cover
Contact Name
Zaini Tamin AR
Contact Email
zainitamim@gmail.com
Phone
+6285732024211
Journal Mail Official
zainitamim@gmail.com
Editorial Address
Jl. Wedoro PP No. 66, Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia, 61253
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
EL-BANAT: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam
ISSN : 20874820     EISSN : 25798995     DOI : https://doi.org/10.54180/elbanat
Core Subject : Religion, Education,
FOCUS The focus of this paper is an attempt to actualize a better understanding of the science of islam and Islamic thought, both locally and internationally through the publication of articles, research reports, and book reviews. SCOPE This journal Contains Islamic studies included education , legal, political , economic , social and cultural
Articles 142 Documents
Upaya Menelaah Kembali Konsep Pendidikan Tasawuf Amali di Pondok Pesantren Wahyudi, Mukhammad
EL-BANAT: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol. 10 No. 2 (2020): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54180/elbanat.2022.12.2.331-360

Abstract

Pondok pesantren memberikan peluang yang lebih lebar dan arus transformasi yang lebih kuat yang apabila tidak di dasari dengan kekuatan spiritual maka embrio pendidikan agama dapat menjadi semakin liberal, materialistik, dan sekuler. Salah satu untuk menguatkan daya spiritual pondok pesantren ialah melalui pendidikan tasawuf amali. Pendidikan sufistik yang moderat yang mampu membangun daya spiritual dan sosial sebagai tanggungjawab manusia. Oleh sebab itu, dibutuhkan konsep pendidikan tasawuf yang bisa diterapkan secara amaliah ubudiyah, salah satunya ialah tasawuf amali, sehingga fokus penelitian ini berusaha menemukan dan menganalisa serta mengenal pendidikan tasawuf amali pada lembaga pesantren secara holistik. Metode penelitian yang digunakan ialah studi kepustakaan yakni kajian literatur dari berbagai buku, jurnal dan dokumentasi lainnya menggenai pemikiran tasawuf amali. Hasil yang diperoleh ialah bahwa pendidikan tasawuf amali lebih mengedepankan aspek aplikatif, sehingga model tasawuf terkesan praktis dan komunal, yang menjadi kunci untuk membangun internalisasi nilai-nilai tasawuf secara efektif dan efesien. Konsep ini mengarah kepada pendidikan akhlak dan moral para santri di tengah tantangan yang variatif. Sehingga, pendidikan amal ubudiyah bisa dilaksanakan secara komprehensif dan aplikatif dan berkesinambungan dalam menumbuhkan sikap saleh secara spritual dan sosial, sehingga memiliki konsep pendidikan karakter sufistik yang simple dan fleksibel serta. Untuk itu, model pendidikan tasawuf amali sangat revelan dengan situasi dan kondisi pesantren.
“Harus Tanding Dulu”: Konseling Guru al-Qur’an Hadis pada Peserta Didik Pelaku Kekerasan Fisik Ardiansyah, Mochammad Zaka; Rona Mahdiyyah; Nurjihan Afifah Salsabila; Fitriyatul Hasanah
EL-BANAT: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol. 14 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54180/elbanat.2024.14.2.221-240

Abstract

Driven by the trend of implementing child-friendly Islamic education and the motivation from the Director-General of Primary and Secondary Education to optimize teachers’ roles as counselors, this article highlights best practices by religious subject teachers in counseling aggressive students involved in physical violence. The study involved Al-Qur'an Hadith teachers, the homeroom teacher of the offending student, and the counseling guidance teacher at Madrasah Tsanawiyah Al-Mubin as informants. The informants were purposefully selected using purposive sampling and interviewed through semi-structured interviews guided by a pre-prepared interview framework. The findings reveal that Al-Qur'an Hadith teachers employed directive counseling techniques, particularly probing and advice-giving, when counseling aggressive students involved in physical violence. Additionally, the teachers engaged in case conferences, conducted home visits, and built multi-stakeholder collaborations. These findings make a significant contribution to the field of Islamic religious education by demonstrating the active role of religious subject teachers in intervening with aggressive students through counseling.