cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
turbo@ojs.ummetro.ac.id
Editorial Address
Jl. Ki Hajar Dewantara No. 116 Kota Metro
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
Turbo : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
ISSN : 23016663     EISSN : 2477250X     DOI : https://doi.org/10.24127
Core Subject : Engineering,
TURBO ISSN (print version) 2301-6663 & ISSN (online version) 2477-250X is a peer-reviewed journal that publishes scientific articles from the disciplines of mechanical engineering, which includes the field of study (peer) material, production and manufacturing, construction and energy conversion. Articles published in the journal Mechanical include results of original scientific research (original), and a scientific review article (review). Mechanical journal published by the Department of Mechanical Engineering, Faculty of Engineering, University Muhammadiyah of Metro for publishing two periods a year, in June and December with the number of articles 14-20 per year . Editors receive manuscripts in mechanical engineering from various academics, researchers and industry practitioners.
Articles 509 Documents
Pengaruh Laju Massa Uap Terhadap Efisiensi Kerja Turbin Uap Pada Pabrik Kelapa Sawit Kapasitas 50 Ton/Jam Yanti, Irda; Effendi, Zulham; Rangkuti, Ika Ucha Pradifta
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 13, No 1 (2024): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v13i1.3301

Abstract

Efisiensi turbin merupakan sebuah parameter dari derajat keberhasilan system turbin untuk mendekati proses ideal dengan satuan persen (%). Efisiensi turbin diketahui dengan membandingkan kerja ideal turbin dengan kerja aktual turbin. Laju massa uap adalah jumlah uap yang mengalir ke turbin uap dalam satuan waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh laju massa uap terhadap  nilai efisiensi turbin uap. Penelitian dilaksanakan pada 3 oktober-16 oktober 2023 di pabrik kelapa sawit kapasitas 50 ton/jam. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode Deskriptif Kuantitatif berdasarkan data primer pada turbin uap. Rata-rata laju massa uap yang terjadi pada 3 oktober-16 oktober 2023 yaitu 6,70 kg/s atau 24,12 ton/jam. Sedangkan rata-rata efisiensi kerja turbin uap pada periode yang sama 32,69 %. Nilai efisiensi kerja turbin uap tertinggi yang tercapai pada 3 oktober-16 oktober 2023 di pabrik kelapa sawit Kapasitas 50 Ton/Jam yaitu 37,365% dengan laju massa uap 6,38 kg/s. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwasanya laju massa uap berpengaruh signifikan terhadap efisiensi kerja turbin uap, dapat dilihat dari koefisien persamaan regresi yang negatif, yang berarti semakin besar laju massa uap, nilai efisiensi turbin uap juga akan menurun, begitu pula sebaliknya.
PEMODELAN IMPLAN PENGGANTI TULANG LUTUT (TKR) 3D DENGAN METODE REKAYASA TERBALIK BERBANTUAN PEMINDAI TOMOGRAFI KOMPUTER DAN BOUNDARY SURFACE Naibaho, Sahabman Tua Pardamean; Harun, Suryadiwansa; Burhanuddin, Yanuar
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 13, No 1 (2024): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v13i1.3053

Abstract

Osteochondritis dissecans, sebuah kondisi yang sering terjadi pada atlet, menyebabkan perubahan tulang subkondral fokal yang mengakibatkan fragmentasi osteokondral. Total Knee Replacement (TKR) adalah solusi untuk mengatasi kerusakan sendi lutut, tetapi tantangan muncul dalam memilih implan tulang komersial yang mungkin tidak sesuai dengan struktur anatomi pasien, terutama pada pasien Indonesia. Ketidaksesuaian ini dapat menyebabkan reaksi nyeri pascaoperasi. Untuk mengatasi hal ini, peneliti mengusulkan sebuah studi menggunakan rekayasa balik dengan CT scanning untuk merekonstruksi tulang lutut pasien menjadi model TKR 3D. Metode non-invasif ini bertujuan untuk merancang implan TKR yang sejajar dengan struktur tulang lutut pasien, khususnya yang disesuaikan untuk pasien Indonesia. Proses ini melibatkan CT scanning, analisis ahli, perbaikan citra, dan menggunakan metode Boundary Surface untuk membuat model implan TKR. Validasi dilakukan dengan membandingkan gambar digital 3D tulang lutut pasien dengan model implan, menghasilkan implan tulang lutut TKR 3D yang disesuaikan sesuai dengan anatomi pasien.
RANCANG BANGUN MESIN EKSTRUDER PLASTIK Andriani, Devi; Pratomo, Tri; Yani, Rina Dwi; Suhendra, Diky Rahmat; Herpanda, Rafi
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 13, No 1 (2024): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v13i1.3317

