cover
Contact Name
Miftakhul Jannah
Contact Email
miftakhuljannah@unesa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jptt@unesa.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Surabaya Lidah Wetan Surabaya 60213 Jawa Timur - Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
ISSN : 20871708     EISSN : 25979035     DOI : https://doi.org/10.26740/jptt.v13n1
JPTT: Jurnal Psikologi Teori dan Terapan accepts manuscript research results in the fields of educational psychology, developmental psychology, clinical psychology, social psychology, industrial & organizational psychology, but not limited to: Personality and Learning Learning Interventions Teaching Strategies Education of Children with Special Needs Education of Gifted Children Counselling in Education Development of Children, Adolescents, Adults, and the Elderly Developmental Problems Parenting Strategies Quality of Life Personality Disorder Behaviour Modification Counselling and Psychotherapy Psychosis Disorders Psychological Intervention Social Transformation Social Intervention Employee Engagement Aggressive Behavior Prosocial Behavior Group Conformity Customer Satisfaction Organizational Leadership Organizational Commitment Work Motivation Work Stress
Articles 531 Documents
Psychological Well Being dan Motivasi Kerja Pada Pegawai Dinas Pendidikan Kinanthi Kawuryaning Laksmi; Meita Santi Budiani
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 6 No. 1 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.933 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v6n1.p50-53

Abstract

The purpose of this research was to examine the relationship between psychological well being and working motivation of employees. The method used in this study was a quantitative correlational design. The subjects of this study were 64 employees of bureau of education level III at œX city, which were selected by using population sampling technique. Data of psychological well-being and working motivation were obtained by using Likert scales. The technique of data analysis in this study was Pearsons product moment. The result of this study shows that the coefficient correlation is 0.788 in the Significant level of 0.000. The result means that the hypothesis is accepted, that there is positive correlation between psychological well-being and working motivation. The result also indicates that 78.8% of working motivation influenced by psychological well-being and the rest of it 21.2% influenced by other variables that were not measured in this study.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan psychological well- being dengan motivasi kerja pegawai. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional. Subjek dalam penelitian ini ialah 64 pegawai golongan III di Dinas Pendidikan Kota X yang dipilih dengan menggunakan teknik sampling populasi. Data dikumpulkan menggunakan skala likert berupa skala psycgological well-being dan skala motivasi kerja. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah uji analisis korelasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa psychological well-being memiliki hubungan yang signifikan dengan motivasi kerja dengan arah hubungan yang positif, dapat dilihat dari signifikansi sebesar 0,000 dan yang artinya sebesar 78,8% pada motivasi kerja dipengaruhi oleh psychological well-being dan sisanya sebesar 21,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diukur dalam penelitian ini.
Hubungan antara Self Efficacy dan Kreativitas dengan Minat Berwirausaha Rifqi Hapsah; Siti Ina Savira
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 5 No. 2 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.125 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v5n2.p80-89

Abstract

The purpose of this research is to examine the correlation between self efficacy and interest in entrepreneurship, the correlation between creativity and interest in entrepreneurship and, the correleation between self efficacy and creativity with interest in entrepreneurship. This research used quantitative approach with correlation method. Scales of self efficacy, creativity and entrepreneurship were given to 82 college students of School of Psychology from four different years who were selected using random technique sampling. This research applies 5% significant level. The data were analyzed using product moment, and multiple-correlation test. The significant value from correlation between self-efficacy and interest in entrepreneurship is 0,000, with correlation index of 0.703, which means that there is a significant relationship between self-efficacy and interest in entrepreneurship. The significant value from correlation between creativity and interest in entrepreneurship is 0,008, with correlation index of 0.292. It can be concluded that there is a significant relationship between creativity and interest in entrepreneurship. The result of multiple-correlation test shows correlation coefficient between self efficacy and creativity with entrepreneurship as much as 0,757 and Fh (57,2) > Ftabel (3,112). Therefore, it can be concluded that there is a significant correlation between self efficacy and creativity with interest in entrepreneurship.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self efficaccy dengan minat berwirausaha, hubungan kreativitas dengan minat berwirausaha, dan hubungan self efficaccy dan kreativitas dengan minat berwirausaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Skala self efficacy,  skala kreativitas, dan skala minat berwirausaha diberikan kepada 82 subjek penelitian, yaitu mahasiswa Psikologi dari 4 angkatan yang dipilih dengan teknik random sampling. Peneliti menggunakan taraf kesalahan 5% dan metode analisis data korelasi product moment dan uji korelasi ganda. Analisis data menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara self efficacy dengan minat berwirausaha sebesar 0,000, dengan indeks korelasi sebesar 0,703. Terdapat hubungan yang signifikan pula antara kreativitas dengan minat berwirausaha sebesar 0,008, dengan indeks korelasi sebesar 0,292. Hasil uji korelasi ganda menunjukkan koefisien korelasi antara self efficacy dan kreativitas dengan minat berwirausaha sebesar 0,757, dan Fh (57,2) > Ftabel (3,112), sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara self efficacy dan kreativitas dengan minat berwirausaha.
Pengaruh Pelatihan Perencanaan Karir untuk Meningkatkan Efikasi Diri terhadap Pilihan Bidang Minat Karir Psikologi Olievia Prabandini Mulyana; Wayan Sukmawati Puspitadewi
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 5 No. 2 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.209 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v5n2.p90-96

