cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Metal Indonesia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 163 Documents
Pengukuran Geometri Benda Tipis (Sudu/Blade) dengan 3D Laser Scanner berdasarkan Referensi Vektor dan Pemakaian Benda Pembanding Mas Sahid
Jurnal Metal Indonesia Vol 42, No 2 (2020): Metal Indonesia
Publisher : Balai Besar Logam dan Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32423/jmi.2020.v42.43-51

Abstract

3D laser scanner merupakan alat ukur yang digunakan untuk mengambil data objek geometrik 3D secara cepat dan “akurat” dengan metode pengukuran non-kontak. Dalam pengambilan data, akan diperoleh data kumpulan titik (point clouds) yang selanjutnya diolah menjadi bentuk khas sebagai model permukaan (surface) maupun padat (solid) yang selanjutnya dapat digunakan untuk berbagai keperluan seperti: analisis geometrik, manufaktur, maupun inspeksi. Sebelum surface maupun solid model terbentuk, diperlukan pemrosesan data kumpulan titik yang telah diambil dengan cara penyatuan (fitting) dan proses editing mesh lainnya. Bagi objek dengan bentuk yang tipis seperti: sudu/blade proses fitting menjadi tidak mudah, karena adanya bentuk kurva yang terbuka antara kurva objek bagian depan dan belakang sudu ketika dilakukan penggabungan data. Proses fitting biasanya membutuhkan referensi minimal tiga buah titik. Pada penelitian ini fungsi referensi titik tersebut digantikan dengan referensi berupa sumbu/vektor. Referensi sumbu/vektor ini diperoleh dengan meletakkan benda berbentuk tabung di sekeliling objek yang akan dilakukan scanning. Selain objek tabung juga digunakan objek lain sebagai perbandingan dalam hal kemudahan proses pengukurannya. Hasil pengubahan referensi ini memperlihatkan nilai rata-rata persentase penyimpangan berdasarkan referensi sumbu adalah 0,935%, sedangkan rata-rata persentase penyimpangan dengan referensi ‘pick point’ yaitu adalah 8,77%. Jadi, pengubahan acuan referensi penggabungan data kumpulan titik (point clouds) dari tiga titik menjadi vektor akan menaikkan akurasi (ketelitian/kebenaran) proses pengukuran dengan 3D laser scanner.
Preface Metal Indonesia Vol.43 No.1 2021 Admin Jurnal Metal
Jurnal Metal Indonesia Vol 43, No 1 (2021): Metal Indonesia
Publisher : Balai Besar Logam dan Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32423/jmi.2021.v43.%p

Abstract

Front Cover Metal Indonesia Vol.42 No.2 2020 Admin Jurnal Metal
Jurnal Metal Indonesia Vol 42, No 2 (2020): Metal Indonesia
Publisher : Balai Besar Logam dan Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32423/jmi.2020.v42.%p

Abstract

Characterization of Iron Removal Process Products from Atmospheric Lateritic Ore Leaching Solution by using 20 and 25% of Calcium Carbonate Muhammad Nibras Azza Adhikara; Reza Miftahul Ulum; Alfian Ferdiansyah Madsuha; Faizinal Abidin
Jurnal Metal Indonesia Vol 43, No 1 (2021): Metal Indonesia
Publisher : Balai Besar Logam dan Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32423/jmi.2021.v43.27-33

