cover
Contact Name
Miftakhul Jannah
Contact Email
miftakhuljannah@unesa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jptt@unesa.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Surabaya Lidah Wetan Surabaya 60213 Jawa Timur - Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
ISSN : 20871708     EISSN : 25979035     DOI : https://doi.org/10.26740/jptt.v13n1
JPTT: Jurnal Psikologi Teori dan Terapan accepts manuscript research results in the fields of educational psychology, developmental psychology, clinical psychology, social psychology, industrial & organizational psychology, but not limited to: Personality and Learning Learning Interventions Teaching Strategies Education of Children with Special Needs Education of Gifted Children Counselling in Education Development of Children, Adolescents, Adults, and the Elderly Developmental Problems Parenting Strategies Quality of Life Personality Disorder Behaviour Modification Counselling and Psychotherapy Psychosis Disorders Psychological Intervention Social Transformation Social Intervention Employee Engagement Aggressive Behavior Prosocial Behavior Group Conformity Customer Satisfaction Organizational Leadership Organizational Commitment Work Motivation Work Stress
Articles 531 Documents
Pengaruh Mind Control Training Terhadap Peningkatan Konsentrasi Pada Atlet Putri UKM Bola Voli Unesa Nofy Ongko; Miftakhul Jannah
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 7 No. 1 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.177 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v7n1.p16-25

Abstract

The study was aimed to determine the effect of Mind Control Training on concentration among female athletes of a volleyball student club in Universitas Negeri Surabaya (Unesa). This study used a quasi-experimental method with untreated control group design with dependent pretest and posttest samples. The subjects were sixteen female athletes who were divided into experimental and control groups. Mind Control Training treatment was given only in the experimental group, while the control group was not given any treatment. Data were obtained by performing the pretest and posttest in both groups with using Grid Concentration Exercise. Data were analyzed using wilcoxon test and gain score. The result shows that there is a significant difference between the concentration score before and after treatment in the experimental group (Sig.= 0,012, p < 0,05). In addition, the increase in the concentration of female athletes of student activity units volleyball Unesa can be seen from gain score in both groups, the experimental groups had an higher value of gain sccore than control group (19,875 > 10). This means that the hypothesis of this study is accepted that the Mind Control Training is effective to increase the concentration of female athletes of volleyball student club in Universitas Negeri Surabaya.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ada pengaruh mind control training terhadap peningkatan konsentrasi pada atlet putri unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bola Voli Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experimental dengan untreated control group design with dependent pretest and posttest samples. Subjek penelitian ini berjumlah enam belas atlet putri yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Perlakuan berupa Mind Control Training hanya diberikan kepada kelompok eksperimen, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan apapun. Data diperoleh melalui pretest dan posttest pada kedua kelompok menggunakan Grid Concentration Exercise. Analisis data menggunakan uji wilcoxon dan gain score. Hasil analisis uji wilcoxon menunjukkan terdapat perbedaan skor konsentrasi antara sesudah dan sebelum perlakuan Mind Control Training pada kelompok eksperimen (Sig.= 0,012, p < 0,05). Selain itu, peningkatan konsentrasi pada atlet putri UKM Bola Voli Unesa dapat dilihat dari nilai gain score pada kedua kelompok, nilai gain score pada kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan nilai gain score pada kelompok kontrol (19,875 > 10). Hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesis penelitian ini dapat diterima, yaitu Mind Control Training berpengaruh terhadap peningkatan konsentrasi pada atlet putri UKM Bola Voli Universitas Negeri Surabaya.
Harga Diri dan Konformitas dengan Perilaku Bullying Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Retindha Ayu Ceilindri; Meita Santi Budiani
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 6 No. 2 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.198 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v6n2.p64-70

