cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Articles 141 Documents
PENGARUH DETERGEN TERHADAP EKOSISTEM DI BENDUNGAN JATISARI KABUPATEN PROBOLINGGO Juwita, Fitria Ayu
PEDAGO BIOLOGI Vol 12 No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pbjppb.v12i1.19253

Abstract

Sampah termasuk  satu diantara masalah lingkungan yang belum teratasi  secara tuntas di Probolinggo. Adanya kesadaran sangat dibutuhkan untuk meminimalisirkan pengaruh negatif terhadap lingkungan. Apabila sampah tersebut dibiarkan menumpuk hingga menggunung sangat tidak menutup kemungkinan menimbulkan permasalahan  seperti gatal gatal bahkan  penyakit serius misalnya kanker kulit. Sampah yang menumpuk di perairan dapat menyebabkan tersumbatnya aliran air sehingga menimbulkan banjir, seperti yang ada di kota-kota yang banyak penduduknya. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah kualitatif deskriptif. Tak hanya terjadi di kota besar saja masalah sampah tersebut, namun juga terjadi di bendungan Jatisari yang ada di Kabupaten Probolinngo. Tak sedikit masyarakat MCK (Mandi, Cuci, Kakus)di bendungan tersebut. dalam penelitian tersebut disimpulkan bahwa detergen dapat memengaruhi ekosistem yang ada di Bendungan tersebut, karena zat kimia dalam detergen mengandung ABS (Alkil Benzena Sulphonate), yang menyebabkan terganggunya proses respirasi pada ikan sehingga menimbulkan kematian. Mengenai masalah tersebut diperlukan  penanganan serius dan kesadaran dari semua pihak akan pentingnya menjaga lingkungan. Kata kunci : Bendungan,Detergen, EkosistemABSTRACT  Waste is one of the environmental problems that has not been resolved completely in Indonesia.  Awareness is needed to minimize the negative effects on the environment. If the garbage is allowed to accumulate, it is very likely to cause problems such as itching and even serious diseases such as skin cancer. Garbage that accumulates in the waters can cause blockage of water flow, causing flooding, such as those in cities that are heavily populated. The method used in this writing is descriptive qualitative. Not only does the garbage problem occur in big cities, but it also occurs in the Jatisari dam in Probolinngo Regency. Not a few people MCK (Mandi, Cuci, Kakus) in the dam. This can affect the ecosystem in the dam. The problem requires serious handling and awareness from all parties of the importance of protecting the environmentKeyword :Dam,Detergen, Ecosystem 
Efektivitas Ekstrak Daun Tembelekan (Lantana camara L) Terhadap Mortalitas Kutu Kepala (Pediculus humanus capitis) Imayah, Farikatul
PEDAGO BIOLOGI Vol 11 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pbjppb.v11i2.19254

Abstract

ABSTRAKKutu kepala (Pediculus humanus capitis) adalah jenis serangga (insecta) yang hidup dikepala, menjadi parasit dan menghisap darah kepala manusia. Kutu sering kali dianggap sepele padahal bisa menyebabkan sumber terjadinya infeksi dari penyakit lain seperti infeksi kulit dan jangkitan bakteri. Tinggat tertinggi terjadinya infestasi kutu kepala adalah dengan melakukan kontak langsung dengan individu yang terinfeksi. Penelitian ini bertujuan suapaya mengetahui pengaruh efektivitas ekstrak daun tembelekan terhadaap mortalitas kutu kepala. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri atas 1 faktor yaitu ekstrak daun tembelekan dengan takaran 5kali semprotan, 10kali semprotan dan 15kali semprotan. Ekstrak daun tembelekan didapat dengan menggunakan metode infusa dan dijadi dalam bentuk spray. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap perlakuan berpengaruh pada mortalitas kutu kepala, mortalitas terendah kutu kepala yaitu pada pada perlakuan P1 yaitu dengan mortalitas 53% sedangkan mortalitas paling tinggi terdapat pada perlakuan P3 yaitu 100%. Maka bisa ditarik kesimpulan bahwa ekstrak daun tembelekan dapat dimanfaatkan sebagai insektisida nabati ramah lingkungan yang efektif dalam membunuh kutu kepala.Kata kunci: Daun tembelekan, insektisida alami. kutu kepala. ABSTRACTHead lice (Pediculus humanus capitis) is a type of insect that lives on the head, parasitizes and sucks the blood of the human head. Head lice are often taken for granted but can be a source of infection from other diseases such as skin infections and bacterial infections. The highest rate of head lice infestation is through direct contact with infected individuals. This study aims to determine the effectiveness of tembelekan leaf extract on head lice mortality. This study used an experimental method with a completely randomized design (CRD) consisting of 1 factor, namely tembelekan leaf extract with a dose of 5 sprays, 10 sprays and 15 sprays. The tembelekan leaf extract is obtained using the infusa method and is made into a spray form. The results showed that each treatment had an effect on head lice mortality, the lowest mortality of head lice was in the P1 treatment with 53% mortality while the highest mortality was in the P3 treatment which was 100%. So it can be concluded that tembelekan leaf extract can be utilized as an environmentally friendly vegetable insecticide that is effective in killing head lice.Keywords: tembelekan leaves, head lice, natural insecticide.
Pengaruh Penggunaan Media Tanam Ampas Kopi Terhadap Pertumbuhan Tanaman Terung (Solanum melongena L.) Zahraa', Fatiyah
PEDAGO BIOLOGI Vol 12 No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pbjppb.v12i1.19255

