cover
Contact Name
Rusdiyanyo
Contact Email
roesdysh@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jiep@iain-manado.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Journal of Islamic Education Policy
ISSN : 25280295     EISSN : 25280309     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Journal of Islamic Education Policy menerbitkan hasil penelitian yang memberikan kontribusi signifikan pada pemahaman dan praktek pendidikan Islam melalui tulisan dan laporan akademik dalam perspektif dan skop global. Tujuan utumanya adalah membuka akses bagi dunia internasional, dengan tidak melupakan tuntutan lokal, pada hasil penelitian, yang meliputi peneliti, praktisi, dan mahasiswa dalam bidang kebijakan pendidikan Islam. Karena itu, JIEP menyambut dengan baik tulisan-tulisan yang mendorong perdebatan akademik dari kalangan akademisi yunior dan senior dalam tiga bahasa, yaitu Indonesia, Arab, dan Inggeris
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2024)" : 7 Documents clear
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU AL-QUR’AN HADIS DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA MA ALKHAIRAAT BINTAUNA Amiruddin, Amiruddin; Datonsolang, Aprilia
Journal of Islamic Education Policy Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v9i1.2870

Abstract

Dalam pembelajaran tentunya ada hal-hal yang merupakan pendukung serta penghambat bagi proses belajar mengajar, Adapun hal-hal yang mendukung di antaranya adalah pelajaran Al-Qur’an Hadis pada kelas X agama terletak pada jam ketiga dan keempat pada setiap pembelajaranya, kemudian 2 kali pertemuan dalam 1 minggu, dan keahlian dari seorang Guru dalam penyampaian materinya sehingga menimbulkan rasa senang dan ketertarikan dari peserta didik untuk belajar Al-Qur’an Hadis, serta ruang kelas yang luas membuat peserta didik merasa lebih nyaman dalam belajar
THE PATTERNS OF ISLAMIC EDUCATION DURING THE TIME OF THE PROPHET MUHAMMAD Mokodenseho, Sabil; Rohmah, Siti; Idris, Muh; Aziz, Adit Mohammad; Rahman, Rahman
Journal of Islamic Education Policy Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v9i1.2921

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pendidikan Islam pada masa Nabi Muhammad SAW. Kajian ini menjadi penting karena pendidikan Islam mempunyai arti penting bagi umat Islam dalam meneladani proses pendidikan Islam sejak zaman Nabi, yang bermanfaat untuk memahami pertumbuhan dan perkembangan pendidikan Islam, sehingga mampu menjawab persoalan-persoalan kontemporer dalam pendidikan Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data mengenai sejarah pendidikan Islam pada masa Nabi Muhammad diperoleh melalui pembacaan dan kajian mendalam terhadap berbagai literatur. Penelitian ini menemukan pendidikan Islam di masa Rasulullah telah berlangsung di Mekah dan Madinah. Di Mekah, Nabi menjadikan lembaga pendidikan, yakni rumah, Dar al-Arqam dan Kuttab sebagai sarana yang efektif dan efisien. Materi pendidikan Islam berisi pendidikan akhlak dan budi pekerti, dan pendidikan jasmani (kesehatan), seperti menunggang kuda, memanah, dan menjaga kebersihan. Sementara pola pendidikan yang diterapkan Nabi di Madinah berorientasi pada pemantapan nilai-nilai persaudaraan antara kaum Muhajirin dan Anshar. Nabi mendirikan masjid dan Suffah sebagai sarana yang efektif. Muatan pendidikannya menekankan pada penanaman tauhid, pendidikan keluarga, pendidikan masyarakat, dan budi pekerti. Semua ini efektif karena motivasi dari dalam masyarakat Madinah dan karisma serta metode yang digunakan Nabi dalam menangani kepentingan masyarakat secara adil dan demokratis. Temuan ini menunjukkan pola pendidikan Islam yang diterapkan Nabi Muhammad SAW. di Mekah dan Madina. Kesimpulannya, pendidikan Islam dalam sejarahnya telah berkontribusi besar terhadap peradaban manusia terutama umat Muslim di dunia. This research aims to analyze the patterns of Islamic education during the time of the Prophet Muhammad. This study is important as Islamic education holds significance for Muslims in emulating the process of Islamic education since the time of the Prophet, which is beneficial for understanding the growth and development of Islamic education, thus addressing contemporary issues in Islamic education. The research methodology employed is qualitative with a descriptive approach. Data regarding the history of Islamic education during the time of the Prophet Muhammad was obtained through extensive reading and study of various literature sources. The study finds that Islamic education during the Prophet occurred in Mecca and Medina. In Mecca, the Prophet established educational institutions, such as homes, Dar al-Arqam and Kuttab as effective and efficient means. The curriculum of Islamic education included moral and character education, as well as physical education (health), such as horse riding, archery, and hygiene. Meanwhile, the educational pattern implemented by the Prophet in Medina focused on strengthening the values of brotherhood between the Muhajirin and the Ansar. The Prophet established mosques and Suffah as effective means. The educational content emphasized the cultivation of monotheism, family education, community education, and manners. All of these were effective due to the motivation from within the Medina community and the charisma and methods employed by the Prophet in fairly and democratically addressing the community's interests. These findings illustrate the pattern of Islamic education implemented by the Prophet Muhammad  in Mecca and Medina. In conclusion, throughout history, Islamic education has significantly contributed to human civilization, particularly for the Muslim community worldwide
MANAJEMEN MUTU MADRASAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DI MI AT-TAQWA DAN MI ZIYADATUN NIKMAH MANADO B, Hasmi
Journal of Islamic Education Policy Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v9i1.3388

