cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
turbo@ojs.ummetro.ac.id
Editorial Address
Jl. Ki Hajar Dewantara No. 116 Kota Metro
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
Turbo : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
ISSN : 23016663     EISSN : 2477250X     DOI : https://doi.org/10.24127
Core Subject : Engineering,
TURBO ISSN (print version) 2301-6663 & ISSN (online version) 2477-250X is a peer-reviewed journal that publishes scientific articles from the disciplines of mechanical engineering, which includes the field of study (peer) material, production and manufacturing, construction and energy conversion. Articles published in the journal Mechanical include results of original scientific research (original), and a scientific review article (review). Mechanical journal published by the Department of Mechanical Engineering, Faculty of Engineering, University Muhammadiyah of Metro for publishing two periods a year, in June and December with the number of articles 14-20 per year . Editors receive manuscripts in mechanical engineering from various academics, researchers and industry practitioners.
Articles 509 Documents
PENGARUH VARIASI KECEPATAN DAN BEBAN TERHADAP JARAK TEMPUH PADA GEROBAK SORONG BERMESIN MOTOR MIO SPORTY 110 CC Lestariningsih, Wiji
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 13, No 2 (2024): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v13i2.3601

Abstract

The aim of this research is to determine the impact of speed and load variations on the travel distance of a motorized wheelbarrow with a 110 cc Mio Sporty engine. Choosing the right transport equipment, such as a motorized wheelbarrow, can enhance work efficiency by facilitating and speeding up the transportation of construction materials, with its capacity depending on the volume and durability of the wheelbarrow materials. Using an experimental method with speed variations of 15 km/h, 20 km/h, and 25 km/h, and loads of 40 kg, 60 kg, and 80 kg, along with 30 ml of Pertalite fuel, road tests were conducted to find speed and load efficiency. The results indicate that speed and load variations affect the travel distance. A speed of 20 km/h is the most efficient for the travel distance of the motorized wheelbarrow with a 110 cc Mio Sporty engine, as it shows the largest distance difference. Additionally, a load of 80 kg is the most efficient as it has the largest travel distance difference. 
Pengaruh Bentuk Sudu terhadap Efisiensi Turbin Gravitasi Aliran Vortex sinaga, jorfri boike
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 13, No 2 (2024): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v13i2.3689

Abstract

Makalah ini menyajikan hasil penelitian mengenai pengaruh bentuk bilah terhadap efisiensi turbin air free-vortex. Serangkaian eksperimen laboratorium dilakukan untuk mengukur keluaran daya poros dan efisiensi keseluruhan turbin. Tiga bentuk bilah—bilah datar, bilah twisted, dan bilah melengkung—dirancang untuk turbin dengan enam bilah, dan kinerjanya diuji untuk menentukan profil yang paling optimal. Pengujian dilakukan di dalam bak kerucut dengan diameter inlet 600 mm, diameter outlet 100 mm, dan tinggi 800 mm, pada laju aliran 0.0088 m³/s, 0.0105 m³/s, dan 0.0108 m³/s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil bilah melengkung mencapai efisiensi tertinggi, yaitu 30,46% pada laju aliran tertinggi 0.0108 m³/s.
Kajian Numerik Pengaruh Geometri Intake Pompa dan Anti-Vortex Device Terhadap Aliran Pada Intake Pompa Sianipar, Junifer Hotma Parulian
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 13, No 2 (2024): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v13i2.3443

Abstract

Errors in pump intake design are often caused by incorrect geometry, inadequate immersion, and uneven velocity distribution, which cause vibration, noise, reduced discharge, head, and pump efficiency. This study aims to: 1) study the effect of variable pump bay widths of 3 meters, 4 meters, and 5 meters on fluid flow at the pump intake. 2) Study the effect of variable pump bay widths of 3 meters, 4 meters, and 5 meters with anti-vortex devices on fluid flow at the pump intake. This research method uses computational fluid dynamics (CFD) with a tetrahedral mesh because of the complex shape and geometry of the pump intake. The k-ε realizable turbulence model is used to analyze the flow that produces vortices. The results of the study show that based on the variable pump bay width, the average velocity distribution entering the pump bay is still in accordance with the recommended standard, which is below 0.5 m/s. The pump bay with a width of 3 meters has the highest average velocity compared to other pump bays. Based on the variable pump bay width and the use of anti-vortex devices, it is concluded that the pump intake design with anti-vortex devices has a more uniform flow distribution. However, in a pump bay with a width of 3 meters, even though an anti-vortex device is used, the flow distribution remains non-uniform because the geometric width of 3 meters is not sufficient
Analisa Kinerja Alat Incenerator Pembakar Sampah Tanpa Asap Yang Ramah Lingkungan Ridhuan, Kemas
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 13, No 2 (2024): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v13i2.3547