Abstract

ABSTRAKMedia tanam yang efektif merupakan metode untuk menambah produksi tanaman. Kandungan Magnesium, Sulfur, dan Kalsium dalam ampas kopi baik bagi pertumbuhan tanaman. Rencana penelitian ini yaitu untuk mengetahui dampak penggunaan media tanam ampas kopi terhadap pertumbuhan tanaman terung (Solanum melongena L.). Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menerapkan metode Rancangan Acak Lengkap. Dari hasil penelitian, dapat ditarik kesimpulan bahwa dengan menggunakan media tanam ampas kopi untuk media tanam dapat menghasilkan pengaruh nyata pada pertumbuhan tanaman terung (Solanum melongena L.). Hasil yang diperoleh membuktikan bahwa pada perlakuan percobaan P2 dengan 20 gram ampas kopi dan 280 gram tanah dihasilkan tanaman terung yang memiliki rata-rata 5,75 cm. Rata-rata tersebut lebih tinggi dari perlakuan percobaan P0 dengan 0 gram ampas kopi dan 280 gram tanah yang memiliki rata-rata 4,65 cm dan dari perlakuan percobaan P1 dengan 10 gram ampas kopi dan 280 gram tanah yang memiliki rata-rata 5,5 cm.Kata kunci: ampas kopi; media tanam; tanaman terung. ABSTRACTEffective planting media is a method to increase crop production. The content of Magnesium, Sulfur and Calcium in coffee grounds is good for plant growth. The plan of this research is to determine the impact of using coffee grounds growing media on the growth of eggplant (Solanum melongena L.). The method used is a quantitative method by applying the Completely Randomized Design. From the research results, it can be concluded that using coffee grounds as a planting medium can have a significant effect on the growth of eggplant (Solanum melongena L.). The results obtained proved that in the P2 experimental treatment with 20 grams of coffee grounds and 280 grams of soil, eggplant plants were produced which had an average length of 5.75 cm. This average is higher than the experimental treatment P0 with 0 grams of coffee grounds and 280 grams of soil which has an average of 4.65 cm and from the experimental treatment P1 with 10 grams of coffee grounds and 280 grams of soil which has an average of 5.5 cm.Key words: coffee grounds; growing media; eggplant plant.
KUALITAS AIR BAKU DI DUKUH SUTOREJO KECAMATAN MULYOREJO KOTA SURABAYA SEBAGAI EDUKASI MASYARAKAT DALAM PENGGUNAAN AIR BERSIH Qoimah, Siti Nur
PEDAGO BIOLOGI Vol 12 No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pbjppb.v12i1.19257