Abstract

artikel ini membahas tentang manajemen mutu terpadu madrasah dalam meningkatkan kompetensi guru di Madrasah Ibtidaiyah swasta di Kota Manado. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi manajemen mutu madrasah berdampak pada peningkatan kompetensi guru MIS At-Taqwa Manado dan MIS Ziyadatun Nikmah Manado, menganalisis program pengembangan kompetensi guru yang terintegrasi dalam manajemen mutu MIS At-Taqwa Manado dan MIS Ziyadatun Nikmah Manado, dan mengetahui partisipasi guru dalam proses manajemen mutu madrasah terhadap peningkatan kompetensi guru di MIS At-Taqwa Manado dan MIS Ziyadatun Nikmah Manado. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi profesional guru MIS at-Taqwa dan MIS Ziyadatun Nikmah dilakukan perencanaan terlebih dahulu mengenai kegiatan di masa yang akan dating, kemudian mengimplementasikan apa yang telah direncanakan, selanjutnya evaluasi untuk melihat apakah kegiatan tersebut berjalan dengan baik, program pengembangan kompentesi profesional guru yang terintegrasi dalam manajemen mutu  dilakukan dalam beberapa program, antara lain; mengikuti studi lanjut, pelatihan dan pendidikan profesi guru atau PPG, dan partisipasi guru dalam proses manajemen mutu madrasah dilakukan dengan mengikuti kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan kompetensi guru dan bekerjasama dengan kepala madrasah dalam menciptakan suasana lingkungan sekolah yang kondusif, dan terus mengembangkan diri dengan mengikuti berbagai pendidikan dan pelatihan.
OPTIMALISASI MANAJEMEN SARANA PRASARANA DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SD ISLAM TERPADU HARAPAN BUNDA MANADO Mooduto, Martina Nafratilofa; Samal, Abdul Latif; Talibo, Ishak Wanto
Journal of Islamic Education Policy Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v9i1.3386