Abstract

AbstractElectric vehicles become the alternative to solve the climate change and global warming problems by providing a more eco-friendly and sustainable source of energy. As the demand for sustainable vehicles increased, the functionality of batteries become crucial. One of the important aspects inside the batteries is nickel. Nickel plays a big role in lithium-ion batteries by delivering greater amounts of energy density with a higher storage capacity, which means it provides bigger efficiency to the batteries. Yet, the attempt of optimizing nickel extraction remains a challenge. Therfore, nickel extraction process of lateritic ore with high efficiency is investigated by using hydrometellurgy process, specifically the iron removal process in atmospheric condition in mixed hydroxide precipitates (MHP) route.The reagent solution of (20% w/w and 25%  w/w) calcium carbonate (CaCO3) at pH (1, 2, 3) were utilized as additive in this process. The precipitates resulted from PLS were characterized by x-ray diffraction (XRD) and Scanning Electron Microscopy - Energy Dispersive X-Ray (SEM–EDS), while the filtrates were investigated by Inductively Coupled Plasma-Optical Emission Spectrometry (ICP-OES). Analysis based on precipitates demonstrates that the acid neutralization process took place with a sufficient amount of iron in the precipitates with the least amount of nickel. In addition, all pH and concentration of precipitates qualitatively illustrate the same neutralization process involving calcium and sulfur. From the results of filtrate through ICP testing in this study, pH 1 for both 20% and 25% concentration provides the lowest recovery rate alongside the smallest ppm compare to pH 2 and 3; thus, the iron precipitates in the formation of iron sulfide and/or iron sulfate. Overall, the optimum parameter is 25% of calcium carbonate, pH 1, 90oC for 2 hours of agitation to reduce the amount of iron in the solution.
Perancangan Mesin Auto Spray untuk Cleaning Candle Filter Amri Abdulah; Apang Djafar Shieddieque; Dede Ardi Rajab; Sukarman Sukarman; Choirul Anwar
Jurnal Metal Indonesia Vol 42, No 2 (2020): Metal Indonesia
Publisher : Balai Besar Logam dan Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32423/jmi.2020.v42.52-62

Abstract

Penelitian ini membahas perbaikan proses penyemprotan pada tahap pembersihan candle filter di PT XYZ, yaitu permasalahan proses penyemprotan manual  pada candle filter  yang tidak efisien. Berdasarkan permasalahan tersebut maka perlu dilakukan proses penyemprotan dengan mesin. Penelitian ini membahas tentang perancangan mesin penyemprot otomatis  candle filter untuk mengurangi waktu pengerjaan. Mesin ini dirancang untuk berbagai ukuran candle filter, dan mesin dapat membersihkan candle filter  dari luar dan dalam secara bersamaan. Hasil perancangan yaitu mesin auto spray memiliki  putaran untuk penggerak nosel yaitu 596,1 Rpm dan pemutar candle filter 480 Rpm. Kecepatan putaran dirancang dengan RPM yang dapat disesuaikan dan dikontrol oleh inverter pada panel. Mesin auto spray memiliki konstruksi yang tahan korosi dan kokoh dengan spesifikasi mesin sepanjang 3005 mm x lebar 515 mm x tinggi 1215 mm. Proses penyemprotan menghemat waktu yaitu mencapai 60% yang diperoleh dari perhitungan proses penyemprotan secara manual, dan menggunakan mesin otomatis masing-masing adalah 25 menit 10 menit. Dari segi kualitas, hasil penyemprotan menggunakan mesin juga lebih baik. Dari 40 sampel yang diuji dari setiap proses, nilai rata-rata partikel saat menggunakan mesin, dan secara manual masing-masing adalah 5,36 gram dan 23,6 gram.
Preface Jurnal Metal Indonesia Vol.42 No.2 Desember 2020 Admin Jurnal Metal
Jurnal Metal Indonesia Vol 42, No 2 (2020): Metal Indonesia
Publisher : Balai Besar Logam dan Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32423/jmi.2020.v42.%p

Abstract

Proses Pembuatan Komposit Matriks Logam Al5Cu4Mg/Al2O3(p) dengan Metode Pengadukan dan Tempa Toni Bambang Romijarso; Rudi Subagja; Dedi Priadi
Jurnal Metal Indonesia Vol 43, No 1 (2021): Metal Indonesia
Publisher : Balai Besar Logam dan Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32423/jmi.2021.v43.34-47