Abstract

ABSTRAKAir memiliki peranan penting kebutuhan bagi makhluk hidup. Setiap saat dan setiap waktu pasti dibutuhkan karena pada dasarnya dalam struktur tubuh makhluk hidup terdapat 80% air di dalamnya. Selain air juga menjadi sarana Kesehatan dan pencegahaan penularan penyakit. Pada penelitian ini menggunakan object air tanah dan air PAMSIMAS. Penelitian ini menggunakan kualitatif Deskriptif dengan tujuan untuk mengetahui perbandingan kualitas air tanah dan air PAMSIMAS berdasarkan secara fisik, kimia dan biologi. Berdasarkan pemantauan dilapangan Air tanah mengandung 6 parameter yang tidak sesuai standart mutu air bersih, sedangkan Pada air PAMSIMAS mengandung 2 Parameter dimana sudah memenuhi standart mutu air bersih dan layak diterapkan sebagai bahan dasar dalam kehidupan. Hasil eksperimen ini dapat diaplikasikan sebagai pengetahuan dan sumber informasi kepada masyarakat dalam bentuk media Brosur.
PENGARUH BLUE LIGHT GADGET TERHADAP PROSES PENUAAN DINI PADA KULIT WAJAH Maswan, Randa Difla Pradana
PEDAGO BIOLOGI Vol 12 No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pbjppb.v12i1.19258

Abstract

ABSTRAKGadget saat ini tengah digandrungi banyak orang. Angka penggunaan gadget di Indonesia selalu meningkat dan Indonesia telah menempati urutan kelima dalam daftar pengguna smartphone terbesar di dunia, setelah Cina, Amerika Serikat, India, dan Brazil. Peningkatan pengguna smartphone setiap tahunnya sangat bisa dimaklumi karena handphone saat ini bukan sekedar alat komunikasi melainkan memiliki berbagai fungsi yang tergabung di dalamnya. Sekarang menggunakan alat dapat sangat membantu beberapa tindakan karena semuanya hanya memiliki dua sisi mata yang berbeda. Keunggulan smartphone dapat dimanfaatkan sepenuhnya, namun smartphone juga membawa aspek negatif. Metode penelitian yang saya gunakan pada artikel kali ini adalah metode kualitatif deskriptif, dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh blue light pada wajah.  Paparan blue light secara kumulatif dan dalam waktu jangka panjang dapat mengakibatkan berbagai masalah kulit di wajah. Diantaranya bisa memicu kemunculan tanda-tanda penuaan dini akibat paparan sinar tersebut atau yang kerap disebut photoaging. Karena sinar blue light mampu mempenetrasi kulit lebih dalam. Kondisi itu membuat blue ligh mampu merusak kolagen dan elastin. Ketika kulit mengalami kekurangan kolagen dan elastin, lapisan epidermis akan lebih mudah kendur dan menyebabkan keriput di beberapa area wajah. Tidak hanya muncul tanda-tanda penuaan dini, kerusakan elastin, kolagen, dan sel-sel kulit pada wajah akibat blue light juga dapat melemahkan permukaan kulit wajah dan memperlambat regenerasi sel kulit.Kata Kunci: Blue light; Gadget; Penuaan Dini.ABSTRACTGadgets are currently being loved by many people. The number of gadget users in Indonesia is always increasing and Indonesia ranks fifth in the list of the world's largest smartphone users, after China, the United States, India and Brazil. The increase in smartphone users every year is understandable because today's cellphones are not just a communication tool but have various functions incorporated in them. Now using tools can really help with some actions because everything just has two different sides of the eye. The advantages of smartphones can be fully utilized, but smartphones also bring negative aspects. However, frequent use of gadgets has a negative impact on our health, especially due to the effects of blue light (blue light) emitted from these gadgets. The research method that I use in this article is a descriptive qualitative method, with the aim of knowing the effect of blue light on the face. Cumulatively and long-term exposure to blue light can cause various skin problems on the face. Among them can trigger the appearance of signs of premature aging due to exposure to these rays or what is often called photoaging. Because blue light rays are able to penetrate deeper into the skin. This condition makes blue light able to damage collagen and elastin. When the skin experiences a lack of collagen and elastin, the epidermis layer will loosen more easily and cause wrinkles in several areas of the face. Not only do signs of premature aging appear, damage to elastin, collagen, and skin cells on the face due to blue light can also weaken the surface of facial skin and slow down skin cell regeneration.Keywords: Blue light; Gadget; Early Aging.
MANFAAT PISANG(Musa paradisiaca) DALAM UPAYA MENURUNKAN KADAR KOLESTEROL DARAH Pratama, Kostradinov Rizky
PEDAGO BIOLOGI Vol 11 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pbjppb.v11i2.19260

