cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
p3m@stiem.ac.id
Editorial Address
Ruang P3M STIE Muhammadiyah Palopo, Jl. Jendral Sudirman Km3 Binturu
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Akuntansi STIE Muhammadiyah Palopo
ISSN : 23391502     EISSN : 27231070     DOI : https://doi.org/10.35906/jurakun
Core Subject : Economy,
Jurnal Akuntansi merupakan jurnal ilmiah enam bulanan yang memuat hasil-hasil penelitian bidang ilmu ekonomi akuntansi serta disiplin ilmu lainnya yang relevan dengan bidang ilmu eknomi dalam arti luas.
Arjuna Subject : -
Articles 155 Documents
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, KOMPENSASI DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN GENERASI Z PADA PT. MANDIRI UTAMA FINANCE CABANG MAKASSAR Dea Muhammad M; Edi Jusriadi; Syamsul Rizal
Jurnal Akuntansi Vol 12, No 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurakun.v12i2.2543

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, kompensasi, dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan generasi Z pada PT. Mandiri Utama Finance Cabang Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jumlah sampel 71 karyawan PT. Mandiri Utama Finance Cabang Makassar yang lahir antara tahun 1995-2010. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner, wawancara, dan telaah angket. Analisis data dilakukan menggunakan metode statistik regresi linier berganda melalui program SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Variabel budaya organisasi menjadi variabel yang paling dominan dengan hasil positif signifikan dan mempunyai nilai Beta dari hasil uji hipotesis terbesar sebesar 0,337. Penelitian ini menghasilkan nilai R Square sebesar 0,201 yang mencerminkan besarnya kontribusi variabel independen secara simultan. Kebaruan (novelty) penelitian ini terletak pada kajian spesifik mengenai karakteristik produktivitas Generasi Z di sektor industri pembiayaan daerah. Implikasi praktisnya mengindikasikan bahwa keberhasilan karyawan dalam memberikan kontribusi terhadap perusahaan dapat ditingkatkan secara optimal melalui kepemimpinan yang efektif, pemberian kompensasi yang layak, serta budaya organisasi yang mendukung.Kata Kunci: Gaya Kepemimpinan, Kompensasi, Budaya Organisasi, Kinerja Karyawan, Generasi Z.ABSTRACTThis research aims to analyze the influence of leadership style, compensation, and organizational culture on the performance of Z Generation employees at PT. Mandiri Utama Finance Makassar Branch. The type of research used is quantitative with a sample size of 71 employees of PT. Mandiri Utama Finance Makassar branch who were born between 1995-2010. Data was collected by distributing questionnaires, interviews, and questionnaire reviews. Data analysis was performed using multiple linear regression statistical methods through the SPSS 25 program. The result showed that the three variables had a positive and significant effect on employees' performance. Organizational culture variable is the most dominant variable with a significant positive result and has a Beta Value of the largest hypothesis test result of 0.337. This study obtains an R Square value of 0,201.  The novelty of this research lies in its specific focus on the productivity characteristics of Z Generation within the regional financing industry. The practical implication indicates that the success of employees in contributing to the company can be improved through effective leadership, proper compensation, and a supportive Keywords: Leadership Style, Compensation, Organizational Culture, Employee Performance, Generation Z.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN AUDIT FORENSIK, AUDIT INVESTIGATIF DAN WHISTLEBLOWING SYSTEM SEBAGAI UPAYA ESKALASI KINERJA AUDITOR DALAM PENCEGAHAN FRAUD Saida Said; Rini Sulistiyanti; Idrawahyuni Idrawahyuni; Andi Arifwangsa Adiningrat
Jurnal Akuntansi Vol 12, No 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurakun.v12i2.2557

