cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Pedagogik Pendidikan Dasar
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
PENGEMBANGAN MODEL REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) DALAM PENINGKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA BAGI MAHASISWA PEDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR Wahyudi, Wahyudi
JURNAL PEDAGOGIK PENDIDIKAN DASAR Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Departemen Pedagogik Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model Development Realistic Mathematics Education (RME) inImproving Student Learning Mathematics for Elementary School Teacher.The purpose of this study are to describe: (1) Realistic Mathematics Education (RME) in improving Mathematics learning to the students in Department of Primary Schools Teacher Education, Faculty of Teacher Training and Education, Sebelas Maret University (PGSD FKIP UNS) campus of Kebumen, (2) reconstruction the curriculum of Mathematics Educationsubject in the Department of PGSD FKIP UNS campus of Kebumen based on Realistic Mathematics Education (RME), and (3) the construction of teaching material books of Mathematics Education subject in the Department of PGSD FKIP UNS campus of Kebumen based on Realistic Mathematics Education (RME). The research method is Classroom Action Research (CAR) with cyclical model, involving four steps simultaneously as follows: (1) planning, (2) action, (3) observation, and (4) reflection. Subject of this research was all students at the fourth semester in Department of PGSD FKIP UNS Campus of Kebumen in the academic year 2014/2015, totaling 71 students. Techniques of collecting data used by the researcher were observation, interview, and test. Validity of data used in this research was the techniques of triangulation of source, method, and theory. Techniques of analyzing data was descriptivequalitative data analysis, including data reduction, data display, and drawing conclusion or verification. The results of this research are: (1) the Realistic Mathematics Education (RME) model can improve Mathematics learning to the students in the Department of PGSD FKIP UNS campus of Kebumen, (2) reconstruction the curriculum of Mathematics Education subject in the Department of PGSD FKIP UNS campus of Kebumen, and (3) the teaching material books of Mathematics Education subject in the Department of PGSD FKIP UNS campus of Kebumen based on Realistic Mathematics Education (RME). Pengembangan Model Realistic Mathematics Education (RME)dalam Peningkatan Pembelajaran Matematika bagi Mahasiswa PendidikanGuru Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1)Model Realistic Mathematics Education (RME) dalam PeningkatanPembelajaran Matematika bagi Mahasiswa Prodi PGSD FKIP UNS KampusKebumen, (2) Rekonstruksi kurikulum Mata Kuliah Pendidikan Matematikapada Program studi PGSD FKIP UNS Kampus Kebumen berbasis RealisticMathematics Education (RME), (3) Penyusunan Buku Ajar Mata KuliahPendidikan Matematika pada Program Studi PGSD FKIP UNS KampusKebumen berbasis Realistic Mathematics Education (RME). Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Siklus yangmelibatkan 4 langkah dalam setiap siklusnya, yaitu (1) perencanaan, (2)pelaksanaan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Penelitian ini melibatkan subjek penelitian sebanyak 71 mahasiswa Semester IV Prodi PGSD FKIP UNS Kampus Kebumen Tahun Akademik 2014/2015. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: (a) observasi, (b) wawancara, dan (c) tes. Validitas data yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan teknik Triangulasi sumber, metode, dan teori. Adapun Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang terdiri dari tiga alur secara berkelanjutan yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah: (1) Model Realistic Mathematics Education (RME) dalam Peningkatan Pembelajaran Matematika bagi Mahasiswa Prodi PGSD FKIP UNS Kampus Kebumen, (2) Rekonstruksi kurikulum Mata Kuliah Pendidikan Matematika pada Program studi PGSD FKIP UNS Kampus Kebumen berbasis Realistic Mathematics Education (RME), (3) Buku Ajar Mata Kuliah Pendidikan Matematika pada Program studi PGSD FKIP UNS Kampus Kebumen berbasis Realistic Mathematics Education (RME).