Abstract

The purpose of this research is to find out: (1) The correlation between self esteem and bullying behavior, (2) The correlation between conformity and bullying behavior, (3) The correlation between self esteem and conformity towards bullying behavior. The subjects of this research were 86 students on VIII grade of SMP Barunawati Surabaya, who are selected using population sampling technique. Data were collected using likert scales of self esteem, conformity, and bullying behavior. Data analysis technique of this research using multiple linier regression analysis. Results of this research are: (1) self esteem has a significant correlation towards bullying behavior with a negative correlation, can be seen from the significance value 0,000 and regression coefficientt -0,526, (2) conformity has a significance correlation towards bullying behavior with a positive  correlation that is shown from the significance value 0,003 and regression coefficientt 0,321, (3) Rsquare value 0,301 means that 30,1% variations on bullying behavior is influenced of self esteem and conformity, the other variable that has a value of 69,9% is caused of other variable that is not measured in this research. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menemukan: (1) Hubungan antara harga diri dengan perilaku bullying, (2) Hubungan antara konformitas dengan perilaku bullying, (3) Hubungan antara harga diri dan konformitas dengan perilaku bullying. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional. Subjek pada penelitian ini ialah 86 siswa kelas VIII SMP Barunawati Surabaya yang dipilih dengan menggunakan teknik sampel populasi. Data skala harga diri, skala konformitas dan skala perilaku bullying diperoleh menggunakan skala likert. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah uji analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) harga diri memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku bullying dengan arah hubungan yang negatif, dapat dilihat dari signifikansi sebesar 0,000 dan koefisien regresi -0,526. (2) konformitas memiliki hubungan yang signifiksn dengan perilaku bullying dengan arah hubungan  positif yang dapat dilihat dari signifikansi sebesar 0,003 dan koefisien regresi sebesar 0,321. (3) nilai Rsquare sebesar 0,301 artinya sebesar 30,1% variasi pada perilaku bullying dipengaruhi oleh harga diri dan konformitas, sisanya sebesar 69,9% disebabkan oleh variabel lain yang tidak diukur dalam penelitian ini.
Motivasi Berprestasi dengan Stres Kerja Pada Guru Taman Kanak-Kanak Maulinda Nur Nafiah; Hermien Laksmiwati
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 6 No. 2 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.463 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v6n2.p71-77

Abstract

The purpose of this study was to determine the correlation between achievement motivation and working stress on kindergarten teachers in Sooko Subdistrict, Mojokerto Regency, East Java. The subjects were 53 kindergarten teachers who are the  members of Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI). Data collected using achievement motivation and working stress scales and analyzed using product moment correlation. The result shows that the coefficient correlation is  -0,672 in the level of significant of 0,000 (p≤0,05). It means that there is significant negative correlation between achievement motivation and working stress. The result indicates that the higher achievement motivation correlates with  the lower working stress. The achievement motivation gives 67,2% contribution in affecting working stress, while the rest 32,8% were contributed by other factors. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi berprestasi dengan stres kerja pada guru Taman Kanak-Kanak di Kecamatan Sooko. Subjek penelitian ini adalah 53 guru Taman Kanak-Kanak anggota Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI). Penelitian ini menggunakan instrumen skala motivasi berprestasi dan skala stres kerja yang dianalisis menggunakan korelasi product moment. Hasil analisis menunjukkan koefisien korelasi sebesar -0,672 pada level signifikansi 0,000 (p≤0,05). Hasil ini menunjukkan adanya korelasi negatif yang signifikan antara motivasi berprestasi dan stres kerja. Semakin tinggi motivasi berprestasi, maka akan semakin rendah stres kerja. Motivasi berprestasi memberikan kontribusi sebesar 67,2% pada stres kerja, dimana 32,8% dikontribusikan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Gambaran Kepribadian Hardiness Atlet Paralympic Atletik Lari Cepat Gretty Wida Kinanthi; Miftakhul Jannah
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 6 No. 2 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.626 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v6n2.p91-101

Abstract

This research was motivated by a phenomenon of paralympic athletes with physical, visual, hearing and intellectual dissabilities that were demanded to keep confident and overcome problems. Stress often happens to athletes when the match is in progress so this stress causes failure on their competition and they are demanded to come up again after failure. Athletes need a tendency of hardiness personality to overcome every problem in the match so the atheletes can gain an achievement. The purpose of this research was to describe a paralympic athletes tendency of hardiness personality. This research used qualitative research with case-study method. A paralympic athelete who had international achievement in 200 and 400-meter sprints was recruited as the participant in this research. Data were collected using interviews, observations and document reviews which then analyzed by using thematic analysis. The results showed that the participant had tendency of hardiness personality shown by his understanding of the purpose of life, involving his self in daily activities, and controlling each of his problem. The participant also had optimism and ready to take the challenge. Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena atlet paralympic dengan ketidakmampuan secara fisik, penglihatan, pendengaran dan intelektual yang dituntut untuk tetap percaya diri dan mampu mengatasi permasalahan. Stres seringkali terjadi pada atlet ketika pertandingan berlangsung sehingga stres ini menyebabkan kegagalan dipertandingannya dan mereka dituntut untuk bangkit kembali setelah kegagalan. Atlet membutuhkan kecenderungan kepribadian hardiness untuk mengatasi setiap masalah dalam pertandingan sehingga atlet dapat mencapai prestasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan kecenderungan kepribadian hardiness atlet paralympic. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Atlet paralympic yang memiliki prestasi tingkat internasional nomor perlombaan lari cepat 200 dan 400 meter dipilih sebagai partisipan pada penelitian ini. Data dikumpulkan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa partisipan memiliki kecenderungan kepribadian hardiness yang ditunjukkan dengan pemahamannya pada tujuan hidup, melibatkan diri dalam aktivitas sehari-hari, pengendalian setiap masalah. Partisipan juga memiliki optimis dan berani mengambil tantangan.
Perbedaan Perilaku Konsumtif Ditinjau dari Tipe Kepribadian Pada Siswa Sekolah Menengah Atas Sandra Widyaningrum; Ni Wayan Sukmawati Puspitadewi
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 6 No. 2 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.05 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v6n2.p102-106