Abstract

Pembakaran sampah secara langsung dapat mengakibatkan pencemaran udara karena menghasilkan gas CO, NOx, SOx, HC dan CO2 yang dapat mempengaruhi kesehatan manusia. Pembakaran sampah yang aman dan tidak menimbulkan pencemaran lingkungan yaitu dapat menggunakan alat insenerator. Pembakar sampah pada insenerator tanpa menghasilkan asap, karena asap sudah dibersihkan di Scubber dengan menggunakan air spuyer. Proses pembakaran sampah pada incenerator menggunakan bahan bakar limbah oli bekas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kapasitas pembakaran, jumlah bahan bakar limbah oli bekas yang digunakan, lama waktu pembakaran serta kadar CO dan CO2 asap yang dibersihkan. Metode penelitian yang dilakukan yaitu melakukan pengujian pada alat incenerator, dengan menggunakan sampah anorganik seperti plastik, karet dan kertas sebanyak 10 kg. Kemudian dibakar di cember menggunakan burner berbahan bakar oli bekas dengan debit aliran bahan bakar 40 ml/menit. lalu hasil asap pembakaran sampah akan mengalir ke scubber dan dibersihkan dengan air yang dikabutkan. Hasil penelitian menunjukkan sampah anorganik sebanyak 10 kg dapat dibakar di cember selama 36 menit atau kapasitas alat insenerator tersebut berkapasitas 17,6 kg/jam, dengan suhu pembakaran tertinggi di cember sebesar 565,6ºC atau menghasilkan kalor pembakaran Q sebesar 67.685 kJ. Kemudian sisa hasil pembakaran berupa bungkahan plastik sebesar 1,2 kg. Dan suhu asap pembuangan ke lingkungan sebesar 54,5 ºC.
RANCANG BANGUN DAN UJI PERFORMA POMPA SENTRIFUGAL Sudirman, Sudirman; Anjaswandi, Anjaswandi; Handono, Sulis Dri
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 13, No 2 (2024): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v13i2.3781

Abstract

Pompa kini digunakan hampir di semua aspek dalam kehidupan untuk mempermudah mengalirkan berbagai jenis fluida baik dalam dunia industri maupun rumah tangga. Keberadaan laboratorium dan fasilitas–fasilitas atau alat praktek sebagai media pembelajaran sangatlah dibutuhkan sehingga peningkatan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dapat berjalan dengan efisien. Dalam tugas akhir ini dilakukan dengan perancangan dan pembuatan alat uji pompa sentrifugal beserta pengujian untuk mengetahui karakteristik terhadap rangkaian pompa dengan pengoperasian secara susunan seri dan paralel. Tugas akhir ini dilaksanakan dengan cara membuat sistem perpipaan yang dapat diatur malalui bukaan katup dan instrumen pengukuran berupa flowmeter dan manometer pada alat uji dan menghitung hasil pengujian pada alat uji pompa sentrifugal susunan seri dan paralel. Hasil perhitungan karakteristik alat uji pompa sentrifugal yang didapat dalam pengujian masing-masing susunan pengoperasian pompa adalah susunan seri didapatkan debit sebesar 2,528 × 10-4 m3/s dengan head lebih tinggi daripada susunan paralel dengan nilai head sebesar 15,22 m. Adapun efisiensi dari susunan seri sebesar 7,6 %. Karakteristik alat uji pompa sentrifugal susunan paralel didapatkan nilai debit yang lebih besar dari pada susunan seri dengan nilai debit sebesar 2,721 × 10-4 m3/s, nilai head sebesar 12,505 m. Adapun efisiensi dari susunan paralel sebesar 5,8%.
Mekanisme Aus dan Umur Pahat pada Pemesinan Micro Milling Paduan Ti-6Al-4V ELI saputra, endra; Putra, Christian Cahya
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 13, No 2 (2024): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v13i2.3276

