cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Articles 141 Documents
STUDI ETNOBOTANI TANAMAN OBAT DI DESA BUMIAYU KABUPATEN BOJONEGORO DAN PEMANFAATANNYA DALAM BENTUK HERBARIUM SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BIOLOGI Hasanah, Imro'atun; Daesusi, Ruspeni
PEDAGO BIOLOGI Vol 13 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pbjppb.v12i2.9306

Abstract

Satu di antara masyarakat yang masih menjunjung tinggi kearifan lokal dalam hal pemanfaatan tanaman sebagai bahan dasar obat tradisional, adalah masyarakat Desa BumiayuKabupaten Bojonegoro. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berbagai macam tanaman obat, serta mendokumentasikan budaya masyarakat dalam memanfaatkan tanaman. Penelitian ini dilakukan sejak bulan Desember 2018 - Juni 2019 yang bertempat di tiga dusun di Desa Bumiayu, yaitu dusun Panasan, Tambak rame, dan Sendang. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif dengan metode observasi dan wawancara semi struktural. Sampling terdiri dari tokoh masyarakat desa Bumiayu dan masyarakat umum, jumlah keseluruhan 35 responden. Berdasarkan hasil penelitian telah ditemukan 61 spesies dari 28 famili, tanaman yang paling banyak digunakan adalah dari famili Euphorbiaceae, sedangkan tanaman yang paling sering digunakan adalah kunyit dari famili Zingiberaceae. Organ yang paling banyak digunakan adalah daun, sedangkan cara meramu tanaman yang paling banyak dilakukan masyarakat adalah dengan direbus. Sumber informasi masyarakat mengenai pemanfaatan tanaman sebagai obat berasal dari orang tua terdahulu. Studi etnobotani diimplementasikan dalam bentuk herbarium daun sebagai media pembelajaran biologi.
EXPLORASI MONYET EKOR PANJANG (Macaca Fascicularis ) DI DESA GEGER KABUPATEN BANGKALAN MADURA -, Munawaroh
PEDAGO BIOLOGI Vol 12 No 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pbjppb.v12i2.9317

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi keberadaan Monyet ekor panjang (macaca fascicularis) di Desa Geger Kabupaten Bangkalan Madura sebagai bahan media edukasi konservasi bagi masyarakat. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode observasinal dengan luas wilayah 44 Hektar. Aspek yang di teliti dalam penelitian ini yaitu habitat monyet, pola penyebaran monyet, populasi monyet, dan tingkah laku monyet. Hasil dari penelitian ini habitat monyet terdiri dari hutan lebat, pendopo yang terdiri dari bangunan, dan makam yang terdiri dari bangunan, pada pola penyebaran yaitu di ukur dari jarak sisi barat (900m), timur (4.6km), utara (2km), dan selatan (500m), untuk kepadatan populasi sebanyak 107 ekor monyet mulai dari yang belita, muda dan dewasa, yang dibedakan dari jenis kelaminnya, sedangkan pada tingkah laku terdiri dari 4 bagian dan di lihat dari cara, waktu, dan tempat monyet ekor panjang beraktivitas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah habitat monyet ekor panjang di kawasan bukit geger di kategorikan masih layak sebagai habitat monyet ekor panjang, pola penyebaran yang sangat luas mulai dari jarak 500 m – 4,6 km, untuk kepadatan populasi monyet termasuk di kategori rendah  (0,178 ) dan sedangkan untuk tingkah laku monyet ter diri dari 4 bagian yaitu : 1, makan –minum, 2, reproduksi, 3,istirahat , dan 4, interaksi dengan sesama spesies.
PENGARUH PEMBERIAN SARI BUAH SUKUN (ARTOCARPUS ALTILIS) TERHADAP AKTIVITAS DIURETIK TIKUS PUTIH BETINA (RATTUS NORVEGICUS) SEBAGAI MEDIA EDUKASI MASYARAKAT Nasifah, Ilmin
PEDAGO BIOLOGI Vol 13 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pbjppb.v12i2.9324