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh audit forensik, audit investigatif, dan whistleblowing system terhadap kinerja auditor dalam pencegahan fraud. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Square (PLS). Populasi dalam penelitian ini adalah auditor pada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan SmartPLS 3.0. Teknik penarikan sampel dalam penelitian menggunakan purposive sampling, sehingga jumlah sampel sebanyak 120 auditor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa audit forensik dan audit investigatif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja auditor dalam pencegahan fraud, di mana audit investigatif menjadi variabel yang paling dominan. Sementara itu, whistleblowing system juga berpengaruh signifikan namun menunjukkan arah pengaruh negatif terhadap kinerja auditor. Hal ini mengindikasikan bahwa efektivitas sistem whistleblowing belum berjalan optimal dan memerlukan penguatan dari segi perlindungan pelapor serta tindak lanjut laporan. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi penguatan sistem pengawasan internal pada institusi pemerintahan.Kata Kunci: Audit Forensik, Audit Investigatif, Whistleblowing System, Kinerja Auditor, Pencegahan FraudABSTRACTThis study aims to analyze the influence of forensic audit, investigative audit, and whistleblowing system on auditor performance in fraud prevention. The research adopts a quantitative approach using the Partial Least Square (PLS) method. The population in this study consists of auditors at the Financial and Development Supervisory Agency (BPKP) Representative Office of South Sulawesi Province. Data were collected through the distribution of questionnaires and analyzed using SmartPLS 3.0. The sampling technique used in this study is purposive sampling, resulting in a total sample of 120 auditors. The results show that both forensic audit and investigative audit have a positive and significant effect on auditor performance in fraud prevention, with investigative audit being the most dominant variable. Meanwhile, the whistleblowing system also has a significant effect but shows a negative influence on auditor performance. This indicates that the effectiveness of the whistleblowing system has not been optimal and requires strengthening in terms of whistleblower protection and follow-up actions. These findings provide important implications for strengthening internal control systems within government institutions.Keywords: Forensic Audit, Investigative Audit, Whistleblowing System, Auditor Performance, Fraud Prevention
EFEKTIVITAS E-PROCUREMENT DALAM PENGADAAN BARANG DAN JASA PADA MITRA PT STAR MITRA SULAWESI Siti Asiah Azis; A Ifayani Haanurat; Andi Mappatompo; Buyung Romadhoni; Muchriady Muchran
Jurnal Akuntansi Vol 12, No 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurakun.v12i2.2571

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi e-procurement dalam pengadaan barang dan jasa pada Mitra PT Star Mitra Sulawesi dengan meninjau aspek regulasi, teknis, kesiapan teknologi, dan keterlibatan penyedia jasa. Menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur terhadap [masukkan jumlah di sini] orang informan yang terdiri dari pihak mitra dan pemangku kepentingan terkait. Teori pengumpulan data dianalisis menggunakan teknik analisis tema kualitatif untuk mereduksi dan mengorganisasikan masalah lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas e-procurement melalui e-katalog versi 5.0 sangat ditentukan oleh kesiapan regulasi, efisiensi proses, keandalan teknologi, dan kompetensi sumber daya manusia (SDM). Sinergi tata kelola dan peningkatan literasi digital ditemukan sebagai strategi kunci keberhasilan sistem, didukung oleh pelaksanaan bimbingan teknis (BIMTEK) serta sertifikasi penyedia jasa guna mengikis hambatan teknis dan resistensi perubahan di lapangan. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi tripartit antara instansi, vendor, dan konsultan dalam mengoptimalkan infrastruktur digital serta menyelaraskan regulasi demi menjamin kualitas layanan pengadaan yang berkelanjutan.Kata Kunci: E-procurement, Pengadaan Barang dan Jasa, Efektivitas, Teknologi digital. ABSTRACTThis study aims to analyze the effectiveness of e-procurement implementation in goods and services procurement at Mitra PT Star Mitra Sulawesi by examining regulatory, technical, technological readiness, and service provider involvement aspects. Utilizing a case study design with a descriptive qualitative approach, data were gathered through structured interviews with [insert number here] informants consisting of partners and relevant stakeholders. The collected data were analyzed using qualitative thematic analysis to reduce and organize field issues. The results indicate that the effectiveness of e-procurement through e-catalogue version 5.0 is highly determined by regulatory readiness, process efficiency, technological reliability, and human resource competence. Governance synergy and digital literacy improvement were found to be key strategic drivers for system success, supported by technical guidance (BIMTEK) and service provider certification to mitigate technical barriers and resistance to change in the field. The implications of this study emphasize the importance of tripartite collaboration among institutions, vendors, and consultants in optimizing digital infrastructure and aligning regulations to ensure sustainable procurement service quality.Keyword: E-Procurement, Procurement of Goods and Services, Effectiveness, Digital Technology
EVALUASI PENERAPAN METODE GARIS LURUS DALAM PENYUSUTAN ASSET TETAP TERHADAP LAPORAN KEUANGAN PT. TOUGIRAYA Nuralifah Aulia Natsir; Syahrir Syahrir; Ibrahim Syah
Jurnal Akuntansi Vol 12, No 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurakun.v12i2.2573

