Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 10 No. 2 (2017): JULI"
:
10 Documents
clear
Wahyu dan Peran Nabi Perspektif Nasr Hamid Abu Zayd
Muhammad Syuhada Subir
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 10 No. 2 (2017): JULI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (525.457 KB)
Al-Qur`an merupakan sumber utama ajaran Islam yang didalamnyatermuat ajaran dan petunjuk tentang akidah, hukum, ibadah, dan akhlak. Selakusumber utama ajaran Islam al-Qur`an banyak yang menjadikannya objek kajian,baik oleh kalangan ulama dan intelektual muslim sendiri maupun intelektual nonmuslim atau para orientalis. Dari kajian-kajian tersebut memunculkan persepsidan perspektif yang beragam. Diantara kajian tersebut adalah kajian tentangtakstualitas al-Qur`an, seperti yang dilakukan oleh Nasr Hamid Abu Zayd seorangintelektual muslim, yang fokus kajiannya tentang konsep teks dengan pendekatankritik sastra dan hermeneutika. Terkait hal tersebut, makalah pendek ini mencobamenyajikan tentang pandangan Nasr Hamid Abu Zayd tentang konsep wahyu danperan Nabi, dimana konsep wahyu merupakan salah satu kerangka pemikiran AbuZayd dalam kajiannya tentang tekstualitas al-Qur`an.
Pendekatan Integralistik Pendidikan Agama pada Sekolah (Reformulasi Filsafat Pendidikan Islam)
Rima Umaimah
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 10 No. 2 (2017): JULI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (314.867 KB)
Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami dan mengetahui pendekatanintegralistik pendidikan agama pada sekolah Islam. Metode yang digunakan penulis dalampenelitian ini yaitu kepustakaan, dengan melalui data primer pembacaan buku-bukumutakhir. Kajian ini dengan melibatkan teman sejawat yaitu dosen-dosen pendidikanagama Islam di kampus, dengan langkah-langkah: pengujian naskah melalui diskusi, kritik,saran, perbaikan, dan finalisasi.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: pendekatan integralistik pendidikanagama pada sekolah melalui pendekatan secara menyeluruh/ erpadu dengan mencarihubungan fungsional maupun komplementer dari semua komponen yang terlibat dalamsuatu proses. Dalam hal ini adalah proses PAI dalam pendidikan sekolah. Jadi kita harusmelihatnya secara keseluruhan, bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersamaantara keluarga, masyarakat dan pemerintah
Layanan Konseling Kelompok Sebagai Proses Pemecahan Masalah Siswa Kelas XI SMKN I Pacitan Tahun Pelajaran 2016/2017.
Puguh Eksan
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 10 No. 2 (2017): JULI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (208.525 KB)
The objectives of research are : (1) to describe the consular service characteristics ofSMKN I Pacitan students. (2) To describe the characteristics of consular activities in groupconsular service for students of SMKN I Pacitan. The type of the research is qualitativeresearch, by using ethnography approach. The limitaton of the research is group consularservice for grade eleven SMKN I Pacitan students academic year of 2016/2017. The primerdata are obtained from informan, such as, the head waster, teacher, students, and otherstakeholder.Data collection method is by observing, interviewing, and making documentation.Data analysis used in this research is interactive model of analysis. Data validation test usedin this research is credibility, transferability, dependability, and confirmability. The result ofthis research are: (1) the characteristics of consular service in SMKN I Pacitan is that theservice is done by holding group dynamic in the consular room to solve the studentsproblems. (2) The counseling activity in SMKN I Pacitan is begun from identifying thestudents problems, arranging the counseling service program structure, the use of anappropriate service technique and giving feed back to the conseling service result done.