Abstract

Artikel yang saya buat ini membahas tentang permasalahan pada manusia yang didapati penyakit kadar kolesterol yang tinggi sehingga penyumbatan pembuluh darah di otak karena kurangnya asupan oksigen dan darah. Dan membahas tentang apa manfaat mengonsumsi pisang dalam upaya menurunkan kadar kolesterol darah. Kolesterol tinggi telah menjadi masalah kesehatan yang signifikan di berbagai belahan dunia. Upaya untuk menurunkan kadar kolesterol darah seringkali melibatkan pengaturan pola makan dan pemilihan makanan yang tepat.(Com 2021) Pisang, sebagai salah satu buah yang umum dikonsumsi, telah menunjukkan potensi untuk membantu menurunkan kadar kolesterol darah.(Rana 2022)Dalam rangka memanfaatkan manfaat pisang dalam menurunkan kadar kolesterol darah, disarankan untuk mengonsumsi pisang segar secara rutin sebagai bagian dari pola makan sehat yang seimbang.(Alvinasyrah 2021) Namun, penting untuk diingat bahwa pengaturan pola makan secara keseluruhan dan gaya hidup sehat yang komprehensif tetap penting dalam mencapai pengendalian kolesterol yang optimal. Katakunci:Hiperkolesterolemia;Kolesterol; Pisang. ABSTRACTThis article discusses the benefits of eating bananas in an effort to lower blood cholesterol levels. High cholesterol has become a significant health problem in various parts of the world. Efforts to lower blood cholesterol levels often involve adjusting diet and choosing the right foods. Bananas, as one of the most commonly consumed fruits, have shown the potential to help lower blood cholesterol levels. In order to take advantage of the benefits of bananas in lowering blood cholesterol levels, it is advisable to eat fresh bananas regularly as part of a balanced healthy diet. However, it should be remembered that overall dietary control and a comprehensive healthy lifestyle are still important in achieving optimal cholesterol control.Keywords: hypercholesterolemia; cholesterol; banana
Aktivitas Lalat Rumah (Musca domestica) pada Pemberian Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya) daesusi, ruspeni; Anindita Riesti Retno Arimurti; Dita Artanti; Fitrotin Azizah; Novaulia Kinasih; Sispita Sari , yeti Eka
PEDAGO BIOLOGI Vol 12 No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pbjppb.v12i1.22677

Abstract

ABSTRACT House flies (Musca domestica) are vectors or mechanical transmitters of various infectious diseases through their body parts. The use of chemical insecticides to control houseflies has harmful effects on non-target insects, as well as exposure to humans and the environment. The use of insecticides made from natural ingredients is a solution to overcome the use of synthetic chemical insecticides. Papaya (Carica papaya) is a plant that is easy to grow and contains flavonoids, tannins, alkaloids, saponins, papain, calpain, and a number of other secondary metabolic compounds that are anti-mycoorganisms and parasites. This type of experimental research with a post test only group design aims to test the effect of papaya leaf extract on house fly activity. There are 3 treatments, namely P1 (papaya leaf extract), P2 (aquades) and P3 (branded liquid mosquito repellent). Each treatment was repeated 6 times. The research sample was 104 house flies. The results of the Mann Whitney test showed that there was a very significant difference (p<0.01) in the number (presentation) of houseflies that experienced changes in normal activity to abnormal ones between the administration of papaya leaf extract (72%) and the negative control using distilled water (0%). Meanwhile, administering branded liquid mosquito repellent provides 100% of the effect of flies experiencing abnormal activity. Thus, papaya leaf extract has been proven to have potential as a house fly repellent, although the effect is not as great as branded liquid mosquito repellent (p<0.05). Key words: Carica papaya, leaf extract, Musca domestica
KESULITAN MENGAJAR SISTEM REPRODUKSI MANUSIA PADA KELAS IX A SMP NEGERI 1 BALLA KABUPATEN MAMASA Rambulangi, Elisaberth
PEDAGO BIOLOGI Vol 13 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pbjppb.v12i2.231