Abstract

Material titanium merupakan logam yang sangat akrab dengan kehidupan manusia, banyak orang tahu bahwa titanium dapat digunakan dalam perhiasan, elekronik, alat kedokteran dan produk lainya yang membutuhkan kekuatan bahan [1]. Titanium memiliki sifat unggul diantaranya adalah kombinasi rasio antara kekuatan dan berat yang baik pada temperatur tinggi (strength-to-weight ratio) memiliki sifat tahan patah dan sifat tahan korosi pada suhu tinggi. Titanium juga dua kali lebih kuat dari alumunium tetapi bobotnya 60% lebih berat dari alumunium [2]. Akan tetapi, karakteristik titanium mudah bereaksi dengan material pahat potong sehingga cenderung membentuk build-up-edge dan melekat pada permukaan pahat potong. Konduktivitas termal paduan titaniun yang rendah akan meningkatkan suhu pada ujung pahat potong yang mengakibatkan kegagalan pahat secara cepat, penyerpihan pada bagian ujung pahat potong ini menghasilan kondisi permukaan bahan yang dimesin menjadi rusak, yang ditandai dengan permukaan yang kasar dan tidak seragam [3].  Sekarang micro milling kecepatan tinggi semakin populer karena mempunyai ketelitian dan permukaan akhir yang baik [9]. Penelitian ini menggunakan diameter pahat 2 mm, kecepatan spindel 15.000 rpm, gerak makan 0,005 dan kedalaman potong 100 μm dan menggunakan diameter pahat 1 mm, kecepatan spindel 15.000 rpm, gerak makan 0,005 dan kedalaman potong 100 μm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diameter pahat berpengaruh terhadap umur pakai pahat, dengan menggunakan parameter pemesinan yang sama, menggunakan pahat berdiameter 2 mm umur pakai pahat sampai 490,6 detik sedangkan pahat berdiamter 1 mm hanya 226,17 detik. Kemudian kerusakan pahat banyak terjadi pada tepi pahat atau yang sering disebut dengan aus tepi (flank wear), selama proses pemesinan mekanisme aus pahat yang terjadi antara lain abrasive dan adhesive.
Laju Produksi Aliran Hidrogen Menggunakan Air Elektrolit , Air Gambut, dan Air Laut Dengan Campuran NaOH Julianto, Eko
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 13, No 2 (2024): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v13i2.3015

Abstract

Sumber daya air yang melimpah di dunia dapat menjadi solusi untuk mengurangi jumlah bahan bakar fosil yang tersedia, oleh karena itu penggunaan energi alternatif kini digalakkan untuk menggantikan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju aliran Laju Produksi Aliran Hidrogen Menggunakan Air Elektrolit , Air Gambut, dan Air Laut Dengan Campuran NaOH dengan metode elektrolisis. Waktu terhadap arus (Ampere), tegangan (volt) dan Daya (Watt) dimana semakin lama waktu yang digunakan maka efektifitas nya akan semakin menurun. Tegangan (volt) mempunyai pengaruh terhadap laju pembentukan gas HHO tertinngi di dapatkan pada air gambut dengan laju aliran 1,5L/min sedangkan air aquadest 1L/min dan air laut 1L/min dengan arus 10 amper dan tengangan 12V. Semakin lamanya waktu elektrolisis makan suhu akan semakin naik 150 detik pada untuk waktu 180 detik suhu tetap 313K dengan kenaikan massa 8x10-10 mol/s konstan sampai pada waktu 300 detik. Waktu elektrolisis tidak berpengaruh signifikan terhadap laju produksi gas hidrogen. Untuk hasil Rasio bahan bakar Hidrogen dengan berbasis oksigen adalah dan Rasio Udara bahan bakar berbasis massa adalah air gambut memiliki nilai tertinggi . Campuran gas ideal dan psikometrik hasil Rasio bahan bakar hho n1 850 Sumber daya air yang melimpah di dunia dapat menjadi solusi untuk mengurangi jumlah bahan bakar fosil yang tersedia, oleh karena itu penggunaan energi alternatif kini digalakkan untuk menggantikan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju aliran Laju Produksi Aliran Hidrogen Menggunakan Air Elektrolit , Air Gambut, dan Air Laut Dengan Campuran NaOH dengan metode elektrolisis. Waktu terhadap arus (Ampere), tegangan (volt) dan Daya (Watt) dimana semakin lama waktu yang digunakan maka efektifitas nya akan semakin menurun. Tegangan (volt) mempunyai pengaruh terhadap laju pembentukan gas HHO tertinngi di dapatkan pada air gambut dengan laju aliran 1,5L/min sedangkan air aquadest 1L/min dan air laut 1L/min dengan arus 10 amper dan tengangan 12V. Semakin lamanya waktu elektrolisis makan suhu akan semakin naik 150 detik pada untuk waktu 180 detik suhu tetap 313K dengan kenaikan massa 8x10-10 mol/s konstan sampai pada waktu 300 detik. Waktu elektrolisis tidak berpengaruh signifikan terhadap laju produksi gas hidrogen. Untuk hasil Rasio bahan bakar Hidrogen dengan berbasis oksigen adalah dan Rasio Udara bahan bakar berbasis massa adalah air gambut memiliki nilai tertinggi . Campuran gas ideal dan psikometrik hasil Rasio bahan bakar hho n1 850
PENGARUH VARIASI KECEPATAN TERHADAP LEBAR HAZ DAN NILAI KEKERASAN MATERIAL PADA PROSES PEMOTONGAN STAINLESS STEEL SUS 304 DENGAN MENGGUNAKAN PLASMA CUTTING Haris, Emin
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 13, No 2 (2024): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v13i2.3682