Abstract

Sukun (Artocarpusaltilis) merupakan salah satu jenis tanaman obat yang memiliki efek diuretik yang disebabkan oleh bahan aktif di dalamnya. Kandungan buah sukun (Artocarpusaltilis) adalah kalsium, kalium, riboflavin, dan niasin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh yang berbeda dari berbagai konsentrasi ekstrak sukun (Artocarpus altilis) terhadap aktivitas diuretik tikus putih betina (Rattus norvegicus) dan Menyiapkan media edukasi yang sesuai berdasarkan hasil penelitian. . Jenis penelitian adalah eksperimen, desain penelitian RAL dengan 3 kelompok tikus yang terdiri dari kelompok kontrol ekstrak sukun 0% (K0), pemberian ekstrak sukun 50% (P1), dan pemberian ekstrak sukun 100% (P2). Pengujian dilakukan dengan melihat volume urin kumulatif. Setiap perlakuan terdiri dari 9 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata volume urin pada perlakuan P0 adalah 11,94, rerata perlakuan P1 adalah 14,63, rerata perlakuan P2 adalah 16,99. Ada pengaruh ekstrak sukun terhadap aktivitas diuretik tikus putih. Sumber media yang dapat digunakan hasil penelitian ini adalah pamflet bergambar untuk diberikan kepada masyarakat.
PENERAPAN DISCOVERY LEARNING DALAM MELATIHKAN KETERAMPILAN BERFIKIR KRITIS DAN MOTIVASI SISWA THAILAND Firdaus, Zumrotin
PEDAGO BIOLOGI Vol 12 No 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jpb.v8i2.9330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kemampuan berfikir kritis dan motivasi belajar siswa, serta mengetahui keterlaksanaan pembelajaran Discovery Learning pada siswa Miftahuddeen School, Nathawee District, Thailand. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, dan tes hasil belajar siswa. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Keterlaksanaan pengelolaan pembelajaran dengan menggunakan model Discovery Learning mengalami peningkatan. Pada siklus I skor rata-rata keseluruhan 3,60 dan pada siklus II skor rata-rata keleuruhan siswa yaitu 3,83 dengan kategori Sangat Baik. (2) Kemampuan berfikir kritis siswa dengan menggunakan model Discovery Learning mengalami peningkatan pada siklus I sebesar 74,44% dan siklus II sebesar 82,78%. (3) Pada observasi peningkatan motivasi belajar siswa dapat diketahui pada Siklus I ada 6 siswa yang motivasinya dibawah 50%, sedangkan pada Siklus II tidak ada siswa yang motivasinya dibawah 50% dan sebanyak 14 siswa yang motivasi belajarnya meningkat.
DAYA ANTIMIKROBA EKSTRAK DAUN KENIKIR (Cosmos caudatus) TERHADAP MIKROBA MULUT Sakinah, Sitti
PEDAGO BIOLOGI Vol 13 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jpb.v9i1.9336

Abstract

Tanaman kenikir (Cosmos caudatus) memiliki kandungan senyawa flavonoid, polifenol, saponin, minyak atsiri dan alkaloid yang berfungsi sebagai daya antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan daya antimikroba dari berbagai konsentrasi ekstrak daun kenikir (Cosmos caudatus) terhadap mikroba mulut.  Konsentrasi ekstrak yang digunakan adalah (100%, 75%, 50% dan 25%). Hasil penelitian dimanfaatkan untuk membuat brousur. Jenis penelitian eksperimental dengan Post Test Only Control Design. Daya antimikroba diukur berdasarkan tidak ada/sedikitnya  mikroba yang tumbuh pada media. Berdasarkan hasil analisis data, menggunakan uji Kruskal Wallis dan uji Mann Whitnet tingkat ketelitian 0,005 disimpulkan bahwa ada perbedaam signifikan daya antimikroba dari berbagai konsentrasi ekstrak daun kenikir (Cosmos caudatus) terhadap mikroba mulut. Daya antimikroba yang paling efektif ditunjukkan pada perlakuan konsentrasi 75% yang merupakan konsentrasi terkecil yang dapat mengahambat pertumbuhan secara maximal dengan 0 jumlah mikroba sampai dengan pengamatan 48 jam.  Dari hasil penelitian dibuat media edukasi kesehatan masyarakat dalam bentuk brosur yang menarik.
PROFIL KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA MUHAMMADIYAH KOTA SURABAYA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI Sugiharti, Naning
PEDAGO BIOLOGI Vol 12 No 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pbjppb.v12i2.9339

