cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo
ISSN : 23391510     EISSN : 26847841     DOI : https://doi.org/10.35906/jurman
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 241 Documents
Dari Akses Pasar hingga Pertanian Digital: Wawasan Bibliometrik tentang Penelitian Pemasaran Pertanian di Negara Berkembang Astrini Padapi; Andi Rizkiyah Hasbi; Hamed Noralla Bakheet Ali; Allen Johnny Borlay
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurman.v12i1.2841

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan memetakan struktur intelektual dan perkembangan tema penelitian pemasaran pertanian di negara berkembang melalui pendekatan visualisasi bibliometrik. Data diperoleh dari basis data Scopus dan file RIS yang dianalisis mencakup 200 dokumen jurnal berbahasa Inggris periode 2000-2025. Analisis dilakukan menggunakan VOSviewer untuk menghasilkan network visualization, overlay visualization, dan density visualization. Hasil analisis menunjukkan tiga klaster utama, yaitu akses pasar dan rantai nilai pertanian, keberlanjutan dan pembangunan pedesaan, serta digitalisasi dan inovasi pemasaran. Temuan ini menunjukkan bahwa isu akses pasar tetap menjadi tema inti, tetapi dalam periode mutakhir penelitian semakin bergeser ke arah teknologi digital, e-commerce pertanian, dan praktik berkelanjutan. Studi ini berkontribusi dengan menyediakan peta perkembangan riset secara makro, mengidentifikasi artikel paling berpengaruh, serta menegaskan agenda riset masa depan mengenai integrasi transformasi digital dan keberlanjutan dalam sistem pemasaran pertanian di negara berkembang.Kata Kunci: Agrikultur, Pemasaran, Negara Berkembang AbstractThis study maps the intellectual structure and thematic evolution of agricultural marketing research in developing countries using bibliometric visualization. The dataset was drawn from Scopus, and the RIS file analyzed contains 200 English-language journal documents published between 2000 and 2025. VOSviewer was employed to generate network, overlay, and density visualizations. The results reveal three major clusters: agricultural value chains and market access, sustainability and rural development, and digitalization and innovation in agricultural marketing. The findings indicate that market access remains the core theme, but recent studies increasingly emphasize digital technologies, agricultural e-commerce, and sustainable practices. This study contributes by offering a macro-level map of the field, identifying the most influential articles, and highlighting future research directions on the integration of digital transformation and sustainability in agricultural marketing systems in developing countries.Keywords: Agricultural, Marketing, Developing Countries
Pengaruh Orientasi Kewirausahaan dan Inovasi Produk Terhadap Kinerja Usaha UMKM di Era Digital Muhammad Hidayat; Fitriani Latief; Alma Pia G. Reyes; Mutiasari M. Handaling
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurman.v12i1.2835

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh orientasi kewirausahaan dan inovasi produk terhadap kinerja usaha UMKM di era digital. Transformasi digital menuntut pelaku UMKM untuk memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi melalui sikap kewirausahaan yang proaktif serta pengembangan produk yang inovatif guna meningkatkan daya saing usaha. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 100 pelaku UMKM yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis untuk menguji hubungan antarvariabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orientasi kewirausahaan dan inovasi produk berperan penting dalam meningkatkan kinerja usaha UMKM. Temuan ini mengindikasikan bahwa UMKM yang mampu mengembangkan perilaku kewirausahaan yang inovatif, proaktif, dan adaptif serta didukung oleh inovasi produk yang berkelanjutan cenderung memiliki kinerja usaha yang lebih baik. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa penguatan orientasi kewirausahaan dan kemampuan inovasi produk perlu menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM di era digital.Kata Kunci: Orientasi Kewirausahaan, Inovasi Produk, Kinerja Usaha, UMKM, Era DigitalABSTRACTThis study aims to discuss the influence of entrepreneurial orientation and product innovation on the performance of MSMEs in the digital era. Digital transformation requires MSMEs to have high adaptability through proactive entrepreneurial attitudes and innovative product development to increase business competitiveness. The study used a quantitative approach involving 100 MSMEs selected purposively. Data were collected through questionnaires and analyzed to test the relationship between research variables. The results show that entrepreneurship and product innovation play a significant role in improving MSME business performance. These findings indicate that MSMEs that are able to develop innovative, proactive, and adaptive entrepreneurial behaviors and are supported by sustainable product innovations tend to have better business performance. This study emphasizes that strengthening entrepreneurship and product innovation capabilities needs to be a primary focus in efforts to increase the competitiveness and desirability of MSMEs in the digital era.Keywords: Entrepreneurial Orientation, Product Innovation, Business Performance, MSMEs, Digital Era
Efek Moderasi Escape Motive of Job Hopping: Hubungan Budaya Organisasi dan Perilaku Job Hopping pada Karyawan Swasta di Solo Raya Ummu Arofah; Muhammad Yusuf Ariyadi
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurman.v12i1.2860

