuk spray. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap perlakuan berpengaruh pada mortalitas kutu kepala, mortalitas terendah kutu kepala yaitu pada pada perlakuan P1 yaitu dengan mortalitas 53% sedangkan mortalitas paling tinggi terdapat pada perlakuan P3 yaitu 100%. Maka bisa ditarik kesimpulan bahwa ekstrak daun tembelekan dapat dimanfaatkan sebagai insektisida nabati ramah lingkungan yang efektif dalam membunuh kutu kepala.Kata kunci: Daun tembelekan, insektisida alami. kutu kepala. ABSTRACTHead lice (Pediculus humanus capitis) is a type of insect that lives on the head, parasitizes and sucks the blood of the human head. Head lice are often taken for granted but can be a source of infection from other diseases such as skin infections and bacterial infections. The highest rate of head lice infestation is through direct contact with infected individuals. This study aims to determine the effectiveness of tembelekan leaf extract on head lice mortality. This study used an experimental method with a completely randomized design (CRD) consisting of 1 factor, namely tembelekan leaf extract with a dose of 5 sprays, 10 sprays and 15 sprays. The tembelekan leaf extract is obtained using the infusa method and is made into a spray form. The results showed that each treatment had an effect on head lice mortality, the lowest mortality of head lice was in the P1 treatment with 53% mortality while the highest mortality was in the P3 treatment which was 100%. So it can be concluded that tembelekan leaf extract can be utilized as an environmentally friendly vegetable insecticide that is effective in killing head lice.Keywords: tembelekan leaves, head lice, natural insecticide.
Pengaruh Penggunaan Media Tanam Ampas Kopi Terhadap Pertumbuhan Tanaman Terung (Solanum melongena L.) Zahraa', Fatiyah
PEDAGO BIOLOGI Vol 12 No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pbjppb.v12i1.19255

Abstract

ABSTRAKMedia tanam yang efektif merupakan metode untuk menambah produksi tanaman. Kandungan Magnesium, Sulfur, dan Kalsium dalam ampas kopi baik bagi pertumbuhan tanaman. Rencana penelitian ini yaitu untuk mengetahui dampak penggunaan media tanam ampas kopi terhadap pertumbuhan tanaman terung (Solanum melongena L.). Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menerapkan metode Rancangan Acak Lengkap. Dari hasil penelitian, dapat ditarik kesimpulan bahwa dengan menggunakan media tanam ampas kopi untuk media tanam dapat menghasilkan pengaruh nyata pada pertumbuhan tanaman terung (Solanum melongena L.). Hasil yang diperoleh membuktikan bahwa pada perlakuan percobaan P2 dengan 20 gram ampas kopi dan 280 gram tanah dihasilkan tanaman terung yang memiliki rata-rata 5,75 cm. Rata-rata tersebut lebih tinggi dari perlakuan percobaan P0 dengan 0 gram ampas kopi dan 280 gram tanah yang memiliki rata-rata 4,65 cm dan dari perlakuan percobaan P1 dengan 10 gram ampas kopi dan 280 gram tanah yang memiliki rata-rata 5,5 cm.Kata kunci: ampas kopi; media tanam; tanaman terung. ABSTRACTEffective planting media is a method to increase crop production. The content of Magnesium, Sulfur and Calcium in coffee grounds is good for plant growth. The plan of this research is to determine the impact of using coffee grounds growing media on the growth of eggplant (Solanum melongena L.). The method used is a quantitative method by applying the Completely Randomized Design. From the research results, it can be concluded that using coffee grounds as a planting medium can have a significant effect on the growth of eggplant (Solanum melongena L.). The results obtained proved that in the P2 experimental treatment with 20 grams of coffee grounds and 280 grams of soil, eggplant plants were produced which had an average length of 5.75 cm. This average is higher than the experimental treatment P0 with 0 grams of coffee grounds and 280 grams of soil which has an average of 4.65 cm and from the experimental treatment P1 with 10 grams of coffee grounds and 280 grams of soil which has an average of 5.5 cm.Key words: coffee grounds; growing media; eggplant plant.
KUALITAS AIR BAKU DI DUKUH SUTOREJO KECAMATAN MULYOREJO KOTA SURABAYA SEBAGAI EDUKASI MASYARAKAT DALAM PENGGUNAAN AIR BERSIH Qoimah, Siti Nur
PEDAGO BIOLOGI Vol 12 No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pbjppb.v12i1.19257