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, 1) Hasil validasi instrumen tes kemampuan berpikir kritits kelas XI yang dikembangkan pada materi sistem pernapasan manusia, 2) Profil Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA Muhammadiyah Kota Surabaya Pada Pembelajaran Biologi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Penelitian dilakukan di 3 SMA Muhammadiyah yang ada di Kota Surabaya. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI di 3 SMA Muhammadiyah yang ada di Kota Surabaya sejumlah 199 siswa. Pengambilan sampel menggunakan metode Random Purposive Sampling dari SMA Muhammadiyah 1, 2 dan 9 yang berjumlah 63 siswa. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode uji soal yaitu dengan menggunakan lembar instrumen tes. Teknik analisis data secara deskriptif kuantitatif. Simpulan penelitian ini bahwa hasil validasi instrumen tes kemampuan berpikir kritis materi sistem pernapasan manusia kelas XI diperoleh nilai 3,6  dengan kategori sangat valid, artinya instrumen tes tersebut  layak digunakan. Kemampuan berpikir kritis siswa SMA Muhammadiyah Kota Surabaya pada pembelajaran biologi mencapai nilai 51,85 dengan kategori rendah.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MODEL INVESTIGATION BASED SCIENTIFIC COLABORATIF (IBSC) UNTUK MELATIHKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS DAN KETRAMPILAN KOMUNIKASI SISWA Fakhrudin, Nadhir; Suharti, Peni
PEDAGO BIOLOGI Vol 13 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pbjppb.v12i2.9340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui validitas Perangkat Pembelajaran Model Investigation Based Scientific Collaborative  (IBSC) Untuk Melatihkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Ketrampilan Komunikasi Siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan metode Reasearch and Developmen (R&D). Teknik pengumpulan data menggunakan teknik validasi untuk mengukur validitas perangkat pembelajaran meliputi Silabus, RPP, LKS, Bahan ajar, dan Lembar tes) yang akan diukur oleh 3 validator yang ahli dalam bidangnya. Berdasarkan hasil penelitian pengembangan perangkat pembelajaran model Investigation Based Scientific Collaborative  (IBSC) untuk melatih kemampuan Berpikir Kritis dan keterampilan komunikasi siswa, menunjukkan bahwa hasil validasi perangkat pembelajaran (silabus, RVV, LKS, Bahan Ajar, dan Instrumen tes) didaatkan skor akhir  antara  3,6 - 4 yang berarti seluruhnya berada pada  kategori  ”Sangat Valid”. Hal ini menunujukan bahwa perangkat pembelajaran Model Investigation Based Scientific Collaborative (IBSC) untuk melatih kemampuan Berpikir Kritis dan keterampilan komunikasi siswa pada materi ekosistem untuk kelas X  layak digunakan.
KACANG BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.) MAMPU MENURUNKAN KADAR GLUKOSA DALAM DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS Rahmayati, Kamaliyah
PEDAGO BIOLOGI Vol 12 No 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pbjppb.v12i2.9341