Abstract

ABSTRAKBerpindah pekerjaan dalam kurun waktu yang singkat dikenal dengan istilah perilaku job hopping, saat ini menjadi salah satu fenomena umum terjadi pada kalangan karyawan dan menimbulkan tantangan bagi organisasi untuk mempertahankan serta membangun lingkungan kerja yang positif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak budaya organisasi terhadap perilaku job hopping serta menguji peran escape motive of job hopping sebagai variabel moderasi pada karyawan swasta di Solo Raya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 174 respoden yang disebarkan melalui Goggle Forms berbentuk kueisoner. Data penelitian yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan teknik Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui bantuan perangkat lunak SmartPLS 3.0. Hasil penelitian ini menunjukkan budaya organisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku job hopping. Selain itu, escape motive of job hopping terbukti berperan sebagai varaiabel yang memoderasi antara budaya organisasi dengan perilaku job hopping. Temuan ini menandakan bahwa faktor organisasi dan faktor psikologis berperan dalam mendorong kecenderungan karyawan untuk berpindah pekerjaan.Kata Kunci: Budaya organisasi, Perilaku job hopping, Escape motive of job hopping ABSTRACTJob hopping, defined as changing jobs within a reltively short period, has become an increasingly common phenomenon among employees and poses significant challenges for organisations in retaining talent and fostering a positive work environment. In this study, the influence of organisational culture on job hopping behaviour and the moderating role of the escape motive of job hopping were examined among private-sector employees in the Solo region. A quantitative research approach was employed, involving 174 respondents who completed an online questionnaire distributed via Goggle Forms. The collected data were analysed using the Partial Least Squares-Structural Equation Modelling (PLS-SEM) with the assistance of SmartPLS 3.0 software. The findings indicate that organisational culture has a positive and significant effect on job hopping behaviour. Furthermore, the escape motive of job hopping was found to significantly moderate the relationship between organisational culture and job hopping behaviour. These findings suggest that both organisational factors and individual psychological motives contribute to employees propensity to engage in job hopping behaviour.Keywords: Organizational culture, Job hopping behavior, Escape motive of job hopping
Pengaruh Motivasi Sarana Prasarana dan Lingkungan Belajar Terhadap Prestasi Atlet Shorinji Kempo di Kabupaten Ogan Komering Ulu Meliya Hartini; Munajat Munajat; Yetty Oktarina
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurman.v12i1.2829

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Motivasi, Sarana Prasarana, dan Lingkungan Belajar terhadap prestasi atlet shorinji kempo di kabupaten OKU. Permasalahan dalam penelitian ini adalah prestasi atlet shorinji kempo di kabupaten OKU belum konsisten dan optimal yang mengindikasikan adanya kesenjangan antara potensi dan realitas pencapaian. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif, penelitian ini menggunakan teknik saturation sampling atau sensus, dimana seluruh anggota populasi yang berjumlah 31 orang atlet dijadikan sampel penelitian. Hasil penelitian memperoleh hasil perhitungan variabel Motivasi (X1) terhadap Prestasi (Y), diperoleh nilai signifikansi 0,003 lebih kecil dari α = 0,05 (0,003 < 0,05). Variabel Sarana Prasarana (X2) terhadap Prestasi (Y), diperoleh nilai signifikansi 0,026 lebih kecil dari α = 0,05 (0,026 < 0,05. variabel Lingkungan Belajar (X3) terhadap Prestasi (Y) nilai signifikansi 0,041 lebih kecil dari α = 0,05 (0,041 < 0,05). Sedangkan secara simultan diperoleh nilai signifikan 0,000 lebih kecil dari α = 0,05 (0,000 < 0,05). Sedangkan nilai R Square adalah sebesar 0,550. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel independen Motivasi (X1), Sarana Prasarana (X2), dan Lingkungan Belajar (X3) berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap prestasi (Y) sebesar 55% sementara sisanya merupakan kontribusi dari variabel diluar penelitian.Kata Kunci: Motivasi; Sarana Prasarana; Lingkungan Belajar; Prestasi Atlet; Shorinji Kempo ABSTRACTThis study aims to analyse the influence of motivation, facilities and infrastructure, and the learning environment on the performance of Shorinji Kempo athletes in OKU Regency. The research problem is that the performance of Shorinji Kempo athletes in OKU Regency has not been consistent or optimal, indicating a gap between potential and actual achievement. The research method used was a quantitative descriptive approach; this study employed saturation sampling or a census, whereby the entire population of 31 athletes was used as the research sample. The results of the study revealed a calculation of the variable Motivation (X1) against Performance (Y), yielding a significance value of 0.003, which is smaller than α = 0.05 (0.003 < 0.05). For the variable Facilities and Infrastructure (X2) on Performance (Y), a significance value of 0.026 was obtained, which is smaller than α = 0.05 (0.026 < 0.05). For the Learning Environment variable (X3) against Achievement (Y), the significance value of 0.041 is smaller than α = 0.05 (0.041 < 0.05). Meanwhile, the simultaneous significance value obtained is 0.000, which is smaller than α = 0.05 (0.000 < 0.05). Meanwhile, the R-squared value is 0.550. It can therefore be concluded that the independent variables Motivation (X1), Facilities and Infrastructure (X2), and Learning Environment (X3) have a partial and simultaneous effect on achievement (Y) of 55%, whilst the remainder is attributable to variables outside the scope of this study.Keywords: Motivation; Facilities; Learning Environment; Athletes’ Performance; Shorinji Kempo.
Digital Marketing dan Kreativitas Produk Terhadap Daya Saing: Peran Moderasi Akses Pembiayaan pada UMKM di Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan Nurul Isnaini; Nuraeni Nuraeni; Kholid Murtadlo
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurman.v12i1.2889