PEMBELAJARAN OLAH RAGA DENGAN MODEL KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN GERAK DASAR Komaludin, Dudi
JURNAL PEDAGOGIK PENDIDIKAN DASAR Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Departemen Pedagogik Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu tugas perkembangan anak adalah mengembangkan gerak dasar anak sesuai dengan usianya. Tujuan pendidikan jasmani yaitu mengembangkan kemampuan koordinasi gerak, menanamkan nilai-nilai sportivitas, disiplin, dan meningkatkan kesegaran jasmani. Untuk mencapai tujuan yang diharapkan pada pembelajaran keterampilan gerak diperlukan model pembelajaran yang menyenangkan sesuai dengan karakteristik anak. Salah satu model tersebut yaitu model pembelajaran kontekstual. Pembelajaran kontekstual adalah suatu pendekatan pembelajaran yang menekankan kepada proses keterlibatan siswa secara penuh untuk dapat menemukan materi yang dipelajari dan menghubungkanya dengan situasi kehidupan nyata sehingga mendorong siswa untuk dapat menerapkannya dalam kehidupan yang nyata. Penelitian ini mengunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian kuasi eksperimen pada siswa SD Padasuka 1 dan 2. Berdasarkan pedoman interpretasi Guildford, koefisien korelasi tersebut termasuk pada kategori hubungan yang sedang. Adapun t hitung (5,70) t tabel (2,013). Jadi, pendidikan olah raga dengan model kontekstual memiliki hubungan erat terhadap peningkatan kemampuan gerak dasar. One of the tasks of child development is to develop children's basic movements according to their age. The purpose of physical education is to develop the ability to coordinate movement, instill the values of sportsmanship, discipline, and improve physical fitness. To achieve the expected goals in the learning of motion skills a fun learning model is needed in accordance with the characteristics of the child. One such model is the contextual learning model. Contextual learning is a learning approach that emphasizes the process of full student involvement to be able to find the material being studied and relate it to real life situations so as to encourage students to be able to apply it in real life. This study uses a quantitative approach with a quasi-experimental research method in Padasuka 1 and 2 elementary students. Based on the Guildford interpretation guidelines, the correlation coefficient is included in the moderate relationship category. The t count (5.70) t table (2.013). So, sports education with a contextual model has a close relationship with increasing basic mobility
PENERAPAN PROGRAM IN HOUSE TRAINING DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Rosa, Nopika
JURNAL PEDAGOGIK PENDIDIKAN DASAR Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Departemen Pedagogik Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementation of In House Training Programs in IncreasingPedagogical Competence Teacher of Early Childhood Education. Thisresearch was conducted with reference to the Permendiknas 16 , 2007 which describes the Academic Competence and Qualification of Teachers of early childhood education , particularly in the pedagogical competence. Thepurpose of this research is to see the profile of pedagogical competence ofteachers in early childhood Bee School and Early Childhood Grow Education through the implementation of In House Training program. The author uses collaborative approach. Sources of data in this research consisted of teachers in early childhood Bee School and Early Childhood Grow Education. Collecting data in this research using written tests, observation and documentation. Data analysis was performed by collecting field data based on the test results, observation and documentation. Findings from the research include: pedagogical competencies of teachers that includes the aspects of teachers' understanding of the development and characteristics of children, learning theories and learning principles, planning and implementation of learning, and assessment processes and learning outcomes.Penerapan Program In House Training dalam MeningkatkanKompetensi Pedagogik Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Penelitian inidilakukan dengan merujuk pada Permendiknas No.16 Tahun 2007 yangmenjelaskan tentang Kompetensi Akademik dan Kualifikasi Guru PAUD,khususnya dalam kompetensi pedagogik. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk melihat profil kompetensi pedagogik guru di PAUD Bee School danPAUD Grow Education melalui penerapan program In House Training.Penulis menggunakan pendekatan kolaboratif. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari guru di PAUD Bee School dan PAUD Grow Education. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan tes tertulis, pedoman observasi dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan denganmengumpulkan data dilapangan yang berdasarkan pada hasil tes, observasi dan studi dokumentasi. Temuan hasil penelitian ini meliputi: Kompetensi pedagogik guru yang mencakup pada aspek pemahaman guru terhadap perkembangan dan karakteristik anak, teori-teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran, perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran, serta penilaian proses dan hasil belajar.
MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL “KAULINAN BARUDAK” DI TAMAN KANAK-KANAK Gandana, Gilar
JURNAL PEDAGOGIK PENDIDIKAN DASAR Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Departemen Pedagogik Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Increase Emotional Intelligence in Early Childhood throughTraditional Games "Kaulinan Barudak" in kindergarten. Emotionalintelligence is a determinant of individual success. Yet, individual emotionalintelligence is now fading. The assumption is believed to be a decline in thevalue of education. Early childhood as the basis for the development ofindividual potential. So, the urgency of action needs to be special. This study focused on improving emotional intelligence early childhood throughtraditional games “kaulinan barudak”. This study conducted in StateKindergarten Pembina Tasikmalaya City and Kindergarten Nurul ‘IlmiTasikmalaya City through a quasi-experimental design. Results of this study, there is a significant difference between the increase in emotional intelligence children aged 5-6 years in state kindergarten Pembina Tasikmalaya City with increase in emotional intelligence children aged 5-6 years in Kindergarten Nurul ‘Ilmi Tasikmalaya City with a confidence level of 95%. Meningkatkan Kecerdasan Emosional Anak Usia Dini melaluiPermainan Tradisional “Kaulinan Barudak” di Taman Kanak-kanak.Kecerdasan emosional merupakan penentu kesuksesan individu. Namun,kecerdasan emosional individu saat ini semakin memudar. AUD merupakanlandasan perkembangan potensi dan kecerdasan individu. Sehingga, urgensi tersebut perlu dilakukan tindakan khusus. Fokus penelitian ini meningkatkan kecerdasan emosional anak usia dini melalui permainan tradisional “kaulinan barudak”. Penelitian ini dilakukan di TK Negeri Pembina dan TK Nurul ‘Ilmi Kota Tasikmalaya melalui desain eksperimen quasi. Hasil penelitian, terdapat perbedaan yang signifikan antara peningkatan kecerdasan emosional anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina Kota Tasikmalaya dengan peningkatan kecerdasan emosional anak usia 5-6 tahun di TK Nurul ‘Ilmi Kota Tasikmalaya dengan taraf kepercayaan 95%.
KOMPETENSI SOSIAL KEPALA SEKOLAH DALAM PEMBENTUKAN CITRA POSITIF DI SEKOLAH DASAR Giwangsa, Aang
JURNAL PEDAGOGIK PENDIDIKAN DASAR Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Departemen Pedagogik Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kompetensi Sosial Kepala Sekolah dalam Pembentukan Citra Positif di Sekolah Dasar Negeri Sukamaju Kecamatan Jatinunggal Kabupaten Sumedang provinsi Jawa Barat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat pada masyarakat khususnya pihak Sekolah Dasar Negeri Sukamaju Kecamatan Jatinunggal sebagai penambah wawasan pengetahuan dalam hal kompetensi kepala sekolah dalam meningkatkan citra positif di lembaga pendidikan atau sekolah, sebagai bahan masukan tentang pentingnya peningkatan citra positif bagi setiap sekolah sehingga segala hal dalam meningkatkan citra positif dapat berjalan secara efektif dan efisien serta memperoleh kepercayaan dari masyarakat. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar Negeri Sukamaju Kecamatan Jatinunggal Kabupaten Sumedang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dimana pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan studi dokumen. Dalam penelitian ini, penulis mewawancarai beberapa narasumber diantaranya: Kepala Sekolah, Guru, Siswa, Komite Sekolah, masyarakat sekitar sekolah dan orang tua wali murid di Sekolah Dasar Negeri Sukamaju. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompetensi Sosial Kepala Sekolah dalam Pembentukan Citra Positif sudah baik, yaitu kepala sekolah dalam meningkatkan citra positif dengan menjalin hubungan yang baik antara pihak internal dan eksternal sekolah melalui pelaksanaan kegiatan-kegiatan di sekolah baik untuk pihak internal maupun eksternal sekolah yang rutin diadakan setiap tahunnya. This study aims to determine the Principal's Social Competence in Forming a Positive Image in SDN Sukamaju, Jatinunggal District, Sumedang Regency, West Java Province. The results of this study are expected to provide benefits to the community, especially theSDB Sukamaju, Jatinunggal District, as an enhancer of knowledge in terms of the competency of school principals in enhancing a positive image in educational institutions or schools, as input for the importance of increasing a positive image for each school so that everything in enhancing a positive image can run effectively and efficiently and gain the trust of the community. This research was conducted at Sukamaju Public Elementary School, Jatinunggal District, Sumedang Regency. The method used in this research is descriptive qualitative method where data collection uses interview, observation and document study techniques. In this study, the authors interviewed several speakers including: Principals, Teachers, Students, School Committees, communities around the school and parents of parents in Sukamaju State Elementary School. The results showed that the Principal's Social Competence in Forming Positive Images was good, namely the principal in enhancing the positive image by establishing a good relationship between internal and external parties of the school through the implementation of activities in the school both for internal and external parties of the school which is routinely held every year.
