cover
Contact Name
Joko Santoso
Contact Email
jokosantoso@ustjogja.ac.id
Phone
+6285643408044
Journal Mail Official
jurnalcaraka@ustjogja.ac.id
Editorial Address
Jalan Batikan UH III/1043, Tuntungan, Tahunan, Umbulharjo, Yogyakarta 55167. Phone: (0274) 374997.
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Caraka : Jurnal Ilmu Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajarannya
ISSN : 24077976     EISSN : 25794485     DOI : http://dx.doi.org/10.30738/
The focus of the journal in the field of language which includes the results of research on phonology, morphology, syntax, pragmatics, stylistics, and other aspects of linguistic studies. In addition to linguistics, another focus is on literature which includes the results of research on the sociology of literature, the psychology of literature, postcolonialism, cultural studies, ecocriticism, and other aspects of literary study. In addition to language and literature, another focus is the teaching of Indonesian language and literature which includes Indonesian language and literary learning models, Indonesian language and literary learning media, Indonesian language and literary teaching materials, and other aspects of teaching/learning studies.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 1 (2021): Desember" : 12 Documents clear
Strategi mengatasi ketimpangan pembelajaran bahasa Indonesia sekolah dasar selama pandemi Covid-19 Neni Nur Utami; Aninditya Sri Nugraheni
CARAKA Vol 8 No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ca.v8i1.9280

Abstract

Pembelajaran merupakan kegiatan di dalam suatu proses pendidikan. Dengan adanya pandemi Covid-19 sekarang ini, proses pembelajaran mengalami berbagai kendala. Terdapat beberapa ketimpangan pada pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui masalah-masalah pembelajaran bahasa Indoneia pada sekolah dasar di masa pandemi Covid-19 sehingga nantinya terdapat pemecahan masalahnya. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini adalah pendidik harus memiliki variasi metode pengajaran selama pembelajaran jarak jauh. Tak kalah penting, orang tua juga harus berperan aktif dalam mendampingi anak-anaknya dalam belajar.
Kalimat interogatif dalam buku teks Bahasa Indonesia kelas VIII edisi revisi 2017 Maya Apriyanti Setyaningsih; Mukhlish Mukhlish
CARAKA Vol 8 No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ca.v8i1.9424

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kata tanya, jenis-jenis, pembentukan dan pola kalimat interogatif dalam buku teks Bahasa Indonesia Kelas VIII Edisi Revisi 2017. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Metode analisis adalah metode agih dengan teknik baca markah, teknik ubah wujud, teknik ekstraksi, teknik perluas dan teknik analisis fungsi konstituen kalimat. Metode ini disajikan secara informal. Hasil penelitian ini adalah (1) kata tanya meliputi: apa(kah), siapa(kah), mengapa, kenapa, mana(kah), kapan, berapa, dan ada(kah, bagaimana, dan bukan. (2) jenis-jenis yaitu meminta jawaban ya-tidak, meminta keterangan mengenai salah satu unsur kalimat, meminta alasan, meminta pendapat, dan menyungguhkan; (3) pembentukan yaitu dengan menambahkan partikel penanya apakah, dengan membalikkan susunan kata, dengan menggunakan kata bukan, dengan mengubah tanda baca, dan dengan memakai kata tanya: (4) pola adalah (a) (Kt.Tny)+S+P+(O)+(Pel)+(Ket), (b) +Adv-kah+S+P, (c) +P-kah+S+Ket, dan (d) +S+P+(O)+(Pel)+(Ket), Kt.Tny.
Pengaruh kata negatif terhadap pemerolehan bahasa dan pembentukan karakter siswa SD Eka Wahyu Wibowo
CARAKA Vol 8 No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ca.v8i1.9746