Abstract

This research is aimed to determine the effectivity of training to increase self-efficacy towards career preference options in psychology. This is a quantitative research, in which experiment method is applied by using pretest-posttest control group design. The dependent variable is self-efficacy towards career preference options in psychology. Self efficacy towards career preference options in psychology is measured using self efficacy towards career preference options scale. The independent variable in this research is career planning training. The research subject are 40 persons groupped into experiment group and control group. Pre-test are given to both experiment and control group. next, the experiment group is given treatment of career planning training. The next step, post test is administered to experiment group and control group. The research is analized using anava repeated measure. Anava repeated measure resulted showing significant result. Thus, hyphothesis stating that there is effect of career planning training to self efficacy towards career preference options for psychology student of UNESA is accepted. Self efficacy towards career preference options for psychology increased after career planning training is given as treatment. Self efficacy towards career preference options for psychology in experiment group between pre-test and post-test is different.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan dalam meningkatkan efikasi diri terhadap pilihan bidang minat karir psikologi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain eksperimen yang digunakan adalah pretest-posttest control group design. Variabel tergantung pada penelitian ini adalah efikasi diri terhadap pilihan bidang minat karir psikologi. Kemampuan efikasi diri terhadap pilihan bidang minat karir psikologi diukur dengan skala efikasi diri terhadap pilihan bidang minat karir. Sedangkan variabel bebas dalam penelitian ini adalah pelatihan perencanaan karir. Subjek penelitian yang berjumlah 40 orang yang kemudian dikelompokkan ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol diberikan pre-test. Selanjutnya pada kelompok eksperimen dikenai perlakuan berupa pelatihan perencanaan karir. Tahapan berikutnya adalah pemberian posttest pada kelompok eksprimen dan kelompok kontrol. Analisis yang akan digunakan adalah anava amatan ulangan. Hasil anava amatan ulangan menunjukkan hasil yang signifikan. Dengan demikian, hipotesis yang menyatakan bahwa ada pengaruh pelatihan perencanaan karir terhadap efikasi diri terkait pilihan minat bidang karir psikologi pada mahasiswa psikologi UNESA, diterima. Efikasi diri terhadap pilihan minat bidang karir di Psikologi meningkat setelah diberikan pelatihan perencanaan karir.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DAN KEBERMAKNAAN HIDUP PADA PENYANDANG TUNA Amanda Hayyu; Olievia Prabandini Mulyana
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 5 No. 2 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.708 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v5n2.p111-118

