cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek)
ISSN : 22528148     EISSN : 25794604     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 11 No 2 (2024)" : 17 Documents clear
PENGARUH LATIHAN AGILITY TERHADAP GERAKAN SPORT DERAJAT PADA ATLET TARUNG DERAJAT KABUPATEN INDRAMAYU Alwi, Khamdan; Mubarok, Mochamad Zakky
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v11i2.2483

Abstract

Abstract: This study aims to determine the impact of agility training on sport derajat movements in Tarung Derajat athletes in Indramayu Regency. Using an experimental method, the research involved 16 athletes. The study began with a pretest to measure initial abilities in sport derajat movements, revealing that 12 athletes were rated "Very Poor" and 4 athletes "Poor." Over 12 intensive sessions, the athletes participated in a specially designed agility and sport derajat training program. After completing the program, a posttest was conducted to reassess the athletes' sport derajat movements. The posttest results showed improvement, with 7 athletes rated "Good," 5 athletes "Fair," and 2 athletes each rated "Poor" and "Very Poor," with none reaching the "Excellent" category. These findings indicate that agility training positively affects sport derajat movements in Tarung Derajat athletes in Indramayu Regency.Keywords: Agility, Sport Derajat, Tarung Derajat.  Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan agility terhadap gerakan sport derajat pada atlet Tarung Derajat di Kabupaten Indramayu. Menggunakan metode eksperimen, penelitian melibatkan 16 atlet. Penelitian dimulai dengan pretest untuk mengukur kemampuan awal gerakan sport derajat, yang menunjukkan 12 atlet dinilai "Sangat Kurang" dan 4 atlet "Kurang". Selama 12 sesi intensif, atlet menjalani program latihan agility dan sport derajat yang dirancang khusus. Setelah program latihan, dilakukan posttest untuk menilai kembali kemampuan gerakan sport derajat atlet. Hasil posttest menunjukkan peningkatan, dengan 7 atlet berkategori "Baik", 5 atlet "Cukup", 2 atlet "Kurang", dan 2 atlet "Sangat Kurang", tanpa ada yang mencapai kategori "Sangat Baik". Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa latihan agility memiliki pengaruh terhadap gerakan sport derajat pada atlet Tarung Derajat di Kabupaten Indramayu.Kata Kunci: Agility, Sport Derajat, Tarung Derajat
SURVEI KETERAMPILAN SHOOTING PADA USIA 15-16 TAHUN DI SSB GALASISWA KECUBUNG KECAMATAN PACE KABUPATEN NGANJUK TAHUN 2024 Hakim, Gilang Taufiqri; Weda, Weda; Pratama, Budiman Agung
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v11i2.2522

Abstract

Abstract: This research was taken according to the existing problem to determine the shooting skills of 15-16 year olds at SSB Galasiswa to what extent their shooting skills in this research used quantitative research to develop and use mathematical models, theories and did not carry out hypothesis testing. The population in this research were all SSB Galasiswa players aged 15-16 years, totaling 20 players. The method used is non-personality sampling. The instruments used in this research are 1) Full Volley Kick 2) Half Volley Kick 3) Side Volley Kick 4) Swerving Shot. In this research, it is known that the results of data collection in the field can be concluded that the shooting skills at SSB Galasiswa Kecubung are in the Fair results category.Keywords: Shooting skills, SSB Galasiswa  Abstrak: Penelitian ini diambil sesuai latar masalah yang ada untuk mengetahui keterampilan shooting terhadap usia 15-16 tahun pada SSB Galasiswa sejauh mana keterampilan shooting nya dalam penlitian ini menggunakan penelitian kuantitatif mengembangkan dan menggunakan model-model matematis, teori-teori dan tidak melakukan uji hipotesis. Populasi dalam penelitan ini seluruh pemain SSB Galasiswa yang berusia 15-16 tahun yang berjumlah 20 Pemain. Metode yang di gunakan non-Pronality sampling. Intrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu 1) Tendangan Full volley 2) Tendangan Half Volley 3) Tendangan Side Volley 4) Tembakan swerving. Dalam penelitian ini diketahui bahwa hasil dari pengambilan data saat dilapangan dapat disimpulakan bahwa keterampilan shooting pada SSB Galasiswa Kecubung ialah dengan kategori hasil yang CukupKata Kunci: Keterampilan shooting, SSB Galasiswa
PENERAPAN PERMAINAN BOLA VOLY UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V MI DARUL ILMI Anggorowati, Kurnia Dyah; Suyatmin, Suyatmin; Mustika, Mega
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v11i2.2523