Abstract

Pemerolehan bahasa merupakan faktor penting dalam perkembangan dan pembentukan karakter anak. Penguasaan bahasa yang baik sangat menunjang kualitas hidup seseorang dalam aspek interaksi sosial. Pengaruh ucapan atau kata negatif secara intensif pada anak akan berdampak buruk dalam pembentukan karakter anak tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh atau dampak ungkapan atau kata negatif terhadap pemerolehan bahasa anak dan pembentukan karakternya disekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitaian ini adalah bahwa ungkapan atau perkataan negatif dari keluarga ataupun lingkungan sangat berpengaruh terhadap proses pemerolehan bahasa anak dan berdampak negatif terhadap pembentukan karakteristik siswa. Realitas yang kita temui selama ini, apa yang kita ucapkan terhadap anak terutama ucapan negatif, maka secara bertahap pada area otak akan mengolahnya dan suatu ketika akan diucapkan atau ditirukan kembali oleh anak tersebut. Kesimpulannya kata atau ungkapan negatif yang didengar anak berasal dari keluarga ataupun lingkungan berpengaruh terhadap pembentukan karakter anak tersebut.
Verba berafiks dalam teks biografi Maryam Haniatuz Zahrok
CARAKA Vol 8 No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ca.v8i1.9954

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan afiks pembentuk verba. Makna afiks pembentuk verba, perilaku sintaksis verba berafiks dalam teks biografi Ki Hadjar Dewantara, R.A Kartini, Seodirman, dan Buku Kelas X Indonesia edisi revisi 2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode yang digunakan dalam penyediaan data adalah metode simak dengan teknik bebas libat cakap dan teknik catat. Metode analisis data yang digunakan adalah metode agih dengan teknik bagi unsur langsung, teknik lesap, dan teknik analisis fungsi unsur kalimat. Metode hasil penyajian analisis data dilakukan dengan metode informal. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) Afiks pembentuk verba dalam teksbiografi adalah (a) prefiks, (b) sufiks, (c) konfiks, dan (d) kombinasi afiks.(2) Makna afiks pembentuk verba dalam teks biografi adalah (a) makna ‘menghasilkan’, (b) makna ‘melakukan’, (c) makna ‘memberi’, (d) makna ‘telah dilakukan atau dalam keadaan’, (e) makna ‘telah mengalami’, (f) makna ‘dapat’, (g) makna ‘tidak disengaja’, dan (h) makna ‘dikenai tindakan atau dikenai laku’. (3) Perilaku sintaksis verba berafiks dalam teks biografi adalah (a) verba ekatransitif (b) verba dwitransitif, dan (c) verba taktransitif.   Abstract: The purpose of this study was to describe the affixes that form verbs. the meaning of affixes forming verbs, syntactic behavior of affixed verbs in the biographical texts of Ki Hadjar Dewantara, RA Kartini, Seodirman, and the 2017 revised edition of the Class X Indonesia Book. This type of research is qualitative research. The method used in providing data is the observation method with the free technique of competent involvement and the technique of taking notes. The data analysis method used is the split method with the direct element sharing technique, the lesap technique, and the sentence element function analysis technique. The method of presenting data analysis results is carried out by informal methods. The results of this study are as follows. (1) Affixes forming verbs in biographical texts are (a) prefixes, (b) suffixes, (c) confixes, and (d) affix combinations. (2) The meaning of verb-forming affixes in biographical texts is (a) the meaning of 'to produce' , (b) the meaning of 'doing', (c) the meaning of 'giving', (d) the meaning of 'having been done or in a state', (e) the meaning of 'having experienced', (f) the meaning of 'being able', (g) the meaning of 'unintentional', and (h) means 'subject to action or subject to behavior'. (3) The syntactic behavior of affixed verbs in biographical texts is (a) transitive verbs, (b) dwitransitive verbs, and (c) non-transitive verbs.
Etika profetik cerpen “Nasihat Kiai Luqni”, “Hilangnya Perangkat Desa”, “Kang Maksum”, dan “Nyai Sobir” Karya Ahmad Mustofa Bisri Fatimatuz Zahroh; Widowati Widowati
CARAKA Vol 8 No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ca.v8i1.10221