Tanah Pertanian dalam Perspektif Hukum Islam
Jefri Putri Nugraha
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 10 No. 2 (2017): JULI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (299.333 KB)
One of the problems in agriculture in Indonesia is the problem of agricultural land. There are five land issues in Indonesia, namely: (1) wide narrow farmland ownership; (2) decreased land productivity; (3) the occurrence of land conversion that grew larger for non-agricultural purposes; (4) not yet optimal implementation of commodity mapping related to agro ecosystem; And (5) there is still a lot of sleeping land. The solution of those problems has indeed been initiated and some of them have been implemented. But the solution seems to be a purely technical solution, without incorporating Sharia as a law capable of dealing with such problems. This paper aims to explain the Islamic sharia laws related to agricultural land and agricultural policy in Islam.
Peningkatan Kemampuan Menulis Pengalaman Pribadi Melalui Strategi Inkuiri pada Siswa Kelas VII B SMP Negeri 2 Bandar Semester 2 Tahun Pelajaran 2016/2017
Widorini Widorini
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 10 No. 2 (2017): JULI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (122.532 KB)
Widorini, 2012. Peningkatan Kemampuan Menulis Pengalaman PribadiMelalui Strategi Inkuiri pada Siswa Kelas VII B SMP Negeri 2 Bandar Semester2 Tahun Pelajaran 2011/2012.Secara realitas, pembelajaran menulis di SMP Negeri 2 Bandar belummampu meningkatkan keterampilan menulis siswa. Berdasarkan refleksi awalkemampuan siswa dalam menulis pengalaman pribadi masih di bawah kriteriaketuntasan minimal (KKM), yakni nilai yang ditentukan adalah 70. Hasilpemantauan menunjukkan bahwa dari rata-rata siswa dalam setiap kelas yangberjumlah 24, siswa yang mencapai ketuntasan hanya sekitar 58%. Hal tersebutberarti masih ada 42% siswa yang memperoleh nilai di bawah KKM.Penelitian tindakan kelas ini mengenai penerapan strategi inkuiri dalampembelajaran menulis pengalaman pribadi di SMP Negeri 2 Bandar, denganmengambil subjek penelitian kelas VII B semester 1 tahun pelajaran 2016/2017.Indikator yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah peningkatan kemampuansiswa dalam menulis pengalaman pribadi pada tahap pra-menulis, tahappemburaman, dan tahap penyuntingan. Upaya peningkatan indikator tersebutdirancang dalam dua siklus penelitian. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu(1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan interpretasi,dan (4) analisis dan refleksi untuk perencanaan siklus berikutnya.Berdasarkan hasil pelaksanaan tindakan pada siklus I dan II dapatdideskripsikan bahwa kualitas proses pembelajaran menulis pengalaman pribadisiswa kelas VII B Negeri 2 Bandar mengalami peningkatan dari siklus I sampaidengan siklus II. Peningkatan proses pembelejaran siswa terlihat dari aktivitasmerumuskan masalah (tahap pra-menulis), menemukan jawaban sementara danmencari data (tahap pemburaman), dan menarik kesimpulan (tahap penyuntingan).Simpulan hasil penelitian ini secara singkat yakni: (1) terdapatnyapeningkatan proses pembelajaran menulis dan (2) terdapatnya peningkatan hasilpembelajaran menulis pengalaman pribadi siswa kelas VII B Negeri 2 BandarSemester 2 Tahun Pelajaran 2016/2017.