PENGARUH PENERAPAN METODE PERMAINAN TRADISIONAL TERHADAP PENINGKATAN KARAKTER ANAK DAN KETERAMPILAN SOSIAL PADA PEMBELAJARAN IPS Giwangsa, Sendi Fauzi
JURNAL PEDAGOGIK PENDIDIKAN DASAR Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Departemen Pedagogik Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Influence of the Method of Traditional Games against ImprovedCharacters Children and Social Skills in the Learning IPS. This studydeparting from the problems that arise because of the many cases broughtabout by digital games, such as student brawls, violence, and criminal cases. It shows that the character and social skills of children have not built up well. The purpose of this study is to determine the difference in improved of character and social skills of children using methods of traditional games with using conventional methods. The study method used is quantitative method with a quasi-experimental design. Based on the results, it can be concluded that there are significant differences in improvement of character and social skills of children who use the methods of traditional games with children using conventional methods. Improved character and social skills class experiments using traditional games better than using conventional methods. This is because the traditional methods of game can affect the child's character and social skills. Pengaruh Penggunaan Metode Permainan Tradisional terhadapPeningkatan Karakter Anak dan Keterampilan Sosial pada PembelajaranIPS. Penelitian ini beranjak dari masalah yang timbul karena banyaknya kasus yang ditimbulkan oleh games digital, seperti tawuran pelajar, kekerasan, dan kasus kriminal. Hal itu menunjukan bahwa karakter dan keterampilan sosial anak belum terbina dengan baik. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan peningkatan karakter anak dan keterampilan sosial yang menggunakan metode permainan tradisional dengan yang menggunakan metode konvensional. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan yang signifikan karakter dan keterampilan sosial anak yang menggunakan metode permainan tradisional dengan anak yang menggunakan metode konvensional. Peningkatan karakter dan keterampilan sosial kelas eksperimen yang menggunakan metode permainan tradisional lebih baik dibandingkan dengan kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional. Hal ini karena metode permainan tradisional dapat berpengaruh terhadap karakter dan keterampilan sosial anak.
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SISWA PADA KONSEP SIKLUS AIR Asmawati, Erni
JURNAL PEDAGOGIK PENDIDIKAN DASAR Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Departemen Pedagogik Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementation of Scientific Approach to Improve Process SkillsStudents on Water Cycle Concepts. This Class Action Research aims toimprove the process skills of the students to the concept of the water cycle by implementation of scientific approach to the fifth grade students of StateElementary School 3 Nagri, Purwakarta. In the first cycle an increase in thevalue of the process skills pretest value 73.84 into 73.91. In the second cycle an increase in the average value post-test be 74.77, and the third cycle an increase in the average value became 85.27. From the observation of group work in the first cycle, the average value of process skill activities 71.52, from nine groups of only four groups reached a value above the KKM. In the second cycle the average value of process skill activities 74.30, six groups reached a value above the KKM. Value of process skills of students In the third cycle 85.42. Implementation of scientific approach can improve the skills of the process in each cycle, therefore the researchers recommend further studies in science teaching more focused on the science process skills. Penerapan Pendekatan Saintifik untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Siswa pada Konsep Siklus Air. Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan proses siswa pada konsep siklus air dengan menggunakan pendekatan saintifik pada siswa kelas V SDN 3 Nagri Kidul, Purwakarta. Intrumen yang digunakan adalah tes, lembar pengamatan observasi, dan lembar kerja siswa (LKS). Pada siklus I terjadi peningkatan nilai keterampilan proses dari nilai pretest 73,84 menjadi 73,91. Pada siklus II terjadi peningkatan kenaikan nilai rata-rata post-test menjadi 74.77, dan pada siklus III terjadi peningkatan kenaikan nilai rata-rata menjadi 85.27. Dari pengamatan kerja kelompok pada siklus I, rata-rata nilai kegiatan keterampilan proses sebesar 71,52 dari 9 kelompok hanya 4kelompok yang mencapai nilai di atas KKM. Pada siklus II rata-rata nilaikegiatan keterampilan proses 74,30, enam kelompok mencapai nilai di atas KKM. Dan Pada siklus III nilai keterampilan proses siswa 85,42. Penerapkan pendekatan saintifik terbukti dapat meningkatkan keterampilan proses pada setiap siklusnya. Oleh karena itu peneliti merekomendasikan untuk penelitian selanjutnya dalam pembelajaran IPA lebih di fokuskan kepada keterampilan proses sains.