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan metode garis lurus dalam perhitungan penyusutan aset tetap serta menilai kesesuaiannya dengan pola manfaat ekonomis aset berdasarkan PSAK 16 pada PT. Tougiraya periode 2020–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya evaluasi mengenai kesesuaian metode penyusutan dengan karakteristik penggunaan aset tetap, khususnya pada perusahaan penjualan mobil bekas yang memiliki komposisi aset berupa kendaraan, gedung, dan peralatan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode studi kasus. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa daftar aset tetap, rincian penyusutan, dan laporan laba rugi PT. Tougiraya selama tahun 2020–2024. Analisis dilakukan melalui perhitungan penyusutan menggunakan metode garis lurus, analisis komparatif terhadap laporan keuangan, serta evaluasi kesesuaiannya dengan ketentuan PSAK 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode garis lurus menghasilkan beban penyusutan yang tetap sebesar Rp260.000.000 setiap tahun, terdiri atas penyusutan kendaraan Rp140.000.000, gedung Rp50.000.000, dan peralatan Rp70.000.000, sehingga nilai buku aset menurun secara konsisten dan beban penyusutan dapat diprediksi dalam laporan keuangan. Namun demikian, hasil evaluasi mengindikasikan bahwa penerapan metode garis lurus perlu mempertimbangkan kembali pola manfaat ekonomis masing-masing jenis aset, terutama kendaraan yang umumnya mengalami penurunan nilai dan manfaat ekonomis lebih cepat dibandingkan gedung dan peralatan. Oleh karena itu, pemilihan metode penyusutan sebaiknya disesuaikan dengan karakteristik penggunaan aset agar informasi yang disajikan dalam laporan keuangan lebih relevan dan andal.Kata kunci: Aset Tetap, Metode Garis Lurus, PSAK 16, Penyusutan, Laporan Keuangan.ABSTRACTThis study aims to evaluate the application of the straight-line method for calculating fixed asset depreciation and to assess its alignment with the assets' economic benefit patterns—in accordance with PSAK 16—at PT Tougiraya for the 2020–2024 period. The study is motivated by the limited evaluation regarding the suitability of depreciation methods relative to the usage characteristics of fixed assets, particularly in used car dealerships, where the asset composition includes vehicles, buildings, and equipment. A quantitative descriptive approach utilizing a case study method was employed. Secondary data—comprising fixed asset lists, depreciation details, and income statements from PT Tougiraya for 2020–2024—served as the basis for the analysis. The analysis involved calculating depreciation using the straight-line method, conducting a comparative analysis of financial statements, and evaluating compliance with PSAK 16 standards. The results indicate that applying the straight-line method yields a constant annual depreciation expense of Rp260,000,000—comprising Rp140,000,000 for vehicles, Rp50,000,000 for buildings, and Rp70,000,000 for equipment—thereby ensuring consistent asset book value reduction and predictable depreciation expenses in the financial statements. However, the evaluation suggests a need to reconsider the straight-line method in light of the specific economic benefit patterns of each asset type; this is particularly relevant for vehicles, which typically experience a faster decline in value and economic utility compared to buildings and equipment. Consequently, the choice of depreciation method should be aligned with asset usage characteristics to ensure that the information presented in financial statements is both relevant and reliable.Keywords: Fixed Assets, Straight-Line Method, PSAK 16, Depreciation, Financial Statements
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DATA, KEAMANAN DATA TERHADAP LITERASI DIGITAL DAN KEPUASAN PENGGUNA LAYANAN E-GOVERNMENT Kartini Kartini; A Ifayani Haanurat; Buyung Romadhoni; Andi Mappatompo; Muchriady Muchran
Jurnal Akuntansi Vol 12, No 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurakun.v12i2.2583

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efektivitas pengelolaan data, keamanan data terhadap literasi digital dan kepuasan pengguna layanan e-government pada instansi pemerintah Kota Palopo. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian terdiri atas 4.040 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Palopo, dengan jumlah sampel 365 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, dan analisis data menggunakan software AMOS 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pengelolaan data berpengaruh positif dan signifikan terhadap literasi digital serta kepuasan pengguna. Keamanan data berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna. Keamanan data berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Literasi digital. Literasi digital terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna layanan e-government. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan model evaluasi e-government berbasis literasi digital, sekaligus memberikan implikasi praktis bagi Pemerintah Kota Palopo dalam meningkatkan kualitas layanan digital melalui penguatan pengelolaan data, peningkatan kapasitas literasi digital, dan pengembangan sistem keamanan yang lebih optimal.Kata Kunci: Efektivitas Pengelolaan Data, Keamanan Data, Literasi Digital, Kepuasan Pengguna, E-Government.ABSTRACTThis study aims to analyze the effects of data management effectiveness and data security on digital literacy and user satisfaction with e-government services in the Palopo City Government. This research employs a quantitative approach with a survey design. The research population consists of 4,040 Civil Servants (ASN) in Palopo City, with a sample size of 365 respondents determined using the Slovin formula and simple random sampling technique. Data collection was conducted through questionnaires, and data analysis was performed using AMOS 24 software. The results of the study indicate that data management effectiveness has a positive and significant effect on both digital literacy and user satisfaction. Data security has a positive and significant effect on user satisfaction. Data security has a positive but non-significant effect on digital literacy. Digital literacy is proven to have a positive and significant effect on user satisfaction with e-government services. This study provides a theoretical contribution to the development of digital literacy-based e-government evaluation models, while also offering practical implications for the Palopo City Government to improve the quality of digital services through strengthening data management, enhancing digital literacy capacity, and developing a more optimal security system.Keywords: Data Management Effectiveness, Data Security, Digital Literacy, User Satisfaction, E-Government