Abstract

ABSTRAKAir memiliki peranan penting kebutuhan bagi makhluk hidup. Setiap saat dan setiap waktu pasti dibutuhkan karena pada dasarnya dalam struktur tubuh makhluk hidup terdapat 80% air di dalamnya. Selain air juga menjadi sarana Kesehatan dan pencegahaan penularan penyakit. Pada penelitian ini menggunakan object air tanah dan air PAMSIMAS. Penelitian ini menggunakan kualitatif Deskriptif dengan tujuan untuk mengetahui perbandingan kualitas air tanah dan air PAMSIMAS berdasarkan secara fisik, kimia dan biologi. Berdasarkan pemantauan dilapangan Air tanah mengandung 6 parameter yang tidak sesuai standart mutu air bersih, sedangkan Pada air PAMSIMAS mengandung 2 Parameter dimana sudah memenuhi standart mutu air bersih dan layak diterapkan sebagai bahan dasar dalam kehidupan. Hasil eksperimen ini dapat diaplikasikan sebagai pengetahuan dan sumber informasi kepada masyarakat dalam bentuk media Brosur.
PENGARUH BLUE LIGHT GADGET TERHADAP PROSES PENUAAN DINI PADA KULIT WAJAH Maswan, Randa Difla Pradana
PEDAGO BIOLOGI Vol 12 No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pbjppb.v12i1.19258

Abstract

ABSTRAKGadget saat ini tengah digandrungi banyak orang. Angka penggunaan gadget di Indonesia selalu meningkat dan Indonesia telah menempati urutan kelima dalam daftar pengguna smartphone terbesar di dunia, setelah Cina, Amerika Serikat, India, dan Brazil. Peningkatan pengguna smartphone setiap tahunnya sangat bisa dimaklumi karena handphone saat ini bukan sekedar alat komunikasi melainkan memiliki berbagai fungsi yang tergabung di dalamnya. Sekarang menggunakan alat dapat sangat membantu beberapa tindakan karena semuanya hanya memiliki dua sisi mata yang berbeda. Keunggulan smartphone dapat dimanfaatkan sepenuhnya, namun smartphone juga membawa aspek negatif. Metode penelitian yang saya gunakan pada artikel kali ini adalah metode kualitatif deskriptif, dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh blue light pada wajah.  Paparan blue light secara kumulatif dan dalam waktu jangka panjang dapat mengakibatkan berbagai masalah kulit di wajah. Diantaranya bisa memicu kemunculan tanda-tanda penuaan dini akibat paparan sinar tersebut atau yang kerap disebut photoaging. Karena sinar blue light mampu mempenetrasi kulit lebih dalam. Kondisi itu membuat blue ligh mampu merusak kolagen dan elastin. Ketika kulit mengalami kekurangan kolagen dan elastin, lapisan epidermis akan lebih mudah kendur dan menyebabkan keriput di beberapa area wajah. Tidak hanya muncul tanda-tanda penuaan dini, kerusakan elastin, kolagen, dan sel-sel kulit pada wajah akibat blue light juga dapat melemahkan permukaan kulit wajah dan memperlambat regenerasi sel kulit.Kata Kunci: Blue light; Gadget; Penuaan Dini.ABSTRACTGadgets are currently being loved by many people. The number of gadget users in Indonesia is always increasing and Indonesia ranks fifth in the list of the world's largest smartphone users, after China, the United States, India and Brazil. The increase in smartphone users every year is understandable because today's cellphones are not just a communication tool but have various functions incorporated in them. Now using tools can really help with some actions because everything just has two different sides of the eye. The advantages of smartphones can be fully utilized, but smartphones also bring negative aspects. However, frequent use of gadgets has a negative impact on our health, especially due to the effects of blue light (blue light) emitted from these gadgets. The research method that I use in this article is a descriptive qualitative method, with the aim of knowing the effect of blue light on the face. Cumulatively and long-term exposure to blue light can cause various skin problems on the face. Among them can trigger the appearance of signs of premature aging due to exposure to these rays or what is often called photoaging. Because blue light rays are able to penetrate deeper into the skin. This condition makes blue light able to damage collagen and elastin. When the skin experiences a lack of collagen and elastin, the epidermis layer will loosen more easily and cause wrinkles in several areas of the face. Not only do signs of premature aging appear, damage to elastin, collagen, and skin cells on the face due to blue light can also weaken the surface of facial skin and slow down skin cell regeneration.Keywords: Blue light; Gadget; Early Aging.
MANFAAT PISANG(Musa paradisiaca) DALAM UPAYA MENURUNKAN KADAR KOLESTEROL DARAH Pratama, Kostradinov Rizky
PEDAGO BIOLOGI Vol 11 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pbjppb.v11i2.19260