Peran Kepala Sekolah dalam Mengimplementasikan Total Quality Management (TQM) untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan Agama Islam di SMKN I Donorojo
Luqman Hadi
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 10 No. 2 (2017): JULI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (143.053 KB)
Kepala sekolah merupakan faktor penggerak, penentu arah kebijakansekolah yang akan menentukan bagaimana tujuan sekolah dan pendidikan padaumumnya. Maka dari itu, kepala sekolah dituntut senantiasa meningkatkanefektifitas kinerja para staf yang ada di sekolah. Melihat penting dan strategisnyaposisi kepala sekolah dalam mewujudkan tujuan sekolah, maka seharusnya kepalasekolah mempunyai kemampuan relation yang baik dengan segenap warga disekolah, sehingga tujuan sekolah dan pendidikan dapat dicapai secara optimal.Hasil dari penelitian ini adalah di lingkungan SMK Negeri I DonorojoPacitan telah berjalan sistem dan prosedur yang merupakan penerapan TQMsecara bertahap yang diterapkan oleh kepala sekolah. Kepala sekolah dalammengambil kebijakan-kebijakan program sekolah yang berkaitan dengan limapilar TQM (Produk, Proses, Organisasi, Kepemimpinan Dan Komitmen)melibatkan semua elemen yang terkait dengan berlangsungnya proses pendidikandi SMK Negeri I Donorojo Pacitan. Kepala sekolah telah melakukan pengawasandan pengendalian untuk meningkatkan kinerja tenaga kependidikan dalammelaksanakan program yang telah disepakati bersama. Kepala sekolah jugaberusaha semaksimal mungkin untuk mengatasi permasalahan guru dengan baik,beliau menggunakan pendekatan individu maupun kelompok
Penerapan Pembelajaran Kooperatif Think Pair Shere untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VII-A SMP Negeri 2 Bandar Tahun Pelajaran 2016/2017
Indah Harijani
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 10 No. 2 (2017): JULI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (206.756 KB)
Hasil observasi awal yang dilakukan pada tanggal 09 dan 10 Mei 2017 diKelas VII-A menunjukkan bahwa pembelajaran belum berpusat pada siswa. Haltersebut diperkuat dengan hasil belajar siswa yang masih dibawah Standar KetuntasanMinimal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, perlu dilakukan penelitian tentangpenerapan model pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran kooperatifThink Pair Share dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII-A SMP Negeri 2Bandar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian TindakanKelas. Kegiatan pembelajaran terdiri dari dua siklus. Pengambilan data dilakukan denganobservasi dan tes formatif. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah PolaKegiatan Ekonomi Penduduk, Penggunaan Lahan, dan Pola Permukiman PendudukBerdasarkan Kondisi Fisik Muka Bumi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pra tindakan nilai rata-rata kelassebesar 63,59 dengan 6 siswa tuntas, Siklus I 75,16 dengan 18 siswa tuntas, dan Siklus II82,19 dengan jumlah siswa tuntas 28 siswa. Nilai rata- rata kelas ini mengalamipeningkatan tiap siklus yaitu sebesar 18,19 % pada Siklus I dan sebesar 9,35% padaSiklus II.Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan sekolah menggalakkan penggunaanpembelajaran kooperatif model Think Pair Share. Upaya merealisasikannya melaluisosialisasi penggunaan pembelajaran kooperatif ataupun mengikutsertakan guru-gurumata pelajaran dalam pelatihan, guru hendaknya menggunakan pembelajaran kooperatifmodel Think Pair Share sebagai tindakan kelas pada mata pelajaran IPS Geografi denganpembuatan Rancangan Pembelajaran dengan memasukkan tata cara pembelajarankooperatif Think Pair Share dalam kegiatan inti yang juga disesuaikan dengan evaluasipembelajaran. Selain itu, penelitian ini dapat menjadi acuan bagi peneliti selanjutnyadalam penelitian maupun penulisan karya ilmiah mereka dalam penerapan pembelajarankooperatif Think Pair Share untuk mengukur aspek yang lain.