Abstract

Pengelolaan sampah di masyarakat semakin hari semakin meningkat dan menjadi permasalahan lingkungan hidup, misalnya saja pembuangan sampah. Pembuangan sampah sisa aktivitas sehari-hari masyarakat secara sembarangan akan merusak lingkungan sekitar, salah satunya adalah sampah plastik. Seperti halnya di wilayah Kota Pontianak, kapasitas penyimpanan sampahnya berkisar 348.150 liter per hari. Hal ini akan berdampak pada lingkungan sekitar kita. Untuk mengatasi masalah pencemaran sampah plastik, diciptakanlah mesin ekstruder plastik yang berguna untuk mengubah sampah plastik biasa menjadi filamen. Peneliti akan membuat mesin ekstruder plastik untuk mengolah sampah plastik menjadi bahan baku plastik yang siap diolah kembali menjadi bahan atau komponen yang diinginkan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan merancang dan membangun mesin ekstruder plastik. Pembuatan mesin extruder plastik diawali dengan studi literatur, perencanaan mesin extruder, persiapan alat dan bahan, proses pembuatan rangka dan mesin extruder, pengujian mesin extruder, evaluasi hasil pengujian. Percobaan ini menggunakan plastik yaitu polietilen yang mempunyai rentang suhu 120 (℃) sampai dengan 150 (℃). Percobaan dilakukan pada beberapa variasi suhu mulai dari suhu 110 (℃), 115 (℃), 120 (℃), 125 (℃) dan 130 (℃). Dari kelima percobaan yang memberikan hasil baik adalah pada suhu 110 (℃) dan 115 (℃). Sedangkan pada percobaan hasil yang tidak baik terdapat pada suhu 120 (℃).Kata kunci: konversi energi, perancangan, manufaktur, pengolahan material, teknik mesin.
Inovasi Material Komposit Poliuretan menggunakan (ZnO:Nanoselulosa dari Serat Tandan Kosong Buah Kelapa Sawit) Sebagai Penguat Absorbsi Suara dan Insulasi Termal Sunaryo, Sunaryo; Nasution, Ahmad Kafrawi; Israyandi, Israyandi; Nurrahmawati, Puji; Wulandari, Gerhana; Rafhan, Muhammad; Ilhami, Ibnu Zaki; Yudho, Agung Laksono
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 12, No 2 (2023): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v12i2.2742

Abstract

Inovasi material pada pengembangan serat alam terus dikembangkan. Indonesia yang memiliki keanekaragaman hayati yang sangat banyak dan memiliki peluang yang besar untuk mengeksplorasi pemanfaatan material serat alam. Serat tandan kosong kelapa sawit (TKKS) memiliki karakterisasi penyerapan suara dan material insulasi termal. Penelitian ini melakukan biosintesis nanopartikel ZnO pada nanoselulosa dari serat tandan kosong kelapa sawit untuk dijadikan material komposit. Material komposit ini nantinya digunakan sebagai pengabsorbsi suara dan panas untuk inovasi dalam dunia otomotif dengan keluhan kebisingan dan panas yang seringkali mengganggu pengemudi. Tahapan pada penelitian ini dengan mengkarakterisasi fraksi massa dari nanoselulosa dan penambahan ZnO dari serat TKKS yang digunakan adalah 5% dan 10% fraksi komposit dengan polyuretan adalah 15%. Pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah Uji koefisien Absorbsi suara, Uji SEM, Uji Densitas dan Uji Konduktivitas Termal. Serta luaran yang ditargetkan dalam penelitian ini adalah memanfaatkan serat TKKS sebagai material inovasi material baru untuk interior otomotif dalam hal insulasi suara dan insulasi termal.
PERENCANAAN PEMANFAATAN MARINE FUEL OIL (MFO) SEBAGAI BAHAN BAKAR ENGINE DIESEL MaK Poeswanto, Hendra; Yani, Ahmad
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 4, No 1 (2015): Juni 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v4i1.7