Abstract

AbstrakKomposit Matriks Logam (KML) merupakan salah satu material yang banyak digunakan di industri manufaktur  terutama yang berbasis alumunium,  karena logam ini mempunyai berat jenis yang rendah. Pada saat ini pembuatan KML bermatriks alumunium dengan penguat Al2O3 sudah banyak dibuat dan digunakan di industri. Proses pembuatan KML di Indonesia merupakan hal yang baru-baru ini ramai diminati, meskipun penelitian awal sudah dilakukan jauh sebelumnya. Faktor penting pada pembuatan KML adalah menghidari adanya keropos atau adanya porositas pada hasil produk. Oleh karena itu, pada percobaan ini setelah dilakukan proses pengadukan dilanjutkan dengan proses tempa untuk mengurangi adanya porositas tersebut. Bahan yang digunakan sebagai matriks adalah Al-5%Cu-4%Mg dimana Mg sebagai wetting agent, sedangkan penguat yang digunakan adalah 5 dan 10% Vf Al2O3. Pengujian mekanik yang dilakukan antara lain uji tarik, kekerasan dan keausan, sedangkan pengujian fisik, yaitu: metalografi, berat jenis, porositas, SEM/EDS dan XRD, untuk melihat fasa dan senyawa baru. Hasil pengujian menunjukkan dengan adanya penguat Al2O3 terjadi kenaikkan sifat mekanik antara lain dengan naiknya angka kekerasan dan naiknya nilai ketahanan aus. AbstractThe Metal Matrix Composite (MMCs) is one of the widely used materials  in the manufacturing industry, especially those based on aluminum, because this metal has low specific gravity. At this time, aluminum matrix KML with Al2O3 reinforcement has been widely made and used in industry. The process of making MMCs in Indonesia have just developed recently, even tough the previous research have been conducted for a long time. The important factor in making MMCs in to prevent the porosity at it’s product. This is the reason why we conduct a forging process after the agitation process. The materials used as matrix is Al-5%Cu-4%Mg where Mg is the wetting agent, while the reinforcement used is 5 and 10% Vf Al2O3. Mechanical tests include: tensile, hardness and wear tests, while physical tests: metallography, specific gravity, porosity, SEM/EDS and XRD, to see new phases and compounds. With the addition of Al2O3 reinforcement there is an increase in mechanical properties, among others, by increasing the number of hardness and increasing wear resistance.
Preface Metal Indonesia Vol.43 No.2 2021 Admin Jurnal Metal
Jurnal Metal Indonesia Vol 43, No 2 (2021): Metal Indonesia
Publisher : Balai Besar Logam dan Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32423/jmi.2021.v43.%p

Abstract

Karakterisasi Sifat Fisik Bentonit Riau melalui Metode Pengujian Distribusi Ukuran, Swelling Index, Pengukuran pH, dan Methylene Blue Value Moch Iqbal Zaelana Muttahar; Dagus Resmana Djuanda; Eva Afrilinda; Supriyadi Supriyadi
Jurnal Metal Indonesia Vol 43, No 2 (2021): Metal Indonesia
Publisher : Balai Besar Logam dan Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32423/jmi.2021.v43.91-96

Abstract

Di alam terdapat beberapa jenis bentonite yang biasa digunakan dalam aplikasi kehidupan sehari-hari, salah satunya Natrium-Bentonit dan Kalsium-Bentonit. Kedua jenis bentonit tersebut memiliki karakteristik yang berbeda sehingga aplikasi penggunaannya pun berbeda. Karena perbedaan hal tersebut, maka penelitian ini berfokus pada proses karakterisasi bentonit yang berasal dari Riau. Pengamatan yang dilakukan berupa pengukuran distribusi ukuran bentonitit,  pengamatan Swelling Index Bentonit, pengukuran pH, dan pengukuran nilai Methylene Blue Value (MBV). Hasil penelitian menunjukkan bentonit Riau memiliki %berat tertampung pada ayakan 100 mesh sebesar 20,1% dan %berat tertampung pada ayakan 200 mesh sebesar 16,2% dengan nilai lolos sebanyak 80% (passing through 80%/P80) sebesar 0,64 mm, kemudian didapatkan nilai kadar air sebesar 3,32%. Sifat swelling index bentonit Riau sebesar 3 mL/2g sehingga termasuk bentonit dengan kategori bentonit non swelling. Bentonit Riau memiliki pH range sebesar 4-5. Hasil dari seluruh penelitian tersebut  membuktikan bahwa  bentonit yang diuji adalah bentonit dengan basis kalsium. Bentonit ini cocok diaplikasikan untuk industri kebutuhan sehari-hari, seperti bahan pada pembersih wajah, salep kulit, deterjen, dan penjernih minyak goreng.
Front Cover Metal Indonesia Vol.43 No.2 2021 Admin Jurnal Metal
Jurnal Metal Indonesia Vol 43, No 2 (2021): Metal Indonesia
Publisher : Balai Besar Logam dan Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32423/jmi.2021.v43.%p

Abstract