Abstract

Abstract: The aim of this research is to increase the learning motivation of fifth grade students at Madrasah Ibtidaiyah Darul Ilmi. The method used in this research is Classroom Action Research (PTK) which consists of 2 cycles in its implementation. Each cycle consists of four stages, namely planning, implementation, observation and reflection. The subjects of this research were 17 students, while the object was to increase students' learning motivation by implementing the game of volleyball. The results of this research were that in cycle I the average score was 57.12 and in cycle II the average score was 75.56, resulting in an increase from cycle I to cycle II of 14.44. The conclusion of this research is that students' learning motivation increases, this is indicated by increased learning motivation after being given a volleyball game.Keywords: Volleyball game, learning motivation Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah Darul Ilmi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus dalam pelaksanaannya. Pada setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek dari penelitian ini adalah 17 orang siswa, sedangkan objeknya adalah meningkatkan motivasi belajar siswa dengan penerapan permainan bola voli. Hasil dari penelitian ini adalah siklus I rata-rata perolehan nilai sebesar 57,12 dan siklus II rata-rata perolehan nilai sebesar 75,56 sehingga terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 14,44. Kesimpulan dari penelitian ini adalah motivasi belajar siswa meningkat, hal ini ditandai dengan meningkatnya motivasi belajar sesudah diberikan permainan bola voli.Kata Kunci: Permainan Bola voli, motivasi belajar
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI BERBASIS ANDROID Afif, Agus Prasetyo Faris; Septianingrum, Kartika; Utomo, Andy Widhiya Bayu
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v11i2.2527

Abstract

Abstract: In this development research, the author will develop an Android-based application as a medium for learning PJOK Class IV. Departing from the background of the problem of students not being optimal in understanding the material presented by the teacher and the school allocation provided for PJOK learning is still considered less than optimal. It is hoped that the development of Android-based media can create a special attraction for students towards PJOK learning. The procedure in this research refers to the R&D model proposed by Sugiyono, (2017) which consists of: (1) Information gathering, (2 Planning, (3) developing initial products, (4) Initial testing, (5) Major revisions to the product based on suggestions from trials, (6) small group testing, (7) carrying out revisions, (8) large group testing is conducting operational field tests, (9) Revising the final product, and (10) Making a report. Based on the results validation test by media experts and material experts that the Learning Sports application is an application that is suitable for use by students. Keywords: Development, Media, Sports  Abstrak: Penelitian pengembangan bertujuan mengembangkan sebuah aplikasi berbasis android sebagai media dalam pembelajaran PJOK Kelas IV. Berangkat dari latar belakang masalah peserta didik yang belum maksimal dalam memahami materi yang disampaikan guru serta alokasi sekolah yang disediakan untuk pembelajaran PJOK masih dianggap kurang maksimal. Pengembangan media berbasis android ini diharapkan dapat menciptakan daya tarik tersendiri pada peserta didik terhadap pembelajaran PJOK. Prosedur dalam penelitian ini mengacu pada model R&D yang dikemukakan oleh Sugiyono, (2017) yang terdiri atas: (1) Pengumpulan informasi, (2 Perencanaan, (3) mengembangkan produk awal, (4) Pengujian awal, (5) Revisi utama terhadap produk didasarkan pada saran-saran pada uji coba, (6) uji kelompok kecil, (7) melakukan revisi, (8) Uji kelompok besar adalah melakukan uji lapangan oprasional, (9) Revisi produk akhir, dan (10) Membuat laporan. Berdasarkan hasil uji validasi oleh ahli media dan ahli materi bahwa aplikasi Belajar Olahraga merupakan aplikasi yang layak digunakan pada siswa.Kata Kunci: Pengembangan, Media, Olahraga
PENGARUH LATIHAN TRAINING RESISTANCE XANDER DAN RESERVE CROSSOVER TERHADAP KEMAMPUAN KECEPATAN TENDANGAN SABIT Amelia, Amelia; Adityatama, Firman; Hadiana, Oman
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v11i2.2549

