cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo
ISSN : 23391510     EISSN : 26847841     DOI : https://doi.org/10.35906/jurman
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 234 Documents
Dari Akses Pasar hingga Pertanian Digital: Wawasan Bibliometrik tentang Penelitian Pemasaran Pertanian di Negara Berkembang Astrini Padapi; Andi Rizkiyah Hasbi; Hamed Noralla Bakheet Ali; Allen Johnny Borlay
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 12, No 1 (2026): In Press
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurman.v12i1.2841

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan memetakan struktur intelektual dan perkembangan tema penelitian pemasaran pertanian di negara berkembang melalui pendekatan visualisasi bibliometrik. Data diperoleh dari basis data Scopus dan file RIS yang dianalisis mencakup 200 dokumen jurnal berbahasa Inggris periode 2000-2025. Analisis dilakukan menggunakan VOSviewer untuk menghasilkan network visualization, overlay visualization, dan density visualization. Hasil analisis menunjukkan tiga klaster utama, yaitu akses pasar dan rantai nilai pertanian, keberlanjutan dan pembangunan pedesaan, serta digitalisasi dan inovasi pemasaran. Temuan ini menunjukkan bahwa isu akses pasar tetap menjadi tema inti, tetapi dalam periode mutakhir penelitian semakin bergeser ke arah teknologi digital, e-commerce pertanian, dan praktik berkelanjutan. Studi ini berkontribusi dengan menyediakan peta perkembangan riset secara makro, mengidentifikasi artikel paling berpengaruh, serta menegaskan agenda riset masa depan mengenai integrasi transformasi digital dan keberlanjutan dalam sistem pemasaran pertanian di negara berkembang.Kata Kunci: Agrikultur, Pemasaran, Negara Berkembang AbstractThis study maps the intellectual structure and thematic evolution of agricultural marketing research in developing countries using bibliometric visualization. The dataset was drawn from Scopus, and the RIS file analyzed contains 200 English-language journal documents published between 2000 and 2025. VOSviewer was employed to generate network, overlay, and density visualizations. The results reveal three major clusters: agricultural value chains and market access, sustainability and rural development, and digitalization and innovation in agricultural marketing. The findings indicate that market access remains the core theme, but recent studies increasingly emphasize digital technologies, agricultural e-commerce, and sustainable practices. This study contributes by offering a macro-level map of the field, identifying the most influential articles, and highlighting future research directions on the integration of digital transformation and sustainability in agricultural marketing systems in developing countries.Keywords: Agricultural, Marketing, Developing Countries
Pengaruh Orientasi Kewirausahaan dan Inovasi Produk Terhadap Kinerja Usaha UMKM di Era Digital Muhammad Hidayat; Fitriani Latief; Alma Pia G. Reyes; Mutiasari M. Handaling
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 12, No 1 (2026): In Press
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurman.v12i1.2835

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh orientasi kewirausahaan dan inovasi produk terhadap kinerja usaha UMKM di era digital. Transformasi digital menuntut pelaku UMKM untuk memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi melalui sikap kewirausahaan yang proaktif serta pengembangan produk yang inovatif guna meningkatkan daya saing usaha. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 100 pelaku UMKM yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis untuk menguji hubungan antarvariabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orientasi kewirausahaan dan inovasi produk berperan penting dalam meningkatkan kinerja usaha UMKM. Temuan ini mengindikasikan bahwa UMKM yang mampu mengembangkan perilaku kewirausahaan yang inovatif, proaktif, dan adaptif serta didukung oleh inovasi produk yang berkelanjutan cenderung memiliki kinerja usaha yang lebih baik. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa penguatan orientasi kewirausahaan dan kemampuan inovasi produk perlu menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM di era digital.Kata Kunci: Orientasi Kewirausahaan, Inovasi Produk, Kinerja Usaha, UMKM, Era DigitalABSTRACTThis study aims to discuss the influence of entrepreneurial orientation and product innovation on the performance of MSMEs in the digital era. Digital transformation requires MSMEs to have high adaptability through proactive entrepreneurial attitudes and innovative product development to increase business competitiveness. The study used a quantitative approach involving 100 MSMEs selected purposively. Data were collected through questionnaires and analyzed to test the relationship between research variables. The results show that entrepreneurship and product innovation play a significant role in improving MSME business performance. These findings indicate that MSMEs that are able to develop innovative, proactive, and adaptive entrepreneurial behaviors and are supported by sustainable product innovations tend to have better business performance. This study emphasizes that strengthening entrepreneurship and product innovation capabilities needs to be a primary focus in efforts to increase the competitiveness and desirability of MSMEs in the digital era.Keywords: Entrepreneurial Orientation, Product Innovation, Business Performance, MSMEs, Digital Era
Efek Moderasi Escape Motive of Job Hopping: Hubungan Budaya Organisasi dan Perilaku Job Hopping pada Karyawan Swasta di Solo Raya Ummu Arofah; Muhammad Yusuf Ariyadi
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 12, No 1 (2026): In Press
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurman.v12i1.2860

