cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo
ISSN : 23391510     EISSN : 26847841     DOI : https://doi.org/10.35906/jurman
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 221 Documents
STRATEGI PENGEMBANGAN TEMPAT WISATA RELIGI UNTUK MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI GUNUNG SANTRI DESA BOJONEGARA KECAMATAN BOJONEGARA KABUPATEN SERANG BANTEN Abdul Bahits; Mochamad Fahru Komarudin; Raden Irna Afriani
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jm001.v6i2.593

Abstract

AbstrakPemerintah daerah Kabupaten Serang terus berusaha untuk mengembangkan sektor wisata, salah satunya pengembangan kawasan wisata religi gunung santri yang terletak di Desa Bojonegara Kecamatan Bojonegara Serang.Namun sampai saat ini pengelolaan kawasan wisata religi gunung santri belum optimal, sarana dan prasarana yang belum memadai. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisa strategi pengembangan yang tepat yang dilakukan oleh Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Serang, Desa Bojonegara, pengelola dan warga sekitar Bojonegara dalam pengembangan wisata religi Gunung Santri sebagai kawasan strategi wisata religi.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Kualitatif deskriptif melalui proses observasi, wawancara dan dokumentasi.Analisa yang digunakan adalah analisis SWOT dengan menganalisa kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang di miliki kawasan wisata religi gunung santri. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa perlu adanya penerapan beberapa strategi pengembangan diantaranya yaitu strategi pengembangan potensi wisata religi, pengembangan sumber daya manusia, strategi pengembangan sarana dan prasarana, strategi pengembangan kelembagaan, strategi promosi yang tepat sasaran. Diharapkan dengan penerapan beberapa strategi pengembangan tersebut diatas bisa memberikan perubahan ke arah yang lebih baik dalam pengelolaan wisata religi gunung santri yang ada di Desa Bojonegara Kecamatan Bojonegara  Serang, sehingga kunjungan wisatawan dalam hal para peziarah bisa meningkat dengan demikian secara tidak langsung bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Bojonegara Kecamatan Bojonegara Kabupaten Serang Banten.Kata Kunci: Strategi, Pengembangan, Wisata, Religi.AbstractThe local government of the Serang Regency continues to strive to develop the tourism sector, one of which is the development of the religious tourism area of the mountain santri which is located in Bojonegara Village, Bojonegara Serang District. However, until now the management of the religious tourism area of Mount Santri has not been optimal, the facilities and infrastructure are inadequate. The purpose of this study is to determine and analyze the strategy for developing religious tourism in Mount Santri. The informants in this study were determined using the snowball sampling technique. The analytical method used is a SWOT analysis by analyzing the strengths, weaknesses, opportunities, and threats of the religious tourism area of the mountain santri. The results of this study indicate that it is necessary to implement several development strategies including strategies for developing the potential for religious tourism, human resource development, strategies for developing facilities and infrastructure, strategies for institutional development, and promotion strategies that are right on target. It is hoped that the implementation of some of the aforementioned development strategies can provide a chance for a better direction in the management of religious tourism of the mountain santri in Bojonegara Village, Bojonegara Serang District so that tourist visits in terms of pilgrims can increase thereby indirectly increasing the economy of the Village community. Bojonegara, Bojonegara District, Serang Regency, Banten.Keywords: Strategy, Development, Tourism, Religion.
PENGARUH WORK FAMILY CONFLICT DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI WANITA PADA PUSKESMAS KECAMATAN MALANGKE BARAT KABUPATEN LUWU UTARA Khaerana Khaerana; Amri Amri
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jm001.v6i2.614