Abstract

Artikel yang saya buat ini membahas tentang permasalahan pada manusia yang didapati penyakit kadar kolesterol yang tinggi sehingga penyumbatan pembuluh darah di otak karena kurangnya asupan oksigen dan darah. Dan membahas tentang apa manfaat mengonsumsi pisang dalam upaya menurunkan kadar kolesterol darah. Kolesterol tinggi telah menjadi masalah kesehatan yang signifikan di berbagai belahan dunia. Upaya untuk menurunkan kadar kolesterol darah seringkali melibatkan pengaturan pola makan dan pemilihan makanan yang tepat.(Com 2021) Pisang, sebagai salah satu buah yang umum dikonsumsi, telah menunjukkan potensi untuk membantu menurunkan kadar kolesterol darah.(Rana 2022)Dalam rangka memanfaatkan manfaat pisang dalam menurunkan kadar kolesterol darah, disarankan untuk mengonsumsi pisang segar secara rutin sebagai bagian dari pola makan sehat yang seimbang.(Alvinasyrah 2021) Namun, penting untuk diingat bahwa pengaturan pola makan secara keseluruhan dan gaya hidup sehat yang komprehensif tetap penting dalam mencapai pengendalian kolesterol yang optimal. Katakunci:Hiperkolesterolemia;Kolesterol; Pisang. ABSTRACTThis article discusses the benefits of eating bananas in an effort to lower blood cholesterol levels. High cholesterol has become a significant health problem in various parts of the world. Efforts to lower blood cholesterol levels often involve adjusting diet and choosing the right foods. Bananas, as one of the most commonly consumed fruits, have shown the potential to help lower blood cholesterol levels. In order to take advantage of the benefits of bananas in lowering blood cholesterol levels, it is advisable to eat fresh bananas regularly as part of a balanced healthy diet. However, it should be remembered that overall dietary control and a comprehensive healthy lifestyle are still important in achieving optimal cholesterol control.Keywords: hypercholesterolemia; cholesterol; banana
Identifikasi Keanekaragaman Jenis Ikan (Class Pisces) Di Kepulauan Kangean Sebagai Sumber Belajar Biologi Hadijah, Siti; Wikanta, Wiwi
PEDAGO BIOLOGI Vol 12 No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pbjppb.v12i1.19370

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui keanekaragaman jenis ikan di kepulauan kangean; (2) Membuat bentuk bahan ajar sebagai sumber belajar  biologi dari hasil penelitian keanekaragaman jenis ikan di kepulauan kangean. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Subyek pada penelitian ini adalah tokoh masyarakat atau nelayan pulau kangean yang memiliki pengetahuan  tentang ikan. Sedangkan obyek dari penelitian ini adalah keanekaragaman jenis ikan yang ada di pulau kangean. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif dengan menentukan macam, jumlah dan indeks keanekaragaman jenis ikan. Data yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah (1) terdapat 36 jenis ikan; (2) jumlah 1.072 ekor ikan; dan (3)  indeks keanekaragaman pada plot 1 yaitu pasar ikan desa arjasa memiliki tingkat keanekaragaman sedang sebesar (2,9224), indeks keanekaragaman pada plot 2 yaitu pasar ikan desa kangayan tingkat keanekaragamannya sedang sebesar (2,6363). Kesimpulan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata keanekaragaman jenis ikan secara keseluruhan 36 jenis yaitu (2,7793) yang termasuk kedalam kategori keanekaragaman sedang; Bahan ajar yang dibuat dari penelitian ini berupa buku pengayaan keanekaragaman jenis ikan (class pisces).