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan etika humanisasi, etika liberasi, etika transendensi dalam cerpen “Nasihat Kiai Luqni”, “Hilangnya Perangkat Desa”, “Kang Maksum”, dan “Nyai Sobir” Karya A. Mustofa Bisri, serta penerapan nilai-nilai profetik dalam pembelajaran kelas XI SMA/SMK/MA/MAK pada KD 3.8 dan 4.8. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan metode kualitatif dan teknik baca dan catat. Metode analisis data menggunakan metode kualitatif dan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di dalam cerpen “Nasihat Kiai Luqni”, “Hilangnya Perangkat Desa”, “Kang Maksum”, dan “Nyai Sobir” karya A. Mustofa Bisri terdapat nilai- nilai profetik yang dapat diterapkan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas XI SMA/SMK/MA/MAK pada KD 3.8 dan 4.8. Nilai-nilai profetik tersebut diantaranya : nilai religius, tanggung jawab, toleransi, mandiri, demokratis, dan jujur.   Abstract: This study aims to describe the ethics of humanization, ethics of liberation, ethics of transcendence in short stories “Nasihat Kiai Luqni”, “Hilangnya Perangkat Desa”, “Kang Maksum”, dan “Nyai Sobir” by A. Mustofa Bisri, as well as the application of prophetic values in class XI learning SMA/SMK/MA/MAK at KD 3.8 and 4.8. This study uses a qualitative method. Data collection methods use qualitative and reading and note-taking techniques. Methods of data analysis using qualitative methods and qualitative descriptive techniques. The results show that in the short story “Nasihat Kiai Luqni”, “Hilangnya Perangkat Desa”, “Kang Maksum”, dan “Nyai Sobir” karya A. Mustofa Bisri there are prophetic values that can be applied in Learning Indonesian in the class XI SMA/SMK/MA/MAK on KD 3.8 and 4.8. These prophetic values include: religious values, responsibility, tolerance, independence, democracy, and honesty.
ANALISIS FAKTOR TERHADAP UPAYA MENUMBUHKAN MINAT BACA SISWA Andi Batara Indra; Muh. Nurdin; Fajrul Ilmy Darussalam; Jamiu Temitope Sulaimon
CARAKA Vol 8 No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ca.v8i1.10969

Abstract

Factor analysis of effort to Grow Students’ Reading Interest. This study aims to analyze the factors that can grow students’ reading interest, especially at junior high school and senior high school levels. This study is a descriptive qualitative research in which data sources are contained in junior and senior high schools of Metro School Makassar. The result of this study shows that School Literacy Movement (SLM) reading for five teen minutes before class is a less effective application in an effort to foster ethics and students’ reading interests. In addition, this study found nine factors that can affect students reading interest: (1) Leaders or teachers, (2) time allocation for reading, (3) type of reading, (4) reading place or library, (5) availability of books, (6) financial or the economic state of parents, (7) parents support, (8) Book store, (9) motivation to increase reading interest.
Pengaruh gangguan berbahasa terhadap tingkat kecerdasan rendah pada seorang remaja 17 tahun Lilis Najiah
CARAKA Vol 8 No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ca.v8i1.11027