Abstract

PT. PLN (Persero) Area Bontang tengah berupaya melakukan penggantian jenis bahan bakar pada engine diesel merk MaK yang semula menggunakan High Speed Diesel (HSD) menjadi Marine Fuel Oil (MFO). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses treatment bahan bakar MFO untuk menurunkan viscositas dan penyeragaman ukuran partikel bahan bakar pada engine diesel merk MaK dan mengetahui perbandingan biaya penghematan dan evisiensi pemakaian bahan bakar HSD dengan bahan bakar MFO. Metode yang digunakan analisa perpindaahan panas pada oil heater dan viskositas bahan bakar yang digunakan untuk menentukan proses treatment bahan bakar MFO. Dari hasil perencanaan, proses treatment menggunakan oli heater dimana proses pemanasan oli dengan memanfaatkan panas dari gas buang hasil pembakaran. Dengan penggunaan bahan bakar MFO dapat menghemat biaya konsumsi bahan bakar sebesar Rp. 21.827.520,- per harinya.
Uji Kinerja Mesin Pembentuk Ekor Peluru Pada Senjata Sumpit Anjiu, Leo Dedy; Kurniawan, Kurniawan; Suhendra, Suhendra; Rianto, Ari
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 13, No 1 (2024): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v13i1.3067

Abstract

Sumpit adalah senjata tradisional secara umum berbentuk lurus memanjang. Faktor yang sangat mempengaruhi ketepatan sasaran menembak menggunakan sumpit adalah peralatan yang digunakan seperti peluru sumpit. Ekor peluru sumpit selama ini dibuat oleh pengrajin dengan cara tradisional. Ekor peluru yang dihasilkan dengan cara tradisional kurang baik dan tidak seragam. Berdasarkan permasalahan tersebut, diperlukan teknologi berupa mesin yang dapat digunakan untuk membuat ekor peluru sumpit dengan bentuk, ukuran, dan berat yang seragam. Tujuan penelitian ini adalah melakukan uji kinerja mesin pembentuk peluru sumpit. Data yang dianalsis dalam penelitian adalah kapasitas produksi mesin, pengukuran keseragaman ukuran dan berat. Kecepatan putar mesin yang digunakan untuk membentuk peluru sumpit adalah 720 rpm. Ukuran ekor peluru sumpit dibedakan menjadi kaliber 11, 13 dan 14. Ekor peluru sumpit terbuat dari bahan EVA dan pengamatan dilakukan menggunakan 10 sampel uji setiap pengujian. Berdasarkan hasil pengujian, rerata kapasitas produksi mesin pembentuk peluru sumpit adalah 19,62 butir/jam. Nilai rerata tingkat keseragaman kaliber 11, 13 dan 14 pada bagian A adalah 98,96%, B 99,00%, C 95,96% dan D 91,55%. Tingkat keseragaman bobot ekor peluru sumpit kaliber 11 adalah 87,64%, kaliber 13 90,06% dan kaliber 14 adalah 86,72%.
Analisa Pengaruh Laju Massa Uap Rata-Rata Terhadap Kualitas Uap Rata-Rata Pada Pipa BPV (Back Pressure Vessel) Ke Sterilizer Di Pabrik Kelapa Sawit Kapasitas 50 Ton/Jam Effendi, Zulham; Rangkuti, Ika Ucha P; Nugroho, Marfi Dwi
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 13, No 1 (2024): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v13i1.3369