Pengembangan Model Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Buzz Group untuk Meningkatkan Komunikasi Interpersonal Siswa SMA
Tita Maela Margawati
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 10 No. 2 (2017): JULI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (246.223 KB)
Komunikasi interpersonal memiliki arti yang penting untuk membantuperkembangan intelektual dan sosial siswa. Siswa yang mengalami kesulitan dalammelakukan komunikasi interpersonal akan sulit menyesuaikan diri, seringkali marah,cenderung memaksakan kehendak, egois dan mau menang sendiri sehingga mudah terlibatdalam perselisihan. Sehingga komunikasi interpersonal perlu ditingkatkan.Tujuan penelitian ini: mengetahui kondisi empiris pelaksanaan layanan bimbingankelompok, mengetahui kondisi komunikasi interpersonal siswa, merumuskan model yangefektif untuk meningkatkan komunikasi interpersonal siswa, mengetahui tingkat keefektifanbimbingan kelompok dengan teknik buzz group. Metode yang digunakan dalam penelitianini R&D (research and development). Prosedur pengembangan yang dilakukan dalampenelitian ini adalah: studi pendahuluan, merancang model hipotetik, uji kelayakan modelhipotetik, perbaikan model, uji lapangan dan model akhir. Metode pengumpulan data dalampenelitian ini menggunakan pedoman wawancara dan skala psikologis. Teknik analisis datadalam penelitian ini menggunakan Wilcoxon Signed Rank Tes. Simpulan penelitian iniadalah model bimbingan kelompok teknik buzz group efektif dalam meningkatkankomunikasi interpersonal siswa.Hal ini terlihat dari perubahan komunikasi interpersonal siswa antara pre-test danpost-test. Perubahan yang terjadi adanya peningkatan 15,05%. Hasil uji statistikmenunjukkan angka 0,005, maka 0,005< 0,05, yang berarti bahwa ada perbedaan yangsignifikan komunikasi interpersonal siswa antara Pre-test dan post-test. Berdasarkan hasilpenelitian, maka konsekuensi dari hasil penelitian tersebut adalah dimasukkannya programbimbingan kelompok dengan teknik buzz group sebagai program bimbingan dan konselingdi sekolah untuk meningkatkan komunikasi interpersonal siswa.
Ham dalam Persepektif Pendidikan Islam
Syam Sudin
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 10 No. 2 (2017): JULI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (315.04 KB)
Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan hak-hak dasar yang wajib dimiliki oleh setiapmanusia yang hidup di dunia tanpa terkecuali. Agama Islam sangat menjunjung tinggi danmenghargai HAM. Dalam Islam, kewajiban yang diperintahkan kepada manusia dibagi kedalam dua kategori, yaitu huquuqullah dan huquuqul „ibad. Huquuqullah (hak-hak) Allahadalah kewajiban manusia kepada Allah yang diwujudkan dalam bentuk ritual ibadah.Sedangkan huquuqul „ibad (hak manusia) merupakan kewajiban manusia terhadap sesamanyadan terhadap makhluk Allah lainnya.Tujuan dari penelitian ini adalah agar Semua warga negara harus menyadari bahwahak tidak bisa dipisahkan dari kewajiban. Semua warga negara mempunyai kebebasanmemenuhi hak pribadi, namun harus diimbangi dengan kewajiban menjaga hak-hak oranglain. Dari sini akan timbul sikap toleransi sesama warga negara, sehingga akan terciptasuasana harmonis dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Lembaga Pendidikanharus merespon persoalan HAM, sekolah sebagai lembaga pendidikan hendaknya dapatmenjadi tempat khusus bagi peserta didik untuk tumbuh dan berkembang. Peserta didik harusdiberi kebebasan untuk berpendapat, kebebasan untuk berekspresi, dll. Sehingga peserta didikbisa berkembang secara optimal, dan dari sini akan lahir generasi bangsa yang cerdas, yangbisa menjunjung tinggi nili-nilai hak asasi manusia.
Peran Kegiatan Istigatsah dalam Meningkatkan Nilai-Nilai Keimanan di Pondok Pesantren Tremas Pacitan
Achmad Ridlowi
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 10 No. 2 (2017): JULI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (657.112 KB)
The activity of istighathah in Pesantren Tremas Pacitan in improving the values of faith can serve as a tool of our lust control so that we are always in the way of Allah SWT, can change khuluqiyah or santri personality to be better, and as a tool or a way to sharpen vision and inner view Which can awaken the santri and prompt him to abandon bad deeds to return to God when he slips and diverges from the truth.Factors that support the implementation of istighathah activities in Pondok Pesantren Tremas Pacitan is a strong santri desire to get closer to Allah SWT, teacher motivation, alumni, and society to istighathah activity, a conducive cottage environment. While the factors that hamper the implementation of istighathah activities in Pondok Pesantren Tremas Pacitan is the lack of control from the board because all administrators also follow istighathah activities, the limited facilities and infrastructure so that istighathah activities less than the maximum, the awareness of students who are less disciplined, the background of santri heterogeneous.