Abstract

People with hearing impairment commonly are facing social ninteraction problems, which may affect their life and how they perceived their lifes meaning. Therefore, people with hearing impairment often needs social support to overcome hinders in their life. This research used quantitative research method. The purpose of this research is to test the correlation between social support and lifes meaning on people with hearing impairment in Persatuan Tuna Rungu Indonesia (The Indonesian Union of Hearing Impairment) Surabaya Branch. Social support and lifes meaning scales were given to 50 respondents as research subject, which was using Purposive sampling technique. Data were analyzed using Product Moment Pearson correlation technique. Based on data analysis, it is found that the correlation coefficient is 0,477 with significance value of 0,000 (<0,05). It can be concluded from the result that there is a positive relation between social support and lifes meaning of people with hearing impairments.Abstrak: Penyandang tuna rungu memiliki hambatan dalam melakukan interaksi sosial yang dapat mempengaruhi hidup mereka dan bagaimana mereka memaknai hidup. Oleh karena itu penyandang tuna rungu membutuhkan dukungan sosial untuk mengatasi hambatan yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Tujuan penelitian ini untuk menguji hubungan antara dukungan sosial dengan kebermaknaan hidup pada penyandang tuna rungu di komunitas Persatuan Tuna Rungu Indonesia (Perturi) Surabaya. Skala dukungan sosial dan skala kebermaknaan hidup dibagikan ke 50 orang subjek penelitian yang didapatkan dengan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi Product Moment Pearson. Hasil analisis data menunjukkan koefisien korelasi memiliki nilai 0,477 dengan signifikasi sebesar  0,000 (<0,05). Hal ini menunjukkan adanya hubungan positif antara dukungan sosial dan kebermaknaan hidup pada tuna rungu.
GAMBARAN TEKANAN (STRESSORS) YANG DIHADAPI PASIEN SKIZOFRENIA RAWAT JALAN DAN STRATEGI COPING Sakti Susilawati; Muhammad Syafiq
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 5 No. 2 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.513 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v5n2.p119-134

Abstract

The aim of this study was to explore stressors faced by schizophrenic patients who have on-going treatments in Surabaya and to reveal strategies they employ to cope with the stressors. This was a qualitative research with a case study method. The participants of this study were two schizophrenic patients who have diagnosed by the expert as having paranoid and hebephrenic and schizophrenia have on going treatment. Data were collected through semi-structure interviews from main participants and their significant others and analyzed using thematic analysis. The results showed that the participants have experienced some stressors during on-going treatment process. Some of those stressors are: negative reaction from society, less attention from others, and loneliness. That stressors can become obstacles for schizophrenic patients to recover. To cope with the stressors, participants of this study employ two coping strategies, namely problem and emotion focused copings. The problem focused coping strategy helps participants to be directly active in solving the stressors. While, emotion focused coping strategy helps to control emotion and built their positive perspectives. In general, this study concludes that the participants use emotion focused coping when they are unable to solve stressors directly. Emotion focused coping helps participants to maintain their positive emotions. The participants coping ability indicates that they have opportunity to decrease the possibility of relapse risk and engage in normal life.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran stressor yang dialami oleh penderita skizofrenia rawat jalan atau sudah pada tahap remisi di Surabaya serta strategi yang digunakan untuk menghadapi stressor tersebut. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan. Partisipan utama adalah tiga orang yang telah diagnosis oleh ahli sebagai penderita skizofrenia paranoid dan hebrefenik dalam tahap remisi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam semiterstruktur dengan kedua partisipan dan significant others mereka. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedua partisipan mengalami beberapa stressor antara lain mendapatkan tanggapan negatif dari masyarakat, kurangnya perhatian dari orang terdekat, dan mengalami kesepian. Untuk menghadapi berbagai stressor tersebut, kedua partisipan menggunakan strategi berfokus pada masalah dan strategi berfokus pada emosi.  Strategi coping berfokus pada masalah membantu partisipan untuk bertindak aktif secara langsung menyelesaikan masalah, sedangkan strategi coping berfokus pada emosi digunakan untuk membantu mengelolah emosi secara positif. Secara umum, penelitian ini menyimpulkan bahwa partisipan penelitian ini lebih sering menggunakan strategi coping yang berfokus pada emosi. Coping berfokus emosi membantu partisipan untuk mengatur dan mengendalikan emosi mereka. Kemampuan ketiga partisipan dalam melakukan coping terhadap berbagai stressor yang dialaminya menunjukkan peluang yang besar bagi mereka untuk mengurangi risiko kekambuhan dan hidup secara normal.
Aktualisasi Diri dan Persepsi Terhadap Pelaksanaan Pelatihan Pada Karyawan Ellyana Pratika; Ni Wayan Sukmawati Puspitadewi
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 5 No. 1 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.504 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v5n1.p7-14