Abstract

Plasma cutting is often used in the industrial world, because this process is more effective and efficient in its users, therefore this cutting process must be considered material properties and cutting methods based on function and purpose. In this study, cutting used plasma cutting, the cutting speed variation method used for SUS 304 stainless steel. The speed variations used are 0.0045 m/s, 0.0252 m/s, 0.0470 m/s. Then it is tested by micro and hardness testing. In this observation, the best speed was obtained at the third variation of 0.0470 m / s because it had the smallest average HAZ width value of 427.83 μm and the highest average material hardness value of 167.753 Kg.f. For the largest average HAZ width was found in the first variation of 0.0045 m / s which was 1240.33 μm and the smallest material hardness value was found in the second variation of 0.0252 m / s which was 163.76 Kg.f.
Performance Test of Household Plastic Waste Shredding Machine Lede, Agustinus Syrillus Umbu; Jafri, Muhamad; Gusnawati, Gusnawati
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 13, No 2 (2024): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v13i2.3742

Abstract

The abundance of plastic in daily life has a serious environmental impact as it takes 50-100 years to decompose. To solve this problem, plastic shredding machines are used to cut plastic waste into recyclable flakes. This study aims to determine the performance of plastic waste shredding machines. The method used is an experiment by testing the performance of the shredding machine at 1000 rpm, 1200 rpm, and 1400 rpm, with variations in the types of plastic waste Polyethylene (PE), Polypropylene (PP), and Polyethylene Tereftalat (PET). The observed parameters include engine production capacity, weight loss, and fuel consumption. The results showed that the production capacity of the machine increased as the rotation speed increased, with more efficient fuel consumption at higher rotation due to faster shredding time. A rotation speed of 1200 rpm produced more uniform shredding of PE and PET plastics, while the harder PP plastics required a speed of 1400 rpm for uniform results.
PENGARUH VARIASI PENDINGINAN DAN HOLDING TIME TERHADAP NILAI KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO PADA PERLAKUAN PANAS BAJA ASSAB 88 syarief, akhmad
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 13, No 2 (2024): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v13i2.3529

Abstract

Along with the rapid development of science, improving material properties needs to be done to support the needs in the industrial world. This study aims to determine the effect of heat treatment with variations in cooling media and holding time on the value of hardness and microstructure in heat treatment of Assab 88 steel. The research process begins with cutting Assab 88 steel, then the heating process is carried out with a temperature of 850˚C, then the cooling process is carried out with various media such as air, water and oil with holding time variations for 30 minutes, 45 minutes and 60 minutes. The results showed that the highest hardness value was found in water cooling media with a holding time of 60 minutes at 87.1 HRB and the lowest value in air cooling media at 78.1 HRB. Microstructure testing in water cooling media will form martensite which makes the steel harder but brittle, while with oil cooling media will produce a balance between hardness and toughness because bainite structures are formed and martensite is more dominant and a little pearlite. Keywords: Cooling medium, holding time, hardness test, microstructure test, ASSAB 88 steel.