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan  untuk mengetahui pengaruh Work Family Conflict (konflik peran ganda) dan stress kerja terhadap kinerja pegawai wanita pada Puskesmas Kecamatan Malangke Barat Kabupaten Luwu Utara dan untuk mengetahui variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap kinerja pegawai wanita pada Puskesmas Kecamatan Malangke Barat Kabupaten Luwu Utara. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah non-probabilty sampling dengan menggunakan metode sensus atau sampling total, dimana semua populasi dijadikan sampel. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode survei dengan teknik kuesioner. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 44 responden. Untuk menguji kualitas data dari instrumen yang digunakan dilakukan dengan uji validitas dan uji reliabilitas. Uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji multikolinearitas dan uji heteroskedastisitas. Analisis regresi linear berganda, yang terdiri dari Uji koefisien determinasi (R2), uji simultan (Uji-F), dan uji parsial (Uji-T). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Work Family Conflict (konflik peran ganda) dan stress kerja secara serentak (simultan) berpegaruh terhadap kinerja pegawai wanita pada Puskesmas Kecamatan Malangke Barat Kabupaten Luwu Utara dan variabel Work Family Conflict (konflik peran ganda) yang dominan berpengaruh terhadap kinerja pegawai wanita pada Puskesmas Kecamatan Malangke Barat Kabupaten Luwu Utara. Besarnya kontribusi variable Work Family conflict dan stres kerja mempengaruhi variable kinerja pegawai wanita pada Puskesmas Kecamatan Malangke Barat sebesar 0,318 atau 31,8%, dan sisanya sebesar 68,2% dipengaruhi oleh variable lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.Keywords: Work Family Conflict, Stres Kerja, Kinerja. AbstractThis study aims to determine the effect of Work-Family Conflict (multiple role conflict) and work stress on the performance of female employees at the Puskesmas, Malangke Barat Subdistrict, North Luwu Regency and to determine the most dominant variable influencing the performance of female employees at the Puskesmas Malangke Barat Subdistrict, North Luwu Regency. The sampling technique in this study is non-probability sampling using census or total sampling methods, where all populations are sampled. Data were collected using a survey method with a questionnaire technique. The number of respondents in this study was 44 respondents. To test the quality of the data from the instruments used, validity and reliability tests were carried out. The classic assumption test consisting of the normality test, multicollinearity test, and heteroscedasticity test. Multiple linear regression analysis, consisting of determination coefficient test (R2), simultaneous test (F-test), and partial test (T-test). The results showed that the Work-Family Conflict (multiple role conflict) and work stress simultaneously (simultaneously) affected the performance of female employees at the Puskesmas, Malangke Barat Subdistrict, North Luwu Regency and the Work-Family Conflict variable (multiple role conflict) which had a dominant influence on the performance of female employees. at the Puskesmas Malangke Barat Subdistrict, North Luwu Regency. The magnitude of the contribution of the Work-Family conflict variable and work stress affects the performance variable of female employees at the West Malangke District Health Center by 0.318 or 31.8%, and the remaining 68.2% is influenced by other variables not examined in this study.Keywords: Work Family Conflict, Work Stress, Performance.
STRATEGI PROMOSI PENGELOLAAN WISATA PANTAI UNTUK MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN PASCA TSUNAMI SELAT SUNDA DI KABUPATEN PANDEGLANG Ihwan Satria Lesmana; Abdul Bahits; Mohamad Bayi Tabrani
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jm001.v6i2.595