Abstract

This study was aimed to determine the relation between self-actualization and the perception of employees training implementation in PT Pelindo III Gresik branch. This study method was a correlational research. The subjects were 46 employees of PT Pelindo III Gresik branch. Data collected using self-actualization and perception of training implementation Likert scale. Data analysis technique used in this study was Pearson correlation product moment with the help of SPSS 16 for windows. The result shows that the significant value (p) is 0.000, while the value of the correlation (r) is 0.651. The result shows that  the significance value of the correlation is less than 0.05 (p = 0.000 <0.05)which means the hypothesis of this study is significantly proven. It can be concluded from the result there is a significant relation between self-actualization and the perception of employees  training implementation in PT Pelindo III Gresik branch.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktualisasi diri dengan persepsi mengenai pelaksanaan pelatihan pada karyawan PT Pelindo III Cabang Gresik. Penelitian ini merupakan tipe penelitian korelasional. Subjek penelitian ini adalah karyawan PT Pelindo III Cabang Gresik. Jumlah subjek penelitian ini sebanyak 46 karyawan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner aktualisasi diri dan kuesioner persepsi mengenai pelaksanaan pelatihan, kuesioner ini menggunakan skala likert. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik analisis korelasi œPearson product moment dengan bantuan program SPSS 18 for windows. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh variable aktualisasi diri dan persepsi mengenai pelaksanaan pelatihan adalah p = 0,000 sedangkan nilai korelasinya sebesar  (r = 0,651). Hal tersebut berarti p lebih kecil dari 0,05 (p = 0,000 < 0,05). Hasil tersebut menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara aktualisasi diri dengan persepsi mengenai pelaksanaan pelatihan pada karyawan PT Pelindo III Cabang Gresik. Dengan kata lain, hipotesis dalam penelitian ini diterima.
Harga Diri dan Konformitas dengan Pengambilan Keputusan Pembelian Produk Smartphone pada Siswa Isti Alfiah; Meita Santi Budiani
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 5 No. 1 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.304 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v5n1.p15-22

Abstract

This study was aimed to determine the relationship between self-esteem and conformity along with purchase Smartphone decisions on students of SMAN œX Surabaya. The method used were quantitative research methods. Subjects of this research were 223 students who use Smartphone products. Sample were choosen by using a stratified random sampling technique. The data analysis technique used are simple correlation, multiple correlation and multiple regression. The results of this study shows that: 1) There is a positive and significant relationship between self-esteem and purchase decisions. As evidenced, the result of correlation coefficient (R) is 0,200 with significance value of 0,003 (p < 0,05), 2) There is a positive and significant relationship between conformity and purchase decisions. As evidenced, the result of correlation coefficient (R) is 0,286 with significance value of 0,000 (p < 0,05), 3) There is a positive and significant relationship between self-esteem and conformity along with Smartphone product purchase decisions on students of SMAN œX  in Surabaya, indicated by the correlation coefficient of 0,366 and the value of F > Ft at significance level of 5% is 16,75 > 3,04. Contribution of self-esteem and conformity variables in predicting the purchase decision of 13.4 %, so 86.6 % is influenced by other factors.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harga diri dan konformitas bersama-sama dengan pengambilan keputusan pembelian produk Smartphone pada siswa di SMAN œX Surabaya.Metode Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif.Subyek penelitian adalah 223 siswa yang menggunakan produk Smartphone. Sampel penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik stratified random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi sederhana, korelasi ganda dan regresi ganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara harga diri dengan pengambilan keputusan pembelian, terbukti dari koefisien korelasi (R) yang dihasilkan adalah 0,200 dengan nilai signifikansi 0,003 (p < 0,05), 2. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara konformitas dengan pengambilan keputusan pembelian, terbukti dari koefisien korelasi (R) yang dihasilkan adalah 0,286 dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), 3. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara harga diri dan konformitas secara bersama-sama dengan pengambilan keputusan pembelian produk Smartphone pada siswa di SMAN œX Surabaya, yang ditunjukkan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,366 dan nilai F > Ft pada taraf signifikansi 5% yaitu 16,75 > 3,04. Sumbangan variabel harga diri dan konformitas dalam memprediksi pengambilan keputusan pembelian sebesar 13,4%, sehingga 86,6% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.
Self-Directed Learning dan Prokrastinasi Akademik Pada Mahasiswa yang Mengerjakan Tugas Akhir Fransiska Dwi Apryani; Hermien Laksmiwati
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 5 No. 1 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.383 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v5n1.p23-29