Abstract

ABSTRAKBerpindah pekerjaan dalam kurun waktu yang singkat dikenal dengan istilah perilaku job hopping, saat ini menjadi salah satu fenomena umum terjadi pada kalangan karyawan dan menimbulkan tantangan bagi organisasi untuk mempertahankan serta membangun lingkungan kerja yang positif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak budaya organisasi terhadap perilaku job hopping serta menguji peran escape motive of job hopping sebagai variabel moderasi pada karyawan swasta di Solo Raya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 174 respoden yang disebarkan melalui Goggle Forms berbentuk kueisoner. Data penelitian yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan teknik Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui bantuan perangkat lunak SmartPLS 3.0. Hasil penelitian ini menunjukkan budaya organisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku job hopping. Selain itu, escape motive of job hopping terbukti berperan sebagai varaiabel yang memoderasi antara budaya organisasi dengan perilaku job hopping. Temuan ini menandakan bahwa faktor organisasi dan faktor psikologis berperan dalam mendorong kecenderungan karyawan untuk berpindah pekerjaan.Kata Kunci: Budaya organisasi, Perilaku job hopping, Escape motive of job hopping ABSTRACTJob hopping, defined as changing jobs within a reltively short period, has become an increasingly common phenomenon among employees and poses significant challenges for organisations in retaining talent and fostering a positive work environment. In this study, the influence of organisational culture on job hopping behaviour and the moderating role of the escape motive of job hopping were examined among private-sector employees in the Solo region. A quantitative research approach was employed, involving 174 respondents who completed an online questionnaire distributed via Goggle Forms. The collected data were analysed using the Partial Least Squares-Structural Equation Modelling (PLS-SEM) with the assistance of SmartPLS 3.0 software. The findings indicate that organisational culture has a positive and significant effect on job hopping behaviour. Furthermore, the escape motive of job hopping was found to significantly moderate the relationship between organisational culture and job hopping behaviour. These findings suggest that both organisational factors and individual psychological motives contribute to employees propensity to engage in job hopping behaviour.Keywords: Organizational culture, Job hopping behavior, Escape motive of job hopping
Pengaruh Motivasi Sarana Prasarana dan Lingkungan Belajar Terhadap Prestasi Atlet Shorinji Kempo di Kabupaten Ogan Komering Ulu Meliya Hartini; Munajat Munajat; Yetty Oktarina
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 12, No 1 (2026): In Press
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurman.v12i1.2829

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Motivasi, Sarana Prasarana, dan Lingkungan Belajar terhadap prestasi atlet shorinji kempo di kabupaten OKU. Permasalahan dalam penelitian ini adalah prestasi atlet shorinji kempo di kabupaten OKU belum konsisten dan optimal yang mengindikasikan adanya kesenjangan antara potensi dan realitas pencapaian. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif, penelitian ini menggunakan teknik saturation sampling atau sensus, dimana seluruh anggota populasi yang berjumlah 31 orang atlet dijadikan sampel penelitian. Hasil penelitian memperoleh hasil perhitungan variabel Motivasi (X1) terhadap Prestasi (Y), diperoleh nilai signifikansi 0,003 lebih kecil dari α = 0,05 (0,003 < 0,05). Variabel Sarana Prasarana (X2) terhadap Prestasi (Y), diperoleh nilai signifikansi 0,026 lebih kecil dari α = 0,05 (0,026 < 0,05. variabel Lingkungan Belajar (X3) terhadap Prestasi (Y) nilai signifikansi 0,041 lebih kecil dari α = 0,05 (0,041 < 0,05). Sedangkan secara simultan diperoleh nilai signifikan 0,000 lebih kecil dari α = 0,05 (0,000 < 0,05). Sedangkan nilai R Square adalah sebesar 0,550. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel independen Motivasi (X1), Sarana Prasarana (X2), dan Lingkungan Belajar (X3) berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap prestasi (Y) sebesar 55% sementara sisanya merupakan kontribusi dari variabel diluar penelitian.Kata Kunci: Motivasi; Sarana Prasarana; Lingkungan Belajar; Prestasi Atlet; Shorinji Kempo ABSTRACTThis study aims to analyse the influence of motivation, facilities and infrastructure, and the learning environment on the performance of Shorinji Kempo athletes in OKU Regency. The research problem is that the performance of Shorinji Kempo athletes in OKU Regency has not been consistent or optimal, indicating a gap between potential and actual achievement. The research method used was a quantitative descriptive approach; this study employed saturation sampling or a census, whereby the entire population of 31 athletes was used as the research sample. The results of the study revealed a calculation of the variable Motivation (X1) against Performance (Y), yielding a significance value of 0.003, which is smaller than α = 0.05 (0.003 < 0.05). For the variable Facilities and Infrastructure (X2) on Performance (Y), a significance value of 0.026 was obtained, which is smaller than α = 0.05 (0.026 < 0.05). For the Learning Environment variable (X3) against Achievement (Y), the significance value of 0.041 is smaller than α = 0.05 (0.041 < 0.05). Meanwhile, the simultaneous significance value obtained is 0.000, which is smaller than α = 0.05 (0.000 < 0.05). Meanwhile, the R-squared value is 0.550. It can therefore be concluded that the independent variables Motivation (X1), Facilities and Infrastructure (X2), and Learning Environment (X3) have a partial and simultaneous effect on achievement (Y) of 55%, whilst the remainder is attributable to variables outside the scope of this study.Keywords: Motivation; Facilities; Learning Environment; Athletes’ Performance; Shorinji Kempo.