Abstract

AbstrakSektor pariwisata pantai Kabupaten Pandeglang Banten, merupakan sektor yang diunggulkan dan berkontribusi terhadap Pendapatan Daerah Kabupaten Pandeglang. Tsunami selat sunda yang terjadi pada tanggal 22 Desember 2018, telah menghancurkan wisata Pantai yang ada di Kabupaten Pandeglang mulai dari Kawasan Pantai Carita sampai Kecamatan Sumur. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan menganalisa penerapan strategi promosi pengelolaan wisata pantai pasca tsunami Selat Sunda yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Pandeglang bekerja sama dengan beberapa pelaku usaha wisata yang ada di sekitar pantai di Kabupaten Pandeglang. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode analisis SWOT dengan menganalisa kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang dimilki potensi wisata pantai yang ada di Kabupaten Pandeglang. Hasil dari penelitian ini menunjukan perlu adanya penerapan beberapan strategi diantaranya: strategi promosi yang berkelanjutan, startegi pengembangan sumber daya manusia, strategi pengembangan potensi wisata pantai, strategi engembangan kelembagaan, diharapakan dengan penerapan beberapa strategi tersebut diatas dapat membantu dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke wisata pantai yang ada di Kabupaten Pandeglang Pasca Tsunami Selat Sunda.Kata kunci: Strategi, Promosi, Wisata, Pantai, Tsunami.AbstractThe coastal tourism sector of Pandeglang Regency, Banten, is a sector that is favored and contributes to the Regional Revenue of Pandeglang Regency. The Sunda Strait tsunami that occurred on 22 December 2018, has destroyed beach tourism in Pandeglang Regency starting from the Carita Beach Area to Sumur District. The purpose of this study was to determine and analyze the implementation of the promotion strategy for coastal tourism management after the Sunda Strait tsunami carried out by the Pandeglang Regency Tourism Office in collaboration with several tourism businesses around the coast in Pandeglang Regency. The analytical method used in this research is the SWOT analysis method by analyzing the strengths, weaknesses, opportunities, and threats that have the potential for coastal tourism in Pandeglang Regency. The results of this study indicate the need to implement several strategies including sustainable promotion strategies, human resources development strategies, coastal tourism potential development strategies, institutional development strategies, it is hoped that the implementation of some of the strategies mentioned above can help increase tourist visits to coastal tourism. in Pandeglang Regency Post-Sunda Strait Tsunami.Keywords: Strategy, Promotion, Tourism, Beach, Tsunami.
ANALISIS KEBERADAAN PASAR RETAIL INDOMARET DAN ALFAMARET TERHADAP PEMASARAN PRODUK HASIL USAHA MIKRO KECIL MENENGAH DI KOTA PANDEGLANG Suflani Suflani; Ahmad Mukhlis; Nurhasan Nugroho
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jm001.v6i2.597

Abstract

AbstrakPandeglang merupakan sebuah daerah yang banyak menghasilkan produk hasil Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Dalam menjalankan usahanya para pelaku UMKM di Kota Pandeglang banyak mengalami hambatan salah satunya adalah cara memasarkan produk. Keberadaan pasar retail Indomaret dan Alfamaret belum memberikan dampak secara langsung kepada para pelaku UMKM, karena produk hasil olahan mereka belum bisa di pasarkan di pasar retail, baik di Indomaret dan Alfamaret. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisa keberadaan pasar retail dalam hal ini Indomaret dan Alfamaret yang ada di Kota Pandeglang. Pendekatan penelitian yang di gunakan adalah kualitatif melalui proses observasi, wawancara dan dokumentasi, kemudian di sajikan dalam bentuk data. Metode analisis yang di gunakan adalah analisis SWOT, dengan menganalisa kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman produk hasil olahan para pelaku UMKM di Kota Pandeglang. Penelitian ini menghasilkan beberapa strategi diantaranya, strategi pengembangan potensi produk hasil olahan UMKM, strategi pengembangan sumber daya manusia, strategi pengembangan kelembagaan, adanya peraturan daerah, dan strategi pengenalan teknologi informasi, diharapkan dengan penerapan beberapa strategi tersebut diatas dapat membantu produk hasil olahan UMKM di Kota Pandeglang, bisa dipasarkan di Indomaret dan Alfamaret yang ada di Kota Pandeglang.Kata kunci: Pasar, Retail, Pemasaran, Produk, UMKM.AbstractPandeglang is an area that produces a lot of products from Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). In running their business, MSME players in Pandeglang City experience many obstacles, one of which is how to market their products. The existence of the Indomaret and Alfamart retail markets has not had a direct impact on MSME players, because their processed products cannot yet be marketed in the retail market, both in Indomaret and Alfamart. The purpose of this study is to analyze the existence of the retail market, in this case, Indomaret, and Alfamart, in the city of Pandeglang. The research approach used is qualitative through a process of observation, interviews, and documentation, then presented in the form of data. The analytical method used is a SWOT analysis, by analyzing the strengths, weaknesses, opportunities, and threats of processed products by MSME actors in the City of Pandeglang. This research resulted in several strategies including, strategies for developing the potential of MSME processed products, human resource development strategies, institutional development strategies, the existence of regional regulations, and strategies for the introduction of information technology. Pandeglang can be marketed in Indomaret and Alfamart in the city of Pandeglang.Keywords: Market, Retail, Marketing, Products, MSMEs.
ANALYSIS OF THE INFLUENCE OF PANDEMIC COVID 19, FAMILY SUPPORT, AND STUDY MOTIVATION TOWARDS INTERESTS IN EDUCATION (STUDY IN INDONESIAN TOURISM ECONOMIC HIGH SCHOOLS) Wenefrida Ardhian Ayu Hardiani; Enik Rahayu; Mengku Marhendi
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jm001.v6i2.599