Abstract

This study aims to determine the relation between self-directed learning and  academic procrastination in completing their thesis assignments among university students. The population were psychology students of Universitas Negeri Surabaya with sample of 41 students who were recruited randomly from the cohort of 2008, 2009, and 2010 years. Data collected using Likert model self-directed learning and academic procrastination scales. Self-directed learning scale consists of 53 items, with reliability of scale r=0,953.in addition, the academic procrastination thesis assignment scale consists of 53 item, with reliability of scale is r=0,960. Data were analyzed using product moment correlation technique. The result shows that the coefficient correlation was -0,618 in the significance value of 0,000 (p<0,05. The result means that  there is a  significant negative correlation between self-directed learning and academic procrastination in completing thesis assignment. The result indicates that the higher the self-directed learning participants have, the lower their academic procrastination would be  and vice versa. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan antara self-directed in learning dengan prokrastinasi akademik tugas skripsi pada mahasiswa. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Psikologi Universitas Negeri Surabaya, dan sampel 41 siswa diambil dari angkatan 2008, 2009, dan 2010. Peneliti menggunakan dua skala Likert, yaitu skala self-directed in learning dan skala prokrastinasi akademik tugas skripsi. Skala self-directed in learning terdiri dari 53 aitem, dengan nilai reliabilitas sebesar  r=0.953. Skala prokrastinasi akademik tugas skripsi terdiri dari 53 aitem, dengan nilai reliabilitas sebesar r=0.960. Analisis data pada penelitian ini menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar -0618 dengan nilai signifikansi 0,000 (p <0,05), yang berarti terdapat hubungan negatif yang signifikan antara self-directed in learning dengan prokrastinasi akademik tugas skripsi,terutama pada mahasiswa Psikologi Universitas Negeri Surabaya. Hasil ini menunjukkan bahwa semakin tinggi self-directed in learning, semakin rendah prokrastinasi akademik tugas skripsi, dan sebaliknya semakin rendah self-directed in learning, semakin tinggi prokrastinasi akademik tugas skripsi.
Kebermaknaan Hidup Survivor Kanker Payudara Setelah Mastektomi Ni Luh Handriani Pratiwi; Meita Santi Budiani
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 5 No. 1 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.305 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v5n1.p30-37

Abstract

Life meaning has an important role for ones life including for breast cancer survivors.  Breast cancer is a disease which people, especially women, fear the most. The suffer they feel are not only when they get first diagnosis but also when they must accept that they will lose the most important part of their body through a mastectomy. It causes both physical and psychological impacts for the survivor. This study aimed to know the meaning of life of breast cancer survivor who had a mastectomy. The phenomenological qualitative approach was employed. Data collected using semi-structured intervies and analyzed using IPA (Interpretative Phenomenological Analysis). This study reveals five major themes. The first theme concerns about  the response towards cancer diagnosis. The sample of this study shows the response such as denial, desperation, acception, even submission. The second theme is about the psychological impacts of breast cancerand mastectomy. The third theme is the positive and negative perception from the survivors towards the death. The negative respond was about a fear and the positive one was a readiness to face death. The fourth theme discusses the ways participants use to deal with the cancer. Then, the last theme is about the meaning of participants life.Abstrak: Kebermaknaan hidup merupakan hal yang sangat berperan penting dalam kehidupan seseorang termasuk para penderita kanker payudara. Kanker payudara merupakan penyakit yang paling ditakuti oleh sebagain besar orang, khususnya perempuan. Penderitaan yang mereka tidak hanya saat menerima vonis tetapi mereka harus menerima bahwa salah satu bagian penting tubuh mereka akan lenyap lewat operasi mastektomi. Mastektomi adalah operasi pengangkatan payudara. Hal tersebut menimbulkan masalah fisik dan psikologis pada diri survivor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebermakaan hidup survivor kanker payudara yang mengalami mastektomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis. Pengambilan data menggunakan teknik wawancara semi terstruktur. Data penelitian ini kemudian dianalisis menggunakan teknik IPA (Interpretative Phenomenological Analysis). Hasil penelitian menunjukkan lima tema besar. Tema pertama yakni respon terhadap vonis kanker. Partisipan pada penelitian ini menunjukkan respon penolakan, putus asa, dan menerima & pasrah. Tema kedua yakni dampak psikologis vonis kanker payudara. Pada partisipan dampak yang ditimbulkan vonis kanker yaitu kecemasan. Tema ketiga persepsi terhadap kematian. Muncul dua sikap terhadap kematian pada partisipan yaitu negatif berupa rasa takut dan positif siap menghadapi kematian. Tema keempat cara menghadapi penyakit, dan tema kelima yaitu memaknai kehidupan yang terdiri sub tema yaitu arti kehidupan dan makna hidup.
Perbedaan komitmen Organisasi Karyawan Tetap dan Karyawan Outsourcing Pada PT. Bank Pembangunan Daerah œX Jovan Januardha; Desi Nurwidawati
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 5 No. 1 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.439 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v5n1.p38-44