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara digital marketing dan kreativitas produk terhadap daya saing UMKM, dengan akses pembiayaan sebagai variabel moderasi. Kajian ini berfokus pada kapasitas UMKM di Kecamatan Purwosari untuk meningkatkan daya saing mereka di tengah akselerasi kemajuan teknologi informasi dan intensifikasi kompetisi pasar yang semakin ketat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui instrumen kuesioner yang disebarkan kepada 100 pelaku UMKM di Kecamatan Purwosari sebagai responden penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa digital marketing terbukti secara signifikan meningkatkan daya saing, Kreativitas produk terbukti secara signifikan meningkatkan daya saing. Namun demikian, akses pembiayaan tidak berperan sebagai variabel moderasi dalam keterkaitan antara digital marketing terhadap daya saing, dan berperan sebagai variabel moderasi dalam keterkaitan product creativity dan daya saing. Dapat disimpulkan bahwa digital marketing dan product creativity secara langsung berpengaruh terhadap daya saing, serta ketersediaan akses pembiayaan dinilai krusial sebagai faktor pendukung bagi pelaku UMKM dalam mengoptimalkan kapasitas usahanya. Pelaku UMKM mengoptimalkan kapasitas usahanya melalui implementasi strategi pemasaran digital dan kreativitas produk guna memperkuat kompetisi di pasar.Kata Kunci: Digital Marketing, Kreativitas Produk, Akses Pembiayaan, Daya saing, UMKMABSTRACTThis study aims to examine the relationship between digital marketing and product creativity on the competitiveness of MSMEs, with access to financing as a moderating variable. This study focuses on the capacity of MSMEs in Purwosari District to increase their competitiveness amidst the acceleration of information technology advancements and the intensification of increasingly tight market competition. This study uses a quantitative approach through a questionnaire instrument distributed to 100 MSMEs in Purwosari District as research respondents. The analysis results show that digital marketing is proven to significantly increase competitiveness, product creativity is proven to significantly increase competitiveness. However, access to financing does not act as a moderating variable in the relationship between digital marketing and competitiveness, and acts as a moderating variable in the relationship between product creativity and competitiveness. It can be concluded that digital marketing and product creativity directly influence competitiveness, and the availability of access to financing is considered crucial as a supporting factor for MSMEs in optimizing their business capacity. MSMEs optimize their business capacity through the implementation of digital marketing strategies and product creativity to strengthen competition in the market.Keywords: Digital Marketing, Product Creativity, Access to Financing, Competitiveness, MSMEs
Career Adaptability pada Fresh Graduate Selama Transisi Menuju Dunia Kerja: Studi Fenomenologi di Indonesia Dani Eka Erlangga; Dhini Rama Dhania
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurman.v12i1.2863