Abstract

Laju massa uap merupakan kombinasi dari tekanan masuk dan entalpi masuk dan entalpi keluar, Kualitas uap merupakan seberapa baik uap yang dihasilkan. Kualitas uap mempunyai faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas uap antara lain tekanan, entalpi. Rata-rata laju massa uap yang di hari pertama yaitu 6,71 kg/s didapat terdapat kualitas uap rata-rata pada S terilizer No 1 didapat 0,848 kj/kg , S terilizer No 2 yaitu 0,847 kj/kg.dan pada hari kedua laju massa uap rata-rata yaitu 6,69 kg/s didapat rata-rata kualitas uap pada Sterilizer No 1 yaitu 0,845 kj/kg dan rata-rata kualitas uap pada Sterilizer No 2 yaitu 0,844 kj/kg. Rata -rata laju massa uap pada hari ketiga adalah 6,59 kg/s, rata-rata kualitas uap pada Sterilizer No 1 yaitu 0,834 kj/kg, rata-rata kualitas uap pada Sterilizer No 2 yaitu 0,833 kj/kg. rata-rata laju massa uap pada hari keempat adalah 6,61 kg/s rata-rata kualitas uap pada Sterilizer No 1 yaitu 0,835 kj/kg, rata-rata kualitas uap pada Sterilizer No 2 yaitu 0,835 kj/kg. laju massa uap rata-rata pada hari kelima yaitu 6,62 kg/s. rata-rata kualitas uap pada Sterilizer No 1 yaitu 0,838 kj/kg, rata-rata kualitas uap pada Sterilizer No 2 yaitu 0,839 kj/kg. Dari penelitian tersebut dapat diperoleh bahwasanya laju massa uap rata-rata memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas uap rata-rata. Kata kunci: Laju Massa Uap, Kualitas Uap, Pipa, Back Pressure Vessel, Sterilizer.
Numerical method to overcome the fluid flow separation on pipe bend 90 using guide vane Sedeq, Khalees; Julian, James; Wahyuni, Fitri; Iskandar, Waridho
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 12, No 2 (2023): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v12i2.2846

Abstract

Efek Ketebalan Terhadap Ketahanan Korosi Lapisan Cat Pada Baja Galvanis Ashwijuwan, Hafidz Aziz; Winardi, Yoyok; Munaji, Munaji
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 13, No 1 (2024): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v13i1.3232

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh ketebalan terhadap ketahanan korosi lapisan cat pada baja galvanis. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh ketebalan cat terhadap laju korosi baja galvanis dan mengetahui perbandingan laju korosi galvanis yang telah dilapisi dengan variasi cat pada larutan asam dan basa. Cat yang digunakan adalah campuran cat dasar dan sintetis, dilapiskan pada baja galvanis dengan ketebalan 0,25; 0,50; 1,00 mm. Pengujian korosi dilakukan dengan metode perubahan massa di dalam larutan asam dan basa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik pada larutan asam maupun basa, semakin tebal lapisan cat ketahanan korosi semakin baik. Masing-masing larutan memberikan dampak yang berbeda, dalam hal ini larutan asam (HCI) memiliki ion Hidrogen  dan ion klorida , yang membuatnya memiliki tingkat korosi yang lebih tinggi dibandingkan dengan jenis elektrolit lainnya, dalam hal ini larutan basa NaOH. Adapun secara umum lapisan cat lebih tahan korosi di larutan basa dibandingkan dengan larutan asam. hal ini ditunjukkan dari hasil perhitungan laju korosi, yaitu pada ketebalan 1,00 mm sebesar 0,00549 mmpy (pada larutan asam) dan 0,00385 mmpy (pada larutan basa). Hal ini dikarenakan reaksi kimia yang terjadi tidak dapat menembus permukaan pelapisan secara langsung, akan tetapi secara periodik akan menembus pelapisan pada masing-masing spesimen.