Abstract

AbstractThis study aims to determine the effect of the Covid 19 pandemic, family support, and learning motivation on interest in entering higher education. The population used is prospective new students from the two study programs of the Indonesian School of Tourism Economics (STIEPARI) Semarang. Determination of the number of samples in this study using purposive sampling technique and obtained a sample of 75 respondents. The data analysis method used is multiple linear regression analysis. The results showed that the Covid-19 pandemic had a negative effect on interest in going to college, family support and learning motivation had a positive and significant effect on interest in entering higher education at the Indonesian Tourism Economics College (STIEPARI).Keywords: Covid-19 Pandemic, Learning Support, Learning Motivation, Interest to Enter Higher Education.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pandemi Covid 19, dukungan keluarga dan motivasi belajar terhadap minat masuk perguruan tinggi. Populasi yang digunakan yaitu calon mahasiswa baru dari dua program studi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia (STIEPARI) Semarang. Penentuan jumlah sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 75 responden. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa pandemi covid-19 berpengaruh negatif terhadap minat masuk ke perguruan tinggi, dukungan keluarga dan motivasi belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat masuk perguruan tinggi di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia (STIEPARI).Kata kunci: Pandemi Covid-19, Dukungan Belajar, Motivasi Belajar, Minat Masuk Perguruan Tinggi.
Analisis Dampak Kurangnya Sadar Wisata dan Doktrin Kota Santri Terhadap Perkembangan Pariwisata di Kabupaten Pandeglang Banten Surachman Surachman; Suhandi Suhandi
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jm001.v7i1.727

Abstract

Abstrak Sektor pariwisata saat ini telah menjadi aspek penting dalam kemajuan ekonomis suatu negara. Kabupaten Pandeglang merupakan daerah banyak memiliki potensi wisata, namun dalam proses perkembangannya masih jauh tertinggal dari daerah lain. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk menganalisa dan mengkaji faktor apa yang mempengaruhi sehingga masih banyak warga Pandeglang yang belum sadar wisata dan untuk mengkaji mengapa doktrin kota santri begitu kuat terhadap warga Pandeglang sehingga berpengaruh terhadap perkembangan pariwisata di Kabupaten Pandeglang. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Metode Kualitatif dengan proses observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan analisis matriks SWOT untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dalam pengembangan potensi wisata yang ada di Kabupaten Pandeglang.Informan terdiri dari: Dinas pariwisata dan ekonomi kreatif  Pandeglang, pengelola wisata, pokdarwis, tokoh agama, akademisi, wisatawan, masyarakat Pandeglang, penelitian dilakukan selama satu tahun.Sedangkan  strategi yang tepat dilakukan dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Pandeglang adalah strategi Strategi SO (Growth). Strategi SO (Growth)  merupakan strategi yang memanfaatkan kekuatan yang ada untuk meningkatkan keunggulan kompetitifnya.Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa banyak faktor yang menyebabkan pariwisata di Pandeglang perkembanganya masih jauh tertinggal antara lain: masih kurangnya masyarakat akan sadar wisata, masih kurangnya pembentukan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) di setiap Desa/ Kelurahan yang ada di Kabupaten Pandeglang, kurangnya sosialisasi terkait pemahaman doktrin kota santri, masih kurangnya promosi wisata baik secara online maupun off line dan minimnya anggaran belanja daerah Kabupaten Pandeglang dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Pandeglang.Kata Kunci: Sadar Wisata, kota santri, pariwisata.Abstract The tourism sector has become an important aspect in the economic progress of a country. Pandeglang Regency is an area with a lot of tourism potential, but in the process of its development it is still far behind other areas. The purpose of this study is to analyze and examine what factors influence so that there are still many Pandeglang residents who are not aware of tourism and to study why the city doctrine of students is so strong against Pandeglang residents that it affects the development of tourism in Pandeglang Regency. The method used in this study is a qualitative method with a process of observation, interviews, and documentation with a SWOT matrix analysis to determine the strengths, weaknesses, opportunities and threats in developing tourism potential in Pandeglang Regency. The informants consist of: the tourism and creative economy office. Pandeglang, tourism managers, pokdarwis, religious leaders, academics, tourists, the people of Pandeglang, the research was carried out for one year. While the right strategy in developing tourism in Pandeglang Regency is the SO Strategy (Grwth). The SO (Growth) strategy is a strategy that utilizing existing strengths to increase its competitive advantage. The results of this study indicate that many factors cause tourism in Pandeglang to be still far behind, among others: there is still a lack of awareness of tourism, there is still a lack of formation of a tourism awareness group (Pokdarwis) in every Desa/ Kelurahan in Pandeglang Regency, lack of socialization related to understanding the doctrine of the city of students, there is still a lack of tourism promotion both online and off line and the lack of regional budget for Pandeglang Regency, in this case the Tourism and Creative Economy Office of Pandeglang.Keywords: Tourism awareness, city of students, tourism.
Pengaruh Keahlian Keuangan, Kompensasi Direksi, Profitabilitas, Pertumbuhan Perusahaan dan Kepemilikan Institusi Pada Penghindaran Pajak Perusahaan Richo Mukti Ardiyanto; Andri Marfiana
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jm001.v7i1.719