Abstract

The purpose of this study was to determine the difficulty of teachers in the learning process of the subject of the human reproductive system in class IX A SMP Negeri 1 Balla, and to know the opinion of people (parents) about the teaching of the human reproductive system. This type of research is qualitative research. The population in this study, is all students of Class IX A Balla SMP Negeri 1 Balla school year 2014/2015 as many as 30 people. Samples using saturated sample, ie the entire population sampled, therefore this research, including the study population. Data collection, done by noting the difficulties encountered in the classroom, and a questionnaire to find out the opinion of the parents. Data analysis techniques, qualitative descriptive, which describe the difficulties encountered in the classroom, and the results of the questionnaire, described by calculating the percentage of respondents' opinions then narrated. The results showed that the difficulty of teaching the subject of the human reproductive system, consisting of two factors, namely internal factors that occur in the classroom through the interaction of teachers and students, and external factors are derived from the customs of the people that talk about the means of human reproduction was taboo and violating customs and habits in society.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PICTURE AND PICTURE PADA MATERI EKOSISTEM TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI MAN 1 LAMONGAN Uswatun, Dwi; Wikanta, Wiwi; FIRMAN WIJAYA, M FEBRIYANTO
PEDAGO BIOLOGI Vol 12 No 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pbjppb.v12i2.9303

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa, motivasi belajar siswa, dan mendeskripsikan keterlaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kuasi dengan rancangan penelitian menggunakan desain “Nonequivalent control group desain”. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X MAN 1 Lamongan. Teknik pengumpulan data secara tes dan non tes (observasi). Data dianalisis secara deskrptif kuantitatif dan statistik uji-T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dengan nilai rata-rata 83,84% dengan kategori sangat baik dan motivasi belajar siswa dalam kategori tinggi dengan nilai rata-rata 78,4%. Analisis data statistik uji-T pada kemampuan berpikir kritis menunjukkan nilai signifikan 0.00. Hasil keterlaksanaan pembelajaran kooperatif tipe picture and picture dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa MAN 1 Lamongan pada kategori sangat baik. Kata kunci: kemampuan berpikir kritis, Model kooperatif tipe picture and picture, Motivasi belajarPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa, motivasi belajar siswa, dan mendeskripsikan keterlaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kuasi dengan rancangan penelitian menggunakan desain “Nonequivalent control group desain”. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X MAN 1 Lamongan. Teknik pengumpulan data secara tes dan non tes (observasi). Data dianalisis secara deskrptif kuantitatif dan statistik uji-T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dengan nilai rata-rata 83,84% dengan kategori sangat baik dan motivasi belajar siswa dalam kategori tinggi dengan nilai rata-rata 78,4%. Analisis data statistik uji-T pada kemampuan berpikir kritis menunjukkan nilai signifikan 0.00. Hasil keterlaksanaan pembelajaran kooperatif tipe picture and picture dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa MAN 1 Lamongan pada kategori sangat baik.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PICTURE AND PICTURE PADA MATERI EKOSISTEM TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI MAN 1 LAMONGAN Uswatun, Dwi; Wikanta, Wiwi
PEDAGO BIOLOGI Vol 12 No 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pbjppb.v12i2.9304

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa, motivasi belajar siswa, dan mendeskripsikan keterlaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kuasi dengan rancangan penelitian menggunakan desain “Nonequivalent control group desain”. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X MAN 1 Lamongan. Teknik pengumpulan data secara tes dan non tes (observasi). Data dianalisis secara deskrptif kuantitatif dan statistik uji-T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dengan nilai rata-rata 83,84% dengan kategori sangat baik dan motivasi belajar siswa dalam kategori tinggi dengan nilai rata-rata 78,4%. Analisis data statistik uji-T pada kemampuan berpikir kritis menunjukkan nilai signifikan 0.00. Hasil keterlaksanaan pembelajaran kooperatif tipe picture and picture dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa MAN 1 Lamongan pada kategori sangat baik.

Page 11 of 15 | Total Record : 141