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to compare the effectiveness of TRX training and RC training on the ability of the crescent kick. This study is an experimental method. The subjects of this study were 16 athletes. The results of the t-test study on TRX training obtained a t count of 13,332 and a t table of 4,785 with a sig value of 0.000. The results of the t-test study on RC training obtained a t count of 5,495 and a t table of 4,785 with a sig value of 0.001. So there is a significant increase in the speed of the crescent kick. The magnitude of the increase in TRX and RC training, which can be seen in the t count value (TRX) 13,332 t count (RC) 5,495 is greater than the t table 4,024 (TRX 13,332> 4,024) (RC 5,495> 4024) with a significant value of TRX = 0.000, RC = 0.001 is smaller than 0.05 (sig <0.05) And the results of the effectiveness using a comparison of means on TRX and RC training. The mean test results on the TRX training mean test = 24.63, and on the RC training mean test = 20.75. The results of the comparison test mean TRX and RC training (24.63> 20.75) and the results of the Xander Resistance Training exercise are more significant because the results of the mean test are greater than the Reserve Crossover (Zigzag Run) exercise.Keywords: Xander Resistance Training Exercise and Reserve Crossover Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan efektivitas antara latihan TRX dan latihan RC terhadap kemampuan tendangan sabit. Penelitian ini merupakan metode eksperimen. Subjek dari penelitian ini adalah 16 atlet. Hasil penelitian uji-t pada latihan TRX diperoleh t hitung 13.332 dan t tabel sebesar 4.785 dengan nilai sig 0,000. Dan hasil penelitian uji-t pada latihan RC diperoleh t hitung 5.495 dan t tabel 4.785 dengan nilai sig 0,001. Sehingga terdapat peningkatan yang signifikan terhadap kecepatan tendangan sabit. Besarnya peningkatan dari latihan TRX dan RC, yang mana dapat dilihat pada nilai t hitung (TRX) 13.332 t hitung (RC) 5.495 lebih besar dari pada t tabel 4.024 (TRX 13.332 > 4.024) (RC 5.495 > 4024) dengan nilai signifikan TRX= 0,000, RC= 0,001 lebih kecil daripada 0,05 (sig<0,05) Dan hasil efektivitas menggunakan perbandingkan mean pada latihan TRX dan RC. Hasil uji mean pada latihan TRX uji mean = 24.63, dan pada latihan RC uji mean = 20.75, maka hasil dari ujibanding mean latihan TRX dan RC (24.63 > 20.75) maka hasil dari latihan Training Resistence Xander lebih signifikan karena hasil uji mean lebih besar dibandingkan dengan latihan Reserve Crossover (Zigzag Run).KataKunci: Latihan Training Resistance Xander dan Reserve Crossover
IDENTIFIKASI TINGKAT KEBUGARAN JASMANI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS TUNARUNGU SLB NEGERI MARLOSO KABUPATEN BURU Kurniasih, Kurniasih; Latar, Idris Moh; Tahapary, Johni Melvin
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v11i2.2550