Abstract

Abstrak Penghindaran pajak merupakan salah satu strategi untuk menurunkan beban perusahaan dan meningkatkan laba. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh keahlian keuangan direksi, kompensasi direksi, profitabilitas, pertumbuhan perusahaan, dan kepemilikan institusi terhadap penghindaran pajak. Penghindaran pajak diproksikan dengan GAAP ETR. Penelitian ini menggunakan populasi perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia selama periode 2015-2019. Dengan metode purposive sampling, sampel yang memenuhi kriteria sebanyak 26 perusahaan. Hasil dari penelitian ini adalah kompensasi direksi berpengaruh negatif pada penghindaran pajak. Profitabilitas berpengaruh positif pada penghindaran pajak. Kepemilikan institusi berpengaruh negatif pada penghindaran pajak. Sedangkan keahlian keuangan direksi dan pertumbuhan perusahaan tidak berpengaruh pada penghindaran pajak.Kata Kunci: Kepemilikan institusi, kompensasi, laba, pengalaman finansial, penghindaran pajak, pertumbuhan perusahaan.Abstract Tax avoidance is a strategy to reduce company expenses and increase profits. The purpose of this study is to examine the effect of directors' financial expertise, board of directors compensation, profitability, company growth, and institutional ownership on tax avoidance. Tax avoidance is proxied by GAAP ETR. This study uses the population of companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the period of 2015-2019. This research uses purposive sampling technique. as many as 26 companies that meet the criteria as a sample.The result of this research revealed that the directors compensation has a negative effect on tax avoidance while Profitability has a positive effect on tax avoidance. it was also found that Institutional ownership has a negative effect on tax avoidance. Meanwhile, the financial expertise of directors and company growth have no effect on tax avoidance.Keywords:  Company growth, compensation, financial expertise, institutional ownership, profitability, tax avoidance.
Strategi Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa di Desa Nembol Kecamatan Mandalawangi Kabupaten Pandeglang Banten Riyanthi Idayu; Mohamad Husni; Suhandi Suhandi
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jm001.v7i1.729