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi manajemen sarana dan prasarana pendidikan yang efektif dalam meningkatkan mutu Pendidikan di SD IT Harapan Bunda Manado, serta menganalisis faktor penghambat dan solusi yang memengaruhi mutu Pendidikan di SD IT Harapan Bunda manado. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi pendukung data-data penelitian. Dalam mengumpulkan data peneliti menggunakan narasumber utama dan narasumber pendukung, kemudian menganalisis data yang telah terkumpul dan melakukan penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan manajemen sarana dan prasarana di SD IT Harapan Bunda Manado meliputi perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan, dan pengawasan. Optimalisasi manajemen sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pembelajaran di SD IT Harapan Bunda Manado dengan melakukan pengadaan fasilitas pembelajaran serta penggunaan, penataan, pemeliharaan sarana dan prasarana secara optimal. Optimalisasi manajemen sarana dan prasarana yang dilaksanakan cukup optimal, karena masih terdapat kekurangan. Kelebihan dari optimalisasi manajemen sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pembelajaran yaitu: 1) memudahkan guru dalam menyampaikan materi pembelajaran, 2) memudahkan peserta didik dalam memahami materi, 3) memudahkan dalam mengakses informasi pendidikan, 4) meningkatkan minat baca peserta didik, 5) menanamkan jiwa anti korupsi sejak dini, 6) memudahkan dalam ulangan, 7) mengembangkan bakat peserta didik, 8) memudahkan dalam pelaksanaan praktikum, 9) mengembangkan psikomotorik peserta didik, 10) lingkungan kelas maupun luar kelas yang selalu bersih, 11) suasana kelas yang selalu kondusif dan nyaman, dan 12) meminimalisir biaya perawatan. Adapun kekurangan dari optimalisasi manajemen sarana dan prasarana yaitu: ruang kelas yang belum memadai sehingga beberapa ruangan lain dipotimalkan untuk dijadikan ruang kelas dan belum tersedianya gudang penyimpanan sarana dan prasarana belajar sehingga penataannya masih tidak beraturan.
MANAJEMEN SEKOLAH PENGGERAK DALAM MENERAPKAN KURIKULUM MERDEKA PADA SEKOLAH DASAR NEGERI DI KOTA MANADO (STUDI MULTISITUS: SD NEGERI 115, SD NEGERI 125, SD NEGERI 88) Laiya, Irmawaty; Ismail, Feiby; Simbuka, Srifani
Journal of Islamic Education Policy Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v9i1.3387

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan penerapan fungsi manajemen dalam menerapkan kurikulum merdeka, serta mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan fungsi manajemen sekolah penggerak dalam implementasi kurikulum merdeka.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi pendukung data-data penelitian. Sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengolahan data yang digunakan adalah teknis pengolahan data Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, penyajian data, mereduksi data, dan kemudian menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, penarapan fungsi manajemen pada sekolah penggerak baik pada Angkatan pertama maupun angkatan kedua dengan menerapkan teori manajemen Planning (Perencanaan), Organizing (Pengorganisasian), Actuating (pelaksanaan), Controling (pengawasan).  Dengan demikian sekolah penggerak mampu menjadi lebih maju dan berkembang serta dapat meningkatkan kualitas pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan. sekolah yang terpilih menjadi sekolah penggerak mampu menjadi sekolah Pembina pada gugus sekolah masing-masing. Adapun factor pendukung dan penghambat dari pelaksanaan kurikulum merdeka di sekolah penggerak ini adalah kepempinan, komitmen dan kolaborasi pemangku kepentingan, sumber daya, sarana dan prasarana, dukungan dari pemerintah dan masyarakat.
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU AL-QUR’AN HADIS DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA MA ALKHAIRAAT BINTAUNA Amiruddin, Amiruddin; Datonsolang, Aprilia
Journal of Islamic Education Policy Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v9i1.2870