RESPONS MAHASISWA TERHADAP PENGEMBANGAN INOVASI PEMELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING MELALUI PENDEKATAN EXPERIENTIAL LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGAPRESIASI BAHASA DAN SENI MENUJU LITERASI MENULIS Cahyani, Isah
JURNAL PEDAGOGIK PENDIDIKAN DASAR Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Departemen Pedagogik Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keadaan rendahnya minat dan motivasi mahasiswa dalam menghasilkan tulisan khususnya tulisan yang mengangkat bahasa, budaya, dan seni Indonesia. Peneliti mencoba untuk menerapkan Rancangan Inovasi PBL Berbdasis Experiental Leraning untuk meningkatkan kemampuan liteari menulis mahasiswa sekaligus untuk melihat respons mahasiswa terhadal rancangan model pembelajaran tersebut. Untuk mendapatkan data penelitian, peneliti menggunakan instrument tes, lembar observasi, wawancara, dan angket. Penelitian ini dilaksanakan di perguruan tinggi UPI terhadap mahasiswa S1 prodi pendidikan bahasa Indonesia. Literasi menulis atau literasi terhadap teks tertulis atau tercetak digambarkan sebagai aktivitas dan keterampilan yang berhubungan secara langsung dengan teks yang tercetak, baik melalui bentuk pembacaan maupun penulisan. Di negara-negara maju, seseorang yang memiliki kemampuan membaca dan menulis pada tingkatan tertentu dianggap sebagai masyarakat modern. Hasil dari penelitian diperoleh respons mahasiswa yang positif terhadap Rancangan inovasi PBL Berbdasis Experiental Leraning tersebut. Sebagian besar dari mahasiswa memberikan respons yang menyatakan bahwa model rancangan pembelajaran tersebut menarik dan dapat membantu mereka dalam mengembangkan kemampuan literasi menulis dalam mata kuliah Apresiasi Bahasa dan Seni di Universitasi Pendidikan Indonesia This research is motivated by the low level of interest and motivation of students in producing writing, especially writing that raises Indonesian language, culture, and art. The researcher tries to apply the PBL Based Innovation Based Experimental Design to improve students 'literary writing abilities as well as to see students' responses to the design of the learning model. To obtain research data, researchers used test instruments, observation sheets, interviews, and questionnaires. This research was conducted at UPI tertiary institutions towards S1 Indonesian study program students. Writing literacy or literacy of written or printed texts is described as activities and skills that relate directly to printed text, both through reading and writing forms. In developed countries, someone who has the ability to read and write at a certain level is considered a modern society. The results of the study obtained a positive student response to the Experimental Leraning Based PBL Innovation Design. Most of the students responded saying that the learning design model was interesting and could help them develop their literacy skills in the Language and Art Appreciation course at the Indonesian Educational University
ANALISIS BUKU: KEUTUHAN TAHAPAN PEMBELAJARAN IPA DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA BUKU SISWA SEKOLAH DASAR KURIKULUM 2013 Limiansih, Kintan
JURNAL PEDAGOGIK PENDIDIKAN DASAR Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Departemen Pedagogik Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keutuhan Tahapan Pembelajaran IPA denganPendekatan Saintifik pada Buku Siswa Sekolah Dasar Kurikulum 2013.Penelitian ini bertujuan mengetahui keutuhan tahapan pembelajaran denganpendekatan saintifik di buku siswa SD Kurikulum 2013 khusus di bidang IPA.Analisis buku didasarkan pada pentingnya pengembangan pendekatansaintifik, pentingnya buku sebagai panduan pembelajaran, dan kesenjanganpenelitian sebelumnya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif di manapeneliti mendeskripsikan kegiatan di buku sesuai dengan fakta yang ada.Buku yang dianalisis adalah buku siswa SD kelas 1, 2, 4, dan 5. Analisisdilakukan menggunakan isntrumen rubrik analisis yang telah diolahpeneliti.Dari hasil analisis, diperoleh informasi bahwa tidak ada kegiatan dibidang IPA yang menerapkan tahapan pembelajaran dengan pendekatansaintifik secara utuh (5 tahapan). Maka buku siswa perlu diperbaiki olehpemerintah dan guru. Guru juga perlu melakukan kegiatan tambahan agarpembelajaran dengan pendekatan saintifik dapat terlaksana dengan maksimal.