Abstract

Abstrak Desa Nembol memiliki banyak potensi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang bersumber dari pertanian dan perkebunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan mengidentifikasi masalah yang dihadapi dan menysusn strategi dalam pengembangan Usaha Mirko Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Desa Nembol Kecamatan Mandalawangi Pandeglang, sebagai salah satu sektor unggulan dalam membantu peningkatan perekonomian masyarakat Desa Nembol Kecamatan Mandalawangi Pandeglang. Metode Penelitian ini menggunakan  metode kualitatif melalui proses observasi, wawancara, dan dokumentasi disajikan dalam bentuk data,  kemudian analisa menggunakan   analisis matrik SWOT untuk mengetahu kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman.Informan yang dijadikan sumber data terdiri dari Kepala Desa Nembol, Bumdes, Koperasi, pelaku umkm, Dinas UMKM Pandeglang dan Masyarakat Desa Nembol, waktu pelaksanaan penelitian satu tahun.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat permasalahan pada setiap pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Desa Nembol seperti: permodalan, produksi, pemasaran, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, pengenalan teknologi, sosial dan ekonomi, sehingga pengembangan UMKM di Desa Nembol Kecamatan Mandalawangi belum bisa terlaksana dengan baik. Sedangkan strategi yang tepat dilakukan dalam pengembangan UMKM yang ada di Desa Nembol Kecamatan Mandalawangi Pandeglang adalah Strategi SO (Growth). Strategi SO (Growth) merupakan strategi yang memanfaatkan kekuatan yang ada untuk meningkatkan keunggulan kompetitifnya.Kata Kunci: Strategi, pengembangan, UMKM, SWOT.Abstract Nembol Village has a lot of potential for Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) which are sourced from agriculture and plantations. This study aims to analyze and to identify the problems faced and formulate strategies in the development of Micro Small and Medium Enterprises (MSMEs) in Nembol Village, Mandalawangi District. Pandeglang, as one of the leading sectors in helping improve the economy of the people of Nembol Village. This research used qualitative method through a process of observation, interviews, and documentation presented in the form of data, then the data analysis used SWOT matrix analysis to find out the strengths, weaknesses, opportunities and threats. The informants used as the data source consisted of the Head of Nembol Village, Bumdes, Cooperatives, MSMEs actors, the Pandeglang MSMEs Office and the Nembol Village Community, the research implementation time is one year. The results of this study indicate that there are problems for every Micro, Small and Medium Enterprise (MSMEs) actor in Nembol Village such as: capital, production, marketing, resources human, facilities and infrastructure, the introduction of technology, social and economy, so that the development of MSMEs in Nembol Village, has not been implemented properly. While the right strategy for developing MSMEs in Nembol Village, Mandalawangi District, Pandeglang is the SO (Growth) Strategy. The SO (Growth) strategy is a strategy that utilizes existing strengths to increase its competitive advantage.Keywords: Strategy, development, MSMEs, SWOT.
Karakteristik Literasi Keuangan (Studi Kasus Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa) Elisabet Yuli Kristanti; Risal Rinofah
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jm001.v7i1.672

Abstract

Abstrak Literasi keuangan pada individu menjadi ketertarikan tersendiri bagi seseorang, karena dapat mempengaruhi proses pengambilan keputusan bagi seseorang secara lebih efisien, teliti dan rasional. Seiring dengan perkembangan teknologi juga yang semakin canggih seharusnya bisa dimanfaatkan seseorang untuk menambah wawasan dan bahan untuk media belajar, sehingga bisa mengelola keuangan yang baik sejak dini, dan nantinya semakin siap dalam menghadapi dunia kerja. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menguji tingkat literasi keuangan mahasiswa dan faktor yang mempengaruhi seperti karakteristik demografis serta perilaku keuangan.  Penelitian ini memiliki responden sebanyak 150 mahasiswa yang berasal dari jurusan Manajemen dan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa. Penelitian ini menggunakan kuesioner dengan indikator literasi keuangan meliputi: pengetahuan umum keuangan pribadi, pengetahuan manajemen uang, asuransi, dan investasi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linier berganda. Hasil pengolahan statistik deskriptif menunjukkan jika tingkat literasi keuangan mahasiswa tinggi, yaitu 69,73 persen. Hasil dari analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa jenis kelamin, usia, tahun masuk, tempat tinggal, perilaku keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap literasi keuangan, sedangkan pendapatan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap literasi keuangan mahasiswa. Kata Kunci: Literasi keuangan, faktor demografi dan perilaku keuangan.Abstract Financial literacy in individuals becomes a special interest for someone, because it can affect the decision-making process for someone more efficiently, thoroughly and rationally. Along with the development of technology which is also increasingly sophisticated, someone should be able to add insight and material for learning media, so that they can manage finances well from an early age, and will be more ready to face the world of work. This study aims to examine the level of student financial literacy and influencing factors such as demoraphic characteristics and financial behavior. This study have respondents as many as 150 students who come from the Department of Management and Accounting, Faculty of Economics, University of Sarjanawiyata Tamansiswa. This study uses a questionnaire with indicators of financial literacy including: general knowledge of personal finance, knowledge of money management, insurance, and investment. The analysis method used in this research is descriptive statistics, classical assumption test, and multiple linear regression analysis. The results of descriptive statistical processing show that the level of student financial literacy is high, namely 69.73 percent. The results of the multiple linear regression analysis show that gender, age, year of entry, place of residence, financial behavior have a positive and significant effect on financial literacy, while income has a negative and significant effect on student financial literacy.Keywords: Financial literacy, demographic factors and financial behavior.
Analisis Dampak Ketidaktersedian Industri Terhadap Peningkatan Angka Pengangguran dan Urbanisasi di Kabupaten Pandeglang Banten Asep Rahmatullah; Dedy Khaerudin
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jm001.v7i1.728