Abstract

Dalam pembelajaran tentunya ada hal-hal yang merupakan pendukung serta penghambat bagi proses belajar mengajar, Adapun hal-hal yang mendukung di antaranya adalah pelajaran Al-Qur’an Hadis pada kelas X agama terletak pada jam ketiga dan keempat pada setiap pembelajaranya, kemudian 2 kali pertemuan dalam 1 minggu, dan keahlian dari seorang Guru dalam penyampaian materinya sehingga menimbulkan rasa senang dan ketertarikan dari peserta didik untuk belajar Al-Qur’an Hadis, serta ruang kelas yang luas membuat peserta didik merasa lebih nyaman dalam belajar
THE PATTERNS OF ISLAMIC EDUCATION DURING THE TIME OF THE PROPHET MUHAMMAD Mokodenseho, Sabil; Rohmah, Siti; Idris, Muh; Aziz, Adit Mohammad; Rahman, Rahman
Journal of Islamic Education Policy Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v9i1.2921

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pendidikan Islam pada masa Nabi Muhammad SAW. Kajian ini menjadi penting karena pendidikan Islam mempunyai arti penting bagi umat Islam dalam meneladani proses pendidikan Islam sejak zaman Nabi, yang bermanfaat untuk memahami pertumbuhan dan perkembangan pendidikan Islam, sehingga mampu menjawab persoalan-persoalan kontemporer dalam pendidikan Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data mengenai sejarah pendidikan Islam pada masa Nabi Muhammad diperoleh melalui pembacaan dan kajian mendalam terhadap berbagai literatur. Penelitian ini menemukan pendidikan Islam di masa Rasulullah telah berlangsung di Mekah dan Madinah. Di Mekah, Nabi menjadikan lembaga pendidikan, yakni rumah, Dar al-Arqam dan Kuttab sebagai sarana yang efektif dan efisien. Materi pendidikan Islam berisi pendidikan akhlak dan budi pekerti, dan pendidikan jasmani (kesehatan), seperti menunggang kuda, memanah, dan menjaga kebersihan. Sementara pola pendidikan yang diterapkan Nabi di Madinah berorientasi pada pemantapan nilai-nilai persaudaraan antara kaum Muhajirin dan Anshar. Nabi mendirikan masjid dan Suffah sebagai sarana yang efektif. Muatan pendidikannya menekankan pada penanaman tauhid, pendidikan keluarga, pendidikan masyarakat, dan budi pekerti. Semua ini efektif karena motivasi dari dalam masyarakat Madinah dan karisma serta metode yang digunakan Nabi dalam menangani kepentingan masyarakat secara adil dan demokratis. Temuan ini menunjukkan pola pendidikan Islam yang diterapkan Nabi Muhammad SAW. di Mekah dan Madina. Kesimpulannya, pendidikan Islam dalam sejarahnya telah berkontribusi besar terhadap peradaban manusia terutama umat Muslim di dunia. This research aims to analyze the patterns of Islamic education during the time of the Prophet Muhammad. This study is important as Islamic education holds significance for Muslims in emulating the process of Islamic education since the time of the Prophet, which is beneficial for understanding the growth and development of Islamic education, thus addressing contemporary issues in Islamic education. The research methodology employed is qualitative with a descriptive approach. Data regarding the history of Islamic education during the time of the Prophet Muhammad was obtained through extensive reading and study of various literature sources. The study finds that Islamic education during the Prophet occurred in Mecca and Medina. In Mecca, the Prophet established educational institutions, such as homes, Dar al-Arqam and Kuttab as effective and efficient means. The curriculum of Islamic education included moral and character education, as well as physical education (health), such as horse riding, archery, and hygiene. Meanwhile, the educational pattern implemented by the Prophet in Medina focused on strengthening the values of brotherhood between the Muhajirin and the Ansar. The Prophet established mosques and Suffah as effective means. The educational content emphasized the cultivation of monotheism, family education, community education, and manners. All of these were effective due to the motivation from within the Medina community and the charisma and methods employed by the Prophet in fairly and democratically addressing the community's interests. These findings illustrate the pattern of Islamic education implemented by the Prophet Muhammad  in Mecca and Medina. In conclusion, throughout history, Islamic education has significantly contributed to human civilization, particularly for the Muslim community worldwide

Page 1 of 1 | Total Record : 7