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana career adaptability berkembang pada fresh graduate selama masa transisi menuju dunia kerja. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk menggali pengalaman subjektif individu dalam menghadapi tuntutan dan penyesuaian kerja awal. Informan penelitian terdiri dari tiga fresh graduate yang sedang berada pada fase transisi menuju dunia profesional. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan proses coding dan interpretasi tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh informan menunjukkan dimensi career adaptability yang meliputi career planning, exploration of career, exploration of self, decision making, dan self regulation. Meskipun demikian, tingkat perkembangan setiap dimensi berbeda pada masing-masing informan sesuai pengalaman kerja, proses pembelajaran, serta kemampuan individu dalam menghadapi tekanan kerja. Penelitian ini menunjukkan bahwa career adaptability berkembang secara bertahap melalui pengalaman kerja, interaksi sosial, dan refleksi diri. Kemampuan tersebut menjadi penting dalam mendukung proses pengambilan keputusan karier, penyesuaian kerja, serta pengembangan sumber daya manusia pada fresh graduate di lingkungan organisasi.Kata Kunci: Career Adaptability, Fresh Graduate, Transisi Kerja, Decision MakingABSTRACTThis study aims to understand how career adaptability develops among fresh graduates during the transition into the workforce. The research employed a qualitative method with a phenomenological approach to explore individuals’ subjective experiences in facing early work adjustment and professional demands. The participants consisted of three fresh graduates who were undergoing the transition into professional work settings. Data were collected through interviews and observations, then analyzed using coding and thematic interpretation. The findings revealed that all participants demonstrated the dimensions of career adaptability, including career planning, exploration of career, exploration of self, decision making, and self regulation. However, the level of development of each dimension varied depending on work experience, learning processes, and individuals’ ability to cope with work pressure. The study indicates that career adaptability develops progressively through work experience, social interaction, and self-reflection. These abilities play an important role in supporting career decision-making, work adjustment, and human resource development among fresh graduates within organizational settings.Keywords: Career Adaptability, Fresh Graduate, Work Transition, Decision Making
Peran Green Behavior dan Perceived Benefit Dalam Membentuk Green Buying Behavior Sepeda Motor Listrik Uwinfly: Environmental Awareness Sebagai Variabel Moderator Lia Nur Ikasari; Muhammad Ali Fikri
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurman.v12i1.2866

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh green behavior dan perceived benefit terhadap green buying behavior serta menguji peran environmental awareness sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 114 pengguna motor listrik Uwinfly di Yogyakarta. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green behavior berpengaruh positif dan signifikan terhadap green buying behavior, perceived benefit berpengaruh positif dan signifikan, dan environmental awareness berpengaruh positif dan signifikan. Namun, environmental awareness tidak terbukti memoderasi pengaruh green behavior maupun perceived benefit terhadap green buying behavior. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam memahami faktor-faktor yang memengaruhi perilaku pembelian hijau pada pengguna kendaraan listrik serta memberikan implikasi praktis bagi produsen motor listrik dalam meningkatkan perilaku pembelian hijau konsumen.Kata Kunci: Green Behavior; Perceived Benefit; Green Buying Behavior; Environmental Awareness; Electric MotorcycleABSTRACTThis study aims to examine the effects of green behavior and perceived benefit on green buying behavior, as well as the moderating role of environmental awareness. A quantitative approach was used, with data collected from 114 Uwinfly electric motorcycle users in Yogyakarta through purposive sampling. The data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4. The findings show that green behavior, perceived benefit, and environmental awareness all have a positive and significant effect on green buying behavior. However, environmental awareness does not moderate the relationship between green behavior and green buying behavior or between perceived benefit and green buying behavior. This study provides a better understanding of the factors that influence green buying behavior among electric motorcycle users and offers practical insights for electric motorcycle manufacturers to encourage consumers to adopt more environmentally friendly purchasing behavior.Keywords: Green Behavior; Perceived Benefit; Green Buying Behavior; Environmental Awareness; Electric Motorcycle
PENGARUH MOTIVASI KERJA DALAM MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN Wahyunisari Wahyunisari; M. Yusuf Q
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurman.v2i2.2984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtabukae Kabupaten Luwu Utara. Penelitian menggunakan pendekatan explanatory dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan PDAM Tirtabukae Kabupaten Luwu Utara yang berjumlah 37 orang, dan seluruh anggota populasi dijadikan sebagai responden penelitian. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan regresi linear sederhana, dengan Motivasi Kerja sebagai variabel independen dan Kinerja Karyawan sebagai variabel dependen. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Motivasi Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan, dengan nilai koefisien sebesar 0,305 dan p-value sebesar 0,001 < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,674 menunjukkan bahwa 67,4% variasi Kinerja Karyawan dapat dijelaskan oleh Motivasi Kerja dalam model penelitian, sedangkan 32,6% sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menunjukkan bahwa motivasi kerja merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung peningkatan kinerja karyawan. Oleh karena itu, organisasi perlu memperhatikan upaya-upaya yang dapat mempertahankan dan meningkatkan motivasi kerja karyawan guna mendukung pencapaian kinerja yang lebih optimal.Kata Kunci: Motivasi Kerja, Kinerja Karyawan.
LITERASI KEUANGAN DAN KEPUTUSAN INVESTASI RUMAH TANGGA: TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS TERHADAP DETERMINAN, PERILAKU, DAN TREN PENELITIAN hapid hapid; Rahmad Solling Hamid
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurman.v2i2.2980