Abstract

Abstrak Sektor pariwisata saat ini telah menjadi aspek penting dalam kemajuan ekonomis suatu negara. Kabupaten Pandeglang merupakan daerah banyak memiliki potensi wisata, namun dalam proses perkembangannya masih jauh tertinggal dari daerah lain. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk menganalisa dan mengkaji faktor apa yang mempengaruhi sehingga masih banyak warga Pandeglang yang belum sadar wisata dan untuk mengkaji mengapa doktrin kota santri begitu kuat terhadap warga Pandeglang sehingga berpengaruh terhadap perkembangan pariwisata di Kabupaten Pandeglang. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Metode Kualitatif dengan proses observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan analisis matriks SWOT untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dalam pengembangan potensi wisata yang ada di Kabupaten Pandeglang.Informan terdiri dari: Dinas pariwisata dan ekonomi kreatif  Pandeglang, pengelola wisata, pokdarwis, tokoh agama, akademisi, wisatawan, masyarakat Pandeglang, penelitian dilakukan selama satu tahun.Sedangkan  strategi yang tepat dilakukan dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Pandeglang adalah strategi Strategi SO (Growth). Strategi SO (Growth)  merupakan strategi yang memanfaatkan kekuatan yang ada untuk meningkatkan keunggulan kompetitifnya.Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa banyak faktor yang menyebabkan pariwisata di Pandeglang perkembanganya masih jauh tertinggal antara lain: masih kurangnya masyarakat akan sadar wisata, masih kurangnya pembentukan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) di setiap Desa/ Kelurahan yang ada di Kabupaten Pandeglang, kurangnya sosialisasi terkait pemahaman doktrin kota santri, masih kurangnya promosi wisata baik secara online maupun off line dan minimnya anggaran belanja daerah Kabupaten Pandeglang dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Pandeglang.Kata Kunci: Sadar Wisata, kota santri, pariwisata.Abstract The tourism sector has become an important aspect in the economic progress of a country. Pandeglang Regency is an area with a lot of tourism potential, but in the process of its development it is still far behind other areas. The purpose of this study is to analyze and examine what factors influence so that there are still many Pandeglang residents who are not aware of tourism and to study why the city doctrine of students is so strong against Pandeglang residents that it affects the development of tourism in Pandeglang Regency. The method used in this study is a qualitative method with a process of observation, interviews, and documentation with a SWOT matrix analysis to determine the strengths, weaknesses, opportunities and threats in developing tourism potential in Pandeglang Regency. The informants consist of: the tourism and creative economy office. Pandeglang, tourism managers, pokdarwis, religious leaders, academics, tourists, the people of Pandeglang, the research was carried out for one year. While the right strategy in developing tourism in Pandeglang Regency is the SO Strategy (Grwth). The SO (Growth) strategy is a strategy that utilizing existing strengths to increase its competitive advantage. The results of this study indicate that many factors cause tourism in Pandeglang to be still far behind, among others: there is still a lack of awareness of tourism, there is still a lack of formation of a tourism awareness group (Pokdarwis) in every Desa/ Kelurahan in Pandeglang Regency, lack of socialization related to understanding the doctrine of the city of students, there is still a lack of tourism promotion both online and off line and the lack of regional budget for Pandeglang Regency, in this case the Tourism and Creative Economy Office of Pandeglang.Keywords: Tourism awareness, city of students, tourism.

Page 8 of 23 | Total Record : 221