Abstract

The aim of this research was to examine the difference of organizational commitment level between regular and outsourcing employees in PT. Bank Pembangunan of œX, Syariah Division, Branch œXThis research is also to examine whether the organizational commitment of regular employees is higher than the outsourcing employees. There are one independent variables and one dependt variable, they are: a). status of employees, and b). organizational commitment. The sample of this research are employees of PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD). The amounts of sample are 60 employees, 30 regular employees, and 30 others are outsourcing employees. The technique of data analysis in this research is a Independent Samples Test. Based on this Independent Sample Test Result is 6.101 on significant level of p = 0.000 (p<0.05). The result showed that there was a difference of organizational commitment between regular employees and outsourcing employees in PT. BPD. To conclude, the hyphothesis in this research is accepted.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengethaui perbedaan tingkat komitmen organisasi antara karyawan tetap dan karyawan outsourcing pada PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD)  œX Divisi Syariah Cabang œX. Penelitian ini juga menguji apakah tingkat komitmen organisasi karyawan tetap lebih tinggi daripada karyawan outsourcing. Sampel penelitian ini adalah karyawan PT.BPD œX Divisi Syariah Cabang œX  sebanyak 60 karyawan, yang terbagi menjadi 30 karyawan tetap dan 30 karyawan outsourcing. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik independent sample test. Berdasarkan teknik analisis independent sample test diperoleh hasil uji t untuk varians sama sebesar 6, 101 dan taraf signifikasi (p) = 0,000 (p < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa ada perbedaan komitmen organisasi antara karyawan tetap dan karyawan outsourcing pada PT. BPD œX Divisi Syariah Cabang œX . Dengan kata lain, hipotesis dalam penelitian ini diterima. 

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 03 (2025): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 15 No. 02 (2024): Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 15 No. 01 (2024): Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 14 No. 03 (2023): Vol. 14 No. 3 (2023): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 14 No. 2 (2023): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 14 No. 1 (2023): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 13 No. 3 (2022): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 13 No. 2 (2022): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 11 No. 3 (2021): EDISI KHUSUS: Dimensi Psikologis Pandemi COVID-19 Vol 11, No 3 (2021): EDISI KHUSUS: Dimensi Psikologis Pandemi COVID-19 Vol. 12 No. 1 (2021) Vol 11, No 2 (2021) Vol. 11 No. 2 (2021) Vol. 11 No. 1 (2020) Vol 11, No 1 (2020) Vol. 10 No. 2 (2020) Vol 10, No 2 (2020) Vol 10, No 1 (2019) Vol. 10 No. 1 (2019) Vol 9, No 2 (2019) Vol. 9 No. 2 (2019) Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 8 No. 2 (2018): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 8 No. 1 (2017): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 7 No. 2 (2017): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 7 No. 1 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 6 No. 2 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 6 No. 1 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 5 No. 2 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 5 No. 1 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 4 No. 2 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 4 No. 1 (2013): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 3 No. 2 (2013): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 3 No. 1 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 2, No 2 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 2 No. 2 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 2, No 2 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 2 No. 1 (2011): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 1 No. 2 (2011): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 1 No. 1 (2010): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan More Issue