Abstract

Saat ini masyarakat telah mengalami pergeseran pola konsumsi pangan. Dari konsumsi empat sehat lima sempurna beralih ke makanan jadi dan siap saji yang berlemak dan berkarbohidrat tinggi melebihi jumlah kalori yang dibutuhkan oleh tubuh, disamping itu juga makanan tersebut tidak mempunyai komponen essensial makanan khususnya serat, sehingga banyak penyakit degenertif yang bermunculan salah satunya adalah penyakit diabetes mellitus. Serat kacang buncis mempunyai fungsi menurunkan kadar glukosa darah. Dalam kacang buncis terkandung zat yang dinamakan β-sitosterol dan stigmasterol yang mempunyai kemampuan sebagai astrigen dan mampu meningkatkan produksi insulin, juga dapat mempresipitasikan protein selaput lendir usus dan membentuk suatu lapisan yang melindungi usus, sehingga menghambat asupan glukosa dan lajunya peningkatan glukosa darah. Selain itu juga adanya pektin dan gum yang merupakan serat larut dalam air yang mempunyai efek hipoglikemia dengan memperbendek waktu transit di usus serta membentuk viscous sehingga menurunkan absorbsi kecepatan meningkatnya glukosa pada usus halus. Sedangkan data yang diperoleh dari 100 gram ekstrak kacang buncis adalah terkandung karbohidrat 7,81%, lemak 0,28 %, protein 1,77 %, serat kasar 2,07 % dan kadar abu 0,32 %. Metode pemeriksaan kadar glukosa darah menggunakan metode enzimatik, yaitu metode glukosa oksidase (GOD) dan metode heksosinase (POD). Darah diambil melalui vena porta setelah 2 jam postprandial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kacang buncis (Phaseolus vulgaris L.) mampu menurunkan kadar glukosa dalam darah.
PROFIL KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA MUHAMMADIYAH KOTA SURABAYA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI Sugiharti, Naning; Gayatri, Yuni
PEDAGO BIOLOGI Vol 13 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jpb.v9i1.9342

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, 1) Hasil validasi instrumen tes kemampuan berpikir kritits kelas XI yang dikembangkan pada materi sistem pernapasan manusia, 2) Profil Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA Muhammadiyah Kota Surabaya Pada Pembelajaran Biologi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Penelitian dilakukan di 3 SMA Muhammadiyah yang ada di Kota Surabaya. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI di 3 SMA Muhammadiyah yang ada di Kota Surabaya sejumlah 199 siswa. Pengambilan sampel menggunakan metode Random Purposive Sampling dari SMA Muhammadiyah 1, 2 dan 9 yang berjumlah 63 siswa. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode uji soal yaitu dengan menggunakan lembar instrumen tes. Teknik analisis data secara deskriptif kuantitatif. Simpulan penelitian ini bahwa hasil validasi instrumen tes kemampuan berpikir kritis materi sistem pernapasan manusia kelas XI diperoleh nilai 3,6  dengan kategori sangat valid, artinya instrumen tes tersebut  layak digunakan. Kemampuan berpikir kritis siswa SMA Muhammadiyah Kota Surabaya pada pembelajaran biologi mencapai nilai 51,85 dengan kategori rendah.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MODEL INVESTIGATION BASED SCIENTIFIC COLABORATIF (IBSC) UNTUK MELATIHKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS DAN KETRAMPILAN KOMUNIKASI SISWA Fakhrudin, Nadhir; Suharti, Peni
PEDAGO BIOLOGI Vol 12 No 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jpb.v9i1.9344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui validitas Perangkat Pembelajaran Model Investigation Based Scientific Collaborative  (IBSC) Untuk Melatihkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Ketrampilan Komunikasi Siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan metode Reasearch and Developmen (R&D). Teknik pengumpulan data menggunakan teknik validasi untuk mengukur validitas perangkat pembelajaran meliputi Silabus, RPP, LKS, Bahan ajar, dan Lembar tes) yang akan diukur oleh 3 validator yang ahli dalam bidangnya. Berdasarkan hasil penelitian pengembangan perangkat pembelajaran model Investigation Based Scientific Collaborative  (IBSC) untuk melatih kemampuan Berpikir Kritis dan keterampilan komunikasi siswa, menunjukkan bahwa hasil validasi perangkat pembelajaran (silabus, RVV, LKS, Bahan Ajar, dan Instrumen tes) didaatkan skor akhir  antara  3,6 - 4 yang berarti seluruhnya berada pada  kategori  ”Sangat Valid”. Hal ini menunujukan bahwa perangkat pembelajaran Model Investigation Based Scientific Collaborative (IBSC) untuk melatih kemampuan Berpikir Kritis dan keterampilan komunikasi siswa pada materi ekosistem untuk kelas X  layak digunakan.