Abstract

Penelitian ini ditulis karena gangguan berbahasa sebuah salah satu penyebab terhambatnya seseorang dalam pemerolehan. Tujuan dari penulisan ini ialah untuk mendeskripsikan pengaruh gangguan berbahasa terhadap tingkat kecerdasan rendah (IQ) pada seorang remaja 17 tahun. Dalam penelitian ini penulis memakai metode deskriptif kualitatif dengan subyek penelitiannya adalah seorang remaja yang bernama Adin. Subjek penelitian ini mengalami gangguan berbahasa kognitif demensia merupakan salah satu dari pembahasan pada psikolinguistik. Penelitian ini memaparkan apa yang dimaksud gangguan berbahasa dari segi identifikasi gejala, karakteristik perilaku bahasa sampai cara penanganannya. Berdasarkan analisis yang dilakukan, salah satu penyebab gangguan berbahasa karena cedera otak yang pernah dialami penderita dan dapat mempengaruhi otot-otot yang diperlukan untuk berbicara jadi tidak bekerja dengan baik. Dengan tulisan ini diharapkan dapat bermanfaat untuk pembaca dan menambah wawasan pembaca.   The effect of language disorders on low intelligence level in a 17-year-old adolescent   Abstract: This research was written because language disorder is one of the causes of obstruction of a person in acquisition. This paper aims to describe the effect of language disorders on the low intelligence level (IQ) of a 17-year-old adolescent. In this study, the authors used a qualitative descriptive method, with the research subject being a teenager named Adin. The subject of this study, experiencing cognitive language disorder dementia, is one of the discussions in psycholinguistics. This study describes what language disorder means in terms of symptom identification, language behavior characteristics, and how to handle it. Based on the analysis conducted, one of the causes of language disorders is due to brain injury that the sufferer has experienced and can affect the muscles needed to speak so that it does not work properly. With this paper, it is hoped that it can be useful for readers and increase readers' insight.
Interpretasi sembahyang dalam Pengakuan Eks Parasit Lajang karya Ayu Utami Eva Dwi Kurniawan
CARAKA Vol 8 No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ca.v8i1.11055

Abstract

Sembahyang menjadi salah satu diskurus yang dimunculkan di dalam novel Pengakuan Eks Parasit Lajang (PEPL) karya Ayu Utami. Berbagai diksi sembahyang dan padanannya muncul beberapa kali di dalam  PEPL. Perlu kajian yang mendalam untuk melihat narasi atau diskursus yang dimunculkan dari kehadiran diksi-diksi tersebut. Pernyataan masalah dalam pernelitian ini berada pada kemungkinan-kemungkinan diskursus yang muncul dari kehadiran diksi sembahyang dan padanannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan teori interpretasi Paul Ricouer. Temuan yang dihasilkan terdapat tiga bentuk diskursus yang dimunculkan dalam PEPL. Pertama, menghadirkan nilai-nilai lokalitas dalam beragama; kedua, menunjukkan adanya kekonsistenan pada sakralitas sembahyang; dan ketiga sembahyang diletakkan sebagai objek artifisal.   Abstract: Prayer is one of the discourses that appear in the novel Pengakuan Eks Parasit Lajang (PEPL) by Ayu Utami. Various prayer dictions and their equivalents appear several times in the PEPL. An in-depth study is needed to see the narrative or discourse that emerges from the presence of these dictions. The statement of the problem in this research lies in the possibilities of discourse that arise from the presence of prayer dictions and their equivalents. The method used is qualitative-descriptive with Paul Ricouer's interpretation theory. The findings resulted in three forms of discourse that appeared in the PEPL. First, presenting local values in religion; second, showing consistency in the sacredness of prayer; and the three prayers are placed as artificial objects.
Nilai pendidikan karakter novel Selena karya Tere Liye Winda Dwi Hudhana; Siti Rachmah Fitriyah
CARAKA Vol 8 No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ca.v8i1.11330