Abstract

 The purpose of this research is to study the differences of consumptive behavior tendences between introvert and ekstrovert personality types among students. This research used quantitative method, involved 174 subjects from Senior high School students SMA Negeri 2 Surabaya Grade XI who were chosen by random sampling. The instruments used for collecting data were scales of consumptive behavior tendencies and personality types. Data analyzed by Independent Sample Test (t-test) with error level of 5%. The result of analysis showed a significance value of consumptive behavior tendencies and the  personality types is  0.049 (p<0.05), means there is a difference tendency of the consumptive behavior in terms of introvert and ekstrovert personality types among participants. This study also showed differences in the average (mean) value of the variable consumptive behavior tendencies of students who have extrovert personality at 102.63 and the student who have introvert personality at 97.91. This indicated that the tendencies of consumptive behavior on students who have extrovert personality is higher than the students who have introvert  personality.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah  untuk menguji perbedaan kecenderungan perilaku konsumtif antara tipe kepribadian introvert dan ekstrovert pada siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan sampel sebanyak 174 siswa yang berada di kelas XI SMA Negeri 2 Surabaya, yang dipilih berdasarkan teknik random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala kecenderungan perilaku konsumtif dan skala tipe kepribadian. Analisis data yang dalam penelitian ini adalah uji Independent Sample Test (uji-t) dengan tingkat kesalahan 5%. Hasil analisis data menunjukkan nilai signifikasi variabel kecenderungan perilaku konsumtif  dengan tipe kepribadian sebesar 0,049 (p<0,05), yang berarti terdapat perbedaan kecenderungan perilaku konsumtif ditinjau dari tipe kepribadian introvert dan ekstrovert. Penelitian ini juga menunjukkan adanya perbedaan nilai rata-rata pada variabel kecenderungan perilaku konsumtif siswa yang bertipe kepribadian ekstrovert sebesar 102,63 dan pada siswa yang bertipe kepribadian introvert sebesar 97,91. Hal ini menunjukkan bahwa kecenderungan perilaku konsumtif pada siswa yang memiliki tipe kepribadian ekstrovert lebih tinggi daripada siswa yang memiliki tipe kepribadian introvert.  
Pengaruh Pelatihan Otogenik Terhadap Penurunan Kecemasan Atlet Bulutangkis Eva Nur Rachmaningdiah; Miftakhul Jannah
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 6 No. 2 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.311 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v6n2.p107-112

Abstract

The purpose of this study was to examine the effect of autogenic training on the decrease of anxiety among Badminton athletes. Autogenic training is a training focused on suggesting the athletes specific part of body to get its sensations. This study used an experimental method with pretest-posttest control group design. The subject of this study were 12 athletes under 18 years old at Surabaya Hi-Qua Wima Badminton Association. Autogenic training treatment is given only in the experimental group. Data were obtained by using sport anxiety scale, adapted from Amir (2012) and developed from SAS (sport anxiety scale) and analyzed using Gain Score and Wilcoxon Test. The result showed significant score=0.027, (p<0.05) it means, that the autogenic training is able to decrease the anxiety on badminton athletes after autogenic training was given. In addition, the decrease in the anxiety of badminton athletes can be seen from gain score in both groups, the experiment group had an lower value of gain score than control group (34,67<43,33), it means that the autogenic training is able to decrease the anxiety of badminton athletes. The result shows that the hypothesis of this study that œthere is the effect of autogenic training on the decrease anxiety badminton athletes can be accepted. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek dari pelatihan otogenik terhadap penurunan kecemasan atlet. Pelatihan otogenik adalah pelatihan yang dilakukan dengan cara memfokuskan pada area tubuh tertentu dengan memberikan sugesti kepada atlet agar merasakan sensasi dari sugesti tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen dengan pretest-posttest control group design. Subjek penelitian adalah atlet bulutangkis PB. Hi-Qua Wima Surabaya sebanyak 12 orang yang berusia dibawah 18 tahun. Perlakuan berupa pelatihan otogenik diberikan hanya pada kelompok ekperimen. Data diperoleh menggunakan skala kecemasan olahraga yang dikembangkan dari SAS (Sport Anxiety Scale). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Wilcoxon dan Gain score. Berdasarkan hasil analisis Uji Wilcoxon diperoleh nilai Sig.= 0.027, (p<0.05) hal tersebut berarti ada penurunan kecemasan atlet bulutangkis setelah diberikan pelatihan otogenik. Selain itu, penurunan kecemasan atlet bulutangkis dapat dilihat dari nilai gain score  pada kedua kelompok, nilai gain score pada kelompok eksperimen lebih rendah daripada kelompok kontrol (34,67<43,33), artinya pelatihan otogenik berpengaruh terhadap penurunan kecemasan atlet bulutangkis. Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa hipotesis œada pengaruh pelatihan otogenik terhadap penurunan kecemasan pada atlet bulutangkis diterima.
Regulasi Diri dengan Burnout pada Guru Sysditya Ekawanti; Olievia Prabandini Mulyana
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 6 No. 2 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.334 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v6n2.p113-118