Abstract

Penelitian ini melakukan tinjauan literatur sistematis mengenai peran literasi keuangan dalam membentuk keputusan investasi rumah tangga dengan tujuan mengidentifikasi determinan utama, perkembangan teknologi, serta kesenjangan penelitian yang masih ada. Kajian ini mengikuti kerangka Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) dengan menganalisis artikel yang diperoleh dari database Scopus, ScienceDirect, Google Scholar, dan Directory of Open Access Journals (DOAJ) pada periode publikasi 2000–2014. Sebanyak 25 artikel terpilih dianalisis melalui pendekatan sintesis metode campuran untuk mengintegrasikan temuan penelitian kuantitatif dan kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman keuangan yang lebih baik berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas finansial, pengambilan keputusan yang lebih rasional, diversifikasi portofolio, dan ketahanan finansial rumah tangga. Selain itu, faktor perilaku seperti sikap keuangan, toleransi risiko, dan bias psikologis berperan dalam membentuk pilihan investasi individu. Perkembangan teknologi keuangan juga menjadi faktor pendukung penting melalui peningkatan akses terhadap informasi, analisis investasi, dan platform digital yang sebelumnya lebih banyak tersedia bagi investor institusional. Kajian ini memperluas pemahaman mengenai hubungan antara kemampuan finansial individu dan perilaku investasi dengan menempatkan teknologi sebagai faktor pendukung dalam proses pengambilan keputusan. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan pendidikan keuangan dan pengembangan intervensi berbasis teknologi untuk meningkatkan partisipasi investasi serta kesejahteraan finansial rumah tangga.
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA STRATEGIS DAN RESILIENSI ORGANISASI: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW TERHADAP BUKTI EMPIRIS DAN KONSEPTUAL TAHUN 2000–2014 Haedar Haedar; Rahmatia Rahmatia
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurman.v2i2.2981

Abstract

Tinjauan literatur sistematis ini mengkaji hubungan antara Manajemen Sumber Daya Manusia Strategis (Strategic Human Resource Management/SHRM) dan resiliensi organisasi (organizational resilience) dengan mensintesis artikel-artikel ilmiah yang diterbitkan selama periode 2000 hingga 2014. Penelitian ini menggunakan kerangka kerja PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) melalui proses identifikasi, penyaringan, evaluasi kelayakan, dan inklusi artikel dari beberapa basis data akademik, termasuk Scopus, ScienceDirect, Google Scholar, dan Directory of Open Access Journals (DOAJ). Sebanyak 25 artikel terpilih dianalisis melalui sintesis tematik berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi untuk mengidentifikasi tren penelitian, kontribusi utama, tantangan implementasi, serta arah penelitian masa depan. Hasil kajian menunjukkan bahwa SHRM berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan resiliensi organisasi maupun karyawan, terutama melalui pengembangan modal psikologis (psychological capital) yang mencakup ketangguhan (resilience), optimisme, dan kemampuan adaptasi. Praktik utama SHRM yang mendukung resiliensi meliputi seleksi karyawan berbasis kemampuan adaptasi, pengembangan sumber daya manusia (Human Resource Development/HRD), penerapan sistem kerja berkinerja tinggi (high-performance work systems), serta fleksibilitas sumber daya manusia. Kajian ini menunjukkan bahwa SHRM tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme administratif, tetapi juga sebagai kapabilitas strategis dalam membangun kapasitas adaptif organisasi. Namun, implementasi SHRM masih menghadapi tantangan terkait perdebatan konsep best practices, fragmentasi konseptual, serta keterbatasan kajian pada konteks usaha kecil dan menengah. Penelitian masa depan perlu mengembangkan studi longitudinal dan komparatif lintas budaya untuk memahami efektivitas SHRM dalam membangun resiliensi organisasi secara berkelanjutan.