Abstract

Pendidikan karakter dapat dipelajari  melalui novel yaitu novel Selena karya Tere Liye. Novel tersebut mengandung aspek-aspek nilai pendidikan yang dapat digunakan guru untuk mengajarkan nilai pendidikan karakter dalam novel Selena karya Tere Liye. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan nilai pendidikan karakter. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan metode analisis isi. Sumber data dalam penelitian ini yaitu novel Selena karya Tere Liye. Data dalam penelitian ini yaitu kutipan nilai-nilai pendidikan dalam novel Selena karya Tere Liye.  Teknik pengumpulan data yaitu teknik baca dan catat. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini yaitu nilai pendidikan karakter tersebut yang ditemukan peduli sosial 1 data, disiplin 4 data, mandiri 1 data, kerja keras 6 data, jujur 1 data, bersahabat/komunikatif 3 data, menghargai prestasi 3 data, ingin tahu 2 data, cinta damai 3 data, dan gemar membaca 2 data.   The character education value of Tere Liye's novel Selena   Abstract: Character education can be learned through novels, namely the novel Selena by Tere Liye. The novel contains aspects of educational value that teachers can use to teach the value of character education in Tere Liye's novel Selena. The purpose of this study is to describe the value of character education. This research is qualitative research using the content analysis method. The data source in this study is the novel Selena by Tere Liye. The data in this study are quotes from educational values ​​in the novel Selena by Tere Liye. Data collection techniques are reading and note-taking techniques. The data analysis technique used is data reduction, data presentation, and drawing conclusions or verification. The results of this study are the value of character education, which is found to be socially caring 1 data, disciplined 4 data, independent 1 data, hard work 6 data, honest 1 data, friendly/communicative 3 data, appreciating achievement 3 data, curious 2 data, love peace 3 data, and likes to read 2 data.
Kosmologi Tantrayana di Bali dalam menghadapi pagebluk wabah penyakit Putri Retnosari; Endah Imawati; Krisna Sukma Yogiswari
CARAKA Vol 8 No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ca.v8i1.11332

Abstract

Saat ini masyarakat Indonesia dan dunia menghadapi wabah penyakit virus covid-19. Di Indonesia, kedatangan wabah penyakit disebut sebagai masa pagebluk. Indonesia memiliki pengetahuan lokal dalam menanggulangi bencana atau wabah penyakit yang tercermin dalam kearifan lokal masing-masing daerah. Pada umumnya, kearifan lokal adalah jalan tengah yang dimiliki oleh masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan alam dan dunia. Salah satu daerah yang masih mempertahankan dan melestarikan kearifan lokal adalah Pulau Bali. Masyarakat Bali berpandangan bahwa alam adalah sosok Ibu yang perlu dihormati sehingga menjaga alam bukanlah suatu paksaan melainkan bentuk kasih sayang. Kosmologi Tantrayana salah satu ritual dan kepercayaan yang membahas kesiapan mental manusia dalam menghadapi wabah penyakit atau musibah. Masyarakat Bali percaya jika menjaga, melestarikan dan merawat alam maka manusia akan jauh dari bencana. Untuk mewujudkan itu, masyarakat Bali percaya terhadap keseimbangan mikrokosmos, makrokosmos dan Tuhan. Pengetahuan lokal masyarakat Bali dapat dimanfaatkan bagi seluruh masyarakat Indonesia dalam membentuk mental ketika datang wabah penyakit. Ajaran Tantrayana mencoba mengingatkan manusia bahwa bencana dapat ditelusuri melalui metode folklor, yang artinya ada pertanda sebelum wabah penyakit datang. Melalui lima konsep yang ditawarkan dalam ajaran Tantrayana mengajarkan manusia untuk bisa menahan diri ketika wabah penyakit datang. Hal ini relevan dengan sikap yang seharusnya dilakukan manusia dalam menghadapi virus covid 19, seperti menahan diri untuk berpesta agar tidak terlibat di kerumunan masa yang dapat berpotensi besar penularan virus covid-19. Penelitian ini mencoba menulusuri tiga hal yaitu konsep kosmologi Tantrayana, peran ajaran Tantrayana dalam membentuk mental masyarakat Bali saat menghadapi pageblug wabah penyakit, dan  kesiapan mental masyarakat Bali dalam menghadapi Covid 19. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis konsep kosmologi Tantrayana, mendeskripsikan peran ajaran Tantrayana dalam membentuk mental masyarakat Bali saat menghadapi pageblug wabah penyakit. Mendeskripsikan kesiapan mental masyarakat Bali dalam menghadapi Covid 19. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan etnografis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini untuk mencapai target yang ingin dicapai dengan menggunakan wawancara mendalam yang meliputi (a) triangulasi, (b) peer debriefing. (c) member check dan audit trial.

Page 1 of 2 | Total Record : 12