Abstract

Teachers begin to experience symptoms of fatigue due to heavy workload characterized by working ineffectively in the classroom so that the interest of the students declined. This study aims to test whether there is relationship between self-regulation and burnout in teachers. The population was junior high schools teacher. This study use population research, where all the population used as a sample. Researchers use all certified teachers in the school, participants are 35 teachers. The approach used is quantitative method. Data collected using self-regulation and burnout scales, and analyzed using pearson product moment correlation test. The results obtained from this study indicate that there is a significant relationship between self-regulation with burnout in teachers. Significant relationships are seen from the p-value of 0.017 and r value of -0.401. The r value indicates that the relationship between the two variables have a negative direction, meaning that the higher of self-regulation, the lower of burnout. Individuals good self-regulation be able to cope stress and emotions, because of burnout arising drag on stress experienced by the individual.Abstrak: Guru mulai mengalami gejala kelelahan akibat beban kerja yang berat yang ditandai dengan kurang bekerja efektif didalam kelas sehingga minat kepada peserta didik menurun. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ada hubungan antara regulasi diri dengan burnout pada guru. Populasi penelitian ini adalah guru SMP. Penelitian ini menggunakan penelitian populasi, dimana semua populasi digunakan sebagai sampel penelitian. Peneliti menggunakan semua guru yang sudah sertifikasi di sekolah tersebut yang berjumlah 35 orang guru. Pendekatan yang digunakan ialah kuantitatif. Data dikumpulkan menggunakan skala regulasi diri dan burnout, dan dianalisis menggunakan uji korelasional pearson product moment. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara regulasi diri dengan burnout pada guru. Hubungan yang signifikan tersebut dilihat dari nilai p sebesar 0,017 dan nilai r sebesar -0,401. Nilai r tersebut menunjukkan bahwa hubungan kedua variabel memiliki arah negatif, artinya semakin tinggi regulasi diri maka semakin rendah burnout. Regulasi diri yang baik yang dimiliki individu akan mampu mengatasi stres dan emosi dalam dirinya, karena burnout timbul akibat stres yang berkepanjangan yang dialami individu.
Work Enjoyment dan Organizational Citizenship Behavior pada Karyawan PT. Petrokimia Kayaku Septiyan Nugroho; Ni Wayan Sukmawati Puspitadewi
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 6 No. 1 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.6 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v6n1.p9-17

Abstract

Organizational Citizenship Behavior is one form of behavior of employeesthat shows the tendency to be cooperative in an organization.This research holds a purpose to test the correlation between Work Enjoyment and Organizational Citizenship Behavior in PT Petrokimia Kayaku Gresik. This research used quantitative approach which focuses on correlational research design. The number of population in this research was 170 people and the samples obtained were 63 people that was selected using random sampling technique. Questionnaire was chosen as the way to collect the data needed in this research. There were two kinds of questionnaires whichwere developed by the researcher to determine Organizational Citizenship Behaviors scale and workenjoyments scale. The data analysis used was product moments correlation. According to the data analysis, there is a significant correlation between work enjoyment and Organizational Citizenship Behavior, with the correlation coefficient 0,861 and p = 0,000 that indicates high and significant correlation. Abstrak: Organizational Citizenship Behavior merupakan salah satu bentuk perilaku dari karyawan yang menunjukkan kecenderungan untuk koperatif dalam suatu organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Work Enjoyment dengan perilaku Organizational Citizenship Behavior pada Karyawan PT Petrokimia Kayaku Gresik. Penelitian dilakasanakan dengan pendekatan kuantitatif  dengan rancangan penelitian korelasional. Jumlah populasi pada penelitian ini sebesar 170 orang, sampel diambil dengan menggunakan random sampling sehingga didapat jumlah sampel sebanyak 63 orang. Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner yang dikembangkan oleh peneliti yaitu skala Organizational Citizenship Behavior dan skala work enjoyment. Analisis data menggunakan korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis data ada hubungan yang signifikan antara work enjoyment dengan Organizational Citizenship Behavior dengan  
Life History Proses Perubahan Diri Mantan Narapidana Residivis Mega Kurnia Utama; Damajanti Kusuma Dewi
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 6 No. 1 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.529 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v6n1.p18-34