PENGENALAN BAHASA INGGRIS DALAM PEMBELAJARAN PAUD DI TAMAN KANAK-KANAK KOTA BANDUNG Febriyanti, Febriyanti
JURNAL PEDAGOGIK PENDIDIKAN DASAR Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Departemen Pedagogik Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The introduction of English in early childhood learning in kindergarten Bandung. The introduction of English from an early age is a positivething and absolute in order to improve the quality of human resources in Indonesia, particularly in the era of globalization today. The research aims to provide factual and accurate picture of the learning in kindergarten Darul Hikam in introducing English to young children, which includes the planning, implementation and evaluation. Methode used to support this research is descriptive analytic. This research is research in which data collection is intended to find answers to research related to early current events. The authors report a state of the object or subject under study in accordance with the conditions are. Research conducted on sub y ek research that the student group B Kinderganten Daul Hikam. Data were obtained through interview, observation guidelines, documentation studies and literature study. The results showed that the introduction of the English language for younger children in kindergarten Darul Hikam are in accordance with the stan dar learning for children ages, namely in the planning, implementation, and evaluation of learning, concluded that the English language for younger children in kindergarten Darul Hikam already introduced through methods that can support the learning process so that it can run well and fun, and can be advantages kindergarten Darul HikamPengenalan Bahasa Inggris dalam Pembelajaran PAUD di TamanKanak-kanak Kota Bandung. Pengenalan bahasa Inggris sejak usia dinimerupakan hal yang positif dan mutlak dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, terutama dalam menghadapi era globalisasi saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran secara faktual dan akurat mengenai pembelajaran di TK Darul Hikam dalam mengenalkan bahasa inggris untuk anak usia dini, yang meliputi proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Metode yang digunakan untuk mendukung penelitian ini yaitu deskriptif analitik. Penelitian ini merupakan penelitian dimana pengumpulan data ditujukan untuk menemukan jawaban terhadap penelitian yang berkaitan dengan keadaan dan kejadian sekarang. Penulis melaporkan keadaan objek atau subjek yang diteliti sesuai dengan kondisi apa adanya. Penelitian yang dilakukan terhadap subyek penelitian yaitu siswa kelompok B TK Daul Hikam. Data penelitian diperoleh melalui pedoman wawancara, pedoman observasi, studi dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengenalan bahasa inggris untuk anak usia dini di TK Darul Hikam sudah sesuai dengan standar pembelajaran untuk anak usia, yaitu dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Dapat disimpulkan bahwa bahasa inggris untuk anak usia dini di TK Darul Hikam sudah dikenalkan melalui metode-metode yang dapat mendukung proses pembelajaran sehingga dapat berjalan dengan baik dan menyenangkan, dan dapat menjadi keunggulan sekolah TK Darul Hikam. 

Page 2 of 2 | Total Record : 20