Abstract

Abstract: The aim of this research was to determine the level of physical fitness of Deaf Children with Special Needs at Marloso State Special School, Buru Regency. This research uses quantitative methods. The population in this study amounted to 65 students with special needs. From a population of 65 children with special needs at SLB Negeri Marloso and the sample used in the study the researcher used the porpusive sampling technique by taking samples for certain considerations, namely 11 deaf children out of 65 children with special needs. Samples were taken based on consideration, namely 11 students with special needs level 2 girls totaling 7 students and boys totaling 4 students. The data collection technique in this study used the Indonesian Student Fitness Test (TKSI) test norm. Based on the results of the above research, we can conclude that the level of physical fitness of children with special needs deaf SLB Negeri Marloso Buru Regency on average has a poor level of fitness. Keywords: Physical fitness, children with special needs, deafness Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani Anak Berkebutuhan Khusus Tunarungu SLB Negeri Marloso Kabupaten Buru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi pada penelitian ini berjumlah 65 siswa berkebutuhan khusus. Dari populasi 65 anak berkebutuhan khusus di SLB Negeri Marloso dan sampel yang digunakan dalam penelitian peneliti mengunakan teknik sampling porpusive dengan mengambil sampel atas pertimbangan tertentu yakni anak tunarunggu berjumlah 11 orang dari 65 anak berkebutuhan khusus. Sampel diambil berdasarkan pertimbangan yakni 11 siswa dengan kebutuhan khusus tuanrungu level 2 putri yang berjumlah 7 siswi dan putra berjumlah 4 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini mengunakan norma tes Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI). Berdasarkan hasil penelitian diatas, maka dapat kita simpulkan bahwa tingkat kebugaran jasmani anak berkebutuhan khusus tunarungu SLB Negeri Marloso Kabupaten Buru rata – rata memiliki tingkat kebugaran yang kurang baik.Kata Kunci: Kebugaran Jasmani, Anak Berkebutuhan Khusus, Tunarungu
MENUMBUHKAN KEBERANIA DAN RASA INGIN TAHU PELAJARAN LOMPAT TINGGI MELALUI KEGIATAN OLAHRAGA REKREASI BERBASIS BUDAYA LOKAL PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 NANGA SAYAN Mutaqin, Nur Sulistyo; Anggorowati, Kurnia Dyah; Sartono, Sartono
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v11i2.2552

Abstract

Abstract: The aim in this research is to know increase the courage and curiosity the students high jump. Variable measures used in this study is based recreational sports through the local culture This research is a form of action research using the model cycle . Each cycle consists of four stages, there are planning, implementation, observation and reflection. As for the number of class VII students of SMP Negeri 1 Nanga Sayan 26 students. Based on the research it can be concluded that, there is an increase in courage and Rassa curious students in participating high jump lessons with activities based on local culture. Increasing the courage and curiosity to know the high jump students can be seen from the following: (1) The result of this research at the first and second cycle there is an increase in students in making the high jump with culture-based methods local recreation 69.23 and average value cycle 93.75. (2) Student interest in the learning process is increasing, because of each cycle showed an increase of courage and curiosity to know in doing high jump style straddle on class VII SMP 1 Nanga Sayan. Keywords: High Jump, Courage, curiosity Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan keberanian dan rasa ingin tau lompat tinggi siswa.sedangkan variable tindakan yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui olahraga rekreasi berbasis budaya lokal. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model siklus. Tiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Adapun jumlah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Nanga Sayan 26 siswa. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, ada peningkatan keberanian dan rasa ingin tau siswa dalam mengikuti kegiatan pelajaran lompat tinggi dengan berbasis budaya lokal. Peningkatan keberanian dan rasa ingin tau lompat tinggi siswa dapat terlihat dari hal-hal sebagai berikut: (1) Dilihat dari hasil penelitian pada siklus I nilai rata-rata 69.23 dan siklus II jumlah 2437.5 dengan nilai rata-rata 93.75. Terdapat peningkatan pada siswa dalam melakukan lompat tinngi dengan metode olahraga rekreasi berbasis budaya lokal. (2) Minat siswa dalam proses pembelajaran semakin meningkat, karena dari tiap siklus   menunjukan adanya peningkatan keberanian dan rasa ingin tau dalam melakukan lompat tinggi gaya straddle pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Nanga Sayan.Kata Kunci: Lompat tinggi, keberanian, rasa ingin tahu

Page 2 of 2 | Total Record : 17