Abstract

The processs of changes among ex-recidivist convict is interesting issues in terms of how they face problems of living with society that impact on self-change. The purpose of this study was to explore the experience of an ex-recidivist convict in struggling to reintegrate into society. This research used qualitative approach with life-history method. One participant who is an ex-recidivist convict and two significant others were involved in this study.  Data collected using semi-structured interviews and analyzed using narrative analysis. This study reveals 4 (four) major themes, the participants life before his change, the participants self-transformation, the ways he takes to face the obstacles of change and  social context of the  changing process. In general, the result of this study shows that the participant has succeeded his changing process which is signed by the fact that he does not do any criminal acts or another negative behaviour anymore. The self-changing has been increased by the participant through his efforts to change his surrounding environment into the better condition. Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh bagaimana proses perubahan mantan narapidana residivis baik dari segi permasalahan yang muncul serta dampak perubahan diri pada individu. Penelitian bertujuan mengungkap bagaimana pengalaman partisipan terkait proses perubahan, cara partisipan dalam menghadapi hambatan, serta keadaan lingkungan sosial pada proses perubahan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode life history dengan analisis data naratif. Pengambilan data menggunakan metode wawancara semi-tersturktur yang terdiri dari 1 partisipan inti dan 2 orang significant other. Peneltian menghasilkan 4 tema besar yaitu kehidupan partisipan sebelum berubah, proses perubahan diri, cara menghadapi hambatan, kondisi lingkungan sosial dalam proses perubahan. Hasil secara umum menunjukkan bahwa partisipan berhasil dalam proses perubahannya yang ditandai tidak kembali melakukan tindakan kriminal ataupun perilaku negatif lainnya. Perubahan diri juga partisipan tingkatkan dengan usahanya dalam mengubah lingkungan.
Equalizing Quality: The Challenge of Globalization Siti Ina Savira
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 6 No. 1 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.033 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v6n1.p54-59

Abstract

This essay is aimed to discuss one contemporary issue in relation to Indonesia. The issue being raised here is globalization and its effect on how Indonesia perceived itself as a nation. This paper will argue my position in viewing globalization as a force that seems to manifest in a blind movement that rapidly change our way of life at the cost of social justice. One example I emphasize on my paper is the impact in educational paradigm, which can be seen from some educational discourses.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 03 (2025): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 15 No. 02 (2024): Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 15 No. 01 (2024): Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 14 No. 03 (2023): Vol. 14 No. 3 (2023): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 14 No. 2 (2023): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 14 No. 1 (2023): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 13 No. 3 (2022): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 13 No. 2 (2022): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 11 No. 3 (2021): EDISI KHUSUS: Dimensi Psikologis Pandemi COVID-19 Vol 11, No 3 (2021): EDISI KHUSUS: Dimensi Psikologis Pandemi COVID-19 Vol. 12 No. 1 (2021) Vol. 11 No. 2 (2021) Vol 11, No 2 (2021) Vol. 11 No. 1 (2020) Vol 11, No 1 (2020) Vol 10, No 2 (2020) Vol. 10 No. 2 (2020) Vol 10, No 1 (2019) Vol. 10 No. 1 (2019) Vol 9, No 2 (2019) Vol. 9 No. 2 (2019) Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 8 No. 2 (2018): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 8 No. 1 (2017): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 7 No. 2 (2017): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 7 No. 1 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 6 No. 2 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 6 No. 1 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 5 No. 2 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 5 No. 1 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 4 No. 2 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 4 No. 1 (2013): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 3 No. 2 (2013): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 3 No. 1 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 2, No 2 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 2 No. 2 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 2, No 2 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 2 No. 1 (2011): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 1 No. 2 (2011): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 1 No. 1 (2010): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan More Issue